Abstract:Abstract: The advances in information technology have substantially affected the world of education. One of these impacts is the emergence of the concept of innovative schools. The Smart School application is a solution…
to increase the effectiveness and efficiency of managing the educational procedures in schools. This research intends to design a Smart School application using the Web-based Prototype method. The prototype method allows developers to design and develop application prototypes that can be tested by users (teachers, students, and parents) before implementing the actual application. This will help identify user needs, collect feedback and ensure that the resulting Smart School application meets the expectations and needs of all stakeholders. The Smart School application has many features, such as student data management, lesson schedules, homework and test management, communication between teachers, students and parents, and tracking student learning progress. This application is designed with a web interface like computers, tablets and smartphones. The resulting Smart School application using the Prototype approach will be better able to meet changing user needs and help improve the quality of education in schools. Apart from that, web technology will make it easier to access and use applications by all stakeholders in the world of education.
Keywords: Smart School Application; Prototype; Website
Abstrak: Kemajuan teknologi informasi sudah meninggalkan efek yang substansial terhadap dunia pendidikan. Salah satu dampak tersebut adalah munculnya konsep sekolah cerdas. Aplikasi Smart School merupakan solusi untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi pengelolaan prosedur pendidikan di sekolah. Riset ini bermaksud untuk merancang aplikasi Smart School dengan menggunakan metode Prototype berbasis Web. Metode Prototipe memungkinkan pengembang merancang dan mengembangkan prototipe aplikasi yang dapat diuji oleh pengguna (guru, siswa, dan orang tua) sebelum menerapkan aplikasi sebenarnya. Hal ini akan membantu mengidentifikasi kebutuhan pengguna, mengumpulkan umpan balik dan memastikan bahwa aplikasi Smart School yang dihasilkan memenuhi harapan dan kebutuhan seluruh pemangku kepentingan. Aplikasi Smart School dirancang dengan banyak fitur yang beragam seperti pengelolaan data siswa, jadwal pelajaran, pengelolaan pekerjaan rumah dan ulangan, komunikasi antara guru, siswa dan orangtua, serta pelacakan kemajuan perkembangan pembelajaran siswa. Aplikasi ini dirancang dengan antarmuka web seperti komputer, tablet, dan smartphone. Dengan menggunakan pendekatan Prototype, diharapkan aplikasi Smart School yang dihasilkan akan lebih mampu memenuhi perubahan kebutuhan pengguna dan dapat membantu meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah. Selain itu, pemanfaatan teknologi web akan memudahkan akses dan penggunaan aplikasi oleh seluruh pemangku kepentingan di dunia pendidikan.
Kata kunci: Aplikasi Smart School; Prototype; Website
Abstract:Abstract: Decision support systems (DSS) have become an important tool in various fields, including the selection of fish seeds. Selecting the right fish seeds is a crucial step in successful fish farming. In this context,…
t, the Weight Sum Model (WSM) method can be used as an approach in decision making. This research aims to develop a Decision Support System for selecting fish seeds using the Weight Sum Model (WSM) method. This method allows a systematic assessment of various criteria that are relevant in selecting fish seeds. The first step in this research is to identify the criteria that will be evaluated in selecting fish seeds. Each fish seed is assessed based on each criterion using the appropriate scale. In the WSM method, the values given to each criterion are multiplied by the weight of the corresponding criterion, and the results are added up for each fish seed. The fish seeds that have the highest number will be considered the best choice based on predetermined evaluation criteria. This Decision Support System can help fish farming farmers in making more informative and data-based decisions in selecting fish seeds that suit their needs.
Keywords: Decision Support Systems, Fish Seeds, Criteria, Weight Sum Model (WSM), Fish Cultivation.
Abstract: Sistem pendukung keputusan (SPK) telah menjadi alat penting dalam berbagai bidang, termasuk dalam pemilihan bibit ikan. Memilih bibit ikan yang tepat merupakan langkah krusial dalam budidaya ikan yang sukses. Dalam konteks ini, metode Weight Sum Model (WSM) dapat digunakan sebagai pendekatan dalam pengambilan keputusan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Sistem Pendukung Keputusan untuk pemilihan bibit ikan menggunakan metode Weight Sum Model (WSM). Metode ini memungkinkan penilaian yang sistematis terhadap berbagai kriteria yang relevan dalam memilih bibit ikan. Langkah pertama dalam penelitian ini adalah mengidentifikasi kriteria-kriteria yang akan dievaluasi dalam pemilihan bibit ikan. Setiap bibit ikan dinilai berdasarkan setiap kriteria menggunakan skala yang sesuai. Dalam metode WSM, nilai-nilai diberikan pada setiap kriteria akan dikalikan dengan bobot kriteria terkait, dan hasilnya dijumlahkan untuk setiap bibit ikan. Bibit ikan yang memiliki jumlah tertinggi akan dianggap sebagai pilihan terbaik berdasarkan evaluasi kriteria yang telah ditentukan. Sistem Pendukung Keputusan ini dapat membantu para petani budidaya ikan dalam mengambil keputusan yang lebih informatif dan berdasarkan data dalam memilih bibit ikan yang sesuai dengan kebutuhan.
