Search Articles & Publications

Showing 1947 articles found for "Awan"

IMPLEMENTASI SISTEM ANTRIAN DIGITAL DI KANTOR KECAMATAN WINONGAN KABUPATEN PASURUAN

Kurniawan, Satunggale, Rusmini, Rusmini, Rahman, Muhammad Afifi
Abstract: This research aims to uncover the problems of Integrated Services (PATENT) in the Winongan District Office, Pasuruan Regency with a MANUAL queuing system. From some information gathered from people queuing, services using… g a manual queuing system are less effective and efficient. So, to meet the needs of good community service, District Offices need to innovate a DIGITAL queuing system. Integrated Service (PATENT) problems at the Winongan District Office, Pasuruan Regency with a MANUAL queuing system. From some information gathered from people queuing, services using a manual queuing system are less effective and efficient. So, to meet the needs of good community service, District Office Agencies need to innovate a DIGITAL queuing system. Innovation is a shift from traditional management principles, processes and practices or a shift from old organizational forms to modern management. Government services to the community, known as public services, are a very strategic issue because of the interaction between the government and the community. This research uses a qualitative descriptive approach to determine public service innovation. The data used are primary data and secondary data. Data collection techniques were carried out using observation, interviews and documentation. The research results show that public service innovation with a digital queuing system is a conceptual innovation which gives rise to new paradigms, ideas, thinking and breakthroughs. Meanwhile, delivery innovation includes new ways or ways of solving problems, providing services or interacting with clients for the purpose of providing special services to customers.  

ANALISIS PENGAWASAN PENGELOLAAN DANA DESA OLEH INSPEKTORAT KABUPATEN SERAM BAGIAN BARAT

Achmad, Faisal
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Efektivitas Pengelolaan, Efektivitas Pengawasan dan Faktor-faktor Pendukung dan Penghambat Pengelolaan Dana Desa Oleh Inspektorat Kabupaten Seram Bagian Barat. Data yang… g berhasil dikumpulkan dalam penelitian ini dianalisis dengan teknis analisis kualitatif deskriptif melalui langkah – langkah,atau komponen-komponen analisis data model interaktif. Teknik pengumpulan data digunakan melalui penelitian ini adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Informan penelitian ditentukan melalui teknik purposive sampling, dimana, terhadap pihak – pihak yang dipandang dekat dan mengetahui secara langsung data dan informasi mengenai masalah Pengawasan Pengelolaan Dana Desa Oleh Inspektorat Kabupaten Seram Bagian Barat, yang berjumlah 11 orang. Teknik analisis deskriptif kualitatif  digunakan untuk menganalisis data. Hasil penelitian ini menunjukan, bahwa efektivitas pengelolaan dana desa, efektivitas pengawasan pengelolaan dana desa berada dalam kondisi cukup baik, hal ini didukung oleh faktor kebijakan pemerintah daerah, dan faktor SDM, faktor Anggaran serta faktor sarana dan prasarana berada pada kondisi kurang mendukung.

PENGARUH BUDAYA ORGANISASI “AKHLAK” DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA PADA PENGATUR PERJALANAN KERETA API (PPKA) DI DAERAH OPERASI 2 BANDUNG WILAYAH 2. C TASIKMALAYA

Cahyono, Nikotiyanto Dwi, Sandra, Eri
Abstract: Hampir setiap hari karyawan dikelilingi oleh budaya organisasi yang mempengaruhi pembentukan sikap terhadap lingkungan sekitar yang akan mempengaruhi kinerja karyawan di perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui&#8230; hui pengaruh Budaya Organisasi “Akhlak terhadap kinerja pegawai Operator Kereta Api di Area Operasi 2.C di Bandung, Wilayah Tasikmalaya. Untuk mengetahui pengaruh budaya organisasi “Akhlak”, dan disiplin kerja terhadap kinerja pegawai digunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Untuk mengumpulkan data, kuesioner dan observasi digunakan. Sampel penelitian ini berjumlah 45 karyawan dengan teknik random sampling. Analisis data menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, uji multikolinearitas, uji heteroskedastisitas, regresi linier berganda, koefisien korelasi, koefisien determinasi, dan uji hipotesis. Hasil hipotesis Budaya Organisasi “Akhlak” diperoleh nilai thitung 6,768 > ttabel 2,018 dengan sig 0,000 < 0,005 yang secara parsial mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Hasil hipotesis Disiplin Kerja diperoleh nilai thitung 3,511 > ttabel 2,018 dengan sig 0,001 < 0,05 yang menunjukkan secara parsial mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Hasil hipotesis Budaya Organisasi “Akhlak” dan Disiplin Kerja diperoleh dengan nilai Fhitung 51,105 > Ftabel 3,219 dengan sig 0,000 < 0,05 yang menunjukkan secara simultan mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Besarnya pengaruh determinasi Budaya Organisasi “Akhlak” dan Disiplin Kerja sebesar 70,9% sedangkan sisanya sebesar 29,1% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti oleh penulis.

