Search Articles & Publications

Showing 893 articles found for "Puan"

PENERAPAN PERSPEKTIF GENDER DALAM TATA KELOLA DESA RAMAH PEREMPUAN DAN ANAK

A. Oktarya Sandi, M. Ikhsan Purnama, Fatima Azzahrah, Laode Muhammad Zul Ikram, Darma Wulan, Jelsia Paga, Miftahul Jannah, Zesilia Pratiwi, Helsa, Nur Afny, Aswia, Lulu Rahmadhani Mangesa
Abstract: Artikel ini membahas penerapan perspektif gender dalam tata kelola Desa Ramah Perempuan dan Anak (DRPA) sebagai strategi pembangunan desa yang inklusif dan berkeadilan. Implementasi perspektif gender tidak hanya menekankan… an partisipasi perempuan dalam proses pengambilan keputusan, tetapi juga pada penyediaan ruang aman, layanan perlindungan, dan pemberdayaan ekonomi yang mendukung kesejahteraan perempuan dan anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi pustaka dan analisis kebijakan untuk menggambarkan efektivitas penerapan perspektif gender di tingkat desa.

PENINGKATAN KEMAMPUAN MASYARAKAT DALAM MENGHADAPI BENCANA MELALUI UPAYA MITIGASI BENCANA, PELATIHAN TANGGAP DARURAT, DAN BANTUAN HIDUP DASAR DI DESA LEMPOPACCI

Fachrul, Revanza Andrea Putra Jaya, Nur Alya, Mardiana, Nuraisyah, Hadmirathi Kasdim, Umi Kalsum, Rizky Sirya Ningsih, Adnan Yahya, Surgawi, Pitri
Abstract: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan masyarakat dan mampu melakukan upaya tanggap darurat serta dapat mengetahui dan mampu memberikan bantuan hidup dasar saat terjadi situasi darurat.… arurat. Dengan Pendekatan Community-Based Participatory Approach (CBPA). Melalui program Mitigasi Bencana, Upaya Tanggap Darurat, Dan Bantuan Hidup Dasar, pelaksanaan mencakup ceramah interaktif, diskusi kelompok, simulasi bencana, dan pendampingan lapangan. Hasil kegiatan menunjukkan Seluruh kegiatan peningkatan kapasitas masyarakat terbukti meningkatkan kesiapsiagaan dan ketangguhan dalam menghadapi bencana. Berbagai pelatihan, sosialisasi, dan simulasi bencana mampu meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta koordinasi masyarakat, yang didukung oleh pendampingan instansi terkait dan partisipasi aktif warga, sehingga masyarakat menjadi lebih siap, tangguh, dan responsif terhadap potensi bencana.

PERAN LOKAKARYA PENULISAN DALAM PENGEMBANGAN LITERASI SASTRA ANAK BERBASIS KOTA BAGI MAHASISWA PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA

Nurul Kholifah, Nur Alfan, Ahmad Fauzan, Luluk Ernawati, Kalina Dewantara, Ike Suharwati, Suharwati, Khoirur Rizal, Ari Ambarwati
Abstract: Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengkaji peran lokakarya penulisan dalam pengembangan literasi sastra anak berbasis kota bagi mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Lokakarya penulisan diselenggarakan… oleh mahasiswa Program Magister Pendidikan Bahasa Indonesia Universitas Islam Malang sebagai bagian dari implementasi tridharma perguruan tinggi, khususnya pada aspek pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif melalui model writing workshop yang mengintegrasikan pemahaman konseptual sastra anak dengan praktik menulis kreatif berbasis konteks Kota Malang. Peserta kegiatan adalah mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia yang mengikuti rangkaian sesi pemaparan materi, diskusi, praktik menulis, serta umpan balik terhadap karya. Data pengabdian diperoleh melalui instrumen pretest dan posttest, observasi partisipatif, serta analisis portofolio karya sastra anak yang dihasilkan mahasiswa. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap unsur sastra anak, pemanfaatan unsur lokal kota, kemampuan menyusun premis cerita, serta penerapan teknik showing dalam penulisan. Selain itu, karya mahasiswa pascalokakarya memperlihatkan perkembangan kualitas naratif yang lebih kontekstual, kreatif, dan sesuai dengan karakteristik pembaca anak. Temuan ini menunjukkan bahwa lokakarya penulisan yang diselenggarakan oleh mahasiswa magister MPBI UNISMA memiliki peran strategis dalam mengembangkan literasi sastra anak sekaligus memperkuat peran mahasiswa pascasarjana sebagai agen literasi dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat.

