Abstract:Latar belakang: Ulkus diabetikum merupakan salah satu komplikasi diabetes melitus. Setiap tahun penderita ulkus diabetikum mencapai 2% dan 5-7.5 % lainnya mengalami neuropati perifer. Kondisi ini perlu diperhatikan untuk…
mengurangi terjadinya kejadian amputasi. Salah satu penatalaksanaan yang efektif yaitu dengan perawatan luka menggunakan metode moist wound healing (Metcovazine Reguler). Tujuan: Untuk mengetahui gambaran dari penerapan metode moist wound healing (Metcovazine Reguler) pada proses penyembuhan ulkus diabetikum grade II. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil: Setelah melakukan perawatan luka 3 hari sekali selama 2 minggu menggunakan metode moist wound healing (Metcovazine Reguler) didapatkan bahwa kondisi luka semakin membaik dengan penurunan skor dari 25 menjadi 18. Hal ini didukung oleh pemilihan dressing tersier serta terjaganya kelembaban luka. Kesimpulan: Perawatan luka menggunakan metode moist wound healing (Metcovazine Reguler) efektif untuk penyembuhan ulkus diabetikum grade II.
Abstract:Pasal 28E ayat (1)Undang-Undang Dasar Tahun 1945(“UUD 1945”) menjelaskan bahwa “setiap orang bebas memeluk agama dan beribadat menurut agamanya, memilih pendidikan dan pengajaran, memilih pekerjaan, memilih kewarganegaraan,…
negaraan, memilih tempat tinggal di wilayah negara dan meninggalkannya, serta berhak kembali,” namun faktanya ada beberapa sekelompok orang yang tidak memiliki toleransi untuk bebas memeluk agama dan beribadah sesuai agamanya.Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana toleransi antar umat beragama di Indonesia untuk mempertahankan kerukunan.Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kepustakaan dengan menggunakan pengumpulan data sekunder. Berdasarkan hasil penelitian masih terdapat institusi yang melarang karyawannya un tuk menggunakan jilbab saat bekerja, tidak diberikan waktu untuk menjalankan sholat.
Abstract:Jurnal ini membahas hubungan antara perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) dengan pembentukan karakter yang berlandaskan nilai-nilai IMTAQ (Iman, Taqwa, dan Akhlak) dalam masyarakat modern. Dalam era digital…
ini, kemajuan teknologi yang pesat membawa dampak signifikan terhadap berbagai aspek kehidupan, baik dalam dunia pendidikan, ekonomi, maupun sosial. Namun, perkembangan tersebut tidak jarang menyebabkan pergeseran nilai-nilai moral dan spiritual di kalangan individu. Oleh karena itu, penting untuk mengintegrasikan IMTAQ dalam penerapan IPTEK agar teknologi yang berkembang dapat memberikan manfaat maksimal bagi umat manusia tanpa mengabaikan nilai-nilai etika dan agama. Melalui pendekatan multidisipliner, artikel ini mengkaji bagaimana penerapan IMTAQ dapat memperkuat penggunaan IPTEK dalam menciptakan solusi yang berkelanjutan dan humanis. Temuan dalam artikel ini menunjukkan bahwa IMTAQ yang kokoh dapat menjadi landasan untuk memitigasi dampak negatif dari kemajuan teknologi, sekaligus mendukung kemajuan ilmu pengetahuan yang bermanfaat bagi kesejahteraan umat manusia. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi pengembangan kurikulum pendidikan yang menyeimbangkan aspek IPTEK dan IMTAQ untuk menciptakan generasi yang tidak hanya cerdas secara teknologi, tetapi juga kuat dalam iman, taqwa, dan akhlak.
