Search Articles & Publications

Showing 2079 articles found for "Dasa"

ASUHAN KEPERAWATAN HARGA DIRI RENDAH DENGAN FOKUS TINDAKAN MENGIDENTIFIKASI KEMAMPUAN ASPEK POSITIF

Ambar Widyowati, Sudiarto, Wiwik Priyatin
Abstract: Data Riset Kesehatan Dasar (2018) banyaknya penderita skizofrenia di Indonesia sampai berkisar 400.000 individu atau 1,7 per 1.000 masyarakat. Skizofrenia suatu gangguan yang berpengaruh pada otak sehingga seseorang menjadi… adi terganggu perilaku, pikiran, presepsi dan juga emosi. Gejala skizofrenia dengan harga diri rendah ditandai rasa ketidakmampuan, berperasaan negatif ke diri sendiri, tidak percaya diri, tidak berharga serta keputusasaan yang jika tidak segera di tangani akan menyebabkan depresi. Intervensi yang diberikan yaitu melatih kelebihan positif dan mengidentifikasi kemampuan pada diri individu klien. Melaksanakan asuhan keperawatan mengidentifikasi kemampuan aspek positif yang di miliki klien dengan gangguan konsep diri harga diri rendah. Metode: Deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil: Setelah dilakukan asuhan keperawatan selama 4 hari didapatkan pasien sudah paham cara mengidentifikasi aspek positif dan melatih kemampuan yang dimiliki. 

GAMBARAN PENYEMBUHAN ULKUS DIABETIKUM GRADE 2 DENGAN PEMBERIAN SALEP VCO (VIRGIN COCONUT OIL)

Palupi, Anggit, Julianto, Eko, Puspasari, Fida Dyah
Abstract: Latar Belakang : Diabetes Mellitus (DM) adalah kondisi jangka panjang yang disebabkan oleh tubuh tidak dapat menggunakan insulin dengan baik atau pankreas tidak memproduksi cukup. Ulkus kaki diabetik merupakan salah satu… komplikasi dari diabetes mellitus, ulkus kaki diabetik adalah luka pada jaringan akibat infeksi yang lebih dalam yang terkait dengan gangguan neurologis dan vaskuler pada tungkai. VCO merupakan bahan alami yang dapat digunakan sebagai alternatif terapi topikal untuk perawatan kulit. Sediaan salep VCO dapat menjaga kelembaban luka dan mengurangi peradangan sehingga mempercepat penyembuhan luka diabetik. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan penyembuhan ulkus diabetikum pada pasien diabetes mellitus tipe II dengan pemberian salep VCO (Virgin Coconut Oil). Metode: Karya tulis ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif dengan rancangan studi kasus. Strategi penelitian kasus ini dengan melakukan pemberian salep VCO (Virgin Coconut Oil) pada satu pasien penderita ulkus diabetikum. Hasil: hasil studi kasus menunjukkan hasil pemberian salep VCO (Virgin Coconut Oil) pada pasien ulkus diabetikum mengalami perubahan dilihat dari hasil perkembangan perawatan luka pada responden dari skor 39 menjadi 23. Diharapkan penerapan perawatan luka dengan pemberian salep VCO (Virgin Coconut Oil) dapat diaplikasikan dalam implementasi keperawatan dengan baik. Kesimpulan: Berdasarkan hasil pemberian salep VCO (Virgin Coconut Oil) efektif untuk penyembuhan luka diabetes mellitus.

