Search Articles & Publications

Showing 4574 articles found for "Elit"

PENEGAKAN HUKUM PENIPUAN ONLINE DALAM MEMBENTUK WARGA NEGARA YANG BERAKHLAKUL KARIMAH

Nayla Ramadhani, Anwar Sidik
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penegakan tindak pidana penipuan online di Indonesia serta kontribusinya dalam membentuk warga negara yang berakhlak karimah. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif… dengan pendekatan deskriptif melalui studi kepustakaan, dengan menelaah berbagai sumber hukum. Jurnal ilmiah dan literatur yang relevan. Pendekatan yang digunakan meliputi yuridis, konseptual, dan sosiologis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penegakan hukum terhadap penipuan online telah memiliki dasar hukum yang kuat melalui Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, namun masih menghadapi kendala dalam pembuktian digital. Pelacakan pelaku serta keterbatasan sumber daya aparat. Selain itu, rendahnya literasi hukum dan digital masyarakat meningkatkan kerentanan terhadap kejahatan siber. Penelitian ini menegaskan bahwa penguatan nilai akhlakul karimah berperan penting sebagai kontrol moral. Oleh karena itu, sinergitas antara penegakan hukum, literasi digital, dan pembinaan moral menjadi kunci dalam menciptakan masyarakat digital yang aman dan beretika serta memiliki integritas moral.

KLAIM EKSKLUSIVITAS PENGGUNAAN NAMA KULINER KHAS DAERAH OLEH ORGANISASI KEDAERAHAN DITINJAU DARI HUKUM HAK KEKAYAAN INTELEKTUAL

Usamah Abdurrahman, Muhamad Rizan Ramadhan
Abstract: Penelitian ini mengkaji praktik klaim eksklusivitas nama kuliner daerah oleh organisasi kedaerahan dalam perspektif Hak Kekayaan Intelektual (HKI), yang dinilai tidak selaras dengan sifat komunal kuliner tradisional dalam… m rezim indikasi geografis. Penelitian menggunakan metode hukum normatif dengan pendekatan legislatif, konseptual, dan teoretis, serta analisis kualitatif terhadap bahan hukum primer, sekunder, dan tersier. Hasil menunjukkan bahwa klaim tersebut tidak memiliki legitimasi hukum karena bertentangan dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2016, prinsip fungsi sosial hak, dan keadilan distributif, serta mencerminkan kesenjangan antara law in books dan law in action. Dengan demikian, klaim eksklusivitas tidak dapat dibenarkan, sehingga diperlukan reformasi regulasi, harmonisasi merek dan indikasi geografis, serta penguatan kelembagaan untuk mewujudkan perlindungan HKI yang adil berbasis masyarakat.

KEABSAHAN TINDAKAN PENAGIHAN HUTANG YANG DILAKUKAN SEBELUM JATUH TEMPO ANGSURAN (STUDI PADA PEMNAGIHAN HUTANG ONLINE)

Irahmawati, Sulistio Adiwinarto
Abstract: Perkembangan financial technology (fintech) khususnya layanan pinjaman online memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam memperoleh dana secara cepat melalui sistem elektronik. Namun, dalam praktiknya sering terjadi penagihan… gihan hutang oleh kreditur sebelum jatuh tempo cicilan yang telah disepakati dalam perjanjian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keabsahan penagihan hutang sebelum jatuh tempo serta akibat hukum yang timbul dari praktik tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penagihan hutang sebelum jatuh tempo bertentangan dengan Pasal 1759 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata karena hak kreditur untuk menagih baru lahir setelah utang mencapai waktu jatuh tempo. Tindakan tersebut tidak dapat dikategorikan sebagai wanprestasi, melainkan lebih tepat dikualifikasikan sebagai perbuatan melawan hukum sebagaimana diatur dalam Pasal 1365 KUH Perdata. Selain itu, praktik tersebut juga melanggar prinsip perlindungan konsumen dalam sektor jasa keuangan yang diatur oleh Otoritas Jasa Keuangan.

