Abstract:Abstract: The re-occurrence of the ship accident while sailing in Toba Lake shows that the operational standard procedure (SOP) on safety and security issues, which are then followed by affordable cost aspects, speed and…
timeliness, and convenience aspects have not been implemented effectively and maximally. Therefore the proponent team from the Indonesian Maritime Academy College in Medan proposed community service activities in the form of training and mentoring for target partners to provide scientific education along with the assistance of partner education facilities. The results of this activity are published in scientific journals, electronic mass media. In addition, the activity videos and the improvement of the knowledge and skills of partner HR are outcomes of this activity. The lecture and demonstration methods used in the process provide an understanding of the use of shipping safety equipment. The practice method is directly used to skill in using shipping safety equipment, of course, with the assistance of the proposing team. Observation method is done to observe the ability of partners both during the activity process and afterwards. Observation after the activity is intended to determine the impact of the activities that have been carried out.
Keywords: standard operating procedures, Toba lake, shipping safety equipment
Abstrak: Terjadinya kembali musibah kecelakaan kapal saat berlayar di Danau Toba menunjukkan bahwa standar operasional prosedur (SOP) persoalan keselamatan dan keamanan, yang selanjutnya baru diikuti dengan aspek biaya yang terjangkau, kecepatan dan ketepatan waktu, serta aspek kenyamanan belum dilaksanakan secara efektif dan maksimal. Oleh sebab itu tim pengusul yang berasal dari Perguruan Tinggi Akademi Maritim Indonesia Medan mengusulkan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk pelatihan dan pendampingan terhadap mitra sasaran untuk memberikan edukasi ilmiah disertai dengan adanya bantuan sarana edukasi mitra. Hasil dari kegiatan ini dipublikasikan di jurnal ilmiah, media massa elektronik. Selain itu video kegiatan serta peningkatan pengetahuan dan keterampilan SDM mitra merupakan luaran dari kegiatan ini. Metode ceramah dan demonstrasi digunakan dalam proses memberikan pemahaman mengenai penggunaan peralatan keselamatan pelayaran. Metode praktik langsung digunakan untuk keterampilan menggunakan peralatan keselamatan pelayaran tentunya dengan pendampingan tim pengusul. Metode observasi dilakukan untuk mengamati kemampuan mitra baik selama proses kegiatan maupun sesudahnya. Evaluasi sesudah kegiatan ditujukan untuk mengetahui dampak dari kegiatan yang telah dilaksanakan.
Kata kunci: standar operasional prosedur, danau toba, peralatan keselamatan pelayaran
Abstract:Abstract: Advancements in digital technology have significantly transformed communication and learning. Traditional learning methods have limitations in providing a fast and interactive learning environment, necessitating…
g accessible technology that enhances student and teacher engagement while ensuring convenience. WhatsApp has emerged as a widely used solution due to its accessibility, privacy features, and cross-platform compatibility, offering users a sense of convenience. This study examines the role of Perceived Convenience in the acceptance and use of WhatsApp in secondary education in Medan City using the UTAUT2 Model. A survey was conducted with 439 respondents from 8 secondary schools in Medan and analyzed using SEM-PLS with SmartPLS-4. The results indicate that social influence, hedonic motivation, habit, and perceived convenience positively impact the intention to use WhatsApp. Additionally, facilitating conditions, perceived convenience, and intention to use significantly influence actual usage behavior. However, performance expectancy, effort expectancy, and price value do not affect either intention or behavior in using WhatsApp. Moderating variables such as age, gender, and experience partially moderate the relationships between independent factors and WhatsApp usage intention and behavior. This study contributes by incorporating Perceived Convenience into the UTAUT2 Model and affirming its role in educational technology adoption.
