Abstract:Dalam era globalisasi saat ini pendidikan keagaaman sangat dibutuhkan untuk membentuk generasi yang tidak hanya memiliki intelektual yang baik, tetapi memiliki jiwa yang religius. Hal ini diperlukan karena sudah banyak terjadi…
erjadi penyimpangan yang menimbulkan rusaknya moral dan mental individu. Oleh karena itu lembaga pendidikan saat ini tidak boleh tinggal diam terkait etika dan moral anak didiknya. Pada fase pondasi, lembaga pendidikan seperti PAUD, TK, KB dapat memberikan materi keagamaan dengan stimulasi yang tepat. Stimulasi yang dimaksud adalah rangsangan bagi anak yang dapat menumbuhkan jiwa religius tetapi menyenangkan. Karena fase pondasi memiliki gaya belajar yang di kenal dengan belajar sambil bermain. Penelitian ini bertujuan untuk menanamkan jiwa religius dan moral yang baik bagi anak usia dini melalui story telling menggunakan media pop up book kisah teladan di TK Islam Terpadu Amanah Belilas. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan teknik analisis studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan anak dapat memahami dan menceritakan sejarah kisah nabi, perubahan perilaku seperti sikap sabar, tidak mencela teman, taat pada aturan kelas setelah melihat adegan hukuman rakyat nabi nuh. Hasil observasi menunjukkan anak senang dan responsif pada media pop up book dan termotivasi untuk mempelajari kisah teladan kenabian berikutnya. Dengan demikian, penggunaan media pop up book ini dapat menanamkan sikap religius dan taat beragama pada anak.
Abstract: Diabetes mellitus dapat disebut sebagai "penyakit gula", adalah jenis penyakit kronis yang mempengaruhi gula darah dan ditandai dengan meningkatnya kadar gula darah. Jika kadar glukosa darah kurang dari 180 mg/dl maka…
a dianggap normal. Ulkus diabetik merupakan salah satu masalah yang dapat muncul akibat penyakit diabetes melitus, ulkus diabetik dapat terjadi karena terjadinya neuropati perifer. Pengobatan ulkus diabetik yang terlambat dapat menyebabkan penderita harus dilakukan tindakan amputasi. Maka dari itu diperlukan penanganan dengan cepat yakni dengan perawatan luka ulkus diabetik dengan menggunakan Gel Aloe vera. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan perawatan luka Diabetes mellitus dengan Gel Aloe vera sebagai Dressing. Pada karya tulis ilmiah ini menggunakan metode Deskriptif dengan rancangan studi kasus. Hasil studi kasus didapatkan setelah melakukan perawatan luka dengan Gel Aloe vera pada pasien luka Diabetes Mellitus selama 5 kali pertemuan dalam jangka waktu 10 hari (2 hari sekali). Mengalami perubahan dengan skor awal 25 menjadi 21 pada luka dan terdapat callus di tepi luka. Menunjukkan bahwa perawatan luka menggunakan Gel Aloe vera sebagai Dressing kurang efektif dikarenakan jangka waktu yang pendek dan kondisi luka tersebut.
Abstract:Permainan tradisional adalah aktivitas rekreasi atau hiburan yang telah ada dan dimainkan oleh masyarakat sejak zaman dahulu. Permainan ini biasanya diwariskan secara turun-temurun dari satu generasi ke generasi berikutnya…
ya dan merupakan bagian integral dari kehidupan budaya suatu komunitas. Berbeda dengan permainan modern yang mungkin melibatkan teknologi atau peralatan canggih, permainan tradisional seringkali menggunakan alat atau benda sederhana yang tersedia di sekitar masyarakat pada masa tersebut. Permainan lokal merujuk kepada berbagai jenis permainan yangtumbuh dan berkembang di suatu daerah atau komunitas tertentu. Permainan ini sering kali mencerminkan budaya, tradisi, dan nilai-nilai yang ada dalam masyarakat setempat
Pembinaan permainan tradisional pada siswa SDN Handil Bakti, bertujuannya untuk dapat mengatasi tantangan utama, yaitu kurangnya minat dan pengetahuan siswa terhadap permainan tradisional. Dengan Pemberian edukasi tentang nilai-nilai budaya permainan tradisional serta penyelengaraan demontrasi permainnan tradisional sehingga dapat menjadi jembatan untuk membangun rasa bangga terhadap budaya lokal,dan dapat memahami dan menghargai keunikan budaya tradisional Indonesia sehingga menumbuhkan minat anak-anak pada permainan tradisioanal dan mempertahankan kelestarian permainan tradisional Indonesia.
keberhasilan pembinaan menunjukkan bahwa siswa merasakan manfaat yang signifikan dari kegiatan ini. Sebelum pelatihan, beberapa siswa merasa bahwa pembinaan ini hanya cukup bermanfaat, sementara sebagian besar merasa sangat bermanfaat. Setelah kegiatan selesai, hampir seluruh siswa merasa bahwa pembinaan ini sangat bermanfaat bagi mereka, baik dari segi keterampilan, pengetahuan, maupun pemahaman budaya. 70% siswa merasa kegiatan ini sangat bermanfaat, dengan 85% siswa merasakan manfaat yang signifikan setelah mengikuti pelatihan.
