Abstract:Penelitian dilakukan dengan dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap pelaku usaha kopi. Analisis data dilakukan melalui tahap pengolahan…
engolahan data, penyajian informasi, dan penarikan kesimpulan, sehingga memberikan gambaran yang terstruktur dan mendalam mengenai praktik pengelolaan keuangan pada usaha tersebut. Fokus penelitian meliputi pemahaman literasi keuangan, kesadaran terhadap nilai uang dan risiko utang, serta penerapan perilaku keuangan dalam kegiatan usaha sehari-hari.
Hasil penelitian menunjukkan adanya variasi dalam tingkat literasi keuangan pelaku usaha kopi. Sebagian informan telah menyadari pentingnya pencatatan transaksi dan pengaturan arus kas, serta perencanaan penggunaan keuntungan, sementara sebagian lainnya masih menggunakan metode tradisional dan pencatatan belum dilakukan secara konsisten. Pada aspek kesadaran keuangan, pelaku usaha menunjukkan sikap menghargai nilai uang, berhati-hati dalam mengambil utang, serta melakukan upaya menabung dan menetapkan tujuan keuangan jangka pendek maupun panjang, meskipun penerapannya belum sepenuhnya optimal. Sedangkan pada aspek perilaku keuangan, Sebagian pelaku usaha sudah melakukan pemisahan antara keuangan pribadi dan keuangan usaha, mengendalikan pengeluaran, serta menyediakan dana cadangan, namun masih terdapat keterbatasan dalam perencanaan keuangan yang sistematis dan berkelanjutan.
Ini menunjukkan bahwa peningkatan literasi dan kesadaran keuangan sangat diperlukan guna memperkuat perilaku pengelolaan keuangan pelaku bisnis kopi secara lebih terstruktur. Hasil penelitian diharapkan dapat dijadikan sebagai dasar dalam pengembangan program edukasi dan pendampingan keuangan bagi pelaku usaha kopi untuk meningkatkan keberlanjutan usaha dan kesejahteraan ekonomi masyarakat desa.
Abstract:Kehidupan manusia modern sering ditandai oleh tekanan psikologis, kelelahan batin, dan pencarian makna hidup. Spiritualitas menjadi salah satu dimensi penting untuk membangun kesadaran diri dan meningkatkan kualitas hidup.…
p. Penelitian ini bertujuan mengkaji peran spiritualitas Hendrikus Leven dalam membangun kesadaran manusia menuju kehidupan yang berkualitas. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research) dan analisis deskriptif-interpretatif. Data primer diperoleh dari gagasan dan refleksi praktik spiritual Hendrikus Leven, sedangkan data sekunder diperoleh dari literatur ilmiah mengenai spiritualitas, kesadaran, dan kualitas hidup. Hasil kajian menunjukkan bahwa spiritualitas Hendrikus Leven menekankan kesadaran diri yang berkembang melalui refleksi pengalaman hidup, termasuk pengalaman sulit, sehingga individu dapat menemukan makna hidup, menghadapi tantangan, dan membangun relasi yang sehat dengan sesama. Temuan ini konsisten dengan studi empiris yang menunjukkan hubungan positif antara spiritualitas dan kualitas hidup. Dengan demikian, spiritualitas bukan hanya dimensi religius, tetapi juga variabel multidimensi yang berkontribusi pada kesejahteraan batin dan kualitas hidup secara menyeluruh.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis relevansi visi spiritualitas Mgr. Henricus Leven, SVD (1883–1953), Vikaris Apostolik Kepulauan Sunda Kecil sekaligus pendiri Kongregasi Pengikut Yesus (CIJ), dengan model spiritualitas…
