Abstract:Penelitian ini mengkaji efektivitas metode pembelajaran bahasa isyarat di pesantren difabel, dengan fokus pada peningkatan kemampuan Baca Tulis Al-Quran (BTQ) bagi santri tunarungu. Studi dilakukan di Pondok Pesantren Tahfiz…
hfiz Difabel KH. Ahmad Lutfi Fathullah BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta menggunakan metode kualitatif deskriptif dan observasi lapangan. Sumber data utama adalah wawancara dengan praktisi pembelajaran difabel tunarungu dan literatur terkait. Pembelajaran BTQ dengan metode bahasa isyarat huruf hijaiyah memerlukan pendekatan terstruktur dan komprehensif, termasuk pelatihan guru, RPP, dan media pembelajaran visual. Pelaksanaan mencakup sesi rutin dan prinsip interaksi langsung, visualisasi, dan keperagaan. Evaluasi dilakukan melalui Ujian Harian (UH), Penilaian Akhir Semester (PAS), dan observasi langsung. Faktor pendukung meliputi media pembelajaran visual interaktif dan pelatihan guru, sementara faktor penghambat termasuk keterbatasan media pembelajaran, latar belakang pendidikan guru, dan variasi tingkat ketunaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan perencanaan matang dan dukungan berkelanjutan, metode ini dapat meningkatkan kemampuan BTQ santriwati tunarungu secara signifikan.
Abstract:Latar Belakang : Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan bahwa angka kejadian arthritis gout adalah sekitar 1% sampai 4% pada populasi umum. Di beberapa negara, prevalensinya dapat meningkat hingga 10% pada pria dan…
6% pada wanita berusia di atas 80 tahun. Insiden gout tahunan adalah 2,68 per 1000 orang. Asam urat adalah suatu penyakit yang penyababnya dikarenakan tidak normalnya metabolisme purin (hiperurisemia). Gejala khas penyakit asam urat adalah nyeri sendi yang menyebabkan peradangan pada sendi. Tanaman salam merupakan tanaman obat yang bekerja mengatasi hiperurisemia untuk menurunkan kadar asam urat. Kandungan pada daun salam antara lain tanin, alkaloid, flavonoid, dan minyak atsiri. Tujuan : Menggambarkan pemberian rebusan daun salam untuk menurunkan asam urat pada lansia dengan gout arthritis. Metode : Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil : Setelah 7 hari pertemuan, kadar asam urat pasien menurun dari 8,8 mg/dl menjadi 8,6 mg/dl. Kesimpulan : Pemberian rebusan daun salam dapat menurunkan asam urat pada lansia dengan gout arthritis.
Kata kunci: Daun Salam; Gout Arthritis; Lansia
Abstract:Kekayaan kultural Melayu menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan. Hal itu terlihat dari jumlah wisatawan yang datang di Kabupaten Siak selalu bertambah. Interaksi antar pelaku pariwisata merupakan modal utama dalam…
alam pengembangan pariwisataberbasis budaya melayu Pada dasarnya konsep wisata berbudaya melayu merupakan mengintegrasikannilai keislaman kedalam seluruh aspek kegiatan wisata.Tidak dapat dipungkiribahwa budaya melayu menjadi budaya yang begitu erat disandangkandengan agama Islam. Pariwisata berbudaya melayu diwujudkandalam berbagai sektor,seperti busana melayu, permainan rakyat,rumah makan, transportasi, dll. Perlunya pemahaman kembali mengenai kebudayaan Melayu Riau di Kota Pekanbaru dengan tersedianya ruang sebagai media bagi Masyarakat untuk memahami nilai-nilai kebudayaan agar tetap bertahan dengan identitas lokal secara universal yang dapat dirasakan dengan cakupan yang lebih luas Kajian mengenai kearifan lokal dan pariwisata bukanlah hal baru yang belum pernah diteliti sebelumnya. Kearifan lokal merupakan warisan budaya secara turun temurun, namun saat ini mulai pudar akibat tergerus arus budaya globalisasi. Maka peran dari masyarakat dan pemerintah juga perlu dalam mempertahankan warisan budaya baik yang berbentuk maupun sacara tidak berbentuk misalnya sifat dari masyarakat itu, prinsip masyarakat, maupun sikap orang tersebut. pengetahuan etnik Melayu mencakup beberapa aspek penting yaitu Identiti Budaya, Keberagaman, Hubungan Sosial, Pengetahuan Alam dan adaptasi dan perubahan. Studi ini menerapkan metode penelitian kualitatif, dengan memanfaatkan analisis dari sumber-sumber tulisan (studi literatur). Penelitian kualitatif yaitu suatu pendekatan yang mengambil keputusan dengan menggunakan model deskriptif. Metode ini menjelaskan hasil pengamatan terhadap data penelitian yang berbentuk ucapan atau pandangan dari individu yang telah mencermati objek yang diteliti, serta memaparkan fenomena budaya dan sosial. Capaian dari penelitian dengan metode yang digunakan adalah dapat memahami serta menjelaskan fenomena-fenomena yang telah diteliti secara menyeluruh dan detail berdasarkan fakta-fakta yang ada.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses transformasi budaya organisasi melalui sinergi antara pengembangan sumber daya manusia (SDM) dan implementasi sistem manajemen kinerja berbasis kompetensi. Metode penelitian…
tian menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus pada sebuah perusahaan multinasional di Indonesia. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi program pengembangan SDM dengan sistem manajemen kinerja berbasis kompetensi berperan signifikan dalam mentransformasi budaya organisasi menjadi lebih adaptif dan berorientasi pada kinerja. Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya pendekatan holistik dalam transformasi budaya organisasi dengan memadukan aspek pengembangan SDM dan sistem manajemen kinerja.
