Search Articles & Publications

Showing 4014 articles found for "Inter"

IMPLEMENTASI K-MEANS CLUSTERING DAN TEKNIK PENGOLAHAN CITRA DALAM KLASIFIKASI HEWAN KUCING, BELALANG DAN SEMUT

Wiratama, Aditya, Ramadhanu, Agung
Abstract: Abstract: Research on animal diversity and behavior plays an important role in understanding ecological interactions and their potential applications in human life. This article examines three species cats (Felis catus),… grasshoppers (Caelifera), and ants (Formicidae) each of which holds a unique role in ecosystems and human interaction. Cats, as domesticated animals, serve not only as companions but also contribute ecologically by controlling small animal populations. Grasshoppers are herbivorous insects that play a significant role in food chains and can serve as indicators of ecosystem health, while also being known as agricultural pests. Meanwhile, ants are characterized by complex social systems and contribute to soil balance and nutrient distribution. By comparing the biological characteristics, behaviors, and ecological interactions of these three animals, this study aims to provide a more comprehensive understanding of the roles of fauna in ecosystems and their implications for conservation and sustainable utilization.   Keywords: cats, grasshoppers, ants, ecology, biodiversity   Abstrak: Penelitian mengenai keanekaragaman dan perilaku hewan memiliki peran penting dalam memahami hubungan ekologi serta potensi aplikasinya dalam kehidupan manusia. Artikel ini mengkaji tiga jenis hewan, yaitu kucing (Felis catus), belalang (Caelifera), dan semut (Formicidae), yang masing-masing memiliki peranan unik dalam ekosistem maupun interaksi dengan manusia. Kucing, sebagai hewan domestik, tidak hanya berfungsi sebagai hewan peliharaan tetapi juga memiliki peran ekologis dalam mengendalikan populasi hewan kecil. Belalang merupakan serangga herbivora yang berperan signifikan dalam rantai makanan, sekaligus menjadi indikator kesehatan ekosistem, namun juga dapat menjadi hama pertanian. Sementara itu, semut dikenal dengan sistem sosial yang kompleks serta kontribusinya dalam menjaga keseimbangan tanah dan mendistribusikan nutrien. Dengan membandingkan karakteristik biologis, perilaku, dan interaksi ekologis ketiga hewan tersebut, penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang peran fauna dalam ekosistem dan implikasinya bagi konservasi serta pemanfaatan berkelanjutan.   Kata kunci: kucing, belalang, semut, ekologi, keanekaragaman hayati    

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS NEARPOD UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI VIRUS DI KELAS X SMA NEGERI 5 PEMATANGSIANTAR

Siregar, Jesica Feronica, Silaban, Winarto, Sirait, Gloria
Abstract: Abstract: This research is motivated by the use of learning media that has not been able to increase students' interest and learning outcomes in learning. This study aims to (1) Determine the feasibility test of nearpod-based&#8230; based interactive learning media on virus material. (2) Determine students' responses to nearpod-based interactive learning media on virus material. (3) Determine the effect of using nearpod-based interactive learning media on virus material in class X of SMA Negeri 5 Pematangsiantar. The study used the Research and Development (R&D) method with the ADDIE development model. The results of this study are: The validation results show an average feasibility percentage of 93% with a very feasible category, with details of design feasibility of 90%, content/material 92%, language 97%, and presentation 94%. Students' responses to nearpod-based interactive learning media on virus material by providing a questionnaire sheet obtained responses in the very good category, namely 88%. Based on student learning outcome data obtained through pre-test and post-test, nearpod-based interactive learning media has an influence on student learning outcomes. This is evidenced by the Sig. value. The two-tailed value is 0.000, indicating that the value is <0.05. Therefore, it can be concluded that Ho is rejected and Ha is accepted.   Keywords: learning media; development; nearpod.   Abstrak: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh penggunaan media pembelajaran yang belum dapat meningkatkan ketertarikan dan hasil belajar peserta didik dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengetahui uji kelayakan media pembelajaran interaktif berbasis nearpod pada materi virus. (2) Mengetahui respon peserta didik terhadap media pembelajaran interaktif berbasis nearpod pada materi virus. (3) Mengetahui pengaruh penggunaan media pembelajaran interaktif berbasis nearpod pada materi virus dikelas X SMA Negeri 5 Pematangsiantar. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE. Hasil penelitian ini adalah Hasil validasi menunjukkan persentase kelayakan rata-rata sebesar 93% dengan kategori sangat layak, dengan rincian kelayakan desain 90%, isi/materi 92%, bahasa 97%, dan penyajian 94%. Respon peserta didik terhadap media pembelajaran interaktif berbasis nearpod pada materi virus dengan memberikan lembar angket diperoleh respon dengan kategori sangat baik yaitu 88%. Berdasarkan data hasil belajar siswa yang diperoleh melalui pre-test dan post-test maka media pembelajaran interaktif berbasis nearpod memiliki pengaruh terhadap hasil belajar siswa. Hal ini dibuktikan dengan nilai Sig. 2 tailed adalah 0,000 yang menyatakan nilai tersebut < 0,05. Maka dapat disimpulkan Ho ditolak dan Ha diterima.   Kata kunci: media pembelajaran; pengembangan; nearpod.    

