Abstract:Abstract: The use is still the traditional way by trying corn seeds planted by farmers in Tanjungbalai in Asahan Regency. Farmers will choose maize seeds that are fast growing, but will have poor yields on fruit size, resulting…
sulting in less satisfactory yields. As a result a problem arises that will occur in the absence of determining a number of criteria that can get quality corn seeds. Farmers are not familiar with the use of technology in getting good corn seeds. This requires the use of a system that is able to answer and provide solutions in the selection of corn seeds using a number of criteria and alternatives to superior corn seeds. This research uses AHP method decision support system with comparison of criteria and alternatives in the selection of superior corn seeds in producing the best alternative.
Keywords: AHP, alternatives, criteria, farmers superior corn seeds
Abstrak: Penggunaan masih cara yang tradisional dengan mencoba bibit jagung yang di tanam oleh para petani di Tanjungbalai di Kabupaten Asahan. Petani akan memilih bibit jagung yang waktu tanamnya cepat, namun akan memiliki menghasilkan yang kurang baik pada ukuran buah mengakibatkan hasil produksi menjadi kurang memuaskan. Akibatnya timbul suatu masalah yang akan terjadi dengan tidak adanya penentuan sejumlah kriteria yang bisa mendapatkan bibit jagung yang berkualitas. Para petani kurang paham dengan penggunaan teknologi dalam mendapatkan bibit jagung yang bagus. Hal ini diperlukan penggunaan sistem yang mampu menjawab dan memberikan solusi dalam pemilihan bibit jagung menggunakan sejumlah kriteria dan alternatif bibit jagung unggul. Penelitian ini menggunakan sistem pendukung keputusan metode AHP dengan perbandingan kriteria dan alternatif pada pemilihan bibit jagung yang unggul dalam menghasilkan sebuah alternatif yang terbaik.
Kata kunci: AHP, alternatif, bibit jagung unggul, kriteria, petani
Abstract:Abstract: The Information Systems Study Program is one of the study programs at the Open University. The duties and responsibilities of the study program are managing academic and non-academic services. Management of incoming…
oming and outgoing mail is one of the tasks that must be carried out so that the service process is maximized. But the management is still manually so that problems occur such as difficulty in finding incoming or outgoing mail because it is still stored in folders, can only be accessed by one person because it is still stored on a computer and it is difficult to classify incoming mail. Therefore there must be a web-based incoming and outgoing mail management application. The purpose of this research is to implement a web-based incoming and outgoing mail application in the Information Systems Study Program. The model used for its development uses the waterfall model, while the testing model uses a black box. The results of this study are knowing the usability of implementing incoming and outgoing letters in the Information Systems Study Program.
Keywords: Black Boxes; Outgoing Letters; Incoming Letters; Waterfalls; Web Applications.
Abstrak: Program Studi Sistem Informasi merupakan salah satu program studi yang ada di Universitas Terbuka. Tugas dan tanggung jawab program studi adalah mengelola layanan akademik maupun non akademik. Pengelolaan surat masuk dan surat keluar merupakan salah satu tugas yang harus dijalankan agar proses layanan menjadi maksimal. Namun pengelolaannya masih secara manual sehingga terjadi permasalahan seperti sulitnya mencari surat yang masuk atau surat yang keluar karena masih di simpan dalam folder-folder, hanya bisa di akses oleh satu orang karena masih disimpan dalam sebuah komputer dan sulit mengklasifikasikan surat yang masuk. Oleh sebab itu harus ada sebuah aplikasi pengelolaan surat masuk dan surat keluar berbasis web. Tujuan dari penelitian ini adalah mengimplementasikan aplikasi surat masuk dan surat keluar berbasis web di Program Studi Sistem Informasi. Model yang digunakan untuk pengembangannya menggunakan model watelfall, sedangkan model pengujiannya menggunakan black box. Hasil dari penelitian ini adalah mengetahui usability dari implementasi surat masuk dan surat keluar di Program Studi Sistem Informasi
Kata kunci: Aplikasi Web; Black Box; Surat Keluar; Surat Masuk; Waterfall.
Abstract:Abstract: Data from the National Socio-Economic Survey of the National Central Bureau of Statistic (Susenas, BPS) 2016 shows that the average amount of national top up the balance spending per month in 2016 reaches Rp 22,182…
,182 per capita. It is becoming a business opportunity for top up the balance of retail entrepreneurs. However, in the process of managing the process of input, output and reporting of goods that are done manually (still using paper) are not monitored properly, often there are outgoing or incoming goods whose data is not recorded. This, in the long run, will cause large losses. The purpose of this study is to build applications that function to help provide information that makes it easy to control the process of entry and exit of goods. The system development methodology used is object-oriented system development using the Unified Modeling Language (UML). The results obtained from this research are the design and construction of Inventory Information System POS (Point of Sales) in the form of Context Diagrams and UML Diagrams (Use Case Diagrams, Activity Diagrams, Class Diagrams, and Sequence Diagrams), with the results of black box testing conducted already in operation properly according to the needs of the retail owner.
