Abstract:Gender issues in public spaces and Muslim communities have increasingly gained attention in academic discourse due to their strong connection with social norms, cultural values, and religious interpretations that shape women's…
omen's patterns of participation. This study aims to examine the influence of gender norms and values within Muslim communities on women’s engagement in public spaces, uncover the challenges they face, and formulate recommendations based on feminist and social constructionist perspectives to promote gender equality. The research employs a Systematic Literature Review (SLR) method by tracing reputable academic databases through rigorous selection and thematic analysis. The findings reveal that Muslim women’s participation in public spaces is often hindered by patriarchal constructions, discrimination, and limited access. Nevertheless, women have developed strategies of resistance and negotiation that expand their roles. Thematic analysis identifies three main patterns: women’s representation in public spaces, gender-based social practices that impose limitations, and resistance strategies through religious reinterpretation and community activism. This article contributes to theoretical development by enriching global feminist perspectives through the lived experiences of Muslim women while also offering practical contributions in the form of inclusive and socially–religiously sensitive public policy recommendations. The implications highlight the importance of cross-cultural studies and the exploration of women’s experiences at the local community level to broaden understanding of gender equality in contemporary Muslim societies.
Abstract:This study analyzes the challenges of food security and the policy responses of the government in achieving food self-sufficiency in South Sulawesi in 2025. The research aims to identify production-consumption gaps, distribution…
ribution bottlenecks, and the impacts of climate variability and agricultural policies on food availability, accessibility, and affordability. A mixed-methods approach was employed, combining qualitative and quantitative techniques through household surveys, in-depth interviews with farmers and policymakers, field observations, and secondary data from the Central Statistics Agency and the South Sulawesi Agricultural Department.
The results reveal persistent production deficits for rice and soybeans, while corn has reached a surplus, illustrating structural imbalances among staple commodities. Approximately 62% of respondents reported difficulties in transportation and storage due to inadequate infrastructure, contributing to post-harvest losses and unstable food prices. Government programs such as irrigation development, input subsidies, and farmer training have provided partial benefits, yet 57% of farmers indicated irregular access to such support. Moreover, climate shocks such as El Niño continue to depress yields and increase vulnerability among smallholder farmers. Conversely, social capital, manifested in farmer groups and cooperative networks, has played a significant role in sustaining household food availability and resilience.
The findings suggest that food security in South Sulawesi cannot be addressed solely through production increases. A multifaceted strategy is required, emphasizing rural infrastructure development, climate-smart agricultural innovation, institutional and irrigation reform, and community-based mechanisms that strengthen social capital. This integrative approach provides empirical evidence for policy design and contributes to the broader discourse on sustainable food self-sufficiency in Indonesia.
Abstract:This study examines food security, food self-sufficiency, and self-sufficiency in South Sulawesi in 2024, focusing on the province's main food commodities, distribution issues, and the impact of government policies. The…
research analyzes the gap between food production and demand, identifying key commodities such as rice, corn, and soybeans. By evaluating the availability, accessibility, and affordability of these staple foods, the study investigates how local agricultural practices, infrastructure, and external factors like climate change and market volatility affect food security in the region. The findings reveal significant challenges in meeting the demand for rice and soybeans, despite the province's ability to achieve a surplus in corn production. The methodology employed in this study involves both qualitative and quantitative approaches. Primary data was gathered through field surveys, interviews with local farmers, agricultural experts, and policymakers, as well as secondary data from government reports, agricultural statistics, and market analyses. A comparative analysis was conducted to examine trends in food production, consumption patterns, and price fluctuations over the past five years. The study also incorporated geographic information system (GIS) mapping to assess the distribution of agricultural resources and the effectiveness of existing infrastructure in connecting farmers to markets. The findings suggest that despite the province's agricultural potential, South Sulawesi continues to face challenges in achieving full food self-sufficiency. The study recommends a multifaceted approach to addressing food insecurity and achieving food self-sufficiency, including improving rural infrastructure, adopting modern agricultural technologies, and diversifying food crops.
