Search Articles & Publications

Showing 1001 articles found for "Kurang"

TEKNIK CEPAT BELAJAR DESAIN POSTER MENGGUNAKAN ADOBE PHOTOSHOP PADA SMANEGERI 5 TANJUNGBALAI

Nata, Andri, Syafwan, Havid, Helmiah, Fauriatun, Wati, Nur
Abstract: Abstract: Community Service Activities are carried out in the form of a day training for students in designing posters using Adobe Photoshop software as a way to add and develop the abilities and creativity of students in… n SMA Negeri 5 Tanjungbalai. The target in this activity is the students of SMA Negeri 5 Tanjungbalai, amounting to approximately 18 people. This dedication activity is carried out using lecture, demonstration, and practice methods accompanied by questions and answers. The lecture method is used to explain the introductory concept of the introduction of Adobe Photoshop software as one of the media in processing images. The demonstration method is used to show a work process that is the stages of introducing tools in Adobe Photoshop software and knowing each of its functions, while the training method is to practice directly how to design posters in the application. While the question and answer method is to give participants the opportunity to consult to overcome obstacles in understanding the material that has been obtained. The final results of this activity are expected to add insight to students in designing posters as a way to present or convey information.   Keywords: Adobe Photoshop Software, Poster Design, Information Technology,     Abstrak:Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini dilaksanakan dalam bentuk pelatihan sehari bagi siswa-siswi dalam mendesain poster menggunakan software adobe Photoshopsebagai salah satu cara untuk menambah dan mengembangkan kemampuan dan kreatifitas siswa-siswi di SMA Negeri 5 Tanjungbalai.Sasaran dalam kegiatan ini adalah parasiswa-siswi SMA Negeri 5 Tanjungbalai yang berjumlah lebih kurang 18 orang.Kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan metodeceramah, demonstrasi, dan latihan yang disertai tanya jawab. Metodeceramah digunakan untuk menjelaskan konsep pengantar dari pengenalan software adobe Photoshopsebagai salah satu media dalam mengolah gambar. Metode demonstrasidipakai untuk menunjukkan suatu proses kerja yaitu tahap-tahapmengenalan tool-tool yang ada pada software adobe Photoshopdan mengetahui masing-masing fungsinya, sedangkanmetode latihan untuk mempraktikkan langsung cara mendesain poster pada aplikasi tersebut. Sementara metode tanya jawab untukmemberi kesempatan para peserta dalam berkonsultasi untuk mengatasi kendaladalam memahami materi yang sudah didapat.Hasil akhir dari kegiatan ini diharapkan dapatmenambah wawasanbagi para siswa dalam mendesain poster sebagai salah satu cara dalam menyajikan atau menyampaikan informasi.   Kata kunci: Desain Poster, Software Adobe Photoshop,  Teknologi Informasi,