ritualitas terintegrasi kontemporer. Spiritualitas modern dipahami sebagai pencarian makna, tujuan, dan koneksi transenden yang mengintegrasikan dimensi psikologis, sosial, dan eksistensial. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif historis-hermeneutik dengan analisis dokumen dan kajian literatur. Data diperoleh dari arsip gereja, biografi, serta literatur akademik tentang spiritualitas terintegrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep integrasi berlandaskan nilai integritas, dengan tujuan menciptakan persatuan dan kesejahteraan. Spiritualitas, menurut para ahli, merupakan pengalaman hidup yang menghubungkan iman, nilai, dan praksis sehari-hari. Dalam konteks historis, Henricus Leven mewujudkan spiritualitas terintegrasi melalui kepemimpinan berakar pada iman, pelayanan tanpa pamrih, keberanian menghadapi penderitaan, serta pembinaan komunitas religius pribumi. Nilai-nilai spiritualitas Leven relevan dengan kerangka spiritualitas modern yang holistik dan inklusif.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis strategi kepala sekolah dalam meningkatkan kompetensi guru di MTs Muhammadiyah Kotamobagu, menganalisis proses perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi program…
m peningkatan kompetensi guru, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam implementasinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi kepala sekolah dalam meningkatkan kompetensi guru dilaksanakan secara terencana, sistematis, dan berkelanjutan. Strategi yang diterapkan meliputi peningkatan kesejahteraan guru, sertifikasi guru profesional, supervisi akademik, MGMP, pelatihan daring dan luring, mentoring, serta penegakan tata tertib secara tegas. Kompetensi yang menjadi prioritas utama adalah kompetensi kepribadian karena dianggap sebagai dasar dalam membangun komunikasi, keteladanan, dan motivasi kerja guru. Proses perencanaan program dilakukan pada akhir tahun ajaran berdasarkan analisis kebutuhan melalui supervisi administrasi pembelajaran dan praktik mengajar. Evaluasi program dilakukan pada akhir tahun ajaran dengan melihat hasil belajar siswa dan antusiasme siswa terhadap pembelajaran. Faktor pendukung meliputi perencanaan, fasilitator, administrasi, fasilitas, dan evaluasi, sedangkan faktor penghambat utama adalah keterbatasan kesiapan pemateri dalam pelaksanaan program.
Abstract:Penelitian ini mengeksplorasi integrasi metode penyembuhan spiritual dan ilmiah dalam "7 Rahasia Penyembuhan Al-Qur'an" oleh Rehab Hati Foundation. Pendekatan holistik ini menggabungkan elemen spiritual dengan praktik ilmiah…
miah untuk meningkatkan proses penyembuhan. (1) Masalah dan Tujuan: Meskipun praktik penyembuhan spiritual seperti ruqyah syar'iyyah dan konsumsi obat-obatan Nabi seperti habbatussauda dan madu banyak digunakan, studi ilmiah mengenai efikasinya masih terbatas. Penelitian ini bertujuan mengisi kekosongan ini dengan mengkaji efek terapeutik mereka dan potensi integrasi ke dalam medis modern. (2) Metode: Studi deskriptif kualitatif dilakukan, melibatkan tinjauan literatur dan analisis konten untuk menilai dampak terapi spiritual ini terhadap kesehatan fisik dan mental, menggunakan sumber dari database seperti Google Scholar dan ResearchGate. (3) Hasil dan Pembahasan: Temuan menunjukkan bahwa bacaan Al-Qur'an dan praktik obat Nabi secara signifikan mengurangi kecemasan dan meningkatkan kesejahteraan emosional. Praktik seperti ruqyah tidak hanya memberikan kelegaan spiritual tetapi juga memiliki dampak positif pada kesehatan fisik, berfungsi sebagai pengobatan pelengkap dalam praktik medis modern. (4) Kesimpulan dan Saran: Studi ini mengonfirmasi efek positif dari kombinasi pendekatan penyembuhan spiritual dan ilmiah. Penelitian ini merekomendasikan penggabungan metode-metode ini ke dalam pengobatan holistik untuk meningkatkan perawatan pasien, serta menyarankan penelitian empiris lebih lanjut untuk memperkuat efektivitasnya.