Keywords: perceived convenience; secondary education; UTAUT2; whatsapp
Abstrak: Kemajuan teknologi digital telah membawa perubahan signifikan dalam komunikasi dan pembelajaran. Metode pembelajaran tradisional memiliki keterbatasan dalam menyediakan lingkungan belajar yang cepat dan interaktif, sehingga diperlukan teknologi yang mudah diakses, meningkatkan keterlibatan siswa dan guru, serta nyaman digunakan. WhatsApp menjadi salah satu solusi dan banyak digunakan karena mudah diakses, privasi yang ditawarkan, serta kompatibilitas lintas platform sehingga memberikan kenyamanan yang dapat dirasakan pengguna ketika menggunakannya. Oleh karena itu, Penelitian ini menguji peran Persepsi Kenyamanan terhadap penerimaan dan penggunaan WhatsApp dalam pendidikan menengah di Kota Medan menggunakan Model UTAUT2. Survei dilakukan pada 439 responden dari 8 sekolah menengah di kota Medan, dan dianalisis dengan SEM-PLS menggunakan SmartPLS-4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa social influence, hedonic motivation, habit, dan perceived convenience berpengaruh positif signifikan terhadap behavioral intention. Sementara itu, facilitating conditions, perceived convenience, dan behavioral intention berdampak positif pada use behavior. Namun, performance expectancy, effort expectancy, dan price value tidak berpengaruh terhadap niat maupun perilaku penggunaan WhatsApp. Variabel moderasi usia, jenis kelamin, dan pengalaman memoderasi sebagian hubungan antara faktor bebas terhadap niat dan perilaku penggunaan WhatsApp. Penelitian ini berkontribusi dengan menambahkan variabel persepsi kenyamanan (perceived convenience) ke dalam Model UTAUT2 dan menegaskan perannya dalam adopsi teknologi pendidikan.
Kata kunci: pendidikan menengah; persepsi kenyamanan; UTAUT2; whatsapp
Abstract:Abstract: Lighting is one of the important aspects in supporting the comfort of public facilities, especially for futsal fields that rely on lighting for better user visibility at night. This study focuses on finding lighting…
hting solutions for futsal fields that are still running manually by providing alternative solutions in the form of implementing the concept of a smart automation system based on the Internet of Things (IoT) by combining the working systems of LDR sensors, ultrasonic sensors, and microcontrollers, this aims to provide convenience while creating innovation for existing problems. Using observation and implementation methods produces a system that is designed in such a way that the results will later be displayed on the Kodular android application for remote monitoring. It is hoped that the system in this study can work effectively and efficiently in managing field lighting that can answer the problems raised.
Keywords: automation; IoT; kodular; lighting; monitoring.
Abstrak: Pencahayaan merupakan salah satu aspek penting dalam hal yang mendukung kenyamanan fasilitas publik terutama untuk lapangan futsal yang mengandalkan pencahayaan untuk visibilitas pengguna lebih baik pada malam hari. Penelitian ini berfokus pada pencarian solusi pencahayaan pada lapangan futsal yang masih berjalan secara manual dengan diberikannya solusi alternatif berupa penerapan konsep sistem otomatisasi pintar berbasis Internet of Things (IoT) dengan memadu-padankan sistem kerja sensor LDR, sensor ultrasonik, dan mikrokontroler, hal tersebut bertujuan memberikan kemudahan sekaligus menciptakan inovasi bagi permasalahan yang ada. Menggunakan metode observasi dan implentasi menghasilkan sistem yang dirancang sedemikian rupa dengan hasil yang nantinya akan ditampilkan pada aplikasi android Kodular untuk pemantauan jarak jauh. Diharapkan sistem dalam penelitian ini dapat bekerja secara efektif dan efisien dalam pengelolaan pencahayaan lapangan yang dapat menjawab pemasalahan yang diangkat.
Kata kunci: IoT; pencahayaan; otomatis; pemantauan; kodular.