PEMBINAAN BLOGGING PADA MASYARAKAT SEKUPANG BATAM KEPULAUAN RIAU

Simanjuntak, Pastima, Elisa, Erlin, Handayani, Nurma Dhona
Abstract: Abstract: Along with advances in information technology that is increasingly changing and encouraging various efforts to change, where the Sei Harapan Sekupang community is still unfamiliar with information and communication… tion technology, many people, especially school children and adolescents who still do not understand the application of information technology in the field of blogging and also still lack of understanding of the application of ICT, especially applications that are on the computer, therefore the purpose of this coaching is to invite the Sei Harapan community to find out the use of information technology in the field of Blogging. This blogging coaching is also to find out the latest technology and information that is currently growing rapidly including blogging and know the benefits of information technology development in the field of blogging so that the public can be motivated to evaluate and learn information technology in the field of blogging as a basis for learning and to support various activities in daily life are included in online sales activities using blogs, and are accustomed to using information technology tools appropriately and optimally to obtain and process information in learning, working and other activities so that the community is able to be creative, develop imaginative attitudes, develop independent exploration capabilities , and easy to adapt to new developments in the environment.             Keywords: Coaching, Training, Applications, Blogging     Abstrak: Seiring dengan kemajuan teknologi informasi yang semakin mengalami perubahan dan mendorong berbagai usaha perubahan, dimana masyarakat Sei Harapan Sekupang masih awam tentang teknologi informasi dan komunikasi, banyaknya masyarakat khususnya anak-anak sekolah dan remaja yang masih belum paham akan penerapan teknologi informasi dibidang blogging dan juga masih kurang paham akan penerapan TIK khususnya aplikasi yang ada di komputer, maka dari itu tujuan pembinaan ini mengajak masyarakat Sei Harapan untuk mengetahui pemanfaatan teknologi  informasi dibidang Blogging. Pembinaan blogging ini juga untuk mengetahui teknologi dan informasi terbaru yang saat ini berkembang dengan pesat termasuk blogging dan mengetahui manfaat perkembangan teknologi informasi dibidang blogging sehingga masyarakat dapat termotivasi untuk mengevaluasi dan mempelajari teknologi informasi dibidang blogging sebagai dasar untuk belajar dan untuk mendukung berbagai aktifitas dalam kehidupan sehari-hari termasuk dalam hal aktivitas penjualan secara online dengan menggunakan blog, dan terbiasa menggunakan perangkat teknologi informasi secara tepat dan optimal untuk mendapatkan dan memproses informasi dalam kegiatan belajar, bekerja, dan aktifitas lainnya sehingga masyarakat mampu berkreasi, mengembangkan sikap imaginatif, mengembangkan kemampuan eksplorasi mandiri, dan mudah beradaptasi dengan perkembangan baru di lingkungannya.   Kata kunci: Pembinaan, Pelatihan, Aplikasi, Blogging

PELATIHAN PENGGUNAAN PREZI SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN YANG MENYENANGKAN

Muhroji, Muhroji, Utami, Farida Kurniawati, Izzuddin, Nashrulloh Rafif, Sejati, Amelia Wahyu, Hidayat, Muhamad Taufik
Abstract: Abstrak: The purpose of this community service is to provide knowledge and training related to the Prezi learning media to principals and teachers of MIM Parakan. The material provided is an introduction to Prezi learning… g media, how to register a Prezi account, how to install Prezi, and how to use and create a learning media from Prezi. The method used is lecture, question and answer, and direct practice. Evaluation is carried out by distributing knowledge and motivation questionnaires and product checklists to participants. In general, participants stated that the training schedule and time were right. On average the participants were satisfied with the topic presented. Although some of the participants' expectations were not fulfilled due to several obstacles such as internet connections and laptops that were less supportive. However, the results of the evaluation indicate that the participants were well trained in the tone of increased knowledge and motivation. In addition, the participants' simple work was also quite well. Keyword: Prezi Training, Elementary School, Learning Media Abstrak: Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah (MIM) Parakan merupakan salah satu yang tengah mempersiapkan diri untuk menjadi sekolah yang unggul dalam tingkatan Sekolah Dasar (SD). Penguasaan guru SD akan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) sangat berpengaruh sekali terhadap penguasaan guru SD dalam penggunaaan media pembelajaran Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah memberikan pengetahuan dan pelatihan terkait media pembelajaran berbasis teknologi Prezi kepada kepala sekolah dan guru MIM Parakan, Karanganyar. Materi yang diberikan adalah pengantar pembelajaran media, cara mendaftarkan akun Prezi, cara memasang dan cara menggunakan pembelajaran dari Prezi. Metode yang digunakan adalah tanya jawab, praktik langsung, dan demonstrasi. Evaluasi dilakukan dengan membagikan angket pengetahuan dan motivasi serta daftar periksa produk kepada peserta. Secara umum, peserta menyatakan bahwa jadwal dan waktu pelatihan sudah tepat. Rata-rata peserta puas dengan topik yang disajikan. Meskipun beberapa harapan peserta tidak terpenuhi karena koneksi internet dan laptop yang kurang mendukung. Namun, ada indikasi bahwa peserta terlatih dengan baik dalam hal peningkatan pengetahuan dan motivasi. Selain itu, karya sederhana dari para peserta juga cukup baik. Kata Kunci: Pelatihan Prezi, Sekolah Dasar, Media Pembelajaran

