Abstract:Abstract: The challenges in the world of education today, especially in the Era of the Asean Economic Community (MEA) is quite heavy, where the world of education must be able to adjust to the current conditions. Starting…
g from policy makers who have to think about breakthroughs in the form of rules up to the educational implementer who can immediately act to improve the learning process to fit the need for market share in this era of competition. Participants Community service activities conducted at the Alma'shum Perguruan Foundation Sidodadi Village District West Kisaran is the teachers who teach at the Foundation of Alma'shum College. The purpose of this activity Provide information and knowledge about the role of teachers in the era of ASEAN Economic Community and Provide Information and knowledge about the importance of technology mastery in facing global challenges. The team of lecturers who conduct this activity consists of lecturers who have different educational background. The result of this activity is the approval of the follow up activities to improve the competence of lecturers especially in the field of Information Technology.
Keywords: Profesionalism MEA, Competence, Teacher, TI
Abstrak: Tantangan dalam dunia pendidikan saat ini terutama di Era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) cukup berat, dimana dunia pendidikan harus mampu menyesuaikan dengan kondisi saat ini. Mulai dari pembuat kebijakan yang harus memikirkan terobosan dalam bentuk aturan sampai dengan pelaksana pendidikan yang dengan segera bisa bertindak untuk memperbaiki proses pembelajaran agar sesuai dengan kebutuhan akan pangsa pasar di era persaingan seperti ini. Peserta Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan di Yayasan Perguruan Alma’shum Kelurahan Sidodadi Kecamatan Kisaran Barat ini adalah guru-guru yang mengajar di Yayasan Perguruan Alma’shum. Tujuan dari kegiatan ini Memberikan informasi dan pengetahuan tentang peranan guru dalam era Masyarakat Ekonomi Asean dan Memberikan Informasi dan pengetahuan tentang pentingnya penguasaan teknologi dalam menghadapi tantangan global. Tim dosen yang melakukan kegiatan ini terdiri dari dosen-dosen yang memiliki latar pendidikan yang berbeda. Hasil dari kegiatan ini adalah disepakatinya kegiatan lanjutan guna meningkatkan kompetensi dosen terutama di bidang Teknologi Informasi
Kata kunci: Profesionalitas, MEA, Kompetensi, Guru, TI
Abstract:Abstract: Job training is one of the government’s efforts to improve the quality of human resources so that they possess competencies that meet labor market demands. The process of selecting training participants at the…
e Department of Manpower of Asahan Regency is still carried out manually, which can lead to subjectivity and inefficiency in determining the most eligible candidates. This study aims to develop a decision support system using the Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS) method to assist the selection process objectively and systematically. The study applies four evaluation criteria, namely education level, age, work experience, and interview, with a dataset consisting of 31 training candidates. The system is developed as a web-based application using PHP programming language and MySQL database. The TOPSIS method is applied through decision matrix normalization, weighting, determination of positive and negative ideal solutions, and preference value calculation to produce a ranking of candidates. The results show that the proposed system can provide objective recommendations for selecting training participants, improve the efficiency of the selection process, and support decision makers in producing more accurate and reliable decisions.
Keywords: decision support system; selection; training; TOPSIS.
Abstrak: Pelatihan tenaga kerja merupakan salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia agar memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja. Proses pemilihan calon peserta pelatihan di Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Asahan selama ini masih dilakukan secara manual sehingga berpotensi menimbulkan subjektivitas dan kurang efektif dalam menentukan peserta yang paling layak. Penelitian ini bertujuan untuk membangun sistem pendukung keputusan menggunakan metode Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS) untuk membantu proses seleksi peserta pelatihan secara objektif dan sistematis. Penelitian ini menggunakan empat kriteria penilaian yaitu pendidikan, usia, pengalaman kerja, dan wawancara dengan jumlah data sebanyak 31 calon peserta pelatihan. Sistem dikembangkan berbasis web menggunakan bahasa pemrograman PHP dan database MySQL. Metode TOPSIS digunakan untuk melakukan normalisasi matriks keputusan, pembobotan, penentuan solusi ideal positif dan negatif, serta perhitungan nilai preferensi untuk menghasilkan perankingan peserta pelatihan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem yang dibangun mampu memberikan rekomendasi peserta pelatihan secara objektif, meningkatkan efisiensi proses seleksi, serta membantu pihak dinas dalam pengambilan keputusan yang lebih akurat.
