Abstract:Abstrak: The purpose of this community service is to provide knowledge and training related to the Prezi learning media to principals and teachers of MIM Parakan. The material provided is an introduction to Prezi learning…
g media, how to register a Prezi account, how to install Prezi, and how to use and create a learning media from Prezi. The method used is lecture, question and answer, and direct practice. Evaluation is carried out by distributing knowledge and motivation questionnaires and product checklists to participants. In general, participants stated that the training schedule and time were right. On average the participants were satisfied with the topic presented. Although some of the participants' expectations were not fulfilled due to several obstacles such as internet connections and laptops that were less supportive. However, the results of the evaluation indicate that the participants were well trained in the tone of increased knowledge and motivation. In addition, the participants' simple work was also quite well.
Keyword: Prezi Training, Elementary School, Learning Media
Abstrak: Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah (MIM) Parakan merupakan salah satu yang tengah mempersiapkan diri untuk menjadi sekolah yang unggul dalam tingkatan Sekolah Dasar (SD). Penguasaan guru SD akan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) sangat berpengaruh sekali terhadap penguasaan guru SD dalam penggunaaan media pembelajaran Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah memberikan pengetahuan dan pelatihan terkait media pembelajaran berbasis teknologi Prezi kepada kepala sekolah dan guru MIM Parakan, Karanganyar. Materi yang diberikan adalah pengantar pembelajaran media, cara mendaftarkan akun Prezi, cara memasang dan cara menggunakan pembelajaran dari Prezi. Metode yang digunakan adalah tanya jawab, praktik langsung, dan demonstrasi. Evaluasi dilakukan dengan membagikan angket pengetahuan dan motivasi serta daftar periksa produk kepada peserta. Secara umum, peserta menyatakan bahwa jadwal dan waktu pelatihan sudah tepat. Rata-rata peserta puas dengan topik yang disajikan. Meskipun beberapa harapan peserta tidak terpenuhi karena koneksi internet dan laptop yang kurang mendukung. Namun, ada indikasi bahwa peserta terlatih dengan baik dalam hal peningkatan pengetahuan dan motivasi. Selain itu, karya sederhana dari para peserta juga cukup baik.
Kata Kunci: Pelatihan Prezi, Sekolah Dasar, Media Pembelajaran
Abstract:Abstract: In 2018, the number of Instagram users in Indonesia has reached 55 million users. A year earlier, Jakarta is the champ on Instagram as the most photographed place, surpassing Sao Paulo, New York and Madrid. This…
s phenomenon shows that Instagram is a social network that is trending in Indonesia right now. Trilogi Business Incubator (Inbistro) is a business incubator belonging to the Universitas Trilogi. From observations and discussions, there are still many tenants which assisted by Inbistro who do not understand digital marketing, especially with Instagram. Albeit, Instagram has become a popular social media in Indonesia, including for product promotion. This community service activity will try to answer the problem: how to increase the capacity of Inbistro tenants so that they understand the basics of Instagram marketing? Our training was designed in 3 (three) sessions which discussed: (1) the importance of using Instagram as a marketing tool for a business; (2) How to find quality, free royalty photos and videos for Instagram content; (3) How to find products and sell them on Instagram.
Keywords: Instagram marketing, Trilogi Business Incubator, Inbistro, social media, online marketing
Abstrak: Di tahun 2018, jumlah pengguna Instagram Indonesia telah mencapai 55 juta pengguna. Setahun sebelumnya, Jakarta menjadi juara di Instagram sebagai tempat yang paling banyak difoto, melewati Sao Paulo, New York dan Madrid. Fenomena ini menunjukkan bahwa Instagram adalah jejaring sosial yang sedang diminati di Indonesia saat ini. Inkubator Bisnis Trilogi (Inbistro) adalah inkubator bisnis milik Universitas Trilogi. Dari pengamatan dan diskusi, terlihat bahwa masih banyak tenant binaan Inbistro yang belum memahami tentang digital marketing, terlebih dengan Instagram. Padahal Instagram telah menjadi media sosial yang cukup populer di Indonesia, termasuk untuk promosi produk. Kegiatan pengabdian masyarakat ini akan mencoba menjawab permasalahan: bagaimana cara meningkatkan kapasitas tenant Inbistro agar mereka memahami dasar-dasar pemasaran melalui Instagram (Instagram marketing)? Pelatihan kami rancang dalam 3 (tiga) sesi yang membahas: (1) Pentingnya memanfaatkan Instagram sebagai sarana pemasaran suatu bisnis; (2) Cara mencari foto dan video berkualitas, tanpa berbayar, untuk konten Instagram; (3) Cara mencari produk dan menjualnya di Instagram.