PELATIHAN HIDROPONIK DI YAYASAN ASOFA AKSELERASI SODAQOH FIQRUL AKBAR, KAB. BEKASI

Nur Ichniarsyah, Annisa, Agustin, Heny, Maulidian, Maulidian
Abstract: Abstract: urban farming means to cultivate and nurture animals in a city or within its rural area. There are variety of plants that could be grown namely vegetables and fruits. Urban agriculture is expeted to help improve… e the economy of the people in an area because the yields produced can provide economic benefits. The Asofa Foundation tried to capture this opportunity in the context of developing a masjid-based economy through hydroponic training for the surrounding community. Therefore, a series of training was conducted to improve the capacity of the community. The training included training on seeding vegetables in rockwool, training on transplanting, and training in preparing and mixing hydroponic fertilizers. The results of the training were that residents were able to cultivate plants using hydroponics. However, the boundary was the environmental conditions (in this case water) in Bekasi which were not good enough so that the seedlings died after being transplanted into the hydroponic kit. Further training needed can be in the form of training fruit plants using hydroponics which can withstand inadequate water conditions. Another training that can be carried out is training in vegetable cultivation with planting methods other than hydroponics that are able to accommodate environmental conditions   Keywords: urban farming, economic development, masjid-based economy, trainings     Abstrak: Pertanian perkotaan adalah menanam dan memelihara binatang ternak di dalam atau sekitar kota. Beragam jenis tanaman dapat dibudidayakan terutama tanaman sayuran dan buah. Pertanian perkotaan mampu membantu peningkatan ekonomi rakyat di suatu daerah karena hasil panen yang dihasilkan dapat memberikan keuntungan ekonomis. Peluang inilah yang berusaha ditangkap oleh Yayasan Asofa dalam rangka pengembangan ekonomi berbasis masjid lewat pelatihan hidroponik untuk masyarakat sekitar. Oleh karena itu, dilakukanlah serangkaian pelatihan untuk meningkatkan kemampuan masyarakatnya. Pelatihan yang dilakukan antara lain pelatihan penyemaian tanaman sayuran di rockwool, pelatihan pindah tanam, dan pelatihan meracik pupuk hidroponik. Hasil dari pelatihan tersebut adalah warga mampu melakukan budidaya tanaman dengan menggunakan hidroponik hanya saja kondisi lingkungan (dalam hal ini air) di daerah Bekasi kurang baik sehingga tanaman semaian mati setelah dipindahkan ke dalam kit hidroponik. Pelatihan lanjutan yang diperlukan dapat berupa pelatihan tanaman buah dengan menggunakan hidroponik yang tahan kondisi air yang kurang memadai. Pelatihan lain yang dapat dilakukan adalah pelatihan budidaya tanaman sayuran dengan metode tanam selain hidroponik yang mampu mengakomodasi kondisi lingkungan.   Kata kunci: pertanian perkotaan, pengembangan ekonomi, ekonomi berbasis masjid, pelatihan

PELATIHAN PERSIAPAN KEGIATAN OLIMPIADE MATEMATIKA SEBAGAI TAMBAHAN EKSTRAKURIKULER DI SMAN 2 TANJUNG BALAI TAHUN PELAJARAN 2017/2018.