PELATIHAN TOAFL DAN STRATEGI MENGERJAKANNYA DI MAN I PANYABUNGAN MANDAILING NATAL

Bintang Rosada, Supriani, Ria Rafita, Rani Ismil Hakim, Harahap, Titi Martini, Lilyana Hasibuan
Abstract: Pentingnya mempelajari Bahasa arab bukan hanya sekedar alat komunikasi semata akan tetapi lebih dari itu. Dengan memiliki kemampuan berbahasa arab yang baik akan memudahkan seseorang dalam melanjutkan studi lanjut maupun… berkarir, karena kemampuan berbahasa asing seperti Bahasa arab menjadi salah satu persyaratan yang harus dipenuhi  melalui sertifikat toafl. Toafl adalah tes berbahasa arab yang terdiri dari soal istima’, qawa’id dan qiraat. Pelatihan toafl ini dilakukan di MAN I  Mandailing Natal dengan tiga tahapan yaitu pertama, pretest untuk mengetahui kemampuan berbahasa arab peserta didik sebelumnya. Kedua, pemberian materi seputar toafl dan komponennya beserta trik mengerjakannya. Ketiga, posttest. Harapan dari pada pelatihan toafl ini ialah memberikan pengetahuan baru bagi peserta didik kelas XI MAN I Panyabungan karena sebelumnya belum pernah diadakan. Hasil peretest dan posttest toafl yang dikerjakan oleh peserta didik terdapat peningkatan baik dalam menjawab soal istima’, qawa’id dan qiraat. 

PENDEKATAN PARTISIPATIF DALAM MEWUJUDKAN DESA RAMAH PEREMPUAN DAN ANAK DI DESA PONGGI

Umar, Mirna Rahman, Nurul Ramadhani, Gita Tuturi Handayani, Ulvariani, Serlyna Hayuddin, Hera Olivia, Wulan Nurayni, Rio Arya Rifaldi, Aidil, Azzahrah Salam, Aulia Ahsahra
Abstract: Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan di Desa Ponggi, Kecamatan Porehu, Kabupaten Kolaka Utara, dengan tujuan untuk mewujudkan Desa Ramah Perempuan dan Anak melalui penerapan pendekatan partisipatif… f berbasis komunitas. Desa Ponggi dipilih sebagai lokasi kegiatan karena memiliki potensisosial dan semangat gotong royong yang tinggi, namun masih menghadapi berbagai persoalan seperti kurangnya kesadaran terhadap perlindungan anak, rendahnya partisipasi perempuan dalam kegiatan publik, serta minimnya kegiatan edukatif yang mendukung tumbuh kembang anak secara sehat dan aman. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif, di mana masyarakat dilibatkan secara aktif dalam seluruh tahapan kegiatan, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi. Program utama yang dilaksanakan meliputi pembenahan taman kanak-kanak (TK), Festival Anak Ceria, senam sehat mingguan, penyuluhan anti-bullying dan KDRT, serta kampanye kesehatan reproduksi yang seluruhnya dilaksanakan secara kolaboratif dengan perangkat desa, guru, dan ibu-ibu PKK. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam kesadaran sosial masyarakat terhadapi superlindungan anak dan kesetaraan gender. Ibu-ibu mulai aktif berpartisipasi dalam kegiatan publik, anak-anak menjadi lebih percaya diri dan peka terhadap empati sosial, serta lingkungan belajar menjadi lebih bersih dan nyaman. Pendekatan partisipatif terbukti efektif dalam memperkuat kohesisosial, menumbuhkan rasa memiliki terhadap program, serta menciptakan keberlanjutan kegiatan setelah PKM berakhir. Dengan demikian, kegiatan ini membuktikan bahwa pemberdayaan masyarakat berbasis partisipasi mampu menjadi strategi efektif dalam mewujudkan desa yang inklusif, aman, dan ramah bagi perempuan dan anak.

