Search Articles & Publications

Showing 274 articles found for "Kesejahteraan"

PEMBERDAYAAN UMKM DI KOTA AMBON UNTUK MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT MELALUI PENDAMPINGAN MANAJEMEN USAHA DAN AKUNTANSI SEDERHANA STUDI KASUS: UMKM MERAH PUTIH BAKSO 89

Rita J D Atarwaman, Debora Evanya Sinaga, Jheny Hosea Refualu, La Ode Sukila La Ode Beda, KuparajaTuanakotta
Abstract: Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Namun, sebagian besar UMKM masih menghadapi berbagai kendala, terutama… dalam pengelolaan manajemen usaha dan pencatatan keuangan. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji upaya pemberdayaan UMKM melalui pendampingan manajemen usaha dan penerapan akuntansi sederhana pada UMKM Merah Putih Bakso 89 milik Ibu Nengse yang berlokasi di Kota Ambon. Metode yang digunakan adalah wawancara langsung dan observasi lapangan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendampingan manajemen usaha dan akuntansi sederhana mampu meningkatkan pemahaman pelaku UMKM terhadap pengelolaan usaha, pencatatan keuangan, serta memberikan dampak positif terhadap keberlanjutan usaha dan kesejahteraan pelaku usaha.

PENERAPAN PERSPEKTIF GENDER DALAM TATA KELOLA DESA RAMAH PEREMPUAN DAN ANAK

A. Oktarya Sandi, M. Ikhsan Purnama, Fatima Azzahrah, Laode Muhammad Zul Ikram, Darma Wulan, Jelsia Paga, Miftahul Jannah, Zesilia Pratiwi, Helsa, Nur Afny, Aswia, Lulu Rahmadhani Mangesa
Abstract: Artikel ini membahas penerapan perspektif gender dalam tata kelola Desa Ramah Perempuan dan Anak (DRPA) sebagai strategi pembangunan desa yang inklusif dan berkeadilan. Implementasi perspektif gender tidak hanya menekankan… an partisipasi perempuan dalam proses pengambilan keputusan, tetapi juga pada penyediaan ruang aman, layanan perlindungan, dan pemberdayaan ekonomi yang mendukung kesejahteraan perempuan dan anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi pustaka dan analisis kebijakan untuk menggambarkan efektivitas penerapan perspektif gender di tingkat desa.

PERUNDUNGAN DALAM PENDIDIKAN DASAR INTEGRASI KE KURIKULUM

Putra, Lisa Virdinarti, Pudjaningsih, Wiwik, Rochmawati, Nur Intan
Abstract: Perundungan (bullying) pada jenjang pendidikan dasar berdampak langsung pada kesejahteraan psikologis, iklim kelas, dan capaian belajar siswa. Program pengabdian ini bertujuan mengintegrasikan pencegahan dan penanganan perundungan… erundungan ke dalam kurikulum satuan pendidikan dasar melalui penguatan kompetensi guru, pengembangan perangkat ajar berbasis Kurikulum Merdeka, serta kolaborasi orang tua–komunitas. Metode meliputi lokakarya desain pembelajaran, penyusunan modul tematik lintas mata pelajaran, pelatihan restoratif (restorative practices), kampanye siswa (student-led campaign), dan sistem rujukan kasus berbasis sekolah. Evaluasi menggunakan pra–pasca asesmen guru, observasi pembelajaran, audit perangkat ajar, serta rekap insiden dan persepsi iklim sekolah. Hasil menunjukkan peningkatan kompetensi guru dalam mengenali/merespons perundungan, bertambahnya praktik pembelajaran sosial-emosional (PSE), dan penurunan laporan insiden di kelas yang mengadopsi strategi secara konsisten. Pembahasan menekankan pentingnya integrasi eksplisit pada tujuan pembelajaran, asesmen formatif nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila, serta tata kelola sekolah yang selaras dengan kebijakan pencegahan kekerasan. Disimpulkan bahwa integrasi kurikuler—bukan sekadar kegiatan insidental—lebih berkelanjutan dalam memitigasi perundungan. Disarankan penguatan monitoring berbasis data, pelibatan orang tua secara sistematis, dan dukungan kebijakan sekolah yang konsisten.

