Search Articles & Publications

Showing 1635 articles found for "Kualitatif"

MENAFSIRKAN AL-QUR'AN DALAM KONTEKS RITUAL SLAMETAN BULAN SURO DI YOGYAKARTA: SEBUAH EKSPLORASI ETNOGRAFI INTEGRASI ISLAM-JAWA

Samsul Ariyadi
Abstract: Penelitian ini mengkaji pendekatan interpretatif terhadap ayat-ayat Al-Qur'an terpilih yang dianggap relevan dengan ritual Slametan selama bulan Suro di Yogyakarta. Dengan menggunakan metode etnografi kualitatif dengan pendekatan… endekatan deskripsi mendalam (Geertz), penelitian ini mengeksplorasi bagaimana peserta ritual, pemimpin masyarakat, dan tokoh agama menegosiasikan dan mengubah makna ritual dalam matriks budaya Islam-Jawa. Data dikumpulkan selama studi lapangan tiga bulan pada tahun 2023 dari lima belas informan kunci yang dikenal karena peran mereka sebagai pemelihara masyarakat dan ulama. Berdasarkan tinjauan ekstensif literatur internasional kontemporer (n≥25), penelitian ini menunjukkan proses akulturasi dan reinterpretasi simbolik yang sedang berlangsung yang menjembatani kepercayaan tradisional Jawa dengan ajaran Islam. Temuan tersebut menyoroti fungsi ganda ritual untuk menjaga ikatan komunal dan membentuk identitas agama dalam konteks budaya-hibrida yang terus berkembang. Makalah ini diakhiri dengan menawarkan perspektif baru untuk mengintegrasikan elemen budaya dalam strategi proselitisasi agama dan dakwah kultural.  

ANALISIS NASKAH AL-QUR'AN BERAKSARA JAWA: PERSPEKTIF PALEOGRAFI DAN SEJARAH KESULTANAN ZAMAN MATARAM

Samsul Ariyadi
Abstract: Penelitian ini menyelidiki naskah-naskah Al-Qur'an yang ditulis dalam aksara Jawa tradisional dari era Kesultanan Mataram, dengan fokus khusus pada naskah-naskah dari pesantren-pesantren lama di Jawa Tengah. Dengan menggunakan… unakan pendekatan analisis isi kualitatif dalam kerangka paleografi Arab-Jawa, penelitian ini meneliti aspek-aspek historis, material, dan gaya naskah-naskah ini. Temuan-temuan mengungkapkan ciri-ciri khas mengenai penggunaan dan variasi harakat (tanda diakritik) dan tanda baca, integrasi kreatif elemen-elemen dekoratif lokal, dan interaksi dinamis antara tradisi Islam dan Jawa dalam produksi naskah. Penelitian ini memberikan wawasan baru tentang proses akulturasi Islam di Jawa dan menetapkan kategorisasi tipologis berdasarkan fase-fase kronologis. Katalogisasi digital yang komprehensif dan analisis naskah-naskah terpilih mendukung kesimpulan-kesimpulan ini, yang menawarkan kontribusi orisinal untuk studi tradisi naskah Al-Qur'an di Asia Tenggara  

KONTRIBUSI ORANG TUA DALAM PENDIDIKAN AKHLAK ANAK BERDASARKAN NILAI-NILAI ISLAM

Hadzami, Muhammad Yusuf, Siti Masyithoh
Abstract: Pendidikan karakter adalah dasar utama dalam pengembangan perilaku anak sejak usia muda. Dalam pandangan Islam, orang tua memiliki peran vital sebagai pendidik pertama dan utama dalam menanamkan nilai-nilai etika dan spiritualitas.… ritualitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran orang tua dalam pembentukan akhlak anak sesuai dengan nilai-nilai Islam, serta menemukan cara yang diterapkan dalam aktivitas sehari-hari. Metode yang diterapkan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif, melalui kajian literatur dan pengamatan perilaku keluarga Muslim. Temuan penelitian menunjukkan bahwa partisipasi orang tua dalam mendidik akhlak anak, seperti melalui teladan, pembiasaan beribadah, komunikasi Islami, dan nasihat yang rutin, memiliki dampak signifikan terhadap perkembangan karakter anak. Nilai-nilai Islam seperti kejujuran, tanggung jawab, kasih sayang, serta penghormatan kepada orang tua menjadi prinsip utama dalam proses pendidikan tersebut. Kesimpulannya, keterlibatan orang tua yang berlandaskan nilai-nilai Islam sangat mempengaruhi keberhasilan pendidikan moral anak di dalam keluarga.  

