Abstract:Artikel ini mengangkat dan mengkaji secara mendalam perjalanan spiritualitas Henricus Leven, seorang tokoh yang dikenal memiliki kedalaman refleksi batin, ketekunan dalam pencarian makna hidup, serta kemampuan untuk memadukan…
dukan pengalaman spiritual dengan tantangan realitas modern.Spiritualitas dalam pandangan Henricus Leven tidak hanya berkaitan dengan ritual keagamaan atau praktik ibadah, tetapi juga mencakup seluruh aspek kehidupan manusia: hubungan dengan Tuhan, sesama, alam, serta kehidupan batin yang paling personal. Leven melihat spiritualitas sebagai sebuah perjalanan panjang yang penuh dengan proses pengenalan diri, pergulatan, keheningan, kesadaran, dan transformasi. Ia memandang bahwa setiap manusia memiliki panggilan untuk menemukan Tuhan dalam pengalaman sehari-hari, baik melalui keberhasilan maupun kegagalan, melalui kebahagiaan maupun penderitaan. Pemahaman ini membuat spiritualitas menjadi sesuatu yang dekat, membumi, dan dapat dialami oleh siapa pun.Dalam artikel ini, dilakukan kajian mendalam mengenai bagaimana perjalanan spiritualitas dapat mempengaruhi kehidupan manusia. Spiritualitas tidak hanya memperkaya kehidupan religius seseorang tetapi juga membentuk karakter, etika, pola pikir, dan cara manusia memaknai hidup. Spiritualitas berperan sebagai fondasi moral dan emosional yang menguatkan manusia ketika menghadapi kesulitan, tekanan hidup, kekecewaan, serta perubahan zaman. Selain itu, artikel ini juga mengangkat pandangan para ahli tentang definisi spiritualitas yang semakin berkembang seiring perubahan paradigma ilmu pengetahuan modern. Para ahli melihat spiritualitas sebagai pencarian makna, hubungan pribadi dengan yang transenden, dimensi terdalam manusia, serta kesadaran akan tujuan hidup.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk perilaku bullying yang terjadi di kalangan peserta didik di SMP Negeri 7 Palopo, untuk menganalisis strategi manajemen konflik yang diterapkan oleh pihak sekolah dalam mengatasi…
engatasi perilaku bullying, untuk menganalisis tantangan dalam pelaksanaan strategi manajemen konflik dalam mengatasi perilaku bullying. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku bullying di SMP Negeri 7 Palopo mencakup bentuk fisik, verbal, dan sosial yang saling berkaitan, dengan bullying verbal paling dominan karena dianggap candaan dan sulit terdeteksi. Penyebabnya berasal dari kombinasi faktor internal seperti rendahnya empati, faktor keluarga dengan pola asuh keras, lingkungan sekolah yang kurang pengawasan, serta pengaruh teman sebaya dan media sosial. Untuk mengatasi hal tersebut, sekolah menerapkan strategi manajemen konflik secara preventif, kuratif, dan rehabilitatif melalui pendekatan kolaboratif yang melibatkan guru, siswa, dan orang tua. Namun, pelaksanaannya masih menghadapi tantangan berupa keterbatasan fasilitas, dukungan eksternal, dan kebijakan yang belum maksimal, sehingga diperlukan penguatan implementasi agar strategi ini dapat berjalan lebih efektif dalam menekan kasus bullying di sekolah.
Abstract:Penguatan literasi finansial pada anak usia dini menjadi salah satu fondasi penting untuk membentuk perilaku pengelolaan keuangan yang bijak sejak awal, namun pada praktiknya, pembelajaran literasi finansial di Lembaga PAUD…
AUD masih disampaikan secara verbal, bersifat abstrak, dan minim penggunaan media yang menarik sehingga anak mengalami kesulitan dalam memahami konsep kebutuhan dan keinginan. Penelitian ini bertujuan mengembangkan Pop-Up Book: “Dongeng Petualangan Lily dan Celengan Ajaib” sebagai media pembelajaran literasi finansial untuk usia 5-6 tahun. Penelitian menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analisis, desain, pengembangan implementasi, dan evaluasi. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, validasi ahali, serta ujian coba skala kecil dan besar. Hasil validasi menunjukkan bahwa media memperoleh nilai 92,5% dari ahli materi (sangat valid), 95% dari ahli media (sangat valid), dan 96,25% dari ahli pengguna (sangat praktis). Uji coba pembelajaran menunjukkan peningkatan pemahaman anak terhadap konsep kebutuhan dan keinginan, meningkatnya antusiasme, serta keterlibatan aktif selama proses pembelajaran berlangsung. Dengan demikian, media pop-up book dinilai layak, menarik, dan efektif digunakan dalam pembelajaran literasi finansial di PAUD.
Abstract:Penelitian ini dilatarbelakangi dengan permasalahan banyaknya pendidikan dibawah naungan pondok pesantren Penelitian mengalami kesulitan dalam menyelaraskan pemahaman tentang agama kepada para siswa, hal itu menyebabkan…
banyak santri yang kesusahan dalam membagi waktu belajar dan membagi kefokusan antara pelajaran sekolah formal dengan pelajaran pesantren. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui lebih dalam mengenai manajemen integrasi kurikulum Takhasssus Kitab di MTs Darul Ulum.