IMPLEMENTASI HADIST DALAM PEMBERDAYAAN EKONOMI DI DESA SENDANGTIRTO: ANALISIS PEMBERDAYAAN UMKM SYARIAH BERDASARKAN PERSPEKTIF MAQASHID SYARIAH

Ziyad Ulhaq, Samsul Ariyadi
Abstract: Penelitian ini mengkaji implementasi hadist, sebagai pedoman spiritual dan etika, dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat Desa Sendangtirto melalui program UMKM syariah. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan dalam penelitian… elitian dengan pengumpulan data primer dilakukan melalui wawancara mendalam, Focus Group Discussion (FGD), dan survei terbatas terhadap 15 peserta program pemberdayaan ekonomi pada periode 2023-2024. Analisis data dipadu dengan teori maqashid syariah untuk mengintegrasikan nilai-nilai sejarah hadist shahih sebagai sumber rujukan utama ke dalam praktik ekonomi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan prinsip-prinsip hadist dalam pengembangan program UMKM syariah telah memberikan dampak positif terhadap kemandirian ekonomi, peningkatan kesejahteraan masyarakat, dan optimalisasi potensi ekonomi lokal. Penelitian ini menyimpulkan dengan rekomendasi strategis untuk pengembangan lanjutan pemberdayaan ekonomi dan integrasi nilai-nilai etika Islam sebagai fondasi pengelolaan usaha, guna meningkatkan keadilan sosial dan keberlanjutan ekonomi di tingkat desa.  

PENINGKATAN PENGETAHUAN KEPALA RUANGAN TERHADAP GAYA KEPEMIMPINAN SPIRITUAL DALAM MENINGKATKAN KINERJA PERAWAT DI RUMAH SAKIT TAHUN 2025

Asmawati, Oktizulvia, Conny
Abstract:   Kepemimpinan merupakan salah satu determinan utama dalam mempengaruhi kinerja perawat di rumah sakit. Peran perawat manajer terutama sebagai pemimpin unit keperawatan, menjadi krusial dalam mengarahkan, memotivasi, dan… dan mengoptimalkan potensi perawat melalui gaya kepemimpinan yang adaptif. Salah satu gaya kepemimpinan yang semakin relevan dalam konteks organisasi modern adalah kepemimpinan spiritual, yang menekankan nilai-nilai spiritualitas, kebermaknaan kerja, dan kesejahteraan holistik bagi perawat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman perawat manajer tentang gaya kepemimpinan spiritual guna mendukung peningkatan kinerja perawat dalam pelayanan keperawatan. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan edukasi interaktif berbasis ceramah (lecture-based talks) dan diskusi kelompok terfokus (focus group discussion) yang melibatkan 9 orang perawat manajer dari rumah sakit Umum Aisyiyah Padang. Waktu pelaksanaan pada 7 Februari 2025. Evaluasi pengetahuan dilakukan dengan pre-test dan post-test untuk menilai efektivitas kegiatan edukasi. Hasil menunjukkan terjadi peningkatan skor pengetahuan peserta dari 11,1% (pre-test) menjadi 88,9% (post-test), yang mengindikasikan adanya pemahaman yang lebih baik mengenai konsep dan implementasi kepemimpinan spiritual dalam praktik keperawatan. Hasil pengabdian ini diharapkan dapat diimplementasikan secara berkelanjutan dalam pengembangan kapasitas kepemimpinan spiritual perawat manajer untuk menciptakan lingkungan kerja yang penuh dengan nilai-nilai, sikap, dan perilaku calling, membership, dan altruism yang mendukung kinerja optimal perawat dan meningkatkan kualitas pelayanan keperawatan di rumah sakit.  

KEPEMIMPINAN SANDIAGA UNO DALAM PENGEMBANGAN DESA WISATA SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN PEREKONOMIAN MASYARAKAT

Azzahra, Khaira, Dwi Afria Yelda, Hafiz Randika Putra, Viola Nofrilia, Yulia Hanoselina
Abstract: Pengembangan desa wisata telah menjadi prioritas penting pemerintah Indonesia untuk mendorong pemulihan ekonomi daerah melalui bidang pariwisata dan ekonomi kreatif. Namun, wilayah pedesaan kerap menghadapi hambatan struktural… ktural seperti keterbatasan kapasitas sumber daya manusia dan cara pengelolaan yang masih tradisional. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk memahami sejauh mana gaya kepemimpinan transformasional Sandiaga Uno berpengaruh dalam menyusun kebijakan kreatif, serta bagaimana hal tersebut memengaruhi kondisi perekonomian di desa. Penelitian ini menggunakan landasan Teori Kepemimpinan Transformasional yang dikemukakan oleh Bass dan Avolio (1994). Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui analisis dokumenter (documentary analysis) dengan menghimpun informasi dari berbagai sumber tertulis seperti jurnal ilmiah, buku, kebijakan resmi, serta data sekunder yang dikeluarkan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menerapkan model kepemimpinan transformasional, Sandiaga Uno berhasil mempromosikan wisata desa secara luas, membuka peluang usaha baru untuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), menciptakan lapangan kerja lokal, serta memperkuat sistem ekonomi kreatif di pedesaan. Kesimpulannya, kepemimpinan yang mampu beradaptasi, kreatif, dan kolaboratif menjadi faktor utama yang menentukan keberhasilan pembangunan desa wisata demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan secara berkelanjutan.

