Search Articles & Publications

Showing 8840 articles found

IMPLEMENTASI TERAPI MUSIK UNTUK MENURUNKAN GEJALA HALUSINASI PENDENGARAN

Fina Milatul Husna, Fina Milatul Husna, Sundari , Ririn Isma, Rahmawati, Arni Nur
Abstract: Skizofrenia merupakan salah satu golongan gangguan jiwa berat dengan penyebab yang heterogen baik dari gejala klinisnya, respon dari pengobatan, serta perjalanan penyakitnya yang bervariasi. Tanda dan gejala skizofrenia… terbagi menjadi tiga pengelompokan diantaranya gejala kognitif, gejala negatif dan gejala positif. Gejala positif yang umum pada pasien skizofrenia yaitu halusinasi. Halusinasi merupakan suatu gejala gangguan jiwa di mana pasien merasakan suatu stimulus yang nyatanya hal tersebut tidak ada. Pasien dengan halusinasi mengalami perubahan persepsi sensori, merasakan sensasi palsu misalnya penglihatan, pengecapan, perabaan, dan penciuman. Halusinasi ada beberapa jenis, salah satunya yaitu halusinasi pendengaran. Halusinasi pendengaran bermacam-macam bentuknya, dapat berupa bunyi mendenging, suara mengancam, atau suara yang tidak ada makna tetapi sering sekali terdengar sebagai sesuatu kalimat yang berarti. Gangguan halusinasi dapat diatasi dengan cara non farmakologi, terapi non farmakologi bisa lebih aman digunakan karena tidak dapat menimbulkan efek samping seperti obat-obatan, salah satu terapi non farmakologi yang lebih efektif adalah dengan mendengarkan musik. Tujuan terapi musik yaitu dinilai sangat efektif dalam mengurangi kecemasan dan stres, membantu mendorong relaksasi, mengurangi depresi, pemecahan masalah dan dapat mengontrol halusinasi. Terapi musik dangdut pada studi kasus ini dilakukan selama 4 hari berturut-turut. Penulis menggunakan metode deskriptif di RSUD Banyumas yaitu penerapan studi kasus dengan proses tindakan keperawatan berupa dengan pengkajian, perumusan diagnosa, intervensi, implementasi dan evaluasi. Studi kasus ini diharapkan dapat menurunkan frekuensi halusinasi pendengaran pada pasien dan dari hasil catatan lembar keperawatan menunjukan pasien mengalami penurunan frekuensi halusinasi pendengaran dengan tanda gejala halusinasi pendengaran yang di awal 6 turun menjadi 2 poin setelah dilakukan terapi musik yang diterapkan oleh penulis

EDUKASI HIPERTENSI DAN PENGUKURAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA DI PANTI WREDA BUDI DHARMA KASIH

Zendrato, Putri Elviningsih, Tophan Heri Wibowo, Roro Lintang Suryani
Abstract: Elderly or elderly is the final stage of life characterized by physiological changes that are increasingly declining, one of which is in cardiovascular disease. Hypertension is a chronic condition characterized by increased… sed blood pressure on the walls of arterial blood vessels. Based on a pre-survey at Panti Wreda Budi Dharma Kasih, it was found that more than half of the elderly experienced hypertension due to a lack of elderly knowledge about hypertension. This community service activity aims to educate the elderly about hypertension and invite the elderly to have a good lifestyle. This activity was carried out at Panti Wreda Budi Dharma Kasih attended by 27 participants. The PKM method is carried out by checking the blood pressure of the elderly using a sphygmomanometer and stethoscope. Screening of PKM participants is elderly people with a minimum age of 60 years who can hear and see. The provision of education is carried out by lecture method using power points containing the definition of hypertension and elderly causative factors and ways to prevent hypertension, then a question and answer session is held. Data collection on the level of knowledge was carried out using pre-education and post-education questionnaires. The results of this activity show an increase in knowledge in the elderly after providing education for 3 meetings.  

PENINGKATAN LITERASI DIGITAL BAGI GURU MADRASAH ALIYAH MELALUI PELATIHAN MICROSOFT EXCEL

Yekti, Yusuf Nugroho Doyo, Kusnayat, Agus, Pamoso, Aji
Abstract: This training aims to equip teachers with the ability to prevent data processing errors with Ms Excel. The effectiveness of this training was measured by the one-group pre-test and post-test design method. We used the t-test&#8230; test to find out the difference between pre-test and post-test scores. The results showed a significant difference between the pre-test and post-test scores (p < 0.05). The results showed the average post-test score (mean = 7.60; SD = 1.02) increased almost twice as much as the pre-test average score (mean = 4.58; SD = 1.26). The implications of this training can be applied by teachers to process data, for example, student scores into tables or graphs, so errors are easier to detect. This information can be used to determine decisions, for example, whether a student passes a course or not.