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Kemudian data tersebut dianalisis melalui reduksi data, penyajian data dan menarik kesimpulan.
Hasil kesimpulan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa: Perencanaan integrasi kurikulum takhassus kitab dilakukan mulai dari membentuk tim penyusunan perencanaan integrasi kurikulum yang terdiri dari ketua yayasan, kepala madrasah diniyah, dan kepala MTs serta beberapa anggota lain, serta menentukan rencana pembelajaran kurikulum yang akan dijalankan. Pengorganisasian integrasi kurikulum dilakukan dengan pembagian tugas dan tanggung jawab untuk semua anggota tim integrasi kurikulum dan koordinasi hasil perencanaan kepada para guru yang terlibat dalam pelaksanaan integrasi kurikulum takhassus kitab. Pelaksanaan integrasi kurikulum takhassus kitab yaitu proses pembelajaran dikelas dengan bahan ajar pendukung kitab kuning. Selanjutnya, evaluasi dilakukan dengan dua jenis yaitu evaluasi proses yang dilakukan untuk para guru dan evaluasi hasil yang dilakukan pada para siswa.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji isi teologis, nilai pendidikan, serta penerapan praktis dari QS. Ayat 9 Az-Zumar dalam perspektif pendidikan Islam di Indonesia. Melalui metode kajian tafsir tematik dan analisis isi,…
si, penelitian ini menunjukkan bahwa ayat tersebut menegaskan keterkaitan mendasar antara iman, pengetahuan, dan tindakan sebagai dasar teologis pendidikan Islam. Ayat ini menyoroti pentingnya orang berilmu dan beribadah dengan kesadaran akan kehidupan setelah mati, serta menjadikan ilmu sebagai faktor penentu utama antara manusia yang berpikir (ulul albab) dan yang tidak. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa nilai-nilai dalam QS. Ayat 9 Az-Zumar telah diterapkan melalui: peningkatan pembelajaran Al-Qur’an dan akhlak mulai dari PAUD/RA, kebiasaan ibadah mahdhah dan muamalah, pengintegrasian ilmu umum dan agama dalam kurikulum, serta pendekatan belajar yang menonjolkan kesadaran dunia dan akhirat. Namun, pelaksanaan tersebut tetap menghadapi permasalahan berupa ketidakcukupan infrastruktur, kurangnya sumber daya, dan keperluan penyesuaian terhadap kondisi saat ini tanpa mengurangi nilai spiritual.
Abstract:Rendahnya minat untuk berwirausaha di kalangan anak muda menimbulkan kebutuhan akan pendidikan yang dapat menumbuhkan jiwa kewirausahaan mulai dari usia dini, bukan sekadar sebagai tambahan keterampilan tetapi juga sebagai…
ai bagian dari pengembangan karakter. Artikel ini membahas peran edupreneurship sebagai metode pendidikan dalam menciptakan kreativitas wirausaha Islami dengan pendekatan kajian pustaka. Analisis akan berfokus pada pengertian edupreneurship, integrasi nilai-nilai Islam dalam kewirausahaan, serta cara yang dapat digunakan untuk menilai kreativitas wirausaha di sekolah. Kajian literatur dilakukan dengan melakukan pemeriksaan terhadap berbagai sumber akademis untuk memperkirakan kekuatan dan kelemahan penerapan program edupreneurship, termasuk dalam hal kurikulum, desain pembelajaran, kegiatan praktik seperti bazar sekolah, pembuatan produk, pemasaran digital, serta penerapan alat untuk mengembangkan kreativitas. Hasil analisis menunjukkan bahwa edupreneurship memiliki potensi besar untuk meningkatkan kreativitas wirausaha Islami jika diintegrasikan ke semua mata pelajaran, dijalankan secara teratur, dan didukung oleh alat evaluasi yang jelas. Tanpa dukungan tersebut, klaim keberhasilan dalam membentuk kreativitas bersifat deskriptif dan sulit untuk digeneralisasi. Sebagai kesimpulan, penguatan edupreneurship harus diarahkan pada pendekatan yang lebih sistematis dan berbasis bukti agar dapat secara efektif membentuk generasi wirausaha Islami yang kreatif, beretika, dan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman. Abstrak dibuat dalam dua bahasa, yaitu Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia. Abstrak memuat secara singkat tentang latar belakang, tujuan, metode penelitian, hasil penelitian, dan kesimpulan penelitian. Abstrak berisi maksimum 250 kata, spasi tunggal ditulis dengan huruf miring (Italic) bagi abstrak Bahasa Inggris. Di bawah abstrak dicantumkan kata kunci yang terdiri atas maksimum enam kata, dimana kata pertama adalah yang terpenting. Abstrak dalam bahasa Indonesia merupakan terjemahan dari bahasa Inggris. Editor berhak untuk mengedit abstrak demi alasan kejelasan isi abstrak.
