Search Articles & Publications

Showing 42 articles found for "Penunjang"

IMPLEMENTATION DECISION SUPPORT SYSTEM DETERMINING ELIGIBILITY OF DIRECT CASH AID RECIPIENT COMMUNITIES

Aprizal, Aprizal, Jasri, Jasri
Abstract: Abstract: Pulau Kopung Sentajo Village Government in determining communities recipients of Direct Cash Assistance (BLT) has not used a computerized system so that in decision making errors will often occur in the suitability… lity criteria for potential BLT recipients. So things like this will increase the possibility that poor or underprivileged people will lose out to people who live better lives and also take a lot of time because they still use manual systems. In terms of the report produced, it does not display the criteria for potential recipients clearly and in detail. In solving the problem, a decision support system will be used using the simple additive weighting method. So this research produces a computerized system to support decision making that determines people's suitability as recipients of direct cash assistance. With this computerized system, it will make it easier to determine the eligibility of people receiving Direct Cash Assistance and produce effective reports with calculations that comply with existing criteria. By implementing this computerized decision support system, 7 people are recommended who are eligible to receive direct cash assistance with the highest score of 2,875 and the lowest score of 2,750 so that these results can assist the village head in determining the community's suitability as recipients of direct cash assistance. Keywords: assistance; BLT; SAW; FMADM;   Abstrak: Pemerintah Desa Pulau Kopung Sentajo dalam menentukan masyarakat sebagai penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) belum menggunakan sistem yang terkomputerisasi sehingga dalam pengambilan keputusan akan sering terjadi kesalahan dalam perbandingan kriteria kesesuaian calon penerima BLT. Sehingga hal seperti ini akan memperbesar kemungkinan masyarakat miskin atau kurang mampu akan kalah dengan masyarakat yang kehidupannya lebih baik dan juga memakan banyak waktu karena masih menggunakan sistem manual. Dari segi laporan yang dihasilkan, tidak menampilkan kriteria calon penerima secara jelas dan rinci. Dalam penyelesaian masalah akan digunakan sistem penunjang keputusan dengan metode simple additive weighting. Maka dengan penelitian ini menghasilkan sistem yang terkomputerisasi untuk mendukung pengambilan keputusan menentukan kelayakan masyarakat sebagai penerima bantuan langsung tunai. Dengan sistem yang terkomputerisasi ini, maka akan memberikan kemudahan dalam menentukan kelayakan masyarakat penerima Bantuan Langsung Tunai dan menghasilkan laporan yang efektif dengan perhitungan yang sesuai dengan kriteria yang ada. Dengan penerapan sistem pendukung keputusan yang terkomputerisasi ini maka direkomendasikan 7 orang yang layak menerima bantuan langsung tunai dengan skor tertinggi 2,875 dan skor terendah 2,750 sehingga hasil tersebut dapat membantu kepala desa dalam menentukan kelayakan masyarakat sebagai penerima bantuan tunai langsung.   Kata Kunci: bantuan; BLT; SAW; FMADM

