Abstract:Penggunaan gadget dan media sosial pada anak meningkat pesat, namun belum diikuti dengan kemampuan literasi dan kesehatan digital yang memadai. Kondisi ini berpotensi menimbulkan risiko seperti paparan konten tidak layak,…
, interaksi dengan orang asing di internet, serta penggunaan screen time berlebihan. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman anak mengenai sehat di ruang digital dengan memberikan literasi digital, keamanan digital, dan penggunaan gadget sehat. Kegiatan dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting dengan melibatkan 20 anak RPTRA Malinjo Jakarta Selatan sebagai peserta utama, dua dosen Unas sebagai fasilitator, dan satu mahasiswa sebagai pendamping teknis. Metode yang digunakan adalah edukatif interaktif melalui penyampaian materi visual, video edukatif, diskusi partisipatif, simulasi kasus sederhana (learning by doing). Evaluasi dilakukan dengan melalui observasi partisipasi peserta, serta refleksi kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai batasan screen time sehat, etika berinternet, dan cara menjaga keamanan digital, yang terlihat dari perbandingan hasil pre-test dan post-test serta keaktifan peserta selama kegiatan. Selain itu, pengelola RPTRA memperoleh modul literasi digital sebagai panduan implementasi lanjutan. Program ini juga menghasilkan komitmen awal peserta untuk menerapkan perilaku penggunaan gadget yang lebih sehat. Kegiatan ini dapat disimpulkan efektif sebagai upaya edukasi preventif berbasis komunitas dalam meningkatkan literasi dan kesehatan digital anak. Program berpotensi direplikasi pada komunitas serupa dengan pendekatan partisipatif dan media pembelajaran interaktif.
Abstract:Perundungan fisik (physical bullying) masih menjadi permasalahan serius dalam dunia pendidikan dasar karena berdampak negatif terhadap perkembangan psikologis, sosial, dan akademik siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan…
endeskripsikan peran penanaman nilai empati dan toleransi sebagai strategi pencegahan physical bullying pada siswa kelas IV SDN 2 Mudalrejo. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara semi-terstruktur dengan guru dan pihak sekolah, serta dokumentasi yang meliputi tata tertib sekolah, RPP, dan kegiatan pembelajaran. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi, masih ditemukan perilaku physical bullying seperti mendorong, memukul ringan, mencubit, dan body shaming. Setelah diterapkan penanaman empati dan toleransi melalui pembelajaran berbasis cerita, diskusi, dan simulasi peran, terjadi penurunan perilaku kekerasan fisik serta peningkatan sikap peduli, kemampuan mengelola emosi, dan penghargaan terhadap perbedaan antar siswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan empati dan toleransi yang terintegrasi dalam pembelajaran, serta didukung oleh peran guru sebagai teladan, efektif dalam mencegah physical bullying dan menciptakan lingkungan belajar yang aman, harmonis, dan kondusif di sekolah dasar.
Abstract:Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan pendidikan keagamaan anak melalui program pembiasaan doa harian di TPQ Nurul Hidayah Desa Jetis, Kecamatan Loano, Kabupaten Purworejo. Pendidikan keagamaan…
eagamaan sejak usia dini memiliki peran penting dalam pembentukan karakter religius, namun pembiasaan doa harian di TPQ belum dilaksanakan secara terstruktur. Program dilaksanakan selama lima minggu dengan sasaran 20 anak TPQ melalui tahapan observasi, pengenalan doa harian, penghafalan dengan metode pengulangan, praktik penerapan doa dalam aktivitas sehari-hari, serta evaluasi. Metode pembelajaran menggunakan pendekatan klasikal dan kelompok kecil dengan media modul doa harian dan buku prestasi hafalan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan anak dalam menghafal doa, ketepatan pelafalan, serta pembiasaan sikap religius dalam kegiatan sehari-hari. Program ini efektif mendukung pembentukan karakter religius anak dan berpotensi diterapkan secara berkelanjutan di TPQ.