PENYULUHAN KELAINAN REFRAKSI PADA ASTIGMATISME TERHADAP KEJADIAN PRESBIOPIA DI OPTIK NEDIA KOTA MANNA

Susanti, Devi, Leni Novianti, Rizcita Prilia Melvani, M. Fakhruddin
Abstract: Kelainan refraksi adalah kondisi yang disebabkan oleh kelainan dalam panjang sumbu (axial length) atau kelainan daya refraksi media. Kelainan refraksi yang tidak terkoreksi adalah salah satu penyebab yang paling umum dari… i gangguan penglihatan. Astigmatisme (mata silinder) adalah kondisi di mana kekuatan refraksi kornea atau lensa bervariasi karena perubahan bentuk permukaan sehingga cahaya jatuh di dua titik di depan retina. Kondisi ini menyebabkan penderita harus memutar mata sehingga efek lubang jarum dapat dilihat. Tujuan Penelitian : Mengetahui hubungan antara faktor genetik dan penggunaan gadget terhadap kejadian astigmatisme di Optik Reka Jaya Palembang Tahun 2024. Metode Penelitian : Dalam Penelitian ini penulis menggunakan jenis penelitian survey analitik dengan pendekatan cross sectional dimana variabel independen yaitu faktor genetik dan penggunaan gadget dan variabel dependen yaitu astigmatisme. Hasil Penelitian : Dari data bivariat diperoleh dari 48 responden terdapat 33 responden (68,8%) mengalami astigmatisme dan 15 responden (31,3%) tidak mengalami astigmatisme. Diperoleh 31 responden (64,6%) mengalami astigmatisme berdasarkan faktor genetik sedangkan 17 responden (35,4%) bukan berdasarkan faktor genetik. Diperoleh 32 responden (66,7%) mengalami astigmatisme berdasarkan penggunaan gadget yang buruk sedangkan 16 responden (33,3%) penggunaan gadget yang baik. Kesimpulan : Berdasarkan Analisa data yang dilakukan diperoleh Kesimpulan bahwa ada hubungan yang bermakna antara faktor genetik dan penggunaan gadget secara simultan dengan kejadian astigmatisme. Hasil uji statistik chi-square tentang hubungan faktor genetik dengan kejadian astigmatisme didapatkan nilai p-value 0,006 dan Hasil uji statistik chi-square tentang hubungan penggunaan gadget dengan kejadian astigmatisme didapatkan nilai p-value 0,021.

PERBEDAAN MEAN ARTERIAL PRESSURE (MAP) PADA GENERAL ANESTESI TIVA DAN SPINAL ANESTESI: STUDI DESKRIPSI

Kholiqin, Nur, Handayani, Rahmaya Nova, Suryani, Roro Lintang
Abstract: Di dunia yang sempurna, anestesi umum akan memberikan sejumlah manfaat, termasuk induksi yang tenang, hilangnya kesadaran yang diperkirakan, keadaan intraoperatif yang stabil, efek samping yang sedikit, serta pemulihan refleks&#8230; efleks dan keterampilan motorik yang cepat dan tanpa rasa sakit. Sejak diperkenalkan pada praktik klinis, anestesi umum telah berevolusi dan berubah secara signifikan, bersama dengan anestesi intravena total (TIVA), kami menetapkan untuk membandingkan Mean Arterial Pressure (MAP) anestesi spinal dengan TIVA anestesi umum. Sebuah studi kuantitatif dengan desain penelitian deskriptif adalah teknik analisis yang dipilih. Empat puluh orang berpartisipasi dalam penelitian ini sebagai bagian dari metode total sampling. Dari hasil penelitian, terlihat bahwa 28 pasien, atau 70% dari total pasien, termasuk dalam kelompok usia 19-45 tahun. Mayoritas pasien berjenis kelamin perempuan yaitu sebanyak 27 (67,5%) pasien. Berdasarkan jenis pembedahan mayorits bedah umum sebanyak 22 (55%) pasien. Bredasarkan durasi pemebedahan mayoritas < 1 jam  sebesar 22 (55%) pasien. Dan berdasarkan status fisik ASA mayoritas 24 (60%) pasien semua dari  jumlah responden  40 pasien.Berdasarkan tingkat MAP dapat diketahui bahwa mayoritas pasien pada  general anestesi TIVA mengalami tingkat MAP mayoritas nilai maximum  120 terdapat responden 8 (20%) repondendengan persentase sebesar 100%. Berdasarkan spinal anestesi tingkat MAP mayoritas nilai rata-rata 85,83 terdapat responden 15 (37,5%) dengan  menunjukkan bahwa mayoritas pasien dengan pembiusan general anestesi dan spinal anestesi tidak mengalami perubahan MAP atau perubahan hemodinamik yang segnifikan di rumah sakit dedy jaya. Tingkat Mean Arterial Pressure (MAP) berdasarkan sebelum dilakukan pembiusan dan sesuadah pembiusan Sebelum dilakukan pembiusan Variabel MAP dari reponden 40 didapatkan nilai standar deviasi 13,190 lebih kecil dari pada mean yaitu 87.65 artinya sebaran data semakin mendekatin nilai mean. Nilai maksimum dan minimum dari variabel ini adalah 48 dan 108.