Abstract:This study describes the strategies and mentoring model implemented by HIMPAUDI in Krui, West Pesisir Regency, to improve the professionalism of early childhood education teachers. This research employed a descriptive qualitative…
alitative approach, with primary data collected through a structured interview with a HIMPAUDI board member in West Pesisir Regency. The findings show that HIMPAUDI mentoring is carried out through tiered training, curriculum and learning workshops, teacher working groups, seminars, mentoring, supervision, sharing of good practices, and socialization of professional ethics. The mentoring model is participatory, collaborative, continuous, needs-based, reflective, and ethical-professional. These activities strengthen teachers pedagogical, professional, social, and personal competencies, particularly in understanding child development, designing creative learning, developing learning media, adapting the curriculum, and maintaining professional responsibility. However, implementation is constrained by limited time, training costs, unequal access to information, varied teacher motivation, digital competence, and coastal geographical conditions. The study recommends strengthening local professional development through professional learning communities, mentoring cycles, digital support, and institutional collaboration among HIMPAUDI, local government, higher education institutions, and early childhood education providers.
Abstract:HIV/AIDS remains a major public health concern worldwide, and stigma toward People Living with HIV/AIDS (PLWHA) continues to hinder prevention and treatment efforts, particularly in regions with limited health literacy.…
In Gorontalo City, community stigma persists due to misconceptions about HIV transmission, exaggerated fears, and culturally embedded moral judgments that associate HIV with deviant behavior. This study aims to describe the level of community stigma toward PLWHA in Liluwo Village and identify factors contributing to these attitudes. Using an analytical survey with a cross-sectional design, the study involved 185 respondents selected through stratified random sampling. A structured questionnaire assessed respondents’ HIV/AIDS knowledge, religiosity, and stigmatizing attitudes. The findings reveal that 102 respondents (55.1%) demonstrated stigmatizing behaviors, characterized by avoidance of physical contact, reluctance to live near PLWHA, fear of sharing public spaces, and inaccurate beliefs about how HIV is transmitted. Meanwhile, 83 respondents (44.9%) exhibited no stigma, showing higher levels of HIV-related knowledge, a better understanding of scientific facts about transmission, and a more empathetic and inclusive approach toward PLWHA. The variation between these groups highlights the crucial role of health literacy, cultural norms, and access to accurate information in shaping community attitudes. The study concludes that reducing stigma requires comprehensive and continuous educational interventions, targeted health promotion, and active involvement of community and religious leaders to build a more supportive environment for PLWHA. Strengthening public understanding is essential to ensure equitable treatment and improve the well-being of those affected by HIV.
Abstract:Background: Diabetes mellitus is a chronic metabolic disorder caused by high levels of physical activity, high sugar consumption, reduced insulin production, and impaired insulin response or other hormones that inhibit insulin…
nsulin action. Based on IDF data, the prevalence of diabetes mellitus in Indonesia in 2024 is estimated to reach 11.3% of the population (approximately 20.4 million people). In addition, the Ministry of Health shows that in 2023, cases of diabetes mellitus will reach 11.7% and are predicted to continue to increase. High blood glucose levels, if left untreated, can cause various complications such as heart disease, stroke, nerve damage, and wound infections that can lead to amputation. One non-pharmacological treatment that can be given is by giving boiled moringa leaves, because moringa leaves contain antioxidants such as flavonoids, vitamins A, C, and E which can lower blood glucose levels. Objective: To determine the effect of Moringa leaf decoction on reducing blood glucose levels in diabetes mellitus patients in Sikampuh Village, Kroya District, Cilacap Regency. Method: The method used was a qualitative descriptive method with a case study approach. Results: Based on the research results, administering Moringa leaf decoction to blood glucose levels in diabetes mellitus patients for 7 days was proven to be effective in lowering blood glucose levels. Conclusion: Administering Moringa leaf decoction to diabetes mellitus patients for 7 days can lower blood glucose levels.
Abstract:Background: Preschool-Aged children, aged 3–6 years, where the preschool period becomes a very fun time and get various new things. The weakness experienced by preschool children is that their immune system is weaker than…
han adults, which makes them more susceptible to infections, as well as the risk of falls and injuries, so they require medical treatment in the hospital. Childern who undergoing treatment at the Puskesmas can cause anxiety for them because they must leave their familiar, safe, loving, and enjoyable home environment. Hospitalization is a planned medical procedure that requires care and treatment but can trigger anxiety in children, both mentally and physically. Anxiety will cause children to become uncooperative and difficult to cooperate with health workers. During this process, children may face traumatic experiences that cause stress. One of the efforts to reduce the level of anxiety is by implementing play therapy, one of which is the coloring play therapy technique. Objective: This research describes the application of coloring play therapy on anxiety levels in preschool-aged children at Padamara Health Center. Methods: This research used a case study research design method. Results: This research indicate that before the intervention score was 25 (moderate anxiety) and after the intervention score was 9 (no anxiety). Conclusion: Coloring play therapy can reduce anxiety levels in preschool-aged children undergoing treatment at Padamara Health Center.