INTEGRASI DIGITAL CULTURE DALAM PEMBELAJARAN DARING UNTUK MENINGKATKAN KINERJA DOSEN: PERSPEKTIF KEPEMIMPINAN DIGITAL

Dallion, Ryan, Hafidza, Hikmah, Batubara, Efira Andiyani, Halim, Marwah, Siburian, Esra Parmian Talenta, K, Abdul Hamid, Sugiharto, Sugiharto, Saragih, Abdul Hasan
Abstract: Perkembangan transformasi digital di perguruan tinggi menuntut adanya pergeseran pola kepemimpinan dari pendekatan konvensional menuju kepemimpinan digital yang bersifat adaptif, visioner, dan kolaboratif. Artikel ini bertujuan&#8230; rtujuan untuk mengkaji bagaimana kepemimpinan digital berperan dalam membangun serta mengintegrasikan budaya digital (digital culture) ke dalam proses pembelajaran daring guna meningkatkan kinerja dosen. Penelitian ini menerapkan metode kualitatif dengan teknik studi literatur yang merujuk pada berbagai publikasi nasional dan internasional periode 2020–2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa kepemimpinan digital memiliki peran sentral dalam menciptakan budaya digital yang mendorong inovasi, meningkatkan literasi teknologi, dan memperkuat kolaborasi akademik. Melalui penerapan kepemimpinan yang efektif, integrasi budaya digital terbukti mampu meningkatkan kompetensi pedagogik, produktivitas ilmiah, serta mutu layanan pembelajaran daring dosen. Temuan ini menegaskan urgensi transformasi kepemimpinan di perguruan tinggi menuju model kepemimpinan digital yang berkelanjutan dan responsif terhadap perubahan zaman.   Kata kunci: kepemimpinan digital, digital culture, pembelajaran daring, kinerja dosen, pendidikan tinggi

PENGARUH RESPONSIVITAS PETUGAS, TRANSPARANSI BIAYA, KEJELASAN PROSEDUR, DAN KETEPATAN WAKTU TERHADAP KEPUASAN EKSPORTIR DAN IMPORTIR DI BEA CUKAI PELABUHAN TANJUNG EMAS SEMARANG

