Search Articles & Publications

Showing 228 articles found for "Pelanggan"

PENGARUH DIGITAL MARKETING DAN ELEKTRONIK WORD OF MOUTH TERHADAP KEPUTUSAN BERLANGGANAN NETFLIK PASCA COVID 19 (STUDI KASUS PELANGGAN NETFLIK DI KOTA MATARAM)

Maulida, Khoviva
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh digital marketing dan elektronik word of mouth terhadap Keputusan berlangganan pada layanan Netflix di kita mataram. Jenis penelitian yang di lakukan adalah penelitian kuantitatif… uantitatif dengan pendekatan asosiatif kasual. Populasi dalam penelitian ini yaitu Masyarakat yang pernah membeli layanan netfix. Sampel yang di ambil yaitu sebanyak 65 orang dengan Teknik sampel purposive sampling. Data yang di kumpulkan melalui online survei dan di analisis menggunakan analisis linier berganda melalui SPSS versi 26. Hasil ini menunjukan bahwa digital marketing dan Electronic worth of mouth berpengaruh positif terhadap Keputusan berlangganan pada layanan nnetflix di kota mataram.

MENERAPKAN TOTAL QUALITY MANAGEMENT (TQM) DALAM UPAYA MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN Di SEKOLAH DASAR

Rini, Ayu Sekar, Wulandari, Nur Asti, Supratikta, Hadi
Abstract: Menerapkan Total Quality Management (TQM) di lembaga pendidikan menjadi langkah krusial dalam meningkatkan mutu pendidikan. Hal ini penting untuk menjalankan fungsi manajemen di setiap lembaga pendidikan. Dalam kajian ini,… i, diulas penerapan TQM dalam konteks pendidikan dan upaya-upaya meningkatkan standar mutu yang telah ditetapkan. Setiap lembaga pendidikan harus menunjukkan dedikasi terhadap peningkatan mutu guna tetap dipercaya oleh masyarakat dan pihak-pihak yang berkepentingan. Salah satu cara untuk mempertahankan kepercayaan tersebut adalah dengan melakukan perbaikan secara berkesinambungan, baik dalam aspek infrastruktur maupun proses non-fisik. Dengan demikian, lembaga pendidikan dapat menjadi institusi yang berkualitas dan terjamin. Terdapat beberapa aspek penting yang harus ditekankan dalam menerapkan TQM di dunia pendidikan, termasuk peningkatan secara terus-menerus, penetapan standar mutu, perubahan budaya, restrukturisasi organisasi, dan menjaga hubungan dengan para pelanggan. Implementasi TQM membutuhkan strategi pelaksanaan yang efektif serta kerjasama dari seluruh elemen sekolah.

PENENTUAN DAYA LISTRIK MENGGUNAKAN METODE DECISION TREE DI DESA TEBARA

Bore, Aristo Tagu, Trisno, Trisno, Kurra , Titus
Abstract: Listrik merupakan salah satu kebutuhan dasar masyarakat dan merupakan salah satu kebutuhan hajat hidup orang banyak, sehingga perlu diatur dan disediakan oleh negara sesuai amanah undang-undang 1945 pasal 33. Subsidi diberikan… erikan dengan tujuan agar ketersediaan listrik dapat terpenuhi, serta membantu pelanggan yang kurang mampu dan masyarakat yang belum terjangkau pelayanan PT. Berdasarkan hasil evaluasi BKF dengan German International Cooperation (GIZ) terhadap subsidi listrik yang diberikan kepada kelompok pelanggan R1-450 VA dan R1-900 VA yang berlaku saat ini menunjukkan subsidi listrik tidak tepat sasaran, karena 5,9 juta pelanggan R1-450 VA dan 14,4 juta pelanggan R1-900 VA adalah kelompok rumah tangga yang telah mampu karena termasuk dalam pengeluaran per kapita lebih dari Rp.1 juta per bulan. Guna mengurangi risiko salah sasaran tersebut, perlu dilakukan klasifikasi dalam pemberian subsidi listrik berdasarkan kriteria-kriteria tertentu yang telah menjadi standar di PT. PLN menggunakan data mining dengan metode decision tree. Berdasarkan evaluasi dan hasil pengujian bab sebelumnya dengan dataset 50 data, 70 data dan 100 data produksi yang telah dilakukan, maka  hasil  pengukuran  Confusion  Matrix  dalam  penerapan  data mining untuk memprediksi target Desa Tebara dengan metode Decision Tree (Algoritma C4.5) pada pengujian 50 data menghasilkan akurasi 74%, precision 60% dan recall 83,33%. Pada pengujian 70 data menghasilkan akurasi 81,43%, precision 76,92% dan recall 74,07%. Pada pengujian 100 data menghasilkan akurasi 82%, precision 76,67% dan recall 67,65%. Jadi untuk data uji lebih banyak akan menghasilkan akurasi yang lebih tinggi.

