Abstract:Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan komunikasi bisnis dalam kegiatan operasional dan pelayanan pada Vanka Beauty. Kegiatan dilakukan melalui observasi secara langsung dan wawancara dengan owner Vanka…
anka Beauty. Fokus kegiatan meliputi proses komunikasi dengan pelanggan, komunikasi antarpegawai, pemanfaatan media digital, penanganan keluhan pelanggan, serta hambatan komunikasi yang dihadapi dalam memberikan pelayanan. Hasil observasi dan wawancara menunjukkan bahwa komunikasi dengan pelanggan dilakukan sejak pelanggan datang, melalui proses penyambutan, pemberian informasi mengenai layanan dan harga, pemilihan treatment, proses pelayanan, hingga pembayaran. Vanka Beauty juga memanfaatkan WhatsApp sebagai media koordinasi internal serta Instagram, WhatsApp Business, dan TikTok sebagai media komunikasi dan promosi kepada pelanggan. Dalam menangani keluhan, pihak salon menerapkan pendekatan dengan mengucapkan terima kasih atas kritik, meminta maaf, memberikan solusi atau alternatif, serta melakukan evaluasi terhadap kinerja karyawan. Hambatan komunikasi yang ditemukan terutama berupa miskomunikasi akibat kurangnya koordinasi antarpegawai dan belum meratanya penguasaan treatment oleh karyawan. Upaya yang dilakukan untuk mengatasi hambatan tersebut adalah meningkatkan kinerja dan kemampuan karyawan melalui pelatihan berbagai treatment agar setiap karyawan mampu menangani berbagai kebutuhan pelanggan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa komunikasi bisnis yang efektif memiliki peranan penting dalam mendukung kualitas pelayanan dan kepuasan pelanggan pada Vanka Beauty.
Abstract:Revolusi digital telah mengubah perilaku konsumen hingga ke pelosok pedesaan, membawa implikasi mendalam bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) tradisional. Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh inovasi produk…
dan pemasaran digital melalui WhatsApp terhadap keputusan pembelian pada Pabrik Tahu di Desa Sumber Ketempa, Kecamatan Kalisat. Pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif digunakan, melibatkan 96 responden yang dipilih secara purposive dari populasi 150 konsumen aktif. Data dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert 1-5 dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan SPSS 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inovasi produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian (t-hitung 5,542 > t-tabel 1,986; signifikansi 0,000), pemasaran digital melalui WhatsApp juga berpengaruh positif dan signifikan (t-hitung 3,381 > t-tabel 1,986; signifikansi 0,001), dan secara simultan kedua variabel menjelaskan 76,7% variasi keputusan pembelian (R²=0,767; F-hitung 151,386 > F-tabel 3,09). Temuan ini menegaskan bahwa inovasi produk dan pemanfaatan WhatsApp sebagai kanal pemasaran digital merupakan strategi komplementer yang efektif bagi UMKM pangan tradisional di pedesaan Indonesia. Penelitian ini merekomendasikan optimalisasi fitur WhatsApp (daftar siaran, katalog produk, dan grup pelanggan) serta pengembangan produk secara berkelanjutan untuk meningkatkan daya saing.
The digital revolution has fundamentally transformed consumer behavior even in remote rural areas, carrying profound implications for Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs), particularly traditional food producers. This study aims to examine the influence of product innovation and digital marketing through WhatsApp on purchasing decisions at the Tofu Factory in Sumber Ketempa Village, Kalisat District. A quantitative approach with an associative design was employed, involving 96 respondents purposively selected from a population of 150 active consumers. Data were collected through Likert-scale questionnaires (1-5) and analyzed using multiple linear regression with SPSS 26. The results show that product innovation has a positive and significant effect on purchasing decisions (t-count 5.542 > t-table 1.986; significance 0.000), digital marketing through WhatsApp also has a positive and significant effect (t-count 3.381 > t-table 1.986; significance 0.001), and simultaneously both variables explain 76.7% of the variation in purchasing decisions (R²=0.767; F-count 151.386 > F-table 3.09). These findings confirm that product innovation and the utilization of WhatsApp as a digital marketing channel are complementary strategies effective for traditional food MSMEs in rural Indonesia. This research recommends optimizing WhatsApp features (broadcast lists, product catalogs, and customer groups) and continuous product development to enhance competitiveness.
