Search Articles & Publications

Showing 1085 articles found for "Teknologi"

IMPLEMENTATION OF E-SCM AS A SOLUTION TO OPTIMIZE SHOE STOCK SUPPLY CHAIN IN GASTI JAYA STORE

Siregar, Sindi Fatika Sari, Sembiring, Muhammad Ardiansyah, Ananda, Ricki
Abstract: Abstract: In the retail industry, effective supply chain management is essential to ensure stock availability aligns with market demand. Gasti Jaya Store, a growing shoe retailer, faces challenges in optimizing inventory… management, often leading to stock surpluses or shortages. These issues can impact operational efficiency and customer satisfaction. To address this problem, this study the implementation of Electronic Supply Chain Management (E-SCM) as a solution to optimize supply chain management. E-SCM enables the integration of technology-based systems for real-time stock monitoring, procurement, and distribution. Using a case study method and a qualitative approach, this research evaluates the effectiveness of E-SCM in enhancing operational efficiency, reducing excess stock, and accelerating the distribution process at Gasti Jaya Store. The findings indicate that E-SCM implementation improves data transparency, speeds up decision-making, and enhances customer satisfaction. Additionally, the system helps reduce operational costs by optimizing inventory management and minimizing the risk of stock imbalances. In conclusion, the adoption of E-SCM can serve as an effective strategy for mid-sized retail businesses to improve their competitiveness and supply chain efficiency. Keywords: E-SCM; inventory stock; operational efficiency.    Abstrak: Dalam industri ritel, manajemen rantai pasok yang efektif sangat diperlukan untuk memastikan ketersediaan stok sesuai dengan permintaan pasar. Toko Gasti Jaya sebagai salah satu toko sepatu yang berkembang menghadapi tantangan dalam mengelola persediaan secara optimal, yang sering kali menyebabkan kelebihan atau kekurangan stok. Permasalahan ini dapat berdampak pada efisiensi operasional dan kepuasan pelanggan. Untuk mengatasi masalah tersebut, penelitian ini mengusulkan penerapan Electronic Supply Chain Management (E-SCM) sebagai solusi dalam mengoptimalkan manajemen rantai pasok. E-SCM memungkinkan integrasi sistem berbasis teknologi dalam proses pemantauan stok, pengadaan barang, hingga distribusi secara real-time. Dengan metode studi kasus dan pendekatan kualitatif, penelitian ini mengevaluasi efektivitas E-SCM dalam meningkatkan efisiensi operasional, mengurangi kelebihan stok, serta mempercepat proses distribusi di Toko Gasti Jaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi E-SCM mampu meningkatkan transparansi data, mempercepat pengambilan keputusan, dan meningkatkan kepuasan pelanggan. Selain itu, sistem ini membantu mengurangi biaya operasional dengan mengoptimalkan manajemen persediaan dan meminimalkan risiko ketidakseimbangan stok. Kesimpulannya, penerapan E-SCM dapat menjadi strategi yang efektif bagi bisnis ritel skala menengah untuk meningkatkan daya saing dan efisiensi rantai pasok mereka. Kata Kunci: E-SCM; efisiensi operasional; persediaan stok.