Abstract:Penelitian ini mengkaji integrasi tradisi orality dan literasi dalam budaya Melayu sebagai upaya pelestarian identitas budaya. Metode studi kepustakaan digunakan untuk menganalisis data dari berbagai literatur terkait. Hasil…
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi orality, seperti pantun dan hikayat, tetap relevan di era modern melalui adaptasi ke media digital, sementara literasi memperkuat tradisi ini dengan dokumentasi yang sistematis. Kombinasi keduanya menciptakan ekspresi budaya yang kaya dan multidimensional. Untuk menjaga keberlanjutannya, diperlukan sinergi antara pemerintah, akademisi, dan masyarakat dalam mengembangkan program berbasis budaya. Studi ini menyimpulkan bahwa integrasi orality dan literasi memainkan peran strategis dalam melestarikan budaya Melayu di tengah tantangan zaman.
Abstract:Latar belakang: Ulkus diabetikum merupakan salah satu komplikasi diabetes melitus. Setiap tahun penderita ulkus diabetikum mencapai 2% dan 5-7.5 % lainnya mengalami neuropati perifer. Kondisi ini perlu diperhatikan untuk…
mengurangi terjadinya kejadian amputasi. Salah satu penatalaksanaan yang efektif yaitu dengan perawatan luka menggunakan metode moist wound healing (Metcovazine Reguler). Tujuan: Untuk mengetahui gambaran dari penerapan metode moist wound healing (Metcovazine Reguler) pada proses penyembuhan ulkus diabetikum grade II. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil: Setelah melakukan perawatan luka 3 hari sekali selama 2 minggu menggunakan metode moist wound healing (Metcovazine Reguler) didapatkan bahwa kondisi luka semakin membaik dengan penurunan skor dari 25 menjadi 18. Hal ini didukung oleh pemilihan dressing tersier serta terjaganya kelembaban luka. Kesimpulan: Perawatan luka menggunakan metode moist wound healing (Metcovazine Reguler) efektif untuk penyembuhan ulkus diabetikum grade II.
Abstract:Manajemen strategi perlu dikelola secara optimal agar suatu lembaga pendidikan, khususnya pondok pesantren salaf, mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman. Dengan pengelolaan yang tepat, pondok pesantren salaf dapat mempertahankan…
mempertahankan eksistensinya dan tetap diminati oleh masyarakat di era
modern. Dalam penelitian ini, peneliti mengambil focus permasalahan: 1) Bagaimana manajemen
strategi dalam mempertahankan eksistensi Pondok Pesantren Salaf Al Fadllu Kaliwungu, Kendal di era
modern, 2) Bagaimana hambatan dan peluang dalam menjaga eksistensi Pondok Pesantren Salaf Al
Fadllu Kaliwungu, Kendal di era modern. Metode penelitian yang diterapkan dalam penelitian ini
adalah metode kualitatif. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi lapangan, serta
dokumentasi yang diperoleh dari sekolah. Untuk memastikan keabsahan data, digunakan teknik
triangulasi dan bahan referensi sebagai pendukung. Analisis data dilakukan melalui tahapan-tahapan
berikut: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) strategi manajemen yang digunakan dalam
mempertahankan eksistensi Pondok Pesantren Salaf Al Fadllu Kaliwungu, Kendal di era modern
meliputi tiga tahapan yaitu dengan formulasi strategi seperti melakukan sosialisasi visi, misi, dan tujuan
pesantren, mengadakan rapat awal tahun untuk menyusun program pondok pesantren. Implementasi
strategi dengan merealisasikan program yang sudah dilaksanakan seperti penyusaian pesantren dengan
mengadakan pengenalan dan pelatihan dasar computer untuk kelas atas. Evaluasi strategi dengan
mengadakan rapat evaluasi bulanan untuk mengetahui efektivitas dari program yang sudah dirancang
dan implementasikan. 2) Hambatan dan peluang dalam menjaga eksistensi Pondok Pesantren Salaf Al
Fadllu Kaliwungu, Kendal mencakup kesiapan manajemen pesantren dalam menghadapi berbagai
hambatan, seperti tantangan perubahan sosial global dan keterbatasan sumber daya manusia serta sarana
prasarana. Selain itu, manajemen pondok juga siap memanfaatkan peluang yang ada, seperti melalui
pengembangan kebijakan pendidikan dan penguatan jaringan sosial.