PEMANFAATAN LIMBAH SABUT KELAPA SEBAGAI BAHAN PEMBUATAN KESET KAKI OLEH SISWA/I SMPN 2 BATANG TUAKA

anggraini, maya, KURNIAWAN, M. ROBBI, JURIANI, WULANDARI, LADYATRI AISYAH, ESTI, JIHANA, RIZWAN, M., Siregar, Hanna Natalia Destaria, Hutasoit, Kristin Anjel, Batubara, Rahmat Junharyadi, Santana, Riand, Ramadhini, Windi Srinova
Abstract: Kabupaten Indragiri Hilir adalah daerah yang mengandalkan sektor perkebunan, khususnya kelapa, sebagai dasar ekonominya. Namun, pengelolaan limbah sabut kelapa sebagai salah satu produk turunan belum dapat dimanfaatkan secara&#8230; ecara optimal, sehingga berpotensi mencemari lingkungan. Dalam rangka meningkatkan nilai ekonomi kelapa dan mengurangi dampak negatif lingkungan, kelompok Kuliah Kerja Nyata (KUKERTA) Universitas Riau mengadakan penyuluhan dan pelatihan pembuatan keset berbahan dasar limbah sabut kelapa di SMPN 2 Batang Tuaka, Desa Sungai Luar. Kegiatan ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat, khususnya generasi muda, dalam mengolah limbah kelapa menjadi produk yang berguna serta ramah lingkungan. Melalui pelatihan ini, siswa-siswi diharapkan mampu mengolah sabut kelapa menjadi keset yang berkualitas, yang tidak hanya membantu mengurangi limbah tetapi juga meningkatkan kreativitas siswa. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa-siswi memperoleh pemahaman dan keterampilan dalam pengelolaan limbah sabut kelapa, yang berpotensi meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat lokal. Program ini diharapkan dapat berkontribusi pada pengelolaan lingkungan yang lebih baik dan mendukung ekonomi berkelanjutan di Desa Sungai Luar.

PENERAPAN TERAPI AKTIVITAS KELOMPOK SOSIALISASI PADA PASIEN ISOLASI SOSIAL

Febrianti, Sefi, Sundari , Ririn Isma, Rahmawati, Arni Nur
Abstract: Gangguan jiwa merupakan suatu keadaan jiwa yang tidak mempunyai hubungan dengan realitas, dimana selama periode gangguan jiwa, individu tersebut tidak menyadari apa yang dialami orang lain tentang hal yang sama dan orang&#8230; ng lain tidak mempunyai respons dengan cara yang sama. Berdasarkan data WHO tahun 2019, 1 dari setiap 8 orang atau 970 juta orang di seluruh dunia hidup dengan gangguan jiwa. Didapatkan data dari rekam medik di RSUD Banyumas pada tahun 2021 menyebutkan prevalensi isolasi sosial diruang Nakula ada 14 orang. Salah satu masalah yang ditemukan pada pasien gangguan jiwa berat adalah isolasi sosial. Masalah isolasi sosial dapat dilakukan dengan Terapi Aktivitas Kelompok Sosialisasi (TAKS). Tujuan dari penelitian ini untuk menerapkan Terapi Aktivitas Kelompok Sosialisasi (TAKS) pada pasien isolasi sosial. Metode penelitian ini menggunakan studi kasus deskriptif. Studi kasus ini sudah dilaksanakan di Ruang Sadewa Rumah Sakit Umum Daerah Banyumas tanggal 18 November 2023. Subyek pada studi kasus ini pasien dengan diagnosa Skizofrenia dengan masalah isolasi sosial. Instrumen pengumpulan data dengan format pengkajian asuhan keperawatan jiwa, lembar observasi Terapi Aktivitas Kelompok Sosialisai (TAKS). Hasil studi menunjukkan bahwa setelah dilakukan implementasi selama 9 hari dengan penerapan TAKS ada perubahan penurunan tanda dan gejala isolasi sosial sebelum dan sesudah dilakukan Terapi Aktivitas Kelompok Sosialisasi (TAKS), dan pasien mampu meningkatkan kemampuan bersosialisasi dengan orang lain. Kesimpulan dari penelitian ini, hasil dari penerapan Terapi Aktivitas Kelompok Sosialisasi (TAKS) dari sesi 1 sampai sesi 7 perlu direkomendasikan agar perawatan pasien dengan isolasi sosial menjadi efektif.