Abstract:Globalisasi dan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) menuntut penguasaan Bahasa Inggris sebagai kompetensi dasar. Namun, masalah utama di Kecamatan Padangratu adalah rendahnya tingkat literasi Bahasa Inggris pada siswa SD hingga…
ga SMA, yang berada jauh di bawah standar kompetensi minimum. Kondisi ini diperparah oleh terbatasnya akses terhadap lembaga pendidikan non-formal yang berkualitas, metode pengajaran yang konvensional, serta kurangnya lingkungan yang mendukung untuk praktik. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mendirikan Excellent Learning Center (ELC) sebagai lembaga kursus Bahasa Inggris yang terjangkau dan berkualitas, meningkatkan kemampuan literasi Bahasa Inggris peserta secara signifikan, serta menerapkan metode pembelajaran yang komunikatif, interaktif, dan menyenangkan. Melalui metode pelaksanaan tiga tahap—persiapan, implementasi, dan evaluasi—program berhasil meningkatkan skor rata-rata tes Bahasa Inggris peserta sebesar 37,8%. Hasil menunjukkan bahwa pendekatan pembelajaran komunikatif dan interaktif yang diterapkan di ELC efektif dalam meningkatkan motivasi dan kompetensi peserta, terutama pada keterampilan membaca dan mendengarkan.
Abstract:Globalisasi dan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) menuntut penguasaan Bahasa Inggris sebagai kompetensi dasar. Namun, masalah utama di Kecamatan Padangratu adalah rendahnya tingkat literasi Bahasa Inggris pada siswa SD hingga…
ga SMA, yang berada jauh di bawah standar kompetensi minimum. Kondisi ini diperparah oleh terbatasnya akses terhadap lembaga pendidikan non-formal yang berkualitas, metode pengajaran yang konvensional, serta kurangnya lingkungan yang mendukung untuk praktik. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mendirikan Excellent Learning Center (ELC) sebagai lembaga kursus Bahasa Inggris yang terjangkau dan berkualitas, meningkatkan kemampuan literasi Bahasa Inggris peserta secara signifikan, serta menerapkan metode pembelajaran yang komunikatif, interaktif, dan menyenangkan. Melalui metode pelaksanaan tiga tahap—persiapan, implementasi, dan evaluasi—program berhasil meningkatkan skor rata-rata tes Bahasa Inggris peserta sebesar 37,8%. Hasil menunjukkan bahwa pendekatan pembelajaran komunikatif dan interaktif yang diterapkan di ELC efektif dalam meningkatkan motivasi dan kompetensi peserta, terutama pada keterampilan membaca dan mendengarkan.
Abstract:Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat kemampuan berbicara bahasa Arab santri melalui Program Ujian Lisan Terbimbing di Pesantren Sultan Hasanuddin Limbung Gowa. Latar belakang kegiatan ini didasarkan…
n pada pentingnya kemampuan berbicara Bahasa Arab bagi santri sebagai sarana komunikasi akademik dan religius. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Program dilaksanakan melalui pendampingan intensif berupa latihan berbicara terstruktur, pembiasaan dialog sederhana, serta pemberian umpan balik langsung kepada santri. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kelancaran berbicara, penguasaan kosakata, ketepatan struktur kalimat, serta kepercayaan diri santri dalam menghadapi ujian lisan bahasa Arab. Selain itu, santri menunjukkan sikap yang lebih positif terhadap pembelajaran bahasa Arab lisan. Kegiatan ini memberikan kontribusi nyata dalam penguatan mahārah kalām santri dan pemahaman terhadap materi-materi pelajaran Bahasa Arab serta peningkatan kepercayan diri para santri untuk dapat lebih aktif dalam berkomunikasi menggunakan bahasa Arab dengan baik dan benar.
Abstract:Remaja masjid Nurul Iman merupakan generasi muda yang ada di Jln. Pahlawan Kerja, Kec. Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru, Riau. Masa remaja umumnya memiliki sifat rasa keingin tahuan yang besar terhadap suatu hal yang diminatinya.…
atinya. Rasa keingin tahuannya tersebut yang dapat berdampak positif juga berdampak negatif. Berdampak positif apabila yang diminatinya tersebut perkara yang baik dan adanya bimbingan dari orang terdekat seperti guru atau orangtuanya sehingga terarah dapat mengembangkan potensi kemampuan yang ada dalam dirinya. Begitupun juga sebaliknya jika perkara yang diminatinya membawa unsur negatif seperti rasa keingin tahuan dan rasa ingin mencoba hal-hal negatif seperti minum-minuman keras, berpacaran yang berakhir pada perkawinan dibawah umur. Tujuan pengabdian masyarakat, meningkatkan pemahaman pengaturan perkawinan dalam hukum positif Indonesia serta guna mengurangi perkawinan dibawah umur. Hasil temuan dilapangan Remaja Masjid Nurul Iman belum mengetahui lebih jelas mengenai pengaturan Perkawinan dalam hukum positif Indonesia dan tidak mengetahui dampak dari perkawinan dibawah umur.