Abstract:Abstract: Technology is a tool for processing, storing and modifying data to obtain informatio. Decision Support System (DSS) a based model-based with data processing procedures and considerations to assist manager in decision…
ecision making. In the context of UD.Wendy Jaya which still uses manual methods for selecting superior cement, this is considered less effective and ineffcient, resulting in cement selection that does not meet the criteria and lacks accuracy. This research employs a quantitative method with the aim of determining decisions for selecting superior cemen and designing a decision support system using the Simple Additive Weighting (SAW) method based on predetermined criteria. The implementation result show that the decision support system for determining superior cement provides convenience and speed in selecting superior cement at UD Wendy Jaya according to the expected criteria. The results of calculations using the simple additive weighting (SAW) method rank each alternative, with the most superior alternative being three-wheel cement, considering several criteria such as price, compressive, strength, fineness, water capacity and setting time.
Keywords: simple additive weighting (SAW); decision support system; UD.wendy jaya
Abstrak: Teknologi adalah alat untuk mengolah, menyimpan, dan memodifikasi data guna mendapatkan informasi. Sistem Pendukung Keputusan (Decision Support System/DSS) merupakan sistem berbasis model dengan prosedur pemrosesan data dan pertimbangan untuk membantu manajer dalam pengambilan keputusan. Dalam konteks Toko UD. Wendy Jaya, yang masih menggunakan cara manual untuk pemilihan semen unggul, hal ini dianggap kurang efektif dan tidak efisien, mengakibatkan pemilihan semen tidak sesuai kriteria dan tidak akurat. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, dengan tujuan untuk mengetahui keputusan pemilihan semen unggul dan merancang sistem pendukung keputusan menggunakan metode Simple Additive Weighting (SAW) berdasarkan kriteria yang ditentukan. Hasil implementasi menunjukkan bahwa sistem pendukung keputusan Menentukan Semen Unggul memberikan kemudahan dan kecepatan dalam pemilihan semen unggul pada Toko UD. Wendy Jaya sesuai dengan kriteria yang diharapkan. Hasil dari perhitungan dengan menggunakan metode Simple Additive Weighting (SAW) adalah perangkingan setiap alternatif yaitu diperoleh alternatif yang paling unggul adalah semen tiga roda ditinjau dari beberapa kriteria harga, kuat tekanan, kehalusan, kapasitas air dan waktu mengeras.
Kata kunci: simple additive weighting (SAW); sistem pendukung keputusan; UD.wendy jaya
Abstract:Abstract: This study discusses the delivery information system for the minimarket 212 Mart. Minimarket 212 Mart is a modern retail business. The purpose of this research is to simplify and shorten the process of computerized…
ized goods distribution services to prevent data input errors, reduce disappointment due to customer service errors, expedite, and simplify service procedures between operational goods owners, and make it easier for the owner to receive a summary of shipping information. The research method used is the waterfall model. The problem with ordering goods is that customers are still using Whatsapp and those who order are still in the local area, not far from the mini market, thereby reducing sales. In addition, standard writing instruments are still used to record the delivery and receipt of goods. When delivering goods, customers buy directly from the convenience store, and it is difficult for customers to track the location of the goods ordered. Therefore, it must be built and designed with a software system that facilitates transportation registration, the processing of sales invoices, and the preparation of reports. Program design modeling applies to data flow diagrams and entity relationship diagrams. The software used is the PHP programming language and the MySQL database. The research artificial achieved are a web-based goods delivery service system that must overcome the problems that exist in goods delivery services at 212 Mart Serang-Banten Minimarket.
