Abstract:Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari nilai-nilai adab dalam proses belajar yang ditemukan dalam kitab Akhlāq lil Banīn karya Syaikh Umar Ahmad Baraja. Kitab ini adalah karya klasik yang banyak digunakan dalam…
an dalam pendidikan Islam, terutama dalam hal membangun karakter anak sejak kecil. Dengan menggunakan Studi literatur, artikel ini menganalisis lima sikap utama dalam belajar: sikap sebelum belajar, sikap terhadap guru, sikap terhadap buku dan alat belajar, sikap terhadap niat belajar, dan sikap terhadap teman. Bab-bab tertentu dalam kitab memberikan penjelasan tentang setiap adab, yang kemudian dikaitkan dengan hasil penelitian saat ini yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adab-adab tersebut memiliki korelasi yang signifikan terhadap pembentukan karakter siswa di pendidikan kontemporer. Penelitian ini membantu memperkaya literatur pendidikan Islam berbasis akhlak. Selain itu, penelitian ini memberikan saran praktis tentang bagaimana menerapkan nilai-nilai adab dalam kurikulum sekolah dasar.
Abstract:Pendidikan karakter adalah dasar utama dalam pengembangan perilaku anak sejak usia muda. Dalam pandangan Islam, orang tua memiliki peran vital sebagai pendidik pertama dan utama dalam menanamkan nilai-nilai etika dan spiritualitas.…
ritualitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran orang tua dalam pembentukan akhlak anak sesuai dengan nilai-nilai Islam, serta menemukan cara yang diterapkan dalam aktivitas sehari-hari. Metode yang diterapkan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif, melalui kajian literatur dan pengamatan perilaku keluarga Muslim. Temuan penelitian menunjukkan bahwa partisipasi orang tua dalam mendidik akhlak anak, seperti melalui teladan, pembiasaan beribadah, komunikasi Islami, dan nasihat yang rutin, memiliki dampak signifikan terhadap perkembangan karakter anak. Nilai-nilai Islam seperti kejujuran, tanggung jawab, kasih sayang, serta penghormatan kepada orang tua menjadi prinsip utama dalam proses pendidikan tersebut. Kesimpulannya, keterlibatan orang tua yang berlandaskan nilai-nilai Islam sangat mempengaruhi keberhasilan pendidikan moral anak di dalam keluarga.
Abstract:Studi ini mengkaji peran pendidikan akhlak dalam kehidupan keluarga, dilihat dari sudut pandang Islam dan budaya kontemporer, dengan perhatian khusus pada anak-anak di tingkat sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk…
k mengidentifikasi nilai-nilai etika Islam dalam keluarga dan menganalisis bagaimana perubahan budaya mempengaruhi pertumbuhan moral anak di rumah. Metode yang diterapkan merupakan analisis deskriptif kualitatif berdasarkan observasi pustaka dan observasi data pada praktik keluarga Muslim di kawasan perkotaan. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa nilai-nilai Islam, seperti penghormatan, kasih, dan tanggung jawab antara orang tua dengan anak, sangat krusial dalam pengembangan karakter anak. Namun, tren kebudayaan kontemporer—seperti akses media digital dan berkurangnya interaksi orang tua-anak—menjadikan tantangan yang signifikan. Studi ini menyoroti pentingnya kerjasama antara orang tua dan institusi pendidikan, khususnya di tingkat sekolah dasar, untuk menjaga nilai-nilai moral dalam keluarga. Pendidikan akhlak di dalam keluarga perlu dilakukan secara aktif dan berkelanjutan, dengan mengintegrasikan ajaran Islam dengan kondisi saat ini untuk membentuk dasar moral yang kokoh bagi anak.