PENDIDIKAN AKHLAK DALAM KEHIDUPAN RUMAH TANGGA: KAJIAN NILAI ISLAM DAN TANTANGAN BUDAYA MODERN BAGI ANAK USIA DASAR

Baidowi, Muhammad Farhan, Masyithoh, Siti
Abstract: Studi ini mengkaji peran pendidikan akhlak dalam kehidupan keluarga, dilihat dari sudut pandang Islam dan budaya kontemporer, dengan perhatian khusus pada anak-anak di tingkat sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk… k mengidentifikasi nilai-nilai etika Islam dalam keluarga dan menganalisis bagaimana perubahan budaya mempengaruhi pertumbuhan moral anak di rumah. Metode yang diterapkan merupakan analisis deskriptif kualitatif berdasarkan observasi pustaka dan observasi data pada praktik keluarga Muslim di kawasan perkotaan. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa nilai-nilai Islam, seperti penghormatan, kasih, dan tanggung jawab antara orang tua dengan anak, sangat krusial dalam pengembangan karakter anak. Namun, tren kebudayaan kontemporer—seperti akses media digital dan berkurangnya interaksi orang tua-anak—menjadikan tantangan yang signifikan. Studi ini menyoroti pentingnya kerjasama antara orang tua dan institusi pendidikan, khususnya di tingkat sekolah dasar, untuk menjaga nilai-nilai moral dalam keluarga. Pendidikan akhlak di dalam keluarga perlu dilakukan secara aktif dan berkelanjutan, dengan mengintegrasikan ajaran Islam dengan kondisi saat ini untuk membentuk dasar moral yang kokoh bagi anak.   

EPISTEMOLOGI USHUL FIKIH ANTARA TRADISI FUQAHA DAN PEMIKIRAN ORIENTALIS: TELAAH HISTORIS-FILOSOFIS ATAS EKSISTENSI USHUL FIKIH

Hidayat, Rahmat, Nawir Yuslem, Nisphul Khairi
Abstract: Ilmu ushul fikih memiliki posisi sentral dalam konstruksi hukum Islam sebagai fondasi metodologis dalam proses istinbath al-ahkam dari Alqur’an dan Sunnah. Dalam khazanah keilmuan Islam, ushul fikih diyakini telah berkembang… embang sejak masa Rasulullah dan para sahabat, meskipun belum dibukukan secara sistematis. Namun, sebagian orientalis seperti Joseph Schacht dan Patricia Crone meragukan asal-usul normatif ushul fikih dan menilai bahwa ia merupakan produk konstruksi sosial-politik abad ke-2 H, bukan warisan langsung Nabi. Tulisan ini bertujuan mengkaji diskursus antara pandangan orientalis dan ulama Muslim tentang asal-usul dan perkembangan ushul fikih secara historis dan epistemologis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif dengan metode studi pustaka. Data dikumpulkan dari literatur primer dan sekunder, baik dari tokoh orientalis seperti Schacht, Crone, dan Hallaq, maupun ulama Muslim seperti al-Syafi’i, al-Ghazali, Wahbah al-Zuhaili, dan Mustafa al-Azami. Analisis dilakukan secara kritis dan komparatif untuk mengidentifikasi perbedaan pendekatan epistemologis serta kontribusinya terhadap pemahaman kontemporer ushul fikih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ushul fikih merupakan sintesis antara wahyu, realitas sosial, dan refleksi intelektual umat Islam, bukan sekadar produk rekayasa historis. Meskipun kritik orientalis membuka ruang diskursus baru, banyak argumen mereka bersifat reduksionistik dan mengabaikan aspek internal tradisi keilmuan Islam seperti sistem sanad dan otoritas kolektif ulama. Oleh karena itu, pemahaman integratif yang menggabungkan pendekatan historis dan nilai-nilai normatif Islam diperlukan untuk memperkuat metodologi ushul fikih dalam konteks kekinian.  

