Search Articles & Publications

Showing 1779 articles found for "Finding"

FENOMENA VIRAL DI MEDIA SOSIAL: ANALISIS POLA KOMUNIKASI DAN PENGARUHNYA TERHADAP OPINI PUBLIK

Azmi, Khairul
Abstract: Abstract: Social media has become a primary tool for disseminating information and shaping public opinion in the digital era. This study analyzes the role of social media in the process of shaping public perceptions of various… arious social, political, and economic issues. Using content analysis methods, this research examines the patterns of information dissemination, factors influencing content virality, and negative impacts such as the spread of hoaxes and disinformation. The findings indicate that emotional factors, audience engagement, and media framing play a significant role in determining the effectiveness of digital communication. Case studies on content virality in social media also reveal that successful social campaigns tend to employ strong communication strategies, including emotional narratives and influencer involvement. However, the prevalence of hoaxes on social media highlights the need to enhance digital literacy and implement better regulations for managing public information. Therefore, this study recommends strengthening communication strategies based on digital education and enforcing stricter regulations to mitigate the negative impact of social media in shaping public opinion.    Keyword: Social Media, Public Opinion, Virality, Hoaxes, Digital Literacy   Abstrak: Media sosial telah menjadi alat utama dalam menyebarkan informasi dan membentuk opini publik di era digital. Penelitian ini menganalisis peran media sosial dalam proses pembentukan persepsi masyarakat terhadap berbagai isu sosial, politik, dan ekonomi. Menggunakan metode analisis konten, penelitian ini mengkaji pola penyebaran informasi, faktor-faktor yang mempengaruhi viralitas suatu konten, serta dampak negatif seperti penyebaran hoaks dan disinformasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor emosional, keterlibatan audiens, serta framing media berperan signifikan dalam menentukan efektivitas komunikasi digital. Studi kasus mengenai viralitas konten di media sosial juga mengungkapkan bahwa kampanye sosial yang sukses cenderung menggunakan strategi komunikasi yang kuat, termasuk narasi emosional dan keterlibatan influencer. Namun, di sisi lain, maraknya hoaks di media sosial menunjukkan perlunya peningkatan literasi digital serta regulasi yang lebih baik dalam mengelola informasi di ruang publik. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan penguatan strategi komunikasi yang berbasis pada edukasi digital dan regulasi yang lebih ketat untuk mengurangi dampak negatif media sosial dalam pembentukan opini publik.    Kata kunci: Media Sosial, Opini Publik, Viralitas, Hoaks, Literasi Digital

STRATEGI PENGEMBANGAN KOMPETENSI PROFESIONAL GURU DI SD DAARUL QUR’AN KALIBATA

Islami, Hani, Putri, Fatika Adelia, Zahruddin, Zahruddin
Abstract: Abstract: The purpose of this research is to identify and analyze the strategies used by teachers to enhance their abilities. SD Daarul Qur'an Kalibata employs a dual curriculum, both national and international. The school… ol must ensure that teachers possess the necessary skills to effectively implement the curriculum in an ever-changing educational landscape. This study was conducted using a qualitative approach and designed as a case study. Data was obtained through comprehensive interviews with the school principal. The research findings indicate that the principal strives to enhance teachers' professional competence through workshops, academic supervision, and collaboration with other schools. The study also found that the success of teacher professional development is greatly influenced by school management support. Therefore, this research emphasizes that strategies to enhance teachers' professional competence are crucial in efforts to create an effective learning environment at SD Daarul Qur'an Kalibata.   Keyword: Strategy, Competency Development, Teacher.   Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menemukan dan menganalisis strategi yang digunakan guru untuk meningkatkan kemampuan mereka. SD Daarul Qur'an Kalibata menggunakan kurikulum ganda, yaitu nasional dan internasional. Sekolah harus memastikan bahwa guru memiliki kemampuan yang diperlukan untuk menerapkan kurikulum dengan efektif dalam dunia pendidikan yang terus berubah. Penelitian ini dilakukan melalui pendekatan kualitatif dan dirancang sebagai studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara menyeluruh dengan kepala sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah berusaha untuk meningkatkan kompetensi profesional guru melalui workshop, supervisi akademik, dan kolaborasi dengan sekolah lain. Studi ini juga menemukan bahwa keberhasilan pengembangan kompetensi profesional guru sangat dipengaruhi oleh dukungan manajemen sekolah. Oleh karena itu, penelitian ini menegaskan bahwa strategi untuk meningkatkan kompetensi profesional guru sangat penting dalam upaya untuk menciptakan lingkungan belajar yang efektif di SD Daarul Qur’an Kalibata.   Kata kunci: Strategi, Pengembangan Kompetensi, Guru.