Anim, Anim, Rahmadani, Elfira, Prasetyo, Yogo Dwi
Abstract: Abstract: Many ways taken by the government to realize the human resources of Indonesia with intellectual ability that can compete with the region even with other countries, one of them with a Mathematics Olympiad held both… oth elementary / MI, SMP / MTs., SMA / SMK / MA even the level of Students . But sometimes those who can enjoy the Olympics are only certain schools. This is due to the lack of socialization conducted by the government regarding such activities as well as the factor of the school itself which still has a sense of inferior to compete with other schools. The purpose of this training activity is to improve the ability of students to solve Mathematics Olympic questions. The implementation of this activity was carried out at SMAN 2 Tanjung Balai, with the method of providing training and training strategies prepared by the writing team. the results of the training, that students are very enthusiastic in discussing Mathematical Olympiad problems with the tricks provided and they can easily answer the questions given without the constraints which means are expected to produce new seeds from the winners of the Mathematics Olympiad.   Keywords: Training, Problem Prediction, Mathematics Olympiad.     Abstrak: Banyak cara yang ditempuh oleh pemerintah untuk mewujudkan sumber daya manusia Indonesia dengan kemampuan intelektual yang dapat bersaing dengan daerah bahkan dengan Negara lain, salah satunya dengan diadakan Olimpiade Matematika baik tingkat SD/MI, SMP/MTs., SMA/SMK/MA bahkan tingkat Mahasiswa. Namun terkadang yang bisa menikmati kegiatan olimpiade tersebut hanyalah sekolah-sekolah tertentu saja. Hal tersebut disebabkan masih kurangmya sosialisasi yang dilakukan pemerintah mengenai kegiatan tersebut serta faktor dari sekolah itu sendiri yang masih memiliki rasa minder untuk bersaing dengan sekolah-sekolah lain. Tujuan dalam kegiatan pelatihan ini adalah untuk meningkatkan kemampuan peserta didik dalam menyelesaikan soal-soal Olimpiade Matematika. Penyelenggaraan kegiatan ini dilaksanakan di SMAN 2 Tanjung Balai, dengan metode memberikan pelatihan dan strategi pelatihan yang sudah disiapkan oleh tim penulis. hasil pelatihan tersebut, bahwa siswa sangat antusias dalam membahas soal-soal Olimpiade Matematika dengan  trik yang diberikan dan mereka pun dapat dengan mudah menjawab soal-soal yang diberikan tanpa kendala yang berarti diharapkan mampu menghasilkan bibit-bibit baru dari pemenang Olimpiade Matematika.   Kata Kunci : Pelatihan, Prediksi Soal, Olimpiade Matematika.  

MENJADI GURU MAHIR MICROSOFT OFFICE PADA SEKOLAH SMA TAMAN SISWA SUKADAMAI

Syafwan1, Havid, Nurwati, Nurwati, Andrinata, Andrinata, Dermawan, Ari
Abstract: Abstract: Community Service Activities is conducted in the form of one day training for teachers in using Microsoft Office software as one way to utilize information technology in delivering learning materials to students… s especially in SMA Tamansiswa Suka Damai. The target in this activity is the teachers of Tamansiswa Suka Damai High School in District Pulo Bandring Kab. Asahan which amounted to approximately 18 people. This devotional activity is done by lecture method, demonstration, and practice with question and answer. The lecture method is used to explain the introductory concept of the introduction of Microsoft Office software as one of the media in facilitating human work. Demonstration method is used to show a working process that is the stages of recognizing the tools that exist in the Microsoft Office software and know each function, while the practice method to practice the use of the application directly. While the question and answer method to give the participants the opportunity in consultation to overcome obstacles in understanding the material already obtained. The end result of this activity is expected to accelerate and facilitate the teachers in delivering learning materials to the students. Keywords: Microsoft Office software, teachers, students, information technology Abstrak: Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini dilaksanakan dalam bentuk pelatihan sehari bagi guru-guru dalam menggunakan software Microsoft Office  sebagai salah satu cara dalam memanfaatkan teknologi informasi dalam menyampaikan materi pembelajaran kepada siswa-siswi khususnya di SMA Tamansiswa Suka Damai. Sasaran dalam kegiatan ini adalah para guru-guru SMA Tamansiswa Suka Damai di Kecamatan Pulo Bandring Kab. Asahan yang berjumlah lebih kurang 18 orang. Kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan metode ceramah, demonstrasi, dan latihan yang disertai tanya jawab. Metode ceramah digunakan untuk menjelaskan konsep pengantar dari pengenalan software Microsoft Office sebagai salah satu media dalam mempermudah pekerjaan manusia. Metode demonstrasi dipakai untuk menunjukkan suatu proses kerja yaitu tahap-tahap mengenalan tool-tool yang ada pada software Microsoft Office dan mengetahui masing-masing fungsinya, sedangkan metode latihan untuk mempraktikkan langsung penggunaan aplikasi  tersebut. Sementara metode tanya jawab untuk memberi kesempatan para peserta dalam berkonsultasi untuk mengatasi kendala dalam memahami materi yang sudah didapat. Hasil akhir dari kegiatan ini diharapkan dapat mempercepat dan mempermudah para guru dalam meyampaikan materi pembelajaran kepada siswa-siswinya. Kata kunci: Software Microsoft Office, Guru, Siswa-siswi,  teknologi informasi  

