Abstract:Usia Anak remaja juga termasuk masa yang rentan terjadinya karies gigi karena pada usia 12-13 tahun merupakan masa maturasi email setelah erupsi, sehingga menyebabkan karies mudah terjadi. Salah satu faktor yang mempengaruhi…
ruhi karies gigi pada anak yaitu tingkat pengetahuan dan sikap. Melalui cara yang efektif dalam mempromosikan kesehatan, masyarakat berkesempatan untuk meningkatkan pengawasan diri dan mengubah kebiasaan demi memperbaiki kesehatan mereka. Penelitian ini memiliki tujuan untuk membandingkan pengetahuan dan sikap siswa remaja di SMP Muhammadiyah Kupang terkait promosi kesehatan gigi dengan menggunakan permainan ludo dan ular tangga yang berfokus pada karies gigi. Jenis penelitian adalah Quasi experiment (eksperimen semu). Jumlah sampel ditentukan dengan rumus slovin dengan hasil 40 orang dibagi 2 kelompok yaitu kelompok pertama (20 orang) menggunakan media ludo dan kelompok kedua (20 orang) menggunakan media ular tangga tentang karies gigi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan dan sikap siswa mengenai karies gigi setelah mengikuti penyuluhan yang menggunakan permainan sebagai media. Sebanyak 40 siswa dari SMP Muhammadiyah Kupang dibagi menjadi dua kelompok, di mana masing-masing kelompok mendapatkan penyuluhan dengan menggunakan permainan Ludo dan ular tangga. Dalam kelompok yang menggunakan Ludo, persentase siswa yang memiliki pengetahuan kategori baik meningkat dari 15% menjadi 65%, sedangkan yang memiliki sikap kategori baik naik dari 15% menjadi 55%. Di kelompok ular tangga, pengetahuan kategori baik meningkat dari 10% menjadi 70%, sementara sikap kategori baik mengalami peningkatan dari 15% menjadi 85%. Dapat disimpulkan bahwa media ular tangga menunjukkan peningkatan yang lebih besar dalam hal pengetahuan dan sikap dibandingkan dengan media Ludo. Kedua media, yaitu Ludo dan ular tangga sama-sama terjadi peningkatan pengetahuan dan sikap siswa mengenai karies gigi.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengharuh fitur menu rekomendasi makanan terhadap tingkat kepuasan pelanggan pada layanan Go-Food di aplikasi Go-Jek. Perkembangan teknologi digital telah mendorong perusahaan…
untuk menciptakan inovasi layanan yang lebih personal dan efisien. Salah satu fitur yang berkembang dalam layanan aplikasi pesan antar makanan adalah fitur menu rekomendasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada pengguna aktif Go-Jek. Data dianalisis menggunakan Teknik regresi linier sederhana untuk menguji hubungan antara variable fitur rekomendasi makanan dan kepuasan pelanggan. Kemudahan penggunaan, relevansi pilihan makanan, serta tingkat personalisasi menjadi faktor utama yang memengaruhi pengalaman pengguna secara keseluruhan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan strategi layanan digital yang berorientasi pada kepuasan pelanggan serta menjadi referensi dalam pengembangan fitur serupa pada platform layanan digital lainnya.
Abstract:Perkembangan zaman dan modernisasi menuntut Hukum Waris Adat masyarakat Batak Karo untuk beradaptasi dengan tuntutan dunia modern. Dalam masyarakat Suku Karo, hanya anak laki-laki yang berhak menerima warisan, sementara…
anak perempuan tidak memiliki hak waris. Namun, anak perempuan dapat menerima "pemere" atau hadiah kasih sayang dari pewaris, yang dapat berupa emas, ladang, atau sawah yang dapat dikelolanya selama hidup. Pemberian "pemere" ini terkait erat dengan hukum adat dan telah menjadi tradisi turun-temurun dalam masyarakat Suku Karo. Perbedaan perlakuan antara anak laki-laki dan perempuan dalam hal warisan sangat mencolok, dengan anak laki-laki memiliki kekuasaan penuh atas harta warisan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data primer untuk memahami perkembangan dan perubahan dalam penerapan hukum waris adat Batak Karo. Selain itu, penelitian ini juga mengkaji data sekunder dari berbagai sumber, termasuk literatur, dokumen adat, peraturan perundang-undangan, dan hasil penelitian terdahulu tentang hukum adat dan modernisasi, untuk memberikan gambaran yang komprehensif tentang topik ini.