THE ROLE OF PERCEIVED CONVENIENCE ON WHATSAPP ADOPTION USING UTAUT2 MODEL

Winata, Kenny Calnelius, Panjaitan, Erwin Setiawan
Abstract: Abstract: Advancements in digital technology have significantly transformed communication and learning. Traditional learning methods have limitations in providing a fast and interactive learning environment, necessitating… g accessible technology that enhances student and teacher engagement while ensuring convenience. WhatsApp has emerged as a widely used solution due to its accessibility, privacy features, and cross-platform compatibility, offering users a sense of convenience. This study examines the role of Perceived Convenience in the acceptance and use of WhatsApp in secondary education in Medan City using the UTAUT2 Model. A survey was conducted with 439 respondents from 8 secondary schools in Medan and analyzed using SEM-PLS with SmartPLS-4. The results indicate that social influence, hedonic motivation, habit, and perceived convenience positively impact the intention to use WhatsApp. Additionally, facilitating conditions, perceived convenience, and intention to use significantly influence actual usage behavior. However, performance expectancy, effort expectancy, and price value do not affect either intention or behavior in using WhatsApp. Moderating variables such as age, gender, and experience partially moderate the relationships between independent factors and WhatsApp usage intention and behavior. This study contributes by incorporating Perceived Convenience into the UTAUT2 Model and affirming its role in educational technology adoption.             Keywords: perceived convenience; secondary education; UTAUT2; whatsapp     Abstrak: Kemajuan teknologi digital telah membawa perubahan signifikan dalam komunikasi dan pembelajaran. Metode pembelajaran tradisional memiliki keterbatasan dalam menyediakan lingkungan belajar yang cepat dan interaktif, sehingga diperlukan teknologi yang mudah diakses, meningkatkan keterlibatan siswa dan guru, serta nyaman digunakan. WhatsApp menjadi salah satu solusi dan banyak digunakan karena mudah diakses, privasi yang ditawarkan, serta kompatibilitas lintas platform sehingga memberikan kenyamanan yang dapat dirasakan pengguna ketika menggunakannya. Oleh karena itu, Penelitian ini menguji peran Persepsi Kenyamanan terhadap penerimaan dan penggunaan WhatsApp dalam pendidikan menengah di Kota Medan menggunakan Model UTAUT2. Survei dilakukan pada 439 responden dari 8 sekolah menengah di kota Medan, dan dianalisis dengan SEM-PLS menggunakan SmartPLS-4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa social influence, hedonic motivation, habit, dan perceived convenience berpengaruh positif signifikan terhadap behavioral intention. Sementara itu, facilitating conditions, perceived convenience, dan behavioral intention berdampak positif pada use behavior. Namun, performance expectancy, effort expectancy, dan price value tidak berpengaruh terhadap niat maupun perilaku penggunaan WhatsApp. Variabel moderasi usia, jenis kelamin, dan pengalaman memoderasi sebagian hubungan antara faktor bebas terhadap niat dan perilaku penggunaan WhatsApp. Penelitian ini berkontribusi dengan menambahkan variabel persepsi kenyamanan (perceived convenience) ke dalam Model UTAUT2 dan menegaskan perannya dalam adopsi teknologi pendidikan.   Kata kunci: pendidikan menengah; persepsi kenyamanan; UTAUT2; whatsapp

DESIGN OF AN INTERNET OF THINGS-BASED WATER LEVEL MONITORING SYSTEM

Rienandie, Naufal Fakhrie, Pramudita, Resa
Abstract: Abstract: Conventional water reservoir filling systems often cause inefficiencies due to delays in monitoring or failure of the float system which results in overflowing water from the reservoir. this research aims to develop… velop an ESP32-based water level monitoring and control system by utilising IoT technology and ultrasonic sensors, this system can facilitate users in monitoring water levels and automating pump control. this research uses the experimental method, starting from system design to system testing and analysis, as well as testing which includes sensor accuracy, system response, and communication stability with the IoT server. based on the results obtained. The test results show that the system has an average accuracy rate of 98.4% with an average response time of 1.8 seconds. based on the results obtained, this system shows a positive accuracy value and response time in its application.   Keywords: blynk; internet of things; monitoring; water level     Abstrak: Sistem pengisian tandon air secara konvensional sering kali menimbulkan ketidakefisienan karena keterlambatan dalam pemantauan atau kegagalan sistem pelampung yang mengakibatkan meluapnya air dari tandon. penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem monitoring dan kontrol ketinggian air berbasis ESP32 dengan memanfaatkan teknologi IoT dan sensor ultrasonik, sistem ini dapat memudahkan pengguna dalam memonitoring ketinggian air dan mengotomatisasi kontrol pompa. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen, mulai dari perancangan sistem hingga pengujian dan analisis sistem, serta pengujian yang meliputi akurasi sensor, respon sistem, dan kestabilan komunikasi dengan server IoT. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem memiliki tingkat akurasi rata-rata sebesar 98,4% dengan waktu respon rata-rata 1,8 detik. berdasarkan hasil yang diperoleh, sistem ini menunjukkan nilai akurasi dan waktu respon yang positif dalam pengaplikasiannya.   Kata kunci: blynk; internet of things; pemantauan; tingkat air  