PENGOLAHAN DATA BERBANTU SOFTWARE SPSS BAGI PERANGKAT DESA DI KECAMATAN BUNTU PANE KABUPATEN ASAHAN

Putri, Pristiyanilicia, latiffani, Chitra
Abstract: Abstract: Community Service Activity is conducted in the form of training in the utilization of information technology in data processing that aims to provide knowledge and skills for the village apparatus in Buntu Pane… subdistrict in data processing that is computerized as one way in making an institution decision.The target in this activity is the village apparatus in Buntu Pane sub-district which is approximately 25 people. Training in data processing is done by lecture method, demonstration, and practice with a question and answer. The lecture method is used to explain the introductory concept of the introduction of SPSS software as one of the media in data processing. Demonstration method is used to show a working process that is stages of recognizing the existing tools in the software SPSS and know each function, while the method of practice to practice data processing based on information technology by processing a certain data. While the question and answer method to give the participants the opportunity in consultation to overcome obstacles in understanding the material already obtained. The end result of activities is expected to accelerate and facilitate the employees in decision making for the future. Keywords: Data processing, SPSS software, computer, information technology Abstrak: Pengabdian kepada masyarakat merupakan salah satu bentuk Tridarma perguruan Tinggi yang harus dilaksanakan  oleh seorang dosen. Pada kegiatan pengabdian pada masyarakat ini akan mengimplementasikan kompetensi keilmuan yang dimiliki agar memberikan manfaat bagi masyarakat, dimana kegiatan ini dilakukkan dalam bentuk pelatihan dalam pemanfaatan teknologi informasi dalam pengolahan data yang bertujuan memberikan pengetahuan dan keterampilan bagi para perangkat desa di kecamatan Buntu Pane dalam pengolahan data  yang bersifat komputerisasi sebagai salah satu cara dalam pengambilan keputusan sebuah instansi.Sasaran dalam kegiatan PKM  ini adalah para perangkat desa di kecamatan Buntu Pane yang berjumlah lebih kurang 25 orang. Pelatihan dalam pengolahan data ini dilakukan dengan metode ceramah, demonstrasi, dan latihan yang disertai tanya jawab. Metode ceramah digunakan untuk menjelaskan konsep pengantar dari pengenalan software SPSS sebagai salah satu media dalam pengolahan data. Metode demonstrasi dipakai untuk menunjukkan suatu proses kerja yaitu tahap-tahap mengenalan tool-tool yang ada pada software SPSS dan mengetahui masing-masing fungsinya, sedangkan metode latihan untuk mempraktikkan pengolahan data berbasis teknologi informasi dengan mengolah sebuah data tertentu. Sementara metode tanya jawab untuk memberi kesempatan para peserta dalam berkonsultasi untuk mengatasi kendala dalam memahami materi yang sudah didapat. Hasil akhir  dari kegiatan PKM ini diharapkan dapat mempercepat dan mempermudah para pegawai dalam pengambilan keputusan untuk masa yang akan datang. Kata kunci: Pengolahan data, Software SPSS, komputer,  teknologi informasi