PENERAPAN TERAPI RELAKSASI HIPNOSIS LIMA JARI UNTUK MENGATASI KECEMASAN PADA REMAJA

anggun hilda, Anggun Hilda Listiana, Rahmawati, Arni Nur, Apriliyan, Ita
Abstract: Remaja adalah tahap dari kehidupan di mana seseorang berada pada peralihan dari masa kanak-kanak menuju masa dewasa yang dapat ditandai dengan perkembangan yang dinamis serta perubahan signifikan dalam hal fisik, mental,&#8230; sosial, dan emosional. Menurut klasifikasi World Healt Organization (WHO), usia remaja dalam hal ini berkisar antara 10 sampai 19 tahun. Pada usia remaja kemasan dapat dirasakan dalam situasi apapun salah satunya pada saat akan menghadapi ujian terutama pada siswa SMA kelas XII. Dalam menangani kecemasan pada siswa kelas XII sebelum ujian dapat dilakukan dengan terapi relaksasi hipnosis lima jari. Tujuan dari dilakukannya Pengabdian kepada Masyarakat ini yaitu untuk meningkatkan pengetahuan siswa mengenai kecemasan dan keterampilan melakukan terapi relaksasi hipnosis lima jari untuk menurunkan kecemasan. Metode yang digunakan adalah dengan pendidikan kesehatan melalui ceramah dan demonstrasi video terapi. Kegiatan ini dilakukan sebanyak 2 pertemuan dan dihadiri oleh 60 siswa kelas XII sebagai responden. Hasil dari PkM ini menunjukan adanya peningkatan pengetahuan tinggi setelah pendidikan kesehatan sebanyak 34 siswa (56,7%) dan adanya penurunan terhadap tingkat kecemasan dengan mayoritas siswa tidak cemas sebanyak 34 siswa (56,7%). Kesimpulan dari kegiatan ini yaitu melalui pendidikan kesehatan dapat meningkatkan tingkat pengetahuan dan terapi relaksasi hipnosis lima jari dapat menurunkan tingkat kecemasan.

LAYANAN CHATBOT PADA BAKTI KOMINFO WILAYAH KERJA IV SURABAYA

Rizaldi, Choireza, Cahyono, Dwi
Abstract: System chatbot at the Kominfo service agency that will help process sentences based on keywords or phrases to get the desired information to facilitate service. The customer service agent system is divided into 3 parts,&#8230; namely responder, classifier, and graphmaster. Responder is the part that connects the bot with the user. The task of the responder is to transfer data from the user to the classifier and control the input and output. The classifier is the part that filters and normalizes the input and performs segmentation of the sentences that have been inputted. Graphmaster is the part that matches the input pattern to the facts that have been created.

ANALISIS SALURAN PEMASARAN INDUSTRI TAHU DIKECAMATAN DOLOK MASIHUL KABUPATEN SERDANG BEDAGAI

Pratiwi, Henny, Fahmi, Insan
Abstract: Under the guidance of Mr. Dedi Kusbiantoro, S.P., M.M. as chairman of the supervisory commission and Mrs. Hj. Henny Pratiwi, S.P., M.M. as a member of the advisory committee. The purpose of this study was to determine the&#8230; e pattern of tofu marketing channels, to analyze tofu marketing costs, profits and margins; and to analyze the level of economic efficiency of each tofu marketing channel in Dolok Masihul District, Serdang Bedagai Regency. The choice of research location was done purposively. The sample in this study were 19 respondents who owned the tofu industry. Field research was conducted from March 2022 to April 2022. The method used is marketing margin analysis to determine differences in price levels in marketing channels, this study also uses farmer's share analysis to determine marketing efficiency. The results of the study concluded that the fried tofu housing industry in Dolok Masihul District has 2 (two). In marketing channel I, the total marketing cost is Rp. 30/ptg, the total marketing profit for retailers is Rp. 303.33/ptg, and the marketing margin is Rp. 83.33/ptg. For marketing channel II there is no marketing fee. On stock farmers that marketing channels I and II are included in the efficient category.

ANALISIS PERLAKUAN AKUNTANSI ASET TETAP PADA CV. XYZ

Ngatimin, Ngatimin
Abstract: This research was conducted at CV. XYZ using primary and secondary data obtained from the company and focused on accounting treatment, especially fixed asset accounting.The goal to be achieved in this final project is to&#8230; determine the treatment of fixed assets based on PSAK No. 16 on CV. XYZ. The type of data used is primary data and secondary data. The data collection method used consisted of interview and documentation methods. Primary data used in the form of interviews. While the secondary data used are the financial statements of CV. XYZ in 2017 and a list of fixed assets of CV. XYZ in 2017. The data analysis method used is descriptive qualitative analysis. The results of the preparation of the final project show that the accounting treatment of fixed assets at CV. XYZ is in accordance with PSAK No. 16. CV. XYZ continues to be guided by PSAK No. 16 regarding fixed assets and continues to follow developments so that the financial statements produced remain reliable with accounting guidelines generally accepted.   Keywords: Treatment of Fixed Assets, PSAK No. 16

