Search Articles & Publications

Showing 1524 articles found for "Model"

KONTRIBUSI SPIRITUALIAS HENDRIKUS LEVEN UNTUK KEHIDUPAN MISIONER

Agustina Marisa Sitanggang, Elisabet Odi Bogo, Nelci Halla
Abstract: Untuk kehidupan misioner, Spiritualitas Hendrikus Leven mewariskan semangat pengabdian yang mendalam, berakar pada iman yang kuat, dan diwujudkan melalui pelayanan yang tulus dan solider kepada kaum miskin dan terpinggirkan.… kan. Studi ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan kontribusi spiritualitas Hendrikus Leven, SVD terhadap kehidupan misioner. Sebagai seorang misionaris Serikat Sabda Ilahi (SVD), Leven menghadapi berbagai tantangan berat, termasuk Perang Dunia I dan II, feodalisme, dan krisis ekonomi yang parah. Spiritualitas Hendrikus Leven tidak hanya menjadi kekuatan internal bagi dirinya, tetapi juga menjadi sumber inspirasi dan model yang nyata bagi kehidupan misioner, baik bagi para anggota SVD maupun kongregasi yang didirikannya, dalam melanjutkan misi pelayanan dan mewujudkan Kerajaan Allah di dunia. Spiritualitas Hendrikus Leven memberikan kontribusi signifikan terhadap kehidupan misioner dengan memprioritaskan pemberdayaan umat lokal, pengembangan kepemimpinan, dan pendekatan yang adaptif terhadap konteks misi, yang semuanya berakar pada keyakinan mendalam dan visi transformatif. 

INTEGRASI SPRITUALITAS HENDRICUS LEVEN DAN DIMENSI SPRITUALITAS KEHIDUPAN

Odilia Aprilda Paun, Gibran Anand Perkasa, Nelcy Hella
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis relevansi visi spiritualitas Mgr. Henricus Leven, SVD (1883–1953), Vikaris Apostolik Kepulauan Sunda Kecil sekaligus pendiri Kongregasi Pengikut Yesus (CIJ), dengan model spiritualitas… ritualitas terintegrasi kontemporer. Spiritualitas modern dipahami sebagai pencarian makna, tujuan, dan koneksi transenden yang mengintegrasikan dimensi psikologis, sosial, dan eksistensial. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif historis-hermeneutik dengan analisis dokumen dan kajian literatur. Data diperoleh dari arsip gereja, biografi, serta literatur akademik tentang spiritualitas terintegrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep integrasi berlandaskan nilai integritas, dengan tujuan menciptakan persatuan dan kesejahteraan. Spiritualitas, menurut para ahli, merupakan pengalaman hidup yang menghubungkan iman, nilai, dan praksis sehari-hari. Dalam konteks historis, Henricus Leven mewujudkan spiritualitas terintegrasi melalui kepemimpinan berakar pada iman, pelayanan tanpa pamrih, keberanian menghadapi penderitaan, serta pembinaan komunitas religius pribumi. Nilai-nilai spiritualitas Leven relevan dengan kerangka spiritualitas modern yang holistik dan inklusif.  

SPIRITUALITAS HENRICUS LEVEN : KEHIDUPAN BERAKAR PADA IMAN DAN PELAYANAN

Philipus Penana Ruron, Fransiskus Xaverius Leo Baur
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis spiritualitas Henricus Leven serta relevansinya bagi kehidupan iman dan pelayanan gereja masa kini. Latar belakang penelitian ini berangkat dari fenomena menurunnya&#8230; nurunnya kedalaman spiritualitas umat Kristen, khususnya generasi muda, di tengah pengaruh globalisasi dan perkembangan teknologi yang menggeser orientasi hidup ke arah individualisme dan hedonisme. Henricus Leven dipandang sebagai figur historis yang menampilkan spiritualitas holistik — berakar pada iman yang mendalam, diwujudkan dalam pelayanan sosial, dan berorientasi pada komunitas marginal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert lima poin dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif serta inferensial (korelasi dan regresi sederhana). Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi jemaat terhadap spiritualitas Leven berada pada kategori tinggi (M = 4,32) dengan hubungan positif yang signifikan antara pemahaman spiritualitas dan relevansinya terhadap pelayanan gereja masa kini (r = 0,67; p < 0,01). Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin baik pemahaman jemaat terhadap nilai iman dan pelayanan Leven, semakin tinggi pula apresiasi mereka terhadap penerapannya dalam konteks modern. Secara praktis, spiritualitas Henricus Leven dipersepsikan sebagai model hidup beriman yang autentik dan kontekstual, mampu menginspirasi pelayanan gereja yang humanis, transformatif, dan berakar pada iman yang hidup.