Kata Kunci: Instagram Marketing, Inkubator Bisnis Trilogi, Inbistro, media sosial, pemasaran daring
Abstract:Abstract: Community Service Activities is conducted in the form of one day training for teachers in using Microsoft Office software as one way to utilize information technology in delivering learning materials to students…
s especially in SMA Tamansiswa Suka Damai. The target in this activity is the teachers of Tamansiswa Suka Damai High School in District Pulo Bandring Kab. Asahan which amounted to approximately 18 people. This devotional activity is done by lecture method, demonstration, and practice with question and answer. The lecture method is used to explain the introductory concept of the introduction of Microsoft Office software as one of the media in facilitating human work. Demonstration method is used to show a working process that is the stages of recognizing the tools that exist in the Microsoft Office software and know each function, while the practice method to practice the use of the application directly. While the question and answer method to give the participants the opportunity in consultation to overcome obstacles in understanding the material already obtained. The end result of this activity is expected to accelerate and facilitate the teachers in delivering learning materials to the students.
Keywords: Microsoft Office software, teachers, students, information technology
Abstrak: Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini dilaksanakan dalam bentuk pelatihan sehari bagi guru-guru dalam menggunakan software Microsoft Office sebagai salah satu cara dalam memanfaatkan teknologi informasi dalam menyampaikan materi pembelajaran kepada siswa-siswi khususnya di SMA Tamansiswa Suka Damai. Sasaran dalam kegiatan ini adalah para guru-guru SMA Tamansiswa Suka Damai di Kecamatan Pulo Bandring Kab. Asahan yang berjumlah lebih kurang 18 orang. Kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan metode ceramah, demonstrasi, dan latihan yang disertai tanya jawab. Metode ceramah digunakan untuk menjelaskan konsep pengantar dari pengenalan software Microsoft Office sebagai salah satu media dalam mempermudah pekerjaan manusia. Metode demonstrasi dipakai untuk menunjukkan suatu proses kerja yaitu tahap-tahap mengenalan tool-tool yang ada pada software Microsoft Office dan mengetahui masing-masing fungsinya, sedangkan metode latihan untuk mempraktikkan langsung penggunaan aplikasi tersebut. Sementara metode tanya jawab untuk memberi kesempatan para peserta dalam berkonsultasi untuk mengatasi kendala dalam memahami materi yang sudah didapat. Hasil akhir dari kegiatan ini diharapkan dapat mempercepat dan mempermudah para guru dalam meyampaikan materi pembelajaran kepada siswa-siswinya.
Kata kunci: Software Microsoft Office, Guru, Siswa-siswi, teknologi informasi
Abstract:Abstarct: Increased computer users in high school make increasingly also the desire of students / i equal to know the type of computer components. With the many interests of students to know installation of computers, making…
making their enthusiasm higher in knowing the types of computer applications. Many factors influence for students on computer assembly, such as how component form, type of operating system, and how to install.
Keywords: Computer Components, Operating System
Abstak: Peningkatan pengguna komputer di sekolah SMA membuat makin meningkat pula keinginan siswa/i sederajat untuk mengetahui jenis komponen komputer. Dengan banyaknya minat siswa/i untuk mengetahui instalasi komputer, membuat antusias mereka semakin tinggi dalam mengetahui jenis aplikasi komputer. Banyak faktor yang mempengaruhi bagi siswa/i pada instalasi komputer, seperti bagaimana bentuk komponen, jenis sistem operasi, dan bagaimana cara instalasinya.
Kata Kunci : Komponen Komputer, Sistem Operasi,
Abstract:Abstrak: Computer technology more and more influential in the management of office space at the moment. It is characterized by the more easy it is bureaucracy, the study of grammar of the easy access to information from…
one point to another. Of course, computer technology will not be such a big contribution to the development of the management of the Government if the role of human resources is not optimized. With respect to the development of computer technology, until now has been a significant development occurred in several areas in regard of the IT application in management offices. Contradictory with the above example, there are still many areas that still have not had the courage or good faith to apply IT in the management of this Office for various reasons. In fact, the IT deployment in government management office management in particular can be a motivation for employees to improve productivity of work.