Abstract: Artikel ini menyoroti potensi diam yang disadari (mindful silence) sebagai terapi psikologis dan spiritual (psikospiritual) melalui integrasi perspektif Islam dan psikologi modern. Permasalahan yang dibahas adalah kurangnya…
urangnya kesadaran akan manfaat diam sadar dalam mendukung kesehatan mental dan spiritual. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka (kajian literatur) dengan analisis kualitatif-tematik. Hasil kajian menunjukkan bahwa praktik diam sadar dapat menurunkan stres, meningkatkan fungsi sistem imun, dan menstabilkan emosi melalui mekanisme neuroimunologi. Dalam perspektif Islam, diam bernilai spiritual melalui praktik seperti dzikir dan tafakur yang merupakan bagian dari spiritualitas Islam. Pembahasan menggarisbawahi perbedaan antara diam konstruktif (berbasis kesadaran dan spiritualitas) dengan diam represif akibat tekanan atau ketakutan. Diam konstruktif bermanfaat bagi kesehatan psikologis dan fisiologis, sedangkan diam represif meningkatkan risiko gangguan psikosomatik. Ajaran Islam juga menekankan pentingnya pengendalian diri dalam berbicara sebagai bentuk ibadah, bukan represi emosional. Kesimpulannya, diam sadar merupakan praktik holistik yang mengintegrasikan kedalaman spiritual Islam dengan temuan psikologi modern untuk mendukung kesejahteraan mental dan fisik. Implikasi praktisnya adalah perlunya dukungan sosial yang empatik dan peningkatan literasi emosi dalam komunitas Muslim untuk memfasilitasi ruang diam reflektif yang menyembuhkan.
Abstract:Puasa Ramadan tidak hanya merupakan kewajiban ibadah dalam Islam, tetapi juga menunjukkan dampak yang signifikan terhadap kesehatan mental melalui pendekatan biologis, psikologis, dan spiritual. Artikel ini bertujuan menelaah…
elaah secara sistematis literatur ilmiah terkini mengenai pengaruh puasa Ramadan terhadap stres, kecemasan, suasana hati, dan kesejahteraan psikologis. Metode yang digunakan adalah kajian literatur tematik-naratif dengan pendekatan kualitatif terhadap artikel ilmiah dari tahun 2015–2025 yang diakses melalui Scopus, PubMed, Google Scholar, dan sumber keislaman. Hasil kajian menunjukkan bahwa puasa Ramadan selama 29–30 hari mendorong adaptasi psikofisiologis, seperti penurunan kadar hormon kortisol, stabilisasi serotonin dan dopamin, serta peningkatan kualitas tidur dan regulasi emosi. Spiritualitas Islam yang terwujud melalui ibadah seperti tarawih, tadarus, dan zikir meningkatkan kesadaran diri dan ketahanan mental. Selain itu, interaksi sosial saat buka puasa bersama dan aktivitas amal memberikan dampak positif terhadap kesehatan jiwa dan rasa keterhubungan sosial. Meskipun demikian, respons terhadap puasa dapat bervariasi, terutama pada individu dengan gangguan mental berat. Oleh karena itu, dukungan komunitas dan pendekatan klinis berbasis nilai Islam menjadi penting. Temuan ini menegaskan bahwa puasa Ramadan dapat menjadi pendekatan psikospiritual yang efektif untuk meningkatkan kesehatan mental umat Muslim.