Laksana, Alfian Nugroho Diva
Abstract: Abstract: The purpose of this study is to analyze the independent variables (responsiveness, cost transparency, procedural clarity, and timeliness) on user satisfaction with the service. The research method used is quantitative&#8230; itative with a survey approach. Data was collected through questionnaires from 94 respondents who are active exporters and importers. The data analysis technique used was multiple linear regression with the help of SPSS software. The results of the study show that, partially, the four independent variables have a positive and significant effect on user satisfaction. The responsiveness of officers, cost transparency, clarity of procedures, and timeliness each have a significance value below 0.05. Simultaneously, the four variables also had a significant effect with a calculated F value of 5.164 and a significance of 0.004. The coefficient of determination (R²) value of 0.706 indicates that 70.6% of the variation in satisfaction can be explained by these variables. Fast, transparent, clear, and timely service significantly contributes to the satisfaction levels of exporters and importers. Tanjung Emas Customs is advised to continue improving service performance by focusing on these four aspects to support the smooth operation of international trade activities.   Keyword: responsiveness; cost transparency; procedural clarity; timeliness; satisfaction   Abstrak: Tujuan penelitian ini untuk menganalisis variabel independen (responsivitas, transparansi biaya, kejelasan prosedur, dan ketepatan waktu) terhadap kepuasan pengguna layanan. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner kepada 94 responden yang merupakan eksportir dan importir aktif. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, keempat variabel independen berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pengguna. Responsivitas petugas, transparansi biaya, kejelasan prosedur, dan ketepatan waktu masing-masing memiliki nilai signifikansi di bawah 0,05. Secara simultan, keempat variabel tersebut juga berpengaruh signifikan dengan nilai F hitung sebesar 5,164 dan signifikansi 0,004. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,706 menunjukkan bahwa 70,6% variasi kepuasan dapat dijelaskan oleh variabel-variabel tersebut. Pelayanan yang cepat, transparan, jelas, dan tepat waktu berkontribusi besar terhadap tingkat kepuasan eksportir dan importir. Bea Cukai Tanjung Emas disarankan untuk terus meningkatkan kinerja pelayanan dengan fokus pada keempat aspek tersebut demi mendukung kelancaran aktivitas perdagangan internasional.   Kata kunci: responsivitas;transparansi biaya; kejelasan prosedur; ketepatan waktu; kepuasan

ANALISIS PENGARUH VARIABEL EKONOMI DAN DEMOGRAFI TERHADAP PERMINTAAN MOBIL MENGGUNAKAN RANDOM FOREST

Hasibuan, Annisya Syahputri, Ramadhan, Muhammad Sabir
Abstract: Abstract: The demand for cars in Indonesia is influenced by various factors, including economic and demographic variables. This study aims to analyze the impact of these variables on car demand using the Random Forest method.&#8230; thod. This method is chosen for its ability to handle large and complex data, as well as to provide clear interpretations of the contributing variables in the model. The data used in this study includes economic information such as per capita income, inflation rates, and interest rates, as well as demographic data such as age, population size, and urbanization rates. The analysis results indicate that economic variables have a significant impact on car demand, while demographic factors also contribute, albeit in a smaller proportion. This research is expected to provide insights for policymakers and automotive industry players in formulating more effective marketing and production strategies.   Keyword: Random Forest, car, demand, economics and demographics.   Abstrak: Permintaan mobil di Indonesia dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk variabel ekonomi dan demografi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variabel-variabel tersebut terhadap permintaan mobil dengan menggunakan metode Random Forest. Metode ini dipilih karena kemampuannya dalam menangani data besar dan kompleks, serta memberikan interpretasi yang jelas terhadap variabel yang berkontribusi dalam model. Data yang digunakan dalam penelitian ini mencakup informasi ekonomi seperti pendapatan per kapita, tingkat inflasi, dan suku bunga, serta data demografi seperti usia, jumlah penduduk, dan tingkat urbanisasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa variabel ekonomi memiliki pengaruh signifikan terhadap permintaan mobil, sementara faktor demografi juga berkontribusi meskipun dalam proporsi yang lebih kecil. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi pemangku kebijakan dan pelaku industri otomotif dalam merumuskan strategi pemasaran dan produksi yang lebih efektif.   Kata kunci: Random Forest, permintaan mobil, ekonomi dan demografi.