DECISION SUPPORT SYSTEM FOR SELECTING EDUCATIVE EQUIPMENT SUPPLIERS IN TOKO ANDA V7

Sovia, Rini, Rani, Maha, Ardiansyah, Ricki, Rahman, Muhammad Aidil
Abstract: Abstract: Toko Anda v7 is a shop that sells office stationery and school teaching aids. One of the items frequently ordered at Toko Anda v7 is educational teaching aids (APE). So that shop activities can continue to run,… suppliers have a very important role, for this reason the supplier selection process is one of the important decisions that must be taken by the shop. However, this is a problem because each supplier has its own advantages and disadvantages. To help Toko Anda v7 in choosing suppliers, a decision support system was designed. The decision support system is able to provide alternative decision options that can be chosen by decision makers in Toko Anda v7 in determining suppliers of educational teaching aids. The method used in the decision selection process in this decision support system is Weighted Product (WP). Calculations using the Weighted Product (WP) method are able to provide decisions with fast and efficient calculations. The results of designing this decision support system are able to provide a ranking of alternative suppliers based on predetermined criteria.             Keywords: Decision Support System; Supplier; Weighted Product     Abstrak: Toko Anda v7 adalah toko yang bergerak dalam penjualan alat tulis kantor dan alat  peraga sekolah. salah satu barang yang sering dipesan di Toko Anda v7 adalah alat peraga edukatif (APE). agar aktivitas toko tetap dapat berjalan suplier memiliki peran yang sangat penting, untuk itu proses pemilihan suplier menjadi salah satu keputusan yang penting yang harus diambil oleh toko. namun hal tersebut menjadi masalah karena setiap suplier memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. untuk membantu Toko Anda v7 dalam memilih suplier maka dirancanglah sebuah sistem penunjang keputusan. sistem penunjang keputusan mampu memberikan pilihan alternatif keputusan yang bisa dipilih oleh pembuat keputusan di Toko Anda v7 dalam menentukan suplier alat peraga edukatif. metode yang digunakan dalam proses pemilihan keputusan di sistem penunjang keputusan ini adalah Weighted Product (WP). Perhitungan dengan metode Weigthted Product (WP) mampu memberikan keputusan dengan perhitungan yang cepat dan efisien. hasil dari perencangan sistem penunjang keputusan ini mampu memberikan perangkingan alternatif suplier berdasarkan kriteria-kriteria yang telah ditentukan.   Kata kunci: Pemasok; Sistem Penunjang Keputusan; Weighted Product

ENTERPRISE ARCHITECTURE DESIGN ON IMPROVING DISKOMINFO SERVICES IN CENTRAL LOMBOK REGENCY USING TOGAF 9.2

Suhita, Baiq Vidisasca, Fajrillah, Asti Amalia Nur, Nurtrisha, Widyatasya Agustika
Abstract: Abstract: Currently, the increasing needs of the community to obtain efficient, effective, transparent and accountable public services. Various applications are designed in order to realize a transparent work system of accountable… ccountable funds and an increase in work processes that are fast, precise, and accurate. Therefore, local governments are now developing e-Government or in the Indonesian government known as the Electronic-Based Government System (SPBE). In running SPBE, the Central Lombok Regency Government, especially the Department of Communication and Informatics, participates in developing SPBE, one of which is in the Informatics Application Division which has an Informatics Application Management Program. This research aims to support SPBE-based informatics application management services for OPDs in Central Lombok Regency and the public. This SPBE design adopts the TOGAF 9.2 approach, and is also adjusted to the Presidential Regulation on Electronic-Based Government Systems in designing. This research focuses on the Informatics Application Management Program with business process architecture domain, service architecture domain, data and information architecture domain, application architecture domain, and technology (infrastructure) architecture domain. The result of this research is a blueprint that will be used as a solution or support for the running of SPBE in the Informatics Application Management Program. Keywords: electronic-based government system, department of communication and informatics, informatics application management program, togaf 9.2 Abstrak Saat ini, meningkatnya kebutuhan masyarakat untuk mendapatkan pelayanan publik yang efisien, efektif, transparan dan akuntabel publik. Berbagai aplikasi di rancang agar dapat mewujudkan sistem kerja yang transparan dana akuntabel serta adanya peningkatan proses kerja yang cepat, tepat, dan akurat. Maka dari itu, Pemerintah daerah kini mengembangkan e-Government atau di pemerintahan Indonesia dikenal sebagai Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Dalam menjalankan SPBE Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah khususnya Dinas Komunikasi dan Informatika ikut serta mengembangkan SPBE salah satunya pada Bidang Aplikasi Informatika yang memiliki Program Pengelolaan Aplikasi Informatika. Dalam penelitian ini memiliki tujuan untuk menunjang layanan pengelolaan aplikasi informatika berbasis SPBE bagi OPD yang ada di Kab. Lombok Tengah dan juga publik. Perancangan SPBE ini mengadopsi pendekatan TOGAF 9.2, dan juga di sesuaikan dengan Peraturan Presiden tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik dalam melakukan perancangan. Penelitian ini berfokus pada Program Pengelolaan Aplikasi Informatika dengan domain arsitektur proses bisnis, domain arsitektur layanan, domain arsitektur data dan informasi, domain arsitektur ap-likasi, dan domain arsitektur teknologi (infrastruktur). Hasil dari penelitian ini yaitu suatu blueprint yang nantinya akan dijadikan solusi ataupun penunjang berjalannya SPBE dalam Program Pengelolaan Aplikasi Informatika. Kata kunci: aplikasi informatika, program pengelolaan aplikasi informatika, enterprise architecture, togaf 9.2

