Abstract:Regulasi mengenai pengelolaan keuangan pada pemerintahan desa telah diatur di Kementerian Dalam Negeri. Menjadikan peraturan tersebut menjadi acuan standar dalam pengelolaan keuangan desa. Penelitian ini memiliki tujuan…
untuk melihat dan memahami dan melihat penerapan sistem informasi akuntansi dalam pengelolaan alokasi dana desa yang diterapkan oleh pemerintah desa Bakalan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Pada pelaksanaan pengumpulan data penelitian ini dilakukan Pengamatan, Tanya Jawab, Pencatatan terhadap pihak yang terkait pada pengelolaan keuangan desa. Teknik analisis data menggunakan Analisis Interaktif karya Miles dan Huberman. Penelitian mengungkapkan bahwa Desa Bakalan telah menggunakan Siskeudes dalam penerapan Sistem Informasi Akuntansinya. Juga dalam pengelolaan keuangan desa yang dilakukan oleh Desa Bakalan sesuai dengan regulasi yang ada yaitu Permendgri No. 20 Tahun 2018. Serta penerapan asas pengelolaan keuangan yang telah sesuai dengan asas-asas yang ada yaitu asas transparan, akuntabel, partisipatf, tertib dan disiplin anggaran.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan peran Sistem Informasi Manajemen (SIM) dalam meningkatkan efisiensi operasional pada perusahaan skala menengah. Melalui integrasi system fungsional, SIM memungkinkan perusahaan…
untuk menghubungkan departemen-departemen yang berbeda dan memfasilitasi kolaborasi dan koordinasi yang lebih baik. mplementasi SIM membantu perusahaan skala menengah meningkatkan visibilitas operasional mereka. Dengan data yang terintegrasi, manajemen dapat melihat gambaran keseluruhan kinerja perusahaan dan mengidentifikasi area yang perlu ditingkatkan. Hasil implementasi SIM pada perusahaan skala menengah termasuk integrasi dan koordinasi operasional yang lebih baik, pengelolaan data yang terpusat, otomatisasi proses bisnis, pelaporan dan analisis yang akurat, pengurangan biaya operasional, dan peningkatan kepuasan pelanggan
Abstract:Dalam mengatasi dan mengurangi kasus gizi buruk di Kota Pekanbaru, dinas kesehatan telah melakukan berbagai upaya dalam kasus gizi buruk ini, sehingga agar dapat mencapai target hingga dibawah1%. Adapun bentuk dari tindakan…
kan yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru dalam mengenai kasus gizi buruk. Selain dengan tindakan-tindakan yang telah dilakukan, Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru terus melakukan kerjasama seoptimal mungkin dengan instansi-instansi terkait yang berkaitan dalam penanganan kasus gizi buruk ini, seperti dengan puskesmas, kader di setiap daerah, maupun dengan kecamatan. Sehingga kasus gizi buruk ini selalu dapat ditangani dengan cepat, tepat, dan nantinya akan dapat mengurangi kasus gizi buruk yang ada di Kota Pekanbaru. Adapun tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk menganalisis dan menjelaskan implementasi program gizi masyarakat sudah terpenuhi dengan baik dan hambatan-hambatannya. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif, dan kuantitatif. Adapun populasid an sampel dalam penelitian ini adalah Kepala Bidang Kesehatan Dinkes Pekanbaru, Kepala Seksi Gizi Masyarakat, Kepala Pusekesmas tiga orang, Pegawai Dinas Sebanyak dua orang dan orang tua bayi yang terkena Gizi buruk. Teknik pengumpulan data yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Implementasi Program Perbaikan Gizi Masyarakat Oleh Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru belum terimplementasi sepenuhnya. Hal ini dapat dilihat dari dalam perencanaan kegiatan yang telah dibuat tidak semua kegiatan mendapat anggaran baik itu APBD maupun APBN, karena keterbatasan anggaran yang ada dan lebih memgutamakan penganggaran untuk kegiatan yang direncanakan dapat lebih cepat menurunkan gizi buruk sehingga pelaksanaan perbaikan gizi untuk Kota Pakanbaru dapat menurun jumlah kasus gizi buruknya, adanya beberapa posyandu yang tidak aktif, hal ini menandakan masih kurangnya peran kader untuk membantu mensukseskan jalannya program ini. Hambatannya yaitu anggaran yang kurang, Kualitas pelayanan posyandu yang tidak aktif dan peran masyarakat yang tidak aktif.