Keywords: Information System, Delivery Service, Waterfall, Web
Abstrak: Penelitian ini membahas sistem informasi pengiriman barang minimarket 212 Mart. Minimarket 212 Mart merupakan salah satu usaha ritel modern. Maksud dari riset ini adalah untuk mempermudah dan mempersingkat proses pelayanan pendistribusian barang secara terkomputerisasi untuk mencegah terjadinya kesalahan input data, mengurangi kekecewaan akibat kekeliruan pelayanan atas pelanggan dan melancarkan serta mempermudah prosedur servis antar operasional pemilik barang serta memudahkan owner menerima ringkasan informasi pengiriman. Metode riset yang dipakai adalah model waterfall. Kendala pemesanan barang masih menggunakan Whatsapp, pelanggan yang memesan masih berada di area lokal yang tidak jauh dari mini market, sehingga mengurangi penjualan. Selain itu, alat tulis standar masih digunakan untuk mencatat pengiriman dan penerimaan barang. Saat mengirimkan barang, pelanggan membeli langsung dari minimarket, dan sulit bagi pelanggan untuk melacak lokasi barang yang dipesan. Oleh sebab itu, harus dibangun dan merancang sistem perangkat lunak yang memudahkan pendaftaran pengangkutan, pengerjaan faktur penjualan, dan penyusunan laporan. Pemodelan desain program menerapkan Data Flow Diagram dan Entity Relationship Diagram. Perangkat lunak yang dipergunakan adalah bahasa pemrograman PHP dan database MySQL. Artifisial penelitian yang dicapai merupakan sistem layanan pengiriman barang berbasis web yang harus melampaui permasalahan yang ada pada layanan pengiriman barang di minimarket 212 Mart Serang-Banten.
Kata kunci: Sistem Informasi, Delivery Service, Waterfall, Web
Abstract:Abstract: DKM has objectives such as overseeing the security and orderliness of the mosque as a whole, and managing the financial flows that exist within the mosque. Financial flow is a means of cash flow in a period related…
ated to the responsibility of company or agency management in managing cash both from operational, funding and investment activities. In managing current financial flows, DKM Masjid Al Ashlah Kopo Bandung still uses conventional manual recording methods. Such a system raises problems, including documentation of donors, calculations of zakat to be paid by congregations that are not in accordance with procedures. This makes the management and recording of cash flows less effective and efficient and also makes the management of the Bendahara DKM limited. SiKeMas is a system that has the goal of providing convenience in facilitating various DKM needs in managing financial flows, as well as informing DKM about the management of financial flow data. The research method used is the Object Oriented approach with various tools the design uses the UML. The system development is carried out using the prototype method. The results of this research are an application based on Desktop Client-Server with JAVA NetBeans IDE 7 and MySQL DBMS.
Keywords: DKM; Financial Flow; SiKeMas;
Abstrak: DKM memiliki tujuan antara lain mengawasi keamanan dan ketertiban masjid secara keseluruhan, serta mengelola aliran keuangan yang ada di dalam masjid. Arus keuangan merupakan sarana arus kas dalam suatu periode yang berkaitan dengan tanggung jawab manajemen perusahaan atau instansi dalam mengelola kas baik yang berasal dari kegiatan operasional, pendanaan maupun investasi. Dalam mengelola aliran keuangan saat ini, DKM Masjid Al Ashlah Kopo Bandung masih menggunakan metode pencatatan manual yang konvensional. Sistem seperti itu menimbulkan masalah, antara lain dokumentasi donatur, perhitungan zakat yang harus dibayarkan jamaah tidak sesuai prosedur. Hal ini membuat pengelolaan dan pencatatan arus kas menjadi kurang efektif dan efisien serta membuat pengelolaan DKM Bendahara menjadi terbatas. SiKeMas merupakan sistem yang bertujuan untuk memberikan kemudahan dalam memfasilitasi berbagai kebutuhan DKM dalam mengelola aliran keuangan, serta menginformasikan kepada DKM tentang pengelolaan data aliran keuangan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan Object Oriented dengan berbagai tools perancangan menggunakan UML. Pengembangan sistem dilakukan dengan menggunakan metode prototype. Hasil dari penelitian ini adalah sebuah aplikasi berbasis Desktop Client-Server dengan JAVA NetBeans IDE 7 dan MySQL DBMS.