PERAN FOLLOWERSHIP DALAM PENINGKATAN KECERDASAN EKOLOGIS SANTRI DI PESANTREN EKOLOGI MISYKAT AL-ANWAR

Sepudin, Mohammad Fahmi, Asy'ari, Hasyim, Musfah, Jejen
Abstract: Abstract: This study aims to analyze the role of followership in achieving an increase in the ecological intelligence of students at Misykat Al Anwar Ecological Boarding School. This approach uses a qualitative approach… with an ecological psychology paradigm that focuses on human behavior towards their environment. Data collection was carried out by means of participatory observation, interviews, and documentation. The research findings show that teachers and education personnel mostly hold the values of social-ecological justice, thus becoming effective followers in realizing the goals of the institution. The big vision of the pesantren is to mainstream values, tolerance, justice and equality for marginalized civil society groups and advance the struggle for environmental justice for the future of life. The results revealed that Misykat Al Anwar Ecological Boarding School succeeded in increasing ecological intelligence through three main programs, namely the Green Curriculum, Organic Food Ecosystem, and Waste Management. The success of the program is supported by the role of followership from various parties, including caregivers, teachers, and education personnel. All parties show high active involvement, but most followers have moderate to low critical thinking scores. This is a challenge in encouraging more innovative contributions to the pesantren's vision and mission in improving ecological intelligence..   Keywords: Ecological Intelligence, Followership, Ecological Pesantren Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran followership dalam mencapai peningkatan kecerdasan ekologis santri di Pesantren Ekologi Misykat Al Anwar. Pendekatan ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan paradigma psikologi ekologis yang memfokuskan perilaku manusia terhadap lingkungannya. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi partisipatif, wawancara, dan dokumentasi. Temuan penelitian menunjukan bahwa pengajar dan tenaga kependidikan sebagian besar memegang nilai-nilai keadilan sosial-ekologis, sehingga menjadi followers yang efektif dalam mewujudkan tujuan lembaga. Visi besar pesantren adalah mengarusutamakan nilai-nilai, toleransi, keadilan dan kesetaraan bagi kelompok masyarakat sipil marjinal serta memajukan perjuangan keadilan lingkungan untuk masa depan kehidupan. Hasil penelitian mengungkapkan Pesantren Ekologi Misykat Al Anwar berhasil meningkatkan kecerdasan ekologis melalui tiga program utama, yaitu Kurikulum Hijau, Ekosistem Pangan Organik, dan Tata Kelola Sampah. Keberhasilan program ditunjang oleh peran followership dari berbagai pihak, termasuk pengasuh, pengajar, dan tenaga pendidikan. Seluruh pihak menunjukkan keterlibatan aktif yang tinggi, namun sebagian besar pengikut memiliki skor berpikir kritis yang sedang hingga rendah. Hal ini menjadi tantangan dalam mendorong kontribusi yang lebih inovatif terhadap visi misi pesantren dalam meningkatkan kecerdasan ekologis.   Kata kunci: Kecerdasan Ekologis, Followership, Pesantren Ekologi

