Search Articles & Publications

Showing 4762 articles found for "Hasil"

COMPARISON OF ERYTHROCYTE SEDIMENTATION RATE (ESR) VALUES USING EDTA AND 3.8% SODIUM CITRATE ANTICOAGULANTS

Supriyanto, Eka Evan, Ismawatie, Emma, Maulani, Yulita
Abstract: Laju Sedimentasi Eritrosit (LED) merupakan salah satu pemeriksaan hematologi yang banyak digunakan sebagai indikator nonspesifik untuk mendeteksi peradangan atau penyakit tertentu. Jenis antikoagulan yang digunakan dalam&#8230; sampel darah dapat memengaruhi hasil LED. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan nilai LED antara sampel darah vena yang menggunakan antikoagulan Asam Etilendiamintetraasetat (EDTA) dan antikoagulan natrium sitrat 3,8%. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan metode total sampling yang melibatkan 33 responden di Laboratorium Patologi Klinik Politeknik Indonusa Surakarta. LED diukur menggunakan metode Westergren standar, dan data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan nilai LED rata-rata pada sampel dengan antikoagulan EDTA adalah 18 mm/jam, sedangkan pada sampel dengan natrium sitrat 3,8% memiliki nilai rata-rata 14 mm/jam. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan adanya perbedaan yang bermakna (p = 0,000; p < 0,05), sehingga menunjukkan bahwa jenis antikoagulan berpengaruh secara bermakna terhadap hasil LED. Secara keseluruhan, EDTA cenderung menghasilkan nilai LED yang lebih tinggi dibandingkan dengan natrium sitrat 3,8%. Temuan ini menekankan pentingnya pemilihan antikoagulan dalam pengujian LED dan menekankan perlunya standardisasi dalam praktik laboratorium. Penelitian lebih lanjut direkomendasikan untuk membandingkan antikoagulan lain dan mengevaluasi metode LED otomatis guna mendapatkan wawasan yang lebih komprehensif.

UTILIZATION OF TRADITIONAL LEARNING MEDIA BASED ON "SNAKES AND LADDERS" TO IMPROVE PANCASILA VALUES LITERACY OF PUAY VILLAGE STUDENTS

Jamal, Ode, Mashita, Maya, Paotonan, Nesliani, Sopyan Hadi, Ade, Rofika Karatlau, Azizah
Abstract: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertempat di SDN Kampung Puay, Puai, Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi siswa terhadap&#8230; adap nilai-nilai Pancasila agar dapat menghargai dan memperlakukan orang lain secara manusiawi. Latar belakang kegiatan ini adalah minimnya pemahaman dan literasi siswa terhadap Pancasila. Metode partisipatif dilaksanakan dalam dua tahap, yaitu pemberian materi Pancasila dan dilanjutkan dengan sesi interaktif berupa permainan ular tangga tradisional yang dilengkapi dengan soal-soal tentang Pancasila. Melalui observasi dan sesi tanya jawab, evaluasi menunjukkan bahwa kegiatan ini berhasil meningkatkan pemahaman siswa. Mereka tidak hanya lebih memahami nilai-nilai Pancasila, tetapi juga mampu mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, siswa juga tampak aktif dan antusias saat mengikuti permainan ular tangga dengan kombinasi soal-soal Pancasila.

QUALIFICATIONS OF THE SPIRITUAL INTEGRITY OF JESUS’ LEADERSHIP IN THE GOSPEL OF MATTHEW: IMPLICATIONS FOR CHRISTIAN LEADERSHIP IN INDONESIA

Waruwu, Elianus, Sihotang, Korintus, Paimon, Edi, Jacky, Jacky
Abstract: Penelitian ini menyoroti krisis integritas kepemimpinan yang melanda Indonesia dan gereja, yang kerap dipengaruhi oleh adopsi model kepemimpinan sekuler yang pragmatis serta mengabaikan spiritualitas Alkitabiah. Walaupun&#8230; keteladanan Yesus menjadi acuan utama, kajian teologis khusus tentang integritas spiritual kepemimpinan-Nya dalam Injil Matius masih terbatas. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan dan menganalisis integritas spiritual Yesus dalam Injil Matius serta menggali implikasinya bagi kepemimpinan Kristen di Indonesia, khususnya bagi guru Pendidikan Agama Kristen dan pemimpin gereja. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan studi literatur serta eksegesis historis-gramatikal dan teologis terhadap Injil Matius. Hasil penelitian mendefinisikan integritas secara holistik sebagai kesatuan identitas diri, keaslian hidup, keberanian moral, kedekatan dengan Allah, dan kompetensi praktis. Integritas ini berakar pada relasi dengan Allah dan menuntut keselarasan antara perkataan, tindakan, serta kehendak-Nya. Kepemimpinan Kristen dipahami bukan sekadar kapasitas manusiawi atau posisi, melainkan panggilan ilahi yang menuntut visi rohani, integritas, dan pelayanan kasih. Empat kualifikasi integritas kepemimpinan Yesus yang ditemukan adalah: (1) Kepemimpinan melalui kehidupan doa yang tekun sebagai dasar ketergantungan total pada Allah dan ketaatan kepada kehendak-Nya; (2) Kepemimpinan sesuai tuntunan Roh Kudus sebagai sumber wibawa dan kuasa yang bersumber dari pengurapan ilahi; (3) kepemimpinan berdasarkan kebenaran firman Tuhan sebagai otoritas tertinggi, sumber kebenaran, inspirasi, hikmat, dan pendoman kehidpan; dan (4) kepemimpinan berkarakter ilahi yang nyata melalui kasih agape, kerendahan hati, belas kasihan, kejujuran, ketulusan, serta penolakan terhadap kemunafikan. Kesimpulannya, integritas kerohanian merupakan pilar fundamental yang menyatukan kedalaman spiritualitas dengan kredibilitas praktis, sekaligus memberikan kerangka teologis yang kokoh untuk membangun kepemimpinan Kristen yang otentik dan transformatif di tengah krisis integritas.

