Search Articles & Publications

Showing 4179 articles found for "Kata"

PERHITUNGAN CADANGAN BATUBARA DENGAN MINE SOFTWARE MINESCAPE 5.12 PADA PT SAPTAINDRA SEJATI TANJUNG TABALONG KALIMANTAN SELATAN

Hong Lawing, Yustina, Agung Bramanto
Abstract: ABSTRAK   Dalam bidang pertambangan, pengolahan data sangat penting karena deposit bahan galian tersebar tidak merata di dalam bumi. Penggunaan program Minescape mampu meningkatkan semua aspek informasi teknik suatu site tambang,… u site tambang, mulai dari data eksplorasi, survey geologis, sampai ke jadwal produksi tambang, dan mengelola model-model geologi tiga dimensi serta desain tambang dengan sistem grafik CAD 3D. Metode yang digunakan adalah pengumpulan data numerik serta analisis data yang dapat diukur yang mencakup data topografi, data modelling batubara, dan design tambang. Penelitian ini termasuk dalam kategori penelitian deskriptif yaitu observasi langsung di lapangan dengan menggunakan data kuantitatif. Dari perhitungan dengan menggunakan Software Minescape 5.12 diperoleh total waste sebesar 1.700.898,91 Bcm dan batubara sebesar 242.840,92 Ton. Hasil perhitungan dari volume dan tonase diketahui nilai nisbah pengupasan atau stripping ratio sebesar 7,00.   Kata Kunci : Pertambangan, Permodelan, Minescape, Batubara Abstract In the field of mining, data processing is crucial due to the uneven distribution of mineral deposits within the earth. The utilisation of the Minescape programme can enhance all aspects of technical information for a mining site, from exploration data and geological surveys to the mining production schedule, and managing three-dimensional geological models and mine designs with the CAD 3D graphics system. The methods used include numerical data collection and measurable data analysis, encompassing topographic data, coal modelling data, and mine design. This research falls into the category of descriptive research, involving direct field observations using quantitative data. Calculations using Minescape Software 5.12 revealed a total waste of 1,700,898.91 Bcm and coal of 242,840.92 tonnes. From the calculation of volume and tonnage, the stripping ratio was found to be 7.00. Keywords: Mining, Modelling, Minescape, Coal

PEMBERDAYAAN E DIGITAL DALAM MENGUATKAN KEWIRAUSAHAAN PADA SISWA SMA MAMIAY KOTA MEDAN

Dahrul Siregar, Finta Aramita, Retna Siregar
Abstract: Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan siswa SMA Mamiay Medan dalam memanfaatkan teknologi digital untuk mengembangkan kewirausahaan. Program dilaksanakan selama 6 bulan dengan melibatkan 92 siswa kelas… X dan XI. Metode pelaksanaan mencakup pelatihan, praktik langsung, dan pendampingan intensif dengan pendekatan blended learning. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam kompetensi digital siswa dari rata-rata 45% menjadi 82%. Program ini berhasil menciptakan 43 unit usaha digital aktif dengan total omset Rp 68,5 juta dalam 3 bulan operasional. Tingkat kehadiran peserta mencapai 85%, melampaui target awal 80%. Dampak program terlihat dari peningkatan rata-rata pendapatan siswa sebesar Rp 750.000/bulan dan terbentuknya tiga komunitas wirausaha digital. Keberlanjutan program didukung oleh pembentukan inkubator bisnis sekolah dan pengembangan jaringan mentor. Program ini berkontribusi dalam pengembangan model pemberdayaan kewirausahaan digital untuk siswa SMA yang dapat direplikasi di institusi pendidikan lainnya.