THE EFFECT OF USING IMPROMTPU SPEAKING TECHNIQUE ON STUDENTS’ ENGLISH-SPEAKING ABILITY

Khofifatulamni, Khofifatulamni, Eliwarti, Eliwarti, Syarfi, Muhammad
Abstract: Abstract: This study aims to determine whether impromptu speaking affects students' English-speaking ability in the 2024–2025 school year at MAN 2 Kuantan Singingi. This quasi-experimental study employed a quantitative… ative methodology and a pre-experiment, one group pretest, and post-test research design. Oral dialogue in a single scenario was the instrument used to gather the data, and SPSS 27 was used for analysis. The study's sample consisted of 40 11th generation students, while the population consists of all Pare Arabic and English Course students at MAN 2 Kuantan Singingi. According to the results, the experimental class's average pretest and posttest scores increased by 21 points. In contrast, the average student's score only rose 18 points above the pretest score in the controlled class, which employed traditional methods. Furthermore, the independent sample t-test result was 0.009, which is less than the alpha value of 0.05. The study's findings suggest that students' English-speaking skills improved as a result of impromptu speaking.   Keyword: Impromptu speaking, English-speaking, English teaching   Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memastikan apakah berbicara dadakan Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah berbicara spontan memengaruhi kemampuan berbicara bahasa Inggris siswa pada tahun ajaran 2024–2025 di MAN 2 Kuantan Singingi. Penelitian kuasi-eksperimental ini menggunakan metodologi kuantitatif dan desain penelitian pra-eksperimen, satu kelompok, pra-tes, dan pasca-tes. Dialog lisan dalam satu skenario adalah instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data, dan SPSS 27 digunakan untuk analisis. Sampel penelitian terdiri dari 40 siswa generasi ke-11, sedangkan populasi terdiri dari semua siswa Kursus Bahasa Arab dan Bahasa Inggris Pare di MAN 2 Kuantan Singingi. Menurut hasil, skor pretest dan posttest rata-rata kelas eksperimen meningkat sebesar 21 poin. Sebaliknya, skor rata-rata siswa hanya naik 18 poin di atas skor pretest di kelas kontrol, yang menggunakan metode tradisional. Lebih jauh, hasil uji t sampel independen adalah 0,009, yang lebih kecil dari nilai alfa 0,05. Temuan penelitian menunjukkan bahwa keterampilan berbicara bahasa Inggris siswa meningkat sebagai hasil dari berbicara spontan.   Kata kunci: Berbicara spontan, berbicara bahasa Inggris, pengajaran bahasa Inggris

EXPLORING PARENTS' EXPOSURE OF ENGLISH TO THEIR CHILDREN: AN EYL STUDY IN THE CONTEXT OF YOGYAKARTA

Thamrin, Andi Hidayat, Haq, Ziaul, Handayani, Riris
Abstract: Abstract: This study investigates how parents in a Yogyakarta elementary school expose English to their children through qualitative interviews with 10 participants. The findings reveal a highly positive attitude among parents… arents toward nurturing English proficiency in their children. Motivated by the global importance of English, parents actively establish a supportive environment for language development. They aim for early English mastery, employing a bilingual approach at home. Engaging in diverse activities such as watching English films and reading books, parents create a language-rich environment, ensuring positive experiences. Witnessing tangible progress, parents express confidence in the benefits of early language exposure and are dedicated to fostering a positive English language learning atmosphere, encouraging courage in language attempts and accepting mistakes.   Keyword: early English proficiency, English language exposure, parental involvement.   Abstrak: Penelitian ini menyelidiki bagaimana orang tua di sebuah sekolah dasar di Yogyakarta memperkenalkan bahasa Inggris kepada anak-anak mereka melalui wawancara kualitatif dengan 10 partisipan. Temuan penelitian ini menunjukkan sikap yang sangat positif di antara para orang tua dalam mengembangkan kemampuan berbahasa Inggris pada anak-anak mereka. Termotivasi oleh pentingnya bahasa Inggris secara global, para orang tua secara aktif membangun lingkungan yang mendukung perkembangan bahasa. Mereka bertujuan untuk penguasaan bahasa Inggris sejak dini, dengan menggunakan pendekatan bilingual di rumah. Terlibat dalam berbagai kegiatan seperti menonton film berbahasa Inggris dan membaca buku, para orang tua menciptakan lingkungan yang kaya akan bahasa, memastikan pengalaman yang positif. Menyaksikan kemajuan yang nyata, para orang tua mengungkapkan keyakinan mereka akan manfaat paparan bahasa sejak dini dan berdedikasi untuk membina suasana belajar bahasa Inggris yang positif, mendorong keberanian dalam upaya berbahasa dan menerima kesalahan.   Kata kunci: kemahiran Bahasa Inggris sejak dini, keterlibatan orang tua, paparan Bahasa Inggris.