MENDORONG KREATIVITAS ANAK MELALUI PEMBELAJARAN SENI DALAM SEKOLAH DASAR

ilmi Yunianti, Naila, Maknun, Lu’luil
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui cara mendorong kreativitas anak melalui pendidikan seni dalam sekolah dasar. Metode yang digunakan pendekatan kualitatif menggunakan desain studi yang memanfaatkan berbagai sumber&#8230; r yang relevan, Dengan demikian, hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran seni di sekolah dasar dapat sangat efektif dalam meningkatkan kreativitas anak. Berbagai teknik dan metode pembelajaran seni, seperti kolase, menggambar, dan seni, dapat digunakan untuk mendorong kreativitas anak dan membantu mereka dalam meraih prestasi dan menyebarkan minat dan bakat mereka. Dan dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan panduan bagi guru dan sekolah dalam meningkatkan kreativitas anak melalui pendidikan seni, Pendidikan seni memiliki potensi besar untuk meningkatkan kreativitas anak dalam sekolah dasar.

PENGARUH PEMAKAIAN TANDA BACA TERHADAP INTONASI DAN MAKNA KALIMAT DALAM MEMBACA TEKS BAHASA INDONESIA

Murtafiah, Syakira Nailal, Maknun, Laila
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemakaian tanda baca mempengaruhi intonasi dan makna kalimat yang dibaca dalam teks Bahasa Indonesia. Jenis penelitian yang digunakan adalah studi Pustaka, yang meliputi analisis&#8230; teks-teks yang terkait, referensi buku-buku, dan artikel-artikel ilmiah. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan tanda baca yang tepat itu mempengaruhi intonasi yang digunakan saat membaca teks Bahasa Indonesia. Ketika tanda baca seperti koma, titik, tanda tanya, dan tanda seru digunakan dengan tidak tepat, hal itu dapat mempengaruhi bagaimana seseorang memahami sebuah kalimat.  Penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan tanda baca yang tepat sangat penting untuk pembentukan intonasi yang tepat dan pemahaman makna yang tepat dalam membaca teks kalimat bahasa Indonesia .

DAMPAK POSITIF DAN NEGATIF MEDIA SOSIAL DI LINGKUNGAN MASYARAKAT

Luthfiyah, Luthfiyah, Maknun, Lu’luil
Abstract: Media sosial merupakan platform online dimana pengguna dapat berpartisipasi, berbagi, dan menciptakan konten seperti blog, jejaring sosial, wiki, dan forum. Penggunaannya memiliki dampak positif, seperti memperluas interaksi&#8230; aksi sosial, mempermudah mengekspresikan diri sendiri, serta mempercepat penyebaran informasi dengan biaya yang lebih terjangkau. Perkembangan teknologi informasi telah mengubah pola perilaku masyarakat secara signifikan. Kemunculan media sosial membawa pergeseran dalam budaya, etika, dan norma-norma yang ada. Di Indonesia, yang memiliki keberagaman tradisi, suku, ras, dan agama, penggunaan media sosial telah menjadi umum di kalangan berbagai usia dan latar belakang, sebagai sarana untuk memperoleh dan menyebarkan informasi kepada public. Penelitian ini bertujuan untuk menjawab pertanyaan mengenai definisi media sosial, dampaknya terhadap masyarakat di Indonesia, dan pengaruhnya terhadap perubahan sosial. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini didasarkan pada metode pustaka. Dari hasil penelitian ini, terlihat bahwa penggunaan media sosial dapat memiliki dampak signifikan terhadap individu, termasuk meningkatnya perilaku antisosial di kalangan anak muda yang terlalu terikat pada media sosial.

PENGGUNAAN TEKNOLOGI DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SEKOLAH DASAR

Syahidaturrahma, Manzilah, Maknun, Lu’luil
Abstract: The purpose of this study is to find out how effective the use of technology-based learning media is in improving students' language skills in primary schools. Literature study was used as the methodology, and descriptive&#8230; e research was used by using library research projects such as Google Scholar to obtain comprehensive data for online or digital journals. In Indonesian language learning, technology has become a significant issue. The results show that technology in education is very important because it allows students to gain knowledge about learning materials, work efficiently, and understand complex materials so that they can overcome challenges. Teachers should plan and optimisestrategically to improve student outcomes.