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING DENGAN PENDEKATAN TEACHING AT THE RIGHT LEVEL TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK KELAS XI SMA N 1 SUNGGAL

Rambe, Rukiyah Br, Sagala, Prihatin Ningsih
Abstract: Abstract: This study aims to determine the effect of the Discovery Learning model with the Teaching at the Right Level (TaRL) approach on the mathematical critical thinking skills of grade XI students. The research was conducted&#8230; onducted in the first semester of the 2025/2026 academic year using a quasi-experimental design with a pretest-posttest control group design. The sample was selected using a simple random sampling technique, consisting of two classes: one experimental class that received Discovery Learning with the TaRL approach and one control class that received conventional learning. The research instrument consisted of four essay-type questions designed to measure mathematical critical thinking skills, including the indicators of interpretation, analysis, evaluation, and inference. Descriptive analysis showed differences in achievement between the two classes. The average pretest score of the control class was 55.00, while the experimental class scored 42.36. After treatment, the average posttest score of the control class increased to 61.98, whereas the experimental class reached 72.74. The results of normality and homogeneity tests indicated that the data were not normally distributed but homogeneous. Therefore, hypothesis testing was conducted using the non-parametric Mann-Whitney test, which yielded a significance value of 0.0025 (<0.05). This result indicates that the Discovery Learning model with the Teaching at the Right Level approach has a better effect on students’ critical thinking skills than conventional learning among grade XI students at SMA Negeri 1 Sunggal.   Keyword: Discovery Learning, Teaching at the Right Level, Critical Thinking   Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Discovery Learning dengan pendekatan Teaching at the Right Level  terhadap kemampuan berpikir kritis matematis peserta didik kelas XI. Penelitian ini dilaksanakan pada semester ganjil tahun ajaran 2025/2026 dengan menggunakan desain penelitian quasi experiment tipe pretest-posttest control group design. Sampel penelitian diambil dengan teknik simple random sampling dan ditetapkan dua kelas, yaitu satu kelas sebagai kelas eksperimen yang mendapatkan pembelajaran Discovery Learning dengan pendekatan TaRL, serta satu kelas sebagai kelas kontrol yang memperoleh pembelajaran konvensional. Instrumen yang digunakan berupa tes uraian sebanyak 4 butir soal yang mengukur kemampuan berpikir kritis matematis meliputi indikator interpretasi, analisis, evaluasi, dan inferensi. Analisis deskriptif menunjukkan adanya perbedaan capaian antara kedua kelas. Nilai rata-rata pretest peserta didik di kelas kontrol adalah 55,00 dan di kelas eksperimen 42,36. Setelah perlakuan, rata-rata skor posttest kelas kontrol meningkat menjadi 61,98, sedangkan kelas eksperimen mencapai 72,74. Hasil uji normalitas dan homogenitas menunjukkan bahwa data tidak berdistribusi normal dan data homogen. Oleh karena itu, pengujian hipotesis menggunakan uji non-parametrik Mann-Whitney yang menghasilkan nilai signifikansi 0,0025 (<0,05). Hal ini menunjukkan bahwa pengaruh model pembelajaran Discovery Learning dengan pendekatan teaching at the right level lebih baik dari pembelajaran biasa terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik kelas XI di SMA Negeri 1 Sunggal.   Kata kunci: Discovery Learning, Teaching at the Right Level, Berpikir Kritis