Keywords: Point of Sales, Retail, UML
Abstrak: Data Survei Sosial Ekonomi Nasional Badan Pusat Statistik (Susenas, BPS) 2016 menunjukkan, jumlah rata-rata pengeluaran pulsa secara nasional per bulan pada 2016 mencapai Rp 22.182 per kapita [1]. Tentu saja hal ini menjadi peluang usaha untuk para pengusaha retail counter. Namun, dalam proses pengelolaannya proses input, output dan pelaporan barang yang dilakukan secara manual (masih menggunakan kertas) tidak termonitoring dengan baik, seringkali terjadi adanya barang keluar ataupun barang masuk yang tidak tercatat datanya. Hal ini dalam jangka panjang akan menimbulkan kerugian yang besar. Tujuan penelitian ini adalah membangun aplikasi yang berfungsi dalam membantu memberikan informasi yang memudahkan dalam pengontrolan proses keluar masuknya barang. Metodologi pengembangan sistem yang digunakan adalah pengembangan sistem berorientasi objek menggunakan Unified Modeling Language (UML). Hasil yang didapat dari penelitian ini adalah perancangan dan pembangunan Sistem Informasi Inventory P.O.S (Point of Sales) berupa Diagram Konteks dan UML Diagram (Use Case Diagram, Activity Diagram, Class Diagram, dan Sequence Diagram), dengan hasil pengujian black box yang dilakukan telah beroperasi dengan baik sesuai kebutuhan owner retail.
Kata kunci: Point of Sales, Retail, UML
Abstract:Abstract: The application of information technology is currently growing so rapidly. One of them is the application of technology that can be applied in the industrial world, namely to evaluate the company's performance.…
Evaluation is a necessity for companies to move forward and develop in facing business competition. One method of evaluating that can be used objectively is extracting information through a stored database. This study intends to analyze the factors that affect profit outcomes based on profit-based data. The data will be analyzed using method Bayes. Through this method will get a pattern that affects profits. However, it is not easy to analyze data with this method because of the large amount of data that will cost a lot of time and time. So to simplify the analysis, researchers use tools in analyzing the data the results of the benefits of rapidminer software. Based on the results of the analysis carried out, rapidminer software can help and make it easier to produce probabilities to be predicted. The results of this study are from the set test conducted, the prediction of profit results can be ascertained to be achieved and the possibility of certainty is reached 0.59% and the possibility of not reaching 0.41%.
Keywords: Data Mining, Neive Bayes, Rapidminer, Benefits
Abstrak: Penerapan teknologi informasi saat ini berkembang begitu pesat. Salah satunya penerapan teknologi yang dapat diterapkan didunia industri yaitu untuk evaluasi terhadap kinerja perusahaan. Evaluasi merupakan suatu keharusan bagi perusahaan untuk terus maju dan berkembang menghadapi persaingan usaha. Salah satu cara mengevaluasi yang dapat dugunakan secara objektif yaitu penggalian informasi melalui database yang tersimpan.Penelitian ini bermaksud untuk menganalisa faktor yang mempengaruhi hasil keuntungan berdasarkan data hasil keuntungan. Data tersebut akan dianalisis menggunakan metodeneive bayes. Melalui metode ini akan mendapatkan pola yang mempengaruhi keuntungan.Namun tidaklah mudah dalam menganalisis data dengan metode ini dikarenanakan banyaknya data yang akan menghabiskan biaya dan waktu yang cukup lama. Maka untuk mempermudah analisis tersebut, peneliti menggunakan alat bantu dalam menganalisis data hasil keuntungan yaitusoftware rapidminer.Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan, software rapidminer dapat membantu dan mempermudah menghasilkan probabilitas untuk dijadikan prediksi. Hasil penelitian ini adalah dari uji set yang dilakukan, prediksi hasil keuntungan dapat dipastikan tercapai dan kemungkinan kepastian tercapai 0,59% serta kemungkinan tidak tercapai 0,41%.
Kata Kunci : Data Mining, Neive Bayes, Rapidminer, Keuntungan
Abstract:Abstrack:To produce a 3D animated film requires a long process flow so that the processing time of manufacture is also prolonged. This is a constraint in the development of the local animation film in Indonesia for a long…
g time will lead to high production costs making it difficult to compete commercially with animated films from abroad who have abundant funds and the support of various parties in the country. Therefore, efforts to improve the competitiveness of local animated film and one of these efforts is by analyzing the stages of the manufacturing process and apply it to the process of making the actual 3D animated film.In general there are three stages of the filmmaking process, namely the 3D animation pre-production, production and post-production. Although this time the animation industry in Indonesia has not been detailed separates each of these stages, but still be important for designing detail the activities of these stages, in order to see the strengths and weaknesses of each process that existed at that stage. Therefore, this study was conducted with the hope to provide recommendations to improve the local animation industry.
