Abstract:Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Namun, sebagian besar UMKM masih menghadapi berbagai kendala, terutama…
dalam pengelolaan manajemen usaha dan pencatatan keuangan. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji upaya pemberdayaan UMKM melalui pendampingan manajemen usaha dan penerapan akuntansi sederhana pada UMKM Merah Putih Bakso 89 milik Ibu Nengse yang berlokasi di Kota Ambon. Metode yang digunakan adalah wawancara langsung dan observasi lapangan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendampingan manajemen usaha dan akuntansi sederhana mampu meningkatkan pemahaman pelaku UMKM terhadap pengelolaan usaha, pencatatan keuangan, serta memberikan dampak positif terhadap keberlanjutan usaha dan kesejahteraan pelaku usaha.
Abstract:North Halmahera Regency has abundant natural resources, but their utilization is still limited to the sale of raw materials with low economic value. This community service activity aims to foster entrepreneurial motivation…
on among Hein Namotemo University students by transforming local resources into high-value products. The method used is Participatory Learning and Action (PLA), which includes the stage of observing local potential, a motivational workshop, and mentoring in developing a simple business model. The results of the activity showed a 90% increase in student understanding in identifying business opportunities based on regional potential. In addition, a student business startup group was formed that was able to design innovative product value propositions. The conclusion of this community service is that the motivational workshop is effective in changing the mindset of students from job seekers to business opportunity creators by leveraging regional comparative advantages.
Abstract:Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di Desa Sasak Panjang bertujuan untuk meningkatkan kualitas lingkungan dan keselamatan masyarakat melalui pemasangan 20 titik lampu jalan di lokasi-lokasi yang minim penerangan.…
. Permasalahan utama yang diidentifikasi adalah kurangnya penerangan jalan pada malam hari yang berdampak pada rendahnya rasa aman dan mobilitas warga, serta potensi risiko kecelakaan dan tindakan kriminal. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, survei lokasi dan analisis kebutuhan, pemasangan fisik lampu, edukasi dan pendampingan teknis kepada warga, serta evaluasi pasca-pemasangan. Hasil evaluasi menunjukkan seluruh lampu berjalan optimal, masyarakat merasakan peningkatan kenyamanan dan keamanan aktivitas malam hari, serta meningkatnya partisipasi warga dalam menjaga fasilitas umum. Kolaborasi antara akademisi dan masyarakat dalam kegiatan ini juga memperkuat keterlibatan warga dalam perencanaan, pelaksanaan, dan pemeliharaan fasilitas penerangan jalan, yang diharapkan dapat berkelanjutan dan menjadi model intervensi serupa di wilayah lain
Abstract:Artikel pengabdian ini mendeskripsikan dan merefleksikan pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata Pendidikan Jarak Jauh (KKN PJJ) Program Studi Pendidikan Agama Islam UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dengan fokus pada Kelompok KKN…
PJJ PAI A3 yang beranggotakan 47 mahasiswa. Pengabdian dilaksanakan secara multilokasi di domisili masing-masing mahasiswa, dengan pendampingan akademik daring oleh Dosen Pembimbing Lapangan serta arahan pimpinan program studi. Data dikumpulkan secara berkelanjutan sejak tahap orientasi dan pembekalan hingga penyusunan laporan akhir KKN (11 Oktober–19 November 2025) melalui laporan berkala, dokumentasi (foto/video), dan refleksi tertulis mahasiswa, kemudian disistematisasi dan dianalisis secara deskriptif-kualitatif; artikel ini diselesaikan pada 4 Januari 2026. Hasil menunjukkan bahwa program KKN PJJ memiliki variasi kegiatan yang kaya namun tetap terfokus pada pendidikan dan dakwah keagamaan, meliputi pendampingan BTQ dan Iqra’, pembiasaan ibadah, pengajian/kajian keislaman, pembinaan karakter Islami di sekolah, serta dakwah digital melalui produksi konten edukatif. Pendampingan akademik DPL berperan strategis dalam menjaga kualitas, arah, dan kesinambungan program melalui pengarahan, monitoring, refleksi, dan evaluasi berbasis daring. Temuan ini menegaskan bahwa KKN PJJ dapat diposisikan sebagai model pengabdian masyarakat yang adaptif terhadap ekosistem pendidikan tinggi berbasis digital, sahih secara akademik, dan berdampak sosial, sepanjang ditopang perencanaan program yang jelas dan pendampingan akademik yang terstruktur.