Abstract:Diaspora Indonesia telah memainkan peran yang signifikan dalam konteks global, tidak hanya sebagai komunitas yang berkontribusi secara ekonomi, tetapi juga sebagai sumber daya manusia yang strategis bagi pengembangan kepemimpinan…
emimpinan di berbagai sektor. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana integrasi diaspora Indonesia dapat dioptimalkan dalam perencanaan strategis sumber daya manusia (SDM) untuk organisasi dan korporasi. Dengan fokus pada kemampuan diaspora yang beragam, penelitian ini mengkaji potensi diaspora dalam memberikan kontribusi pada pembentukan calon pemimpin yang berkualitas serta bagaimana organisasi dapat memanfaatkan sumber daya tersebut secara efektif. Diaspora Indonesia memiliki akses ke berbagai jaringan, pengalaman global, dan keahlian lintas budaya yang berharga bagi pengembangan SDM. Dalam konteks perencanaan SDM strategis, diaspora dapat diintegrasikan melalui program-program transfer pengetahuan, pertukaran pengalaman, serta inisiatif pelatihan yang disesuaikan dengan kebutuhan organisasi modern. Penelitian ini juga menyoroti langkah-langkah yang diperlukan dalam perencanaan pengembangan calon pemimpin, termasuk identifikasi potensi individu dalam diaspora, perencanaan karier, dan penciptaan jalur kepemimpinan yang berkelanjutan. Dengan memanfaatkan kekuatan diaspora, organisasi dapat meningkatkan daya saing dan mempercepat inovasi melalui pemimpin yang memiliki wawasan global dan kemampuan manajerial yang unggul. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus untuk menganalisis peran diaspora dalam beberapa organisasi yang telah berhasil menerapkan strategi ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi diaspora dalam perencanaan SDM tidak hanya mendukung diversifikasi kepemimpinan tetapi juga menciptakan nilai tambah bagi organisasi melalui peningkatan kolaborasi internasional dan adaptasi terhadap perubahan global. Dengan demikian, integrasi diaspora Indonesia dalam perencanaan strategis SDM bukan hanya relevan tetapi juga penting untuk menciptakan calon pemimpin yang mampu menghadapi tantangan masa depan.
Abstract:Di dunia yang sempurna, anestesi umum akan memberikan sejumlah manfaat, termasuk induksi yang tenang, hilangnya kesadaran yang diperkirakan, keadaan intraoperatif yang stabil, efek samping yang sedikit, serta pemulihan refleks…
efleks dan keterampilan motorik yang cepat dan tanpa rasa sakit. Sejak diperkenalkan pada praktik klinis, anestesi umum telah berevolusi dan berubah secara signifikan, bersama dengan anestesi intravena total (TIVA), kami menetapkan untuk membandingkan Mean Arterial Pressure (MAP) anestesi spinal dengan TIVA anestesi umum. Sebuah studi kuantitatif dengan desain penelitian deskriptif adalah teknik analisis yang dipilih. Empat puluh orang berpartisipasi dalam penelitian ini sebagai bagian dari metode total sampling. Dari hasil penelitian, terlihat bahwa 28 pasien, atau 70% dari total pasien, termasuk dalam kelompok usia 19-45 tahun. Mayoritas pasien berjenis kelamin perempuan yaitu sebanyak 27 (67,5%) pasien. Berdasarkan jenis pembedahan mayorits bedah umum sebanyak 22 (55%) pasien. Bredasarkan durasi pemebedahan mayoritas < 1 jam sebesar 22 (55%) pasien. Dan berdasarkan status fisik ASA mayoritas 24 (60%) pasien semua dari jumlah responden 40 pasien.Berdasarkan tingkat MAP dapat diketahui bahwa mayoritas pasien pada general anestesi TIVA mengalami tingkat MAP mayoritas nilai maximum 120 terdapat responden 8 (20%) repondendengan persentase sebesar 100%. Berdasarkan spinal anestesi tingkat MAP mayoritas nilai rata-rata 85,83 terdapat responden 15 (37,5%) dengan menunjukkan bahwa mayoritas pasien dengan pembiusan general anestesi dan spinal anestesi tidak mengalami perubahan MAP atau perubahan hemodinamik yang segnifikan di rumah sakit dedy jaya. Tingkat Mean Arterial Pressure (MAP) berdasarkan sebelum dilakukan pembiusan dan sesuadah pembiusan Sebelum dilakukan pembiusan Variabel MAP dari reponden 40 didapatkan nilai standar deviasi 13,190 lebih kecil dari pada mean yaitu 87.65 artinya sebaran data semakin mendekatin nilai mean. Nilai maksimum dan minimum dari variabel ini adalah 48 dan 108.