ANALISIS KOMPARATIF MODEL PEMBELAJARAN ASYIK DAN ATIK DALAM MENINGKATKAN PARTISIPASI AKTIF PADA ANAK USIA DINI

Anisya Fitriasari, Indri Ristiani, Mega Endang Sari, Faridatul Ula, Sri Watini
Abstract: Penelitian ini menganalisis implementasi Model Pembelajaran ASYIK (Aman, Senang, Yakin, Inovatif, Kreatif) dan Model ATIK (Amati, Tiru, Kerjakan) dalam meningkatkan partisipasi aktif anak usia dini melalui pendekatan kualitatif&#8230; litatif studi literatur. Temuan kajian menunjukkan bahwa Model ASYIK berperan strategis dalam menstimulasi dimensi afektif melalui penciptaan ekosistem belajar yang kondusif, di mana penggunaan instrumen reward dan yel-yel secara efektif memitigasi kecemasan instruksional serta meningkatkan kepercayaan diri anak. Sementara itu, Model ATIK menyediakan kerangka kerja metodologis sistematis yang mengakomodasi kebutuhan eksplorasi sensorik dan motorik anak melalui tahapan belajar berbasis pengalaman (experiential learning). Sinergi antara aspek emosional pada model ASYIK dan struktur kognitif pada model ATIK menghasilkan paradigma pembelajaran holistik yang tidak hanya meningkatkan keterlibatan kinestetik dan literasi numerasi, tetapi juga memperkuat kesiapan mental (school readiness) anak dalam menghadapi jenjang pendidikan selanjutnya. Secara teoretis, integrasi kedua model inovatif ini menegaskan pentingnya reposisi peran pendidik sebagai desainer pengalaman yang mampu menyelaraskan stimulasi pedagogis dengan karakteristik perkembangan alamiah anak pada masa golden age.

PENGARUH BRAND IMAGE DAN BRAND AWARENESS TERHADAP MINAT BELI TISU DI E-COMMERCE TIKTOK SHOP

Komariah, Siti, Alief Mulqi, Muhammad, Supendi
Abstract:     Perkembangan e-commerce berbasis media sosial, khususnya TikTok Shop, telah mengubah perilaku konsumen dalam melakukan pembelian produk kebutuhan sehari-hari, termasuk produk tisu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis&#8230; n untuk menganalisis pengaruh brand image dan brand awareness terhadap minat beli konsumen produk tisu di e-commerce TikTok Shop. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Populasi penelitian ini adalah konsumen di Kota Sukabumi yang pernah membeli produk tisu melalui TikTok Shop, dengan jumlah sampel sebanyak 97 responden yang ditentukan menggunakan rumus Cochran dan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan program SPSS 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial brand image berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli, begitu pula brand awareness yang memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli. Secara simultan, brand image dan brand awareness juga terbukti berpengaruh signifikan terhadap minat beli konsumen. Nilai koefisien determinasi menunjukkan bahwa sebesar 71,3% variasi minat beli dapat dijelaskan oleh kedua variabel tersebut, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan citra merek dan peningkatan kesadaran merek merupakan strategi penting dalam meningkatkan minat beli konsumen produk tisu di platform TikTok Shop.    

INTEGRATION OF TECHNOLOGY IN THE IMPLEMENTATION OF TECHNICAL GUIDANCE FOR VILLAGE/SUB-DISTRICT COOPERATIVES IN MERAH PUTIH GORONTALO

Paputungan, Frezy, Khotimah, Husnul, Ibura, Irvan
Abstract: Technology is an applied science that encompasses a set of tools, systems, methods, and skills used by humans to solve problems and make work easier. The word comes from the Greek 'techne' (art, craft, skill) and 'logos'&#8230; (science). Some examples of technology vary from simple tools such as prehistoric axes to complex systems such as the internet, which enable humans to innovate and improve the quality of life. The method used in this study is library research, which collects and analyzes various related literature to explore the concept of technology, and the integration model in the implementation of KDKMP technical guidance in Gorontalo, as well as the role of the cooperative office and facilitators in its implementation. The findings indicate that the management and implementation of KKDMP Technical Guidance runs smoothly and with quality thanks to the use of technology. In addition, cooperative facilitators who pass the 2025 test from the Ministry of Cooperatives are expected to be able to implement practices in accordance with the implementation journal and applicable regulations effectively. The Red and White Cooperative is a government program to establish village/sub-district-based economic institutions that aim to improve the welfare and independence of the community through the principles of mutual cooperation and kinship. This cooperative functions as a joint forum for carrying out various local economic efforts, such as providing basic necessities, savings and loan services, and strengthening MSMEs, so as to encourage food security and shorten the supply chain. The Red and White Cooperative Program (Kopdes Merah Putih) is a national initiative to establish cooperatives in every village and sub-district to strengthen the local economy and improve community welfare through the principles of mutual cooperation.