AHP-TOPSIS AND ANOVA METHOD APPROACH IN SOFTWARE DEVELOPMENT CRITERIA SELECTION ACCORDING TO ISO 12207:2017

Fadilla, Rizqi Mirza, Ariatmanto, Dhani
Abstract: Abstract: The rapid development of information technology has increased the demand for high-quality software, necessitating a structured development process. ISO/IEC/IEEE 12207:2017 serves as an international standard encompassing… compassing organizational, technical, and project support processes, differing from ISO 9001, which focuses more generally on quality management. This study employs a Multi-Criteria Decision Making (MCDM) approach by integrating the Analytic Hierarchy Process (AHP) and the Technique for Order of Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS). AHP determines the weight of ISO 12207:2017 criteria through pairwise comparisons, while TOPSIS ranks software development activities based on these weights. To validate the results, Analysis of Variance (ANOVA) is applied. The findings indicate that the Software Requirements Definition Process has the highest priority weight (0.169), followed by Implementation (0.101) and Operation (0.095). Software Configuration Management is identified as the most critical activity with the highest TOPSIS score (0.221). ANOVA confirms the reliability of expert evaluations, showing no significant differences. This study provides a structured decision-making framework based on ISO 12207:2017, helping optimize software project management while ensuring alignment with international standards and industry best practices.             Keywords: AHP; TOPSIS; ANOVA; ISO 12207:2017     Abstrak: Perkembangan teknologi informasi meningkatkan permintaan perangkat lunak berkualitas tinggi, sehingga diperlukan proses terstruktur dalam pengembangannya. ISO/IEC/IEEE 12207:2017 menjadi standar internasional yang mencakup proses organisasi, teknis, dan pendukung proyek, berbeda dengan ISO 9001 yang lebih umum pada manajemen kualitas. Penelitian ini menggunakan Multi-Criteria Decision Making (MCDM) dengan mengintegrasikan Analytic Hierarchy Process (AHP) dan Technique for Order of Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS). AHP menentukan bobot kriteria ISO 12207:2017 melalui perbandingan berpasangan, sementara TOPSIS memeringkat aktivitas pengembangan berdasarkan bobot tersebut. Untuk validasi, Analysis of Variance (ANOVA) diterapkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Proses Definisi Kebutuhan Perangkat Lunak memiliki bobot tertinggi (0,169), diikuti Implementasi (0,101), dan Operasi (0,095). Manajemen Konfigurasi Perangkat Lunak menjadi aktivitas paling kritis dengan skor TOPSIS tertinggi (0,221). ANOVA mengonfirmasi keandalan penilaian para ahli tanpa perbedaan signifikan. Penelitian ini memberikan kerangka kerja pengambilan keputusan berbasis ISO 12207:2017, membantu optimalisasi manajemen proyek perangkat lunak, serta memastikan keselarasan dengan standar internasional dan praktek terbaik industri.   Kata kunci: AHP; TOPSIS; ANOVA; ISO 12207:2017