Kata kunci: Arus Keuangan; DKM; SiKeMas;
Abstract:Abstract: The vehicle washing application using mobile is an application that aims to help users make it easier for users to order vehicle washing services online. This app was designed to make it easy for users to use and…
nd to allow them to send vehicle wash notifications whenever and wherever they want using a mobile device. Ordering Features: This application has several main features, namely Ordering Features: Users can order vehicle washing services easily through this application. They only need to choose the type of car they want, the services they want, and the time and place where they want to work. Integration Payment: This application is equipped with an online payment system, which allows easy and secure payments through the application. Feature Order Tracking: Users can monitor the status of their orders through the application, namely when the order will be picked up, the vehicle washing process, and when the order will be completed and will be completed. This application is equipped with a good and secure data management system, so that user data and orders can be accessed easily and protected from unwanted actions. Vehicle washing using mobile applications can provide many benefits for users, such as user convenience and satisfaction, time and cost efficiency, and ease of finding information. Because of this, app development must begin with a focus on the most important features that users require and end with a positive user experience.
Keywords: application; android; m-wash; mobile; vehiclewash.
Abstrak: Aplikasi cuci kendaraan menggunakan mobile merupakan aplikasi yang bertujuan untuk membantu pengguna dalam mempermudah pengguna dalam memesan jasa cuci kendaraan secara online. Aplikasi ini dirancang untuk memudahkan pengguna dalam menggunakan dan memungkinkan mereka mengirim notifikasi cuci kendaraan kapan pun dan di mana pun mereka mau menggunakan perangkat seluler. Fitur Pemesanan : Aplikasi ini memiliki beberapa fitur utama yaitu Fitur Pemesanan : Pengguna dapat memesan jasa cuci kendaraan dengan mudah melalui aplikasi ini. Mereka hanya perlu memilih jenis mobil yang diinginkan, layanan yang diinginkan, serta waktu dan tempat di mana mereka ingin bekerja. Pembayaran Integrasi: Aplikasi ini dilengkapi dengan sistem pembayaran online, yang memungkinkan pembayaran mudah dan aman melalui aplikasi. Fitur Order Tracking: Pengguna dapat memantau status pesanannya melalui aplikasi, yaitu kapan pesanan diambil, proses pencucian kendaraan, dan kapan pesanan selesai dan akan diselesaikan. Aplikasi ini dilengkapi dengan sistem pengelolaan data yang baik dan aman, sehingga data dan pesanan pengguna dapat diakses dengan mudah dan terlindungi dari tindakan yang tidak diinginkan. Pencucian kendaraan menggunakan aplikasi mobile dapat memberikan banyak manfaat bagi pengguna, seperti kenyamanan dan kepuasan pengguna, efisiensi waktu dan biaya, serta kemudahan dalam mencari informasi. Oleh karena itu, pengembangan aplikasi harus dimulai dengan fokus pada fitur paling penting yang dibutuhkan pengguna dan diakhiri dengan pengalaman pengguna yang positif.
Kata kunci: aplikasi; android; m-wash; mobile; cuci kendaraan.
Abstract:Abstract: A digital library is a service system that capable in supporting access to information objects automatically using a computer technology. In this study, the authors aimed to develop a digital library application…
n based on SLiMS 9 bulian at MAN 1 Bukittinggi library, especially in terms of content with the addition of e-book features, and changing the character of its applications into mobile version, which were previously local (intranet). The methods used were research and development, while system development used the Waterfall model. This study succeeded to develop a digital library application based on SLiMS 9 at MAN 1 Bukittinggi library. The development of the digital library in this study has been carried out through testing, including three types of product tests, namely validity test, practicality test, and effectiveness test, each of which was tested using a questionnaire instrument. The product validity test obtained an average value of 0.88 in the valid category; the product practicality test obtained an average value of 0.90 in the very practical category; and the product effectiveness test obtained an average value of 0.94 in the high effectiveness category. Based on the product test results that have been described, the digital library development product in this study was declared feasible and applicable as a digital library, and can be accessed via mobile by users, such as students, teachers, and library members of MAN 1 Bukittinggi.