Abstract:Penyalahgunaan narkoba di kalangan merupakan masalah sosial yang kompleks dan memerlukan intervensi yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh penyuluhan anti-narkoba terhadap perubahan pengetahuan,…
n, sikap, dan perilaku remaja di Kepenghuluan Rantau Panjang Kanan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatfi. Penyuluhan dilakukan selama sehari dengan materi yang mencakup bahaya narkoba, cara pencegahan, dan pengenalan layanan rehabilitasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada tingkat pengetahuan dan sikap positif terhadap bahaya narkoba setelah mengikuti penyuluhan. Selain itu, terdapat perubahan perilaku yang lebih baik dalam hal penghindaran terhadap risiko penyalahgunaan narkoba. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penyuluhan anti-narkoba memiliki efek positif dalam meningkatkan kesadaran dan mengurangi niat penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja. Oleh karena itu, program penyuluhan yang berkesinambungan dan melibatkan berbagai pihak perlu terus ditingkatkan sebagai bagian dari upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di daerah pedesaan.
Abstract:Gangguan jiwa merupakan suatu keadaan jiwa yang tidak mempunyai hubungan dengan realitas, dimana selama periode gangguan jiwa, individu tersebut tidak menyadari apa yang dialami orang lain tentang hal yang sama dan orang…
ng lain tidak mempunyai respons dengan cara yang sama. Berdasarkan
data WHO tahun 2019, 1 dari setiap 8 orang atau 970 juta orang di seluruh dunia hidup dengan gangguan
jiwa. Didapatkan data dari rekam medik di RSUD Banyumas pada tahun 2021 menyebutkan prevalensi
isolasi sosial diruang Nakula ada 14 orang. Salah satu masalah yang ditemukan pada pasien gangguan
jiwa berat adalah isolasi sosial. Masalah isolasi sosial dapat dilakukan dengan Terapi Aktivitas Kelompok Sosialisasi (TAKS). Tujuan dari penelitian ini untuk menerapkan Terapi Aktivitas Kelompok Sosialisasi (TAKS) pada
pasien isolasi sosial. Metode penelitian ini menggunakan studi kasus deskriptif. Studi kasus ini sudah
dilaksanakan di Ruang Sadewa Rumah Sakit Umum Daerah Banyumas tanggal 18 November 2023.
Subyek pada studi kasus ini pasien dengan diagnosa Skizofrenia dengan masalah isolasi sosial.
Instrumen pengumpulan data dengan format pengkajian asuhan keperawatan jiwa, lembar observasi
Terapi Aktivitas Kelompok Sosialisai (TAKS). Hasil studi menunjukkan bahwa setelah dilakukan
implementasi selama 9 hari dengan penerapan TAKS ada perubahan penurunan tanda dan gejala isolasi
sosial sebelum dan sesudah dilakukan Terapi Aktivitas Kelompok Sosialisasi (TAKS), dan pasien
mampu meningkatkan kemampuan bersosialisasi dengan orang lain. Kesimpulan dari penelitian ini,
hasil dari penerapan Terapi Aktivitas Kelompok Sosialisasi (TAKS) dari sesi 1 sampai sesi 7 perlu
direkomendasikan agar perawatan pasien dengan isolasi sosial menjadi efektif.
