Search Articles & Publications

Showing 328 articles found for "Problems"

DEVELOPMENT OF RICEFIELD MAPPING SYSTEM IN UJUNG PADANG SIMALUNGUN REGENCY

Samosir, Miftah Hasanah, Hambali, Hambali, Efendi, Zulfan
Abstract: Abstract: Geographic Information System (GIS) is an information technology that functions to collect, manage, store, and present all data related to the geographical conditions of an area that develops online. Many agencies… ies or companies have not implemented geographic information system technology to obtain the necessary information, one of which is the Simalungun Regency Agriculture Service. The Agriculture Service of Simalungun Regency still does not have a system to utilize rice farming land; it is difficult to find information on rice farming land. The distance of rice farming land is very far. Given the various problems that exist, the purpose of making a Geographic Information System (GIS) can help the Simalungun Regency Agriculture Service in carrying out data processing, to improve performance in uniting agricultural land to be more efficient and effective, and make it easier to obtain information or access to agricultural land data. Paddy. The design of this system uses the waterfall method, which includes software requirements analysis, design, program code generation, testing, support, or maintenance. The results obtained with this system will allow users to see various rice farming lands in Ujung Padang District, Simalungun Regency, accompanied by village names, addresses, number of farmers, harvest production, coordinate points, and website-based agricultural land location routes. Keywords: geographic information system (GIS); mapping; rice farming land   Abstrak: Sistem Informasi Geografis (SIG) merupakan suatu teknologi informasi yang berfungsi untuk mengumpulkan, mengelola, menyimpan, dan menyajikan segala data yang berkaitan dengan kondisi geografis suatu wilayah yang berkembang secara online. Banyak berbagai instansi atau perusahaan yang belum menerapkan teknologi sistem informasi geografis untuk memperoleh berbagai informasi yang diperlukan, salah satunya Dinas Pertanian Kabupaten Simalungun. Dinas Pertanian Kabupaten Simalungun masih belum memiliki sistem yang dapat memetakan lahan pertanian padi, sulitnya dalam mengetahui informasi lokasi lahan pertanian padi, jarak tempuh ke lahan pertanian padi yang sangat jauh. Dengan adanya berbagai permasalahan yang ada maka tujuan dibuatnya Sistem Informasi Geografis (SIG) dapat membantu Dinas Pertanian Kabupaten Simalungun dalam melakakukan pengolahan data, untuk meningkatkan kinerja dalam memantau lahan pertanian padi menjadi lebih efesien dan efektif, dan mempermudah dalam memperoleh informasi atau akses terhadap data lahan pertanian padi. Perancangan sistem ini menggunakan metode waterfall yang meliputi analisis kebutuhan perangkat lunak, desain, pembuatan kode program, pengujian, pendukung atau pemeliharaan. Hasil yang diperoleh dengan adanya sistem ini nantinya pengguna dapat melihat berbagai lahan pertanian padi yang ada di Kecamatan Ujung Padang Kabupaten Simalungun yang disertai dengan nama desa, alamat, jumlah petani, produksi panen, titik koordinat, dan rute ke lokasi lahan pertanian padi yang berbasis website. Kata kunci: lahan pertanian padi; pemetaan; sistem informasi geografis (SIG)          