PENGARUH KEPUASAN, KEPERCAYAAN DAN KEMUDAHAN PENGGUNAAN TERHADAP LOYALITAS PELANGGAN PADA MARKETPLACE SHOPEE DI KECAMATAN MEDAN HELVETIA

Dolok Saribu, Alfriado Leonard Noprian, Dimas, Hesti Sabrina, Hery Syahrial, Haryaji Catur Putera Husman
Abstract: Technology is developing very rapidly and continues to change from year to year. Therefore, the latest digital marketing trends will continue to emerge which are adapted to the conditions and situations of that year, but… there are still some groups of people who do not understand the importance of digital trends, because competition for marketplaces or online shopping sites in Indonesia is currently getting tighter, the competition that is happening is not only from domestic shopping sites but also foreign ones that have entered the domestic market. This research aims to analyze the influence of satisfaction, trust and ease of use on customer loyalty in the Shopee marketplace in Dwikora sub-district, Medan Helvetia sub-district. This type of quantitative research with the independent variables used in this research is satisfaction, trust and ease of use and the dependent variable used is customer loyalty. The population used in this research is all people in Medan Helvetia sub-district. This research took samples using a purposive sampling method and there were 100 respondents who were deemed worthy of being research criteria. The research results show that partially and simultaneously satisfaction, trust and ease of use have a significant positive effect on customer loyalty.

Peningkatan Kapasitas Digital UMKM Melalui Pelatihan Digital Marketing di Kampung Waninggap Mi’raf

Romdioni , Agus Nisfur, Wahyudhi, Candra Agus
Abstract: Pelatihan digital marketing menjadi kebutuhan strategis bagi UMKM dalam menghadapi transformasi digital yang semakin cepat. UMKM di Kampung Waninggap Mi’raf masih menghadapi keterbatasan dalam literasi digital, penggunaan… aan media sosial, dan penerapan strategi pemasaran berbasis teknologi. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pelaku UMKM melalui pelatihan digital marketing yang terstruktur. Metode yang digunakan adalah pendekatan Participatory Action Research (PAR) dengan desain one-group pretest–posttest untuk mengukur efektivitas pelatihan. Pelatihan dilaksanakan melalui penyuluhan, demonstrasi, praktik langsung, serta pendampingan intensif selama dua minggu. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan peserta mengenai konsep digital marketing setelah pelatihan. Peserta mampu memproduksi konten digital, menggunakan media sosial secara konsisten, membuka toko pada marketplace, serta meningkatkan interaksi digital dengan pelanggan. Evaluasi pascapelatihan menunjukkan adanya peningkatan aktivitas pemasaran digital dan potensi peningkatan omzet usaha. Temuan ini menegaskan bahwa pelatihan digital marketing efektif dalam meningkatkan kapasitas UMKM. Kegiatan ini membuktikan bahwa digital marketing merupakan strategi penting dalam memperluas pasar dan meningkatkan daya saing UMKM di era digital.