ANALISIS POLA PENENTUAN LOKASI PEMBANGUNAN PROPERTI MENGGUNAKAN ALGORITMA APRIORI

Kurniawan, Alwi, Apdillah, Dicky
Abstract: Abstract: This study implements the Apriori algorithm to analyze patterns in property development location selection based on six key attributes: location, soil type, property type, land area, distance to city center, and&#8230; d surrounding facilities. Using a dataset of 100 property records with minimum support of 10%, confidence of 60%, and lift greater than 1.2, the analysis successfully identified significant association rules between land characteristics and suitable property types. The research developed a web-based recommendation system integrating Python for data mining analysis and PHP-mysql for the user interface. Validation results demonstrate that rules such as "large land area and moderate distance to city center → apartment" achieved support of 13%, confidence of 61.9%, and lift of 1.82, proving the system's effectiveness. Manual validation confirmed consistency between theoretical calculations and system outputs, with processing time under 5 seconds for 100 records. The system successfully filtered invalid rules, such as those with support below 10% or lift less than 1.2, demonstrating robust rule generation mechanisms. This system serves as a practical decision support tool for property developers in determining optimal property types based on specific location characteristics and environmental conditions.   Keyword: apriori algorithm; property development; association rules; data mining; decision support system   Abstrak: Penelitian ini mengimplementasikan algoritma Apriori untuk menganalisis pola penentuan lokasi pembangunan properti berdasarkan enam atribut kunci yaitu lokasi, jenis tanah, jenis properti, luas tanah, jarak ke pusat kota, dan fasilitas sekitar. Menggunakan dataset 100 data properti dengan parameter minimum support 10%, confidence 60%, dan lift lebih besar dari 1,2, analisis berhasil mengidentifikasi aturan asosiasi signifikan antara karakteristik lahan dengan jenis properti yang sesuai. Penelitian menghasilkan sistem rekomendasi berbasis web yang mengintegrasikan Python untuk analisis data mining dan PHP-mysql untuk antarmuka pengguna. Hasil validasi menunjukkan aturan seperti "luas tanah besar dan jarak ke pusat kota sedang → apartemen" mencapai support 13%, confidence 61,9%, dan lift 1,82, membuktikan efektivitas sistem. Validasi manual mengonfirmasi konsistensi antara perhitungan teoretis dengan output sistem, dengan waktu pemrosesan di bawah 5 detik untuk 100 data. Sistem berhasil menyaring aturan tidak valid seperti yang memiliki support di bawah 10% atau lift kurang dari 1,2, menunjukkan mekanisme pembangkitan aturan yang robust. Sistem ini dapat menjadi alat bantu pengambilan keputusan praktis bagi pengembang properti dalam menentukan jenis properti optimal berdasarkan karakteristik lokasi dan kondisi lingkungan tertentu.   Kata kunci: algoritma apriori; pembangunan properti; aturan asosiasi; data mining; sistem pendukung keputusan.

APLIKASI CERDAS ANDROID UNTUK PEMILIHAN MENU GIZI SEIMBANG PENCEGAH STUNTING DINI MENGGUNAKAN CERTAINTY FACTOR

Afni, Nurul, Bunda, Yola Permata
Abstract: Abstract: Stunting is a condition of growth failure in toddlers due to chronic malnutrition, especially during the First 1000 Days of Life (HPK). This issue is closely related to the nutritional intake of pregnant women,&#8230; history of recurrent illnesses, and improper nutritional content in daily food menus. The Indonesian government's efforts to reduce stunting prevalence include nutritional interventions, counseling, and improved sanitation. However, limited access to balanced nutritional information remains a challenge for parents. This study aims to design an Android-based expert system using the Certainty Factor (CF) method to help parents detect early symptoms of stunting and select balanced nutritional menu for children. Data were obtained from nutritionists and health workers as the basis for recommendations. The calculation results using Certainty Factor method showed a stunting risk level of 0.773004 or 77.3%, indicating a high risk. The best recommended menu for this risk level is red rice, steamed fish, broccoli, oranges, and cheese with a certainty value of 0.34984. The developed expert system provides quick, accurate, and interactive recommendations, making it easier for parents to make decisions regarding their children's nutrition. In conclusion, the implementation of the Certainty Factor method in an Android application is effective as an educational medium and early detection tool for stunting, while also supporting sustainable stunting prevention efforts in society.   Keyword: Stunting; Expert System; Certainty Factor; Nutrition; Android.   Abstrak: Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada balita akibat kekurangan gizi kronis, terutama pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Masalah ini erat kaitannya dengan asupan gizi ibu hamil, riwayat penyakit berulang, dan gizi pada menu asupan makanan yang kurang tepat. Upaya pemerintah Indonesia dalam menurunkan prevalensi stunting dilakukan melalui intervensi gizi, penyuluhan, hingga perbaikan sanitasi. Namun, keterbatasan akses informasi gizi seimbang bagi orang tua masih menjadi kendala. Penelitian ini bertujuan merancang sistem pakar berbasis Android dengan metode Certainty Factor (CF) untuk membantu orang tua mendeteksi dini gejala stunting sekaligus memilih menu makanan bergizi seimbang bagi anak. Data diperoleh dari pakar gizi dan tenaga kesehatan sebagai dasar dalam penentuan rekomendasi. Hasil perhitungan menggunakan metode Certainty Factor untuk mengetahui Tingkat risiko gejala stunting yang dialami pengguna dan hasil akhir tingkat risikonya adalah 0,773004 atau 77,3 %, dengan status risiko tinggi, risiko ini menunjukkan menu terbaik yaitu nasi merah, ikan kukus, brokoli, jeruk, dan keju dengan nilai kepastian 0,34984. Sistem pakar yang dibangun mampu memberikan rekomendasi cepat, akurat, dan interaktif, serta memudahkan orang tua dalam pengambilan keputusan terkait gizi anak. Kesimpulannya, penerapan metode Certainty Factor dalam aplikasi Android efektif sebagai media edukasi dan deteksi dini stunting, sekaligus mendukung upaya pencegahan stunting secara berkelanjutan di masyarakat.   Kata kunci: Stunting; Sistem Pakar; Faktor Kepastian; Gizi; Android.