Abstract:Dalam kegiatan akademik perguruan tinggi saat ini, salah satu kewajiban bagi mahasiswa yang ingin menyelesaikan studinya adalah dengan dapat menulis atau membuat karya tulis ilmiah yang dimuat dalam jurnal bereputasi. Kegiatan…
giatan pengabdian ini dilakukan sebagai respons atas kebijakan-kebijakan pemerintah yang dikolaborasikan dengan sistem akademik perguruan tinggi terhadap perlunya peningkatan kualitas desain penelitian terutama dalam hal menulis jurnal bereputasi. Kegiatan pengabdian ini dilakukan di Universitas Pendidikan Indonesia berkolaborasi dengan mahasiswa program Doktoral dan beberapa Dosen dan Guru Besar Sekolah Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia. Tahap pelaksanaan melibatkan kegiatan FGD (Focus Group Discussion), diseminasi hasil penelitian, dan juga sesi tanya jawab. Tujuan kegiatan ini dibagi kedalam tiga fase, fase pertama adalah perencanaan. Fase kedua adalah tahapan pelaksanaan dimana kegiatan dilaksanakan. Sedangkan, fase ketiga adalah rencana tindak lanjut dengan adanya hasil karya tulis mahasiswa yang dapat terpublikasi pada jurnal bereputasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman mahasiswa terkait penulisan artikel ilmiah yang ditunjukkan adanya kenaikan signifikan sebesar 38,89%, 2) pengaruh yang signifikan terhadap pemahaman literasi penulisa artikel ilmiah (p < 0,05) dengan kategori pengaruh yang besar (r = 0,9915), dan 3) implementasi pelatihan dengan tingkat efektivitas yang tinggi (n-gain score 100%).
Abstract:Penyakit diare tetap menjadi masalah kesehatan global, terutama di negara-negara berkembang. Diare merupakan penyakit endemis di Indonesia dan sering kali berpotensi menjadi Kejadian Luar Biasa (KLB) yang sering disertai…
kematian. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode survei yang fokus pada pengaruh sanitasi lingkungan keluarga (WC) dan kebersihan pribadi terhadap morbiditas diare pada anak di TK Dharma Wanita Cluring Banyuwangi. Penelitian dilaksanakan pada bulan April 2024 dengan subjek anak TK Dharma Wanita Cluring Banyuwangi yang berusia 5-6 tahun, berjumlah 47 anak. Uji bivariat dilakukan dengan uji Chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sanitasi lingkungan memiliki pengaruh signifikan terhadap kejadian diare pada balita di TK Dharma Wanita Cluring Banyuwangi. Dari 47 responden, 21 balita (44,7%) mengalami diare. Anak-anak yang tinggal di lingkungan dengan sanitasi baik lebih sedikit mengalami diare (36,6%) dibandingkan dengan yang tinggal di lingkungan dengan sanitasi kurang baik (7,4%). Sebanyak 56% balita yang tidak mengalami diare tinggal di lingkungan dengan sanitasi baik, sedangkan semua balita yang tinggal di lingkungan dengan sanitasi kurang baik mengalami diare. Uji statistik menunjukkan nilai P sebesar 0,023 dan OR sebesar 9,316, yang mengindikasikan bahwa balita yang tinggal di lingkungan dengan sanitasi kurang baik memiliki risiko 9,316 kali lebih besar untuk mengalami diare dibandingkan dengan yang tinggal di lingkungan dengan sanitasi baik. Penelitian ini menegaskan pentingnya peningkatan sanitasi lingkungan untuk mencegah diare pada balita.
Abstract:Edukasi KIK di Desa Kutai Lama dilakukan karena adanya potensi adanya Kekayaan Intelektual Komunal yang belum terlindungi. Upaya inventarisasi KIK sebagai langkah defensive, dalam pelaksanaannya masih terdapat beberapa kendala,…
endala, diantaranya belum optimalnya peranan dari masyarakat dan sinergi institusi. Tujuan edukasi ini untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya upaya identifikasi dan inventarisasi KIK sebagai upaya melindungi warisan budaya di Desa Kutai lama, dengan harapan dapat mencegah terjadinya penyalahgunaan melawan hukum terhadap warisan budaya dan masyarakat juga dapat memanfaatkan KIK sebagai sarana peningkatan nilai ekonomis di Desa Kutai Lama. Edukasi dilaksanakan di Kantor Desa Kutai Lama pada tanggal, 20 Mei 2024 dihadiri 27 peserta. Tahapan edukasi yang dilaksanakan: 1) Kunjungan awal memperkenalkan kepada jajaran Kelurahan tentang KIK; 2) menyampaikan materi terkait KIK kepada masyarakat; 3) melakukan identifikasi dengan memberikan formulir tentang kegiatan usaha masyarakat. Kegiatan secara keseluruhan berjalan sesuai target. Kegiatan awal dalam pengenalan edukasi ini, diperlukan tindaklanjut pendampingan identifikasi KIK pada kegiatan abdimas berikutnya.