Abstract:Undang-Undang Perkawinan (UUP) merupakan salah satu produk hukum pemerintah Indonesia yang mengikat secara hukum bagi seluruh warga negara. Akan tetapi, dalam praktiknya, banyak masyarakat yang mengabaikan kewenangannya…
dan menganggap kepatuhan terhadap UUP bukanlah sebagai kewajiban agama, melainkan sekadar kewajiban perdata. Persepsi ini menimbulkan masalah kepatuhan hukum, khususnya di kalangan umat Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menegaskan kembali bahwa kepatuhan terhadap UU Perkawinan memiliki akar yang kuat dalam ajaran Islam, khususnya dalam kerangka kepatuhan kepada ulil amri (penguasa), sebagaimana disebutkan dalam ayat Al-Qur'an Surat An-Nisa [4]:59 dan [4]:83. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan dengan pendekatan analisis isi, dengan fokus pada literatur primer dan sekunder yang terkait dengan hukum Islam dan peraturan-undangan nasional. Temuan penelitian menunjukkan bahwa UUP, sebagai hasil ijtihad pemerintah, merupakan suatu bentuk konteks kolektif (ijma') yang mengikat secara hukum dan agama. Oleh karena itu, kepatuhan terhadap UUP harus dilihat sebagai bagian dari kewajiban yang lebih luas yang diperintahkan oleh Allah SWT untuk menaati Allah, Rasul-Nya, dan para penguasa. Implikasi dari penelitian ini menggarisbawahi perlunya meningkatkan kesadaran bahwa hukum negara yang selaras dengan prinsip-prinsip Islam harus dilihat tidak hanya sebagai persyaratan administratif tetapi sebagai bagian dari pengabdian kepada agama.
Abstract:Fazlur Rahman is one of the modern Muslim thinkers who plays an important role in the reconstruction of Islamic thought, especially in responding to the challenges of modernity. He argues that Islam is not a static teaching,…
ing, but rather a dynamic value
system that must always develop in accordance with the changing times. One of Rahman's
main criticisms of the Islamic world is the tendency to understand the Qur'an and Sunnah
literally without considering their historical and social context. He offers a double movement
methodology, an approach that traces the original meaning of the text in its historical
context, then applies it to modern conditions. This approach allows Islam to remain
relevant without losing its essence. In addition to the interpretation methodology, Rahman
also contributed to the reform of Islamic education, the integration of science with religion,
and the reconstruction of Islamic law based on the principle of maqasid al-shariah. He
emphasized the importance of reopening the door of ijtihad so that Muslims do not get
caught up in taqlid, namely the attitude of accepting Islamic law dogmatically without
critical evaluation. Rahman also criticized Islamic fundamentalism which tends to reject
modernity absolutely, as well as radical secularism which seeks to eliminate the spiritual
aspect of human life. According to him, Muslims must be able to adopt the positive aspects
of modernity, such as the development of science and technology, without sacrificing
Islamic values. With a more rational and contextual approach, Rahman provides a
foundation for Islamic renewal that is not only based on tradition, but also open to the
development of the times. His thoughts offer solutions to various global challenges faced by Muslims, including in
legal, social, and economic aspects. Thus, modernity is not a threat to Islam, but rather
an opportunity to strengthen Islamic values in the lives of contemporary society.
Abstract:Konsep manajemen pengorganisasian dalam pendidikan Islam memiliki signifikansi fundamental dalam mengembangkan sistem pendidikan yang efektif dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi konsep manajemen pengorganisasian…
ngorganisasian pendidikan Islam melalui analisis komprehensif hadis-hadis Nabi Muhammad SAW. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode library research (penelitian kepustakaan) dan content analysis. Sumber data primer adalah kitab-kitab hadis standar seperti Sahih Bukhari, Sahih Muslim, Sunan Abu Dawud, dan kitab hadis mu'tabar lainnya. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penelusuran, klasifikasi, dan analisis hadis-hadis yang berkaitan dengan manajemen pengorganisasian pendidikan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa hadis-hadis Nabi Muhammad SAW mengandung prinsip-prinsip manajemen pengorganisasian yang komprehensif, meliputi aspek kepemimpinan, pembagian tugas, koordinasi, dan pengembangan sumber daya manusia. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa konsep manajemen dalam hadis menekankan profesionalisme, transparansi, musyawarah, dan pengembangan potensi individual dalam kerangka organisasi pendidikan Islam.Kontribusi penelitian ini memberikan perspektif baru dalam memahami konsep manajemen pendidikan Islam berdasarkan sumber normatif hadis, sekaligus menawarkan model pengorganisasian yang berbasis pada nilai-nilai profetik. Penelitian ini diharapkan dapat memperkaya khazanah keilmuan manajemen pendidikan Islam dan memberikan landasan konseptual bagi praktisi pendidikan dalam mengembangkan sistem manajemen yang efektif dan berkarakter.