Kata kunci: Sistem Pendukung Keputusan, Bibit Ikan, Kriteria, Weight Sum Model (WSM), Budidaya Ikan.
Abstract:Abstract: Salty groundwater is water that comes from the ground, has a high salt content and is unfit for consumption. The problem faced by the community is the difficulty of obtaining clean water which makes people buy…
clean water for their daily needs such as drinking, bathing, washing and so on. The community processing salty groundwater so that it can be drunk is still not efficient, because it is still done manually by cooking the salty groundwater using a pot and stove to produce water vapor, then it is collected using a glass or other container. The purpose of this research is to produce an automatic distillation device using an electric water heater to be able to detect water temperature, salt content, and water level with rocks using the Arduino Uno Microcontroller. The method used in this study uses data collection and system development (prototype) methods. The results of the research resulted in an automatic distillation device that can separate the salt content in salty groundwater so that the water is suitable for consumption and also produces salt that can be used by the community for household needs.
Keywords: distillation apparatus; microcontroller; prototype; salty groundwater
Abstrak: Air tanah asin merupakan air yang berasal dari dalam tanah, memiliki kadar garam yang tinggi dan tidak layak untuk dikonsumsi. Masalah yang dihadapi masyarakat adalah kesulitan akan air bersih membuat masyarakat membeli air bersih untuk kebutuhan sehari-hari seperti minum, mandi, mencuci dan lain sebagainya. Masyarakat mengolah air tanah asin agar dapat diminum masih belum efisien, karena masih dilakukan secara manual dengan memasak air tanah asin menggunakan panci dan kompor untuk menghasilkan uapan air, kemudian ditampung menggunakan gelas atau wadah lainnya. Tujuan penelitian ini menghasilkan suatu alat destilasi otomatis menggunakan pemanas air listrik untuk dapat mendeteksi suhu air, kadar garam, dan level ketinggian air dengan batuan menggunakan Mikrokontroler Arduino Uno. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data dan pengembangan sistem (prototype). Hasil penelitian menghasilkan suatu alat destilasi otomatis yang dapat memisahkan kadar garam pada air tanah asin sehingga air tersebut layak dikonsumsi dan juga menghasilkan garam yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk keperluan dalam rumah tangga.
Kata kunci: air tanah asin; alat destilasi; mikrokontroler; prototype
Abstract:Abstract: The advancement of information technology is progressively exerting significant impact across diverse aspects of life, including business. PT Semen Baturaja Tbk is developing a marketplace platform called Build…
Id to meet community's needs for high-quality construction materials and services, also aims to enhance company's product sales and brand recognition. A system with quality provides ease of use in order to achieve customer satisfaction. Build Id merchant for architects website requires user-friendly design recommendations to increase the user experience when it gets distributed to the market. To achieve this goal, Task-Centered System Design (TCSD) method is being used to focused the design process. TCSD is a method in Human Computer Interaction (HCI) used to identify task and user requirements. The method consists of 4 stages, namely, identification, user-centered requirements analysis, design through scenarios, and walkthrough evaluation. In this study, identification was carried out by conducting system observations and interviews with Build Id team at Digital Marketing Unit of PT Semen Baturaja Tbk and architect as the prospective system users. The interface design results were evaluated using System Usability Scale (SUS) and received final score of 69.615, indicating that the interface design made using TCSD method is feasible for users to use.