COMPARATIVE ANALYSIS OF B-TREE AND HASH INDEXES FOR POSTGRESQL QUERY OPTIMIZATION

Ramdhani, Angga, Widodo, Suprih
Abstract: Abstract: Query performance is a critical factor in managing large-scale databases. One of the most widely used optimization techniques is indexing. This study aims to analyze the impact of indexing on query performance… in PostgreSQL, compare the effectiveness of B-Tree and Hash indexes, and evaluate their influence on query planner decisions. A quantitative experimental approach was employed using the TPC-H benchmark dataset at scale factors SF0.1, SF1, and SF10. Experiments were conducted using EXPLAIN ANALYZE on exact match, range, and join queries under three conditions: without indexing, with B-Tree indexing, and with Hash indexing. The results demonstrate that indexing significantly improves query performance. For exact match queries on the SF10 dataset, execution time decreased from 93.36 ms without indexing to 0.034 ms using B-Tree and 0.045 ms using Hash indexes. For join queries, execution time was reduced from 857.77 ms to 0.180 ms using B-Tree and 0.079 ms using Hash indexes. B-Tree showed consistent performance across different query types, while Hash achieved the best results for equality-based queries. Furthermore, index usage influenced query planner decisions in selecting more efficient execution strategies. These findings indicate that appropriate index selection can substantially improve data access efficiency in PostgreSQL.        Keywords: b-tree index; hash index; PostgreSQL; query optimization; query planner     Abstrak: Performa query merupakan faktor penting dalam pengelolaan basis data berskala besar. Salah satu teknik optimasi yang umum digunakan adalah indexing. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh penggunaan indexing terhadap performa query pada PostgreSQL, membandingkan efektivitas B-Tree dan Hash index, serta mengevaluasi pengaruhnya terhadap keputusan query planner. Penelitian menggunakan metode eksperimen kuantitatif dengan dataset benchmark TPC-H pada skala SF0.1, SF1, dan SF10. Pengujian dilakukan menggunakan EXPLAIN ANALYZE pada exact match query, range query, dan join query dalam kondisi tanpa index, menggunakan B-Tree index, dan Hash index. Hasil penelitian menunjukkan bahwa indexing meningkatkan performa query secara signifikan. Pada exact match query dataset SF10, execution time menurun dari 93,36 ms tanpa index menjadi 0,034 ms menggunakan B-Tree dan 0,045 ms menggunakan Hash index. Pada join query, execution time berkurang dari 857,77 ms menjadi 0,180 ms menggunakan B-Tree dan 0,079 ms menggunakan Hash index. B-Tree menunjukkan performa yang konsisten pada berbagai jenis query, sedangkan Hash index memberikan performa terbaik pada query berbasis equality. Selain itu, penggunaan index memengaruhi keputusan query planner dalam memilih strategi eksekusi yang lebih efisien. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemilihan metode indexing yang tepat dapat meningkatkan efisiensi akses data pada PostgreSQL   Kata kunci: b-tree index; hash index; optimasi query; PostgreSQL; query planner