SISTEM INFORMASI IT-HELPDESK UNIVERSITAS LABUHANBATU BERBASIS WEB

Fauzi, Muhammad, Masrizal, Masrizal, Sihombing, Volvo
Abstract: Abstract: The reporting system for the use of Information and Communication Technology (ICT) facilities in the Labuhanbatu University Campus still uses a simple method. As a result, the Head of the Communication Center,… Technicians and Users of ICT facilities have difficulty in dealing with problems that arise. The purpose of this research is to build a more effective and efficient problem reporting system. The system built is a Web-based IT-Helpdesk Information System by implementing a Ticketing System. The method used in developing this system is the System Development Life Cycle with the Waterfall model. While the modeling language used in the design is Unified Modeling Language (UML). System testing is done by applying the Blackbox Testing method. After going through the implementation and testing stages, the IT-Helpdesk system can work more effectively and efficiently in responding to problem reports sent by users. With the IT-Helpdesk, Admins and Users can track the process of working on the problem until it is finished. Admin is also facilitated in documenting reports, both in the form of a diagram display, or in the form of a document file that can be downloaded.             Keywords: blackbox testing; IT-helpdesk; information system; ticketing system; UML     Abstrak: Sistem pelaporan masalah penggunaan fasilitas Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di Lingkungan Kampus Universitas Labuhanbatu masih menggunakan cara sederhana. Akibatnya, Kepala Puskom, Teknisi dan Pengguna fasilitias TIK mengalami kesulitan dalam menangani masalah yang muncul. Tujuan dari penelitian ini untuk membangun sebuah sistem pelaporan masalah yang lebih efektif dan efisien. Sistem yang dibangun adalah Sistem Informasi IT-Helpdesk berbasis Web dengan menerapkan Ticketing System. Metode yang digunakan dalam mengembangkan sistem ini adalah System Development Life Cycle dengan model Waterfall. Sedangkan bahasa pemodelan yang digunakan pada perancangan adalah Unified Modeling Language (UML). Pengujian sistem dilakukan dengan menerapkan metode Blackbox Testing. Setelah melalui tahapan implementasi dan pengujian, sistem IT-Helpdesk dapat bekerja lebih efektif dan efisien dalam merespons laporan masalah yang dikirim oleh User. Dengan adanya IT-Helpdesk, Admin dan User dapat melakukan tracking terhadap proses pengerjaan masalah sampai selesai. Admin juga dimudahkan dalam mendokumentasikan laporan, baik dalam bentuk tampilan diagram, maupun dalam bentuk file dokumen yang dapat diunduh.   Kata kunci: blackbox testing; IT-helpdesk; sistem informasi; ticketing system; UML        

PENERAPAN FRAMEWORK CODEIGNITER PADA SISTEM ABSENSI QR CODE DISKOMINFO KABUPATEN LABUHANBATU SELATAN

Wahyudi, Dicky, Juledi, Angga Putra, Irmayanti, Irmayanti
Abstract: Abstract: Attendance is evidence of the presence of an activity carried out by an employee. The attendance system at the Diskominfo Kabupaten Labuhanbatu Selatan office is currently still manual, namely by signing an attendance… endance form. This raises various problems namely; data input errors, attendance manipulation, inefficient recapitulation processes, and waste in the use of paper. This study aims to apply the codeigniter framework to the attendance system that uses QR Code at the Communication and Information Office of South Labuhanbatu Regency. The system development applies the Waterfall method, and the design uses the UML modeling language. This system is designed to make the attendance process effective for employees at the Diskominfo Kabupaten Labuhanbatu Selatan office. From the results of the study, it was found that the codeigniter framework can be applied to an attendance system that uses a QR Code with a more efficient program code processing process.             Keywords: attendance; codeigniter; information system; qr code; web     Abstrak: Absensi merupakan bukti kehadiran dari suatu kegiatan yang dilakukan oleh seorang karyawan. Sistem absensi pada kantor Diskominfo Kabupaten Labuhanbatu Selatan saat ini masih manual yaitu dengan menandatangani formulir absensi. Hal ini menimbulkan berbagai masalah yakni; kesalahan penginputan data, manipulasi absensi, proses rekapitulasi yang tidak efisien, serta pemborosan dalam penggunaan kertas. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan framework codeigniter pada sistem absensi yang menggunakan QR Code di Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Labuhanbatu Selatan. Pengembangan sistem menerapkan metode Waterfall, dan perancangan menggunakan bahasa pemodelan UML. Sistem ini dirancang untuk membuat efektif proses absensi kehadiran karyawan pada kantor Diskominfo Kabupaten Labuhanbatu Selatan. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa framework codeigniter dapat diterapkan pada sistem absensi yang menggunakan QR Code dengan proses pengerjaan kode program yang lebih efisien.   Kata kunci: absensi; codeigniter; qr code; sistem informasi; web

