Abstract:Usaha mikro, kecil, atau menengah (UMKM) adalah usaha yang dilakukan oleh individu atau kelompok dengan tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan pribadi anggota kelompoknya. Tim KKN-TM menemukan bahwa salah satu masalahnya…
a adalah produk yang dipasarkan tidak memiliki branding yang cukup. Salah satu masalahnya adalah membuat logo UMKM Pada UMKM Kia Snack Dusun Cimuncang dan Sistik jagir Dusun Singkup , Desa jayagiri, Panumbangan Ciamis Jawa barat, dengan yang baru. Dengan kata lain, tidak ada semangat kewirausahaan dan pengetahuan merek. Bisnis kecil dan menengah (UMKM) masih kekurangan strategi branding yang lebih baik dan relevan.
Salah satu tujuan dari promosi merek adalah untuk menjual produk kepada masyarakat umum, atau untuk meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk tersebut dan menciptakan persepsi bahwa produk tersebut telah terjual. Merek dapat menanamkan kesan baik pada pelanggan, yang harus dipahami oleh UMKM. Dalam kegiatan ini, metode pendampingan digunakan. Observasi, bimbingan, dan pembuatan logo adalah langkah-langkah yang dilakukan.
Dengan mempertimbangkan masalah yang telah disebutkan di atas, kegiatan pengabdian kepada masyarakat sangat penting dilakukan. kepada pelaku UMKM Kia Snack Dusun Cimuncang dan Sistik jagir Dusun Singkup , Desa jayagiri , Panumbangan Ciamis Jawa barat dalam melakukan branding logo
Abstract:Mengadakan sosialisasi briket bertujuan untuk menyadarkan masyarakat mengenai pengelolaan limbah yang berpotensi sebagai sumber energi. Untuk masyarakat Kelurahan Enok sendiri belum terlihat pengolahan hasil alam yang tersedia…
rsedia guna dijadikan energi biomassa, padahal banyak hal yang dapat diinovasikan dari bahan alam yang nantinya dapat berpotensi sebagai produk lokal jangka panjang masyarakat Kelurahan Enok. Dengan adanya produk lokal yang telah tersedia tujuan berikutnya ialah bagaimana cara memasarkannya. Masyarakat hanya bisa memasarkan produk mereka di sekitar lingkungan Kelurahan Enok. Agar setiap pelaku UMKM di Kelurahan Enok dapat mengerti bagaimana cara branding suatu produk serta memperluas jangkauan pasar. Dengan adanya produk lokal Biomassa, peningkatan mutu UMKM melalui sosialisasi dan pelatihan design product untuk pelaku UMKM (PKK) di daerah Enok. Pertama, tahap pembuatan produk Biomassa yang dilaksanakan pada minggu ketiga. Kedua, tahap persiapan yang dilaksanakan pada minggu kelima. Ketiga, minggu yang sama tahap penyusunan materi dan menyiapkan segala bahan keperluan dalam melaksanakan pelatihan desain digital marketing pada produk lokal. Keempat, pada minggu yang sama tahap terakhir pelaksanaan pelatihan digital marketing. Hasil dari kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa pelaku UMKM sangat antusisas mengikuti kegiatan sosialisasi pembuatan produk yang sebelumnya tidak terfikirkan oleh masyarakat yang bisa menjadi inovasi baru serta semangat dalam pelaksanaan pelatihan digital marketing.
Abstract:Media sosial merupakan platform online dimana pengguna dapat berpartisipasi, berbagi, dan menciptakan konten seperti blog, jejaring sosial, wiki, dan forum. Penggunaannya memiliki dampak positif, seperti memperluas interaksi…
aksi sosial, mempermudah mengekspresikan diri sendiri, serta mempercepat penyebaran informasi dengan biaya yang lebih terjangkau. Perkembangan teknologi informasi telah mengubah pola perilaku masyarakat secara signifikan. Kemunculan media sosial membawa pergeseran dalam budaya, etika, dan norma-norma yang ada. Di Indonesia, yang memiliki keberagaman tradisi, suku, ras, dan agama, penggunaan media sosial telah menjadi umum di kalangan berbagai usia dan latar belakang, sebagai sarana untuk memperoleh dan menyebarkan informasi kepada public. Penelitian ini bertujuan untuk menjawab pertanyaan mengenai definisi media sosial, dampaknya terhadap masyarakat di Indonesia, dan pengaruhnya terhadap perubahan sosial. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini didasarkan pada metode pustaka. Dari hasil penelitian ini, terlihat bahwa penggunaan media sosial dapat memiliki dampak signifikan terhadap individu, termasuk meningkatnya perilaku antisosial di kalangan anak muda yang terlalu terikat pada media sosial.