Abstract:Skizofrenia merupakan salah satu golongan gangguan jiwa berat dengan penyebab yang heterogen baik dari gejala klinisnya, respon dari pengobatan, serta perjalanan penyakitnya yang bervariasi. Tanda dan gejala skizofrenia…
terbagi menjadi tiga pengelompokan diantaranya gejala kognitif, gejala negatif dan gejala positif. Gejala positif yang umum pada pasien skizofrenia yaitu halusinasi. Halusinasi merupakan suatu gejala gangguan jiwa di mana pasien merasakan suatu stimulus yang nyatanya hal tersebut tidak ada. Pasien dengan halusinasi mengalami perubahan persepsi sensori, merasakan sensasi palsu misalnya penglihatan, pengecapan, perabaan, dan penciuman. Halusinasi ada beberapa jenis, salah satunya yaitu halusinasi pendengaran. Halusinasi pendengaran bermacam-macam bentuknya, dapat berupa bunyi mendenging, suara mengancam, atau suara yang tidak ada makna tetapi sering sekali terdengar sebagai sesuatu kalimat yang berarti. Gangguan halusinasi dapat diatasi dengan cara non farmakologi, terapi non farmakologi bisa lebih aman digunakan karena tidak dapat menimbulkan efek samping seperti obat-obatan, salah satu terapi non farmakologi yang lebih efektif adalah dengan mendengarkan musik. Tujuan terapi musik yaitu dinilai sangat efektif dalam mengurangi kecemasan dan stres, membantu mendorong relaksasi, mengurangi depresi, pemecahan masalah dan dapat mengontrol halusinasi. Terapi musik dangdut pada studi kasus ini dilakukan selama 4 hari berturut-turut. Penulis menggunakan metode deskriptif di RSUD Banyumas yaitu penerapan studi kasus dengan proses tindakan keperawatan berupa dengan pengkajian, perumusan diagnosa, intervensi, implementasi dan evaluasi. Studi kasus ini diharapkan dapat menurunkan frekuensi halusinasi pendengaran pada pasien dan dari hasil catatan lembar keperawatan menunjukan pasien mengalami penurunan frekuensi halusinasi pendengaran dengan tanda gejala halusinasi pendengaran yang di awal 6 turun menjadi 2 poin setelah dilakukan terapi musik yang diterapkan oleh penulis
Abstract:Remaja adalah tahap dari kehidupan di mana seseorang berada pada peralihan dari masa kanak-kanak menuju masa dewasa yang dapat ditandai dengan perkembangan yang dinamis serta perubahan signifikan dalam hal fisik, mental,…
sosial, dan emosional. Menurut klasifikasi World Healt Organization (WHO), usia remaja dalam hal ini berkisar antara 10 sampai 19 tahun. Pada usia remaja kemasan dapat dirasakan dalam situasi apapun salah satunya pada saat akan menghadapi ujian terutama pada siswa SMA kelas XII. Dalam menangani kecemasan pada siswa kelas XII sebelum ujian dapat dilakukan dengan terapi relaksasi hipnosis lima jari. Tujuan dari dilakukannya Pengabdian kepada Masyarakat ini yaitu untuk meningkatkan pengetahuan siswa mengenai kecemasan dan keterampilan melakukan terapi relaksasi hipnosis lima jari untuk menurunkan kecemasan. Metode yang digunakan adalah dengan pendidikan kesehatan melalui ceramah dan demonstrasi video terapi. Kegiatan ini dilakukan sebanyak 2 pertemuan dan dihadiri oleh 60 siswa kelas XII sebagai responden. Hasil dari PkM ini menunjukan adanya peningkatan pengetahuan tinggi setelah pendidikan kesehatan sebanyak 34 siswa (56,7%) dan adanya penurunan terhadap tingkat kecemasan dengan mayoritas siswa tidak cemas sebanyak 34 siswa (56,7%). Kesimpulan dari kegiatan ini yaitu melalui pendidikan kesehatan dapat meningkatkan tingkat pengetahuan dan terapi relaksasi hipnosis lima jari dapat menurunkan tingkat kecemasan.
Abstract:Kecemasan merupakan gangguan alam perasaan affective yang ditandai dengan perasaan ketakutan atau kekhawatiran yang mendalam dan berkelanjutan. Penyebab kecemasan pada lansia terjadi akibat penyakit kronis seperti diabetes…
es mellitus. Salah satu intervensi untuk mengatasi kecemasan yaitu dengan melakukan terapi relaksasi otot progresif. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengajarkan teknik relaksasi otot progresif pada lansia dengan diabetes mellitus yang mengalami kecemasan. Hasil dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang telah dilaksanakan sebanyak 2 pertemuan dengan jarak 1 bulan, terlihat adanya peningkatan tingkat pengetahuan tinggi yang awalnya 11 (45,83%) lansia menjadi 20 (83,3%) lansia dan penurunan tingkat kecemasan berat yang awalnya 4 (16,67%) lansia menjadi 1 (4,17%) lansia. Hasil pengukuran dari keduanya diperoleh dengan cara membandingkan hasil pre test dan post test tingkat pengetahuan dan tingkat kecemasan. Kesimpulan dari hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat yang telah dilakukan dapat dinyatakan berhasil meskipun ada beberapa hal yang harus diperbaiki dari gerakan yang kurang tepat.