Abstract:Perkawinan beda agama masih saja menjadi topik yang selalu diperbincangkan oleh para pemikir Islam sampai saat ini seiring dengan masih banyaknya umat Islam di Indonesia yang melaksanakannya. Tulisan ini akan mencoba meneliti…
eliti ulang tentang bagaimana sebenarnya status pernikahan beda agama dalam perspektif ulama tafsir, fatwa Majlis Ulama Indonesia dan hukum keluarga Islam di Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan sumber data kepustakaan (library reseaach). Indonesia sendiri, Majelis Ulama Indonesia telah mengeluarkan Fatwa tentang keharaman bagi umat Islam baik laki-laki dan perempuan untuk menikahi wanita dan laki-laki non-muslim baik mereka yang Ahli Kitab maupun tidak. Fatwa MUI ini menyatakan setelah mempertimbangkan bahwa perkawinan beda agama sering menimbulkan keresahan di tengah-tengah masyarakat dan mengundang perdebatan di antara sesama umat Islam. Fatwa MUI ini masih sejalan dengan sumber hukum keluarga Islam di Indonesia yakni UU No. 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan dan Kompilasi Hukum Islam yang juga melarang perkawinan beda agama.
Abstract:Diaspora Indonesia telah memainkan peran yang signifikan dalam konteks global, tidak hanya sebagai komunitas yang berkontribusi secara ekonomi, tetapi juga sebagai sumber daya manusia yang strategis bagi pengembangan kepemimpinan…
emimpinan di berbagai sektor. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana integrasi diaspora Indonesia dapat dioptimalkan dalam perencanaan strategis sumber daya manusia (SDM) untuk organisasi dan korporasi. Dengan fokus pada kemampuan diaspora yang beragam, penelitian ini mengkaji potensi diaspora dalam memberikan kontribusi pada pembentukan calon pemimpin yang berkualitas serta bagaimana organisasi dapat memanfaatkan sumber daya tersebut secara efektif. Diaspora Indonesia memiliki akses ke berbagai jaringan, pengalaman global, dan keahlian lintas budaya yang berharga bagi pengembangan SDM. Dalam konteks perencanaan SDM strategis, diaspora dapat diintegrasikan melalui program-program transfer pengetahuan, pertukaran pengalaman, serta inisiatif pelatihan yang disesuaikan dengan kebutuhan organisasi modern. Penelitian ini juga menyoroti langkah-langkah yang diperlukan dalam perencanaan pengembangan calon pemimpin, termasuk identifikasi potensi individu dalam diaspora, perencanaan karier, dan penciptaan jalur kepemimpinan yang berkelanjutan. Dengan memanfaatkan kekuatan diaspora, organisasi dapat meningkatkan daya saing dan mempercepat inovasi melalui pemimpin yang memiliki wawasan global dan kemampuan manajerial yang unggul. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus untuk menganalisis peran diaspora dalam beberapa organisasi yang telah berhasil menerapkan strategi ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi diaspora dalam perencanaan SDM tidak hanya mendukung diversifikasi kepemimpinan tetapi juga menciptakan nilai tambah bagi organisasi melalui peningkatan kolaborasi internasional dan adaptasi terhadap perubahan global. Dengan demikian, integrasi diaspora Indonesia dalam perencanaan strategis SDM bukan hanya relevan tetapi juga penting untuk menciptakan calon pemimpin yang mampu menghadapi tantangan masa depan.