Keywords: Interface; System Usability Scale; Task-Centered System Design
Abstrak: Perkembangan teknologi informasi kian berpengaruh besar dalam berbagai bidang kehidupan, termasuk di dunia bisnis. PT Semen Baturaja Tbk mengembangkan suatu sistem dalam bentuk marketplace dengan nama Build Id, dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan bahan bangunan dan jasa konstruksi yang berkualitas bagi masyarakat, serta memperluas penjualan produk dan branding merk dari PT Semen Baturaja Tbk ini sendiri. Sistem yang berkualitas memberikan kemudahan dan kenyamanan dalam penggunaannya demi mewujudkan kepuasan pelanggan. Build Id merchant untuk arsitek memerlukan rekomendasi desain atau prototype user interface yang user friendly demi meningkatkan pengalaman pengguna ketika didistribusikan ke pasaran nantinya. Metode Task-Centered System Design (TCSD) digunakan untuk membantu proses perancangan lebih terarah. TCSD adalah metode dalam Human Computer Interaction (HCI) yang digunakan untuk mengidentifikasi kebutuhan task dan pengguna. Metode TCSD terdiri dari 4 tahap yaitu, identification, user-centered requirements analysis, design through scenario, dan walkthrough evaluation. Identifikasi dalam penelitian ini dilakukan dengan observasi dan wawancara bersama tim Build Id dan calon pengguna sistem yaitu arsitek. Hasil dari rancangan interface kemudian dievaluasi menggunakan System Usability Scale (SUS) dengan hasil skor akhir 69,615, menunjukkan rancangan interface yang dibuat dengan metode TCSD ini layak untuk digunakan pengguna.
Kata kunci: Interface; System Usability Scale; Task-Centered System Design
Abstract:Abstract: The Healthy Food Supplier App, which introduces groundbreaking innovations to increase public access to and delivery of healthy food, has emerged as a new phenomenon in the food sector. This research intends to…
examine and describe how the use of healthy food suppliers contributes to improving public health by making healthy food accessible to obtain and deliver it quickly. The development of mobile applications with the aim of providing healthy food and ingredients for the community is the subject of this research. The aim of this app is to provide original responses to issues related to raising awareness of quality of life and the value of nutritious food in everyday life. The User Centered Design (UCD) method needs to be applied to categorize various user information needs and package them into a mobile application design model. The results of the application design showed that the interface design for the pioneer food and health food raw material application was successfully created using the implementation of the UCD method with a number of revisions that have been updated since the evaluation as one of the feature developments in the application. The food recording feature and personalized recommendations implemented in this mobile application provide users with awareness and guidance in adopting healthier eating patterns.
Keywords: Design Interface; Mobile Applications; Requirements Engineering; User-Centered Design
Abstrak: Aplikasi Pemasok Makanan Sehat yang memperkenalkan inovasi terobosan untuk meningkatkan akses publik ke dan pengiriman makanan sehat, telah muncul sebagai fenomena baru di sektor makanan. Penelitian ini bermaksud untuk mengkaji dan mendeskripsikan bagaimana penggunaan pemasok makanan sehat berkontribusi dalam peningkatan kesehatan masyarakat dengan membuat makanan sehat dapat diakses untuk mendapatkan dan mengantarkannya dengan cepat. Pengembangan aplikasi mobile dengan tujuan menyediakan makanan dan bahan makanan sehat bagi masyarakat menjadi pokok bahasan penelitian ini. Tujuan dari aplikasi ini adalah untuk memberikan tanggapan orisinal terhadap masalah yang terkait dengan peningkatan kesadaran kualitas hidup dan nilai makanan bergizi dalam kehidupan sehari-hari. Metode User Centered Design (UCD) perlu diterapkan untuk mengkategorikan berbagai kebutuhan informasi pengguna dan mengemasnya ke dalam model desain aplikasi mobile. Hasil perancangan aplikasi didapatkan bahwa desain antarmuka aplikasi pelopor makanan dan bahan baku makanan kesehatan berhasil dibuat dengan menggunakan implementasi metode UCD dengan sejumlah revisi yang sudah diperbarui sejak evaluasi sebagai salah satu pengembangan fitur pada aplikasi. Fitur pencatatan makanan dan rekomendasi personal yang diterapkan pada aplikasi mobile ini memberikan pengguna kesadaran dan panduan dalam mengadopsi pola makan yang lebih sehat.