PERAN KEPEMIMPINAN VISIONER KEPALA SEKOLAH DALAM MEWUJUDKAN GURU BERMUTU UNTUK MENDUKUNG VISI INDONESIA MAJU

Agustina Rahmi, Dwi Sogi Sri Redjeki, Melly Anggraini, Sabariah, Eshariayni, Andri Kurniawan
Abstract: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Peran Kepemimpinan Visioner Kepala Sekolah dalam Mewujudkan Guru Bermutu untuk Mendukung Visi Indonesia Maju dan implementasinya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif… dengan teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Peran Kepemimpinan Visioner Kepala Sekolah di SDN Semangat Dalam 3, yaitu: a) berusaha memahami dan mendengarkan kebutuhan dan keinginan warga sekolah, b) memberikan dukungan unutuk meningkatkan mutu guru dengan pendidikan, pelatihan dan pengembangan kemampuan, c) jika ada guru yang kesulitan maka kepala sekolah tidak segan untuk memberikan arahan, mentoring dan evaluasi yang disesuaikan dengan kemampuan guru dan d) kepala sekolah berusaha menciptakan suasana kebersamaan yang nyaman dan mendukung. Sedangkan, implementasi Kepemimpinan Visioner Kepala Sekolah di SDN Semangat Dalam 3, yaitu dengan: a) berpedoman dengan tujuan, visi dan misi yang ditetapkan, b) berusaha mendengarkan, mengakomodasi dan mengkomunikasi sesuai kebutuhan guru, dan c) kepala sekolah mendorong dalam peningkatan pendidikan, pelatihan dan kegiatan pertemuan dengan berkalaborasi.

IMPLEMENTASI METODE BAHASA ISYARAT HURUF HIJAIYAH DALAM PENINGKATAN BELAJAR BACA TULIS AL-QUR’AN (BTQ) BAGI SANTRIWATI TUNARUNGU DI PONDOK PESANTREN TAHFIZ DIFABEL BAZNAS (BAZIS) LEBAK BULUS

Balqish, Balqish Abiyyah Gholibah, Yayah, Yayah Nurmaliyah
Abstract: Penelitian ini mengkaji efektivitas metode pembelajaran bahasa isyarat di pesantren difabel, dengan fokus pada peningkatan kemampuan Baca Tulis Al-Quran (BTQ) bagi santri tunarungu. Studi dilakukan di Pondok Pesantren Tahfiz… hfiz Difabel KH. Ahmad Lutfi Fathullah BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta menggunakan metode kualitatif deskriptif dan observasi lapangan. Sumber data utama adalah wawancara dengan praktisi pembelajaran difabel tunarungu dan literatur terkait. Pembelajaran BTQ dengan metode bahasa isyarat huruf hijaiyah memerlukan pendekatan terstruktur dan komprehensif, termasuk pelatihan guru, RPP, dan media pembelajaran visual. Pelaksanaan mencakup sesi rutin dan prinsip interaksi langsung, visualisasi, dan keperagaan. Evaluasi dilakukan melalui Ujian Harian (UH), Penilaian Akhir Semester (PAS), dan observasi langsung. Faktor pendukung meliputi media pembelajaran visual interaktif dan pelatihan guru, sementara faktor penghambat termasuk keterbatasan media pembelajaran, latar belakang pendidikan guru, dan variasi tingkat ketunaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan perencanaan matang dan dukungan berkelanjutan, metode ini dapat meningkatkan kemampuan BTQ santriwati tunarungu secara signifikan.

EDUKASI PEMBERANTASAN JENTIK – JENTIK NYAMUK PADA KELUARGA TN.H DENGAN POST DEMAM BERDARAH DI DESA PETIR

Fina Triyaningsih, Wiwik Priyatin
Abstract: Latar Belakang :Menurut survei yang dilakukan peneliti pada tanggal 7 November 2022 berupa wawancara dengan Ketua RT Desa Petir, diperoleh data bahwa warga Desa Petir masih kurang pengetahuannya tentang pemberantasan nyamuk… muk dan fooging juga jarang. Selesai. Berdasarkan survei yang dilakukan peneliti pada tanggal 8 November 2022 berupa wawancara dengan Bidan Desa Petir untuk kasus DBD di Desa Petir, terdapat sekitar 10 kasus DBD dalam 1 tahun terakhir. rendah, masih banyak sampah berserakan, kurangnya promosi kesehatan di lingkungan sekitar dan pelaksanaan fooging yang masih belum efektif. Tujuan :Mengetahui perilaku, setelah diberikan edukasi pengetahuan tentang pemberantasan jentik nyamuk pada keluarga Pak H Pasca DBD di Desa Petir. Metode :Jenis penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan bantuan kategori media lembar pengetahuan dan lembar observasi. Hasil :Tingkat pengetahuan meningkat dari tidak tahu menjadi mampu menerapkan dan kategori pengetahuan meningkat dari kurang (skor 0-4) menjadi baik (skor 11-15). Kesimpulan :Dengan melakukan pendidikan dapat mengubah pengetahuan, sikap, dan tindakan individu, keluarga, dan masyarakat . Kata Kunci: Keluarga, Pasca DBD, Edukasi Pemberantasan Jentik Nyamuk