Keywords : Computer technology, management offices, government
Abstrak: Teknologi Komputer semakin banyak berperan dalam manajemen perkantoran saat ini. Hal ini ditandai dengan semakin mudahnya birokrasi tata persuratan, semakin mudahnya akses informasi dari satu titik ke titik lainnya. Tentu saja, teknologi komputer tidak akan sedemikian besar kontribusinya bagi perkembangan manajemen pemerintahan jika peran sumber daya manusia tidak dioptimalkan. Sehubungan dengan perkembangan teknologi komputer, hingga saat ini telah terjadi perkembangan yang signifikan di beberapa daerah dalam kaitan aplikasi TI dalam Manajemen Perkantoran. Kontradiktif dengan kalimat di atas, masih banyak pula daerah perkantoran didesa yang masih belum memiliki keberanian atau itikad baik untuk mengaplikasikan TI dalam manajemen perkantoran ini dengan berbagai alasan. Padahal, pengaplikasian TI dalam manajemen pemerintahan khususnya manajemen perkantoran dapat menjadi motivasi bagi pegawai untuk meningkatkan produktivitas kerjanya.
Kata Kunci: teknologi komputer, manajemen perkantoran, pemerintahan
Abstract:Abstract:In the education world many challenges always faced by the lecturers in delivering the material, this dikarnakan presentation factor in delivering the material is too monotonous and saturated and resulted in the…
students are not able to absorb everything that is delivered by teachers. This is experienced in LKP mekar sari pulo bandring as a course institution that operates as an extracurricular lesson in which most students are saturated in learning to use the old method. Media is one way to overcome both introduce the computer device and application program.
Keywords:Device, Aplication Program, Media
Abstrak:Dalam dunia pendidikan banyak tantangan yang selalu dihadapi oleh para tenaga pengajar dalam menyampaikan materi, ini dikarnakan faktor penyajian dalam menyampaikan materi terlalu monoton dan jenuh dan mengakibatkan siswa tidak mampu menyerap semua yang disampaikan tenaga pengajar. Hal ini lah yang dialami pada LKP mekar sari pulo bandring sebagai lembaga kursus yang beroperasi sebagai pelajaran ekstrakurikuler yang mana kebanyakan siswa jenuh dalam belajar menggunakan metode lama. Media merupakan salah satu cara untuk mengatasinya baik mengenalkan perangkat komputer maupun program aplikasinya.
Kata kunci:Perangkat, Program Aplikasi, Media
Abstract:Abstract: The increasing use of the Maxim ride-hailing application in Manokwari highlights the need to understand the factors influencing user acceptance and satisfaction. However, the growing number of users does not necessarily…
cessarily reflect a high level of technology acceptance and user satisfaction. This study aims to examine the effects of performance expectancy, effort expectancy, facilitating conditions, and habit on behavioral intention, as well as the effect of behavioral intention on user satisfaction among Maxim users in Manokwari. A quantitative approach based on the Unified Theory of Acceptance and Use of Technology 2 (UTAUT2) was employed. Data were collected through questionnaires using a purposive sampling technique from 156 valid respondents and analyzed using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) with SmartPLS 4.0. The results show that performance expectancy (β = 0.343, p < 0.001), effort expectancy (β = 0.191, p = 0.002), facilitating conditions (β = 0.142, p = 0.029), and habit (β = 0.359, p < 0.001) positively and significantly influence behavioral intention. Furthermore, behavioral intention positively and significantly affects user satisfaction (β = 0.771, p < 0.001). These findings confirm the applicability of the UTAUT2 model and provide practical insights for Maxim management and application developers to improve service quality and user satisfaction.
Keywords: behavioral intention; effort expectancy; facilitating conditions; habit; performance expectancy; user satisfaction.