Abstract:Identifikasi Layanan Khusus dan Strategi Efektif dalam Pendidikan Anak Tuna Grahita diteliti untuk memahami tantangan dan pendekatan yang berhasil dalam konteks pendidikan khusus. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi…
ifikasi layanan pendidikan yang ada dan strategi yang terbukti efektif dalam meningkatkan pembelajaran dan integrasi sosial anak tuna grahita. Metode penelitian yang digunakan yaitu wawancara mendalam dengan guru pengajar siswa tunagrahita, observasi sistematis dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sumber daya yang terbatas dan kurangnya adaptasi kurikulum menjadi tantangan utama dalam pendidikan khusus, namun strategi seperti pendekatan individualisasi dan dukungan sosial yang kuat telah terbukti efektif dan guru perlu memberikan layanan dan strategi yang terbaik untuk mengetahui kebutuhan anak tuna grahita dalam pendidikan. Penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi signifikan terhadap pemahaman dan praktik pendidikan khusus yang lebih baik bagi anak-anak tuna grahita.
Abstract:Mangrove forest management is important in efforts to preserve the environment in coastal areas. This activity is a good step to reduce damage to the mangrove ecosystem and maintain coastal damage. The research aims to find…
ind out the condition and development of the management of the Mangrove Forest Ecotourism Area. Based on the research results, there are several things that are still not running well, which can be seen from the lack of planning, organizing documents, lack of coordination and supervision of ecotourism management which is still less organized and structured, which can be seen from the absence of a fixed or routine schedule for monitoring ecotourism. Pangkalan Sesai mangrove forests, infrastructure, bridges that are no longer passable by visitors. Knowledge about tourism is still lacking and maintenance carried out by managers is not optimal. Then the addition of other attractions and road improvements to make visitors more comfortable, where accessibility is an important factor in the visiting sector
Abstract:Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh kepemilikan institusional, kepemilikan manajerial dan profitabilitas terhadap manajemen laba. Berdasarkan hipotesis penelitian yang telah ditentukan, diketahui bahwa kepemilikan…
emilikan institusional, kepemilikan manajerial dan profitabilitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap terhadap manajemen laba. Jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan asosiatif kausal. Jumlah populasi sebanyak 64 perusahaan sub sektor makanan dan minuman dengan teknik sampling purposive sampling sebanyak 14 perusahaan dalam kurun waktu 4 tahun dengan jumlah data 56 data. Teknik olah dana menggunakan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial kepemilikan institusional, kepemilikan manajerial dan profitabilitas berpengaruh positif signifikan terhadap manajemen laba dan secara simultan kepemilikan institusional, kepemilikan manajerial dan profitabilitas berpengaruh positif signifikan terhadap manajemen laba.
Abstract:Indonesia merupakan negara kepulauan dengan populasi penduduk mencapai lebih dari 270 juta jiwa. Peningkatan jumlah penduduk berdampak pada meningkatnya produksi sampah setiap tahun. Masalah sampah plastik, terutama dari…
barang sekali pakai yang menjadi isu krusial selama 15 tahun terakhir. Provinsi Nusa Tenggara Barat tepatnya di Lombok, bergantung pada sektor pariwisata terutama pantai. Namun perkembangan pariwisata ini memicu masalah sampah di kawasan pantai khususnya sampah plastik. Sampah plastik yang sulit terurai mengancam ekosistem laut dan menurunkan daya tarik wisatawan. Penulis mengusulkan inovasi mesin Macoving sebagai solusi untuk mengatasi masalah sampah plastik di kawasan pantai Lombok. Mesin ini mampu mengolah sampah plastik menjadi paving block bernilai ekonomis, menawarkan solusi ramah lingkungan, dan membuka peluang pekerjaan baru bagi masyarakat. Metode penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif dengan studi pustaka relevan. Paving block ini dijual lebih murah dan memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk bisa mengelola sampah. Inovasi ini diharapkan dapat mengurangi jumlah sampah, mencegah kerusakan lingkungan, dan mendukung ekonomi hijau. Hal ini sejalan dengan fokus Indonesia pada transisi energi baru terbarukan dan pembangunan berkelanjutan guna mencapai Sustainable Development Goals (SDGs) 2030.