TINJAUAN WAKTU PENYEDIAAN BERKAS REKAM MEDIS RAWAT JALAN BERDASARKAN STANDAR PELAYANAN MINIMAL (SPM) DI RS X KOTA PURBALINGGA

Khiqmatun Nazilah, Khusnul Khotimah Arum Nur Cahyanti, Ilham Rahmansyah
Abstract: Waktu penyediaan rekam medis rawat jalan sangat penting untuk mempercepat pelayanan kesehatan yang diberikan kepada pasien agar tidak terjadi antrian yang panjang pada saat penerimaan pasien rawat jalan. waktu penyediaan… rekam medis rawat jalans esuai dengan SPM yaitu ≤ 10 menit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui lama waktu penyediaan rekam medis rawat jalan dan rata-rata lama waktu nya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. sampel penelitian ini adalah 44 berkas rekam medis pasien rawat jalan pada bulan Mei 2024. Dari 44 berkas rekam penyediaan 10 menit yaitu berjumlah 13 berkas rekam medis (30%) dan 10 menit yaitu berjumlah 31 berkas rekam medis (70%). Dan rata-rata lama waktu penyediaannya yaitu 13 menit atau 10 menit. Kesimpulan: Lama waktu penyediaan berkas rekam medis rawat jalan di Rumah Sakit X di Purbalingga bervariasi antara ≤10 hingga 10 menit.   Kata Kunci : Kelengkapan Dokumen, Rekam Medis, Rumah Sakit

GAMBARAN PENERAPAN SIMRS PADA BAGIAN PELAPORAN INTERNAL DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN MODEL 5M DI RUMAH SAKIT X

Olivia Ratna Julianggi, Wiwik Priyatin, Khusnul Khotimah Arum Nur Cahyanti
Abstract: Laporan internal memuat catatan dan atau rekaman kegiatan yang telah diselesaikan atau dikerjakan oleh pihak manajemen rumah sakit. Pelayanan kesehatan yang baik dan bermutu kepada masyarakat, rumah sakit memerlukan dukungan… ngan input yang bermutu juga sehingga akan menghasilkan output yang berkualitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi gambaran penerapan SIMRS pada bagian pelaporan internal dengan menggunakan pendekatan model 5M di Rumah Sakit X. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif, dengan menggunakan unsur man, money, material, machine, methode melalui analisis kualitatif dengan menggunakan metode observasi dan wawancara. Hasil penelitian ini untuk unsur man sudah sesuai, untuk unsur money sudah terdapat anggaran operasional tetapi belum terlaksana untuk anggaran pelatihan, untuk unsur materials ketersediaan bahan-bahan sudah cukup memadai, unsur machine sudah terdapat mesin pendukung dalam pengelolaan, dan untuk unsur  methode terdapat SOP untuk kegiatan pelaporan, tetapi belum terdapat SOP khusus untuk kegiatan pelaporan internal.   Kata kunci: 5M, Pelaporan, Pelaporan internal, SIMRS

EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN WAYANG TULANG RANGKA DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN SISWA KELAS 6 TENTANG SISTEM GERAK MANUSIA

Avivah Indah Parawangsa, Lailatun Nazilah, Izzatul lailiyah, M. Faizal A, Arie Widya Murni
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas penggunaan media pembelajaran wayang tulang rangka dalam meningkatkan pemahaman siswa kelas 6 tentang sistem gerak manusia. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif… dengan desain pre-test dan post-test. Sampel penelitian terdiri dari 7 siswa kelas 6 di sebuah sekolah dasar. Model pembelajaran yang digunakan adalah Project-Based Learning (PjBL). Data dianalisis menggunakan uji statistik paired sample t-test dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman siswa setelah menggunakan media wayang tulang rangka, dengan rata-rata nilai post-test lebih tinggi dibandingkan pre-test. Temuan ini menunjukkan bahwa media pembelajaran berbasis wayang tulang rangka efektif digunakan dalam pembelajaran sistem gerak manusia.