Abstrak: Meningkatnya penggunaan aplikasi transportasi daring Maxim di Manokwari mendorong perlunya memahami faktor-faktor yang memengaruhi penerimaan teknologi dan kepuasan pengguna. Namun, peningkatan jumlah pengguna belum tentu mencerminkan tingginya tingkat penerimaan teknologi dan kepuasan pengguna. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh performance expectancy, effort expectancy, facilitating conditions, dan habit terhadap behavioral intention, serta pengaruh behavioral intention terhadap user satisfaction pada pengguna aplikasi Maxim di Manokwari. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif berdasarkan model Unified Theory of Acceptance and Use of Technology 2 (UTAUT2). Data dikumpulkan melalui kuesioner menggunakan teknik purposive sampling terhadap 156 responden dan dianalisis menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan SmartPLS 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa performance expectancy (β = 0,343; p < 0,001), effort expectancy (β = 0,191; p = 0,002), facilitating conditions (β = 0,142; p = 0,029), dan habit (β = 0,359; p < 0,001) berpengaruh positif dan signifikan terhadap behavioral intention. Selanjutnya, behavioral intention berpengaruh positif dan signifikan terhadap user satisfaction (β = 0,771; p < 0,001). Temuan ini menegaskan penerapan model UTAUT2 serta memberikan masukan bagi manajemen Maxim dan pengembang aplikasi untuk meningkatkan kualitas layanan dan kepuasan pengguna.
Kata kunci: behavioral intention; effort expectancy; facilitating conditions; habit; performance expectancy; user satisfaction.
Abstract:Abstract: Automated batik motif classification is challenged by high inter-class similarity and texture complexity. This study proposes a hybrid model integrating MobileNetV2 as a feature extractor and Support Vector Machine…
hine (SVM) as the classifier to optimize accuracy and efficiency. Utilizing a Kaggle dataset of 8,640 images across 20 batik categories, the data was partitioned into 420 training images per class (Dayak: 360) and 15 testing images per class. The results demonstrate superior performance with 96.00% accuracy, exceeding the 90% target. The system showed high computational efficiency with a total execution time of 359.92 seconds and feature extraction taking only 22.63 seconds. This hybrid approach provides an ideal performance balance for resource-constrained mobile applications.
Keywords: batik classification; MobileNetV2; support vector machine; hybrid model; computational efficiency
Abstrak: Klasifikasi motif batik secara otomatis menghadapi tantangan kemiripan visual antar-kelas yang tinggi. Penelitian ini bertujuan mengoptimalkan akurasi dan efisiensi pengenalan batik menggunakan model hibrida MobileNetV2 sebagai pengekstraksi fitur dan Support Vector Machine (SVM) sebagai klasifikator. Menggunakan dataset Kaggle berisi 8.640 citra dari 20 kategori batik, data dibagi menjadi 420 citra latih per kelas (kecuali Batik Dayak 360) dan 15 citra uji per kelas. Hasil eksperimen menunjukkan performa impresif dengan akurasi 96,00%, melampaui target awal 90%. Sistem ini sangat efisien dengan total waktu eksekusi 359,92 detik, di mana ekstraksi fitur hanya membutuhkan 22,63 detik. Kombinasi MobileNetV2 dan SVM memberikan keseimbangan performa ideal untuk implementasi pada perangkat bergerak dengan sumber daya terbatas.
Kata kunci: klasifikasi batik; MobileNetV2; Support Vector Machine; Hybrid Model; efisiensi komputasi
Abstract:Abstract: Libraries function not only as information centers but also as literacy spaces that require an orderly and communicative service environment. One supporting service in fostering such an environment is the delivery…
ery of literacy greetings to visitors. In practice, greetings are commonly delivered manually or through conventional bells, leading to inconsistency and dependence on staff availability. This study was conducted at the Amir Machmud Library, Ministry of Home Affairs, Jakarta, Indonesia, aiming to design and evaluate a Python-based scheduled audio alarm system for automated literacy greetings. An applied experimental method was employed, including system design, Python script development, scheduling configuration using Windows Task Scheduler, and direct system testing on a library computer connected to ceiling speakers. The system requires initial execution via Command Prompt (CMD) when the computer is powered on, after which it operates automatically according to predefined schedules. Testing results demonstrate that the system performs scheduled audio playback accurately and operates stably without further manual intervention. The findings indicate that the proposed system provides a practical and efficient solution to enhance service consistency and support a structured and conducive literacy environment in the library.