DEVELOPMENT OF VIRTUAL REALITY APPLICATION FOR DESKTOP COMPUTER ASSEMBLY

Sapta, Andy, Mansur, Hamsi, Hakim, Abdul, Agung, Muhammad, Dalu, Zaudah Cyly Arrum
Abstract: Abstract: Both hardware and software technologies offer their advantages in helping to facili- tate student learning activities. Virtual reality technology allows users to interact directly with  the virtual reality environment,… ironment, giving the effect of a pleasant learning sensation because it pro- vides direct experience for students to actively do desktop computer assembly practicum inde- pendently and guided. This research is R & D (Research and Development), which aims to pro- duce a product as a desktop computer assembly virtual reality learning application. This re- search procedure adapts the Lee & Owens development model. The subjects of this research  were students at the Open University, Makassar State University, and Lambung Mangkurat  University. The results showed that using Virtual Reality in desktop computer assembly can  provide extraordinary experiences to users, bridging the gap between the real and virtual worlds.  This is achieved through specially designed hardware to create a virtual environment that re- sembles the actual reality or even creates an entirely new reality.  Keywords: desktop computer; assembly; virtual reality       Abstrak: Teknologi perangkat keras (hardware) maupun lunak (software) menawarkan  keunggulannya dalam membantu memfasilitasi aktivitas belajar dan pembelajaran ma- hasiswa. Teknologi virtual reality memiliki kemampuan bagi penggunanya untuk dapat  melakukan interaksi langsung dengan lingkungan realitas maya, memberi efek sensasi  pembelajaran yang menyenangkan karena memberikan pengalaman langsung bagi ma- hasiswa untuk aktif melakukan pratikum perakitan computer desktop secara mandiri  maupun terbimbing. Penelitian ini adalah R & D (Research and Development) yang ber- tujuan untuk menghasilkan suatu produk yaitu berupa aplikasi pembelajaran virtual real- ity perakitan computer desktop. Prosedur penelitian ini mengadaptasi model pengem- bangan Lee & Owens. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa pada Universitas Ter- buka,  Universitas  Negeri  Makassar,  dan  Unibversitas  Lambung  Mangkurat.  Hasil  penelitian diperoleh bahwa penggunaan Virtual Reality dalam perakitan computer desk- top mampu memberikan pengalaman luar biasa kepada pengguna, menjembatani jurang  antara dunia nyata dan dunia maya. Hal ini dicapai melalui penggunaan perangkat keras  yang dirancang khusus untuk menciptakan lingkungan virtual yang menyerupai realitas  sebenarnya atau bahkan menciptakan realitas yang sama sekali baru.  Kata kunci: computer desktop; perakitan; virtual reality   

AUTOMATIC SPEECH RECOGNITION (ASR) BASED ON PROGRESSIVE WEB APPS TO DEVELOP PRONUNCIATION LEARNING

Iqbal, Muhammad
Abstract: Abstract: Good pronunciation plays a crucial role in enhancing students' confidence, encouraging active participation in learning, and preparing them for academic and professional opportunities, such as English-language… interviews. Poor pronunciation during scholarship or job interviews can hinder the interviewer's understanding, thereby reducing the chances of acceptance. This study aims to improve students' pronunciation fluency and develop a learning medium based on Automatic Speech Recognition (ASR) technology. The method employed involves the development of Progressive Web Apps (PWA) integrated with ASR technology from the app.lumi.education platform, supported by manual labeling for pronunciation validation. The research was conducted at LKP Vijaya Learning Centre, Tanjungbalai City. The results demonstrate that ASR-based media significantly enhances students' pronunciation accuracy and confidence. Thus, the integration of ASR technology into PWA effectively supports innovative and efficient pronunciation learning.             Keywords: automatic speech recognition; language learning; pronunciation; web-based application.    Abstrak: Pengucapan yang baik berperan penting dalam meningkatkan kepercayaan diri siswa, mendorong partisipasi aktif dalam pembelajaran, dan mempersiapkan mereka menghadapi peluang akademik maupun profesional, seperti wawancara berbahasa Inggris. saat menghadapi wawancara beasiswa atau pekerjaan berbahasa Inggris, pengucapan yang buruk dapat mengurangi pemahaman pewawancara, sehingga mengurangi peluang diterima. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kelancaran pengucapan siswa dan mengembangkan media pembelajaran berbasis teknologi Automatic Speech Recognition (ASR). Metode yang digunakan adalah pengembangan Progressive Web Apps (PWA) yang terintegrasi dengan ASR dari aplikasi app.lumi.education, didukung oleh pelabelan manual untuk validasi pengucapan. Penelitian dilakukan di LKP Vijaya Learning Centre, Kota Tanjungbalai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media berbasis ASR secara signifikan meningkatkan akurasi pengucapan dan kepercayaan diri siswa. Dengan demikian, integrasi teknologi ASR dalam PWA terbukti mendukung pembelajaran pengucapan secara inovatif dan efisien. Kata kunci: aplikasi berbasis web; pengenalan suara otomatis; pembelajaran bahasa; pengucapan