Abstract:Terapi Al-Quran telah diakui secara luas sebagai metode komplementer dalam pengobatan Islam yang memberikan manfaat psikologis dan fisiologis. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan tinjauan literatur yang komprehensif…
f mengenai peran terapi Al-Quran dalam praktik medis modern, dengan menyoroti efektivitas, tantangan, serta potensi integrasinya ke dalam sistem kesehatan konvensional. Dengan pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian ini menganalisis artikel jurnal yang telah ditelaah sejawat serta prosiding konferensi dari database seperti Scopus dan Google Scholar. Temuan menunjukkan bahwa terapi Al-Quran berperan penting dalam mengurangi stres, meningkatkan kesejahteraan emosional, serta berfungsi sebagai pendekatan penyembuhan spiritual. Namun, meskipun memiliki manfaat yang menjanjikan, tantangan masih ada dalam hal validasi ilmiah dan penerimaannya di komunitas medis. Banyak profesional kesehatan mempertanyakan dasar empiris terapi ini karena kurangnya uji klinis yang terstandarisasi. Selain itu, terdapat kekhawatiran mengenai penggunaannya sebagai metode utama dibandingkan sebagai terapi pelengkap. Penelitian ini menekankan pentingnya kolaborasi interdisipliner antara ilmuwan medis dan ulama guna menjembatani kesenjangan antara praktik penyembuhan berbasis keimanan dan berbasis bukti. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengeksplorasi aplikasinya dalam berbagai kondisi medis dan psikologis guna memastikan integrasinya ke dalam pendekatan kesehatan holistik.
Abstract:Pengobatan Islam memiliki dasar yang kuat dalam hadis Nabi Muhammad ﷺ, yang mencakup berbagai metode penyembuhan seperti ruqyah syar'iyyah, hijamah (bekam), gurah sunnah, konsumsi madu, habbatussauda, air zamzam, dan kurma.…
urma. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas metode pengobatan Islam berdasarkan hadis dalam konteks kesehatan modern. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan menganalisis sumber-sumber hadis yang relevan dan membandingkannya dengan penelitian medis kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa banyak metode pengobatan Islam memiliki dasar ilmiah yang kuat. Bekam terbukti meningkatkan sirkulasi darah dan mengurangi peradangan, madu memiliki sifat antibakteri yang mendukung penyembuhan luka, serta habbatussauda menunjukkan efek anti-inflamasi dan imunomodulator. Selain itu, gurah sunnah dikombinasikan dengan habbatussauda dapat membantu membersihkan saluran pernapasan, terutama dalam kasus sinusitis dan rinitis alergi. Meskipun demikian, tantangan utama dalam integrasi metode ini ke dalam praktik medis modern adalah kurangnya penelitian berbasis bukti klinis yang lebih luas. Oleh karena itu, diperlukan penelitian lebih lanjut untuk validasi ilmiah dan integrasi metode pengobatan Islam ke dalam pendekatan kesehatan yang lebih holistik. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya kolaborasi antara akademisi, praktisi kesehatan, dan ulama dalam mengembangkan standar medis berbasis sunnah yang dapat diterima secara ilmiah.