IMPLEMENTATION OF XGBOOST FOR PREDICTING STUDENT GRADUATION USING SIMULATED DATASET

Anggraeni, Dewi, Sri Rezki Maulina Azmi
Abstract: Abstract: Student graduation is an urgent matter that is an indicator of the success of a university in producing its learning output. Several factors influence student graduation such as GPA, attendance, late taking credits,… dits, and lack of student involvement in academic activities. The urgency of this research, universities need a method that is able to predict student graduation early so that it can provide academic intervention to students who have the potential to experience delays or fail to graduate. However, limited access to real academic data is often an obstacle in the development of predictive models, Therefore, this study aims to implement the XGBoost algorithm to predict student graduation based on several academic variables, namely the Cumulative Grade Point Average (GPA), the number of credits taken, the percentage of attendance, and the average grade of students. Model training using the XGBoost algorithm using a simulation dataset of 500 students who are labeled as graduating into two classes, namely passed and failed. The results of the study showed that the classification performance was very good with an accuracy value of 99.6%, Precision 99.7%, recall 99.4%.      Keywords: xgboost algorithm; data mining; student graduation     Abstrak: Kelulusan mahasiswa merupakan hal urgensi yang menjadi indikator keberhasilan sebuah perguruan tinggi dalam menghasilkan output pembelajarannya. Beberapa Faktor yang mempengaruhi kelulusan mahasiswa seperti IPK, kehadiran, keterlambatan pengambilan SKS, serta kurangnya keterlibatan mahasiswa dalam aktifitas akademik. Yang menjadi urgensi penelitian ini, Perguruan tinggi memerlukan suatu metode yang mampu memprediksi kelulusan mahasiswa secara dini sehingga dapat memberikan intervensi akademik kepada mahasiswa yang berpotensi mengalami keterlambatan atau tidak lulus. Namun, keterbatasan akses terhadap data akademik riil sering menjadi kendala dalam pengembangan model prediksi, Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan mengimplementasikan algoritma XGBoost untuk memprediksi kelulusan mahasiswa berdasarkan beberapa variabel akademik, yaitu Indeks Prestasi Kumulatif (IPK), jumlah SKS yang ditempuh, persentase kehadiran, dan nilai rata-rata mahasiswa. Pelatihan model menggunakan algoritma XGBoost dengan menggunakan dataset simulasi 500 mahasiswa yang diberi label kelulusan menjadi dua kelas yaitu lulus dan tidak lulus. Hasil penelitian menunjukan bahwa performance klasifikasi yang sangat baik dengan nilai accurasi sebesar 99,6%, Precision 99,7%, recall 99,4%. Kata kunci: algoritma xgbosst; kelulusan mahasiswa; penambangan data

TOPSIS-BASED SYSTEM FOR THE SELECTION OF TRAINING PARTICIPANT CANDIDATES AT THE ASAHAN MANPOWER OFFICE

Maha Putra, Guntur, Wan Mariatul Kifti, Putri Amanda Nurhayati
Abstract: Abstract: Job training is one of the government’s efforts to improve the quality of human resources so that they possess competencies that meet labor market demands. The process of selecting training participants at the… e Department of Manpower of Asahan Regency is still carried out manually, which can lead to subjectivity and inefficiency in determining the most eligible candidates. This study aims to develop a decision support system using the Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS) method to assist the selection process objectively and systematically. The study applies four evaluation criteria, namely education level, age, work experience, and interview, with a dataset consisting of 31 training candidates. The system is developed as a web-based application using PHP programming language and MySQL database. The TOPSIS method is applied through decision matrix normalization, weighting, determination of positive and negative ideal solutions, and preference value calculation to produce a ranking of candidates. The results show that the proposed system can provide objective recommendations for selecting training participants, improve the efficiency of the selection process, and support decision makers in producing more accurate and reliable decisions. Keywords: decision support system; selection; training; TOPSIS.   Abstrak: Pelatihan tenaga kerja merupakan salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia agar memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja. Proses pemilihan calon peserta pelatihan di Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Asahan selama ini masih dilakukan secara manual sehingga berpotensi menimbulkan subjektivitas dan kurang efektif dalam menentukan peserta yang paling layak. Penelitian ini bertujuan untuk membangun sistem pendukung keputusan menggunakan metode Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS) untuk membantu proses seleksi peserta pelatihan secara objektif dan sistematis. Penelitian ini menggunakan empat kriteria penilaian yaitu pendidikan, usia, pengalaman kerja, dan wawancara dengan jumlah data sebanyak 31 calon peserta pelatihan. Sistem dikembangkan berbasis web menggunakan bahasa pemrograman PHP dan database MySQL. Metode TOPSIS digunakan untuk melakukan normalisasi matriks keputusan, pembobotan, penentuan solusi ideal positif dan negatif, serta perhitungan nilai preferensi untuk menghasilkan perankingan peserta pelatihan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem yang dibangun mampu memberikan rekomendasi peserta pelatihan secara objektif, meningkatkan efisiensi proses seleksi, serta membantu pihak dinas dalam pengambilan keputusan yang lebih akurat. Kata kunci: pelatihan; seleksi; sistem pendukung keputusan; TOPSIS.