PENGARUH SARANA DAN TINGKAT PENDIDIKAN TERHADAP KUALITAS PELAYANAN PEMERINTAHAN DESA (STUDI EKSPLANATORY PADA PEMERINTAH DESA SE-KECAMATAN SUKARESIK)

Saputra, Iwan, Sopyan, Iyan
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Sarana secara parsial terhadap Kualitas Pelayanan Pemerintah Desa Se-Kecamatan Sukaresik Kabupaten tasikmalaya, untuk mengetahui pengaruh Tingkat Pendidikan secara parsial&#8230; al terhadap Kualitas Pelayanan Pemerintah Desa Se-Kecamatan Sukaresik Kabupaten tasikmalaya, dan untuk mengetahui pengaruh Sarana dan Tingkat Pendidikan terhadap Kualitas Pelayanan Pemerintah Desa Se-Kecamatan Sukaresik Kabupaten tasikmalaya. Metode penelitian ini menggunakan metode mix deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner, observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik penarikan sampel menggunakan total sampling yaitu seluruh Perangkat Desa Se-Kecamatan Sukaresik Kabupaten Tasikmalaya yang berjumlah 104 orang. Analisis data yang digunakan yaitu uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, uji multikolinearitas, uji heterokedastisitas, regresi linier berganda, koefisien korelasi, koefisien determinasi, dan uji hipotesis. Berdasarkan Hasil Penelitian membuktikan adanya pengaruh signifikan antara sarrana terhadap kualitas pelayanan di pemerintah desa se-kecamatan sukaresik kabupaten tasikmalaya dengan nilai koefisien regresi variabel sarana dan tingkat Pendidikan terhadap kualitas pelayanan secara simultan sarana dan tingkat Pendidikan berpengaruh signifikan terhadap kualitas pelayanan dengan diperoleh angka R, maka dapat disimulkan bahwa sarana dan tingkat Pendidikan berpengaruh terhadap kualitas pelayanan terdapat hubungan yang sedang atau positif. menunjukan presentase variabel independent (sarana dan tingkat Pendidikan) terhadap variabel dependen (kualitas pelayanan) berpengaruh terhadap kualitas pelayanan, sehingga disarankan agar perangkat memfokuskan kepada dua hal tersebut sebagai strateginya untuk kualitas pelayanan.

IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PEMERINTAH DAERAH DALAM PENGEMBANGAN PARIWISATA KABUPATEN PULAU MOROTAI PROVINSI MALUKU UTARA

Kanaha, Ibnu
Abstract: Penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi kebijakan pemerintah daerah faktor-faktor yang menghambat serta merumuskan model implementasi kebijakan pemerintah daerah pengembangan pariwisata di Kabupaten Pulau Morotai.&#8230; otai. Metode pengumpulan data, observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Intrumen peneliti, Kepala Dinas Pariwisata, Sekretas Dinas Pariwisata dan kepala bagian selaku pejabat berwewenang/terkait dan Masyarakat, pelaku Obyek Wisata Lokal di lingkungan Kabupaten Pulau Morotai. Hasil penelitian menemukan bahwa, untuk mencapai implementasi kebijakan pengembangan pariwisata, pemerintada daerah perlu langka-langka teknis, praktis, dan strategi dengan berpedoman peraturan yang berlaku: (1). Peraturan No. 09/2014 tentang (RIPPDA); (2). Pengembangan SDM; (3) Kebijakan prioritas mengalokasikan anggaran untuk program pengembangan pariwisata; (4) Menyiapkan sarana dan prasarana aksebilitas, infrastur, akomodasi pariwisata: (5) Merevisi RIPPDA. Dengan dirumuskan berdasarkan teori Donald Van Meter dan Carl Van Horn yaitu. standar sasaran, sumber daya, karakteristik organisasi, komonikasi, sikap, lingkungan sosial ekonomi politik, dari 6 faktor sehingga membentuk dukungan model pengendalian kebijakan sehingga implementasi kebijakan dapat berhasil dengan baik. mendorong peningkatan APBN, APBD dan peningkatan ekonomi masyarakat.

