Search Articles & Publications

Showing 966 articles found for "Hall"

DEVELOPING TOPWORKSHEET AS STUDENTS’ DESCRIPTIVE READING WORKSHEET AT SMPN 21 MEDAN

Kezia Aurelia Sembiring, Neni Afrida Sari
Abstract: This study aims to develop Topworksheet as students descriptive reading worksheet at SMP Negeri 21 Medan. Data consisted of an analysis of students' needs, interests, and challenges in using Topworksheet as descriptive reading… eading worksheet, sourced from 20 ninth-grade students at SMP Negeri 21 Medan. Techniques for collecting data included distributing questionnaires, conducting interviews, and documentation. Instruments used were interview sheets, printed documents, and questionnaires. This study involved six key stages of Borg and Gall method, which included: gathering data and information, analyzing the data, designing the product, expert validation, revising and finalizing the product. The result of gathering and analyzing data showed that students had low interest in descriptive reading text due to monotonous and unvaried worksheets. This data identified students’ necessity (85%), lacks (55%) and wants (65%) for an interactive worksheet, engaging worksheet to develop reading understanding. The material designing and revising stage resulted in the Topworksheet Web, which consists of interactive descriptive reading practices, utilizing Canva-based visualization and educational games, including a glossary and word search. The expert validation involved a lecturer and a teacher, was 87.2%, and 98.4%, achieving an "Excellent" category. Based on the high validation scores from the experts, it can be concluded that the final product, the Topworksheet Web, is a highly appropriate and effective students' descriptive reading worksheet tailored to the specific needs of students at SMP Negeri 21 Medan.

HENDRIKUS LEVEN DAN KONTRIBUSINYA TERHADAP PEMAHAMAN SPIRITUALITAS KEHIDUPAN

Maria Dolorosa Linda Carvallo, Maria Risnawati Gau, Nelci Halla
Abstract: Hendrikus Leven, seorang Vikaris Apostolik Kepulauan Sunda Kecil dan pendiri Kongregasi Pengikut Yesus (CIJ), memberikan kontribusi signifikan terhadap pemahaman spiritualitas kehidupan, khususnya di Indonesia. Spiritualitasnya… itasnya menekankan pentingnya kehidupan yang berakar pada iman yang kokoh, pelayanan yang tulus, dan cinta kasih universal. Leven kecil dikenal sebagai sosok yang bijaksana, sederhana, dan memiliki semangat sosial yang tinggi, serta ketertarikan pada hidup religius sejak dini. Kontribusi utamanya terlihat dalam pengembangan dan pertahanan misi perutusan, termasuk pendirian Kongregasi Pengikut Yesus . Spiritualitas pelayanannya digambarkan melalui konsep, yang merupakan refleksi pribadi tentang bagaimana ia menjalankan perannya sebagai Uskup di Kepulauan Sunda Kecil. Selain itu, Institut Keguruan dan Teknologi Larantuka (IKTL) bahkan telah mengadakan peluncuran buku dan bedah buku berjudul Kontekstualisasi Pemikiran Heinrich Leven dalam Pendidikan sebagai bagian dari rangkaian kegiatan penggelaran Hamba Allah Mgr. Heinrich Leven .Pemahaman spiritualitas yang ia wariskan mencakup penghayatan kaul, khususnya kaul ketaatan, oleh para suster Kongregasi Pengikut Yesus. Secara umum, spiritualitas adalah kepercayaan dan keyakinan seseorang terhadap kebenaran, kesucian, keterikatan, dan rasa tunduk kepada kekuatan yang lebih tinggi, yang mendorong serta mengarahkan tingkah laku individu. Spiritualitas Leven, yang telah disiapkan secara ilmiah dan spiritual sebagai misionaris, memberikan fondasi kuat bagi perkembangan kehidupan rohani dan sosial.Henricus Leven bukan hanya uskup dan misionaris, tetapi juga figur spiritual yang memadukan pengalaman batin dengan aksi nyata. Pemahaman spiritualitas kehidupan yang ia wariskan adalah spiritualitas hidup yang bertumbuh di dalam iman, diwujudkan dalam pelayanan kepada sesama, terutama mereka yang paling membutuhkan. Spiritualitas ini bukanlah sekadar konsep teoretis, tetapi dipraktikkan dalam pelayanan pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan umat sehingga menjadi teladan hidup Kristiani yang konkret.

