Search Articles & Publications

Showing 61 articles found for "Series"

FORECASTING METHOD SINGLE EXPONENTIAL SMOOTHING FOR DEMAND GROCERIES AT THE GUNTUR STORE

Irsyah, Ahmad Aziz, Risnawati, Risnawati, Efendi, Zulfan
Abstract: Abstract: Guntur Store is located on Jl. Sisingamangaraja, Kisaran, Asahan Regency. It focuses on selling basic needs, but the store faces a problem in its sales. The main issue encountered is the uncertainty in forecasting… ing the stock of basic needs, which can lead to imbalance between supply and demand, due to Guntur Store still relying on manual ledger entries for reporting and inputting data into Microsoft Excel. This research aims to predict the demand for basic needs at Guntur Store using the Single Exponential Smoothing Method and to enhance prediction accuracy through the application of time series analysis techniques on historical sales data. The Single Exponential Smoothing Method will be employed to model and forecast patterns of demand for staple goods. The findings of this research can provide insights into future demand for goods, thereby improving supply chain optimization and ensuring adequate stock levels to effectively meet customer demands. The conclusion of this study is to obtain more accurate estimates in anticipating the evolving data patterns of basic needs at Guntur Store, thus providing valuable information for the store and policymakers involved in the distribution of basic needs. Keywords: basic food needs; forecasting; single exponential smoothing                    Abstrak : Toko Guntur terletak di Jl. Sisingamangaraja, Kisaran, Kabupaten Asahan. Berfokus pada penjualan kebutuhan sembako, namun dalam penjualan toko tersebut mengalami sebuah permasalahan. Permasalahan utama yang dihadapi adalah ketidakpastian dalam meramalkan kebutuhan stok Sembako yang dapat mengakibatkan ketidakseimbangan antara pasokan dan permintaan, dikarenkan Toko Guntur masih menggunakan buku besar dalam pembuatan laporan dan di input ke dalam microsoft excel. Penelitian ini bertujuan untuk memprediksi permintaan Sembako di Toko Guntur menggunakan Metode Single Exponential Smoothing serta meningkatkan akurasi prediksi melalui penerapan teknik analisis deret waktu terhadap data penjualan historis. Metode Single Exponential Smoothing akan digunakan untuk memodelkan dan memprediksi pola permintaan barang pokok. Hasil penelitian ini dapat memberikan jumlah permintaan barang di masa mendatang sehingga optimalisasi rantai pasok menjadi g lebih baik dan memastikan tingkat stok yang memadai untuk memenuhi permintaan pelanggan secara efektif. Kesimpulan penelitian ini untuk mendapatkan perkiraan yang lebih akurat dalam mengantisipasi pola data yang sedang berkembang kebutuhan sembako pada Toko Guntur sehingga menghasilkan informasi yang akurat dapat menjadi sumber informasi berharga bagi Toko Guntur, dan pembuat kebijakan yang terlibat dalam distribusi Sembako. Kata Kunci:  kebutuhan sembako; single exponential smoothing; peramalan