Kata kunci: pelatihan; seleksi; sistem pendukung keputusan; TOPSIS.
Abstract:Abstract: The global transition towards sustainable food systems faces significant challenges in vegetarian food supply chains, including transparency issues, distribution inefficiencies, and quality verification problems.…
s. This research proposes VegeChain development, a decentralized marketplace ecosystem based on smart contracts designed to transform vegetarian food supply chains and accelerate Meatless, Balanced, Green (MBG) program adoption. Using mixed-method methodology integrating blockchain system design, stakeholder analysis, and economic simulation, this research develops a comprehensive technology framework combining blockchain transparency, smart contract automation, and sustainable tokenomics with novel mathematical models. The system implements dynamic pricing algorithms based on Automated Market Maker (AMM) mechanisms, multi-objective optimization for supply chain efficiency, and reputation-based consensus protocols. Simulation results demonstrate that VegeChain implementation can improve supply chain efficiency by 35%, reduce food waste by 28%, and increase consumer trust by 42% measured through validated stakeholder satisfaction surveys (n=456) using 5-point Likert scales with statistical significance p<0.001. Technical innovations include Byzantine Fault Tolerant consensus with 99.9% reliability, gas optimization achieving 67% cost reduction, and real-time quality verification algorithms with 98.7% accuracy.
Keywords: smart contracts; supply chain optimization; automated market makers; blockchain technology; sustainable tokenomics
Abstract:Abstract: This study maps the vulnerability of landslides in Jayapura Regency, Indonesia, using a parameter weighting method within the framework of the Geographic Information System (GIS). The study identified key factors…
rs that contribute to landslide risk, including slope, soil type, rainfall, geology, and land use. The analysis revealed significant areas prone to landslides, with substantial portions classified as moderate to high risk. Comparison with the BNPB Inarisk method shows variations in the percentage of risk areas, highlighting the importance of the double assessment technique. The study underscores the need for an integrated, multidisciplinary approach to landslide risk management, emphasizing accurate data collection, land-use planning, and targeted mitigation strategies. These findings provide valuable insights for policymakers and disaster management agencies to minimize the impact of future landslides and promote sustainable development, especially in light of the 2019 landslide disaster in Sentani.
.
Keywords: landslide; jayapura regency; parameter weighting method; inarisk BNPB methods; disaster mitigation.
Abstrak: Penelitian ini memetakan kerentanan tanah longsor di Kabupaten Jayapura, Indonesia, menggunakan metode pembobotan parameter dalam kerangka Sistem Informasi Geografis (GIS). Studi ini mengidentifikasi faktor-faktor kunci yang berkontribusi terhadap risiko tanah longsor, termasuk kemiringan, jenis tanah, curah hujan, geologi, dan penggunaan lahan. Analisis mengungkapkan area signifikan yang rentan terhadap tanah longsor, dengan porsi substansial diklasifikasikan sebagai risiko sedang hingga tinggi. Perbandingan dengan metode BNPB Inarisk menunjukkan variasi persentase area risiko, menyoroti pentingnya teknik penilaian ganda. Studi ini menggarisbawahi perlunya pendekatan multidisiplin yang terintegrasi untuk manajemen risiko tanah longsor, menekankan pengumpulan data yang akurat, perencanaan penggunaan lahan, dan strategi mitigasi yang ditargetkan. Temuan ini memberikan wawasan berharga bagi pembuat kebijakan dan lembaga penanggulangan bencana untuk meminimalkan dampak tanah longsor di masa depan dan mempromosikan pembangunan berkelanjutan, terutama mengingat bencana tanah longsor tahun 2019 di Sentani.
.
Kata kunci: tanah longsor; kabupaten jayapura; metode pembobotan parameter; metode BNPB Inarisk; mitigasi bencana.
Abstract:Abstract: Bekasi Regency, being one of the key cities in Indonesia, offers a suitable setting to study the intricacies of marriage decision-making during a quarter-life crisis. This study focuses on the application of clustering…
ustering algorithms to categorize individuals based on their marriage choices. Data was collected from a questionnaire completed by 110 respondents from Bekasi Regency, specifically individuals aged 18 to 30 who are single, including 80 women and 30 men. Data analysis was conducted using the RapidMiner software to evaluate the effectiveness of three clustering algorithms K-Means, X-Means, and K-Medoids in categorizing marriage decision patterns among young people experiencing a Quarter Life Crisis in Bekasi Regency. Results indicate that each algorithm has its own strengths and limitations in handling Quarter Life Crisis data.The results of the analysis show that the K-medoids algorithm provides the best clustering results with the lowest DBI value of 0.195, followed by the X-Means algorithm with a value of 0.199 and K-Means with a value of 0.207. These results can help understand the pattern of marriage decisions in the Quarter Life Crisis phase and help provide insights for policymakers in Bekasi Regency to make more effective intervention programs.