DIAM SEBAGAI TERAPI EMOSI DAN IMUNITAS: INTEGRASI PERSPEKTIF SAINS DAN AJARAN ISLAM

Isdianto, Andik, Al Indunissy, Nuruddin, Fitrianti, Novariza
Abstract:   Artikel ini menyoroti potensi diam yang disadari (mindful silence) sebagai terapi psikologis dan spiritual (psikospiritual) melalui integrasi perspektif Islam dan psikologi modern. Permasalahan yang dibahas adalah kurangnya… urangnya kesadaran akan manfaat diam sadar dalam mendukung kesehatan mental dan spiritual. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka (kajian literatur) dengan analisis kualitatif-tematik. Hasil kajian menunjukkan bahwa praktik diam sadar dapat menurunkan stres, meningkatkan fungsi sistem imun, dan menstabilkan emosi melalui mekanisme neuroimunologi. Dalam perspektif Islam, diam bernilai spiritual melalui praktik seperti dzikir dan tafakur yang merupakan bagian dari spiritualitas Islam. Pembahasan menggarisbawahi perbedaan antara diam konstruktif (berbasis kesadaran dan spiritualitas) dengan diam represif akibat tekanan atau ketakutan. Diam konstruktif bermanfaat bagi kesehatan psikologis dan fisiologis, sedangkan diam represif meningkatkan risiko gangguan psikosomatik. Ajaran Islam juga menekankan pentingnya pengendalian diri dalam berbicara sebagai bentuk ibadah, bukan represi emosional. Kesimpulannya, diam sadar merupakan praktik holistik yang mengintegrasikan kedalaman spiritual Islam dengan temuan psikologi modern untuk mendukung kesejahteraan mental dan fisik. Implikasi praktisnya adalah perlunya dukungan sosial yang empatik dan peningkatan literasi emosi dalam komunitas Muslim untuk memfasilitasi ruang diam reflektif yang menyembuhkan.

PENTINGNYA PENDIDIKAN AKHLAK BAGI ANAK-ANAK MENURUT KITAB AKHLAK LIL BANIN DAN RELEVANSINYA DI MASA KINI

Syakira Nailal Murtafi’ah, Masyithoh, Siti
Abstract: Dengan menganalisis Kitab Akhlak Lil Banin karya Syekh Umar bin Ahmad Baraja, penelitian ini membahas betapa pentingnya pendidikan moral bagi anak-anak. Tujuan penelitian ini adalah untuk menemukan nilai-nilai akhlak yang… g terkandung di dalamnya, dan mengevaluasi bagaimana relevansinya dengan tantangan pendidikan Islam saat ini. Data diperoleh dari teks kitab dan didukung oleh literatur ilmiah lainnya. Studi pustaka digunakan sebagai metode dalam penelitian ini, dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil menunjukkan bahwa kitab itu mengajarkan nilai-nilai moral seperti tanggung jawab, kejujuran, dan penghormatan terhadap orang tua, guru, dan Masyarakat. Nilai-nilai ini disampaikan melalui cerita pendek yang mudah dipahami anak-anak. Kesimpulannya, Kitab ini masih sangat relevan untuk digunakan sebagai pedoman dalam mendidik karakter anak di zaman sekarang. Kitab-kitab ini dapat membantu pembentukan moral anak sejak usia dini, terutama dalam menghadapi dampak negatif dari media digital dan lingkungan. Menurut penelitian ini, isi kitab dapat digunakan dalam pembelajaran keluarga dan sekolah dengan cara yang menyenangkan dan komunikatif.  