FORECASTING UNEMPLOYMENT IN INDONESIAUSING WEIGHTED MOVING AVERAGE METHOD

Syafwan, Havid, Putri, Pristiyanilicia, Syafwan, Mahdhivan
Abstract: Abstract: Unemployment is a global economic issue that directly impacts human life in both developed and developing countries, especially in Indonesia, which, if ignored, will severely impact society's social dynamics. To… o overcome this problem, forecasts are made so that later, the government can take policies to control and suppress the unemployment growth rate. This research aims to predict unemployment in Indonesia in 2023 using the Weighted Moving Average method, widely used to determine the trend of a time series, which is part of one of the Time Series methods that gives different weights. The dataset used was obtained from the Central Statistics Agency (BPS) relating to unemployment data from 2000 to 2022 (23 years). To analyze the level of accuracy of the results of this unemployment forecast using the MAD, MSE, and MAPE methods. This research concludes that the Weighted Moving Average method can be applied in predicting unemployment in Indonesia in 2023. The results of this research are a prediction of the number of unemployed in Indonesia, as many as 8,874,942 people at a weight value of 3 (three) where the accuracy of the MAD value is 745786.1833, the MSE value is 948402050986.3 and MAPE is 8.28%. Keywords: forecasting; unemployment; weigth moving average; indonesia   Abstrak: Pengangguran menjadi isu ekonomi global yang berdampak secara langsung terhadap tingkat kehidupan manusia di negara-negara yang sudah maju maupun yang sedang berkembang khususnya di negara Indonesia, yang jika diabaikan akan berdampak serius terhadap dinamika sosial masyarakat. Untuk mengatasi permasalahan tersebut dibuatlah peramalan agar nantinya pemerinta dapat mengambil kebijakan dalam mengendalikan dan menekan angka pertumbuhan pengangguran tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk memprediksi pengangguran di Indonesia pada tahun 2023 menggunakan metode Weighted Moving Average dimana metode ini banyak digunakan untuk menentukan trend dari suatu deret waktu yang merupakan bagian dari salah satu metode Time Series yang memberikan bobot yang berbeda-beda. Adapun dataset yang digunakan diperoleh dari Badan Pusat Satatistik (BPS) berkaitan dengan data pengangguran dari tahun 2000 sampai dengan tahun 2022 (selama 23 tahun).  Untuk menganalisa tingkat akurasi dari hasil peramalan pengangguran ini memakai metode MAD, MSE, dan MAPE. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu dapat diterapkannya metode Weighted Moving Average dalam memprediksi pengangguran di Indonesia pada tahun 2023. hasil dari penelitian ini berupa prediksi jumlah pengangguran di Indonesia sebanyak 8.874.942 orang  pada nilai bobot 3 (tiga) dimana akurasi nilai MAD sebesar 745786,1833, nilai MSE sebesar 948402050986,3 dan MAPE sebesar 8,28 %.   Kata kunci: peramalan; pengangguran; weigth moving average; indonesia

TRAVELLING SALESMAN PROBLEM (TSP) OPTIMIZATION SEED DIS-TRIBUTION USING GENETIC ALGORITHM

Wati, Vera, Yuliana, Yuliana, Paradise, Paradise, Kusrini, Kusrini
Abstract: Abstract: Distribution is an important the business sector, the agricultural sector for distributing seeds to ensure the location of customers selling seeds. Problems that are often encountered seed distribution process… are the efficiency of the time and distance distribution. Re search will build software entering initial location data and several dynamically added consumer agents. The distance parameter uses latitude-longitude integrated on google maps and detects varying store locations, the generation of chromosomes or the best distribution path with the minimum distance route. The heuristic approach using the Genetic Algorithm imitates the concept of biological evolution of random exchange structure series. This study is to distribute 3 types of seeds with a choice of weights that have been divided into 3 areas located on the map of Indonesia using land routes. The results of the test of the population of the average fitness value tend to remain from the previous value of 1-10 the fitness value and the optimum iteration with 9-12 with an average fitness value of 44.2. Optimal results are obtained when Mr is higher than the Cr values. Thus, the Genetic Algorithm can be used for TSP seed distribution paths. 1:2 fitness evaluation compared with the usual estimates used .            Keywords: Genetic Algorithm; Route Optimization; Seed Distribution; TSP   Abstrak: Distribusi menjadi hal penting berwirausaha, salah satunya pada bidang pertanian untuk pendistribusian benih sampai lokasi tujuan. Permasalahan sering ditemui dalam proses pendistribusian adalah efektifan, efisiensi waktu dan jarak tempuh. Sehingga penelitian akan membangun perangkat lunak dengan memasukan data titik lokasi awal dan beberapa lokasi tujuan agen konsumen ditambahkan secara dinamis. Parameter jarak menggunakan latitude-longitude terintegrasi pada google maps yang mendeteksi keberadaan lokasi, selanjutnya diketahui generasi kromosom atau jalur distribusi terbaik dengan rute minimum. Pendekatan Heuristic menggunakan Algoritma Genetika meniru konsep evolusi biologis deretan struktur pertukaran informasi secara acak. Tujuan dalam penelitian ini dapat mendistribusikan jenis benih dengan pilihan bobot yang telah terbagi dalam wilayah lokasi. Satu wilayah lokasi terdapat beberapa lokasi toko ditambahkan secara dinamis, dengan proses yang sudah ditentukan titik awal keberangkatan. Penelitian ini menekankan pada proses penentuan rute lokasi saja. Hasil pengujian jumlah populasi rata-rata nilai fitness cenderung bersifat tetap dari nilai sebelumnya selisih 1-10 nilai fitness dan iterasi optimum dengan 9-12 dengan rata-rata nilai fitness 44,2. Hasil optimum didapatkan ketika Mutation rate (Mr) lebih tinggi dibanding nilai Crossover rate (Cr). Maka, Algoritma Genetika bisa digunakan untuk TSP jalur distribusi benih pengujian menghasilkan evaluasi fitnes 1:2 untuk Algoritma Genetika dibandingkan dengan estimasi jarak biasa digunakan. Kata kunci: Algoritma Genetika; Distribusi Benih; Optimalisasi Rute; TSP