PENGUATAN LITERASI ARGUMENTATIF MELALUI RETORIKA NARATIF DALAM PENULISAN ESAI BAHASA INDONESIA BAGI MAHASISWA UIN SATU TULUNGAGUNG

Wahda Rahma Laila, Nur Amalia Balqis, Aprilia Nur Azizah, Usliani, M. Wildan Navi, Rozanna Ismarika, Jumaddil, Akhmad Tabran
Abstract: Penulisan esai beasiswa menuntut kemampuan literasi argumentatif yang tidak hanya menyusun informasi, tetapi juga membangun identitas akademik secara meyakinkan. Banyak mahasiswa masih mengalami kesulitan dalam memulai cerita,… erita, menyusun alur yang runtut, serta merumuskan tujuan studi dan kontribusi secara persuasif. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penguatan literasi argumentatif melalui retorika naratif dalam penulisan esai Bahasa Indonesia bagi mahasiswa UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif yang didukung analisis kuantitatif sederhana. Data diperoleh melalui Google Form yang diisi peserta pelatihan penulisan esai beasiswa, berupa skala penilaian diri terhadap pemahaman esai persuasif dan kemampuan retorika, serta jawaban naratif mengenai pengalaman hidup yang dianggap mewakili diri, bagian tersulit dalam menulis esai, dan kesan terhadap kegiatan. Data kuantitatif dianalisis secara deskriptif untuk memetakan kecenderungan persepsi literasi argumentatif, sedangkan data naratif dianalisis melalui pengkodean etos, pathos, dan logos, penemuan tema-tema konstruksi identitas, dan interpretasi kontekstual. Hasil penelitian diharapkan memotret pola cara mahasiswa menampilkan identitas akademiknya dalam esai, strategi retorika yang paling dominan digunakan, serta aspek-aspek kemampuan menulis yang masih membutuhkan penguatan. Temuan tersebut menjadi dasar penyusunan modul pelatihan penulisan esai berbasis retorika naratif dalam konteks Pendidikan Bahasa Indonesia.

SOSIALISASI KEADILAN GENDER BERBASIS NILAI ISLAM BAGI KADER IPNU IPPNU KECAMATAN TULIS KABUPATEN BATANG

Dedy Saifullah Nur, Ahmad Khoir, Kurniawati Mutmainah, Nurma Khusna Khanifa
Abstract: Sosialisasi keadilan gender dalam perspektif Islam menjadi kebutuhan penting bagi generasi muda, khususnya dalam organisasi pelajar berbasis keagamaan seperti IPNU–IPPNU. Kegiatan ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan… aan sosialisasi gender pada LAKMUD PAC IPNU IPPNU Kecamatan Tulis, mengevaluasi pemahaman peserta, serta menganalisis perubahan pemahaman tersebut melalui pendekatan nilai-nilai Islam. Metode pengabdian menggunakan pendekatan participatory education melalui penyampaian materi interaktif, debat pro kontra berbasis studi kasus, dan sesi tanya jawab reflektif. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif dan dokumentasi lapangan, kemudian dianalisis dengan teknik deskriptif-kualitatif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta menunjukkan partisipasi tinggi sejak sesi pembukaan, dengan respons aktif terhadap pemaparan materi yang mencakup konsep gender, nilai qirānah, serta fakta sosial mengenai bias gender. Sesi debat menjadi bagian paling dinamis dan transformatif, di mana peserta mampu menyusun argumen kritis, meninjau ulang asumsi budaya, dan membedakan nilai agama dari konstruksi sosial. Observasi menunjukkan bahwa sosialisasi ini meningkatkan keterbukaan berpikir, kemampuan analisis, dan kesadaran peserta terhadap pentingnya keadilan dalam relasi sosial. Peserta juga menunjukkan perubahan sikap dalam menghargai perbedaan, menghindari stereotip, serta memahami bahwa ketidakadilan gender banyak bersumber dari budaya, bukan ajaran Islam. Secara keseluruhan, kegiatan ini berhasil memperkuat pemahaman gender berbasis nilai keislaman dan memberikan model sosialisasi yang efektif untuk diterapkan dalam kegiatan kaderisasi organisasi pemuda Islam.  