Abstract:Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memegang peranan penting dalam pembangunan ekonomi Indonesia melalui penciptaan lapangan kerja, pemerataan ekonomi, dan kontribusi terhadap PDB nasional. Namun, dalam industri perawatan…
watan kulit lokal yang sangat kompetitif, UMKM menghadapi tantangan yang signifikan, khususnya dalam pemasaran digital dan adaptasi teknologi. Studi ini mengkaji pengaruh pemasaran digital terhadap keunggulan kompetitif UMKM perawatan kulit lokal, dengan menggunakan merek Scarlett sebagai studi kasus. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif yang melibatkan observasi non-partisipatif dan studi dokumentasi, penelitian ini mengeksplorasi bagaimana Scarlett berhasil memanfaatkan platform digital, pemasaran influencer, pembuatan konten, dan keterlibatan media sosial untuk memperkuat posisi pasarnya. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa integrasi strategi pemasaran digital Scarlett, seperti kolaborasi dengan influencer lokal dan internasional, pemasaran konten yang menarik dan informatif, dan interaksi media sosial yang aktif, secara signifikan meningkatkan visibilitas merek, kepercayaan konsumen, dan loyalitas pelanggan. Strategi-strategi ini telah memungkinkan Scarlett untuk tidak hanya bertahan tetapi juga berkembang di pasar yang jenuh, membuktikan bahwa pemasaran digital merupakan pendorong penting bagi UMKM yang ingin mencapai keunggulan kompetitif yang berkelanjutan. Penelitian ini memberikan wawasan praktis dan teoritis tentang bagaimana UMKM dapat memanfaatkan alat digital untuk meningkatkan merek dan jangkauan pasar mereka di era digital.
Abstract:Transformasi digital merupakan elemen kunci dalam meningkatkan daya saing dan keberlanjutan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di era industri 4.0. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pemerintah daerah…
dalam mendorong transformasi digital pada UMKM di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi terhadap pelaku UMKM serta instansi pemerintah terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemerintah daerah memiliki peran strategis dalam menyediakan infrastruktur digital, pelatihan keterampilan digital, serta menciptakan kebijakan yang mendukung inklusi teknologi pada UMKM. Meskipun terdapat berbagai upaya yang telah dilakukan, tantangan seperti keterbatasan akses internet, rendahnya literasi digital, dan kurangnya pendampingan teknis masih menjadi hambatan utama. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah daerah, sektor swasta, dan komunitas lokal menjadi faktor penting dalam mempercepat proses transformasi digital yang berkelanjutan.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja keuangan pada PT XYZ melalui analisis rasio keuangan. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk menilai kinerja keuangan perusahaan dalam menghasilkan laba dari penjualan,…
jualan, aset dan ekuitasnya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Data yang dianalisis merupakan laporan keuangan perusahaan dari tahun 2022 hingga 2024, yang diperoleh melalui wawancara langsung dengan karyawan perusahaan. Rasio keuangan yang digunakan dalam analisis ini meliputi Current Ratio, Cash Ratio, Debt to Equity Ratio, Debt to Assets Ratio, Return on Equity (ROE), Return on Assets (ROA), Net Profit Margin (NPM), dan Gross Profit Margin (GPM). Hasil temuan menunjukan bahwa kinerja keuangan PT XYZ secara keseluruhan tetap stabil dan sehat. Rata-rata ROE sebesar 24,16% dan ROA sebesar 19,40% dikategorikan sangat baik, mencerminkan profitabilitas yang kuat dan pemanfaatan aset yang efektif. Selain itu, NPM sebesar 22,45% dan GPM sebesar 94,19% menunjukan kemampuan perusahaan dalam mempertahankan margin keuntungan yang tinggi, yang menjadi indikator utama atas keunggulan kompetitif dan efisiensi operasional perusahaan.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam meningkatkan penjualan di era digital, khususnya di wilayah Jakarta Timur. Metode yang…
digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui studi pustaka, wawancara, dan observasi langsung terhadap pelaku UMKM di berbagai sektor, seperti kuliner, fashion, jasa, dan kerajinan tangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi digital, seperti media sosial, e-commerce, dan metode pembayaran digital, berperan signifikan dalam memperluas pasar dan meningkatkan daya saing UMKM. Selain itu, strategi pemasaran digital yang tepat, kemampuan adaptasi terhadap perubahan perilaku konsumen, inovasi produk, serta dukungan dari pemerintah dan komunitas menjadi faktor pendukung utama dalam peningkatan penjualan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan UMKM tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga pada kesiapan sumber daya manusia, kreativitas, dan kolaborasi lintas sektor. Diharapkan hasil penelitian ini dapat menjadi acuan bagi pelaku usaha, pemerintah, dan peneliti selanjutnya dalam mengembangkan UMKM berbasis digital secara berkelanjutan.
Abstract:Indonesia memiliki tradisi budaya yang kaya dan beragam. Tradisi budaya adalah komponen penting dari kehidupan masyarakat, yang dapat menunjukkan identitas dan prinsip-prinsip yang dianut oleh suatu kelompok. Seperti halnya…
nya tradisi budaya yang masih terus digunakan hingga saat ini oleh masyarakat aboge yang ada di Desa Pagelaran yaitu tradisi ritual sesajen dalam pernikahan. Adanya sudut pandang masyarakat yang berbeda-beda dan juga keyakinan dalam ritual sesajen pernikahan untuk menghindari hal-hal buruk yang dapat terjadi. Peneliti akan mengkaji dengan menggunakan perspektif ‘urf dengan beberapa rumusan yakni: (1) Apa motif yang melatarbelakangi adanya tradisi ritual sesajen dalam pernikahan masyarakat Islam aboge di Desa Pagelaran. (2) Bagaimana praktik tradisi ritual sesajen dalam pernikahan masyarakat Islam aboge ditinjau dari perspektif ‘urf. (3) Mengapa praktik tradisi ritual sesajen dalam pernikahan tumbuh dinamis dikalangan masyarakat Islam aboge di Desa Pagelaran. Jenis penelitian yang digunakan adalah empiris sebagai salah satu bentuk penelitian hukum sosiologis dengan menggunakan pendekatan antropologis. Lokasi dari penelitian ini berada di Desa Pagelaran Kecamatan Pagelaran Kabupaten Malang. Sumber data yang digunakan yaitu sumber data primer berupa wawancara dan sumber data sekunder yang berasal dari dokumen-dokumen seperti penelitian jurnal terkait sesajen dan yang terkait pembahasan dalam penelitian, buku dan kitab ushul fiqh, dan juga referensi tambahan lainnya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) motif yang melatarbelakangi adanya tradisi ritual sesajen dalam pernikahan masyarakat Islam aboge di Desa Pagelaran terjadi karena adanya motif sosial-budaya, sosial-keagamaan, sosial keamanan, dan sosial-kerukunan. (2) Praktik tradisi ritual sesajen yang dilakukan jika dilihat dari pespektif urf, tradisi tersebut masuk kedalam urf shahih sebab memenuhi syarat, begitu pula bisa menjadi ‘urf fasid dengan beberapa sebab lainnya. (3) Tradisi ritual sesajen pernikahan tumbuh dinamis dikalangan masyarakat Islam aboge, dapat dilihat dari segi ekonomi, sosial, budaya, dan alam yang memiliki banyak manfaat.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen sekolah dalam pembinaan karakter berbasis kearifan lokal di SMP/SMA Global Islamic Boarding School (GIBS). Fokus utama penelitian meliputi proses perencanaan, pengorganisasian,…