PENGAWASAN PERGERAKAN KENDARAAN DAN PERALATAN GSE GUNA MENINGKATKAN KEPATUHAN SOP DI SISI UDARA BANDAR UDARA INTERNASIONAL SULTAN AJI MUHAMMAD SULAIMAN SEPINGGAN

Saragih, Jeremy Juni Wilson, Afriyanto, Dwi, Rachiem, Ika
Abstract: Abstract: The relevant units at Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan International Airport conduct surveillance on the airside which aims to build compliance from GSE operators to the SOP on the airside. In its supervision,&#8230; sion, there are still several violations that occur in the airside area of Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan International Airport that are not in accordance with the Standard Operating Procedure (SOP) that has been implemented. This happens because the ground handling personnel are not maximized in complying with the SOP and there are other contributing factors. Another contributing factor is the negligence of Ground Handling as the owner or service provider related to the maintenance and procurement of ground service support equipment / Ground Support Equipment (GSE) is not feasible but still used in service. Aircraft ground service support equipment / GSE is an important factor for the smooth process of aircraft service on the ground, so it is necessary to pay attention to its feasibility condition by maintaining, repairing and replacing equipment that is not feasible until it is feasible to use. The type of research used in this research is a combination method with data collection techniques using observation, interviews, documentation and questionnaires. The results of this study indicate that in order to minimize the level of violations committed in the airside area, it is necessary to have simultaneous or periodic checks carried out by the AMC unit with a random schedule,  The need for socialization of operating procedures and the feasibility of aircraft ground service support equipment / GSE and about minimizing violations and accidents on the air side (Ramp Safety Campaign) and taking firm action against operators and Ground Handling as owners or service providers who violate in the hope that operators and Ground Handling companies as owners or service providers can comply with the rules set by the Airport so as to facilitate the service process and can minimize accidents and safety on the air side   Keyword: Apron Movement Control, Ground Support Equipment, Supervision of movement of GSE vehicles and equipment, SOP compliance on the airside   Abstrak: Unit terkait di Bandar Udara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan melakukan pengawasan pada sisi udara (Airside) yang bertujuan untuk membangun kepatuhan dari operator GSE terhadap SOP di sisi udara. Dalam pengawasannya masih ditemukan beberapa pelanggaran yang terjadi di area sisi udara Bandar Udara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan yang belum sesuai dengan Standard Operating Procedure (SOP) yang telah berlakukan. Hal ini terjadi karena belum maksimal nya personel ground handling dalam mematuhi SOP dan adanya faktor penyebab lainnya. Faktor penyebab lainnya adalah kelalaian dari pihak Ground Handling sebagai pemilik atau penyedia jasa layanan terkait dengan perawatan dan pengadaan terhadap peralatan penunjang pelayanan darat / Ground Support Equipment (GSE) tersebut tidak laik tetapi tetap digunakan dalam pelayanan. Peralatan penunjang pelayanan darat pesawat udara/GSE merupakan faktor penting untuk kelancaran proses pelayanan pesawat udara di darat, sehingga perlu diperhatikan kondisi kelaikannya dengan cara merawat, memperbaiki dan mengganti peralatan yang tidak laik hingga laik untuk digunakan.  Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kombinasi dengan Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, dokumentasi dan kuisoner. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa guna meminimalisir tingkat  pelanggaran yang dilakukan di area sisi udara perlu adanya pemeriksaan secara  simultan atau berkala yang dilakukan oleh unit AMC dengan jadwal yang random,  perlunya dilakukannya sosialisasi tentang prosedur pengoperasian dan kelaikan  peralatan penunjang pelayanan darat pesawat udara/GSE dan tentang  meminimalisir pelanggaran dan kecelakaan di sisi udara (Ramp Safety Campaign) serta menindak tegas kepada operator dan Ground Handling sebagai pemilik atau  penyedia jasa layanan yang melanggar dengan harapan agar operator maupun  perusahaan Ground Handling sebagai pemilik atau penyedia jasa layanan dapat  mematuhi peraturan yang telah di tetapkan oleh pihak Bandara sehingga dapat  memperlancar proses pelayanan dan bisa meminimalisir kecelakaan serta  keselamatan di sisi udara.   Kata kunci: Apron Movement Control, Ground Support Equipment, Pengawasan pergerakan kendaraan dan peralatan GSE, kepatuhan SOP di sisi udara