ANALISIS KOLEKSI MARITIM DI MUSEUM TAMAN WISATA KERAJAAN SRIWIJAYA (TWKS) PALEMBANG

Syafarudin, Nur, Wulandari, Anggi, Widyawati, Diah, Idris, Muhamad, Isni Ikhlas Al Gustaf , Mico
Abstract: Museum Taman Wisata Kerajaan Sriwijaya (TWKS) adalah salah satu museum di Palembang yang  menyimpan koleksi hasil temuan dari Kerajaan Sriwijaya sebagai kerajaan maritim. Tujuannya adalah untuk menganalisis koleksi maritim&#8230; tim di museum Taman Wisata Kerajaan Sriwijaya (TWKS) Palembang. Metode yang digunakan analisis kualitatif. Teknik pengumpulan data melibatkan observasi, wawancara dan dokumentasi, sedangka teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif. Hasil analisis terhadap koleksi maritim di Museum Taman Wisata Kerajaan Sriwijaya (TWKS) Palembang menunjukkan beberapa temuan, seperti alat kemudi kapal, fragment badan kapal, dan petunjuk arah berlayar di perairan. Kesimpulannya, hasil analisis maritim pada koleksi Museum TWKS menegaskan peran penting kapal dalam dunia transportasi pada masa lalu, khususnya selama zaman Kerajaan Sriwijaya, Kesultanan Palembang, Kolonialisme, dan masa kemerdekaan di wilayah Palembang. Kapal tidak hanya digunakan untuk menjalin hubungan sosial ekonomi masyarakat, tetapi juga sebagai armada perang laut. Hal ini sesuai dengan geografi wilayah Palembang yang didominasi oleh perairan sungai dan rawa-rawa.

IMPLEMENTASI MEDIA PEMBELAJARAN BUNGA NORMA BERBASIS KURIKULUM MERDEKA UNTUK MENUMBUHKAN KREATIVITAS PESERTA DIDIK DI SDIT ROBBANI BANJARBARU

Meilianti, Nadia, Jumiati, Jumiati, Arifa, Tutus Rani
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana penggunaan media pembelajaran bunga norma berbasis kurikulum merdeka dapat meningkatkan kreativitas siswa di SDIT Robbani Banjarbaru. Penelitian juga akan menjelaskan&#8230; faktor pendukung dan penghambat penggunaan media ini untuk meningkatkan kreativitas siswa. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif, dan jenis penelitiannya adalah studi kasus. Kepala sekolah, guru, dan siswa adalah subjek penelitian. Untuk mengumpulkan data ini, observasi, wawancara, dan dokumentasi digunakan. Penurunan, penyajian, dan penarikan kesimpulan adalah teknik analisis data yang digunakan. Untuk mendapatkan keabsahan data, para peneliti menggunakan triangulasi teknik dan sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media pembelajaran bunga norma berbasis kurikulum merdeka meningkatkan kreativitas siswa melalui kegiatan 1) Perencanaan, 2) Pelaksanaan, dan 3) Evaluasi. Faktor-faktor yang mendukung penggunaan media pembelajaran bunga norma berbasis kurikulum merdeka untuk meningkatkan kreativitas siswa di SDIT Robbani Banjarbaru adalah 1) Kerja Sama dan 2) Fasilitas Sekolah. Faktor-faktor yang menghalangi penggunaan media pembelajaran berbasis kurikulum merdeka untuk meningkatkan kreativitas siswa adalah 1) Jumlah waktu yang tidak mencukupi dan 2) Jumlah siswa.