INTEGRATION IOT AND BIM FOR TECHNOLOGY AND IOT ENVIRONMENT

Firmansyah, Arrio, Ilham, Ilham
Abstract: Abstract: This research focuses on technology and integration tools for IoT environments, with an emphasis on three main aspects: the integration of Building Information Modeling (BIM) and IoT, the utilization of real-time… me data, and the urban IoT framework. The integration of BIM and IoT enables a smarter and more efficient building management system by utilizing IoT data to monitor real-time building conditions and improve maintenance and operational processes. This research seeks to identify challenges and solutions for technology integration in increasingly complex IoT environments, while also offering guidance for practical implementation in the urban and building sectors. In this research, we use a literature analysis approach, the main process is to identify relevant sources, including articles, journals, conferences, books, and industry reports published in the last five years. The results of this study are an implication that the application of IoT device integration with BIM can help improve operational and maintenance efficiency, optimize construction management, improve safety and mitigate risks in a company. Keywords: building informations modelling(BIM); environment; internet of things(IoT)     Abstrak: Penelitian ini berfokus pada teknologi dan alat integrasi untuk lingkungan IoT, dengan penekanan pada tiga aspek utama: integrasi Building Information Modeling (BIM) dan IoT, pemanfaatan data real-time, dan kerangka kerja IoT perkotaan. Integrasi antara BIM dan IoT memungkinkan sistem manajemen bangunan yang lebih cerdas dan efisien dengan memanfaatkan data IoT untuk memantau kondisi real-time bangunan serta memperbaiki proses pemeliharaan dan operasional. Penelitian ini berupaya mengidentifikasi tantangan dan solusi integrasi teknologi dalam lingkungan IoT yang semakin kompleks, sekaligus menawarkan panduan untuk penerapan praktis di sektor perkotaan dan bangunan. Pada penelitian ini kami menggunakan metode pendekatan analisis literatur, proses utamanya adalah dengan mengidentifikasi sumber sumber relevan, meliputi artikel, jurnal, konferensi, buku, dan laporan industri yang dipublikasikan dalam lima tahun terakhir. Hasil dari penelitian ini yaitu didapatkan sebuah implikasi bahwa penerapan pengintegrasian perangkat IoT denan BIM dapat membantu meningkatkan efisiensi operasional dan pemeliharaan, optimasi manajemen kontruksi, peningkatan keselamatan dan mitigasi resiko pada sebuah perusahaan.   Kata kunci: building informations modelling(BIM); environment; internet of things(IoT)