UTILIZATION OF BOOSTER CIRCUIT JOULE THIEF FOR GARDEN LIGHTING SOURCE OF VOLTAGE FROM THE SUN

Ananda, Ricki, Amin, Muhammad
Abstract: Abstract: Garden lighting from a sun source utilizes a series of joule thieves so that the lighting of the garden lights at night is bright. This research method uses a quantitative method because it must be tested on each&#8230; ch module so that it finds that there are three types of module systems to be combined, the booster or joule electronic thief module, the supply media solar module circuit, and finally, the control system with the Arduino nano board. The solar module used is a 1-watt solar module with 1n4004 diodes, which will convert the heat of sunlight into voltage. The voltage will be sent via the IC TP4056 input, the output from the IC TP4056 will charge the 18650 battery, which aims to ignite the booster circuit on the 12 W lamp, or the 3.7VDC input from the 18650 battery capable of turning on the 12W/220VAC led light. While the controller is connected to the LDR sensor and relay when the user makes the command, LDR > 800 of the provisions, the relay position from NC becomes open, or during the day, the relay will be in the NC position and turn off the 12W light in the booster circuit, while at night the relay will remain in the no position, so that it will connect the booster circuit voltage and turn on the 12W lamp (LDR < 800). Keywords: booster circuit; campus park lighting; solar panels   Abstrak: Penerangan taman dari sumber matahari memanfaatkan rangkaian joule thief agar penerangan lampu taman pada malam hari terang. Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dikarenakan harus diuji coba pada tiap modul, sehingga mendapati ada tiga jenis sistem modul yang akan digabungkan, modul elektronika rangkaian booster atau joule thief, rangkaian modul surya media pensuplly, dan terakhir sistem controller dengan board arduino nano. Modul surya yang digunakan modul surya 1 watt dengan dioda 1n4004, akan mengubah panas cahaya matahari menjadi tegangan . Tegangan akan dikirimkan melalui input IC TP4056, output dari IC TP4056 akan mengisi baterai 18650 yang bertujuan sebagai penyala rangkaian booster pada lampu 12 W, atau input 3.7VDC dari baterai 18650 mampu menyalakan lampu led 12W/220VAC. Sementara controller terhubung kesensor ldr dan relay, ketika perintah yang dibuat oleh user, ldr > 800 dari ketentuan, posisi relay dari nc menjadi open, atau siang hari, relay akan diposisi nc dan mematikan lampu 12W pada rangkaian booster, sementara jika malam hari relay akan diposisi no, sehingga akan menghubungkan tegangan rangkaian booster dan menyalakan lampu 12W (ldr < 800).   Kata kunci : panel surya, penerangan taman, rangkaian booster.  