Abstract:Rendahnya penguasaan seni tilawah Al-Qur’an yang sesuai dengan kaidah tajwid dan nagham masih menjadi permasalahan utama di banyak Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ), termasuk TPQ Khairul Hidayah. Kondisi ini berdampak pada…
pada minimnya variasi lagu tilawah serta kurang optimalnya kualitas bacaan santri dalam kegiatan keagamaan dan pembinaan qari’ cilik. Artikel ini bertujuan mendeskripsikan implementasi program pengabdian masyarakat berupa revitalisasi pembelajaran tilawah Al-Qur’an melalui pendampingan Ilmu Nagham di TPQ Khairul Hidayah. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif dengan model pelatihan terstruktur yang meliputi pemetaan kemampuan awal santri, penyampaian materi nagham dasar, praktik terbimbing, dan evaluasi performa bacaan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada aspek ketepatan tajwid, penguasaan pola nagham dasar (Bayyati, Hijaz, dan Nahawand), serta kepercayaan diri santri dalam menampilkan bacaan tilawah. Selain itu, guru TPQ memperoleh penguatan kompetensi pedagogis dalam mengajarkan tilawah berbasis nagham secara sistematis. Program ini terbukti efektif dalam meningkatkan mutu pembelajaran tilawah Al-Qur’an dan berkontribusi terhadap penguatan literasi Qur’ani santri di TPQ Khairul Hidayah.
Abstract:(Abstrak) Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) membuka peluang yang signifikan bagi guru dalam meningkatkan kualitas perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran. Namun, pemanfaatan teknologi…
gi pembelajaran berbasis AI di SMP lingkup Kabupaten Kolaka Timur belum sepenuhnya optimal, khususnya dalam perancangan kegiatan pembelajaran dan penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas profesional guru melalui pelatihan pemanfaatan aplikasi pembelajaran berbasis AI, seperti Canva, Word AI, dan ChatGPT, guna mendukung perencanaan pembelajaran yang efektif dan inovatif.
Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui tahapan penyusunan materi pelatihan, kegiatan tatap muka, demonstrasi, praktik langsung terbimbing, latihan mandiri, serta pendampingan intensif. Peserta kegiatan terdiri atas guru dan kepala sekolah, dengan fasilitator utama dosen dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Lakidende.
Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman guru terhadap konsep teknologi pembelajaran digital serta kemampuan dalam merancang perangkat pembelajaran berbasis AI, meliputi media presentasi, lembar kerja digital, dan RPP berbantuan AI. Guru menunjukkan tingkat partisipasi dan antusiasme yang tinggi serta mampu menghasilkan rancangan pembelajaran yang lebih kreatif, efektif, dan relevan dengan karakteristik mata pelajaran. Secara keseluruhan, kegiatan PKM ini memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kompetensi pedagogik dan profesional guru dalam pemanfaatan teknologi AI secara berkelanjutan, sekaligus menjadi upaya strategis dalam mendukung transformasi digital sekolah dan peningkatan kualitas pembelajaran.
Abstract:Pendidikan karakter dan literasi merupakan pilar penting dalam membangun generasi emas yang berdaya saing dan berakhlak mulia. Artikel ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan literasi masyarakat Desa Mappetatajang melalui…
alui penguatan pendidikan karakter berbasis partisipasi masyarakat. Metode yang digunakan adalah Community-Based Participatory Approach (CBPA) dengan melibatkan masyarakat sebagai subjek utama kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan minat baca, kesadaran literasi, serta penguatan nilai-nilai karakter masyarakat. Integrasi pendidikan karakter dan literasi terbukti efektif dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di tingkat desa.