Keywords: K-Means; K-Medoids; X-Means
Abstrak: Sebagai salah satu kota besar di Indonesia, Kabupaten Bekasi memberikan konteks yang tepat untuk mempelajari kompleksitas pengambilan keputusan pernikahan di tengah krisis seperempat usia. Penelitian ini berfokus pada pemanfaatan algoritma clustering untuk mengelompokkan individu berdasarkan pilihan pernikahan mereka. Data diambil dari kuesioner yang diisi oleh 110 responden di Kabupaten Bekasi, yang terdiri dari individu lajang berusia 18 hingga 30 tahun, yaitu 80 perempuan dan 30 laki-laki. Analisis data dilakukan dengan perangkat lunak RapidMiner untuk mengevaluasi efektivitas tiga algoritma pengelompokan—K-Means, X-Means, dan K-Medoids—dalam mengelompokkan pola keputusan pernikahan di kalangan pemuda yang menghadapi Quarter Life Crisis di Kabupaten Bekasi. Hasilnya menunjukkan bahwa setiap algoritma memiliki keunggulan dan kelemahannya masing-masing dalam memproses data Quarter Life Crisis. Hasil analisis menunjukkan bahwa algoritma K-medoids memberikan hasil clustering terbaik dengan nilai DBI terendah yaitu 0.195, diikuti oleh algoritma X-Means dengan nilai 0.199 dan K-Means dengan nilai 0.207. Hasil ini dapat membantu memahami pola keputusan menikah pada fase Quarter Life Crisis dan membantu memberikan wawasan bagi pembuat kebijakan di Kabupaten Bekasi membuat program intervensi yang lebih efektif.
Kata kunci: K-Means; K-Medoids; X-Means
Abstract:AbstractAl-Fazza Cosmetic Store is a store engaged in the sale of cosmetics. In an effort to develop and increase sales value, Al-Fazza Store began selling various accessories such as bracelets, necklaces, hair clips and…
headscarves. To get quality goods and maximum profit, supplier selection is important. However, supplier selection is a problem because each supplier has its own advantages and disadvantages and uniqueness. To help select suppliers at the Al-Fazza Cosmetic Store, the decision support system can provide decision recommendations quickly and accurately based on the criteria given by the decision maker. The method that will be used in processing data and determining decisions in this decision support system is simple additive weighting (saw). The decision results provided by this method can be used as recommendations by decision makers in determining the best supplier.
Keywords: simple additive weighting; information systems; decision support systems; suppliers
Abstrak: Toko Kosmetik Al-Fazza merupakan toko yang bergerak di bidang penjualan kosmetik. Dalam upaya untuk mengembangkan dan meningkatkan nilai penjualan, Toko Al-Fazza mulai menjual berbagai aksesoris seperti gelang, kalung, jepit rambut, dan jilbab. Untuk mendapatkan barang yang berkualitas dan keuntungan yang maksimal, pemilihan supplier merupakan hal yang penting. Akan tetapi, pemilihan supplier menjadi suatu permasalahan karena setiap supplier memiliki kelebihan dan kekurangan serta keunikannya masing-masing untuk membantu pemilihan supplier pada Toko Kosmetik Al-Fazza. Sistem pendukung keputusan tersebut dapat memberikan rekomendasi keputusan secara cepat dan tepat berdasarkan kriteria yang diberikan oleh pengambil keputusan. Metode yang akan digunakan dalam pengolahan data dan penentuan keputusan pada sistem pendukung keputusan ini adalah simple additive weighting (saw). Hasil keputusan yang diberikan oleh metode ini dapat digunakan sebagai rekomendasi oleh pembuat keputusan dalam menentukan supplier terbaik.