ANALISIS YURIDIS BATASAN KEBEBASAN BEREKSPRESI TERHADAP PENYEBARAN INFORMASI PALSU YANG DIBUAT DARI TEKNOLOGI BERBASIS KECERDASAN BUATAN

Jonathan Endro Sumual, Reynold Simandjuntak, Marven A. Kasenda
Abstract: Tujuan utama dari penelitian ini adalah  Untuk mengetahui bagaimana pengaturan hulum pidana di Indonesia terkait penyebaran hoaks berbasis kecerdasan buatan dalam UU ITE dan bagaimana dampak penyebaran hoaks berbasis kecerdasan… cerdasan buatan terhadap individu dan stabilitas negara dalam perspektif hukum pidana. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Pengaturan hukum pidana di Indonesia terhadap penyebaran hoaks berbasis kecerdasan buatan masih bergantung pada ketentuan umum KUHP, KUHP Baru, dan UU ITE, khususnya Pasal 28 ayat (1) dan (2), namun belum mengatur secara tegas pertanggungjawaban pidana atas konten hoaks yang dihasilkan melalui teknologi seperti deepfake atau voice cloning, sehingga menimbulkan kekosongan hukum dalam penjatuhan sanksi. Hoaks berbasis AI berdampak luas terhadap individu, seperti gangguan psikologis dan kerusakan reputasi, serta terhadap negara melalui ancaman pada keamanan nasional dan kepercayaan publik. Oleh karena itu, diperlukan pembaruan peraturan yang secara eksplisit mengatur unsur dan bentuk pertanggungjawaban pidana atas hoaks berbasis AI. Pemerintah juga perlu memperkuat upaya pencegahan dan perlindungan dengan meningkatkan literasi digital, pengawasan konten berbasis AI, serta memberikan pemulihan hukum bagi korban untuk menjaga stabilitas sosial dan keamanan nasional.

Pengembangan Media ROBIME untuk Meningkatkan Membaca Pemahaman Bahasa Jawa

Kamila Nurlaili, Heru Subrata
Abstract: Rendahnya keterampilan membaca pemahaman unggah-ungguh Bahasa Jawa pada siswa sekolah dasar menunjukkan perlunya media pembelajaran yang menarik dan sesuai dengan karakteristik peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk… uk mengembangkan media ROBIME (Roda Bingo Meme Edukatif) yang valid, praktis, dan efektif pada materi unggah-ungguh Bahasa Jawa serta mengidentifikasi kendala dan solusi dalam penggunaannya. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ASSURE. Subjek penelitian terdiri atas 31 siswa kelas IV SDN 1 Sebalor dan SDN 3 Sebalor. Data dikumpulkan melalui lembar validasi ahli materi dan ahli media, angket respons peserta didik dan guru, serta tes pretest dan posttest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media ROBIME memperoleh tingkat kevalidan sebesar 100% dengan kategori sangat layak. Tingkat kepraktisan berdasarkan respons peserta didik mencapai 86,90% di SDN 1 Sebalor dan 86,00% di SDN 3 Sebalor, sedangkan respons guru mencapai 96% dan 92% dengan kategori sangat praktis. Keefektifan media ditunjukkan oleh nilai N-Gain sebesar 0,62 pada SDN 1 Sebalor dan 0,47 pada SDN 3 Sebalor dengan kategori sedang. Kebaruan penelitian terletak pada integrasi roda bingo dan meme edukatif sebagai media pembelajaran interaktif untuk meningkatkan pemahaman unggah-ungguh Bahasa Jawa. Dengan demikian, media ROBIME dinyatakan valid, praktis, dan efektif untuk digunakan dalam pembelajaran di sekolah dasar.

Persepsi Siswa dan Guru tentang Kompetensi Guru PLK Pendidikan Teknik Mesin Universitas Negeri Padang di SMK Negeri 1 Lintau Buo