STRATEGI PERENCANAAN UNTUK MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN DI MADRASAH TSANAWIYAH (MTS) HIDAYATUL UMMAH NW BAGEK NUNGGAL

Wahyuni, Wahyuni, Dalman, Dalman
Abstract: Abstract: This study analyzes the strategic planning implemented at Madrasah Tsanawiyah Hidayatul Ummah NW Bagek Nunggal, Lombok Tengah, to improve the quality of education. A qualitative approach with a descriptive method… od was used to explore data on educational policies, challenges faced, and the impact of the strategies applied. The findings indicate that planning involving various stakeholders, such as the headmaster, teachers, and the community, has a positive impact on the quality of education. The development of a competency-based curriculum, improvement of teacher quality, and the utilization of technology in learning are important steps. Partnerships with various parties are also crucial for supporting resources and funding. This study provides recommendations for the sustainable improvement of educational quality in the madrasah.   Keyword: Strategy, Madrasah, Improve, Education Quality.   Abstrak: Penelitian ini menganalisis strategi perencanaan yang diterapkan di Madrasah Tsanawiyah Hidayatul Ummah NW Bagek Nunggal, Lombok Tengah, untuk meningkatkan mutu pendidikan. Pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif digunakan untuk menggali data tentang kebijakan pendidikan, tantangan yang dihadapi, dan dampak strategi yang diterapkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan yang melibatkan berbagai pihak, seperti kepala madrasah, guru, dan masyarakat, memberikan dampak positif terhadap kualitas pendidikan. Pengembangan kurikulum berbasis kompetensi, peningkatan kualitas guru, dan pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran menjadi langkah penting. Kemitraan dengan berbagai pihak juga penting untuk mendukung sumber daya dan pembiayaan. Penelitian ini memberikan rekomendasi untuk meningkatkan mutu pendidikan secara berkelanjutan di madrasah.   Kata kunci: Strategi, Madrasah, Meningkatkan, Pendidikan.

PENEGAKAN HUKUM TINDAK PIDANA PENCURIAN DENGAN MODUS PROSTITUSI MELALUI APLIKASI MICHAT OLEH KEPOLISIAN (STUDI PADA POLSEK MEDAN KOTA)