PENYULUHAN KEWIRAUSAHAAN: MEMBANGUN MOTIVASI DAN KEMAMPUAN BERWIRAUSAHA BAGI ANGGOTA MAPAWIMA

Artha, Bhenu, Hadi, Antonius Satria, Bahri, Bahri, Sari, Niken Permata, Asri, Cahya Purnama
Abstract: Para anggota Mapawima tidak memiliki pemahaman yang jelas tentang memulai bisnis sendiri. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberi anggota Mapawima pemahaman tentang kewirausahaan, UMKM,&#8230; permodalan, dan pemasaran. Selain memberikan contoh tentang kewirausahaan, jenis usaha, dan individu wirausahawan, kegiatan ini menggunakan metode penyuluhan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran para peserta. Materi pelatihan diberikan dalam satu hari kerja. 21 anggota Mapawima mengikuti mereka dalam pengabdian mereka kepada masyarakat. Diharapkan setiap orang yang mengambil bagian dalam kegiatan pengabdian masyarakat memiliki pemahaman tentang kewirausahaan sebagai pengetahuan yang akan mereka gunakan untuk memulai bisnis mereka sendiri di kemudian hari. Kata kunci: kewirausahaan, motivasi, penyuluhan

ANALYSIS OF THE IMPLEMENTATION OF REHABILITATION FOR PERPETRATORS OF SEXUAL VIOLENCE CRIMES

Kurniawan, Itok
Abstract: Responding to the emergency of sexual violence in Indonesia which occurs from year to year, the Government of the Republic of Indonesia in 2022 passed Law Number 12 of 2022 concerning Criminal Acts of Sexual Violence. This&#8230; is law complements a series of regulations that already regulate crimes of sexual violence. The specialty of this law is that it provides more comprehensive regulation of sexual violence crimes, which are currently increasingly diverse. One of the interesting things regulated in the law is related to rehabilitation efforts for perpetrators of criminal acts of sexual violence. This article will discuss rehabilitation efforts for perpetrators of sexual violence which aim to recover perpetrators from their deviant acts, namely sexual violence. This research uses normative research methods with a conceptual approach and a statutory approach. The results of this research indicate that providing rehabilitation measures according to the Criminal Code is a type of action that can be imposed simultaneously with criminal sanctions or separately by referring to the judge's considerations. Meanwhile, the provision and mechanism of rehabilitation measures for perpetrators of sexual violence as regulated in Law Number 12 of 2022 concerning the Crime of Sexual Violence still requires further regulations issued by the Ministry of Social Affairs and the Ministry of Health to be implemented optimally

IMPLEMENTASI E-GOVERNMENT DALAM PEMANFAATAN APLIKASI MOBILE PASPOR (M-PASPOR) PADA KANTOR IMIGRASI KELAS II TPI TANJUNG UBAN

Wulandari, Riski Peni, Winarti, Novi, Darmawan, Eki
Abstract: M-Paspor aims to make passport services more transparent, accountable and fast. However, in the process of its application as a public servant, the socialization provided has not been able to fully reach the community. So&#8230; o people have to come repeatedly to just ask questions related to the use of the application. This study aims to describe the implementation of e-government in the use of m-paspor applications at the Immigration Office Class II TPI Tanjung Uban. The research method used is a qualitative method with a descriptive approach. The theory used from Harvard JFK School of Government, with several indicators including Support, Capacity and Value. The results showed that the implementation of e-government in the use of m-paspor applications has run in accordance with the objectives but has not been optimal in one of the indicators. In the Support indicator, support in the form of SOP’s and m-paspor policies, direct socialization and through social media as well as supporting infrastructure at the Immigration Office Class II TPI Tanjung Uban is quite good. In the Capacity indicator, the availability of financial resources is intended for socialization needs, the information technology infrastructure in the  service process looks adequate to facilitate the community, but in the process of implementing the application there are still several obstacles, including frequent  application errors, payment codes do not come out, limited quotas and so on, as well as the availability of human resources derived from receiving CPNS selection analysis S1 immigration and has been provided with periodic training by the Directorate General of Immigration. The Value indicator is considered good, because both officers and the public have been able to feel the convenience with the m-paspor application.