SISTEM PENUNJANG KEPUTUSAN PEMILIHAN SUPPLIER DI TIA PET SHOP DENGAN METODE (SAW)

Rani, Maha, Ardiansyah, Ricki, Agusti, Anatia, Erdriani, Deby, Husna, Nikmatul
Abstract: Abstract: The goal to be achieved in this research is a decision support system that can provide support to decision makers in determining the supplier to be selected. The decision support system made using the Simple Additive… ditive Weighting (SAW) method in processing the data. Based on the results of data processing and information obtained, the decision support system made was successful in giving preference and ranking of suppliers in accordance with the criteria given by the decision maker. In selecting suppliers at Tia Pet Shop, the criteria used are quality, average price, packaging and speed of delivery.             Keywords: Decision Support System; Simple Additive Weighting; Supplier;     Abstrak: Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini yaitu sebuah sistem penunjang keputusan yang dapat memberikan dukungan kepada pembuat keputusan dalam menentukan supplier yang akan dipilih. Sistem penunjang keputusan yang dibuat menggunakan metode Simple Additive Weighting (SAW) dalam melakukan pemprosesan datanya. Berdasarkan hasil pengolahan data dan informasi yang didapat sistem penunjang keputusan yang dibuat berhasil memberikan preferensi dan perangkingan supplier sesuai dengan kriteria yang diberikan oleh pembuat keputusan. Dalam pemilihan supplier di Tia Pet Shop kriteria yang digunakan yaitu kualitas, harga rata-rata, pengemasan dan kecepatan pengiriman.     Kata kunci: Simple Additive Weighting; Supplier; Sistem Penunjang Keputusan

SISTEM PENUNJANG KEPUTUSAN PENENTUAN JENIS TANAMAN HIAS DI TAMAN KOTA

Hernando, Luki, Mardiansyah, Yopy
Abstract: Abstract: Currently  in almost every city around the world that loves flowers, including ornamental plants,. All cities are aggressively arranging their landscaping to compensate for motorized vehicle pollution or the arrangement… rrangement of city parks planted with decorative gardens with the aim of greening the city. Sometimes there are problems in making decisions to determine suitable and good ornamental plants for planting in the city, in a decision that takes a long time. Determination of the types of ornamental plants to be planted through several factors such as leaf shape, color, stems and branches, roots and soil. On these issues, the authors conducted research on the determination of ornamental plants for city parks in the form of a decision support system application using the Analytical Hoerarchy Process (AHP) method.   Keywords: analytical hoerarchy process (AHP); decisionnsupporttsystem (SPK),     Abstrak: Saat ini hampirrdi setiap kota di seluruh dunia yang menyukai bunga termasuk tanaman hias, Semua kota gencar menata pertamanannya untuk mengimbangi polusi kendaraan bermotor maupun untuk penataan taman kota yang ditanami tamanan hias bertujuan untuk menghijaukan kota. Terkadang terdapat masalah dalam pengambilan keputusan untuk menentukan tanaman hias yang cocok dan bagus umtuk ditanam pad ataman kota, dalam pengambilan keputusan yang dilakukan terkadang memakan waktu yang cukup lama . Penentuan jenis tanaman hias yang akan ditanam melalui beberapa faktor seperti bentuk daun, warna, batang dan cabang, akar dan Tanah. Atas permasalahan tersebut penulis melakukan penelitian tentang penentuan tanaman hias untuk taman kota yang berupa aplikasi sistem pendukug keputusan yang menggunakan metode Analytical Hoerarchy Process (AHP).   Kata kunci: proses analisis hirarkie (AHP); sistem pendukung keputusan (SPK)