Pengaruh Kualitas Produk Dan Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Pelanggan Pada Burger Bangor Di Sukamaju Depok

Naufal Hafizh Adhyatma, Wiwin Wianti, Yosie Noverha
Abstract: Industri restoran cepat saji di Indonesia menunjukkan pertumbuhan yang pesat, didorong oleh meningkatnya permintaan konsumen serta perubahan gaya hidup masyarakat perkotaan yang semakin praktis. Burger Bangor, sebagai salah… lah satu merek lokal dengan jaringan lebih dari seratus empat puluh gerai di berbagai wilayah Indonesia, menghadapi tantangan dalam menjaga konsistensi mutu produk dan pelayanan, sebagaimana tercermin dari sejumlah keluhan pelanggan terkait cita rasa yang tidak stabil serta proses pelayanan yang berlangsung lambat, khususnya pada gerai Sukamaju, Depok. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas produk dan kualitas pelayanan terhadap kepuasan pelanggan, baik secara parsial maupun simultan, pada objek tersebut. Pendekatan yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan desain survei, sedangkan data primer dihimpun melalui penyebaran kuesioner kepada sembilan puluh delapan responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data yang terkumpul selanjutnya dianalisis dengan bantuan perangkat lunak statistik SPSS versi dua puluh lima, meliputi uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, uji t, uji F, serta uji koefisien determinasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa kualitas produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan, demikian pula kualitas pelayanan. Secara simultan, kedua variabel tersebut terbukti berpengaruh positif dan signifikan, dengan kontribusi gabungan sebesar 62,6 persen terhadap kepuasan pelanggan, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian ini.

Faktor-Faktor yang Memengaruhi Kepuasan Pelanggan Hewan Kurban di Kelurahan Meruyung, Kota Depok

Ismiaji, Bara, Azizah, Siti
Abstract: To be successful in the competitive market for sacrificial animals, with its short selling season and numerous sellers, prioritizing customer satisfaction is essential. This study was conducted in Meruyung Village, Limo… District, Depok City on June 24–July 3, 2023, using descriptive-quantitative method to discover the service quality, product quality, and price offered by sellers, and how these three factors affect customer satisfaction of sacrificial animals. Convenience sampling was used to determine the respondents, which is by meeting people at the sales stalls who have bought goats or sheep as sacrificial animals at least once in Meruyung Village. This study involved 70 respondents. Data was obtained using a Likert scale questionnaire via Google Form and processed using multiple regression analysis. The results shows that the quality of service and product, as well as the price factor offered by sacrificial animal sellers, together affect customer satisfaction with sacrificial animals in Meruyung Village, Limo District, Depok City by 36.5%, but only the factor of product quality has a partially significant influence. Therefore, sellers must ensure product quality that meets the requirements of sacrificial animals and customer preferences, as this significantly affects satisfaction.

Evaluasi Keandalan Sistem Distribusi 20 Kv Pada Penyulang J4 J5 J6 Di PT. PLN (Persero) Area Balikpapan Menggunakan Nilai SAIDI dan SAIFI

Nainggolan, Onglan, Bustani, Arbain
Abstract: Indeks keandalan sistem distribusi merupakan merupakan nilai mutu sistem untuk menyalurkan energi listrik ke pelanggan secara kontinu dalam periode waktu tertentu dan dalam kondisi tertentu. Nilai indeks keandalan sistem… distribusi yang digunakan oleh PLN adalah standar SPLN No. 59 Tahun 1985 dan standar SPLN 68-2:1986 yaitu nilai SAIDI (System Average Interruption Duration Index) sebesar 21 jam/pelanggan/tahun dan nilai SAIFI (System Average Interruption Frequency Index) sebesar 3,2 kali/pelanggan/tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat keandalan sistem distribusi tenaga listrik di PT. PLN (Persero) Area Balikpapan terutama pada penyulang J4 J5 J6 dengan menghitung nilai SAIDI dan SAIFI selama periode waktu 1 tahun. Data gangguan yang ditinjau adalah data gangguan yang terjadi selama tahun 2018. Dari hasil perhitungan diperoleh bahwa pada penyulang J4 nilai SAIDI sebesar 21,94 jam/ pelanggan/tahun dan nilai SAIFI sebesar 3.26 kali/ pelanggan/tahun. Pada penyulang J5 nilai SAIDI sebesar 30,09 jam/ pelanggan/ tahun dan nilai SAIFI sebesar 3,99 kali/pelanggan/tahun. Pada  penyulang J6 nilai SAIDI sebesar 50,96 jam/pelanggan/ tahun dan nilai SAIFI sebesar 5,24 kali pelanggan/tahun. Dibandingkan terhadap nilai standar SPLN No. 59 Tahun 1985 dan standar SPLN 68-2: 1986 maka nilai indeks keandalan penyulang J4 J5 J6 masih di bawah standar atau dikategorikan sebagai kurang handal.