PARTISIPASI PUBLIK DALAM PENGEMBANGAN POTENSI PARIWISATA DI KABUPATEN BANGGAI LAUT PROVINSI SULAWESI TENGAH

Bandeo, Murna A., Abdussamad, Zuchri, Nani, Yacob Noho
Abstract: Sektor pariwisata merupakan salah satu sektor strategis yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta membuka peluang usaha dan lapangan kerja. Keberhasilan pengembangan pariwisata… riwisata tidak hanya bergantung pada peran pemerintah, tetapi juga memerlukan partisipasi aktif masyarakat sebagai salah satu pemangku kepentingan utama dalam mewujudkan pembangunan pariwisata yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis partisipasi publik dalam pengembangan potensi pariwisata di Kabupaten Banggai Laut, Provinsi Sulawesi Tengah, yang meliputi partisipasi pada tahap perencanaan, pelaksanaan, pengawasan, evaluasi, serta bentuk-bentuk partisipasi masyarakat dalam pembangunan pariwisata. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap 10 informan yang terdiri atas unsur pemerintah daerah, pengelola objek wisata, dan masyarakat. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa partisipasi publik dalam pengembangan potensi pariwisata di Kabupaten Banggai Laut telah berjalan cukup baik. Pada tahap perencanaan, masyarakat berpartisipasi melalui penyampaian saran, usulan, dan aspirasi terkait pengembangan destinasi wisata. Pada tahap pelaksanaan, masyarakat terlibat dalam menjaga kebersihan lingkungan, pengelolaan fasilitas, serta mendukung promosi destinasi wisata. Pada tahap pengawasan, masyarakat berperan dalam menjaga kelestarian lingkungan dan mengawasi pemanfaatan fasilitas wisata agar tetap berfungsi dengan baik. Sementara itu, pada tahap evaluasi, masyarakat memberikan masukan terhadap pelaksanaan program pengembangan pariwisata sebagai bahan perbaikan kebijakan di masa mendatang. Bentuk partisipasi masyarakat diwujudkan melalui kontribusi tenaga, pemikiran, serta keterlibatan langsung dalam berbagai kegiatan pengembangan objek wisata.Penelitian ini menyimpulkan bahwa partisipasi publik memiliki peran yang penting dalam mendukung pengembangan potensi pariwisata di Kabupaten Banggai Laut. Kolaborasi yang sinergis antara pemerintah, pengelola wisata, dan masyarakat menjadi faktor utama dalam mewujudkan pengelolaan pariwisata yang berkelanjutan, meningkatkan daya saing destinasi, serta memberikan manfaat ekonomi, sosial, dan lingkungan bagi masyarakat setempat.

IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PROGRAM KELUARGA HARAPAN (PKH) DI DESA BALATE JAYA KECAMATAN PAGUYAMAN

Jihan Aprilia Dai, Ismet Sulila, Romy Tantu
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan implementasi kebijakan Program Keluarga Harapan (PKH) di Desa Balate Jaya Kecamatan Paguyaman. Fokus penelitian ini adalah implementasi kebijakan Program Keluarga… luarga Harapan (PKH) yang ditinjau dari aspek komunikasi, sumber daya, disposisi (sikap pelaksana), dan struktur birokrasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Sumber data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan aparat desa, pendamping sosial PKH, dan Keluarga Penerima Manfaat (KPM), yang didukung dengan observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Program Keluarga Harapan (PKH) di Desa Balate Jaya secara umum telah berjalan cukup baik, namun belum sepenuhnya optimal. Pada aspek komunikasi, penyampaian informasi telah dilakukan melalui pertemuan kelompok dan media komunikasi digital, meskipun masih terdapat kendala keterjangkauan informasi bagi sebagian KPM. Pada aspek sumber daya, pelaksanaan program masih menghadapi keterbatasan jumlah pendamping sehingga memengaruhi intensitas pendampingan. Sementara itu, aspek disposisi menunjukkan sikap pelaksana yang responsif, ramah, dan bertanggung jawab dalam mendampingi KPM. Adapun pada aspek struktur birokrasi, pelaksanaan program telah didukung oleh pembagian tugas yang jelas, penerapan prosedur kerja, serta koordinasi yang cukup baik antar pelaksana. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi Program Keluarga Harapan di Desa Balate Jaya telah memberikan kontribusi positif dalam membantu pemenuhan kebutuhan pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan keluarga penerima manfaat. Optimalisasi implementasi program perlu dilakukan melalui penguatan komunikasi yang lebih adaptif, peningkatan kapasitas sumber daya pelaksana, serta penguatan koordinasi antar pelaksana agar program berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.

IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENYALURAN BANTUAN PANGAN NON TUNAI (BPNT) DI DESA TINELO KECAMATAN TILANGO KABUPATEN GORONTALO

Siti Amelia Giu, Zuchri Abdussamad, Irawati Igirisa
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Implementasi Kebijakan Penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Di Desa Tinelo Kecamatan Tilango Kabupaten Gorontalo. Fokus penelitian ini adalah implementasi kebijakan BPNT… yang ditinjau dari aspek (a) komunikasi, (b) sumber daya, (c) disposisi, dan (d) struktur birokrasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Sumber data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan Kepala Desa, Sekretaris Desa, Kepala Seksi Kesejahteraan Rakyat selaku pendamping BPNT, serta masyarakat penerima manfaat (KPM), yang didukung dengan observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Desa Tinelo Kecamatan Tilango Kabupaten Gorontalo belum sepenuhnya berjalan optimal. Pada aspek komunikasi masih ditemukan kendala dalam penyebaran informasi yang belum merata kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Pada aspek sumber daya, pelaksanaan program telah didukung oleh sumber daya manusia dan fasilitas yang memadai sehingga dapat menunjang kelancaran penyaluran bantuan. Pada aspek disposisi, pelaksana kebijakan menunjukkan komitmen, tanggung jawab, dan sikap yang baik dalam menjalankan tugasnya sesuai ketentuan yang berlaku. Sementara itu, pada aspek struktur birokrasi masih ditemukan ketidaksesuaian dalam pelaksanaan Standar Operasional Prosedur (SOP). Meskipun demikian, program BPNT telah memberikan manfaat dalam membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat penerima manfaat di Desa Tinelo. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Desa Tinelo Kecamatan Tilango Kabupaten Gorontalo belum sepenuhnya optimal karena masih terdapat kendala pada aspek komunikasi dan struktur birokrasi. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan penyebaran informasi kepada KPM serta penguatan kepatuhan terhadap Standar Operasional Prosedur (SOP) agar pelaksanaan program BPNT dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran

IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PROGRAM KELUARGA HARAPAN (PKH) DALAM PENGENTASAN KEMISKINAN DI DESA BUBA’A KECAMATAN PAGUYAMAN PANTAI KABUPATEN BOALEMO

Nurlela Usman, Asna Aneta, Dwi Indah Yuliyani Solihin
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan Program Keluarga Harapan (PKH) dalam pengentasan kemiskinan di Desa Buba’a, Kecamatan Paguyaman Pantai, Kabupaten Boalemo. Fokus penelitian ini meliputi… i aspek komunikasi, sumber daya, disposisi atau sikap pelaksana, dan struktur birokrasi dalam pelaksanaan Program Keluarga Harapan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Sumber data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan aparat desa, pendamping sosial PKH, dan masyarakat penerima manfaat, yang didukung oleh observasi dan dokumentasi.                  Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Program Keluarga Harapan (PKH) di Desa Buba’a belum sepenuhnya berjalan optimal. Hal ini ditandai dengan masih kurang meratanya komunikasi dan sosialisasi program kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM), keterbatasan sumber daya dalam pelaksanaan pendampingan, serta adanya kendala koordinasi dan pelaksanaan tugas antar pelaksana program. Selain itu, disposisi atau sikap pelaksana dalam menindaklanjuti keluhan dan pembaruan data penerima bantuan belum berjalan secara maksimal. Meskipun demikian, Program Keluarga Harapan telah memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat, terutama dalam membantu pemenuhan kebutuhan pendidikan, kesehatan, dan kebutuhan dasar keluarga miskin. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa implementasi Program Keluarga Harapan di Desa Buba’a telah memberikan manfaat bagi masyarakat, namun efektivitas pelaksanaannya masih memerlukan perbaikan pada aspek komunikasi, sumber daya, disposisi pelaksana, dan koordinasi birokrasi. Oleh karena itu, disarankan adanya peningkatan intensitas sosialisasi program, penguatan kapasitas dan jumlah sumber daya pelaksana, peningkatan responsivitas pendamping dan aparat desa terhadap kebutuhan masyarakat, serta penguatan koordinasi antar pihak terkait guna mewujudkan pelaksanaan program yang lebih efektif, tepat sasaran, dan berkelanjutan dalam mendukung pengentasan kemiskinan.