ANALISIS PERBANDINGAN MENGGUNAKAN METODE MOORA DAN WASPAS PEMILIHAN BIBIT SAPI POTONG TERBAIK

Afrisawati, Afrisawati, Sahren, Sahren
Abstract: Abstract: The need for fulfilling the quantity and quality of beef in Indonesia is still very less than the supply of beef in Indonesia, for 2020 alone the demand for beef in Indonesia is around 700,000 tons while the domestic… mestic supply is only 400,000 tons, from that Indonesia is still 300,000 tons less. Therefore, to meet the beef needs, an additional supply of beef is needed by importing beef from abroad in the form of processed meat and prospective beef breeders. The problem experienced by independent local breeders is the selection of the best cattle breeds The process of selecting cattle breeds conducted so far by farmers is still manual and traditional. They did this because of the lack of qualified knowledge to choose the best beef breed based on certain criteria and which alternative cow options are suitable for beef cattle. So that the process of enlarging cattle breeds becomes shorter in time with maximum results. The technology used is using the MOORA and WASPAS methods as a comparison in determining the best beef cattle breeds. The method is expected to produce a comparison so that the results obtained from a more accurate method in selecting the best beef breeders in order to advance the local independent livestock business in particular and become self-sufficient beef in general.   Keywords: Beef Cattle; decision support system; MOORA; WASPAS   Abstrak: Kebutuhan akan pemenuhan kuantitas dan kualitas daging sapi di indonesi sangat masih kurang dari persedian sapi yang ada di Indonesia, untuk tahun 2020 ini sendiri kebutuhan akan daging sapi di Indonesia sekitar 700.000 ton sementara persedian dalam negeri hanya mencapai 400.000 ton, dari itu Indonesia masih kurang 300.000 ton lagi. Oleh karena itu, untuk mencukupi kebutuhan daging sapi tersebut diperlukan tambahan suplai daging sapi dengan melakukan impor daging sapi dari luar negeri baik berupa daging olahan maupun bakalan calon bibit sapi. Masalah yang dialami oleh para peternak lokal mandiri yaitu pemilihan bibit sapi terbaik Proses pemilihan bibit sapi yang dilakukan selama ini oleh peternak masih dengan cara manual dan tradisional. Hal tersebut mereka lakukan Karena kurangnya pengetahuan yang mumpuni untuk memilih bibit sapi terbaik berdasarkan kriteria-kriteria tertentu dan beberapa pilihan alternatif sapi mana yang cocok untuk dijadikan sapi potong. Sehingga dengan demikian proses pembesaran bibit sapi menjadi lebih singkat waktunya dengan hasil yang maksimal. Teknologi yang digunakan yaitu menggunakan metode MOORA dan WASPAS sebagai pembanding dalam menetukan bibit sapi potong terbaik. Dari metode tersebut diharapkan menghasilkan perbandingan sehingga didapat hasil dari metode yang lebih akurat dalam pemilihan bibit sapi terbaik demi memajukan usaha peternakan mandiri lokal secara khusus dan menjadi swasembada daging sapi secara umum.   Kata Kunci: bibit sapi; sistem penunjang keputusan; MOORA; WASPAS  

SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN UNTUK PENERIMAAN KARYAWAN BARU BERBASIS CLIENT SERVER

Hernando, Luki
Abstract: Abstract: PT. Pia Garda Utama is one of the outsourcing service providers in the West Sumatra region. The company still uses Microsoft Excel to store data from fans, ranging from recruitment, initial selection to the appointment… ointment of prospective employees. During this time the process of hiring employees at PT. Pia Garda is still not effective or recommended, which still requires a long time in determining the final results in accordance with the criteria set by the company. The processes carried out by PT. Pia Garda Utama is very unfavorable for applicants or prospective employees, this may not be the pure results of the applicant's ability, more than the results of the thoughts and conclusions of the examiners. To overcome these problems, a Decision Support System was created which will assist in processing the exam data of the applicants so as to produce an effective and efficient decision that can assist the company in determining the criteria for prospective buyers needed by the company.             Keywords: decision support system; client server; employee acceptance     Abstrak: PT. Pia Garda Utama merupakan salah satu perusahaan penyedia jasa Outsourcing di wilayah Sumatera Barat. Perusahaan masih menggunakan microsoft excel untuk menyimpan data-data dari para pelamar, mulai dari  Perekrutan, penyeleksian awal sampai pada tahap penentuan calon karyawan. Selama ini Proses penerimaan karyawan di PT. Pia Garda Utama masih belum efektif atau subjektif yang masih membutuhkan waktu yang cukup lama dalam menentukan hasil akhir penerimaan karyawan yang sesuai dengan kriteria yang ditetapkan perusahaan. Proses –proses yang dilaksanakan oleh PT. Pia Garda Utama sangat tidak menguntungkan bagi pelamar atau calon karyawan, hal ini dikarenakan hasil yang didapat bisa dikatakan bukan murni dari kemampuan pelamar tersebut, melainkan dari hasil pemikiran dan kesimpulan para penguji.  Untuk mengatasi permasalahan tersebut maka dibuat suatu Sistem Penunjang Keputusan (SPK) yang akan membantu dalam mengolah data ujian dari pelamar sehingga menghasilkan sebuah keputusan yang efektif dan efisien yang dapat membantu perusahaan dalam menentukan kriteria calon karyawan yang dibutuhkan oleh perusahaan.   Kata kunci: client server; penerimaan karyawan; sistem pendukung keputusan

SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN DALAM MENENTUKAN BUAH PISANG YANG PALING DIMINATI

Irianto, Irianto, Sudarmin, Sudarmin
Abstract: Abstract: as an agrarian country Indonesia has a variety of plants that can produce many different kinds of fruit from farmers, especially on average in each region has farmers who have crops that are suitable and in accordance… ordance with the conditions of their respective regions. Banana is one of the most consumed fruits by the people. The banana plant farmers basically have a way to determine their own characteristics or character to determine the good or good fruit and suitable for consumption. Many farmers or fruit enthusiasts often find it difficult to determine the best fruit on bananas, with an alternative available decision support system with the FMCDM method to choose the best fruit from bananas. Fuzzy Multi Criteria Decision Making (FMCDM) is a decision making method that aims to determine the best alternative decisions from a number of alternatives based on certain criteria that will be taken into consideration. From the results of calculations using the above software, the results obtained are alternative (A3) obtaining the largest total integral value compared to other alternatives.   Keywords: Banana; decision support system; fuzzy multi criteria decision making   Abstrak: sebagai negara agraris Indonesia mempunyai ragam tanaman yang dapat menghasilkan banyak bermacam buah hasil petani, terlebih rata rata di setiap daerah mempunyai petani yang mempunyai tanaman yang cocok dan sesuai dengan kondisi daerah masing masing. Pisang merupakan salah buah yang paling banyak di konsumsi oleh masyarakat. Adapun petani tanaman buah pisang pada dasarnya mempunyai cara untuk menentukan ciri-ciri tersendiri atau karakter untuk menentukan buah bagus atau baik dan layak untuk dikonsumsi. Banyak kadang petani atau peminat buah  susah menentukan buah yang terbaik pada buah pisang, dengan adanya alternatif yang ada  sistem pendukung keputusan dengan metode FMCDM untuk memilih buah terbaik dari buah pisang. Fuzzy Multi Criteria Decision Making (FMCDM) adalah suatu metode pengambilan keputusan yang bertujuan untuk menetapkan alternatif keputusan terbaik dari sejumlah alternatif berdasarkan beberapa kriteria tertentu yang akan menjadi bahan pertimbangan. Dari hasil perhitungan menggunakan software di atas, diperoleh hasil yaitu alternatif (A3) memperoleh nilai total integral terbesar dibandingkan denganalternatif-alternatif yang lain.   Kata Kunci : Buah Pisang; Fuzzy Multi Criteria Decision Making; sistem penunjang keputusan

Profil Program Latihan Federasi Arung Jeram Indonesia Kabupaten Cilacap Tahun 2025