Kata Kunci: Design Interface; Mobile Applications; Requirements Engineering; User-Centered Design
Abstract:Abstract: Alumni data is one of the most important data that can be used as a reference for the quality of education at a university. XYZ University maintains alumni data on a regular basis, but the alumni data continues…
es to grow each semester. The Alumni Data Report submission remains suboptimal and does not contain information to help universities assess the outstanding qualities of individual alumni. The purpose of the research conducted here is to analyze the application of business intelligence systems in the management of XYZ University's alumni data within the framework of XYZ University's quality assessment and management. The focus of this research is on the analysis of functional and informational requirements. The analysis process for this study is based on the Business Intelligence Roadmap methodology, which includes the inference or business justification, planning, and analysis phases. The study analyzed plans to implement a business intelligence system to manage alumni data in a way that meets the information needs of decision makers. Dashboard menjelaskannya secara visual, baik dari segi navigasi peta maupun diagram yang mudah dibaca. Dapat dilihat sebaran alumni di seluruh Indonesia yang ditandai dengan warna yang diarsir yaitu tersebar di wilayah Republik Indonesia Bagian Tengah dan Barat. Dari segi gender, data alumni menyajikan bahwa tingkat kelulusan setiap tahunnya sebagian besar berjenis kelamin laki-laki dan data tertinggi pada tahun 2017 yaitu 2.960 alumni.
Keywords: alumni data, business intelligence, tableau, visualization
Abstrak : Data alumni merupakan salah satu data penting yang dapat dijadikan acuan mutu pendidikan pada suatu perguruan tinggi. Universitas XYZ memelihara data alumni secara rutin, namun data alumni terus bertambah setiap semesternya. Penyampaian Laporan Data Alumni masih kurang optimal dan tidak memuat informasi untuk membantu universitas menilai kualitas luar biasa dari individu alumni. Tujuan penelitian yang dilakukan disini adalah untuk menganalisis penerapan sistem intelijen bisnis dalam pengelolaan data alumni Universitas XYZ dalam rangka penilaian dan pengelolaan mutu Universitas XYZ. Fokus penelitian ini adalah pada analisis kebutuhan fungsional dan informasional. Proses analisis penelitian ini didasarkan pada metodologi Business Intelligence Roadmap yang meliputi tahap inferensi atau pembenaran bisnis, perencanaan, dan analisis. Studi ini menganalisis rencana penerapan sistem intelijen bisnis untuk mengelola data alumni sedemikian rupa sehingga memenuhi kebutuhan informasi para pengambil keputusan. Dashboard menjelaskannya secara visual, baik dari bidang navigasi peta maupun diagram yang mudah dibaca. Dapat dilihat sebaran alumni di seluruh Indonesia yang ditandai dengan warna yang diarsir yaitu tersebar di wilayah Republik Indonesia Bagian Tengah dan Barat. Dari segi gender, data alumni menyajikan bahwa tingkat kelulusan setiap tahunnya sebagian besar berjenis kelamin laki-laki dan data tertinggi pada tahun 2017 yaitu 2.960 alumni.
Kata Kunci: business intelligence, data alumni, tableau, visualisasi
Abstract:Abstract: Currently, the increasing needs of the community to obtain efficient, effective, transparent and accountable public services. Various applications are designed in order to realize a transparent work system of accountable…
ccountable funds and an increase in work processes that are fast, precise, and accurate. Therefore, local governments are now developing e-Government or in the Indonesian government known as the Electronic-Based Government System (SPBE). In running SPBE, the Central Lombok Regency Government, especially the Department of Communication and Informatics, participates in developing SPBE, one of which is in the Informatics Application Division which has an Informatics Application Management Program. This research aims to support SPBE-based informatics application management services for OPDs in Central Lombok Regency and the public. This SPBE design adopts the TOGAF 9.2 approach, and is also adjusted to the Presidential Regulation on Electronic-Based Government Systems in designing. This research focuses on the Informatics Application Management Program with business process architecture domain, service architecture domain, data and information architecture domain, application architecture domain, and technology (infrastructure) architecture domain. The result of this research is a blueprint that will be used as a solution or support for the running of SPBE in the Informatics Application Management Program.
