Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menilai tingkat efektivitas penyelenggaraan pendidikan di Kabupaten Maros berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Maros Nomor 14 Tahun 2016 tentang Sistem Penyelenggaraan Pendidikan. Penelitian…
ian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui observasi dan eksplorasi terhadap implementasi Peraturan Daerah Kabupaten Maros Nomor 14 Tahun 2016 tentang Sistem Penyelenggaraan Pendidikan. Pengumpulan data dilakukan melalui penelusuran dan penelaahan terhadap substansi materi Peraturan Daerah, peraturan pelaksanaan, serta penelusuran dan penelaahan terhadap data statistik tarkait indikator penyelenggaraan pendidikan di Kabupaten Maros. Hasil pengumpulan data dianalisis secara normatif kemudian disajikan secara sistematis untuk mendeskripsikan tingkat efektivitas penyelenggaraan pendidikan di Kabupaten Maros berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Maros Nomor 14 Tahun 2016 tentang Sistem Penyelenggaraan Pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Peraturan Daerah Kabupaten Maros Nomor 14 Tahun 2016 tentang Sistem Penyelenggaraan Pendidikan, belum efektif. Hal tersebut disebabkan adanya 16 dari 18 pendelegasikan tindak lanjut Peraturan Daerah Kabupaten Maros Nomor 14 Tahun 2016 tentang Sistem Penyelenggaraan Pendidikan baik berupa Peraturan Bupati maupun Keputusan Bupati yang belum dilaksanakan serta adanya ketentuan dalam Peraturan Daerah Kabupaten Maros Nomor 14 Tahun 2016 tentang Sistem Penyelenggaraan Pendidikan yang tidak sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi. Selain itu terdapat 10 dari 22 indikator penyelenggaraan urusan pemerintahan bidang pendidikan yang belum mencapai target RPJMD berdasarkan perhitungan persentase capaian akumulatif tahun 2021 sampai dengan 2023.
Abstract:Salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas keagamaan di masyarakat adalah pembinaan kerohanian. Pengajian umum, yang memiliki peran penting dalam memperkuat nilai-nilai agama, adalah salah satu bentuk pembinaan yang paling…
ling sering dilakukan di masyarakat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi bagaimana pengajian umum berdampak pada kualitas keagamaan di Desa Kebontunggul Gondang, Mojokerto Jawa Timur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif untuk mengumpulkan data tentang pengajian umum di Desa Kebontunggul Gondang. Penelitian ini mengumpulkan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi tentang bagaimana pengajian umum dilakukan di desa tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengajian umum telah meningkatkan pemahaman agama masyarakat, memperkuat hubungan sosial, dan meningkatkan ketakwaan masyarakat. Akibatnya, pengajian umum menjadi alat penting untuk meningkatkan kerohanian dan kualitas keagamaan masyarakat.
Abstract:Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Peran Kepemimpinan Visioner Kepala Sekolah dalam Mewujudkan Guru Bermutu untuk Mendukung Visi Indonesia Maju dan implementasinya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif…
dengan teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Peran Kepemimpinan Visioner Kepala Sekolah di SDN Semangat Dalam 3, yaitu: a) berusaha memahami dan mendengarkan kebutuhan dan keinginan warga sekolah, b) memberikan dukungan unutuk meningkatkan mutu guru dengan pendidikan, pelatihan dan pengembangan kemampuan, c) jika ada guru yang kesulitan maka kepala sekolah tidak segan untuk memberikan arahan, mentoring dan evaluasi yang disesuaikan dengan kemampuan guru dan d) kepala sekolah berusaha menciptakan suasana kebersamaan yang nyaman dan mendukung. Sedangkan, implementasi Kepemimpinan Visioner Kepala Sekolah di SDN Semangat Dalam 3, yaitu dengan: a) berpedoman dengan tujuan, visi dan misi yang ditetapkan, b) berusaha mendengarkan, mengakomodasi dan mengkomunikasi sesuai kebutuhan guru, dan c) kepala sekolah mendorong dalam peningkatan pendidikan, pelatihan dan kegiatan pertemuan dengan berkalaborasi.
