Abstract:Sharia financial literacy has become important with the development of digital financial services and the increasing need for financial management in accordance with sharia principles. However, the understanding of rural…
communities regarding digital-based sharia finance is still limited. This community service activity aims to improve Islamic financial literacy in Sendang Village through a digital approach. The methods used include face-to-face and online education, assistance in using Islamic financial applications, and interactive discussions on the opportunities and risks of digital finance. The results of the activity showed that community participation reached 75% with an increase in understanding of Islamic finance products and principles of 60%. However, challenges such as the digital divide and the risk of online fraud were still found. Overall, this activity shows that digitalization is effective in increasing Islamic financial literacy when supported by continuous education and the active role of the government and Islamic financial institutions in creating a safe and inclusive ecosystem.
Abstract:Maraknya kepemilikan perangkat digital khususnya smartphone di tiap individu memudahkan dalam kebutuhan akan informasi dan bertranksaksi. Namun tidak banyak yang menyadari pentingnya keamanan pada smartphone mereka. Untuk…
k itu maka kegiatan pengabdian masyarakat ini diadakan bukan hanya berupa edukasi namun sekaligus tutorial praktis menginstal aplikasi keamanan perangkat digital menggunakan Sophos Intercept X. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang menggunakan pendekatan normatif, grup diskusi, dan simulasi di komunitas Pos PAUD Pandanwangi Kota Bandung. Studi ini menemukan bahwa masih banyak peserta yang membutuhkan pemahaman dan panduan praktis tentang penggunaan aplikasi anti malware di perangkat digital mereka. Melalui kegiatan ini maka level literasi keamanan anti malware di kalangan peserta menjadi lebih baik dari sebelumnya.
Abstract:Pendidikan karakter dan literasi merupakan pilar penting dalam membangun generasi emas yang berdaya saing dan berakhlak mulia. Artikel ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan literasi masyarakat Desa Mappetatajang melalui…
alui penguatan pendidikan karakter berbasis partisipasi masyarakat. Metode yang digunakan adalah Community-Based Participatory Approach (CBPA) dengan melibatkan masyarakat sebagai subjek utama kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan minat baca, kesadaran literasi, serta penguatan nilai-nilai karakter masyarakat. Integrasi pendidikan karakter dan literasi terbukti efektif dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di tingkat desa.
Abstract:Transformasi digital yang semakin cepat menuntut desa untuk beradaptasi menuju konsep desa cerdas tanpa meninggalkan nilai-nilai lokal yang telah mengakar. Pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Smart Village di Desa Ussu,…
Kecamatan Malili, Kabupaten Luwu Timur, dilaksanakan sebagai langkah memperkuat identitas budaya masyarakat melalui pendekatan Asset Based Community Development (ABCD), yang menekankan pemanfaatan kekuatan dan potensi lokal sebagai dasar pembangunan yang berkelanjutan. Seluruh rangkaian kegiatan dilakukan melalui tahapan discovery, design, define, hingga refleksi dengan melibatkan masyarakat secara langsung. Program KKN ini menghasilkan sejumlah pencapaian penting, seperti pengembangan website resmi desa, penerapan layanan administrasi digital melalui Digides (Digitalisasi Desa), penyusunan infografis layanan publik, serta pembuatan video edukasi digital. Inovasi-inovasi tersebut berdampak positif terhadap peningkatan literasi digital warga, efektivitas layanan administrasi, keterbukaan tata kelola, serta meningkatnya peran aktif masyarakat dalam proses pembangunan. Temuan ini menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi yang dipadukan dengan kearifan lokal mampu menciptakan tata kelola desa yang adaptif, partisipatif, dan berorientasi pada keberlanjutan. Dengan demikian, KKN Smart Village di Desa Ussu dapat dijadikan contoh model pemberdayaan masyarakat dalam mewujudkan desa cerdas berbasis kearifan lokal di era digital.