Keywords: 3D Animation, Animation Film Pre-Production Stage, Princess Peacock Orange
Abstak: Untuk menghasilkan sebuah film animasi 3D membutuhkan alur proses yang panjang sehingga waktu pembuatannya juga berlangsung lama. Ini yang menjadi kendala dalam perkembangan film animasi lokal di Indonesia karena waktu yang yang panjang akan mengakibatkan tingginya cost production sehingga sulit untuk bersaing secara komersial dengan film animasi dari luar negeri yang memiliki dana berlimpah dan dukungan dari berbagai pihak di negaranya. Untuk itu diperlukan upaya untuk meningkatkan daya saing film animasi lokal dan salah satu upaya tersebut adalah dengan menganalisa tahapan-tahapan proses pembuatan dan menerapkannya pada proses pembuatan film animasi 3D yang sebenarnya.Secara umum ada 3 tahapan proses pembuatan film animasi 3D yaitu pra produksi, produksi dan paska produksi. Meskipun saat ini industri animasi di Indonesia belum secara detail memisahkan setiap tahapan tersebut, namun tetap menjadi penting untuk merancang detail aktifitas dari tahapan tersebut, dengan tujuan untuk melihat kekuatan dan kelemahan dari setiap proses yang ada pada tahapan tersebut.
Kata Kunci: Animasi 3D, Tahap Pra Produksi Film Animasi, Putri Merak Jingga
Abstract:Abstract: The human eye can distinguish objects from digital images, however, computers do not have the ability as human eyes that can directly distinguish objects from digital images. Therefore the bag of visual words method…
ethod was created. Bag of visual words is a method for presenting digital images based on local features. Bag of visual words illustrates how an image can be taken its characteristics, so that computers can distinguish objects on digital images. The test results show that the bag of visual words are still not maximal in classifying digital image categories, especially the chair category, which is only able to produce the most accurate accuracy of 75%. To improve the performance quality of bag of visual words in classifying digital image categories, especially the chair category, you can add an approach to determine the good number of K in clustering the visual words pattern.
Keywords: Bag Of Visual Words, Classification, Digital Image, Speed-Up Robust Feature, Support Vector Machine
Abstrak: Secara kasat mata manusia bisa membedakan objek pada citra digital, namun, komputer tidak memiliki kemampuan sebagai mata manusia yang dapat secara langsung membedakan objek pada citra digital. Maka dari itu diciptakanlah metode bag of visual words. Bag of visual words adalah metode untuk menyajikan citra digital berdasarkan fitur lokal. Bag of visual words menggambarkan bagaimana suatu gambar dapat diambil karakteristiknya, sehingga komputer dapat membedakan objek pada citra digital. Hasil pengujian menunjukkan bag of visual words masih belum maksimal dalam mengklasifikasi kategori citra digital khususnya kategori chair, yang hanya mampu menghasilkan akurasi paling akurat sebesar 75 %. Untuk meningkatkan kualitas kinerja bag of visual words dalam mengklasifikasi kategori citra digital khususnya kategori chair, dapat menambahkan pendekatan untuk menentukan jumlah K yang baik dalam mengkluster pola visual words.
Kata kunci: Bag Of Visual Words, Klasifikasi, Citra Digital, Speed-Up Robust Feature, Support Vector Machine
Abstract:Peran sistem pakar sangat diperlukan oleh banyak kalangan untuk mampu menjawab dari beberapa permasalahan dan memberikan solusi yang terbaik melalaui sistem yang sudah diprogramkan dari seorang yang ahli dalam bidangnya.…
Bengkel Budiman di Asahan yang merupakan salah satu jenis usaha yang bergerak dalam bidang otomotif, service serta perbaikan sepeda motor, sudah memiliki banyak pelanggan, namun masih bersifat manual pada proses solusi perbaikan. Maka dibutuhkan suatu aplikasi sistem pakar, dalam menganalisa gangguan sistem pada sepeda motor untuk mempermudah proses diagnosa kerusakan dan solusi permasalahannya sehingga akan memepermudah penanganan kerusakan secara cepat dan efisien. Metode yang dilakukan pada aplikasi sistem pakar ini yaitu dengan menggunakan metode Certainty Factor (CF). Dimana Metode Certainty Factor (CF) adalah suatu metode untuk membuktikan apakah suatu fakta itu pasti ataukah tidak pasti yang berbentuk metric yang biasanya digunakan dalam sistem pakar dalam mendiagnosa kerusakan pada sepeda motor.