IMPLEMENTASI TEKNOLOGI RFID SEBAGAI SISTEM KEAMANAN SEPEDA MOTOR BERBASIS MIKROKONTROLER ATMEGA 328

Afandi, Adi Mas
Abstract: Abstrack: Motorcycle is one of the transportation tools that are widely used by the people. The community uses motorbikes as a means of daily transportation, whether it's for work, shopping or taking children to school.… On the other hand, of course, theft of motor vehicles, especially motorbikes is increasing. Almost every day motorcycle theft occurs. From these problems, a double security system on a motorcycle is needed. The security system using RFID technology can only be accessed using one e-ID card. RFID technology installed on a motorcycle to provide additional security to avoid theft.   Keywords: e-KTP; Motorcycle; RFID; Security System     Abstrak: Sepeda motor adalah suatu alat transportasi yang sering digunakan oleh masyarakat. Masyarakat menggunakan sepeda motor sebagai alat trasportasi sehari-hari, baik itu untuk bekerja, berbelanja maupun mengantar anak kesekolah. Pada sisi lain, tentunya pencurian kendaraan bermotor, khususnya sepeda motor semakin banyak. Hampir setiap harinya pencurian sepeda motor terjadi. Dari permasalahan tersebut, dibutuhkan sistem keamanan ganda pada sepeda motor. Sistem keamanan dengan menggunakan teknologi RFID hanya bisa diakses menggunakan satu buah e-ktp. Teknologi RFID yang dipasang pada sepeda motor guna memberikan kemanan tambahan agar terhindar dari pencurian.   Kata kunci : e-KTP; RFID; Sepeda motor; Sistem Keamanan

RISK MANAGEMENT ANALYSIS OF BUS TRANSPORTATION APPLICATION USING COBIT 4.1

Setyadi, Resad, Prabowo, Handy Nur
Abstract: Abstract: The role of information technology in transportation increases, namely in enjoying transportation services. One way to provide the best service for a transportation company to customers is to provide a bus booking… ing application service. One of the companies that offer service applications is a bus transportation application located in Yogyakarta. Because the application system is considered necessary, stakeholders need IT risk management for the bus booking application. The purpose of this research is to analyze the risk management of the bus transportation application. In measuring IT risk management, the author uses the Control Objective for information and Related Technology (COBIT) 4.1 domain Plan and Organize (PO) framework, especially PO9 (Assess and Manage IT risk). The analysis results show that if the bus transportation application is at level 2 in maturity level. It means that the company knows that there are problems that need resolving. Standard risk management in bus transportation applications tends to provide failed access in the progress of its service. The problem is solving individually and not yet at the integrated completion stage. In general, the application management approach needs to improve better management in the field of information technology.             Keywords: COBIT; plan and organize; risk management     Abstrak: Peran teknologi informasi dalam meningkatnya angkutan yaitu dalam menikmati layanan angkutan. Salah satu cara untuk memberikan layanan terbaik bagi perusahaan angkutan kepada pelanggan adalah dengan menyediakan layanan aplikasi pemesanan bus. Salah satu perusahaan yang menawarkan aplikasi jasa adalah aplikasi angkutan bus yang berlokasi di Yogyakarta. Karena sistem aplikasi dirasa perlu, maka stakeholders membutuhkan manajemen risiko TI untuk aplikasi pemesanan bus tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis manajemen risiko pada aplikasi angkutan bus. Dalam mengukur manajemen risiko TI, penulis menggunakan framework Control Objective for Information and Related Technology (COBIT) 4.1 domain Plan and Organize (PO), khususnya PO9 (Assessment and Manage IT risk). Hasil analisis menunjukkan bahwa penerapan angkutan bus berada pada level 2 pada tingkat kematangan. Artinya perusahaan mengetahui bahwa ada masalah yang perlu diselesaikan. Manajemen resiko standar dalam aplikasi transportasi bus cenderung memberikan akses yang gagal dalam kemajuan layanannya. Masalahnya diselesaikan secara individu dan belum pada tahap penyelesaian terintegrasi. Secara umum, pendekatan manajemen aplikasi perlu meningkatkan manajemen yang lebih baik di bidang teknologi informasi.   Kata kunci: COBIT; plan and organize; risk management