Anwar, Sher Muhammad, Trisna, Wessy, Alsa, Abdul Aziz
Abstract: Abstract: This study aims to analyze law enforcement against the crime of theft with the mode of prostitution carried out through the MiChat application, focusing on the Medan City Police. This crime utilizes digital technology,… hnology, where the perpetrator uses the "People Near" feature on the MiChat application to find victims by offering sexual services with the lure of money. After the victim agrees, the perpetrator directs the victim to a quiet location, then commits theft by separating the victim from their valuables, and running away. This study also identifies various obstacles faced by the Medan City Police in law enforcement. These obstacles include difficulty in tracking the whereabouts of the perpetrator, low cooperation from the surrounding community, and difficulty in finding evidence. In addition, social and economic factors that include the victim's position are often exploited by the perpetrator to support the success of this crime. Despite facing these obstacles, the Medan City Police have made various efforts to overcome the existing difficulties. These efforts include increasing supervision at the scene, working with the community to gather information, and exploring the perpetrator's network to find evidence. Effective law enforcement requires good coordination between law enforcement officers and the community. Based on the results of this study, it is recommended that supervision of the use of the MiChat application be tightened, by strengthening cooperation between the authorities and application service providers. In addition, it is important to increase the capacity of human resources and more sophisticated investigation equipment to accelerate the spread of similar cases. Increasing public legal awareness and education about the dangers of the application are also key to preventing similar crimes in the future. Keyword: Law Enforcement, Theft Crime, Prostitution Mode, Michat Application  Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penegakan hukum terhadap tindak pidana pencurian dengan modus prostitusi yang dilakukan melalui aplikasi MiChat, dengan fokus pada Polsek Medan Kota. Kejahatan ini memanfaatkan teknologi digital, di mana pelaku menggunakan fitur "People Nearby" pada aplikasi MiChat untuk mencari korban dengan menawarkan layanan seksual dengan iming-iming uang. Setelah korban setuju, pelaku mengarahkan korban ke lokasi yang sepi, kemudian melakukan pencurian dengan memisahkan korban dari barang berharga mereka, dan melarikan diri. Penelitian ini juga mengidentifikasi berbagai hambatan yang dihadapi Polsek Medan Kota dalam penegakan hukum. Hambatan tersebut meliputi kesulitan dalam melacak keberadaan pelaku, rendahnya kerjasama dari masyarakat sekitar, dan kesulitan dalam menemukan barang bukti. Selain itu, faktor sosial dan ekonomi yang melemahkan posisi korban sering dimanfaatkan oleh pelaku untuk mendukung keberhasilan tindak pidana ini. Meskipun menghadapi hambatan-hambatan tersebut, Polsek Medan Kota telah melakukan berbagai upaya untuk mengatasi kesulitan yang ada. Upaya-upaya tersebut antara lain dengan meningkatkan pengawasan di lokasi kejadian, bekerja sama dengan masyarakat untuk menggali informasi, serta mendalami jaringan pelaku untuk menemukan barang bukti. Penegakan hukum yang efektif memerlukan koordinasi yang baik antara aparat penegak hukum dan masyarakat. Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan agar pengawasan terhadap penggunaan aplikasi MiChat diperketat, dengan memperkuat kerjasama antara pihak berwenang dan penyedia layanan aplikasi. Selain itu, penting untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dan peralatan penyelidikan yang lebih canggih untuk mempercepat pengungkapan kasus-kasus serupa. Peningkatan kesadaran hukum masyarakat dan edukasi tentang bahaya penyalahgunaan aplikasi juga menjadi kunci untuk mencegah terjadinya kejahatan serupa di masa depan.   Kata kunci: Penegakan Hukum, Tindak Pidana Pencurian, Modus Prostitusi, Aplikasi                     Michat

PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW PADA MATA PELAJARAN SENI TARI PAKARENA DI SMP KEMALA BHAYANGKARI MAKASSAR