Abstract:Penelitian ini mengkaji efektivitas metode pembelajaran bahasa isyarat di pesantren difabel, dengan fokus pada peningkatan kemampuan Baca Tulis Al-Quran (BTQ) bagi santri tunarungu. Studi dilakukan di Pondok Pesantren Tahfiz…
hfiz Difabel KH. Ahmad Lutfi Fathullah BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta menggunakan metode kualitatif deskriptif dan observasi lapangan. Sumber data utama adalah wawancara dengan praktisi pembelajaran difabel tunarungu dan literatur terkait. Pembelajaran BTQ dengan metode bahasa isyarat huruf hijaiyah memerlukan pendekatan terstruktur dan komprehensif, termasuk pelatihan guru, RPP, dan media pembelajaran visual. Pelaksanaan mencakup sesi rutin dan prinsip interaksi langsung, visualisasi, dan keperagaan. Evaluasi dilakukan melalui Ujian Harian (UH), Penilaian Akhir Semester (PAS), dan observasi langsung. Faktor pendukung meliputi media pembelajaran visual interaktif dan pelatihan guru, sementara faktor penghambat termasuk keterbatasan media pembelajaran, latar belakang pendidikan guru, dan variasi tingkat ketunaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan perencanaan matang dan dukungan berkelanjutan, metode ini dapat meningkatkan kemampuan BTQ santriwati tunarungu secara signifikan.
Abstract:Laporan internal memuat catatan dan atau rekaman kegiatan yang telah diselesaikan atau dikerjakan oleh pihak manajemen rumah sakit. Pelayanan kesehatan yang baik dan bermutu kepada masyarakat, rumah sakit memerlukan dukungan…
ngan input yang bermutu juga sehingga akan menghasilkan output yang berkualitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi gambaran penerapan SIMRS pada bagian pelaporan internal dengan menggunakan pendekatan model 5M di Rumah Sakit X. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif, dengan menggunakan unsur man, money, material, machine, methode melalui analisis kualitatif dengan menggunakan metode observasi dan wawancara. Hasil penelitian ini untuk unsur man sudah sesuai, untuk unsur money sudah terdapat anggaran operasional tetapi belum terlaksana untuk anggaran pelatihan, untuk unsur materials ketersediaan bahan-bahan sudah cukup memadai, unsur machine sudah terdapat mesin pendukung dalam pengelolaan, dan untuk unsur methode terdapat SOP untuk kegiatan pelaporan, tetapi belum terdapat SOP khusus untuk kegiatan pelaporan internal.
Kata kunci: 5M, Pelaporan, Pelaporan internal, SIMRS
Abstract:Kurikulum memiliki peran yang sangat penting dalam sistem pendidikan karena berfungsi sebagai pedoman utama dalam merancang, melaksanakan, dan mengevaluasi proses pembelajaran. Secara umum, kurikulum tidak hanya berisi mata…
ata pelajaran yang harus dipelajari, tetapi juga mencakup tujuan pendidikan, metode pengajaran, serta cara-cara penilaian yang digunakan untuk mengukur pencapaian peserta didik. Tujuan penelitian adalah (1) untuk menganalisis konsep anak usia Dini (AUD), (2) untuk menganalisis kurikulum Pendidikan Agama Islam pada anak usia dini, (3) untuk menganalisis implementasi kurikulum PAI pada anak usia dini di Kelompok Bermain (KB) dan TK khususnya di TK Islam Ar Rehan Pekanbaru. Metode penelitian adalah Kualitatif Deskriptif, Data penelitian ini adalah data kualitatif berupa kata-kata atau kalimat hasil wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data hasil wawancara diperoleh dari narasumber yang telah ditetapkan. Hasil penelitian adalah bahwa Kurikulum TK islam Ar-Rehan disusun dengan mengusung nilai-nilai islami sebagai dasar untuk pengembangan karakter peserta didik dan Metode pembelajaran PAI dilakukan dengan pembiasaan bernyanyi, bercerita, bermain dan sebagainya yang bersifat,interaktif, inovatif, dan menyenangkan. Setiap metode tersebut tentunya disesuaikan dengan perkembangan anak didik.
Abstract:Latar Belakang : Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan bahwa angka kejadian arthritis gout adalah sekitar 1% sampai 4% pada populasi umum. Di beberapa negara, prevalensinya dapat meningkat hingga 10% pada pria dan…
6% pada wanita berusia di atas 80 tahun. Insiden gout tahunan adalah 2,68 per 1000 orang. Asam urat adalah suatu penyakit yang penyababnya dikarenakan tidak normalnya metabolisme purin (hiperurisemia). Gejala khas penyakit asam urat adalah nyeri sendi yang menyebabkan peradangan pada sendi. Tanaman salam merupakan tanaman obat yang bekerja mengatasi hiperurisemia untuk menurunkan kadar asam urat. Kandungan pada daun salam antara lain tanin, alkaloid, flavonoid, dan minyak atsiri. Tujuan : Menggambarkan pemberian rebusan daun salam untuk menurunkan asam urat pada lansia dengan gout arthritis. Metode : Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil : Setelah 7 hari pertemuan, kadar asam urat pasien menurun dari 8,8 mg/dl menjadi 8,6 mg/dl. Kesimpulan : Pemberian rebusan daun salam dapat menurunkan asam urat pada lansia dengan gout arthritis.