IMPLEMENTATION OF FUZZY MODEL TAHANI IN DECISION SUPPORT SYSTEM FOR OPTIMAL PRODUCTION SCHEDULING

Rizaldi, Rizaldi, Syah, Arridha Zikra, Muhazir, Ahmad
Abstract: Abstract: In the manufacturing industry, production scheduling become an important aspect that affects operational efficiency and customer satisfaction. The main challenge in scheduling is optimizing the use of resources… to meet demand by minimizing production costs and time. Suboptimal scheduling can lead to problems such as delays in stocking, stock buildup, and increased operational costs. Thus, a method can to handle the complexity and uncertainty in the production process is needed. The Fuzzy Tahani Model is an approach in decision support systems. this can be used to help companies achieve more efficient and adaptive production scheduling, to consider various variables such as demand, production capacity, and inventory levels. This research aims to develop and implement the model in the context of production scheduling, with the hope of improving operational performance and customer satisfaction. At this time, the proposed Fuzzy Model Tahani technology is in TKT 4, which is the validation stage of technology components in a laboratory environment. The system creates an optimal production schedule based on fuzzy rules and defuzzification results, making it a useful tool for production decisions. Keywords:  fuzzy model tahini; decision support system; production optimization; production scheduling.    Abstrak: Dalam industri manufaktur, penjadwalan produksi adalah aspek penting yang mempengaruhi efisiensi operasional dan kepuasan pelanggan. Tantangan utama dalam penjadwalan adalah mengoptimalkan penggunaan sumber daya untuk memenuhi permintaan dengan meminimalkan biaya dan waktu produksi. Penjadwalan yang tidak optimal dapat menyebabkan masalah seperti keterlambatan pengiriman, penumpukan stok, dan peningkatan biaya operasional. Oleh karena itu, diperlukan suatu metode yang mampu menangani kompleksitas dan ketidakpastian dalam proses produksi. Fuzzy Model Tahani adalah salah satu pendekatan yang dapat digunakan dalam sistem pendukung keputusan untuk membantu perusahaan mencapai penjadwalan produksi yang lebih efisien dan adaptif, dengan mempertimbangkan berbagai variabel seperti permintaan, kapasitas produksi, dan tingkat persediaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengimplementasikan model tersebut dalam konteks penjadwalan produksi, dengan harapan dapat meningkatkan performa operasional dan kepuasan pelanggan. Pada saat ini, teknologi Fuzzy Model Tahani yang diusulkan berada pada TKT 4, yaitu tahap validasi komponen teknologi dalam lingkungan laboratorium. Sistem ini menciptakan jadwal produksi yang optimal berdasarkan aturan fuzzy dan hasil defuzzifikasi, menjadikannya alat yang berguna untuk pengambilan keputusan produksi. Kata kunci: fuzzy model tahani; optimasi produksi; penjadwalan produksi; sistem pendukung keputusan.