Abstract:Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dilaksanakan dengan tujuan untuk menginisiasi dan memperkuat upaya restorasi lingkungan pesisir melalui program penanaman mangrove dan pelestarian biota laut di Kampung Arar, Kabupaten…
upaten Sorong, Papua Barat Daya. Wilayah pesisir Kampung Arar mengalami tekanan ekologis akibat penurunan tutupan mangrove, aktivitas penangkapan ikan yang tidak ramah lingkungan, serta berkurangnya keanekaragaman biota laut. Melalui pendekatan partisipatif, kegiatan ini melibatkan masyarakat lokal, pemerintah kampung, kelompok pemuda, serta lembaga mitra dalam proses edukasi, pendampingan, dan implementasi aksi konservasi. Metode pelaksanaan mencakup sosialisasi mengenai pentingnya ekosistem mangrove dan biota laut, pelatihan teknik penanaman dan perawatan mangrove, pendataan biota laut lokal, serta penetapan area perlindungan pesisir berbasis kearifan lokal. Kegiatan lapangan difokuskan pada penanaman ribuan bibit mangrove di area yang mengalami abrasi dan rehabilitasi habitat laut melalui edukasi konservasi terumbu karang serta penguatan praktik perikanan berkelanjutan.
Hasil pengabdian menunjukkan meningkatnya pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga ekosistem pesisir, adanya peningkatan tutupan vegetasi mangrove di lokasi sasaran, serta terbentuknya komitmen masyarakat dalam menjaga biota laut melalui pembentukan kelompok penjaga lingkungan kampung. Program ini memberikan dampak positif terhadap pemulihan ekosistem pesisir, pengurangan risiko abrasi, serta mendukung keberlanjutan sumber daya laut bagi masyarakat Kampung Arar. Kegiatan ini diharapkan menjadi model kolaboratif restorasi lingkungan berbasis komunitas yang dapat direplikasi di wilayah pesisir lainnya di Papua Barat Daya.
Abstract:Transformasi digital yang semakin cepat menuntut desa untuk beradaptasi menuju konsep desa cerdas tanpa meninggalkan nilai-nilai lokal yang telah mengakar. Pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Smart Village di Desa Ussu,…
Kecamatan Malili, Kabupaten Luwu Timur, dilaksanakan sebagai langkah memperkuat identitas budaya masyarakat melalui pendekatan Asset Based Community Development (ABCD), yang menekankan pemanfaatan kekuatan dan potensi lokal sebagai dasar pembangunan yang berkelanjutan. Seluruh rangkaian kegiatan dilakukan melalui tahapan discovery, design, define, hingga refleksi dengan melibatkan masyarakat secara langsung. Program KKN ini menghasilkan sejumlah pencapaian penting, seperti pengembangan website resmi desa, penerapan layanan administrasi digital melalui Digides (Digitalisasi Desa), penyusunan infografis layanan publik, serta pembuatan video edukasi digital. Inovasi-inovasi tersebut berdampak positif terhadap peningkatan literasi digital warga, efektivitas layanan administrasi, keterbukaan tata kelola, serta meningkatnya peran aktif masyarakat dalam proses pembangunan. Temuan ini menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi yang dipadukan dengan kearifan lokal mampu menciptakan tata kelola desa yang adaptif, partisipatif, dan berorientasi pada keberlanjutan. Dengan demikian, KKN Smart Village di Desa Ussu dapat dijadikan contoh model pemberdayaan masyarakat dalam mewujudkan desa cerdas berbasis kearifan lokal di era digital.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh desa wisata dan partisipasi masyarakat terhadap peningkatan pendapatan masyarakat lokal di Desa Wisata Pandai Besi Mekarmaju, Kabupaten Bandung. Indonesia, sebagai negara…
ara kepulauan, memiliki potensi pariwisata yang besar, dan desa wisata menjadi salah satu alternatif untuk meningkatkan perekonomian lokal. Desa Mekarmaju yang terkenal dengan kerajinan logamnya, menunjukkan potensi yang signifikan namun belum sepenuhnya tergarap.