Pelatihan Appreciative Inquiry untuk Meningkatkan Service Excellence Awareness Pada Karyawan PT Haramainku Kota Palembang

Ilham Prawidi Sakti, Sunanto, Asep Suhendar
Abstract: Pelayanan prima merupakan faktor penting dalam meningkatkan kepuasan pelanggan pada industri jasa, termasuk agen perjalanan umrah. Namun, karyawan PT Haramainku Palembang belum memiliki pemahaman yang sistematis mengenai… nilai-nilai perusahaan terkait pelayanan kepada jamaah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan service excellence awareness karyawan melalui pelatihan berbasis Appreciative Inquiry. Pelatihan dilaksanakan selama satu hari dengan menggunakan metode 4D Appreciative Inquiry yang meliputi tahap Discovery, Dream, Design, dan Destiny. Metode ini dipilih karena berfokus pada identifikasi kekuatan, pengalaman positif, serta perumusan visi bersama untuk pengembangan organisasi. Hasil pelatihan menunjukkan adanya peningkatan kesadaran karyawan terhadap pentingnya pelayanan prima. Pada setiap tahapan 4D, peserta mampu mengidentifikasi praktik pelayanan terbaik yang telah dimiliki perusahaan, merumuskan harapan pelayanan di masa depan, menyusun strategi penguatan budaya layanan, serta berkomitmen untuk menerapkannya dalam pekerjaan sehari-hari. Luaran utama kegiatan ini adalah tercapainya kesepakatan bersama mengenai nilai pelayanan prima perusahaan, yaitu menjadi perusahaan yang melayani jamaah sepenuh hati dan sesuai sunnah. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan Appreciative Inquiry efektif dalam membangun kesadaran dan komitmen karyawan terhadap budaya pelayanan prima.

Penggunaan Software Accurate sebagai Pendukung Proses Customer Collection pada Global Pratama Group

Vivien, Johny Budiman
Abstract: Pengelolaan piutang pelanggan merupakan aspek penting dalam menjaga kelancaran arus kas perusahaan jasa logistik. PT Global Pratama Indonesia telah memanfaatkan software Accurate sebagai sistem informasi akuntansi untuk… mendukung pencatatan transaksi dan pengelolaan piutang pelanggan. Namun, dalam pelaksanaannya masih ditemukan permasalahan pada alur administrasi dokumen operasional yang memengaruhi efektivitas proses customer collection. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengevaluasi pemanfaatan software Accurate serta menyusun rekomendasi perbaikan alur dokumen operasional. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi, analisis dokumen, dan diskusi lintas divisi yang melibatkan bagian keuangan, workshop, dan warehouse. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa keterlambatan penyerahan dokumen Work Order (WO) dan Delivery Order (DO) berdampak pada keterlambatan pencatatan transaksi dan pemantauan piutang. Implementasi awal rekomendasi perbaikan alur dokumen mampu meningkatkan ketepatan pencatatan dan mendukung efektivitas penagihan piutang pelanggan. Kegiatan ini memberikan kontribusi nyata bagi mitra sebagai dasar perbaikan berkelanjutan dalam pengelolaan administrasi penagihan.