Purnama, Andreadi, Waskito
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan persepsi siswa dan guru terhadap kompetensi mengajar guru Praktik Lapangan Kependidikan (PLK) Program Studi Pendidikan Teknik Mesin Universitas Negeri Padang di SMK Negeri 1… Lintau Buo tahun ajaran 2024/2025. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Responden terdiri atas 53 siswa kelas XI Teknik Mesin dan 5 guru produktif. Data dikumpulkan menggunakan angket skala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, kemudian dianalisis dengan teknik persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi siswa terhadap kompetensi pedagogik berada pada kategori sangat baik (66%) dan baik (28%), sedangkan guru menilai sangat baik (20%) dan baik (80%). Kompetensi profesional dinilai sangat baik oleh 64% siswa dan 60% guru. Kompetensi sosial memperoleh penilaian sangat baik dari 75% siswa dan 80% guru. Kompetensi kepribadian juga dinilai sangat baik oleh 78% siswa dan 20% guru. Secara umum, kompetensi mengajar guru PLK berada pada kategori baik hingga sangat baik, meskipun masih diperlukan peningkatan pada aspek kepribadian dan variasi metode pembelajaran.       

Integrasi Etnomatematika dalam Pembelajaran Matematika untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep: Studi Literatur

Artika Devina Sagala, Denisa Malau, Greyzia br Ginting, Vani Jelita Elizabeth, Veby Friscilia Simatupang, Maya Alemina Ketaren
Abstract: Rendahnya pemahaman konsep matematika siswa masih menjadi permasalahan dalam pembelajaran matematika. Berbagai penelitian telah membuktikan efektivitas etnomatematika dalam pembelajaran, namun kajian yang secara khusus menganalisis… enganalisis kontribusinya terhadap peningkatan pemahaman konsep matematika masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran integrasi etnomatematika dalam pembelajaran matematika untuk meningkatkan pemahaman konsep siswa. Penelitian menggunakan metode studi literatur dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data diperoleh dari berbagai sumber pustaka berupa artikel jurnal, buku, prosiding, dan publikasi ilmiah yang relevan. Analisis data dilakukan menggunakan teknik analisis isi terhadap lima artikel yang membahas penerapan etnomatematika dalam pembelajaran matematika. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi etnomatematika melalui budaya lokal seperti motif batik, ukiran tradisional, permainan tradisional, tarian daerah, dan aktivitas masyarakat mampu menjadikan pembelajaran lebih kontekstual dan bermakna. Temuan penelitian menunjukkan bahwa etnomatematika tidak hanya meningkatkan pemahaman konsep matematika, tetapi juga berkontribusi terhadap peningkatan literasi matematika, kemampuan pemecahan masalah, motivasi belajar, dan keterlibatan siswa. Selain itu, pendekatan ini mendukung pelestarian budaya lokal melalui pembelajaran. Dengan demikian, integrasi etnomatematika dapat menjadi alternatif pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran matematika dan pemahaman konsep siswa.

Pengembangan Ensiklopedia Mitigasi Banjir Untuk Menstimulasi Kemampuan Mitigasi Banjir Anak Usia 5-6 Tahun di TK Dharma Wanita Persatuan 1 Driyorejo

Irma Amalia, Muhammad Reza, Dewi Komalasari
Abstract: Penelitian ini bertujuan mengembangkan ensiklopedia pop-up mitigasi banjir yang valid, praktis, dan efektif untuk menstimulasi kemampuan mitigasi banjir pada anak usia 5-6 tahun, serta mengidentifikasi peran elemen interaktif&#8230; aktif dan pengaruh cara penyampaian guru. Penelitian menggunakan model ADDIE dengan subjek 28 anak kelompok B TK Dharma Wanita Persatuan 1 Driyorejo (14 eksperimen, 14 kontrol, sampling jenuh). Kelompok eksperimen menggunakan ensiklopedia pop-up, kelompok kontrol menggunakan metode konvensional (ceramah dan poster). Instrumen meliputi lembar validasi ahli, angket guru, dan observasi pretest-posttest. Hasil menunjukkan validitas media 100% (ahli media) dan 88,89% (ahli materi) dengan kategori sangat layak; kepraktisan rata-rata 87% (sangat praktis); keefektifan terbukti dari uji Independent Sample T-Test (Sig. 0,037 < 0,05) dan rata-rata N-Gain eksperimen (0,81 – tinggi) lebih baik dari kontrol (0,62 – sedang). Temuan utama: elemen interaktif (flap, slider, wheel, puzzle) membangkitkan antusiasme dan keterlibatan aktif anak. Selain itu, cara penyampaian guru yang ceria, ekspresif, dan menggunakan bahasa ajakan interaktif turut meningkatkan respons positif anak secara signifikan. Hal ini menegaskan bahwa stimulasi multisensori melalui pop-up book yang dipadukan dengan komunikasi guru yang hangat lebih efektif daripada metode ceramah dalam memfasilitasi pemahaman konsep abstrak mitigasi bencana pada tahap pra-operasional Piaget dan ikonik Bruner, sekaligus menstimulasi kecerdasan naturalistik Gardner. Implikasi penelitian ini tidak terbatas pada banjir; model pengembangan ensiklopedia pop-up interaktif dapat diadaptasi untuk mitigasi bencana lain (gempa, tsunami, kebakaran, tanah longsor) serta mendukung implementasi Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB).