Keywords: scheduled audio alarm; library automation; python; literacy greeting.
Abstrak: Perpustakaan tidak hanya berfungsi sebagai pusat informasi, tetapi juga sebagai ruang literasi yang memerlukan suasana layanan yang tertib dan komunikatif. Salah satu bentuk dukungan layanan tersebut adalah penyampaian sapaan literasi kepada pengunjung. Dalam praktiknya, penyampaian sapaan masih dilakukan secara manual atau menggunakan bel konvensional sehingga kurang konsisten dan bergantung pada petugas. Penelitian ini dilaksanakan di Perpustakaan Amir Machmud, Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Indonesia, dengan tujuan merancang dan menguji sistem alarm audio terjadwal berbasis Python sebagai media penyampaian sapaan literasi. Metode yang digunakan adalah metode eksperimental terapan melalui tahapan perancangan sistem, pengembangan skrip Python, konfigurasi penjadwalan menggunakan Windows Task Scheduler, serta pengujian langsung pada komputer perpustakaan yang terhubung dengan speaker plafon. Sistem bekerja dengan mekanisme inisialisasi awal melalui Command Prompt (CMD) saat komputer dinyalakan, kemudian selanjutnya berjalan otomatis sesuai jadwal yang telah ditentukan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu memutar audio secara konsisten dan stabil pada waktu yang telah diatur tanpa intervensi lanjutan dari petugas. Dengan demikian, sistem ini dapat menjadi solusi sederhana dan efisien untuk mendukung terciptanya suasana literasi yang lebih terstruktur dan kondusif di lingkungan perpustakaan.
Kata kunci: alarm audio terjadwal; otomasi perpustakaan; python; sapaan literasi.
Abstract:Abstract: Tech Kios Laptop Kisaran is a business engaged in selling used laptops with various brands and specifications to meet customer needs. However, the selection process is still conducted manually and relies on subjective…
jective judgment, which may result in less accurate recommendations. This study aims to design and implement a Decision Support System using the MOORA (Multi-Objective Optimization on the Basis of Ratio Analysis) method to objectively determine the best used laptop. The criteria applied in this study include brand, screen resolution, laptop size, and battery durability. The system was developed through requirement analysis, system design, implementation, and black-box testing. The results show that the system successfully generates rankings based on MOORA preference values. The highest optimization value of 0.4321 was achieved by Lenovo IdeaPad Slim (A04) and Lenovo ThinkPad (A06), indicating that these two alternatives are the best recommended used laptops. Therefore, the developed system enhances the objectivity, effectiveness, and accuracy of the laptop selection process at Tech Kios Laptop Kisaran.
Keywords: decision support system; MOORA; multi criteria; used laptop; recommendation.
Abstrak: Tech Kios Laptop Kisaran merupakan usaha yang bergerak di bidang penjualan laptop bekas dengan berbagai merek dan spesifikasi untuk memenuhi kebutuhan pelanggan. Namun, proses pemilihan laptop masih dilakukan secara manual dan bergantung pada penilaian subjektif, sehingga berpotensi menghasilkan rekomendasi yang kurang akurat. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan Sistem Pendukung Keputusan menggunakan metode MOORA (Multi-Objective Optimization on the Basis of Ratio Analysis) guna menentukan laptop bekas terbaik secara objektif. Kriteria yang digunakan dalam penelitian ini meliputi merek, resolusi layar, ukuran laptop, dan ketahanan daya baterai. Pengembangan sistem dilakukan melalui tahapan analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi, serta pengujian menggunakan metode black-box. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem mampu menghasilkan peringkat alternatif berdasarkan nilai preferensi MOORA. Nilai optimasi tertinggi sebesar 0,4321 diperoleh oleh Lenovo IdeaPad Slim (A04) dan Lenovo ThinkPad (A06), yang menunjukkan bahwa kedua alternatif tersebut merupakan rekomendasi laptop bekas terbaik. Dengan demikian, sistem yang dikembangkan mampu meningkatkan objektivitas, efektivitas, dan ketepatan dalam proses pemilihan laptop bekas di Tech Kios Laptop Kisaran.
Kata kunci: laptop bekas; MOORA; multi-kriteria; rekomendasi; sistem pendukung keputusan.