MEMBANGUN JATI DIRI BANGSA SINERGI ANTARA KEARIFAN LOKAL DAN PANCASILA DALAM PENDIDIKAN KAUM MUDA

Nelci Halla, Ignasius Febryanto Ipi Dawan, Theodora Antonia Jawa Wain
Abstract: Pancasila sebagai dasar negara Indonesia bukan hanya fondasi ideologis, tetapi juga pedoman moral dan spiritual bagi kehidupan berbangsa dan bernegara. Dalam era globalisasi yang sarat dengan arus modernisasi dan budaya… luar, nilai nilai pancasila seringkali mengalami degradasi dalam kehidupan kaum muda. Oleh karena itu, perlu dilakukan revitalisasi nilai nilai pancasila melalui sinergi dengan kearifan lokal yang hidup di tengah masyarakat Indonesia. Artiel ini membahas pentingnya sinergi antara pancasila dan kearifan lokal dalam membangun jati diri bangsa melalui pendidikan kaum muda. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan analisis literatur dan studi kasus. Hasil pembahasan menunjukan bahwa integrasi nilai-niai lokal seperti gotong royong, musyawarah, toleransi dan tanggung jawab sosial dalam pendidikan dapat memperkuat pemahaman pancasila di kalangan generasi muda. Dengan demikian, pendidikan berbasis kearifan lokal dan pancasila dapat menjadi strategi efektif dalam membentuk karakter bangsa yang kuat, berakar pada budaya, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

DIALOG ANTARA SPIRITUALITAS HENDRIKUS LEVEN DAN SPIRITUALITAS KEHIDUPAN: PERSPEKTIF TEOLOGIS

Fravita Harati Leton, Apolonaris BataTeron, Nelci Halla
Abstract: Artikel ini menganalisis dialog antara spiritualitas Hendrikus Leven dan spiritualitas kehidupan dalam konteks teologi Katolik. Hendrikus Leven, seorang imam Katolik Belanda (192-2000), dikenal karena pendekatannya yang… mengintegrasi iman dengan kenyataan sehari-hari. Spiritualitas kehidupan, di sisi lain, merujuk pada praktik spiritual yang menekankan pengalaman hidup manusia sebagai sarana pertemuan dengan Tuhan. Melalui perspektif teologis Katolik, artikel ini mengeksplorasi kesamaan, perbedaan, dan sinergi keduanya, dengan dukungan dari ajaran Gereja seperti Katekismus Gereja Katolik dan ensiklik kepausan. Temuan menunjukan bahwa dialog ini memperkuat integrasi antara kontemplasi pribadi dan aksi duniawi, mendorong spiritualitas yang holistik dan relevan dengan tantangan modern.

PERJALANAN SPIRITUALITAS HENRICUS LEVEN DAN SPIRITUAL KEHIDUPAN MANUSIA

Donatus Daga, Adrianus Tolan Kayan, Nelci Halla
Abstract: Artikel ini mengangkat dan mengkaji secara mendalam perjalanan spiritualitas Henricus Leven, seorang tokoh yang dikenal memiliki kedalaman refleksi batin, ketekunan dalam pencarian makna hidup, serta kemampuan untuk memadukan… dukan pengalaman spiritual dengan tantangan realitas modern.Spiritualitas dalam pandangan Henricus Leven tidak hanya berkaitan dengan ritual keagamaan atau praktik ibadah, tetapi juga mencakup seluruh aspek kehidupan manusia: hubungan dengan Tuhan, sesama, alam, serta kehidupan batin yang paling personal. Leven melihat spiritualitas sebagai sebuah perjalanan panjang yang penuh dengan proses pengenalan diri, pergulatan, keheningan, kesadaran, dan transformasi. Ia memandang bahwa setiap manusia memiliki panggilan untuk menemukan Tuhan dalam pengalaman sehari-hari, baik melalui keberhasilan maupun kegagalan, melalui kebahagiaan maupun penderitaan. Pemahaman ini membuat spiritualitas menjadi sesuatu yang dekat, membumi, dan dapat dialami oleh siapa pun.Dalam artikel ini, dilakukan kajian mendalam mengenai bagaimana perjalanan spiritualitas dapat mempengaruhi kehidupan manusia. Spiritualitas tidak hanya memperkaya kehidupan religius seseorang tetapi juga membentuk karakter, etika, pola pikir, dan cara manusia memaknai hidup. Spiritualitas berperan sebagai fondasi moral dan emosional yang menguatkan manusia ketika menghadapi kesulitan, tekanan hidup, kekecewaan, serta perubahan zaman. Selain itu, artikel ini juga mengangkat pandangan para ahli tentang definisi spiritualitas yang semakin berkembang seiring perubahan paradigma ilmu pengetahuan modern. Para ahli melihat spiritualitas sebagai pencarian makna, hubungan pribadi dengan yang transenden, dimensi terdalam manusia, serta kesadaran akan tujuan hidup.