PENDAMPINGAN WIRAUSAHA SYARIAH DALAM MEMBANGUN MODEL BISNIS YANG SESUAI PRINSIP ISLAM DI REMAJA MASJID AL-MUKHLISIN DESA TEMBUNG

Dahrul Siregar, Retnawati Siregar
Abstract: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan remaja masjid dalam membangun model bisnis yang sesuai dengan prinsip-prinsip syariah Islam. Melalui program pelatihan dan pendampingan… ndampingan intensif, para remaja Masjid Al-Mukhlisin Desa Tembung diberikan pemahaman tentang konsep dasar wirausaha syariah, etika bisnis Islami, dan cara mengembangkan usaha tanpa melanggar ketentuan syariah. Metode pelaksanaan mencakup ceramah interaktif, diskusi kelompok, simulasi bisnis, dan pendampingan lapangan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan peserta mengenai prinsip bisnis syariah serta munculnya ide-ide usaha halal yang siap dikembangkan secara berkelanjutan.

EDUKASI PEMAHAMAN IMBUHAN PADA SISWA SEKOLAH DASAR GUNA MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBAHASA INDONESIA

Jasmine, Yusticia, Haikal, Muhammad Dava, Ernawati, Surni, Febrian, Alvin, Nirmala, Syahda, Mislan, Mislan, Dewi, Irma Nurmala
Abstract: Parents, especially mothers, have taught the ability to speak good and correct Indonesian since early childhood. However, many still do not understand affixes in Indonesian vocabulary. In the school environment, Indonesian… an is a mandatory subject that students must study at every grade level in elementary school. Affixes in a sentence can provide and change the meaning and function of the sentence and the type of sentence itself. Affixes are used and adjusted to the sentences or specific paragraphs used. The purpose of the community service conducted by the KKM 41group students of Universitas Bina Bangsa, is to convey the knowledge they have acquired at the campus. The method used in this service is to educate elementary school students about affixes to improve their Indonesian language skills. The result of this service is that the students have a better understanding of learning affixes and practice directly by taking a test to assess their knowledge, with the test results being excellent.

PEMBERDAYAAN REMAJA PEREMPUAN DALAM UPAYA PENCEGAHAN PERGAULAN BEBAS

Arifin, Yulia, Gina Muthia, Ety Aprianti
Abstract: Masa remaja disebut juga masa pubertas, yaitu masa transisi yang unik ditandai dengan berbagai perubahan fisik, emosi dan psikis. Pada masa remaja cenderung memiliki rasa penasaran yang tinggi. Tanpa kontrol yang tepat dari… ari dirinya sendiri maupun orangtua, hal ini bisa membuat mereka terjerumus pada pergaulan bebas. Bentuk pergaulan bebas pada remaja seperti seks bebas, penyalahgunaan narkoba, dan tindakan kenakalan remaja lainnya. Pada Januari 2023, laporan kasus kekerasan pada anak sebanyak 6 kasus dengan rincian dua kekerasan psikis dan empat kasus pelecehan seksual. Remaja yang sedang mengalami pubertas membutuhkan bimbingan dari lingkungan sekitarnya, orang tua, dan sekolah. Pondok Pesantren Al-Falah merupakan kegiatan untuk meningkatkan pengetahuan agama Islam dan menumbuhkan kesadaran dalam berperilaku yang baik. Agar remaja dapat melalui masa pubertas dan berperilaku dengan baik, dibutuhkan informasi dan edukasi seputar kesehatan reproduksi pada remaja putri di Pondok Pesantren. Metode: Pengabdian masyarakat ini dilakukan pada tanggal 26 Juli 2025. Adapun kegiatannya meliputi pemberian informasi dan edukasi terkait kesehatan reproduksi pada remaja dan diskusi seputar masalah pubertas pada remaja yang hadir dalam kegiatan pengabdian masyarakat. Hasil: Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat ini, 100% remaja sudah tersosialisasi tentang kesehatan reproduksi dan masalah pada remaja. 80% remaja dapat menjawab pertanyaan dengan benar yang telah diajukan oleh penyaji.