PENGGUNAAN RANGKAIAN BOOSTER CONVERTER DAN IC-TP4056 UNTUK LAMPU JALAN MURAH

Ananda, Ricki, Handoko, Wiwin
Abstract: Abstract: PJU (Public Street Lighting), is regulated in the regulation of the Minister of Transportation of the Republic of Indonesia Number 27 of 2018, concerning street lighting. In line with the statement of the village&#8230; ge minister, development of underdeveloped areas and transmigration (Mendes PDTT), eko putro Sandjojo, said that village funds could be used to make street lamps for villages that do not have street lights. The area of the northern ring road, sub-district of datuk bandar timur in the direction of the port of Teluk Nibung, part of the road has no street lighting at night, plus the road conditions are still classified as red soil. Based on the results of field observations, the team researched making cheap street lamps, by utilizing the basic work system of the joule tief circuit, where the input is 7.4 VDC (in 3.7VDC arranged in series-parallel) with a lamp load of 12 watts multiplied by 4 lamps, with a total load. 48 watts, get the frequency measurement results of 12.30 Khz and Iout 0.14A, and Vpk-pk 82 V. Charging input is 7.4VDC, the current 19800mAh in the battery is divided by the maximum current of the solar module 1 watt, which is 160mA, so the charging time the battery is in the range of 2.1 hours. For the design of the lampposts that were made, using a paralon pipe with a length of 5m, with a circle diameter of 9cm, and a second pole connecting 1.5 m long with a circle diameter of 5cm.   Keywords: Cheap street lights; joule tief series; 1 watt solar panel   Abstrak : PJU (Penerangan Jalan Umum), diatur dalam peraturan mentri perhubungan republik indonesia nomor 27 tahun 2018, tentang alat penerangan jalan. Sejalan dengan pernyataan mentri desa, pembangunan daerah tertinggal dan transmigrasi (Mendes PDTT) eko putro Sandjojo, mengatakan bahwa dana desa bisa digunakan untuk membuat lampu jalan bagi desa yang tidak memiliki lampu jalan. Wilayah jalan lingkar utara, kecamatan datuk bandar timur searah menuju pelabuhan teluk nibung, sebahagian dari jalan tersebut tidak memiliki penerangan jalan dimalam hari, ditambah dengan kondisi jalan yang masih tergolong tanah merah. Berdasarkan hasil pengamatan dilapangan maka tim meneliti membuat lampu jalan murah, dengan memanfaatkan dasar sistem kerja rangkaian joule tief, dimana untuk input 7,4 VDC (in 3,7VDC disusun seri-paralel) dengan beban lampu 12 watt dikalikan 4 lampu, dengan total beban 48 watt, mendapati hasil pengukuran frequensi 12,30 Khz dan Iout 0,14A, dan Vpk-pk 82 V. Pengisian input 7,4VDC didapati, arus 19800mAh pada baterai dibagi dengan arus maksimum modul surya 1 watt, yaitu  160mA, sehingga lama pengisian baterai berada pada rentang waktu 2,1 jam. Untuk rancangan tiang lampu yang dibuat, menggunakan pipa paralon dengan panjang 5m, dengan diameter lingkaran 9cm, dan penyambung tiang kedua sepanjang 1,5 m dengan diameter lingkaran 5cm.   Kata Kunci : Lampu jalan murah; rangkaian joule tief; panel surya 1 watt

ANALISIS PERAMALAN PERMINTAAN PADA GEPREK BENSU MENGGUNAKAN METODE TIME SERIES

Asynari, Ellin, Wahyudi, Dede, Aeni, Qurrotul
Abstract: Abstract: Demand forecasting for ayam geprek at Geprek Bensu is needed to make chicken inventory decisions to reduce inventory that often out of stock. This study uses  time series single  moving average (SMA) and single&#8230; le exponential smoothing (SES) method to make geprek chicken requests in Geprek Bensu. This study sampled sales reports in October 2018 - September 2019. Results obtained from recognition using Mean absolute deviation (MAD = 3,116), Absolute Percentage Error indicate (MAPE = 9%), and mean squared error (MSE = 2,762) shows that Single Moving Average produces more accurate results  compared to the Single exponential smoothing method. Keywords: Demand Forecasting; Single moving average; Single exponential smoothing; Time Series.     Abstrak: Peramalan permintaan ayam geprek pada Geprek Bensu sangat dibutuhkan untuk pengambilan keputusan penyediaan stok ayam dan mengurangi out of stock yang sering terjadi. Penelitian menggunakan metode seri waktu Single moving average (SMA) dan Single exponential smoothing (SES) untuk membuat peramalan permintaan ayam geprek di Geprek Bensu. Penelitian ini mengambil sample laporan penjualan pada bulan Oktober 2018 – September 2019. Hasil yang di dapatkan dari perbandingan akurasi menggunakan Mean absolute deviation (MAD = 3,116), Absolute Percentage Error indicate (MAPE = 9%), dan mean squared error (MSE = 2,762) menunjukkan bahwa Single Moving Average memiliki hasil yang lebih akurat jika dibandingkan dengan metode Single exponential smoothing.   Kata kunci: Peramalan permintaan; Pemulusan eksponensial; Rata-rata bergerak; Seri waktu.

ANALISIS PENGARUH PEMASANGAN SEPULUH KAPASITOR KERAMIK 6.8 NF/ 100V TERHADAP PENGIRIMAN DAYA TANPA KABEL DENGAN RANGKAIAN ROYER