Abstract:Kondisi darurat ekologi saat ini menuntut pendekatan menyeluruh yang menyatukan prinsip-prinsip keagamaan dengan upaya konservasi alam. Kelurahan Bassiang Timur mempunyai kapasitas strategis untuk mengimplementasikan gagasan…
asan dakwah hijau sebagai metode pemberdayaan komunitas yang berlandaskan ajaran Islam. Kegiatan Pengabdian Masyarakat (KKN) dari Universitas Islam Negeri Palopo dijalankan mengusung konsep "Dakwah Hijau dan Pendidikan Lingkungan" sebagai realisasi tridharma pendidikan tinggi. Pelaksanaan program mengaplikasikan metodologi Asset-Based Community Development (ABCD) lewat proses inkulturasi, discovery, perancangan strategis, pelaksanaan, dan evaluasi. Penghimpunan informasi diselenggarakan melalui pengamatan partisipatif, tanya jawab mendalam, pencatatan, dan partisipasi aktif mahasiswa dalam aktivitas komunitas. Inisiatif ini sukses menaikkan kepedulian warga mengenai urgensi konservasi ekologi dari sudut pandang Islam lewat pengkajian fiqh ekologi, membangun literasi ekologis dan religius di kalangan anak-anak, serta menyediakan prasarana penunjang seperti papan informatif pengelolaan limbah dan wadah sampah terpisah. Aktivitas pembelajaran Kitab Suci untuk anak-anak juga menguatkan dasar keimanan sambil menanamkan sikap peduli ekologi. Secara menyeluruh, inisiatif KKN ini sukses menyatukan dakwah Islam dengan kampanye kepedulian ekologi, menghasilkan skema pemberdayaan komunitas yang menyeluruh dan berkesinambungan berlandaskan kebijaksanaan setempat dan ajaran Islam.
Abstract:Desa Karang-Karangan memiliki potensi besar dalam pengembangan literasi anak, pengembangan literasi anak di Desa Karang-Karangan menjadi langkah strategis dalam membangun generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik,…
tetapi juga memiliki karakter unggul. penelitian ini bertujuan untuk meningkatan literasi anak sebagai sarana utama dalam membangun karakter unggul di Desa Karang-Karangan, untuk mendukung kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam upaya membangun generasi berkarakter unggul melalui peningkatan literasi anak di Desa Karang-Karangan. Metode penelitian yang digunakan ialah deskriptif kualitatif dengan pendekatan Asset Based Comunity Development (ABCD) dengan melibatkan masyarakat desa setempat, meliputi tokoh masyarakat, perangkat desa, ibu-ibu PKK, serta pemuda desa. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat yang telah dilakukan menunjukkan bahwa pembuatan pojok baca, pengembangan buku cerita lokal anak, serta penyediaan media pembelajaran yang kreatif memberikan dampak dan upaya terhadap peningkatan literasi sekaligus pembentukan karakter anak. Selain itu, keterlibatan masyarakat dan pemanfaatan potensi lokal menjadi faktor penting dalam mendukung keberlanjutan program, sehingga kegiatan literasi tidak hanya berdampak jangka pendek, tetapi juga berkontribusi pada pembentukan generasi anak yang berkarakter unggul dan berdaya saing di Desa Karang-Karangan.
Abstract:Perkembangan teknologi digital telah meningkatkan intensitas interaksi masyarakat, khususnya mahasiswa, dalam ruang digital. Namun, rendahnya literasi hukum pidana menyebabkan banyak aktivitas sehari-hari berpotensi menimbulkan…
mbulkan konsekuensi hukum tanpa disadari. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi dan kesadaran hukum pidana mahasiswa melalui penyuluhan yang dilaksanakan secara daring dan/atau hybrid. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan edukatif dan partisipatif melalui ceramah interaktif, diskusi, dan tanya jawab dengan mengangkat contoh-contoh kasus sederhana yang relevan dengan kehidupan mahasiswa. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penyuluhan hukum pidana mampu meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai perilaku yang berpotensi melanggar hukum pidana serta mendorong kesadaran akan pentingnya etika dan tanggung jawab dalam aktivitas digital. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi upaya preventif dalam meminimalkan pelanggaran hukum pidana di lingkungan akademik
Abstract:Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengkaji peran lokakarya penulisan dalam pengembangan literasi sastra anak berbasis kota bagi mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Lokakarya penulisan diselenggarakan…
oleh mahasiswa Program Magister Pendidikan Bahasa Indonesia Universitas Islam Malang sebagai bagian dari implementasi tridharma perguruan tinggi, khususnya pada aspek pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif melalui model writing workshop yang mengintegrasikan pemahaman konseptual sastra anak dengan praktik menulis kreatif berbasis konteks Kota Malang. Peserta kegiatan adalah mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia yang mengikuti rangkaian sesi pemaparan materi, diskusi, praktik menulis, serta umpan balik terhadap karya. Data pengabdian diperoleh melalui instrumen pretest dan posttest, observasi partisipatif, serta analisis portofolio karya sastra anak yang dihasilkan mahasiswa. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap unsur sastra anak, pemanfaatan unsur lokal kota, kemampuan menyusun premis cerita, serta penerapan teknik showing dalam penulisan. Selain itu, karya mahasiswa pascalokakarya memperlihatkan perkembangan kualitas naratif yang lebih kontekstual, kreatif, dan sesuai dengan karakteristik pembaca anak. Temuan ini menunjukkan bahwa lokakarya penulisan yang diselenggarakan oleh mahasiswa magister MPBI UNISMA memiliki peran strategis dalam mengembangkan literasi sastra anak sekaligus memperkuat peran mahasiswa pascasarjana sebagai agen literasi dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat.