anisasian, pengarahan, pengendalian, dan evaluasi dalam implementasi program pembinaan karakter. Pendekatan kualitatif dengan metode observasi, wawancara, dan studi pustaka digunakan untuk menggali data empiris dan mendukung analisis berbasis teori pendidikan karakter dan manajemen pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen sekolah di GIBS berhasil mengintegrasikan nilai-nilai kearifan lokal seperti gotong royong, tanggung jawab, sopan santun, dan kejujuran dalam kurikulum, kegiatan ekstrakurikuler, dan pembiasaan harian siswa. Program seperti kerja bakti, musyawarah, seni tradisional, dan pengabdian masyarakat secara efektif membentuk karakter siswa yang berakar pada budaya lokal dan nilai-nilai Islam. Evaluasi rutin, pelibatan orang tua, dan keterlibatan komunitas lokal menjadi faktor pendukung keberlanjutan program ini. Namun, penelitian ini juga mengidentifikasi beberapa hambatan, seperti pengaruh budaya modern yang mengurangi minat siswa terhadap nilai-nilai lokal, keterbatasan sumber daya, dan kurangnya pelatihan guru terkait kearifan lokal. Oleh karena itu, direkomendasikan penguatan inovasi program melalui teknologi, peningkatan kolaborasi dengan komunitas, dan pengembangan sistem evaluasi yang lebih terstruktur. Penelitian ini memberikan implikasi bagi kebijakan pendidikan, khususnya dalam mendukung integrasi kearifan lokal sebagai komponen utama pembinaan karakter di sekolah. Temuan ini juga membuka peluang penelitian lanjutan untuk mengeksplorasi dampak jangka panjang program pembinaan karakter terhadap keberhasilan siswa di masa depan.
Abstract:Penelitian ini membahas tentang implementasi manajemen perkantoran dalam peningkatan kualitas pelayanan prima di MTsN 1 Jombang. Manajemen perkantoran merupakan hal yang sangat penting di dalam lembaga pendidikan, maka diperlukan…
iperlukan pengelolaan perkantoran yang baik dan efektif serta memberikan hasil pelayanan prima yang baik di ranah publik. Pelayanan merupakan salah satu pilar utama yang dapat mempengaruhi kualitas sebuah lembaga pendidikan. Karena publik yang langsung menilai bagaimana kualitas pelayanan di lembaga pendidikan tersebut. Dari permasalahan diatas peneliti meneliti tentang implementasi manajemen perkantoran dalam peningkatan kualiatas pelayanan prima di MTsN 1 Jombang. Penelitian menggunakan jenis deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Adapun data dan sumber data. teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analis data menggunakan: reduksi data, penyajian data, dan pemberian kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1) Manajemen perkantoran yang diterapkan di MTsN 1 meliputi perencanan perkantoran, pengorganisasian kantor, kepemimpinan kantor, komunikasi efektif, prosedur perkantoran, tata letak kantor, pengendalian perkantoran. 2) Kualitas pelayanan prima yang ada di MTsN 1 Jombang dapat diketahui melalui lima dimensi yaitu reliability (kehandalan), responsiveness (daya tanggap), asssurnace (jaminan), emphaty (empati) dan tangibles (bukti fisik). 3) Impelementasi manajemen perkantoran dalam peningkatan kualitas pelayanan prima yaitu Digitalisasi manajemen perkantoran seperti pengoptimalan website madrasah, sosial media dan aplikasi SiMapel dan pengadaan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) yang didalamnya terintegrasi dari bagian pelayanan administrasi, pelayanan kepegawaian dan pelayanan perlengkapan.