Kata kunci: simple additive weighting; sistem informasi; sistem penunjang keputusan;pemasok
Abstract:Abstract: Guntur Store is located on Jl. Sisingamangaraja, Kisaran, Asahan Regency. It focuses on selling basic needs, but the store faces a problem in its sales. The main issue encountered is the uncertainty in forecasting…
ing the stock of basic needs, which can lead to imbalance between supply and demand, due to Guntur Store still relying on manual ledger entries for reporting and inputting data into Microsoft Excel. This research aims to predict the demand for basic needs at Guntur Store using the Single Exponential Smoothing Method and to enhance prediction accuracy through the application of time series analysis techniques on historical sales data. The Single Exponential Smoothing Method will be employed to model and forecast patterns of demand for staple goods. The findings of this research can provide insights into future demand for goods, thereby improving supply chain optimization and ensuring adequate stock levels to effectively meet customer demands. The conclusion of this study is to obtain more accurate estimates in anticipating the evolving data patterns of basic needs at Guntur Store, thus providing valuable information for the store and policymakers involved in the distribution of basic needs.
Keywords: basic food needs; forecasting; single exponential smoothing
Abstrak : Toko Guntur terletak di Jl. Sisingamangaraja, Kisaran, Kabupaten Asahan. Berfokus pada penjualan kebutuhan sembako, namun dalam penjualan toko tersebut mengalami sebuah permasalahan. Permasalahan utama yang dihadapi adalah ketidakpastian dalam meramalkan kebutuhan stok Sembako yang dapat mengakibatkan ketidakseimbangan antara pasokan dan permintaan, dikarenkan Toko Guntur masih menggunakan buku besar dalam pembuatan laporan dan di input ke dalam microsoft excel. Penelitian ini bertujuan untuk memprediksi permintaan Sembako di Toko Guntur menggunakan Metode Single Exponential Smoothing serta meningkatkan akurasi prediksi melalui penerapan teknik analisis deret waktu terhadap data penjualan historis. Metode Single Exponential Smoothing akan digunakan untuk memodelkan dan memprediksi pola permintaan barang pokok. Hasil penelitian ini dapat memberikan jumlah permintaan barang di masa mendatang sehingga optimalisasi rantai pasok menjadi g lebih baik dan memastikan tingkat stok yang memadai untuk memenuhi permintaan pelanggan secara efektif. Kesimpulan penelitian ini untuk mendapatkan perkiraan yang lebih akurat dalam mengantisipasi pola data yang sedang berkembang kebutuhan sembako pada Toko Guntur sehingga menghasilkan informasi yang akurat dapat menjadi sumber informasi berharga bagi Toko Guntur, dan pembuat kebijakan yang terlibat dalam distribusi Sembako.
Kata Kunci: kebutuhan sembako; single exponential smoothing; peramalan
Abstract:Abstract: Toko Anda v7 is a shop that sells office stationery and school teaching aids. One of the items frequently ordered at Toko Anda v7 is educational teaching aids (APE). So that shop activities can continue to run,…
suppliers have a very important role, for this reason the supplier selection process is one of the important decisions that must be taken by the shop. However, this is a problem because each supplier has its own advantages and disadvantages. To help Toko Anda v7 in choosing suppliers, a decision support system was designed. The decision support system is able to provide alternative decision options that can be chosen by decision makers in Toko Anda v7 in determining suppliers of educational teaching aids. The method used in the decision selection process in this decision support system is Weighted Product (WP). Calculations using the Weighted Product (WP) method are able to provide decisions with fast and efficient calculations. The results of designing this decision support system are able to provide a ranking of alternative suppliers based on predetermined criteria.
Keywords: Decision Support System; Supplier; Weighted Product
Abstrak: Toko Anda v7 adalah toko yang bergerak dalam penjualan alat tulis kantor dan alat peraga sekolah. salah satu barang yang sering dipesan di Toko Anda v7 adalah alat peraga edukatif (APE). agar aktivitas toko tetap dapat berjalan suplier memiliki peran yang sangat penting, untuk itu proses pemilihan suplier menjadi salah satu keputusan yang penting yang harus diambil oleh toko. namun hal tersebut menjadi masalah karena setiap suplier memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. untuk membantu Toko Anda v7 dalam memilih suplier maka dirancanglah sebuah sistem penunjang keputusan. sistem penunjang keputusan mampu memberikan pilihan alternatif keputusan yang bisa dipilih oleh pembuat keputusan di Toko Anda v7 dalam menentukan suplier alat peraga edukatif. metode yang digunakan dalam proses pemilihan keputusan di sistem penunjang keputusan ini adalah Weighted Product (WP). Perhitungan dengan metode Weigthted Product (WP) mampu memberikan keputusan dengan perhitungan yang cepat dan efisien. hasil dari perencangan sistem penunjang keputusan ini mampu memberikan perangkingan alternatif suplier berdasarkan kriteria-kriteria yang telah ditentukan.
