Abstract:Development is a continuous process of qualitative change towards maturity, marked by increased organ function, cognitive, emotional, motoric, and behavioral abilities. Early adulthood is a period of human development from…
om adolescence to adulthood. Early adulthood begins between the ages of 16 and 40. In the human lifespan, adulthood plays an important role as a phase in which individuals experience various changes and adjustments. In this developmental process, several possible behavioral changes are very influential, including hedonism. The view of hedonism is often associated with consumptive and hedonistic behavior. People who adhere to hedonism will always seek ways to obtain pleasure, whether material, physical, or spiritual pleasure. Related to the increasingly advanced world of education, various learning models are implemented as an effort to adapt to the times. One of them is the deep learning learning model, deep learning is a pedagogical approach that focuses on understanding substantial concepts in depth, not just the breadth of material, through meaningful, conscious, and enjoyable (holistic) learning experiences. This study aims to analyze how hedonism in the application of the deep learning learning model influences the development of students' early adulthood, using qualitative descriptive methods. The research results show a significant influence between hedonistic attitudes in the application of deep learning and early adulthood development, as seen through observations and interviews conducted directly during the learning process. One observation revealed that students appeared relaxed and enjoyed group assignments, as some paid to be relieved of responsibility for completing them.
Abstract:This study aims to examine the learning motivation of elementary school students, identify the efforts made by teachers to enhance students’ motivation, and analyze the supporting and inhibiting factors involved. The study…
tudy employs a qualitative approach using a descriptive method. The researcher collected data through interviews, observations, and documentation involving five teachers at MI Nurul Islam, Pamekasan. The findings reveal that students’ learning motivation varies, ranging from high to low levels, influenced by both internal and external factors. Teachers make several efforts to improve students’ motivation, including creating an enjoyable learning environment, applying innovative teaching methods such as discussions, quizzes, and audio-visual media, providing rewards, and involving parents in the educational process. Supporting factors include parental support, a conducive learning environment, and the use of engaging learning media. In contrast, inhibiting factors consist of limited facilities, students’ low basic abilities, and a lack of support from the family environment. Therefore, creative and collaborative teachers play a crucial role in enhancing students’ learning motivation.
Abstract:The purpose of this study is to reveal the extent to which product quality, price and promotion can increase the purchase decision for Chocolatos Drink at PT. Garuda Foods, Tbk Depo Cianjur. The research method is the Associative…
sociative method. Where the population is the Shop Owners who are Customers of Chocolatos drink PT. Garuda Foods, Tbk Depo Cianjur who made transactions during January 2024 to May 2024 as many as 162 people, and the sample size uses the Slovin formula with an error rate of 10% so that the number of samples becomes 62 people with the Simple Random Sampling Technique. This study goes through the stages determined such as data quality testing, data prerequisite testing and data analysis to hypothesis testing with the multivariate regression analysis method. The results of the hypothesis analysis, both partially and simultaneously, product quality, price and promotion have a positive and significant influence on purchasing decisions for Chocolatos Drink at PT. Garuda Foods, Tbk Depo Cianjur
Abstract:This study aims to examine the influence of tourist attractions, facilities, and accessibility on tourist satisfaction at the Pondok Halimun Tourist Destination, Sukabumi Regency. The research employed a quantitative approach…
roach using a causal associative design. The population consisted of tourists who visited Pondok Halimun between April and July 2025. A total of 95 respondents were selected using accidental sampling techniques. Data were collected through questionnaires measured on a five-point Likert scale and analyzed using multiple linear regression with SPSS software.