Abstract:Penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) mendorong instansi pemerintah untuk mengadopsi teknologi digital dalam pengelolaan kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN). Salah satu Persaingan yang semakin ketat dalam…
lam industri restoran cepat saji mendorong perusahaan untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan menetapkan harga yang sesuai dengan harapan pelanggan guna menciptakan kepuasan pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas pelayanan dan persepsi harga terhadap kepuasan pelanggan pada Richeese Factory Kota Baru Parahyangan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif dan verifikatif. Populasi penelitian adalah pelanggan Richeese Factory Kota Baru Parahyangan, sedangkan sampel penelitian berjumlah 100 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner dengan skala Likert dan dianalisis menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, analisis deskriptif, analisis regresi linear berganda, analisis koefisien korelasi, analisis koefisien determinasi, serta pengujian hipotesis menggunakan uji t dan uji F. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan, persepsi harga, dan kepuasan pelanggan berada pada kategori baik. Secara parsial, kualitas pelayanan tidak berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pelanggan, sedangkan persepsi harga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan. Secara simultan, kualitas pelayanan dan persepsi harga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan dengan nilai koefisien determinasi sebesar 66,7%, yang menunjukkan bahwa variasi kepuasan pelanggan dapat dijelaskan oleh kedua variabel tersebut, sedangkan sisanya sebesar 33,3% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Temuan penelitian ini diharapkan menjadi masukan bagi manajemen Richeese Factory dalam meningkatkan kualitas pelayanan serta mempertahankan strategi penetapan harga yang mampu meningkatkan kepuasan pelanggan.
Abstract:UMKM adalah sebagai tulang punggung perekonomian Nasional. Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung perekonomian nasional. banyak pelaku UMKM menghadapi berbagai tantangan,…
n, seperti keterbatasan modal, kurangnya akses terhadap teknologi, serta tidak kalah penting bahwa umkm belum menerapkan etika bisnis dalam Islam. Dalam menjalankan usahanya Umkm perlu menerapkan prinsip-prinsip etika bisnis sesuai dengan syariat Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mendalami Implementasi Etika Bisnis Islam pada Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) LGC Collection Cirebon. Metode penelitian yang digunakan pendekatan kualitatif dengan pengambilan Purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UMKM LGC Collection Cirebon memiliki komitmen yang kuat dalam menerapkan nilai-nilai etika bisnis Islam seperti Larangan berdagang dengan cara curang, Tidak boleh mengandung unsur riba, Mengurangi takaran dan penipuan, Penimbunan dan Bisnis mempunyai misi sosial melalui zakat dan sedekah. Namun demikian temuan ini mengindikasikan bahwa pelaku usaha melakukan kecurangan terkait penambahan biaya produk dan pelaku usaha masih memanfaatkan kredit dari bank konvensional kredit usaha rakyat (KUR). Penerapan etika bisnis Islam dapat membantu mengatasi masalah usaha LGC Collection seperti Sumber Daya Manusia seperti tanggung jawab gaji kontrak dan adil dalam pembagian honor, etika bisnis Islam dalam manajemen keuangan harus transaparan dan bisa di pertanggung jawabkan menuntut agar pengelolaan keuangan dilakukan tanpa riba (bunga), tanpa gharar (ketidakjelasan atau spekulasi) dan Inovasi Produk dapat membantu mengatasi dalam Ihsan memberian terbaik untuk pelanggan, ke maslahatan produk bisa memberikan manfaat bagi masyarakat.
Abstract:Persaingan industri kedai kopi yang semakin meningkat menuntut pelaku usaha memperhatikan suasana kedai dan kualitas produk guna menciptakan kepuasan pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh suasana…
dan kualitas produk secara parsial maupun simultan terhadap kepuasan pelanggan pada Kedai Kopi Mulai Aja Dulu di Jalan Cihapit Kota Bandung. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif verifikatif dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner kepada 100 responden pelanggan yang pernah berkunjung dan mengonsumsi produk, dipilih menggunakan accidental sampling dengan rumus Lemeshow. Data dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suasana kedai (β = 0,218; sig. 0,000) dan kualitas produk (β = 0,766; sig. 0,000) berpengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap kepuasan pelanggan. Secara simultan, kedua variabel menjelaskan 90,3% variasi kepuasan pelanggan (Adjusted R² = 0,903; F = 460,521; sig. 0,000). Kualitas produk merupakan faktor paling dominan. Temuan ini mengindikasikan bahwa menjaga konsistensi produk dan menciptakan suasana kedai yang nyaman merupakan strategi utama dalam meningkatkan kepuasan dan loyalitas pelanggan pada kedai kopi lokal.