Abstract:Regulasi mengenai pengelolaan keuangan pada pemerintahan desa telah diatur di Kementerian Dalam Negeri. Menjadikan peraturan tersebut menjadi acuan standar dalam pengelolaan keuangan desa. Penelitian ini memiliki tujuan…
untuk melihat dan memahami dan melihat penerapan sistem informasi akuntansi dalam pengelolaan alokasi dana desa yang diterapkan oleh pemerintah desa Bakalan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Pada pelaksanaan pengumpulan data penelitian ini dilakukan Pengamatan, Tanya Jawab, Pencatatan terhadap pihak yang terkait pada pengelolaan keuangan desa. Teknik analisis data menggunakan Analisis Interaktif karya Miles dan Huberman. Penelitian mengungkapkan bahwa Desa Bakalan telah menggunakan Siskeudes dalam penerapan Sistem Informasi Akuntansinya. Juga dalam pengelolaan keuangan desa yang dilakukan oleh Desa Bakalan sesuai dengan regulasi yang ada yaitu Permendgri No. 20 Tahun 2018. Serta penerapan asas pengelolaan keuangan yang telah sesuai dengan asas-asas yang ada yaitu asas transparan, akuntabel, partisipatf, tertib dan disiplin anggaran.
Abstract:Dalam mengatasi dan mengurangi kasus gizi buruk di Kota Pekanbaru, dinas kesehatan telah melakukan berbagai upaya dalam kasus gizi buruk ini, sehingga agar dapat mencapai target hingga dibawah1%. Adapun bentuk dari tindakan…
kan yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru dalam mengenai kasus gizi buruk. Selain dengan tindakan-tindakan yang telah dilakukan, Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru terus melakukan kerjasama seoptimal mungkin dengan instansi-instansi terkait yang berkaitan dalam penanganan kasus gizi buruk ini, seperti dengan puskesmas, kader di setiap daerah, maupun dengan kecamatan. Sehingga kasus gizi buruk ini selalu dapat ditangani dengan cepat, tepat, dan nantinya akan dapat mengurangi kasus gizi buruk yang ada di Kota Pekanbaru. Adapun tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk menganalisis dan menjelaskan implementasi program gizi masyarakat sudah terpenuhi dengan baik dan hambatan-hambatannya. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif, dan kuantitatif. Adapun populasid an sampel dalam penelitian ini adalah Kepala Bidang Kesehatan Dinkes Pekanbaru, Kepala Seksi Gizi Masyarakat, Kepala Pusekesmas tiga orang, Pegawai Dinas Sebanyak dua orang dan orang tua bayi yang terkena Gizi buruk. Teknik pengumpulan data yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Implementasi Program Perbaikan Gizi Masyarakat Oleh Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru belum terimplementasi sepenuhnya. Hal ini dapat dilihat dari dalam perencanaan kegiatan yang telah dibuat tidak semua kegiatan mendapat anggaran baik itu APBD maupun APBN, karena keterbatasan anggaran yang ada dan lebih memgutamakan penganggaran untuk kegiatan yang direncanakan dapat lebih cepat menurunkan gizi buruk sehingga pelaksanaan perbaikan gizi untuk Kota Pakanbaru dapat menurun jumlah kasus gizi buruknya, adanya beberapa posyandu yang tidak aktif, hal ini menandakan masih kurangnya peran kader untuk membantu mensukseskan jalannya program ini. Hambatannya yaitu anggaran yang kurang, Kualitas pelayanan posyandu yang tidak aktif dan peran masyarakat yang tidak aktif.
Abstract:Identifikasi Layanan Khusus dan Strategi Efektif dalam Pendidikan Anak Tuna Grahita diteliti untuk memahami tantangan dan pendekatan yang berhasil dalam konteks pendidikan khusus. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi…
ifikasi layanan pendidikan yang ada dan strategi yang terbukti efektif dalam meningkatkan pembelajaran dan integrasi sosial anak tuna grahita. Metode penelitian yang digunakan yaitu wawancara mendalam dengan guru pengajar siswa tunagrahita, observasi sistematis dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sumber daya yang terbatas dan kurangnya adaptasi kurikulum menjadi tantangan utama dalam pendidikan khusus, namun strategi seperti pendekatan individualisasi dan dukungan sosial yang kuat telah terbukti efektif dan guru perlu memberikan layanan dan strategi yang terbaik untuk mengetahui kebutuhan anak tuna grahita dalam pendidikan. Penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi signifikan terhadap pemahaman dan praktik pendidikan khusus yang lebih baik bagi anak-anak tuna grahita.
Abstract:Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh kepemilikan institusional, kepemilikan manajerial dan profitabilitas terhadap manajemen laba. Berdasarkan hipotesis penelitian yang telah ditentukan, diketahui bahwa kepemilikan…
emilikan institusional, kepemilikan manajerial dan profitabilitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap terhadap manajemen laba. Jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan asosiatif kausal. Jumlah populasi sebanyak 64 perusahaan sub sektor makanan dan minuman dengan teknik sampling purposive sampling sebanyak 14 perusahaan dalam kurun waktu 4 tahun dengan jumlah data 56 data. Teknik olah dana menggunakan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial kepemilikan institusional, kepemilikan manajerial dan profitabilitas berpengaruh positif signifikan terhadap manajemen laba dan secara simultan kepemilikan institusional, kepemilikan manajerial dan profitabilitas berpengaruh positif signifikan terhadap manajemen laba.