ANALISIS RELEVANSI INFORMATION SYSTEM ARCHITECTURE BERDASARKAN KERANGKA KERJA KUALITAS MODEL ENTERPRISE ARCHITECTURE

Putri, Indah Faradhila, Izzati, Berlian Maulidya, Nur Fajrillah, Asti Amalia
Abstract: Abstract: The development of information technology has grown rapidly and has made information systems important in running an enterprise’s business. Therefore, companies need to increasingly adopt Enterprise Architecture… itecture (EA). EA is the basis for problems that occur in an enterprise by utilizing technological innovations in meeting the expectations of information system architecture. The design quality of the Information System Architecture model has been recognized as an important factor for the success of EA design in enterprises. In meeting this quality, it is necessary to test the relevance of EA to the needs of the enterprise. This study focuses on testing the relevance of Information System Architecture design using the Enterprise Architecture Quality Framework (EAQF). The quality principle of relevance has derived attributes, which are EA Purpose and Objectives, EA Stakeholders Concerns, Usefulness, Completeness vs. Conciseness, and Level of Detail. Each attribute has an assessment method, whether qualitative, quantitative, or Yes / No. Relevance testing in this study will produce an Information System Architecture model in EA design that meets the quality principle of relevance in the EA quality framework.   Keywords: Enterprise Architecture; Enterprise Architecture Quality Framework; Information System Architecture; Relevance   Abstrak: Perkembangan teknologi informasi telah berkembang pesat dan menjadikan sistem informasi penting dalam menjalankan bisnis suatu perusahaan. Oleh karena itu, perusahaan perlu perusahaan semakin mengadopsi Enterprise Architecture (EA). EA merupakan landasan untuk permasalahan yang terjadi dalam suatu perusahaan dengan memanfaatkan inovasi teknologi dalam memenuhi harapan arsitektur sistem informasi. Kualitas perancangan model Information System Architecture telah diakui sebagai faktor penting untuk kesuksesan perancangan EA di perusahaan. Dalam memenuhi kualitas tersebut, maka diperlukan suatu pengujian relevansi EA terhadap kebutuhan perusahaan. Penelitian ini berfokus pada pengujian relevansi perancangan Information System Architecture menggunakan Enterprise Architecture Quality Framework (EAQF). Prinsip kualitas relevansi memiliki atribut turunan, yaitu berupa EA Purpose and Objectives, EA Stakeholders Concerns, Usefulness, Completeness vs. Conciseness, serta Level of Detail. Setiap atribut memiliki metode penilaian, baik yang bersifat kualitatif, kuantitatif, atau Ya / Tidak. Pengujian relevansi pada penelitian ini akan menghasilkan model Information System Architecture pada perancangan EA yang memenuhi standar prinsip kualitas relevansi pada kerangka kerja kualitas EA.   Kata kunci: Enterprise Architecture; Enterprise Architecture Quality Framework; Information System Architecture; Relevansi

SISTEM PENUNJANG KEPUTUSAN PENENTUAN JENIS TANAMAN HIAS DI TAMAN KOTA

Hernando, Luki, Mardiansyah, Yopy
Abstract: Abstract: Currently  in almost every city around the world that loves flowers, including ornamental plants,. All cities are aggressively arranging their landscaping to compensate for motorized vehicle pollution or the arrangement… rrangement of city parks planted with decorative gardens with the aim of greening the city. Sometimes there are problems in making decisions to determine suitable and good ornamental plants for planting in the city, in a decision that takes a long time. Determination of the types of ornamental plants to be planted through several factors such as leaf shape, color, stems and branches, roots and soil. On these issues, the authors conducted research on the determination of ornamental plants for city parks in the form of a decision support system application using the Analytical Hoerarchy Process (AHP) method.   Keywords: analytical hoerarchy process (AHP); decisionnsupporttsystem (SPK),     Abstrak: Saat ini hampirrdi setiap kota di seluruh dunia yang menyukai bunga termasuk tanaman hias, Semua kota gencar menata pertamanannya untuk mengimbangi polusi kendaraan bermotor maupun untuk penataan taman kota yang ditanami tamanan hias bertujuan untuk menghijaukan kota. Terkadang terdapat masalah dalam pengambilan keputusan untuk menentukan tanaman hias yang cocok dan bagus umtuk ditanam pad ataman kota, dalam pengambilan keputusan yang dilakukan terkadang memakan waktu yang cukup lama . Penentuan jenis tanaman hias yang akan ditanam melalui beberapa faktor seperti bentuk daun, warna, batang dan cabang, akar dan Tanah. Atas permasalahan tersebut penulis melakukan penelitian tentang penentuan tanaman hias untuk taman kota yang berupa aplikasi sistem pendukug keputusan yang menggunakan metode Analytical Hoerarchy Process (AHP).   Kata kunci: proses analisis hirarkie (AHP); sistem pendukung keputusan (SPK)

SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMILIHAN BEASISWA DOKTOR UNTUK DOSEN POTENSIAL DENGAN METODE SMART

Ardi, Ardi, Fadhli, Irfan
Abstract: Abstract: The role of lecturers in higher education is one of the most influential parts of the quality of students produced. Lecturer educational qualifications are also an important aspect of improving academic and institutional… titutional quality. Selection of foundation scholarships in the form of doctoral education currently has problems in choosing prospective lecturers. In the selection of doctoral scholarships for potential lecturers, there is still subjectivity in their selection manually. As a supporting medium in determining the selection of potential lecturers to obtain doctoral education foundation scholarships and testing the SMART (Simple Multi Attribute Rating Technique) method to provide scholarship recommendations for prospective lecturers. The selection process uses the SMART method because this method is able to solve multi-criteria problems from the foundation, in this case the Chancellor of the Indonesian Community Development University. Furthermore, the criteria are processed using an application built using the PHP and MySQL programming languages to test these criteria. From the application built, it can be concluded that Yuanita, M.Si with a score of 0.7342 and Khairuddin Tampubolon, M.Si with a score of 0.6311 are entitled to get a doctoral education scholarship from the foundation. Then subjective and computerized decisions can be obtained in this study..             Keywords: Decision Support Systems; Mysql; PHP ; Potential Lecturer Scholarships, Simple Multi Attribute Rating Technique.     Abstrak: Peran dosen di perguruan tinggi adalah salah satu bagian paling berpengaruh dari kualitas mahasiswa yang dihasilkan. Kualifikasi pendidikan dosen juga merupakan aspek penting untuk meningkatkan kualitas akademik dan kelembagaan. Pemilihan beasiswa yayasan dalam bentuk pendidikan doktor saat ini memiliki masalah dalam memilih calon dosen. Dalam pemilihan beasiswa pendidikan doktoral untuk dosen potensial masih ada subjektivitas serta dalam seleksi mereka secara manual. Sebagai media pendukung dalam menentukan seleksi dosen potensial untuk memperoleh beasiswa yayasan pendidikan doktoral dan menguji metode SMART (Simple Multi Attribute Rating Technique) untuk memberikan rekomendasi beasiswa bagi calon dosen. Untuk proses seleksi menggunakan metode SMART karena metode ini mampu menyelesaikan masalah multi-kriteria dari yayasan dalam hal ini Rektor Universitas Pembinaan Masyarakat Indonesia. Selanjutnya, kriteria diproses menggunakan aplikasi yang dibangun menggunakan bahasa pemrograman php dan mysql untuk menguji kriteria ini. Dari aplikasi yang dibangun dapat ditarik kesimpulan bahwa Yuanita, M.Si dengan nilai 0,7342 dan Khairuddin Tampubolon, M.Si  dengan nilai 0,6311 berhak mendapatkan beasiswa pendidikan doctoral dari yayasan. Kemudian keputusan subyektif dan terkomputerisasi dapat diperoleh dalam penelitian ini.   Kata kunci: Beasiswa Dosen Potensial; Mysql; PHP; Simple Multi Attribute Rating Technique; Sistem Pendukung Keputusan.

IMPLEMENTASI METODE HYBRID SAW-TOPSIS DALAM MULTI ATTRIBUTE DECISION MAKING PEMILIHAN LAPTOP

Hadikurniawati, Wiwien, Nugraha, Ivannofick Adha, Cahyono, Taufiq Dwi
Abstract: Abstract: Various specifications and prices for a laptop make potential buyers confused about choosing it. Information technology with its technological developments has produced a system that can provide alternative decisions… isions for decision-making problems.This study aims to develop a system that can select the best laptop from several alternatives.                There are 5 parameters used in determining the priority of alternative laptops. They are hard disk drive, RAM, processor, operating system and price.The alternative of the decision making system also consists of 5 alternatives.The method used in the MultiAttribute Decision Making (MADM) research is a combination of 2 methods. These methods are SAW and TOPSIS methods.The SAW method is used to optimize the parameter weighting process and the specific TOPSIS method to complete the alternative ranking process.This hybrid method can produce a more precise MADM process because it uses two methods, each of which has characteristics in accordance with the process specifications.   Keywords: laptop; multi attribute decision making; SAW; TOPSIS     Abstrak: Spesifikasi dan variasi harga yang beragam dari sebuah laptop membuat calon pembeli menjadi kebingungan dan ragu dalam memutuskan jenis atau tipe laptop mana yang akan dibeli. Teknologi informasi beserta dengan perkembangan teknologinya dapat menghasilkan suatu system untuk membantu memberikan alternative  keputusan untuk suatu permasalahan pengambilan keputusan. Pengembangan sistem yang dapat memilih laptop yang tepat dari beberapa alternatif  yang  ditawarkan merupakan tujuan dari penelitian ini. Ada 5 parameter yang digunakan dalam  menentukan prioritas alternatif  laptop, yaitu hard disk drive, RAM, prosesor, sistem operasi dan harga. Laptop yang ditawarkan sebagai alternatif juga sebanyak 5 jenis. Metode yang digunakan padaMulti Attribute Decision Making (MADM) adalah kombinasi dari 2 metode, yaitu metode SAW dan TOPSIS. Metode SAW digunakan untuk mengoptimalkan proses pembobotan parameter dan metode TOPSIS spesifik untuk menyelesaikan proses perangkingan alternatif. Metode hybrid ini dapat menghasilkan suatu proses MADM yang lebih tepat karena menggunakan dua metode yang masing-masing mempunyai karakteristik sesuai dengan proses yang dilakukannya.   Kata kunci: laptop; multi-attribute decision making; SAW; TOPSIS  