Kata Kunci: Manajemen Strategi, Eksistensi Pondok Pesantren Salaf, Era Moder
Abstract:Using a descriptive qualitative approach, this study aims to describe the development of science in the Classical Islamic world during the Abbasid Dynasty (750–1258 AD). Literature studies, interviews with Islamic historians,…
orians, and observations at historical sites are the methods used. The results of the study show that science made rapid progress during the Abbasid era, especially in mathematics, medicine, astronomy, and chemistry. Translating and disseminating information from Greek, Persian, and Indian civilizations was greatly assisted by centers of knowledge such as Bayt al-Hikma (House of Wisdom) in Baghdad. Famous scientists such as Al-Khwarizmi, Ibn Sina, and Al-Razi made major contributions through their highly influential works, which were then widely disseminated in the West. In addition, this study found that the socio-political conditions and support from the Abbasid caliphs.
Abstract:Adat istiadat budaya Melayu Riau merupakan bagian integral dari identitas budaya masyarakat di wilayah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji berbagai aspek adat istiadat budaya Melayu Riau, termasuk pakaian adat,…
dat, tarian tradisional, seni ukir, dan anyaman. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dan wawancara mendalam dengan tokoh masyarakat setempat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pakaian adat Melayu Riau, seperti baju kurung dan baju melayu, memiliki makna simbolis yang mendalam dan mencerminkan identitas budaya serta status sosial. Tarian tradisional, seperti tari zapin dan tari lancang, berperan penting dalam menjaga nilai-nilai moral dan etika dalam masyarakat. Seni ukir dan anyaman mencerminkan kreativitas dan keterampilan masyarakat Melayu Riau, serta memiliki nilai estetika dan budaya yang tinggi. Sistem kekerabatan dan pola sosial masyarakat Melayu Riau didasarkan pada nilai-nilai kebersamaan, saling menghormati, dan menjaga keharmonisan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa adat istiadat budaya Melayu Riau memainkan peran yang signifikan dalam mempertahankan dan memperkuat identitas budaya masyarakat, serta pemeliharaan dan pelestarian budaya ini sangat penting untuk memastikan keberlangsungannya di masa depan.
Abstract:Latar Belakang: Diabetes melitus merupakan salah satu penyakit kronis yang tidak menular dan menjadi penyebab kematian nomor 1 di dunia sebanyak 63,5%. Dalam proses penyembuhan luka ini terdapat 2 faktor yaitu faktor internal…
ernal dan eksternal. Adapun faktor dari luar yang dapat digunakan sebagai penyembuhan luka yaitu dengan irigasi luka digunakan larutan fisiologis dan menggunakan obat alami. Dalam hal ini, masyarakat banyak menggunakan obat alami guna menyembuhkan luka yaitu kunyit (Curcuma longa). Kunyit memiliki kandungan senyawa yang utama yaitu minyak atsiri dan kurkuminoid. Tujuan: untuk menggambarkan Penggunaan Ekstrak Bubuk Kunyit Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe II. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dan pendekatan studi kasus. Hasil: Bahwa perawatan luka menggunakan bubuk kunyit efektif dalam penyembuhan luka Diabetes Melitus Tipe II. Dalam hal ini dapat dibuktikan dengan skor awal perawatan ke-1 23 kemudian perawatan luka ke-7 dengan skor 13. Kesimpulan: Perawatan luka menggunakan Bubuk Kunyit efektif dalam penyembuhan luka Diabes Melitus.