Abstract:Pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Pongsamelung, Kecamatan Lamasi, Kabupaten Luwu, merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat yang berfokus pada pengembangan Desa Cerdas (Smart Village) melalui literasi digital…
tal dan pemanfaatan teknologi tepat guna. Kegiatan ini dilaksanakan pada 7 Juli–20 Agustus 2025 oleh mahasiswa Universitas Islam Negeri Palopo menggunakan pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD).Program utama meliputi pengenalan aplikasi Digides, pembuatan infografis peta dan struktur organisasi desa, serta video edukatif tentang potensi dan kearifan lokal. Selain itu, dilaksanakan pula kegiatan tambahan seperti mengajar di TPA dan SD Suka Makmur, Festival Anak Saleh, peringatan 17 Agustus, serta pendampingan aparat desa.Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan literasi digital masyarakat, efisiensi layanan desa, dan penguatan nilai-nilai kearifan lokal. Program ini menjadi langkah nyata dalam mewujudkan Desa Pongsamelung sebagai desa cerdas, mandiri, dan berdaya saing.
Abstract:Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk mengimplementasikan pendidikan karakter berbasis nilai Islam di Desa Porehu, Kecamatan Porehu, Kabupaten Kolaka Utara. Fenomena rendahnya partisipasi anak-anak…
nak dalam kegiatan keagamaan serta meningkatnya ketergantungan terhadap gawai menjadi latar belakang penting dilaksanakannya program ini. Upaya ini dilakukan untuk menumbuhkan kembali semangat religius dan pembiasaan perilaku positif di kalangan anak-anak dan masyarakat desa. Metode yang digunakan adalah ABCD (Asset-Based Community Development), yang menekankan pada pemberdayaan aset dan potensi lokal masyarakat melalui lima tahapan: Discover, Dream, Design, Define, dan Destiny/Reflection. Program kegiatan meliputi pembentukan dan penguatan TPA, pelatihan tahsin dan hafalan surah pendek, pelatihan adzan dan praktik ibadah, pendidikan karakter berbasis film, pelatihan pengurusan jenazah, serta pembuatan pojok baca dan media belajar digital. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam aspek religiusitas, disiplin, dan literasi anak-anak. Anak-anak yang sebelumnya jarang beribadah kini aktif mengikuti salat berjamaah dan tahsin di TPA. Masyarakat pun menunjukkan partisipasi lebih tinggi dalam kegiatan pengajian dan pembinaan keagamaan. Selain itu, luaran kegiatan berupa buku cerita anak lokal, modul tematik berbasis Al-Qur’an dan Sunnah, serta media pembelajaran interaktif menjadi inovasi baru yang memperkuat pendidikan karakter di lingkungan masyarakat pedesaan. Kegiatan ini membuktikan bahwa penerapan pendidikan karakter berbasis nilai Islam melalui pendekatan ABCD mampu menciptakan perubahan sosial yang positif, memperkuat kolaborasi antarwarga, dan membangun fondasi pembinaan generasi muda yang religius serta berakhlak mulia.