PENILAIAN RESIKO PADA SISTEM MONITORING KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR DI PERGURUAN TINGGI SWASTA

Melani, Yayuk Ike, Mahmud, Mahmud
Abstract: Abstract: The background of this research is that some of the risks of using technology that are classified as dangerous are often ignored by users of the monitoring system for learning activities at private universities… so that there are several obstacles such as not being able to open the system because the system is hacked by irresponsible parties, the computer network used is often disrupted so that hampers the operational process, and the level of computer security is still relatively weak. This study aims to measure the likelihood of threats and risk impacts on the teaching and learning activity monitoring system and to provide recommendations for risk control of security problems that could become a threat that causes losses to universities. The framework used as a tool to measure the level of threat and risk impact is to use the NIST Special Publication 800-30r-1 framework. The framework of the NIST Special Publication 800-30r-1 has nine phases in carrying out risk assessments, namely introduction of system characteristics, recognition of threats, recognition of vulnerabilities, analysis of handling systems, determining likelihood, determining impact, risk determination, recommending control and determination of results. There are six risk assessment systems for monitoring learning activities at private universities, two of which are high so they are classified as very dangerous and the rest are moderate. The results of this study are used as a reference in making risk control standard documents as a form of improving the quality of a private university.             Keywords: Monitoring System; NIST Spesial Publication 800-30r1; Risk Assessment.   Abstrak: Latarbelakang penelitian ini adalah resiko penggunaan teknologi yang tergolong berbahaya sering tidak dihiraukan oleh pengguna sistem monitoring kegiatan belajar pada perguruan tinggi swasta sehingga terjadi beberapa kendala seperti tidak bisa membuka sistem karena sistem diretas oleh pihak yang tidak bertanggung jawab, jaringan komputer yang digunakan sering terganggu sehingga menghambat proses operasional, serta tingkat keamanan komputer yang masih tergolong lemah. Penelitian ini mempunyai tujuan yaitu mengukur seberapa besar kemungkinan terjadi ancaman dan dampak resiko terhadap sistem monitoring kegiatan belajar mengajar serta memberikan rekomendasi pengendalian resiko dari permasalahan keamanan yang bisa menjadi suatu ancaman yang menimbulkan kerugian pada perguruan tinggi. Framework yang digunakan sebagai alat untuk mengukur tingkat ancaman dan dampak resiko adalah menggunakan kerangka kerja NIST Special Publication 800-30r-1. Kerangka kerja NIST Special Publication 800-30r-1 ini mempunyai sembilan fase dalam melakukan penilaian resiko yaitu pengenalan karakteristik sistem, pengenalan ancaman, pengenalan kerentanan, analisis penanganan sistem, menentukan kemungkinan terjadi (likelihood), menentukan dampak (impact), risk determination, merekomendasikan pengendalian dan penetapan hasil. Penilaian resiko sistem monitoring kegiatan belajar pada perguruan tinggi swasta ada enam resiko yang dua diantaranya termasuk tinggi sehingga digolongkan sangat berbahaya dan selebihnya termasuk sedang. Hasil dari penelitian ini digunakan sebagai acuan dalam pembuatan dokumen standar pengendalian resiko sebagai bentuk peningkatan mutu suatu perguruan tinggi swasta.   Kata kunci: NIST Spesial Publication 800-30r; Penilaian Resiko; Sistem Monitoring