Abstract:Perkembangan sistem informasi di Indonesia membutuhkan efisiensi. Teknologi seperti Google Form dan Spreadsheet penting untuk pengelolaan database yang berkualitas. Dalam era industri 4.0, korporasi harus meningkatkan kualitas…
alitas dan pelayanan. Google Form dan Spreadsheet memudahkan pendaftaran peserta pelatihan. Pengoptimalan teknologi ini penting untuk meningkatkan efisiensi dan keunggulan kompetitif perusahaan pelatihan di Depok dalam era digital.Metode penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan analisis berbasis kata-kata dan perilaku. Data dikumpulkan melalui observasi langsung dan studi pustaka dari berbagai sumber seperti makalah, tesis, dan jurnal. Pendekatan ini tidak menggunakan angka statistik, melainkan fokus pada interpretasi kualitatif untuk memahami fenomena yang diteliti.Internet bukan hanya sumber informasi tetapi juga sarana komunikasi penting dalam bisnis. Teknologi saat ini memungkinkan aktivitas beragam di internet. Keahlian seperti analisis data dan komunikasi digital menjadi kunci. Perusahaan pelatihan di Depok masih menggunakan cara konvensional dalam pendaftaran, namun pemanfaatan Google Form dan Spreadsheet bisa meningkatkan efisiensi. Proses pendaftaran menggunakan Google Formulir dan Spreadsheet memungkinkan pengelolaan data yang lebih baik. Manfaatnya termasuk membuat kuesioner, mengelola inventaris, dan visualisasi data. Ini mempermudah rekruitmen peserta dan meningkatkan efektivitas. Google Formulir adalah aplikasi template untuk pendaftaran peserta pelatihan yang efektif dan efisien. Terintegrasi dengan Google Drive, mudah digunakan dengan hanya memerlukan akun Google. Memungkinkan pendaftaran digital yang fleksibel dan cepat, mengurangi penumpukan berkas. Membuat pekerjaan perusahaan pelatihan lebih efektif dengan memudahkan penginputan dan pencarian data peserta.
Abstract:Berdasarkan UU Nomor 29 tahun 2004 tentang praktik kedokteran, pembangunan medis bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, keinginan, dan kemampuan individu untuk hidup sehat demi mencapai tingkat kesehatan optimal, yang merupakan…
erupakan bagian dari kesejahteraan umum sebagaimana diamanatkan dalam Pembukaan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Tindakan malapraktik mengakibatkan kerugian baik secara materiil maupun immateriil bagi pasien atau keluarganya sebagai korban. Metode penelitian hukum yang digunakan adalah penelitian hukum normatif. Jenis dan sumber bahan hukumnya mencakup bahan hukum primer, sekunder, dan tersier, yang diperoleh melalui studi dokumentasi atau studi kepustakaan dengan meneliti, mencatat, dan merujuk pada literatur, peraturan perundang-undangan terkait, pendapat ahli, skripsi, serta materi lain yang relevan dengan topik penelitian. Disimpulkan bahwa hukum yang mengatur persyaratan izin praktik yang diperlikan untuk menjalankan praktik kedokteran berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 29 Tahun 2004 Tentang Praktik Kedokteran mengatur bahwa setiap dokter dan dokter gigi yang melakukan praktik kedokteran di Indonesia wajib memiliki surat izin praktik. Sedangkan untuk penerapan sanksi pidana terhadap praktik kedokteran tanpa izin diatur dalam pasal 75, pasal 76, pasal 79 Undang Undang Nomor 29 Tahun 2004. Dan untuk pertanggungjawaban dokter yang melakukan perbuatan melawan hukum terhadap kerugian pasien, bentuk pertanggungjawaban dokter disini bisa dipertanggungjawabkan jika ada unsur kelalaian sebenarnya mengandung dua hal yaitu, kelalaian yang diakibatkan karena melakukan sesuatu yang sebenarnya tidak dilakukan dan kelalaian yang diakibatkan karena tidak melakukan sesuatu yang sebenarnya dilakukan.
Kata Kunci : Malapraktik, Hukum, Tanggungjawab
Abstract:Cara mereka dalam memasarkan produk mereka, mereka hanya bisa memasarkan produk mereka kepada tetangga maupun orang terdekat saja dan tidak tau cara untuk memperluas jangkauan pasarnya. Kurangnya pemahaman akan pentingnya…
nya
branding suatu produk. Agar setiap pelaku UMKM dapat mengerti bagaimana
cara untuk branding suatu product dan agar memperluas jangkauan pasar dari
usaha mereka itu sendiri. Peningkatan mutu UMKM melalui sosialisasi dan
pelatihan design product untuk pelaku umkm (ibu ibu PKK) di daerah Batu
Panjang. Pertama, yaitu tahap persiapan yang dilaksanakan pada minggu keempat.