Abstract:Shalat sebagai ibadah utama dalam Islam tidak hanya memiliki nilai spiritual, tetapi juga manfaat psikologis yang signifikan. Penelitian ini bertujuan mengkaji efektivitas shalat dalam mengurangi stres dan mendukung kesehatan…
hatan mental melalui pendekatan studi literatur. Kajian terhadap berbagai publikasi ilmiah menunjukkan bahwa praktik shalat memengaruhi aktivitas otak, meningkatkan kadar hormon serotonin dan dopamin, serta memperkuat regulasi emosi dan ketahanan psikologis. Aktivasi area otak seperti medial prefrontal cortex dan precuneus selama shalat mengindikasikan keterlibatan fungsi kognitif, empati, dan refleksi diri. Aspek sosial dari shalat berjamaah turut membentuk dukungan emosional dan rasa keterhubungan, yang berkontribusi pada kesejahteraan mental. Hasil kajian ini mengonfirmasi bahwa keteraturan dan kekhusyukan dalam shalat berdampak positif terhadap kondisi psikologis individu, menjadikannya sebagai praktik terapi psikospiritual yang potensial dalam manajemen stres. Dengan demikian, praktik shalat layak dikembangkan lebih lanjut sebagai bagian dari intervensi kesehatan mental modern, terutama dalam konteks masyarakat Muslim yang menjunjung tinggi nilai spiritual. Temuan ini menguatkan urgensi integrasi spiritualitas Islam ke dalam praktik kesehatan mental modern guna membangun pendekatan yang lebih holistik, kontekstual, dan sesuai dengan keyakinan masyarakat Muslim
Abstract:Kemajuan teknologi digital telah membawa perubahan signifikan dalam pola konsumsi informasi keagamaan, terutama di kalangan generasi Z. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat konsumsi konten dakwah digital…
l dan kesejahteraan spiritual siswa generasi Z, serta menganalisis hubungan di antara keduanya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data berupa kuesioner terhadap 25 mahasiswa yang aktif mengakses media sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden secara rutin mengakses konten dakwah digital, terutama melalui YouTube, Instagram, dan TikTok. Mahasiswa menilai konten dakwah digital tidak hanya memperluas akses terhadap ilmu agama, tetapi juga menjadi sumber spiritual yang inspiratif, relevan, dan menenangkan. Tingkat kesejahteraan spiritual mereka juga tinggi, ditandai dengan kedekatan dengan Tuhan, ketenangan batin, dan makna hidup. Temuan ini selaras dengan teori Kegunaan dan Kepuasan, di mana media digunakan untuk memenuhi kebutuhan spiritual secara aktif. Penelitian ini menekankan pentingnya kualitas konten dakwah serta peran figur ustadz yang otentik dalam membangun spiritualitas digital yang sehat dan bermakna.
Abstract:Terapi Al-Quran telah diakui secara luas sebagai metode komplementer dalam pengobatan Islam yang memberikan manfaat psikologis dan fisiologis. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan tinjauan literatur yang komprehensif…
f mengenai peran terapi Al-Quran dalam praktik medis modern, dengan menyoroti efektivitas, tantangan, serta potensi integrasinya ke dalam sistem kesehatan konvensional. Dengan pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian ini menganalisis artikel jurnal yang telah ditelaah sejawat serta prosiding konferensi dari database seperti Scopus dan Google Scholar. Temuan menunjukkan bahwa terapi Al-Quran berperan penting dalam mengurangi stres, meningkatkan kesejahteraan emosional, serta berfungsi sebagai pendekatan penyembuhan spiritual. Namun, meskipun memiliki manfaat yang menjanjikan, tantangan masih ada dalam hal validasi ilmiah dan penerimaannya di komunitas medis. Banyak profesional kesehatan mempertanyakan dasar empiris terapi ini karena kurangnya uji klinis yang terstandarisasi. Selain itu, terdapat kekhawatiran mengenai penggunaannya sebagai metode utama dibandingkan sebagai terapi pelengkap. Penelitian ini menekankan pentingnya kolaborasi interdisipliner antara ilmuwan medis dan ulama guna menjembatani kesenjangan antara praktik penyembuhan berbasis keimanan dan berbasis bukti. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengeksplorasi aplikasinya dalam berbagai kondisi medis dan psikologis guna memastikan integrasinya ke dalam pendekatan kesehatan holistik.