Kuat Leksono
Abstract: Olahraga Prestasi adalah Olahraga yang membina dan mengembangkan olahragawan secara terencana, berjenjang, dan berkelanjutan melalui kompetisi untuk mencapai prestasi dengan dukungan ilmu pengetahuan dan teknologi keolahragaan.… ragaan. Pembinaan olahraga prestasi memerlukan perencanaan yang sistematis dan berkelanjutan untuk mencapai hasil yang maksimal. Arung jeram merupakan olahraga prestasi dan olahraga rekreasi yang biasa dilakukan di sungai-sungai yang memiliki arus deras ataupun air tenang dengan menggunakan perahu karet yang dikendalikan atau diarahkan oleh awak perahu. International Rafting Federation. Faktor yang memberikan dukungan agar tercapai prestasi olahra adalah dari pembinaan dan pembangunan olahraga itu sendiri. Hal tersebut dikarenakan adanya persaingan yang ketat untuk mendapatkan prestasi olahraga yang masimal. Bersaingan ketat tersebut terjalin dalam kanca nasional maupun internasional. Ketertinggalan prestasi olahraga nasional merupakan masalah besar bagi sebuah bangsa. Inti dari tujuan olahraga itu sendiri merupakan pengembangan keharmonisan umat manusia secara paripuna. Kabupaten Cilacap terletak di ujung barat Jawa Tengah, kabupaten Cilacap sebagai Kabupaten yang memiliki FAJI menjadi salah satu kabupaten yang di aliri air sungai serayu yang berhilir dilaut selatan tepatnya dikabupaten Cilacap. Walaupun kabupaten cilacap merupakan daerah pinggir laut yang dimana tidak memiliki sungai yang berjeram tidak mengurangi potensi kabupaten cilacap untuk tidak bisa berprestasi di olahraga arung jeram, banyak mahasiswa dari kabupaten cilacap yang mencari ilmu diluar kabupaten cilacap seperti di purwokerto kabupaten banyumas, mahasiswa tersebut dapat belajar di pencinta alam ataupun di unit kegiatan mahasiswa cabang olahraga arung jeram misalnya, sehingga menjadi potensi untuk pembinaan prestasi arung jeram untuk kabupaten Cilacap. Perkembangan prestasi Federasi arung jeram FAJI Cilacap dalam pelaksanaan program latihan sudah cukup bagus, dibuktikan dengan adanya program latihan. namun dalam aspek sarana prasarana harus perlu di optimalkan karena sarana prasarana adalah faktor penunjang untuk meraih prestasi yang bagus.  

Strategi Bank Dalam Mempertahankan Loyalitas Nasabah Pada Bank Muamalat Indonesia KC Banjarmasin

Fattah, Abdul, Masrina, Masrina, Hasanah, Ikhwatun
Abstract: Penelitian ini menganalisis tentang bagaimana strategi bank muamalat dalam mempertahankan loyalitas nasabah. Penelitian dilatarbelakangi dengan Studi yang dilakukan oleh MRI (Market Research Indonesia) pada akhir tahun 2021… 021 yang diumumkan dalam ajang 5th Infobank Satisfaction, Loyalty & Engagment (SLE) Award 2022, bank muamalat berada diposisi pertama pada Loyalty Index, Engagement Index, dan Marketing Engagment. Dalam perolehan ini tak terlepas dari usaha bank muamalat KC Banjarmasin yang menjadi salah satu pionir yang bergerak di dalam pencapaian tersebut. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan menggunakan data primer dan sekunder. Subjek dalam penelitian ini adalah Branch Manager dan Realitionship Manager di Bank Muamalat Indonesia Kantor Cabang Banjarmasin. Dengan objek penelitian dalam penelitian ini adalah strategi yang digunakan Bank Muamalat Kantor Cabang Banjarmasin. Teknik pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Kemudian Teknik analisis datanya dengan Induksi dan Grounded. Hasil dalam penelitian pada analisis strategi bank dalam mempertahankan loyalitas nasabah yaitu sebelumnya pihak bank akan melakukan pemilihan beberapa segmen pasar yang berpotensi menjadi nasabah loyal seperti nasabah muslim, tingkat religiusitas yang tinggi serta tingkat Pendidikan yang baik. Selanjutnya pihak bank akan selalu menjaga kepercayaan nasabah, memberikan pelayanan yang terbaik serta komunikasi yang intens.  Serta dilakukannya evaluasi monitoring sebagai penunjangnya dalam menjaga tingkat loyalitas nasabah dengan melihat seberapa banyak produk yang digunakan nasabah, survey kepuasan nasabah dan survey yang dilakukan oleh Lembaga independen.