Kedua, yaitu tahap penyusunan materi dan menyiapkan segala bahan keperluan
dalam melaksanakan pelatihan desain grafis dan digital marketing. Ketiga, tahap
terakhir yaitu pelaksanaan pelatihan desain grafis dan digital marketing, dengan
dilaksanakannya kegiatan pelatihan ini diharapkan agar pelaku UMKM yang ada
di kelurahan Batu Panjang dapat lebih kreatif dan inovatif dalam memasarkan
produknya sehingga dapat berpotensi meningkatkan hasil pendapatan usaha yang
ada. Dengan dilaksanakannya kegiatan pelatihan ini diharapkan agar pelaku
UMKM yang ada di kelurahan Batu Panjang dapat lebih kreatif dan inovatif
dalam memasarkan produknya sehingga dapat berpotensi meningkatkan hasil
pendapatan usaha yang ada.
Abstract:Simatorkis merupakan salah satu Kabupatenyang berada di Tapanuli Selatan,kecamatan angkola barat provinsi ,Sumatera Utara .Mata pencarian dari desa si matorkis kebanyakan bertani,berkebun,dan berdagang ,dan kegiatan…
tan sosial yang di lakukan oleh masyarakat simatorkis sangat baik dalam menjaga hubungan sesame masayarakat yaitu dengan cara mengadakan kegiatan yang bersifat sosial didesa,seperti acara kegiatan penyambutan bulan suci romadan ,penyambutan msaulid nabi dan DLL. Pada dasarnya tujuan dari dilaksanakan Pengabdian Kepada Masyarakatadalah dapat meberikan memberikan ide-ide baru tentang Peran masyarakat dalam memajukan madrasah bagi ibu –ibu supaya mau menyekolahkan anaknya ke madrasah .Target yang ingin dicapai adalah masyarakat menjadi mempunyai pemikiran yang lebih luas lagi karena madrasah itu berfungsi sebagai mempersiapkan peserta didik menjadi anggota masyarakat yang memahami dan mengamalkan nilai ajaran agamanya atau menjadi ahli ilmu agama.. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah pemberian pemikiran dan diskusi mengenai bahwa pentingnya sebbuah sekolah madrasah .Sedangkan pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat pada semester genap2021/2022. Hasil dan Luaran yang ditargetkan oleh pengabdian adalah denganadanya pelatihantukar fikiran masyarakat.
Abstract:The advancement of digital technology and the transformation of the labor market require vocational high schools (SMKs) to produce graduates who are not only technically competent but also proficient in twenty-first-century…
ury skills. The Office Management and Business Services (MPLB) program requires a quality assurance system capable of supporting the development of critical thinking, creativity, communication, and collaboration skills. This study aims to analyze the implementation of the quality assurance system in SMKs within the MPLB program, examine efforts to strengthen twenty-first-century skills, and identify challenges encountered in its implementation. A descriptive qualitative approach was employed in four public vocational high schools in the Special Region of Yogyakarta through interviews and document analysis. The findings reveal that the quality assurance system is implemented through the evaluation of educational report cards, program monitoring, curriculum alignment with business and industrial partners (DUDIKA), and the strengthening of a school quality culture. The development of twenty-first-century skills is promoted through active and industry-based learning approaches, including Project-Based Learning, Problem-Based Learning, Teaching Factory, and student-centered learning. However, implementation continues to face challenges, including suboptimal coordination, limited teacher competencies, inadequate technological facilities, and insufficient industrial and financial support. The novelty of this study lies in integrating the quality assurance system with the development of twenty-first-century skills specifically within the MPLB program, positioning educational quality not merely toward compliance with standards but also toward the formation of adaptive and work-ready graduates.