PENERAPAN TERAPI HIPNOSIS 5 JARI PADA LANSIA DENGAN DIABETES MELLITUS YANG MENGALAMI KECEMASAN

Romadhon, Nova Amelia, Apriliyani , Ita, Rahmawati , Arni Nur
Abstract:   Proses menua merupakan proses alami kehidupan manusia serta penurunan kondisi fisik, psikologis, dan interaksi terhadap sesama. Masalah kesehatan pada lansia umumnya seperti hipertensi, stroke, penyakit jantung, diabetes&#8230; betes mellitus, dan lain-lain. Lansia dengan Diabetes Mellitus lebih cenderung mengalami masalah psikologis seperti kecemasan. Dalam menangani masalah psikososial seperti kecemasan pada lansia dengan diabetes mellitus dapat diberikan intervensi teknik relaksasi dan distraksi yaitu terapi hipnosis 5 jari.  Tujuan dari pengabdian ini untuk meningkatkan pengetahuan diabetes mellitus, serta melatih keterampilan untuk menurunkan kecemasan lansia. Kegiatan ini dilakukan selama 2 kali pertemuan dan diikuti oleh 24 lansia. Metode yang digunakan adalah pendidikan kesehatan dengan ceramah dan video demonstrasi. Evaluasi peningkatan pengetahuan dan tingkat kecemasan menggunakan kuesioner pre test dan post test, sedangkan evaluasi keterampilan hipnosis 5 jari dengan cara observasi demonstrasi gerakan. Hasil dari kegiatan ini terdapat peningkatan pengetahuan tinggi 20 lansia (83,3%) dan tingkat kecemasan berat 1 lansia (4,2 %). Kesimpulan kegiatan ini terdapat peningkatan pengetahuan dengan pendidikan kesehatan dan penurunan tingkat kecemasan dengan keterampilan terapi hipnosis 5 jari.  

PENERAPAN TEKNIK RELAKSASI OTOT PROGRESIF UNTUK MENGATASI KECEMASAN LANSIA DENGAN DIABETES MELLITUS

Devi Fitriana, Rahmawati , Arni Nur, Sundari , Ririn Isma
Abstract: Kecemasan merupakan gangguan alam perasaan affective yang ditandai dengan perasaan ketakutan atau kekhawatiran yang mendalam dan berkelanjutan. Penyebab kecemasan pada lansia terjadi akibat penyakit kronis seperti diabetes&#8230; es mellitus. Salah satu intervensi untuk mengatasi kecemasan yaitu dengan melakukan terapi relaksasi otot progresif. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengajarkan teknik relaksasi otot progresif pada lansia dengan diabetes mellitus yang mengalami kecemasan. Hasil dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang telah dilaksanakan sebanyak 2 pertemuan dengan jarak 1 bulan, terlihat adanya peningkatan tingkat pengetahuan tinggi yang awalnya 11 (45,83%) lansia menjadi 20 (83,3%) lansia dan penurunan tingkat kecemasan berat yang awalnya 4 (16,67%) lansia menjadi 1 (4,17%) lansia. Hasil pengukuran dari keduanya diperoleh dengan  cara membandingkan hasil pre test dan post test tingkat pengetahuan dan tingkat kecemasan. Kesimpulan dari hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat yang telah dilakukan dapat dinyatakan berhasil meskipun ada beberapa hal yang harus diperbaiki dari gerakan yang kurang tepat.

PENDAMPINGAN BRANDING LOGO SEBAGAI PENINGKATAN DAYA SAING USAHA UMKM, DESA JAYAGIRI, PANUMBANGAN, CIAMIS JAWA BARAT

Usmar, Andi
Abstract: Usaha mikro, kecil, atau menengah (UMKM) adalah usaha yang dilakukan oleh individu atau kelompok dengan tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan pribadi anggota kelompoknya. Tim KKN-TM menemukan bahwa salah satu masalahnya&#8230; a adalah produk yang dipasarkan tidak memiliki branding yang cukup. Salah satu masalahnya adalah membuat  logo UMKM Pada UMKM Kia Snack Dusun Cimuncang dan Sistik jagir Dusun Singkup , Desa jayagiri, Panumbangan Ciamis Jawa barat,  dengan yang baru. Dengan kata lain, tidak ada semangat kewirausahaan dan pengetahuan merek. Bisnis kecil dan menengah (UMKM) masih kekurangan strategi branding yang lebih baik dan relevan. Salah satu tujuan dari promosi merek adalah untuk menjual produk kepada masyarakat umum, atau untuk meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk tersebut dan menciptakan persepsi bahwa produk tersebut telah terjual. Merek dapat menanamkan kesan baik pada pelanggan, yang harus dipahami oleh UMKM. Dalam kegiatan ini, metode pendampingan digunakan. Observasi, bimbingan, dan pembuatan logo adalah langkah-langkah yang dilakukan. Dengan mempertimbangkan masalah yang telah disebutkan di atas, kegiatan pengabdian kepada masyarakat sangat penting dilakukan. kepada pelaku UMKM Kia Snack Dusun Cimuncang dan Sistik jagir Dusun Singkup , Desa jayagiri , Panumbangan Ciamis Jawa barat  dalam melakukan branding logo