THE INFLUENCE OF HUMAN RESOURCE DEVELOPMENT ON IMPROVING EMPLOYEE PERFORMANCE AT PT PERKEBUNAN IV REGIONAL I

Henny Pratiwi, Nova Elianti
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengembangan sumber daya manusia (SDM) terhadap kinerja karyawan di PT Perkebunan Nusantara IV Regional I. Pengembangan SDM mencakup motivasi, kepribadian, dan keterampilan,&#8230; lan, sedangkan kinerja karyawan diukur melalui kualitas, kuantitas, waktu, biaya, pengawasan, dan hubungan antar karyawan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan sampel jenuh, yakni 30 karyawan tetap bagian SDM & Sistem Manajemen. Data diperoleh melalui observasi dan kuesioner, lalu dianalisis dengan regresi linear sederhana menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan pengembangan SDM berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan, ditunjukkan oleh nilai t hitung 5,872 > t tabel 1,699 dengan signifikansi 0,000 < 0,05. Artinya, semakin baik program pengembangan SDM maka semakin meningkat pula kinerja karyawan. Penelitian ini menyarankan agar perusahaan terus meningkatkan pelatihan, memberikan apresiasi, dan mengembangkan keterampilan karyawan guna mendorong produktivitas secara berkelanjutan.

ANALYSIS OF TAHU DEMAND IN TENGGARONG DISTRICT, KUTAI KARTANEGARA REGENCY

Sinaga, Ovigeria Subroto, Badaruddin, Muhammad
Abstract: Tahu adalah salah satu bahan pangan yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat di Indonesia. Tahu dikonsumsi hampir di semua lapisan masyarakat.  Tahu yang terbuat dari hasil pertanian yaitu kacang kedelai ini telah banyak dikonsumsi&#8230; dikonsumsi masyarakat sejak dahulu dan konsumsinya merata di seluruh pelosok Indonesia.  Penulis tertarik untuk meneliti bagaimana konsumsi tahu di kecamatan Tenggarong, kabupaten Kutai Kartanegara dan ingin melihat pengaruh harga tahu dan harga tempe sebagai pembanding terhadap permintaan tahu di kecamatan Tenggarong.  Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh variabel bebas X1 dan X2dalam persamaan regresi Y = -50.178,37 + 20,48 X1 + 2.488,09 X2.  

THE INFLUENCE OF CAREER DEVELOPMENT, EMPLOYEE ENGAGEMENT, AND WORK CULTURE ON TEACHER PERFORMANCE AT UPT SMP NEGERI 1 BONE-BONE

Warda, Warda, Ichsan, Nur Aziza, Widianti , Alma, Rico, Rico, Erwina, Erwina, Munawir, Munawir
Abstract: Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pengembangan karir, employee engagement, budaya organisasi, dan budaya kerja terhadap kinerja guru di UPT SMP Negeri 1 Bone-bone. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik&#8230; eknik total sampling terhadap 43 guru. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan karir (β=0,319, p=0,012), employee engagement (β=0,307, p=0,015), budaya organisasi (β=0,245, p=0,046), dan budaya kerja (β=0,297, p=0,017) berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja guru. Secara simultan, keempat variabel berpengaruh signifikan (F=18,742, p<0,001) dengan kontribusi 66,3% terhadap kinerja guru. Pengembangan karir memiliki pengaruh paling dominan, menunjukkan pentingnya program peningkatan kompetensi guru secara berkelanjutan

ANALYSIS OF THE ROLE OF EDUCATION AND TRAINING IN IMPROVING EMPLOYEE COMPETENCY AT THE KALAENA SUB-DISTRICT OFFICE, EAST LUWU REGENCY

Astika , Chiko, Chandra, Arya, Aryanti , Melisa, Astika , Cica, Erwina, Erwina, Munawir, Munawir
Abstract: Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pendidikan dan pelatihan terhadap kompetensi pegawai di Kantor Camat Kalaena Kabupaten Luwu Timur. Metode kualitatif dengan pendekatan regresi linear berganda digunakan pada&#8230; 12 responden dari 14 pegawai negeri sipil yang telah mengikuti program pendidikan dan pelatihan. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan pendidikan berpengaruh signifikan terhadap kompetensi (t=2,830; p=0,018), pelatihan berpengaruh signifikan terhadap kompetensi (t=2,888; p=0,016), dan secara simultan keduanya berpengaruh signifikan (F=9,823; p=0,004). Koefisien determinasi (R²=0,612) menunjukkan 61,2% variasi kompetensi dijelaskan oleh pendidikan dan pelatihan. Penelitian ini mengkonfirmasi pentingnya investasi dalam program pendidikan dan pelatihan untuk meningkatkan kompetensi pegawai dalam pelayanan publik.