Kata kunci: Daun Salam; Gout Arthritis; Lansia
Abstract:Kekayaan kultural Melayu menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan. Hal itu terlihat dari jumlah wisatawan yang datang di Kabupaten Siak selalu bertambah. Interaksi antar pelaku pariwisata merupakan modal utama dalam…
alam pengembangan pariwisataberbasis budaya melayu Pada dasarnya konsep wisata berbudaya melayu merupakan mengintegrasikannilai keislaman kedalam seluruh aspek kegiatan wisata.Tidak dapat dipungkiribahwa budaya melayu menjadi budaya yang begitu erat disandangkandengan agama Islam. Pariwisata berbudaya melayu diwujudkandalam berbagai sektor,seperti busana melayu, permainan rakyat,rumah makan, transportasi, dll. Perlunya pemahaman kembali mengenai kebudayaan Melayu Riau di Kota Pekanbaru dengan tersedianya ruang sebagai media bagi Masyarakat untuk memahami nilai-nilai kebudayaan agar tetap bertahan dengan identitas lokal secara universal yang dapat dirasakan dengan cakupan yang lebih luas Kajian mengenai kearifan lokal dan pariwisata bukanlah hal baru yang belum pernah diteliti sebelumnya. Kearifan lokal merupakan warisan budaya secara turun temurun, namun saat ini mulai pudar akibat tergerus arus budaya globalisasi. Maka peran dari masyarakat dan pemerintah juga perlu dalam mempertahankan warisan budaya baik yang berbentuk maupun sacara tidak berbentuk misalnya sifat dari masyarakat itu, prinsip masyarakat, maupun sikap orang tersebut. pengetahuan etnik Melayu mencakup beberapa aspek penting yaitu Identiti Budaya, Keberagaman, Hubungan Sosial, Pengetahuan Alam dan adaptasi dan perubahan. Studi ini menerapkan metode penelitian kualitatif, dengan memanfaatkan analisis dari sumber-sumber tulisan (studi literatur). Penelitian kualitatif yaitu suatu pendekatan yang mengambil keputusan dengan menggunakan model deskriptif. Metode ini menjelaskan hasil pengamatan terhadap data penelitian yang berbentuk ucapan atau pandangan dari individu yang telah mencermati objek yang diteliti, serta memaparkan fenomena budaya dan sosial. Capaian dari penelitian dengan metode yang digunakan adalah dapat memahami serta menjelaskan fenomena-fenomena yang telah diteliti secara menyeluruh dan detail berdasarkan fakta-fakta yang ada.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses transformasi budaya organisasi melalui sinergi antara pengembangan sumber daya manusia (SDM) dan implementasi sistem manajemen kinerja berbasis kompetensi. Metode penelitian…
tian menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus pada sebuah perusahaan multinasional di Indonesia. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi program pengembangan SDM dengan sistem manajemen kinerja berbasis kompetensi berperan signifikan dalam mentransformasi budaya organisasi menjadi lebih adaptif dan berorientasi pada kinerja. Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya pendekatan holistik dalam transformasi budaya organisasi dengan memadukan aspek pengembangan SDM dan sistem manajemen kinerja.
Abstract:Latar belakang: Ulkus diabetikum merupakan salah satu komplikasi diabetes melitus. Setiap tahun penderita ulkus diabetikum mencapai 2% dan 5-7.5 % lainnya mengalami neuropati perifer. Kondisi ini perlu diperhatikan untuk…
mengurangi terjadinya kejadian amputasi. Salah satu penatalaksanaan yang efektif yaitu dengan perawatan luka menggunakan metode moist wound healing (Metcovazine Reguler). Tujuan: Untuk mengetahui gambaran dari penerapan metode moist wound healing (Metcovazine Reguler) pada proses penyembuhan ulkus diabetikum grade II. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil: Setelah melakukan perawatan luka 3 hari sekali selama 2 minggu menggunakan metode moist wound healing (Metcovazine Reguler) didapatkan bahwa kondisi luka semakin membaik dengan penurunan skor dari 25 menjadi 18. Hal ini didukung oleh pemilihan dressing tersier serta terjaganya kelembaban luka. Kesimpulan: Perawatan luka menggunakan metode moist wound healing (Metcovazine Reguler) efektif untuk penyembuhan ulkus diabetikum grade II.