Pengaruh Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKN) Terhadap Kepedulian Sosial Peserta Didik di Sekolah Dasar

Aryadi Sabastian, Syamzaimar
Abstract: Pendidikan Kewarganegaraan (PKN) merupakan mata pelajaran yang memiliki peran strategis dalam membentuk karakter peserta didik, khususnya dalam menumbuhkan nilai-nilai kepedulian sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis&#8230; nganalisis pengaruh pembelajaran PKN terhadap kepedulian sosial peserta didik di Sekolah Dasar di Pasir Pengaraian, Kabupaten Rokan Hulu. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian adalah seluruh peserta didik kelas IV, V, dan VI yang berjumlah 120 orang, dengan sampel sebanyak 89 peserta didik yang ditentukan menggunakan teknik proportionate stratified random sampling. Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner yang dikembangkan berdasarkan indikator dari Zubaedi (2022) untuk variabel kepedulian sosial dan Syamzaimar (2025) untuk variabel kualitas pembelajaran PKN, yang telah divalidasi dengan nilai Cronbach Alpha 0,87. Teknik analisis data menggunakan regresi linier sederhana dengan pengujian prasyarat meliputi uji normalitas, uji linearitas, dan uji heteroskedastisitas. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh positif dan signifikan pembelajaran PKN terhadap kepedulian sosial peserta didik dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,672, nilai t hitung 11,586, nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05), serta nilai R² sebesar 0,451. Uji Glejser menunjukkan tidak terjadi heteroskedastisitas (sig. > 0,05). Temuan ini menegaskan bahwa pembelajaran PKN yang mengintegrasikan nilai-nilai kewarganegaraan dengan pengamalan Islam merupakan faktor penting dalam pembentukan kepedulian sosial peserta didik di Pasir Pengaraian.

ANALISIS FAKTOR PENYEBAB RENDAHNYA KEAKTIFAN BELAJAR DAN SOLUSI PEMBELAJARAN EFEKTIF DI LINGKUNGAN PESANTREN

Khairul Umam, Ahmad Muzayyan, Muhammad Atiullah, Alvan Gora Fatahillah, Nurul Khalisah, Wildaturrohimah, Abd. Azis
Abstract: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena rendahnya keaktifan siswa dan sering terjadinya rasa kantuk saat proses pembelajaran berlangsung di SMAS Al-Muqri. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk menganalisis&#8230; faktor-faktor penyebab kurangnya semangat dan keaktifan siswa di dalam kelas, serta menemukan solusi pembelajaran yang efektif dalam konteks lingkungan pesantren. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Adapun informan dalam penelitian ini meliputi Kepala Sekolah, para guru mata pelajaran, serta mahasiswa Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Universitas PGRI Sumenep. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor utama penyebab rasa kantuk dan pasifnya siswa adalah padatnya jadwal kegiatan keagamaan yang dilaksanakan pada malam hari sehingga waktu istirahat siswa menjadi terbatas. Selain itu, terdapat juga faktor minat belajar dan kedisiplinan internal siswa yang turut mempengaruhi kondisi tersebut. Solusi yang diterapkan meliputi penggunaan metode pembelajaran yang bervariasi, pendekatan yang interaktif, serta penciptaan suasana kelas yang kondusif untuk menjaga fokus siswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemahaman terhadap kondisi fisik dan psikologis siswa merupakan kunci utama terciptanya pembelajaran yang efektif di lingkungan pesantren di tengah tuntutan kegiatan kurikulum ganda.