Keywords: electronic-based government system, department of communication and informatics, informatics application management program, togaf 9.2
Abstrak Saat ini, meningkatnya kebutuhan masyarakat untuk mendapatkan pelayanan publik yang efisien, efektif, transparan dan akuntabel publik. Berbagai aplikasi di rancang agar dapat mewujudkan sistem kerja yang transparan dana akuntabel serta adanya peningkatan proses kerja yang cepat, tepat, dan akurat. Maka dari itu, Pemerintah daerah kini mengembangkan e-Government atau di pemerintahan Indonesia dikenal sebagai Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Dalam menjalankan SPBE Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah khususnya Dinas Komunikasi dan Informatika ikut serta mengembangkan SPBE salah satunya pada Bidang Aplikasi Informatika yang memiliki Program Pengelolaan Aplikasi Informatika. Dalam penelitian ini memiliki tujuan untuk menunjang layanan pengelolaan aplikasi informatika berbasis SPBE bagi OPD yang ada di Kab. Lombok Tengah dan juga publik. Perancangan SPBE ini mengadopsi pendekatan TOGAF 9.2, dan juga di sesuaikan dengan Peraturan Presiden tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik dalam melakukan perancangan. Penelitian ini berfokus pada Program Pengelolaan Aplikasi Informatika dengan domain arsitektur proses bisnis, domain arsitektur layanan, domain arsitektur data dan informasi, domain arsitektur ap-likasi, dan domain arsitektur teknologi (infrastruktur). Hasil dari penelitian ini yaitu suatu blueprint yang nantinya akan dijadikan solusi ataupun penunjang berjalannya SPBE dalam Program Pengelolaan Aplikasi Informatika.
Kata kunci: aplikasi informatika, program pengelolaan aplikasi informatika, enterprise architecture, togaf 9.2
Abstract:Abstract: Technology is able to digitize human work that was originally manual to become automatic and of course takes less time and better accuracy compared to results done by humans. But there are still many companies…
that have not implemented this technology. The use of the AngularJS framework in web application development has proven to be effective in enhancing the user experience and ease of development. In addition, the application of Agile methods in the application development process can provide the flexibility and adaptability needed to deal with frequent changes in requirements. This study aims to investigate the implementation of the AngularJS framework in the design of a web-based acceptance system application using the Agile method. The results of the study show that the implementation of the AngularJS framework in the design of web-based acceptance system applications provides significant benefits. In conclusion, the implementation of the AngularJS framework in the design of web-based acceptance system applications using Agile methods can improve efficiency, quality, and user experience. Using AngularJS enables the development of responsive and interactive applications, while the Agile method facilitates adaptation to changing customer needs. Therefore, the use of AngularJS with an Agile approach should be carefully considered by organizations wishing to develop successful web-based acceptance system applications.
Keyword s: Admissions, Agile, AngularJS, Web
Abstract: Teknologi mampu mendigitalisasi pekerjaan manusia yang awalnya manual menjadi otomatis dan tentunya memakan waktu yang lebih singkat dan akurasi yang lebih baik dibandingkan dengan hasil yang dikerjakan oleh manusia. Tetapi masih banyak perusahaan perusahaan yang belum menerapkan teknologi ini. Penggunaan framework AngularJS dalam pengembangan aplikasi web telah terbukti efektif dalam meningkatkan pengalaman pengguna dan kemudahan pengembangan. Selain itu, penerapan metode Agile dalam proses pengembangan aplikasi dapat memberikan fleksibilitas dan adaptabilitas yang diperlukan untuk menghadapi perubahan persyaratan yang sering terjadi. Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi implementasi framework AngularJS dalam desain aplikasi sistem penerimaan berbasis web menggunakan metode Agile. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi framework AngularJS dalam desain aplikasi sistem penerimaan berbasis web memberikan manfaat yang signifikan. Dalam kesimpulannya, implementasi framework AngularJS dalam desain aplikasi sistem penerimaan berbasis web menggunakan metode Agile dapat meningkatkan efisiensi, kualitas, dan pengalaman pengguna. Penggunaan AngularJS memungkinkan pengembangan aplikasi yang responsif dan interaktif, sementara metode Agile memfasilitasi adaptasi terhadap perubahan kebutuhan pelanggan. Oleh karena itu, penggunaan AngularJS dengan pendekatan Agile harus dipertimbangkan secara cermat oleh organisasi yang ingin mengembangkan aplikasi sistem penerimaan berbasis web yang sukses.
Keywords: Admisi, Agile, AngularJS, Web
Abstract:Abstract: This research focuses on designing an interface refinement for the XYZ University company profile website that facilitates public information services. This research aims to increase the website's usability value…
ue by implementing the Goal-Directed Design (GDD) method in website interface refinement. GDD provides solutions that meet user needs and goals and address business goals. This research begins the interface design process by identifying user behavior patterns and goals to help deepen understanding of the domain, business goals, and technical constraints that will be used as a reference in website interface design refinement. Furthermore, usability testing is conducted using the System Usability Scale (SUS) as the measurement parameter. The usability aspects assessed in this research are effectiveness, efficiency, and satisfaction. Usability testing is conducted on the current website interface design and the website interface refinement design. Tests were conducted on six participants, consisting of three XYZ University students and three members of the general public. The findings show that the website's usability has increased from the previous value of 49.16 to 83.33. Based on the SUS score interpretation, the value that was previously categorized as "poor" increased to "excellent". Therefore, the result of the website interface refinement design using the GDD method has succeeded in increasing the usability value of the website.