Abstract:Perkembangan industri coffee shop di Indonesia meningkat pesat dengan konsep yang semakin beragam. Fenomena ini tidak terlepas dari meningkatnya daya beli masyarakat kelas menengah dan ketertarikan generasi muda terhadap…
gaya hidup kekinian, Persaingan yang semakin ketat membuat pelaku usaha coffee shop dituntut untuk memiliki strategi pemasaran yang efektif agar dapat bertahan dan berkemabang. Namun, coffee shop ini masih menghadapi tantangan berupa kurang optimalnya strategi pemasaran sehingga berdampak pada volume penjualan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemasaran yang saat ini diterapkan, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat, serta merumuskan strategi yang tepat untuk meningkatkan volume penjualan guna mendukung kewirausahaan berbasis gender. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang melibatkan pemilik, karyawan, pelanggan, dan pemangku kepentingan terkait. Analisis data menggunakan kerangka kerja bauran pemasaran (7P) dan analisis SWOT, sedangkan validitas data diverifikasi melalui triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Halsean Coffee dan Resto telah menerapkan strategi pemasaran berdasarkan elemen 7P: produk, harga, tempat, promosi, orang, proses, dan bukti fisik. Faktor pendukung meliputi kualitas produk, harga yang kompetitif, lokasi strategis, pelayanan yang baik, dan meningkatnya minat masyarakat terhadap coffee shop. Faktor penghambat meliputi promosi digital yang belum optimal, inovasi produk yang terbatas, kendala sumber daya manusia, dan persaingan bisnis yang ketat. Strategi yang direkomendasikan mencakup penguatan promosi digital, peningkatan inovasi produk, pengembangan kualitas sumber daya manusia, serta pemanfaatan temuan analisis SWOT untuk meningkatkan volume penjualan secara berkelanjutan.
Abstract:Tujuan penelitian pengaruh E-Service Quality dan Brand Trust terhadap Repurchase Intention produk Madame Gie pada platform e-commerce Shopee. Objek penelitian adalah Madame Gie Official Shop di Shopee, dengan unit analisis…
is berupa pelanggan yang berbelanja di toko tersebut. Uji hipotesis melalui regresi linear berganda, uji t, dan uji f. Sampel penelitian 300 responden yang dipilih menggunakan teknik non-probability sampling. E-Service Quality berpengaruh positif dan signifikan terhadap Repurchase Intention ini membuktikan bahwa pengalaman layanan digital yang cepat, mudah, dan responsif memainkan peran penting dalam membentuk loyalitas konsumen. Semakin baik kualitas layanan yang dirasakan konsumen, maka semakin tinggi pula kemungkinan mereka untuk kembali membeli produk Madame Gie melalui Shopee.Brand Trust memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Repurchase Intention. Kepercayaan konsumen terhadap kualitas, reputasi, dan konsistensi merek Madame Gie menjadi faktor krusial dalam membentuk keputusan pembelian ulang. Kepercayaan ini memperkuat persepsi positif dan mengurangi keraguan terhadap risiko pembelian produk kecantikan secara daring. E-Service Quality dan Brand Trust terhadap Repurchase Intention: Secara simultan, E-Service Quality dan Brand Trust memiliki pengaruh yang sangat signifikan terhadap Repurchase Intention, Hal ini menegaskan pentingnya strategi terpadu dalam pengelolaan kualitas layanan digital dan penguatan identitas merek untuk mempertahankan loyalitas pelanggan di platform e-commerce.
Abstract:Emas merupakan salah satu jenis komoditi yang paling banyak diminati untuk tujuan investasi, karena dipandang sebagai instrumen yang lebih aman dibandingkan saham serta memiliki nilai jual yang selalu bergerak mengikuti…
kondisi pasar. PT Victoeria Vici, sebagai pelaku usaha perhiasan emas custom, menghadapi kendala dalam menentukan estimasi harga jual kepada pelanggan, sebab proses pengerjaan pesanan custom membutuhkan waktu hingga 14 hari, sementara harga emas bergerak fluktuatif dan tidak terstruktur setiap harinya sehingga estimasi harga menjadi tidak akurat dan tidak efektif. Berdasarkan permasalahan tersebut, penelitian ini menerapkan konsep Data Mining dengan algoritma Trend Moment untuk mengestimasi harga emas pada rentang waktu tertentu. Data yang digunakan merupakan data historis harga emas per gram pada PT Victoeria Vici periode Agustus–Oktober 2021 sebanyak 92 data. Tahapan penelitian meliputi pengumpulan data, penentuan variabel X dan Y, eliminasi untuk memperoleh nilai konstanta a dan slope b, serta penerapan persamaan Y = a + bX untuk memperoleh nilai estimasi. Hasil perhitungan menunjukkan nilai a = 720.871,725 dan b = 3,108 sehingga model estimasi mampu menghasilkan proyeksi harga emas yang mendekati pola data historis. Model ini kemudian diimplementasikan ke dalam aplikasi berbasis desktop menggunakan Microsoft Visual Basic 2010 dan basis data Microsoft Access, dilengkapi Crystal Report untuk pencetakan laporan hasil estimasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa algoritma Trend Moment dapat membantu PT Victoeria Vici dalam memperoleh estimasi harga emas secara lebih cepat, konsisten, dan terdokumentasi.