Hukmiddin, Musnida, Syahkruni, Syahkruni, Ihsan, Andi, Nurhikmah, Nurhikmah
Abstract: Abstract: This research aims to design, test the validity and practicality, and measure the effectiveness of the Jigsaw type cooperative learning model based on NIDA syntax (Navigate, Introduction, Discuss, Action) in improving… proving students' understanding and skills in learning the art of Padengan dance. The products developed in this research include learning model books, teacher guides, as well as learning tools in the form of lesson plans and research instruments. This research uses research and development (R&D) methods with the ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation) model. The research subjects consisted of teachers and students of class VIII SMP Kemala Bhayangkari Makassar. Data collection techniques include interviews, observation, documentation, questionnaires, as well as testing product validity and practicality through expert assessments and user responses. The results of the research show that: (1) there is a need for a learning model that is more interactive and oriented towards local culture in learning dance, (2) the Jigsaw type cooperative learning model that was developed has been validated by experts and was declared feasible and practical to implement, (3) the implementation of this model received a positive response from teachers and students, increasing student involvement in learning, and (4) this learning model was proven to be effective in increasing students' conceptual understanding, motor skills and cultural appreciation of Padengan Dance. With these findings, it is hoped that the Jigsaw type cooperative learning model based on NIDA syntax can become a reference for arts and culture teachers in increasing the effectiveness of dance learning in junior high schools.   Keyword: Jigsaw, Model Pembelajaran Kooperatif, Pembelajaran Seni Tari, Saintaks NIDA, Tari Pakarena.   Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendesain, menguji validitas dan kepraktisan, serta mengukur efektivitas model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw berbasis sintaks NIDA (Navigate, Introduction, Discuss, Action) dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan siswa dalam pembelajaran seni tari Pakarena. Produk yang dikembangkan dalam penelitian ini meliputi buku model pembelajaran, panduan guru, serta perangkat pembelajaran berupa RPP dan instrumen penelitian.Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (R&D) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Subjek penelitian terdiri dari guru dan siswa kelas VIII SMP Kemala Bhayangkari Makassar. Teknik pengumpulan data mencakup wawancara, observasi, dokumentasi, kuesioner, serta uji validitas dan kepraktisan produk melalui penilaian ahli dan respons pengguna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat kebutuhan terhadap model pembelajaran yang lebih interaktif dan berorientasi pada budaya lokal dalam pembelajaran seni tari, (2) model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw yang dikembangkan telah divalidasi oleh para ahli dan dinyatakan layak serta praktis untuk diterapkan, (3) implementasi model ini mendapat respons positif dari guru dan siswa, meningkatkan keterlibatan siswa dalam pembelajaran, serta (4) model pembelajaran ini terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep, keterampilan motorik, dan apresiasi budaya siswa terhadap Tari Pakarena. Dengan temuan ini, diharapkan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw berbasis sintaks NIDA dapat menjadi referensi bagi guru seni budaya dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran seni tari di sekolah menengah pertama.   Kata kunci: Jigsaw, Cooperative Learning Model, Dance Learning, NIDA Saintaks, Padengan Dance.

TANGGUNG JAWAB PEMEGANG SAHAM PERSEROAN PERSEORANGAN TERHADAP KERUGIAN YANG DIALAMI PERSEROAN

Surbakti, Evan Seprianta, Siregar, Mahmul, Robert, Robert
Abstract: Abstract: A single-member limited liability company (SMLLC), as regulated under Law Number 40 of 2007 concerning Limited Liability Companies and its amendment through Law Number 6 of 2023 on Job Creation, represents a new… w form of legal entity offering greater flexibility for micro and small enterprises. However, this entity raises various legal challenges, particularly related to the principle of limited liability (separate legal entity) and the application of the piercing the corporate veil doctrine. This study aims to analyze the legal implications of the SMLLC's status as a legal entity, evaluate the application of the limited liability doctrine to single shareholders who also serve as directors, and examine legal protections for SMLLCs as independent legal entities against actions by single shareholders. The research employs a normative legal method with legislative and conceptual approaches. The findings reveal that SMLLCs have distinct characteristics compared to conventional limited liability companies, necessitating adjustments in the application of the limited liability principle. In certain circumstances, single shareholders may be held fully liable for company losses under the piercing the corporate veil doctrine, particularly in cases of misuse of the corporate form for personal gain. This study provides recommendations for policymakers to clarify the legal framework governing SMLLCs to mitigate potential legal conflicts and ensure balanced protection for all stakeholders.   Keyword: Single-Member Limited Liability Company, Shareholder Liability, Piercing The Corporate Veil, Legal Entity, Legal Doctrine   Abstrak: Perseroan terbatas perorangan, yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas dan perubahan melalui Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja, merupakan bentuk badan hukum baru yang memberikan fleksibilitas lebih besar kepada usaha mikro dan kecil. Namun, keberadaan perseroan ini juga menimbulkan berbagai permasalahan hukum, khususnya terkait prinsip pemisahan tanggung jawab (separate legal entity) dan penerapan doktrin piercing the corporate veil. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis akibat hukum dari kedudukan perseroan terbatas perorangan sebagai badan hukum; mengevaluasi penerapan doktrin tanggung jawab terbatas terhadap pemegang saham tunggal yang merangkap sebagai direksi; dan mengkaji perlindungan hukum bagi perseroan terbatas perorangan sebagai badan hukum mandiri dari tindakan pemegang saham tunggal. Metode yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan undang-undang dan konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perseroan terbatas perorangan memiliki karakteristik yang berbeda dibandingkan dengan perseroan terbatas konvensional, sehingga prinsip tanggung jawab terbatas membutuhkan penyesuaian. Dalam situasi tertentu, pemegang saham tunggal dapat dimintai pertanggungjawaban penuh atas kerugian perseroan berdasarkan doktrin piercing the corporate veil, terutama jika terjadi penyalahgunaan fungsi badan hukum untuk kepentingan pribadi. Implikasi penelitian ini memberikan rekomendasi bagi pembuat kebijakan untuk memperjelas pengaturan hukum perseroan terbatas perorangan guna mengurangi potensi konflik hukum dan memberikan perlindungan yang seimbang bagi semua pihak terkait. Kata kunci: Tanggung Jawab Pemegang Saham, Perseroan Terbatas Perorangan, Piercing The Corporate Veil, Badan Hukum, Doktrin Hukum