IMPLEMENTASI KURIKULUM PAI UNTUK ANAK SHOLEH BAGI ANAK USIA DINI DI TK ISLAM AR REHAN

Husaini Nasution, Nur Aprilda Mardatillah, Tia Rahayu
Abstract: Kurikulum memiliki peran yang sangat penting dalam sistem pendidikan karena berfungsi sebagai pedoman utama dalam merancang, melaksanakan, dan mengevaluasi proses pembelajaran. Secara umum, kurikulum tidak hanya berisi mata… ata pelajaran yang harus dipelajari, tetapi juga mencakup tujuan pendidikan, metode pengajaran, serta cara-cara penilaian yang digunakan untuk mengukur pencapaian peserta didik. Tujuan penelitian adalah (1) untuk menganalisis konsep anak usia Dini (AUD), (2) untuk menganalisis kurikulum Pendidikan Agama Islam pada anak usia dini, (3) untuk menganalisis implementasi kurikulum PAI pada anak usia dini di Kelompok Bermain (KB) dan TK khususnya di TK Islam Ar Rehan Pekanbaru. Metode penelitian adalah Kualitatif Deskriptif, Data penelitian ini adalah data kualitatif berupa kata-kata atau kalimat hasil wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data hasil wawancara diperoleh dari narasumber yang telah ditetapkan. Hasil penelitian adalah bahwa Kurikulum TK islam Ar-Rehan disusun dengan mengusung nilai-nilai islami sebagai dasar untuk pengembangan karakter peserta didik dan Metode pembelajaran PAI dilakukan dengan pembiasaan bernyanyi, bercerita, bermain dan sebagainya yang bersifat,interaktif, inovatif, dan menyenangkan. Setiap metode tersebut tentunya disesuaikan dengan perkembangan anak didik.

PENINGKATAN PEMAHAMAN DESIGN THINKING PADA MAHASISWA AKUNTANSI ANGKATAN 2023/2024

Ainun Hertikasari, Fadhla Khanifa, Marwah Padma Raya Hasibuan
Abstract: Makrab adalah singkatan dari malam keakraban yang biasanya dilaksanakan oleh jurusan dengan tujuan memperkenalkan mahasiswa baru kepada sesama maba, kakak tingkat, dan serba-serbi mengenai jurusan tersebut. Design Thinking… ng merupakan tema yang sangat menarik, karena dapat menambah wawasan bagi mahasiswa serta pengurus HMJ khususnya, bagaimana cara memecahkan masalah lewat beberapa proses yang dapat menciptakan hal baru dengan kreatif dan solutif berdasarkan kebutuhan pengguna. Manfaat dari design thinking: melahirkan inovasi baru yang dapat meningkatkan profit bagi bisnis, mempererat hubungan dengan konsumen karena secara langsung melibatkan mereka dalam proses design thinking, mendorong terciptanya ide-ide yang kreatif dan inovatif guna memecahkan masalah, dapat diterapkan di segala bidang meski kini lebih banyak digunakan dalam bidang teknologi, mengurangi resiko produk tidak laku di pasaran, meningkatkan kepuasan pelanggan. Mahasiswa akuntansi khususnya pengurus HMJ harus paham dengan konsep design thinking, bagaiaman cara menggunakannya dan apa manfaat dari menggunakan konsep design thinking tersebut. Adapun tujuan dari kegiatan ini adalah Memberikan pengetahuan tentang konsep design thinking, sehingga diharapakan mahasiswa akuntansi khususnya pengurus organisasi HMJ dapat menggunakan kosep design thinking. Metode dari kegiatan ini dengan cara, presentasi, diskusi dan tanya jawab. Sesuai dengan harapan indikator keberhasilan hasil pengabdian kepada masyarakat diketahui bahwa 100% peserta dapat mengikuti tanya jawab dan diskusi cara pentingnya mempunyai kemampuan mengatur keuangan di organisasi sampai selesai.