Gold is one of the most sought-after commodities for investment purposes, as it is regarded as a safer instrument compared to stocks and has a selling value that constantly fluctuates with market conditions. PT Victoeria Vici, a custom gold jewelry business, faces difficulty in determining the estimated selling price offered to customers because the production process for custom orders takes up to 14 days, while gold prices move in an unstructured and fluctuating manner every day, making manual price estimation inaccurate and ineffective. Based on this problem, this study applies the concept of Data Mining using the Trend Moment algorithm to estimate gold prices over a certain period of time. The data used is historical daily gold price data per gram from PT Victoeria Vici for the period of August–October 2021, consisting of 92 records. The research stages include data collection, determination of the X and Y variables, elimination to obtain the constant value a and the slope b, and the application of the equation Y = a + bX to obtain the estimated value. The calculation results show a value of a = 720,871.725 and b = 3.108, so that the estimation model is able to produce gold price projections that closely follow the pattern of historical data. This model was then implemented into a desktop-based application using Microsoft Visual Basic 2010 and a Microsoft Access database, equipped with Crystal Report for printing estimation result reports. The results show that the Trend Moment algorithm can help PT Victoeria Vici obtain gold price estimations more quickly, consistently, and in a well-documented manner.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perencanaan dan pengendalian penjualan sebagai strategi meningkatkan kinerja penjualan Toko Rumah Fashion. Toko ini merupakan usaha yang bergerak dibidang penjualan produk pakaian…
ian jadi langsung kepada konsumen. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan teknik mengumpulkan data melalui wawancara dengan pemilik toko, observasi aktivitas penjualan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan dan pengendalian penjualan dilakukan secara sistematis dan berkelanjutan dapat memberikan dampak positif dan efektif yang meningkatkan kinerja penjualan toko dengan meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan kepuasan pelanggan. Strategi yang terbutkti efektif meliputi penetapan target penjualan yang realistis berdasarkan tren dan data historis, analisis pasar yang memahami preferensi dan perilaku konsumen penyusunan rencana penjualan yang terstruktur, pemantauan dan evaluasi berkala terhadap pencapaian target penjualan. Melalui beberapa strategi ini toko mampu meningkatkan efisiensi operasinal, produktivitas tenaga penjual, serta memberikan pelayanan yang baik kepada pelanggan sehingga meningkatkan kepuasan dan loyalitas. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa perencanaan dan pengendalian penjualan yang efektif tidak hanya berperan sebagai fungsi manajerial, tetapi juga sebagai strategi penting dapat memberikan keunggulan kompetitif bagi toko. Dengan menerapkan strategi ini secara konsisten, toko dapat meningkatkan daya saing, memperluas pasar, dan mencapai pertumbuhan penjualan yang berkelanjutan. Perencanan Penjualan, Pengendalian Penjualan,Kinerjapenjualan.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas layanan pada Klinik Marisa yang berlokasi di Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat, serta mengidentifikasi aspek layanan yang paling berkaitan dengan kualitas layanan…
ayanan berdasarkan persepsi pelanggan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan pendekatan SERVQUAL yang meliputi lima dimensi, yaitu Tangibles, Reliability, Responsiveness, Assurance, dan Empathy, serta didukung dengan analisis SWOT untuk merumuskan strategi peningkatan kualitas layanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas layanan secara umum dinilai baik, terutama pada dimensi Tangibles, Assurance, dan Empathy, dimana fasilitas klinik dinilai bersih dan cukup nyaman, staf berpenampilan rapi serta mampu memberikan penjelasan prosedur dengan jelas sehingga menumbuhkan rasa percaya pelanggan. Namun demikian, pada dimensi Reliability dan Responsiveness ma sih ditemukan kendala berupa ketidaktepatan waktu pelayanan, keterlambatan kehadiran dokter sesuai jadwal, serta lambatnya respons komunikasi kepada pelanggan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa aspek layanan yang paling berkaitan dengan kualitas layanan adalah keandalan dan daya tanggap staf dalam memberikan pelayanan. Berdasarkan analisis SWOT, strategi yang direkomendasikan adalah strategi WO (Weakness-Opportunity) dan WT (Weakness-Threat), yaitu dengan meminimalkan kelemahan internal melalui perbaikan manajemen jadwal dan peningkatan respons komunikasi untuk memanfaatkan peluang pertumbuhan layanan kecantikan, serta meningkatkan konsistensi operasional dan standar pelayanan guna mengurangi dampak persaingan dan menjaga loyalitas pelanggan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi bagi pihak klinik dalam meningkatkan kualitas layanan