Kata Kunci : bengkel Budiman, gangguan sistem, metode certainty factor, sepeda motor, sistem pakar,
Abstract:Dengan pemanfaatan teknologi,industri rumah tangga yang kecil dapat berkembang ke dalam bentuk usaha yang lebih luas lagi seperti usaha kerupuk kulit ini. Kerupuk kulit merupakan usaha yang berkembang cukup baik di kabupaten…
aten asahan. Selain itu usaha kerupuk kulit di Asahan sangat beragam, tidak hanya berbahan dari hewan namun juga tumbuhan. Kualitas kerupuknya sangat baik sehingga kerupuk tersebut memiliki pemasaran yang bagus di daerah asahan dan sekitarnya. Oleh karena itu semakin hari permintaan akan kerupuk kulit semakin bertambah. Hal tersebut mengakibatkan rantai pasokan antara pemasok bahan baku terhadap produsen dan pasokan hasil produk pada konsumen menjadi tidak seimbang. Untuk mengatasi hal tersebut produsen kerupuk kulit, khususnya Usaha Kerupuk kulit bunda menggunakan sistem informasi dalam pengolahan rantai pasokan bahan baku danpemasaran produk kerupuk kulit. Salah satu cara yang digunakan adalah E-Supply Chain Manajemen, dimana rantai pasokan baku diatur dan di kontrol sedemikian rupa mulai dari pemasok bahan baku (supplier) ke produsen serta pemasaran produk jadi kepada konsumen.Sehingga dengan adanya E- Supply Chain Manajemen produktivitas hasil industri rumah tangga dapat di kontrol mulai dari pemasokan bahan baku sampai pada proses penjualan kepada konsumen
Abstract:Abstract: Introduce computer technology as a medium of learning the child wisely early on the potential to improve learning ability in children and child develop self-confidence about the future. The reality of child loved…
ed the games and television entertainment programs not only viewed negatively, but rather as learning modalities. Provide educational type programs that can be done with a computer as a device supporting a new power of learning media. Children not only learn computer skills, but also utilize the computer as a means or medium for learning. To get optimum benefit Teachers can integrate the use of computers as a medium in the learning process and focus on high-order thingking skill. Fantasy Drafting module aims to develop the potential and effectiveness of learning in early childhood or playgroup, where the module is designed as an education module to read and write the material fauna and flora, coloring and coloring as well. Module proram also implemented into the Local Area Network networking technology to be applied easily and efficiently.
Keywords: education module application, tool, fantasy
Abstrak: Mengenalkan teknologi komputer sebagai media pembelajaran kepada anak sejak dini secara bijaksana berpotensi untuk meningkatkan kemampuan belajar pada anak dan mengembangkan rasa percaya diri anak akan masa depannya. Realitas anak sangat menyukai games dan program-program hiburan televisi tidak seharusya hanya dipandang negatif, namun lebih sebagai modalitas belajar. Menyediakan program sejenis yang edukatif bisa dilakukan dengan komputer sebagai perangkat pendukungnya menjadi kekuatan baru media pembelajaran. Anak bukan saja belajar ketrampilan komputer, namun juga memanfaatkan komputer sebagai sarana atau media untuk belajar. Guna mendapatkan manfaat optimal Guru bisa mengintegrasikan penggunaan komputer sebagai media di dalam proses pembelajaran dan fokus kepada high order thingking skill. Perancangan modul fantasy bertujuan untuk mengembangkan potensi dan keefektifan cara belajar pada anak usia dini atau playgroup, dimana modul dirancang sebagai education module dengan materi baca dan tulis fauna serta flora, mewarnai dan juga mewarnai. Modul proram diimplementasikan pula ke dalam teknologi jaringan Local Area Network agar dapat di aplikasikan dengan mudah dan efisien.
Kata Kunci : aplikasi education module, alat bantu, fantasy
Abstract:Perkembangan teknologi finansial telah melahirkan inovasi penghimpunan dana sosial Islam, salah satunya melalui platform crowdfunding untuk wakaf uang (cash waqf). Di Indonesia, praktik ini menjanjikan akselerasi potensi…
wakaf yang sangat besar. Namun, terdapat gap dan ambiguitas regulasi antara hukum positif dengan dinamika fikih kontemporer. Penelitian ini menggunakan metode yuridis-normatif dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan konseptual (conceptual approach). Hasil penelitian menunjukkan bahwa regulasi eksis belum sepenuhnya memitigasi risiko hukum terkait legalitas platform non-Nazhir sebagai intermediary, perlindungan konsumen (wakif), dan kejelasan skema potongan biaya platform. Diperlukan harmonisasi regulasi yang integratif antara Badan Wakaf Indonesia (BWI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Dewan Syariah Nasional-Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) guna menciptakan kepastian hukum dan menjaga akuntabilitas pengelolaan wakaf uang digital di Indonesia.