Abstract:Strategi dan kebijakan manajemen dalam mengoptimalkan penggunaan media sosial bagi remaja, dengan fokus pada penciptaan lingkungan digital yang aman dan produktif. penulisan ini didorong oleh meningkatnya penggunaan media…
a sosial di kalangan remaja dan tantangan yang muncul, seperti cyberbullying, kecanduan digital, serta penyebaran informasi yang salah. Penulisan ini bertujuan untuk merumuskan strategi yang efektif dan kebijakan yang mendukung penggunaan media sosial secara positif. Metodologi yang digunakan dalam penulisan ini adalah metode studi kepustakaan, yang melibatkan studi literature, seperti buku, jurnal, dan teori-teori terkait dengan permasalahan yang dibahas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen yang efektif perlu melibatkan perencanaan konten yang relevan, pemahaman mendalam tentang audiens remaja, serta pengawasan terhadap dampak penggunaan media sosial. Selain itu, kebijakan yang diusulkan bertujuan untuk memberdayakan remaja dalam mengekspresikan diri secara positif sambil mengedukasi mereka tentang tanggung jawab digital. penerapan metode library research memberikan kebebasan kepada remaja untuk mengekspresikan diri sambil mengedukasi mereka tentang tanggung jawab dalam berinteraksi di dunia maya. Strategi dan kebijakan yang dirumuskan tidak hanya bertujuan untuk meminimalkan risiko, tetapi juga untuk memberdayakan remaja agar dapat memanfaatkan media sosial sebagai alat untuk pengembangan diri dan komunikasi positif.
Abstract:Penelitian ini menyoroti krisis integritas kepemimpinan yang melanda Indonesia dan gereja, yang kerap dipengaruhi oleh adopsi model kepemimpinan sekuler yang pragmatis serta mengabaikan spiritualitas Alkitabiah. Walaupun…
keteladanan Yesus menjadi acuan utama, kajian teologis khusus tentang integritas spiritual kepemimpinan-Nya dalam Injil Matius masih terbatas. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan dan menganalisis integritas spiritual Yesus dalam Injil Matius serta menggali implikasinya bagi kepemimpinan Kristen di Indonesia, khususnya bagi guru Pendidikan Agama Kristen dan pemimpin gereja. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan studi literatur serta eksegesis historis-gramatikal dan teologis terhadap Injil Matius. Hasil penelitian mendefinisikan integritas secara holistik sebagai kesatuan identitas diri, keaslian hidup, keberanian moral, kedekatan dengan Allah, dan kompetensi praktis. Integritas ini berakar pada relasi dengan Allah dan menuntut keselarasan antara perkataan, tindakan, serta kehendak-Nya. Kepemimpinan Kristen dipahami bukan sekadar kapasitas manusiawi atau posisi, melainkan panggilan ilahi yang menuntut visi rohani, integritas, dan pelayanan kasih. Empat kualifikasi integritas kepemimpinan Yesus yang ditemukan adalah: (1) Kepemimpinan melalui kehidupan doa yang tekun sebagai dasar ketergantungan total pada Allah dan ketaatan kepada kehendak-Nya; (2) Kepemimpinan sesuai tuntunan Roh Kudus sebagai sumber wibawa dan kuasa yang bersumber dari pengurapan ilahi; (3) kepemimpinan berdasarkan kebenaran firman Tuhan sebagai otoritas tertinggi, sumber kebenaran, inspirasi, hikmat, dan pendoman kehidpan; dan (4) kepemimpinan berkarakter ilahi yang nyata melalui kasih agape, kerendahan hati, belas kasihan, kejujuran, ketulusan, serta penolakan terhadap kemunafikan. Kesimpulannya, integritas kerohanian merupakan pilar fundamental yang menyatukan kedalaman spiritualitas dengan kredibilitas praktis, sekaligus memberikan kerangka teologis yang kokoh untuk membangun kepemimpinan Kristen yang otentik dan transformatif di tengah krisis integritas.