Keywords: Digital Library; Mobile Application; Research and Development; SLiMS 9
Abstrak: Perpustakaan digital merupakan sebuah sistem yang memiliki layanan yang mendukung akses objek informasi secara otomasi menggunakan teknologi komputer. Dalam studi ini, peneliti bermaksud mengembangkan aplikasi perpustakaan digital berbasis SLiMS 9 bulian pada perpustakaan MAN 1 Bukittinggi, khususnya dari sisi content-nya dengan penambahan fitur e-book, serta mengubah sifat aplikasinya menjadi bersifat mobile, yang mana sebelumnya bersifat lokal (intranet). Metode dalam studi ini adalah penelitian dan pengembangan, sedangkan pengembangan sistem dilakukan menggunakan model Waterfall. Penelitian ini berhasil mengembangkan aplikasi perpustakaan digital berbasis SLiMS 9 pada perpustakaan MAN 1 Bukittinggi. Pengembangan perpustakaan digital dalam penelitian ini telah dilakukan melalui pengujian, meliputi tiga jenis uji produk, yaitu uji validitas, uji praktikalitas, dan uji efektivitas, yang setiap pengujiannya dilakukan menggunakan instrumen angket. Uji validitas produk memperoleh nilai rerata 0,88 dengan kategori Valid; uji praktikalitas produk memperoleh nilai rerata 0,90 dengan kategori Sangat Praktis; dan uji efektivitas produk memperoleh nilai rerata 0,94 dengan kategori Efektivitas Tinggi. Berdasarkan hasil uji produk yang telah diuraikan, produk pengembangan perpustakaan digital dalam penelitian ini dinyatakan layak dan dapat diterapkan sebagai perpustakaan digital, serta dapat diakses secara mobile oleh para pengguna, yaitu siswa, guru, dan anggota perpustakaan MAN 1 Bukittinggi.
Kata kunci: Aplikasi Mobile; Perpustakaan Digital; Penelitian dan Pengembangan; SLiMS 9
Abstract:Abstract: Utilization of IT can provide services to the community, encourage convenience in public services at a more affordable cost and performance efficiency. IT governance that includes leadership, organizational structure,…
ucture, and processes in its management ensures that IT is utilized as optimally as possible to meet current and future needs of the organization. The Population and Civil Registration Office of Kubu Raya Regency utilizes IT in carrying out public service activities using the SIPEMUDA Application. An information system audit is needed to improve system performance. In this study, using the Control Objective for Information and Related Technology (COBIT 2019) to determine whether the organization's needs have been supported by management and the Information Technology Infrastructure Library (ITIL 4) domain service management to determine suggestions for improvement. Capability level assessment in this study using COBIT Performance Management. The results of the capability assessment are that there are 6 processes reaching level 1, 33 processes reaching level 2, 28 processes reaching level 3, 18 processes reaching level 4, 7 processes reaching level 5 while the level that does not meet the capabilities is 19 processes. Furthermore, the results of process recommendations that do not meet the capabilities are prioritized using the Action Priority Matrix.