STRATEGI DIVERSIFIKASI PENDAPATAN UPAYA PENINGKATAN BISNIS NON AERONAUTIKA DI BANDARA BLU UPBU KELAS I UTAMA JUWATA TARAKAN

Fikri, M. Ismal, Pamuraharjo, Hemi, Machmiyana, Ichyu
Abstract: Abstract: BLU UPBU Kelas I Utama Juwata Tarakan Airport plays a vital role as the main air gateway in the border area of North Kalimantan. The airport's high dependence on aeronautical revenues, which tend to fluctuate,&#8230; makes its financial condition vulnerable to external disruptions such as a decline in passenger numbers and flight restrictions. Therefore, revenue diversification strategies are essential to enhance the airport's financial independence and competitiveness. This research aims to analyze non-aeronautical revenue diversification strategies and identify challenges and opportunities for developing non-aeronautical businesses at Juwata Tarakan Airport. The study uses a qualitative case study approach, with data collected through observation, in-depth interviews, and document analysis. The findings reveal that optimizing vacant land, collaborating with local MSMEs, developing digital services, and organizing local events are crucial parts of the implemented strategy. However, challenges remain, such as limited human resources, underdeveloped digital infrastructure, and the relatively low contribution of the non-aeronautical sector to total revenue. It is recommended to establish a Non-Aeronautical Marketing Team to enhance promotion, business collaboration, and sustainable revenue growth, aligned with modern airport management trends that integrate transport and commercial.   Keyword: Business Opportunities, Marketing Strategy, Land Utilisation, Non- Aeronautical Revenue   Abstrak: Bandara BLU UPBU Kelas I Utama Juwata Tarakan memiliki peranan penting sebagai gerbang udara utama di wilayah perbatasan Kalimantan Utara. Ketergantungan terhadap pendapatan aeronautika yang bersifat fluktuatif membuat kondisi keuangan bandara rentan terhadap gangguan eksternal seperti penurunan jumlah penumpang dan pembatasan penerbangan. Oleh karena itu, diperlukan strategi diversifikasi pendapatan untuk meningkatkan kemandirian finansial dan daya saing bandara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi diversifikasi pendapatan non-aeronautika dan mengidentifikasi tantangan serta peluang dalam pengembangan bisnis non-aeronautika di Bandara Juwata Tarakan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus, dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa optimalisasi lahan kosong, kolaborasi dengan UMKM, pengembangan layanan digital, serta penyelenggaraan event lokal menjadi bagian penting dalam strategi yang diterapkan. Namun, masih terdapat kendala berupa keterbatasan SDM, infrastruktur digital yang belum optimal, serta rendahnya kontribusi sektor non-aeronautika terhadap pendapatan keseluruhan. Disarankan agar dibentuk Tim Marketing Non-Aeronautika untuk meningkatkan promosi, kerja sama bisnis, dan optimalisasi pendapatan secara berkelanjutan, sejalan dengan tren pengelolaan bandara modern yang mengintegrasikan aspek transportasi dan komersial.   Kata kunci: Bandara, Diversifikasi Pendapatan, Non-Aeronautika, Lahan Kosong, UMKM, Tim Marketing