LEADERSHIP TRANSFORMATIONAL AND SERVANT LEADERSHIP: A THEORETICAL STUDY ON QUALITY MANAGEMENT IN ISLAMIC EDUCATION INSTITUTIONS

Salamah, Wichda Ainis, Sukarman
Abstract: This research aims to conduct a theoretical comparative analysis between Transformational Leadership and Servant Leadership models in the context of quality improvement in Islamic educational institutions. As a library research,&#8230; esearch, this article synthesizes various contemporary management literatures and Islamic leadership treasures to find the most effective leadership model for educational institution development. The results show that transformational leadership is crucial in accelerating vision, innovation, and organizational culture change oriented towards quality (itqan). On the other hand, servant leadership provides a foundation for strengthening teamwork through a service-oriented approach (khidmah) and empathy, which is aligned with prophetic values. The conclusion of this study emphasizes that the synergy between transformational vision and a service-oriented spirit is the key to building a sustainable quality culture in Islamic educational institutions, where leaders are able to encourage organizational achievement while maintaining internal team harmony through the spirit of ukhuwah and ta’awun.

PENGARUH TESTIMONI DAN ULASAN PRODUK TERHADAP KEPERCAYAAN CALON PEMBELI PADA MARKETPLACE SHOPEE

Sultan, Nadifa, Al Fauzi, Muhammad Zaki, Nugraha, Derry
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh testimoni dan ulasan produk terhadap kepercayaan calon pembeli pada marketplace Shopee. Kepercayaan konsumen merupakan faktor penting dalam transaksi daring karena berhubungan&#8230; hubungan langsung dengan keputusan pembelian. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif. Populasi penelitian adalah pengguna Shopee yang pernah membaca testimoni dan ulasan produk sebelum melakukan pembelian, dengan jumlah sampel sebanyak 97 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner online yang diukur menggunakan skala Likert lima poin. Analisis data dilakukan dengan bantuan SPSS melalui uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, serta analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial testimoni berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepercayaan calon pembeli, demikian pula ulasan produk yang juga berpengaruh positif dan signifikan. Secara simultan, testimoni dan ulasan produk terbukti memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kepercayaan calon pembeli di marketplace Shopee. Nilai koefisien determinasi menunjukkan bahwa kedua variabel independen mampu menjelaskan sebesar 38,9% variasi kepercayaan calon pembeli, sementara sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi penjual dan pihak marketplace untuk meningkatkan kualitas testimoni dan ulasan produk guna memperkuat kepercayaan konsumen.

PENGARUH KUALITAS PRODUK TERHADAP LOYALITAS PELANGGAN DENGAN KEPUASAN SEBAGAI VARIABEL MEDIASI (STUDI KASUS KONSUMEN SUNSCREEN AZARINE PADA MAHASISWA UNIVERSITAS LINGGABUANA PGRI SUKABUMI)

Artharegina, Resha, Rahayu, Siti, Ruswandi, Wawan
Abstract: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana kualitas produk memengaruhi Loyalitas Pelanggan dan Kepuasan Pelanggan sebagai variabel mediasi pada pengguna sunscreen Azarine di Universitas Linggabuana PGRI Sukabumi.&#8230; kabumi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, menggunakan metode asosiatif dan analisis Model Equation Structural berbasis Partial Least Square untuk modeling equation struktural. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun kualitas produk tidak memengaruhi loyalitas pelanggan secara langsung, kepuasan pelanggan memengaruhi loyalitas pelanggan. Hasilnya menunjukkan bahwa loyalitas pelanggan dibentuk oleh tingkat kepuasan yang dirasakan setelah penggunaan daripada kualitas produk. Oleh karena itu, untuk membangun loyalitas yang berkelanjutan, upaya peningkatan kualitas produk harus difokuskan pada meningkatkan kepuasan pelanggan.

FILOSOFI BAKAR BATU SEBAGAI MODEL KEBERSAMAN BUDAYA LOKAL DALAM KERANGKA MANAJEMEN KOTA YANG AMAN

Jhafira Salsabilla, Karmila Sinen, Fadil Indra Santoso
Abstract: Filosofi bakar batu merupakan tradisi masyarakat Papua yang mengandung nilai-nilai kebersamaan, gotong royong, dan keamanan sosial. Studi ini bertujuan untuk mengeksplorasi implikasi filosofi bakar batu terhadap pemikiran&#8230; n urban dalam konteks manajemen kota yang aman,dalam berbasis kearifan lokal  dengan fokus pada Desa wamena. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa filosofi bakar batu dapat diterapkan dalam strategi manajemen kota melalui peningkatan solidaritas sosial, partisipasi masyarakat, dan penguatan identitas budaya sebagai upaya menciptakan lingkungan perkotaan yang lebih aman dan harmonis. Bakar batu berperan sebagai sarana untuk menghasilkan sumber daya yang tersedia. Ini sangat penting karena tantangan perkotaan dewasa ini biasanya berasal dari kurangnya kohesi sosial dan ketimpangan dalam hubungan antarwarga. Tradisi ini dalam konteks modern menunjukkan bahwa kearifan lokal dapat bertahan di tengah perubahan sosial, bahkan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan kota. Oleh karena itu, integrasi nilai budaya lokal dalam kebijakan perkotaan perlu didorong sebagai bagian dari strategi pembangunan berkelanjutan berbasis komunitas.