The results indicate that tourist attractions, facilities, and accessibility individually have a positive and significant effect on tourist satisfaction. Furthermore, the simultaneous test confirms that these three variables collectively have a strong influence on tourist satisfaction. The coefficient of determination reveals that a substantial proportion of tourist satisfaction can be explained by the combined effects of tourist attractions, facilities, and accessibility. These findings suggest that integrated destination management focusing on attraction quality, adequate facilities, and ease of access is essential to enhance tourist satisfaction and support sustainable tourism development.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh persepsi harga dan kualitas produk terhadap kepuasan konsumen pada produk Levi’s di Matahari Department Store Sukabumi. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan…
katan kuantitatif dengan desain asosiatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh konsumen yang membeli produk Levi’s di Matahari Sukabumi selama periode Juli–September 2025 sebanyak 180 konsumen.
Penentuan jumlah sampel dilakukan menggunakan rumus Slovin dengan tingkat kesalahan sebesar 10%, sehingga diperoleh 64 responden yang dipilih melalui teknik pengambilan sampel acak. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner dan dianalisis menggunakan analisis regresi linier berganda.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi harga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan konsumen, kualitas produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan konsumen, serta persepsi harga dan kualitas produk secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan konsumen. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,640 menunjukkan bahwa persepsi harga dan kualitas produk mampu menjelaskan sebesar 64% variasi kepuasan konsumen, sedangkan sisanya sebesar 36% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Berdasarkan hasil tersebut, seluruh hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini dinyatakan diterima. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan pertimbangan praktis bagi perusahaan dalam menentukan strategi penetapan harga dan meningkatkan kualitas produk guna meningkatkan kepuasan konsumen.
Kata kunci: Persepsi Harga, Kualitas Produk, Kepuasan Konsumen.
Abstract:Stres akademik merupakan salah satu faktor psikologis yang banyak memengaruhi perilaku mahasiswa dalam konteks perkuliahan, termasuk kepatuhan terhadap etika akademik. Studi literatur ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana…
aimana stres akademik berperan dalam menurunkan atau mengubah perilaku etis mahasiswa terkhusus nya di kampus IAKN Kupang. Dengan meninjau berbagai penelitian nasional maupun internasional dalam lima tahun terakhir, studi ini menemukan bahwa stres akademik yang muncul akibat tuntutan akademik, tekanan nilai, persaingan, dan keterbatasan waktu berpotensi menurunkan kemampuan pengambilan keputusan moral dan regulasi diri. Kondisi tersebut dapat meningkatkan kecenderungan mahasiswa melakukan pelanggaran etika seperti plagiarisme, kecurangan akademik, manipulasi data, dan ketidakjujuran dalam interaksi sosial.
Temuan literatur juga menunjukkan bahwa pengaruh stres terhadap perilaku etis tidak berdiri sendiri, melainkan dipengaruhi oleh faktor-faktor moderasi seperti dukungan sosial, efikasi diri akademik, kecerdasan emosional, dan iklim etika kampus. Faktor-faktor ini dapat memperkuat atau melemahkan hubungan antara stres dan kepatuhan etika. Dengan demikian, upaya pengelolaan stres akademik dan penguatan etika tidak hanya memerlukan intervensi individual, tetapi juga dukungan sistemik dari lingkungan kampus. Studi ini menegaskan pentingnya program manajemen stres, peningkatan literasi etika, serta pembentukan budaya akademik yang sehat untuk menjaga integritas mahasiswa meskipun berada dalam tekanan akademik yang tinggi.
Abstract:Penelitian ini dimaksudkan untuk mengevaluasi dampak influencer dan citra merek pada pilihan pembelian konsumen terhadap produk fashion asli di Sukabumi. Menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif, studi…
ini melibatkan 97 responden yang dipilih melalui sampling purposive, yakni mereka yang aktif di media sosial dan familiar dengan produk fashion lokal. Data dikumpulkan lewat kuesioner skala Likert yang sudah divalidasi dan diuji reliabilitasnya, lalu diolah menggunakan analisis regresi linear berganda, uji t, uji F, serta koefisien determinasi. Temuan menunjukkan bahwa influencer memiliki efek positif dan bermakna pada keputusan beli, di mana konten, kepercayaan, dan cara berkomunikasi mereka dapat memicu ketertarikan serta kepercayaan konsumen untuk memilih produk fashion lokal. Citra merek juga terbukti memberikan dampak positif dan signifikan, sehingga reputasi merek yang solid dan stabil bisa meningkatkan pandangan tentang kualitas serta membangun kepercayaan konsumen terhadap produk tersebut. Secara bersama-sama, kedua faktor ini secara signifikan memengaruhi keputusan pembelian dengan kontribusi 66,4%, sementara sisanya dipengaruhi oleh faktor eksternal di luar penelitian. Hasil ini menyoroti perlunya taktik pemasaran yang melibatkan influencer, didukung oleh citra merek yang baik, agar pengusaha fashion lokal bisa meningkatkan persaingan dan memperkuat minat beli konsumen di zaman pemasaran digital.