ENERGI KEHIDUPAN PRAKTIK SPIRITUAL HENRIKUS LEVEN DALAM RUTINITAS SEHARI-HARI

Nelci Halla, Gamaliel Jiran .T. Koten, Elisabeth Prada Wato, Petronela Irene Letor
Abstract: Artikel ini membahas makna energi kehidupan dalam praktik spiritual Henriks Leven dan bagaimana konsep tersebut dapat diterapkan dalam rutinitas sehari-hari. Energi kehidupan dipahami sebagai kekuatan batin yang membantu… seseorang mencapai ketenangan, kesadaran, dan keseimbangan dalam menjalani aktivitas harian. Henriks Leven menekankan bahwa spiritualitas tidak harus diwujudkan melalui ritual formal, tetapi dapat hidup melalui tindakan sederhana seperti bernafas sadar, bekerja dengan fokus, menjaga hubungan yang harmonis, dan merawat diri secara penuh kesadaran. Dengan mengintegrasikan praktik-praktik ini ke dalam kegiatan sehari-hari, seseorang dapat membangun kualitas hidup yang lebih bermakna, damai, dan selaras dengan lingkungan sekitarnya. Artikel ini menguraikan bagaimana pemahaman spiritualitas menurut Leven dapat membantu individu memperkuat ketenangan batin serta membentuk rutinitas yang sehat, positif, dan penuh kesadaran.

SOCIAL ETHICS IN SOCIAL MEDIA USE: CHALLENGES AND SOLUTIONS IN THE DIGITAL ERA

Dian, Dian Enjeli Taneo, Aptist Yantia Kartini Teresia Sole, Betryani Rabeka Penna, Dina Yanti Lassa, Charles Marten Luter Tallan, Demest Seo, Yenry Anastasia Pellondou
Abstract: Kemajuan yang cepat di bidang teknologi digital telah menjadikan jaringan sosial sebagai alat utama bagi orang-orang untuk berbicara, berbagi informasi, dan membangun hubungan tanpa batasan waktu atau tempat. Jaringan sosial… sial menawarkan berbagai keuntungan, seperti mempercepat penyebaran informasi, mempermudah hubungan antar individu, serta mendukung berbagai aktivitas dalam bidang pendidikan, ekonomi, dan hiburan. Namun, di balik kemudahan ini terdapat tantangan etika sosial yang kompleks akibat penggunaan media sosial, yang perlu ditangani dengan serius. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki berbagai tantangan etika sosial yang muncul terkait dengan pemakaian media sosial dan merumuskan solusi yang dapat dilaksanakan oleh individu, masyarakat, institusi pendidikan, pemerintah, serta penyedia platform media sosial. Penelitian ini menerapkan metode tinjauan pustaka, mengacu pada cara yang diterapkan untuk menggali informasi dan pengetahuan yang bersumber dari referensi buku, jurnal dan artikel yang relevan dengan etika komunikasi serta pemanfaatan media sosial pada era digital. Hasil dari penelitian ini menunjukkan adanya tantangan dalam etika sosial yang paling penting dalam media sosial meliputi penyebaran informasi yang tidak benar serta hoaks, anonimitas yang mengurangi rasa tanggung jawab, meningkatnya ujaran kebencian dan perundungan siber, serta hilangnya rasa empati dalam komunikasi digital. Banyak pengguna media sosial yang tidak menyadari bahwa tindakan mereka, serta unggahan dan komentar yang dibuat, dapat berdampak pada orang lain dan masyarakat secara umum. Untuk mengatasi masalah tersebut, penelitian ini memberikan beberapa rekomendasi, termasuk meningkatkan literasi digital melalui pendidikan media sejak usia dini, menerapkan kebijakan ketat terhadap perilaku tidak etis di media sosial, dan meneguhkan nilai empati serta tanggung jawab dalam dunia digital.