Kata kunci: Pemasok; Sistem Penunjang Keputusan; Weighted Product
Abstract:Abstract: Alumni data is one of the most important data that can be used as a reference for the quality of education at a university. XYZ University maintains alumni data on a regular basis, but the alumni data continues…
es to grow each semester. The Alumni Data Report submission remains suboptimal and does not contain information to help universities assess the outstanding qualities of individual alumni. The purpose of the research conducted here is to analyze the application of business intelligence systems in the management of XYZ University's alumni data within the framework of XYZ University's quality assessment and management. The focus of this research is on the analysis of functional and informational requirements. The analysis process for this study is based on the Business Intelligence Roadmap methodology, which includes the inference or business justification, planning, and analysis phases. The study analyzed plans to implement a business intelligence system to manage alumni data in a way that meets the information needs of decision makers. Dashboard menjelaskannya secara visual, baik dari segi navigasi peta maupun diagram yang mudah dibaca. Dapat dilihat sebaran alumni di seluruh Indonesia yang ditandai dengan warna yang diarsir yaitu tersebar di wilayah Republik Indonesia Bagian Tengah dan Barat. Dari segi gender, data alumni menyajikan bahwa tingkat kelulusan setiap tahunnya sebagian besar berjenis kelamin laki-laki dan data tertinggi pada tahun 2017 yaitu 2.960 alumni.
Keywords: alumni data, business intelligence, tableau, visualization
Abstrak : Data alumni merupakan salah satu data penting yang dapat dijadikan acuan mutu pendidikan pada suatu perguruan tinggi. Universitas XYZ memelihara data alumni secara rutin, namun data alumni terus bertambah setiap semesternya. Penyampaian Laporan Data Alumni masih kurang optimal dan tidak memuat informasi untuk membantu universitas menilai kualitas luar biasa dari individu alumni. Tujuan penelitian yang dilakukan disini adalah untuk menganalisis penerapan sistem intelijen bisnis dalam pengelolaan data alumni Universitas XYZ dalam rangka penilaian dan pengelolaan mutu Universitas XYZ. Fokus penelitian ini adalah pada analisis kebutuhan fungsional dan informasional. Proses analisis penelitian ini didasarkan pada metodologi Business Intelligence Roadmap yang meliputi tahap inferensi atau pembenaran bisnis, perencanaan, dan analisis. Studi ini menganalisis rencana penerapan sistem intelijen bisnis untuk mengelola data alumni sedemikian rupa sehingga memenuhi kebutuhan informasi para pengambil keputusan. Dashboard menjelaskannya secara visual, baik dari bidang navigasi peta maupun diagram yang mudah dibaca. Dapat dilihat sebaran alumni di seluruh Indonesia yang ditandai dengan warna yang diarsir yaitu tersebar di wilayah Republik Indonesia Bagian Tengah dan Barat. Dari segi gender, data alumni menyajikan bahwa tingkat kelulusan setiap tahunnya sebagian besar berjenis kelamin laki-laki dan data tertinggi pada tahun 2017 yaitu 2.960 alumni.
Kata Kunci: business intelligence, data alumni, tableau, visualisasi
Abstract:Coffee businesses in Medan are becoming increasingly competitive. Due to the invention of coffee menus and coffee serving packaging to remain competitive, every coffee shop has a distinct quality. However, choosing the finest…
inest coffee shop remains a challenge for the decision-maker in this scenario, the consumer. Therefore, we need a mechanism to pick which clients or visits to a coffee shop. Clear, simple-to-understand idea-winning tactics make it simple to make decisions that are effective. The efficacy of various choices may be assessed by an efficient computer procedure. The purpose of this study is to use the Visekriterijumsko Kompromisno Rangiranje (Vikor) technique to choose the best coffee shop based on the following criteria: ambience, taste, pricing, diversity of the menu, service, and facilities. The responses of the questionnaire are used to determine the weight gain based on weighing. The option with the lowest value is chosen as the best option when A5 = 0. In other words, alternative A5 was chosen as the spot where coffee is most strongly recommended