Abstract:Penelitian ini menganalisis pengaruh Konten Marketing dan Influencer Marketing terhadap Keputusan Pembelian Produk Fashion Lokal di platform TikTok, dengan mengambil studi kasus di Kota Sukabumi. Perkembangan strategi pemasaran…
masaran digital telah menjadikan TikTok sebagai media penting bagi industri fashion lokal untuk menarik audiens. Menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif, penelitian ini melibatkan 97 responden. Hasilnya menunjukkan bahwa baik Konten Marketing maupun Influencer Marketing secara parsial memiliki pengaruh signifikan positif terhadap Keputusan Pembelian. Konten marketing terbukti efektif dalam menarik perhatian, menyampaikan informasi produk, dan membangun citra merek , sementara Influencer Marketing memanfaatkan kredibilitas dan kepercayaan untuk memperkuat motivasi konsumen dalam membeli. Secara simultan, Konten Marketing dan Influencer Marketing berpengaruh signifikan terhadap Keputusan Pembelian. Kombinasi kedua strategi ini memberikan pengaruh yang lebih kuat dibandingkan penerapan salah satunya. Kesimpulannya, sinergi antara konten yang menarik dan peran influencer di TikTok sangat efektif dalam mendorong keputusan pembelian produk fashion lokal di Kota Sukabumi.
Abstract:Abstrak Penelitian ini mengkaji pengaruh Influencer Marketing dan Content Creator Marketing terhadap Brand Awareness produk Coolvita di kalangan mahasiswa Universitas Linggabuana PGRI Sukabumi. Data dari 94 responden dianalisis…
ianalisis dengan uji t, uji F, dan koefisien determinasi menggunakan SPSS. Hasilnya menunjukkan kedua strategi pemasaran tersebut berkontribusi signifikan dalam meningkatkan Brand Awareness, baik secara individu maupun bersamaan. Model penelitian memiliki daya jelaskan yang cukup kuat, mengindikasikan bahwa sebagian besar variasi Brand Awareness dapat dijelaskan oleh efektivitas strategi pemasaran digital melalui influencer dan content creator. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial tidak sekadar menjadi alat promosi, tetapi juga berperan penting dalam membentuk persepsi, minat, dan ingatan konsumen terhadap merek. Dengan demikian, strategi pemasaran digital efektif dalam meningkatkan Brand Awareness produk Coolvita di kalangan mahasiswa.
Abstract:The primary goal of this study was to quantitatively analyze the contribution of consumptive behavior and lifestyle toward shoe purchasing decisions among students at Universitas Linggabuana PGRI Sukabumi. The analysis consistently…
onsistently showed that both independent variables play a significant role in influencing purchasing choices. Specifically, consumptive behavior was found to have a positive and tangible impact on buying decisions when analyzed individually. Similarly, lifestyle also demonstrated a distinct, positive, and significant contribution. When examined simultaneously (Uji F), these two factors were collectively proven to be significant. The model exhibited strong explanatory power, indicating that the majority of the variation in student purchasing decisions can be effectively attributed to their lifestyle trends and high consumption levels. In conclusion, the findings confirm that both lifestyle and consumptive behavior are central and positive drivers in shaping students' shoe purchasing decisions