ADAPTASI BERBASIS KEARIFAN LOKAL DALAM MENGHADAPI BANJIR ROB DI WILAYAH PESISIR LAMONGAN

Nada, Rifda Izzatun, Saputra, Hijrah, Hariyono, Hariyono
Abstract: Abstract: Indonesia, located at the intersection of three major tectonic plates, faces a high risk of natural disasters, including tidal floods, landslides, and cyclones. Lamongan Regency, particularly Paciran and Brondong… ng sub-districts, is a coastal area prone to tidal flooding due to rising sea levels, coastal erosion, and suboptimal water management. As an adaptation strategy, coastal communities rely on local wisdom, such as utilizing mangrove ecosystems and traditional practices. This study employs a review article method to analyze local wisdom in mitigating tidal floods. The findings show that mangrove planting and seawall construction effectively reduce flood risks. However, ecological-based mitigation remains limited, especially among low-income communities that prefer traditional strategies like building stilt houses. Integrating local wisdom into mitigation policies can enhance community resilience, with collaboration between governments, academics, and communities serving as a key success factor. Training in mangrove ecosystem management is also crucial for improving disaster preparedness. Combining local knowledge with modern technology can make disaster mitigation policies more effective in addressing the challenges of climate change and environmental degradation.   Keywords: local wisdom, tidal floods, mangrove ecosystems, disaster mitigation   Abstrak : Indonesia, yang berada di pertemuan tiga lempeng tektonik utama, menghadapi risiko bencana tinggi, termasuk banjir rob, tanah longsor, dan angin puting beliung. Kabupaten Lamongan, khususnya Kecamatan Paciran dan Brondong, merupakan wilayah pesisir yang rentan terhadap banjir rob akibat naiknya permukaan air laut, erosi pantai, dan pengelolaan air yang kurang optimal. Sebagai bentuk adaptasi, masyarakat pesisir memanfaatkan kearifan lokal seperti ekosistem mangrove dan praktik tradisional. Penelitian ini menggunakan metode artikel review untuk menganalisis kearifan lokal dalam mitigasi banjir rob. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penanaman mangrove dan pembangunan tanggul pantai efektif mengurangi dampak banjir rob. Namun, implementasi mitigasi berbasis ekologi masih terbatas, terutama di kalangan masyarakat berpendapatan rendah yang lebih mengandalkan strategi tradisional seperti rumah panggung. Integrasi kearifan lokal dalam kebijakan mitigasi dapat meningkatkan ketahanan masyarakat, dengan kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dan masyarakat sebagai kunci keberhasilan. Pelatihan pengelolaan ekosistem mangrove juga penting untuk memperkuat kesiapan masyarakat menghadapi risiko bencana. Dengan menggabungkan pengetahuan lokal dan teknologi modern, kebijakan mitigasi dapat lebih efektif dalam menghadapi tantangan perubahan iklim dan kerusakan lingkungan.   Kata kunci : kearifan lokal, banjir rob, ekosistem mangrove, mitigasi bencana Â