Keywords: action priority matrix, cobit 2019, cobit performance management, itil 4, public service
Abstrak: Pemanfaatan TI dapat memberikan pelayanan kepada masyarakat, mendorong kemudahan dalam pelayanan publik dengan biaya yang lebih terjangkau dan efisiensi kinerja. Tata kelola TI yang mencakup kepemimpinan, struktur organisasi, dan proses, dalam pengelolaannya untuk memastikan bahwa TI dimanfaatkan seoptimal mungkin memenuhi kebutuhan organisasi saat ini dan yang akan datang. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Kubu Raya memanfaatkan TI dalam melaksanakan kegiatan pelayanan publik menggunakan Aplikasi SIPEMUDA. Audit sistem informasi diperlukan untuk meningkatkan kinerja sistem. Dalam penelitian ini, menggunakan Control Objective for Information and Related Technology (COBIT 2019) menentukan apakah kebutuhan organisasi sudah didukung oleh pengelolaan serta Information Technology Infrastructure Library (ITIL 4) domain service management untuk menentukan saran perbaikan. Penilaian level kapabilitas pada penelitian ini menggunakan COBIT Performance Management. Hasil penilaian kapabilitas yaitu terdapat 6 proses mencapai level 1, 33 proses mencapai level 2, 28 proses mencapai level 3, 18 proses mencapai level 4, 7 proses mencapai level 5 sedangkan level yang tidak memenuhi kapabilitas yaitu 19 proses untuk diberikan rekomendasi. Selanjutnya hasil rekomendasi proses tersebut diprioritaskan menggunakan Action Priority Matrix.
Kata kunci: action priority matrix, cobit 2019, cobit performance management, itil 4, pelayanan publik.
Abstract:Abstract: This research is a development of previous research, where the results of previous studies have only arrived at the application design stage. Jimmy Fish UMKM is a business that sells fish seeds, while the fish…
seeds that are sold are: catfish, tilapia, goldfish, mujaer fish, catfish, and carp. Jimmy Fish UMKM has several activities to support its business, one of which is determining how much stock of fish fry is needed for each period. Jimmy Fish SMEs have problems in determining the amount of fish seed stock, Jimmy Fish SMEs still use estimates without definite calculations to determine the number of fish seed stocks. As a result of this problem, when someone wants to buy fish seeds, the number of stocks is not fulfilled (less), the number of fish seeds is depleted, and there is even an excess stock of fish seeds (only a few sold), so that activities at Jimmy Fish SMEs become less effective. The solution to the existing problems is to build an e-forecasing application using the wieghted moving average (WMA) method. The e-forecasting application is very important because it can predict the number of fish seed stocks for the next period using calculations from previous data. The e-forecasting application also provides convenience, speed and as a support system for making decisions on how many fish seed stocks must be fulfilled for the next period.
Keywords: applications; e-forecasting; WMA
Abstrak: Penelitian ini merupakan pengembangan dari penelitian sebelumnya, dimana hasil dari penelitian sebelumnya baru sampai pada tahap desain aplikasi. UMKM Jimmy Fish merupakan usaha yang menjual bibit ikan adapun bibit ikan yang dijual yaitu: ikan lele, ikan nila, ikan emas, ikan mujaer, ikan patin, dan ikan gurame. UMKM Jimmy Fish mempunyai beberapa aktifitas untuk mendukung usahanya salah satunya penentuan berapa jumlah stok bibik ikan yang diperlukan untuk setiap periodenya. UMKM Jimmy fish mempunyai permasalahan dalam menentukan jumlah stok bibit ikan, UMKM Jimmy Fish masih menggunakan perkiraan tanpa perhitungan yang pasti untuk menentukan jumlah stok bibit ikan. Akibat yang ditimbulkan dari permasalah tersebut, ketika ada yang ingin membeli bibit ikan jumlah stok tidak terpenuhi (kurang), jumlah stok bibit ikan habis, dan bahkan ada jumlah stok bibit ikan yang berlebih (hanya terjual sedikit), sehingga aktifitas pada UMKM Jimmy Fish menjadi kurang efektif. Solusi dari permasalah yang ada, dengan membangun aplikasi e-forecasing menggunakan metode wieghted moving average (WMA). Aplikasi e-forecasting sangat penting karena dapat prediksikan jumlah stok bibit ikan untuk periode selanjutnya menggunakan perhitungan dari data-data sebelumnya. Aplikasi e-forecasting juga memberikan kemudahan, kecepatan dan sebagai support system pengambilan keputusan berapa jumlah stok bibit ikan yang harus terpenuhi untuk periode selanjutnya.
Kata kunci: aplikasi; e-forecasting; WMA