Keywords: goal-directed design; system usability scale; university website; user interface
Abstrak: Penelitian ini berfokus pada perancangan perbaikan antarmuka website company profile Universitas XYZ yang memfasilitasi pelayanan informasi publik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan nilai usability website dengan mengimplementasikan metode Goal-Directed Design (GDD) dalam melakukan perancangan perbaikan website. GDD memberikan solusi yang memenuhi kebutuhan dan tujuan pengguna, dan juga menangani tujuan bisnis. Penelitian ini memulai perancangan antarmuka dengan mengidentifikasi pola perilaku dan tujuan pengguna untuk membantu memperdalam pemahaman tentang domain, tujuan bisnis, dan kendala teknis yang akan dijadikan acuan dalam perancangan antarmuka website. Selanjutnya, dilakukan usability testing dengan menggunakan System Usability Scale (SUS) sebagai parameter penilaiannya. Aspek usability yang diukur pada penelitian ini adalah efektivitas, efisiensi, dan kepuasan pengguna. Pengujian dilakukan terhadap kondisi awal website dan rancangan perbaikan antarmuka website. Pengujian dilakukan kepada enam partisipan yang terdiri dari tiga mahasiswa Universitas XYZ dan tiga masyarakat umum. Didapatkan bahwa nilai usability website mengalami peningkatan dari yang sebelumnya bernilai 49,16 menjadi 83,33. Berdasarkan skala penilaian SUS, nilai yang sebelumnya berkategori “poor†meningkat menjadi “excellentâ€. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa hasil dari rancangan perbaikan antarmuka website dengan menggunakan metode GDD berhasil meningkatkan nilai usability website.
Kata kunci: goal-directed design; system usability scale; user interface; website universitas
Abstract:Abstrak: Through the library, the advancement of science and information technology also influences societal elements of life. The high level of community production makes it challenging for people to obtain library material…
rial needs, limiting engagement and library use. The Library and Archives Service of North Sumatra Province uses information and communication technology to meet user needs by developing technology-based services that facilitate effective and efficient library activities. Examples of these services include a library service system in a pocket (silapustaku) or online book reservations. To make it simpler to explain how the system functions and is utilized by the community, this study uses UML (Unified Modeling Language) modeling to examine the pocket library service system or online book reservation. A descriptive qualitative approach to the design of the UML system development is the research methodology adopted. The study's findings demonstrate a type of UML modeling design that enables each user to be viewed clearly and understood when utilizing the system. in order to build a library approach with the community and improve library performance via the use of technology.
Keywords: Information System, Online Book Reservation, UML (Unified Modeling Language)
Abstrak : Ilmu pengetahuan yang berkembang serta teknologi informasi yang berkermbang juga mempengaruhi aspek kehidupan di masyarakkat melalui perpustakaan. Perpustakaan dituntut untuk ikut berperan dalam meningkatkan kualitas layanannya dalam memenuhi kenutuhan informasi penggunanyal. dalam memenuhi kebutuhan pemustaka, Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsi Sumatera Utara memberikan inovasi pelayanan dengan pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi dengan menggunakan sistem layanan pustaka dalam saku (silapustaku) atau reservasi buku online sebagai pengembangan layanan berbasisi teknologi dalam proses memudahkan aktifitas perpustakaan yang efektif dan efesien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis system layanan pustaka dalam saku atau reservasi buku online dengan menggunakan pemodelan UML (Unified Modeling Language) untuk memudahkan dalam memaparkan kerja system dan di gunakan oleh masyarakat. Metode penelitian yang di gunakan merupakan metode pendekatan kualitatif deskriptif dengan perancangan pengembangan system UML. Hasil kajian menunjukkan bentuk rancangan pemodelan menggunakan UML yang memungkinkan setiap pengguna dapat terlihat jelas dan mudah di mengerti dalam menggunakan system. Sehingga penggunaan teknologi mampu meningkatkan kinerja perpustakaan dan menjalin pendekatan perpustakaan dengan masyarakat.
Kata Kunci: Sistem Informasi, Reservasi Buku Online, UML (Unified Modeling Language)