EVALUATION OF MERIT-BASED FUTSAL COACHING PROGRAM: THE CASE OF PRIMAVERA ACADEMY IN EAST KUTAI

fauzi, Muhammad Sukron Fauzi
Abstract: Penelitian ini bertujuan yakni sebagai bahan evaluasi program pembinaan prestasi primavera futsal academy Kutai Timur. Model pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan dengan model CIPP. Subjek dalam&#8230; m penelitian ini meliputi sumber daya manusia yang ada di Primavera Futsal Academy Kutai Timur. Teknik pengumpulan data melalui 3 cara yaitu: Observasi, Wawancara, dan Dokumentasi. Jenis penelitian ini adalah kualitatif. Hasil dalam penelitian ini, Evaluasi Conteks kategori “Baik” dikarenakan memiliki AD/ART dan tujuan program pembinaan yang jelas. Evaluasi Input dalam penelitian ini menunjukan hasil “Cukup Baik” dikarenakan memiliki sarana dan prasarana yang lengkap tetapi beberapa perlu diganti dan memiliki SDM tetapi masi kurang. Evaluasi Process pada penelitian ini mendapatkan hasil “Cukup Baik” dikarenakan memiliki program latihan yang baik dan dilaksanakan sesuai dengan ketentuan tetapi waktu pelaksanaanya masih kurang. Evaluasi Product pada penelitian ini mendapatkan hasil “ Cukup Baik” dikarenakan memiliki prestasi dikategori umum, tetapi tidak konsisten di pengaruhi beberapa faktor seperti jam terbang yang kurang, turnamen yang diikuti jarang ada kelompok umur dan latihan yang dilakukan terkendala dengan waktu yang terbatas.

THE INFLUENCE OF JOB SATISFACTION AND WORK MOTIVATION ON ORGANIZATIONAL COMMITMENT AT THE PNM PALOPO BRANCH OFFICE

Saru, Eviafrianti, Dari , Kiki Diana, Anita, Anita, Ramadhani , Enceng, Erwina, Erwina, Munawir, Munawir
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepuasan kerja dan motivasi kerja terhadap komitmen organisasional pada karyawan Kantor PNM Cabang Palopo. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan teknik total&#8230; sampling sebanyak 45 responden. Data dikumpulkan melalui observasi, kuesioner, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepuasan kerja dan motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap komitmen organisasional, baik secara parsial maupun simultan. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 64,8% menunjukkan bahwa variabel independen mampu menjelaskan sebagian besar variasi komitmen organisasional. Temuan ini menegaskan pentingnya kepuasan dan motivasi kerja dalam memperkuat loyalitas karyawan

RELATIONSHIP BETWEEN KNOWLEDGE AND ATTITUDE WITH COMPLIANCE IN USING PPE IN WORKERS OF PT. PLN (PERSERO) ULP SUBULUSSALAM

Wildan Seni, Bako, Winanda, Anggi, Tiara, Ayu Sekar Wangi, Putri, Razita Amani, Najwa
Abstract: Pada umumnya pekerja PLN beresiko saat bekerja terutama pekerja bagian lapangan karena berhadapan dengan instalasi listrik yang bertegangan tinggi dan mempunyai risiko kematian yang tinggi pula, kerena itu peran alat pelindung&#8230; indung diri (APD) berperan penting untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan terjadi, sumber penyebab terjadi kecelakaan yang dominan adalah kecerobohan pekerja, konstruksi tidak aman, dan tidak menggunakan alat pelindung diri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan pengetahuan dan sikap terhadap kepatuhan penggunaan APD pada pekerja PT. PLN (Pesero) ULP Subulussalam. Metode penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan menggunakan 31 sample pekerja yang memenuhi syarat pada penelitian ini. Hasil penelitian dari analisis univariat menunjukkan bahwa sebagian besar responden patuh terhadap penggunaan APD yaitu sebanyak 23 responden (74,2%), pengetahuan responden sebagian besar baik 24 responden (77,4%) dan sikap responden baik sebesar 24 responden (77,4%). Hasil penelitian analisis bivariat menggunakan uji chi-square didapatkan adanya hubungan pengetahuan (p-value=0,000) dan sikap (p-value=0,02) terhadap kepatuhan penggunaan APD pada pekerja PT. PLN (Pesero) ULP Subulussalam Tahun 2024. Dari hasil penelitian ini diharapkan peran dari semua pihak terkait seperti pihak perusahaan serta pekerja untuk meningkatkkan pengetahuan dan sikap serta menerapkan program-program K3 khususnya penggunaan APD agar tehindar dari kecelakaan akibat kerja atau kerugian yang tidak diharapkan.