KETERLIBATAN ORANG TUA DALAM PENDIDIKAN SPIRITUAL ANAK

Jalal, Novita Maulidya
Abstract: This study aims to analyze parental involvement in children's spiritual education as a key factor in their holistic development. Employing a library research method, the researcher explores various literatures on the concepts… cepts and practices of parental spiritual education. The findings indicate that active parental involvement, through the application of moral values, behavioral modeling, and open communication, significantly contributes to children's emotional, social, and academic development. The research reveals that children receiving adequate spiritual education are likely to possess better psychological resilience and more mature interpersonal skills. Although challenges such as economic pressures and time constraints hinder spiritual education at home, support from educational institutions and collaboration with the community can enhance its efficacy. The implications of this research highlight the importance of strengthening parental roles in spiritual education to shape children's character and moral identity, as well as to prepare them for future challenges. These findings provide valuable insights for the development of educational policies that emphasize parental involvement in supporting children's spiritual education. Keywords: parental involvement, spiritual education, children.

FORMATIVE EVALUATION CIPP MODEL FOR THE IMPROVEMENT OF THE INTEGRATED SERVICE MOBILE BY THE DEPARTMENT OF ANIMAL HUSBANDRY AND FISHERIES OF BLITAR REGENCY

Astrid Puspita Wardhani, Friztya, Siti Azizah
Abstract: This study aims to evaluate the implementation of the Integrated Service Vehicle Program organized by the Department of Animal Husbandry and Fisheries of Blitar Regency using the CIPP (Context, Input, Process, Product) evaluation… valuation model as a framework for developing improvement strategies. A descriptive qualitative approach was applied with data collected through in-depth interviews, observation, documentation, and questionnaires. The main informants consisted of program officers, while additional informants were farmers selected using the snowball sampling technique. Data were analyzed using the interactive model of Miles and Huberman with the assistance of NVivo software to facilitate thematic coding and data triangulation. The results of the study indicate that the Integrated Service Vehicle Program has generally achieved its objectives by providing animal health services, extension activities, and technical assistance to farmers in remote areas. However, several challenges remain, including limited resources, inconsistent scheduling, and insufficient public outreach. Based on the SWOT analysis, the recommended improvement strategies focus on enhancing coordination, strengthening staff capacity, utilizing information technology, and expanding service coverage. These findings are expected to contribute to improving the quality and effectiveness of the Integrated Service Vehicle Program under the Department of Animal Husbandry and Fisheries of Blitar Regency.

THE EFFECTIVENESS OF THE FORUM KAMPUS UMKM KUNINGAN PROGRAM IN DEVELOPING MEMBERS’ ENTREPRENEURIAL CHARACTERISTICS AND COMPETENCIES

Dwi Lestari, Endang Sugiarti, Yayan Sudaryana, Mukrodi, Ruknan
Abstract: This study evaluates the effectiveness of the Forum Kampus UMKM Kuningan program in fostering entrepreneurial characteristics and competencies among its members. As a community-based initiative, the forum strengthens local… al micro and small enterprises through training, mentoring, and peer learning. Employing a qualitative descriptive approach with the CIPP evaluation model, Bygrave’s 10D framework, and the KSA model, data were collected by interviews, observation, and documentation, then analyzed thematically. Findings indicate the program is generally effective: it addresses members’ real needs, engages competent facilitators despite limited resources, promotes participatory learning, and generates positive impacts on mindset, business practices, and networks. Key entrepreneurial traits—Dreams, Doers, and Destiny—showed significant growth, while financial literacy (Dollars) remained a challenge. Competencies improved across knowledge, practical and digital marketing skills, and attitudes such as confidence, discipline, and adaptability. Overall, the forum demonstrates effectiveness as a community-based entrepreneurship development model that strengthens the local MSME ecosystem.