DOSA DAN KESEHATAN MENTAL: PERAN TAUBAT DAN DZIKIR DALAM TERAPI PSIKOSPIRITUAL ISLAM

Isdianto, Andik, Al Indunissy, Nuruddin, Fitrianti, Novariza
Abstract: Artikel ini membahas hubungan antara dosa dan kesehatan mental dalam perspektif Islam, serta bagaimana taubat dan dzikir berperan sebagai mekanisme penyembuhan psikospiritual. Permasalahan utama yang dikaji adalah bagaimana… ana perbuatan dosa dapat memicu gangguan mental seperti kecemasan, stres, hingga depresi, serta bagaimana Islam menawarkan solusi terapeutik yang komprehensif melalui pendekatan spiritual. Metode yang digunakan adalah studi literatur kualitatif dengan analisis tematik terhadap ayat Al-Qur'an, hadis, dan hasil riset kontemporer. Hasil kajian menunjukkan bahwa ibadah seperti shalat, dzikir, dan tilawah Al-Qur’an berdampak positif secara psikologis maupun fisiologis, seperti menurunnya hormon stres (kortisol) dan meningkatnya ketenangan jiwa. Temuan ini mendukung integrasi pendekatan psikospiritual berbasis Islam dalam konseling dan dakwah sebagai bentuk respons terhadap krisis kesehatan mental di masyarakat Muslim. Kesimpulannya, dosa tidak hanya berdampak pada aspek spiritual, tetapi juga mental, sehingga diperlukan terapi yang menggabungkan introspeksi keimanan dan dukungan psikologis. Kajian ini merekomendasikan pelatihan dai dan konselor berbasis psikospiritual, serta literasi publik tentang penyembuhan Qur’ani untuk mendukung kesehatan mental umat

PRO DAN KONTRA FENOMENA FILEM BID’AH DI MASYARAKAT INDONESIA DENGAN MENGGUNAKAAN METODE FILSAFAT ILMU

Ajharul Wirdi, RUSDIYANTO, Ahmad Alan Ardiyansayah, Ramzy Ramadhan, Andi Rosa
Abstract: Fenomena film bertema bidaah telah memicu beragam reaksi dalam masyarakat Indonesia, mulai dari dukungan yang kuat hingga pertentangan yang tajam. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji dinamika perspektif pro dan kontra tersebut… ersebut melalui kacamata filsafat ilmu, dengan menganalisis bagaimana konstruksi pengetahuan, nilai, dan interpretasi agama membentuk persepsi publik terhadap film bertema bidaah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang berlandaskan pada filsafat ilmu, khususnya fokus pada aspek epistemologis, aksiologis, dan ontologis dari isu-isu tersebut. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa perbedaan latar belakang pendidikan, pemahaman agama, dan kecenderungan ideologi merupakan faktor kunci yang mempengaruhi spektrum respon masyarakat. Lebih jauh lagi, film sebagai media komunikasi massa memainkan peran penting dalam memperluas atau memicu kekhawatiran tentang otoritas agama dan batas-batas penafsiran. Penelitian ini menawarkan wawasan filosofis tentang interaksi antara pengetahuan dan media dalam konteks budaya dan agama, dan mengundang refleksi kritis dari penonton dan pembuat film.

DAMPAK PSIKOSPIRITUAL PUASA RAMADAN TERHADAP STRES, KECEMASAN, DAN KETAHANAN MENTAL

Isdianto, Andik, Al Indunissy, Nuruddin, Fitrianti, Novariza
Abstract: Puasa Ramadan tidak hanya merupakan kewajiban ibadah dalam Islam, tetapi juga menunjukkan dampak yang signifikan terhadap kesehatan mental melalui pendekatan biologis, psikologis, dan spiritual. Artikel ini bertujuan menelaah… elaah secara sistematis literatur ilmiah terkini mengenai pengaruh puasa Ramadan terhadap stres, kecemasan, suasana hati, dan kesejahteraan psikologis. Metode yang digunakan adalah kajian literatur tematik-naratif dengan pendekatan kualitatif terhadap artikel ilmiah dari tahun 2015–2025 yang diakses melalui Scopus, PubMed, Google Scholar, dan sumber keislaman. Hasil kajian menunjukkan bahwa puasa Ramadan selama 29–30 hari mendorong adaptasi psikofisiologis, seperti penurunan kadar hormon kortisol, stabilisasi serotonin dan dopamin, serta peningkatan kualitas tidur dan regulasi emosi. Spiritualitas Islam yang terwujud melalui ibadah seperti tarawih, tadarus, dan zikir meningkatkan kesadaran diri dan ketahanan mental. Selain itu, interaksi sosial saat buka puasa bersama dan aktivitas amal memberikan dampak positif terhadap kesehatan jiwa dan rasa keterhubungan sosial. Meskipun demikian, respons terhadap puasa dapat bervariasi, terutama pada individu dengan gangguan mental berat. Oleh karena itu, dukungan komunitas dan pendekatan klinis berbasis nilai Islam menjadi penting. Temuan ini menegaskan bahwa puasa Ramadan dapat menjadi pendekatan psikospiritual yang efektif untuk meningkatkan kesehatan mental umat Muslim.