IMPLEMENTATION E-CRM FOR SELLING OF VIRGIN COCONUT OIL IN MAZZURY INDUSTRY

Khairani, Siti Fadillah, Saputra, Herman, Rohminatin, Rohminatin
Abstract: Abstract: The development of information technology has experienced rapid growth, especially the internet. The internet has made significant contributions, particularly in the business sector. The intense business competition… ition and the rapid advancement of information technology have facilitated greater accessibility for customers in choosing industries. The Mazzuri Batu Bara industry is a business that sells coconut oil products and handcrafted items made from coconut. However, Mazzuri Batu Bara has not yet implemented services that make it easier for customers to purchase products efficiently and still relies on manual processes. Sales reports are recorded in ledgers, making the process inefficient for maintaining organized records. Customers are required to visit the industry in person to learn about the products available, which means they are unaware of the latest discounts and products on offer. One of the strategies to improve service and operations is to implement a Customer Relationship Management (CRM) system. The objective of this research is to assess the operability of the system design that has been developed. With the CRM design, sales can be enhanced to better meet customer needs. This system is designed to facilitate Mazzuri Batu Bara in selling products, processing data digitally, and improving customer service loyalty by retaining existing customers and attracting new ones. Keywords: coconut oil; e-crm; industry mazzuri batu bara.    Abstrak:  Perkembangan teknologi informasi telah mengalami pertumbuhan yang sangat pesat terutama internet. Internet memberikan kontribusi yang sangat membantu dalam bidang bisnis. Persaingan bisnis yang ketat dan pesatnya pertumbuhan teknologi informasi memberikan kemudahan aksesbilitas pelanggan dalam memilih industri. Industri Mazzuri Batu Bara adalah usaha bisnis  yang menjual produk minyak kelapa dan kerajinan tangan dari kelapa. Industri Mazzuri Batu Bara belum menerapkan layanan yang memudahkan pelanggan untuk membeli barang dengan mudah dan masih menggunakan layanan secara manual, data laporan penjualan masih digunakan dalam buku besar sehingga tidak efisien untuk melakukan pencatatan yang tertata rapi, pelanggan harus datang langsung ke industri untuk mengetahui produk apa yang dijual maka pelanggan tidak mengetahui diskon terbaru dan produk yang dijual di industri. Salah satu upaya dalam meningkatkan pelayanan dan operasional adalah dengan menerapkan konsep Customer Relationship Management (CRM). Tujuan pada penelitian ini adalah operabilitas hasil desain sistem yang telah dibuat. Dengan desain Customer Relationship Management (CRM), dapat meningkatkan penjualan dalam memenuhi kebutuhan pelanggan. Sistem ini dibuat untuk memudahkan Industri Mazzuri Batu Bara dalam menjual produk, mengolah data secara komputerisasi dan dapat meningkatkan loyalitas pelayanan kepada pelanggan dalam mempertahankan pelanggan dan menarik pelanggan baru. Kata kunci: e-crm; industri mazzuri batu bara; minyak kelapa.

IOT BASED SMART HOME SIMULATION (INTERNET OF THINGS)

Ardianto, Yeheskiel Hency, Widiasari, Indrastanti Ratna
Abstract: Abstract: The development of Internet of Things (IoT) technology has significantly impacted life, particularly in creating more efficient and secure smart homes. Smart homes integrate various electronic devices to enhance… e comfort and energy efficiency. However, cost, integration complexity, and security issues remain. This study will simulate an IoT-based smart home system to analyse and evaluate device performance before real-world implementation. The simulation method involves testing connectivity and evaluating delay and packet loss using the ping method on each device. Results show the highest delay on CCTV devices at 41.8 ms and the lowest on motion detector 2 at 32.8 ms, with 0% packet loss. According to TIPHON standards, the network is rated excellent with an index of 4. The designed smart home system demonstrates optimal performance and is feasible for implementation but requires further development in configuration using AI and machine learning technologies.             Keywords: internet of things; simulation; smart home; testing     Abstrak: Perkembangan teknologi Internet of Things (IoT) telah membawa perubahan signifikan dalam kehidupan, terutama dalam pengembangan rumah pintar (smart home) yang lebih efisien dan aman. Smart home mengintegrasikan berbagai perangkat elektronik untuk meningkatkan kenyamanan dan efisiensi energi. Meskipun demikian, tantangan seperti biaya, kompleksitas integrasi, dan isu keamanan masih ada. Penelitian ini bertujuan untuk mensimulasikan sistem smart home berbasis IoT guna menganalisis dan mengevaluasi kinerja perangkat sebelum implementasi nyata. Metode simulasi yang digunakan melibatkan pengujian konektivitas dan evaluasi delay serta packet loss dengan metode ping pada setiap perangkat. Hasil menunjukkan delay tertinggi pada perangkat CCTV sebesar 41.8 ms dan terendah pada motion detector 2 sebesar 32.8 ms, dengan packet loss 0%. Berdasarkan standar TIPHON, jaringan dinilai sangat baik dengan indeks 4. Sistem smart home yang dirancang menunjukkan kinerja optimal dan layak diimplementasikan, namun masih memerlukan pengembangan lebih lanjut dalam konfigurasi menggunakan teknologi AI dan machine learning.     Keywords: internet of things; pengujian; simulasi; smart home