Ananda, Ricki, Amin, Muhammad
Abstract: Abstrack: Wireless usage is no longer only able to send data or files, power delivery or power transfer can be applied using wireless networking technology system or also called wireless energy transfer. Research purposes,&#8230; s, to make prototype power wireless transfer by using royer oscilator circuit, and turning the load to the maximum with the minimum possible input. Using the 9.8 V input from Trafo 5A and changing the capacitor value of 6.8nf / 100v x10 C on the transmitter (coil transmitter bigger than coil receiver). Installation of each capacitor with a distance of 7 cm, give effect to maximal value increase, with Voltage 14.2 V, current 0.02 A, power 0.284 W and Decrease Freq 610.5 KHz. As for the distance of 12 cm also get a maximum value of 11.8 V voltage, current 0.02 A, and a decrease in Frequency 614 Khz. The greatest efficiency at both distances is obtained, and . To turn the load to the maximum (7 lamps used 7 W lamps with a total load 28 W), PWT connected to USB 5V, and connected to battery and booster converter circuit so the distance is 12 cm, obtained input voltage 2.2 and output voltage 47.8 V, with output power of 1.43 W, current 0.03 A, and percentage increase of 2072 voltage. Installation of capacitors affects the voltage values, current, distance and power on the receiver. To light a large load, used a series of booster converter to power 28 W load, with 3.7 V input on battery packed on USB 5V, type TP-4056.   Keyword : Royer Oscillator circuit, Power wireless transfer, Booster  converter circuit Abstrak: Penggunaan Wireless saat ini tidak lagi hanya bisa mengirim data atau file, pengiriman daya atau perpindahan daya bisa diterapkan menggunakan sistem teknologi jaringan nirkabel atau disebut juga wireless energy transfer. Tujuan penelitian, untuk membuat prototype power wireless transfer dengan menggunakan rangkaian royer oscilator, dan menyalakan beban secara maksimal dengan input seminimal mungkin. Dengan menggunakan input 9.8 V dari Trafo 5A dan perubahaan nilai kapasitor 6,8nf / 100v x10 C pada bagian transmitter (coil transmitter lebih besar dari coil receiver). Pemasangan tiap-tiap kapasitor dengan jarak 7 cm, memberi dampak peningkatan nilai  maksimal, dengan Tegangan 14.2 V, arus 0.02 A, daya 0.284 W dan Penurunan Freq 610.5 KHz. Sedangkan untuk jarak 12 cm juga mendapatkan nilai maksimal tegangan 11.8 V, arus 0.02 A, dan penurunan Frequensi 614 Khz. Efisiensi terbesar pada kedua jarak tersebut didapat, dan . Untuk menyalakan beban secara maksimal (beban digunakan lampu 7 W sebanyak 4 lampu dengan total beban 28 W), PWT dihubungkan ke USB 5V, dan terhubung ke baterai dan rangkaian booster converter, sehingga jarak 12 cm, didapat input tegangan 2.2 dan keluaran tegangan 47.8 V, dengan daya keluaran 1.43 W, arus 0.03 A, dan Persentasi kenaikan tegangan 2072. Pemasangan kapasitor mempengaruhi nilai tegangan, arus,jarak dan daya pada receiver. Untuk menyalakan beban yang besar, digunakan rangkaian booster converter untuk menyalakan beban 28 W, dengan input 3.7 V pada baterai yang dicas pada USB 5V, jenis TP-4056.   Kata Kunci : Rangkaian Royyer Oscillator, Power wireless transfer , Rangkain Booster

PERANGKAIAN GERBANG LOGIKA DENGAN MENGGUNAKAN MATLAB (SIMULINK)

Parinduri, Ikhsan, Nurhabibah Hutagalung, Siti
Abstract: Abstrack: The logic gate circuit using the simulink method matlab is a series of ways to prove between theories in simulation using the matlab program by entering parameters in the truth table at each logic gate. Parameters&#8230; ers in the truth table consist of logic 0 for low and logic 1 for high. The simulation is done by giving input (input) and outpout (output) at each basic logic gate which consists of 7 gates of which are NOT gates, AND, OR, NAND, NOR, X-OR and X-NOR. This proof is intended as a medium to study the logic gate in higher learning learning in digital engineering learning and digital systems. Keywords: Logic Gate, Matlab, Simulink   Abstrak: Perangkaian gerbang logika dengan menggunakan matlab metode simulink adalah perangkaian dengan cara pembuktian antara teori pada simulasi menggunakan program matlab dengan memasukkan parameter-paramater yang ada pada tabel kebenaran pada setiap gerbang logika. Paramter-paramater pada tabel kebenaran terdiri atas logika 0 untuk low dan logika 1 untuk high. Simulasi dilakukan dengan memberikan input (masukan) dan outpout (keluaran) pada setiap gerbang logika dasar yang teriri dari 7 gerbang daiantaranya adalah gerbang NOT, AND, OR, NAND, NOR, X-OR dan X-NOR. Pembuktian ini bertujuan sebagai media untuk mempelajari gerbang logika pada pembelajaran diperguruan tinggi pada pembelajaran teknik digital maupun sistem digital. Kata kunci : Gerbang Logika, Matlab, Simulink

SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENERIMAAN PEGAWAI DI STMIK ROYAL METODE SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING

Afrisawati, Afrisawati
Abstract: Abstrack: New Employee Recruitment on campus STMIK ROYAL. In the selection usually the campus will provide several series of tests to determine the ability and personal of the prospective employee. Data test results will&#8230; be stored in an archive or computer in the form of tables that create data and value of each test participant. Based on the current employee recruitment system HR has difficulty in selecting and evaluating the competent employees. To overcome this made a decision support system of new employee acceptance especially part of laboratory assistant. For determine employees who will be accepted, then built a computerized decision-making system that is able to facilitate the process of receiving new employees. the determination and identification of labor by using SAW method (Simple additive weighting) is a method that can find a best alternative from various alternatives based on predetermined criteria. The point is that the method determines the weight value for each criterion. The best alternatives are those who are eligible to be employees based on predetermined criteria. Assessment is done by finding the value of weight for each criterion, then conducted the ranking process that will determine the optimal alternative that is the employee who will be considered by the decision maker to become employees at the company. This decision support system will be able to assist the human resources in determining the recruitment of new employees, especially the assistant laboratory at STMIK ROYAL.   Keywords: assessment criteria, SAW method, decision support system.   Abstrak: Penerimaan Karyawan baru pada kampus STMIK ROYAL. Dalam penyeleksian biasanya pihak kampus akan memberikan beberapa rangkaian tes untuk mengetahui kemampuan serta pribadi dari calon pegawai tersebut. Data hasil tes tersebut nantinya akan disimpan dalam suatu arsip ataupun komputer yang berupa tabel yang membuat data dan nilai masing-masing peserta tes. Berdasarkan system penerimaan pegawai yang berjalan saat ini SDM mengalami kesulitan dalam menyeleksi dan mengevaluasi pegawai yang berkompeten. Untuk mengatasinya dibuat suatu sistem pendukung keputusan penerimaan pegawai baru khususnya bagian asisten laboraturium.Untuk menentukan pegawai yang akan diterima, maka dibangun sebuah sistem pengambilan keputusan terkomputerisasi yang mampu memudahkan proses penerimaan pegawai baru. penentuan dan identifikasi tenaga kerja dengan menggunakan metode SAW (Simple additive weighting) adalah metode yang dapat mencari suatu alternatif terbaik dari berbagai alternatif berdasarkan kriteria – kriteria yang telah ditentukan. Intinya bahwa metode tersebut menentukan nilai bobot pada setiap kriteria. Alternatif terbaik yang dimaksud adalah yang berhak menjadi pegawai berdasarkan kriteria yang telah ditentukan. Penilaian dilakukan dengan mencari nilai bobot untuk setiap kriteria, kemudian dilakukan proses perangkingan yang akan menentukan alternatif optimal yaitu para pegawai yang akan dipertimbangkan oleh pengambil keputusan untuk menjadi pegawai pada perusahaan tersebut. Sistem pendukung keputusan ini nantinya dapat mambantu pihak SDM dalam menentukan perekrutan karyawan baru khususnya asisten laboraturium di STMIK ROYAL.   Kata Kunci     : kriteria penilaian, metode SAW, sistem pendukung keputusan.

PERBANDINGAN DOUBLE MOVING AVERAGE DENGAN DOUBLE EXPONENTIAL SMOOTHING PADA PERAMALAN BAHAN MEDIS HABIS PAKAI

Sinaga, Hommy Dorthy Ellyany, Irawati, Novica
Abstract: Medical disposable is one of important support tools in medical operational and must not be out of stock in order to deliver excellent service in hospital. The pharmacy department has to forecast the demand to supply information&#8230; ormation for decision making in budgeting. In this paper, is comparing double moving average and double exponential smoothing method for 3 ml spuit for time series 01 January to 30 June 2017. The accuracy of forecasting is the most important and it can be measure with MAPE (Mean Absolute Percentage Error) and RMSE (Root Mean Square Value). The smallest value of MAPE and RMSE is having the high accuracy of forecasting. The double moving average method has the smallest MAPE = 0.353 and RMSE = 95.8 compare to Exponential Smoothingand be the best option to use as method to forecast the medical disposable supply demand.