Abstract:Pendidikan inklusif merupakan salah satu wujud perbaikan sistem pendidikan di Indonesia, dengan tujuan agar semua anak dapat memperoleh pendidikan tanpa adanya perbedaan baik fisik maupun psikis. Pendidikan sekolah dasar…
merupakan pendidikan pada tingkat paling dasar bagi anak-anak rentan berusia 7 hingga 12 tahun. Penelitian ini dilakukan di SD Muhammadiyah 2 Socah Bangkalan. Pendidikan inklusif di Indonesia belum bisa dikatakan terlaksana dengan baik karena pada kenyataannya banyak anak penyandang disabilitas yang tidak mendapatkan kesempatan pendidikan yang sama dengan anak lainnya. Fasilitas merupakan salah satu penunjang keberhasilan pendidikan, baik pendidikan umum maupun pendidikan inklusif. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh fasilitas terhadap keberhasilan pendidikan inklusif pada anak hidrosefalus. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif untuk menjelaskan hasil penelitian dengan lebih jelas. Hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa kurangnya pelatihan bagi guru pendidikan inklusif dapat menjadi penghambat keberhasilan program pendidikan inklusif, dan kurangnya subsidi dana dan fasilitas dapat memperlambat bimbingan yang diberikan kepada anak penderita hidrosefalus. Disimpulkan bahwa pendanaan, fasilitas yang memadai dan pelatihan bagi guru penting untuk mendukung keberhasilan program pendidikan inklusif di Indonesia.
Kata Kunci: Sekolah Dasar, Pendidikan Inklusif, Hidrosefalus
Abstract:Penelitian ini mengkaji problematika proses pembelajaran anak berkebutuhan khusus (ABK) dengan kondisi autism di kelas 3 SD Muhammadiyah Socah.Fokus utama Penelitian anak yang bernama ilham,seorang siswa kelas 3 yang mengalami…
galami autisme.Selama proses pembelajaran,ilham menghadapi berbagai tantangan ,seperti kesulitan berbicara yang
mengharuskannya ditatap terlebih dahulu sama guru,serta kesulitan dalam menulis,ketidakma
mpuannya dalam memahami dan mengikuti perintah dasar guru.Pada masa penelitian ini,SD
muhammmadiyah Socah tidak memiliki guru pendamping khusus untuk anak berkebutuhan
khusus setelah sebelumnya pernah ada tetapi kemudian mengundurkan diri.Disini untuk wali
kelas 3 bernama ustadzah Dian,berperan penting dalam mendampingi dan membantu proses
pembelajarannya,meskipun tanpa bantuan khusus dari pendamping Anak Berkebutuhan
Khusus (ABK).Ilham disini sering duduk di lantai atau dipangku oleh guru selama kegiatan
belajar mengajar berlangsung.Meskipun demikian,perawatan sehari-hari ilham berlangsung
normal,dan ia mampu berjalan dan berinteraksi dengan teman-temannya di kelas.Untuk Kepala
sekolah SD ini bernama Bapak Ali Imron,menyadari tantangan ini dan terus berupaya mencari
solusi terbaik untuk mendukung perkembangan dan pembelajaran ilham di lingkungan
sekolah.Penelitian ini menyoroti pentingnya peran pendamping Anak Berkebutuhan Khusus
(ABK) dalam mendukung proses pembelajaran yang inklusis dan optimal bagi anak-anak
dengan autisme.
Abstract:Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana Pendidikan inklusif di Sekolah Luar Biasa Negeri Keleyan Bangkalan yang mencakup analisis terhadap upaya yang telah dilakukan dan tantangan yang masih dihadapi untuk mengintegrasikan…
ngintegrasikan siswa penyandang disabilitas sepenuhnya dalam sistem pendidikan. Ini melibatkan evaluasi terhadap strategi pendidikan, fasilitas yang tersedia, serta kesadaran dan penerimaan sosial terhadap penyandang disabilitas. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif deskriptif. Adapun dalam pengumpulan data peneliti menggunakan teknik pengumpulan data dengan melakukan wawancara dan observasi. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa penerapan pendidikan inklusif di SLB Negeri Keleyan Bangkalan ini telah membuat langkah signifikan dalam menyediakan akses pendidikan yang lebih adil dan inklusif bagi anak-anak penyandang disabilitas, termasuk tunanetra dan tunarungu. Melalui penyediaan fasilitas dan sumber daya khusus yang memenuhi kebutuhan belajar siswa penyandang disabilitas, sekolah telah berupaya memastikan bahwa setiap siswa memiliki kesempatan yang sama untuk belajar dan mengembangkan potensi mereka.