Metode penelitian yang digunakan adalah survei dengan pendekatan kuantitatif, melibatkan 261 responden masyarakat lokal. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan analisis deskriptif dan verifikatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desa wisata memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan pendapatan masyarakat, dengan nilai skor indeks sebesar 69,5% yang menunjukkan kategori “Baik”. Partisipasi masyarakat juga berpengaruh signifikan terhadap peningkatan pendapatan, di mana keterlibatan warga dalam aktivitas wisata mendorong stabilitas usaha dan tambahan pendapatan.
Hasil menunjukkan bahwa desa wisata dan partisipasi masyarakat secara simultan berpengaruh signifikan terhadap peningkatan pendapatan masyarakat lokal, dengan nilai F hitung sebesar 119,418 dan signifikansi 0,000. Partisipasi masyarakat memiliki pengaruh yang lebih dominan dibandingkan variabel desa wisata, dengan nilai koefisien regresi masing-masing sebesar 0,666 dan 0,160. Nilai R² sebesar 0,507 menunjukkan bahwa 50,7% variasi pendapatan dijelaskan oleh dua variabel tersebut. Temuan ini menunjukkan bahwa pengembangan desa wisata harus dilakukan secara partisipatif agar manfaat ekonomi dapat dirasakan secara merata dan berkelanjutan.
Abstract:Desa Karang-Karangan memiliki potensi besar dalam pengembangan literasi anak, pengembangan literasi anak di Desa Karang-Karangan menjadi langkah strategis dalam membangun generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik,…
tetapi juga memiliki karakter unggul. penelitian ini bertujuan untuk meningkatan literasi anak sebagai sarana utama dalam membangun karakter unggul di Desa Karang-Karangan, untuk mendukung kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam upaya membangun generasi berkarakter unggul melalui peningkatan literasi anak di Desa Karang-Karangan. Metode penelitian yang digunakan ialah deskriptif kualitatif dengan pendekatan Asset Based Comunity Development (ABCD) dengan melibatkan masyarakat desa setempat, meliputi tokoh masyarakat, perangkat desa, ibu-ibu PKK, serta pemuda desa. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat yang telah dilakukan menunjukkan bahwa pembuatan pojok baca, pengembangan buku cerita lokal anak, serta penyediaan media pembelajaran yang kreatif memberikan dampak dan upaya terhadap peningkatan literasi sekaligus pembentukan karakter anak. Selain itu, keterlibatan masyarakat dan pemanfaatan potensi lokal menjadi faktor penting dalam mendukung keberlanjutan program, sehingga kegiatan literasi tidak hanya berdampak jangka pendek, tetapi juga berkontribusi pada pembentukan generasi anak yang berkarakter unggul dan berdaya saing di Desa Karang-Karangan.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengelolaan Alokasi Dana Desa, peningkatan pembangunan dan transparansi Alokasi Dana Desa di Desa Tolotio. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Dengan informan…
penelitian yang berjumlah 5 orang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian terdiri dari observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa: 1). Pengelolaan Alokasi Dana Desa(ADD) pada bidang penyelenggaraan pemerintah desa, pelaksanaan pembangunan, pembinaan kemasyarakat, dan pemberdayaan masyarakat telah berjalan baik meskipun pada beberapa bidang yang tidak terealisasi dan masih diperlukan peningkatan dalam perencanaan strategis jangka panjang dan manajemen pelaksanaan agar program dapat terlaksana sesuai jadwal. 2). Pada tahap pertanggungjawaban Alokasi Dana Desa(ADD) di Desa Tolotio baik secara administrasi dan teknis sudah baik, namun diperlukan peningkatan kapasitas aparatur desa melalui pelatihan manajemen keuangan 3). Tahap transparansi Alokasi Dana Desa(ADD) di Tolotio telah berjalan dengan baik. Namun, perlu adanya inovasi sistem informasi desa berbasis digital untuk meningkatkan efisiensi dan kendala pelaporan.
Abstract:Desa Posi di Kecamatan Bua memiliki potensi wisata alam yang belum terkelola secara optimal karena kurangnya fasilitas penunjang dan minimnya promosi. Melalui kegiatan KKN, mahasiswa melaksanakan program pengabdian berbasis…
sis metode ABCD dengan fokus pada pemasangan plang penunjuk arah serta promosi sederhana wisata desa. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penyediaan plang mampu meningkatkan aksesibilitas bagi pengunjung, sedangkan dokumentasi promosi membantu memperluas informasi mengenai potensi wisata desa. Program ini juga mendorong kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat dalam upaya mengembangkan wisata lokal secara berkelanjutan.