Abstract:Keterampilan berhitung adalah salah satu keterampilan dasar yang harus dikuasai oleh siswa dan merupakan komponen yang sangat penting dalam pembelajaran matematika. Untuk mengembangkan dan meningkatkan keterampilan berhitung…
tung ini, siswa dapat dilatih sejak kecil. Namun pada kenyataannnya di SMP Biji Sesawi ditemukan bahwa keterampilan berhitung siswa masih relatif rendah, diperkuat dari pernyataan guru matematika sekolah tersebut bahwa siswa mereka masih mengalami masalah pada penguasaan konsep hitung dasar matematika. Menurut beberapa siswa kelas VII, penyebabnya adalah cara penyampaian materi yang tidak menarik, dengan lebih banyak ceramah panjang lebar yang membuat siswa bosan dan hanya guru yang berpartisipasi secara aktif. Untuk menyelesaikan masalah ini, maka dibutuhkan pendekatan pembelajaran baru yaitu dengan menggunakan metode jari tangan yang juga dikenal sebagai jarimatika. Dalam kegiatan ini, peserta menerima materi teoritis dan teknis tentang jarimatika, serta instruksi tentang cara melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan yang cepat dan benar dengan menggunakan jari tangan. Kegiatan prakteknya meliputi latihan dan praktik dasar pengenalan jarimatika serta praktek penggunaan jarimatika untuk operasi hitung penjumlahan dan pengurangan. Kegiatan PkM yang dilaksanakan diikuti oleh 22 orang siswa kelas VII B. Pada pertemuan pertama dan terakhir, siswa diberi soal pre-test dan post-test untuk menguji pemahaman mereka tentang penggunaan metode jarimatika tentang operasi penjumlahan dan pengurangan. Berdasarkan hasil pre-test dan post-test, nilai rata-rata siswa lebih tinggi saat belajar menggunakan metode jarimatika dan berdasarkan angket yang disebarkan menunjukkan bahwa siswa dan guru memberikan respon positif terhadap penggunaan jarimatika pada pembelajaran Matematika.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemikiran epistemologi Muhammad Abid al-Jabiri, khususnya mengenai tiga bentuk nalar yaitu nalar Bayani, Burhani, dan Irfani dalam konteks filsafat Islam. Al-Jabiri, seorang filsuf…
lsuf kontemporer asal Maroko dikenal dengan upayanya dalam mengembangkan pemikiran filsafat yang mengintegrasikan rasionalitas, otoritas, dan intuisi. Dalam pemikiran al-Jabiri, ketiga bentuk nalar ini tidak hanya dianggap sebagai alat untuk memperoleh pengetahuan, tetapi juga sebagai cara untuk memahami hubungan manusia dengan Tuhan, alam, dan diri sendiri. Nalar Bayani, yang berfokus pada teks otoritatif, digunakan untuk memahami wahyu dan ajaran agama, sedangkan nalar Burhani lebih menekankan pada penggunaan logika dan rasio dalam mencari kebenaran ilmiah yang universal. Di sisi lain, nalar Irfani menggali dimensi pengetahuan yang lebih dalam melalui pengalaman batin dan intuisi mistik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis teks, menggali konsep-konsep yang dikemukakan al-Jabiri dalam karya-karyanya dan menghubungkannya dengan teori epistemologi dalam tradisi filsafat Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa al-Jabiri memandang ketiga bentuk nalar ini sebagai saling melengkapi, bukan saling bertentangan, untuk mencapai pemahaman yang lebih utuh dan holistik tentang realitas. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pemahaman lebih dalam mengenai epistemologi Islam kontemporer dan relevansinya dalam menghadapi tantangan intelektual dunia modern.
Abstract:Skizofrenia adalah gangguan mental dengan ciri-ciri perilaku dan percakapan yang tidak biasa, pikiran yang tak teratur, keyakinan yang keliru, dan pengalaman halusinasi. Salah satu masalah utama bagi individu dengan skizofrenia…
ofrenia adalah risiko perilaku kekerasan. Risiko perilaku kekerasan adalah perilaku yang menunjukkan kemungkinan untuk mengancam keselamatan diri sendiri, orang lain, dan lingkungan, baik secara fisik, emosional, seksual, maupun verbal. Salah satu strategi yang diajarkan adalah terapi spiritual dzikir, di mana individu mendekatkan diri pada keyakinan yang diyakini. Penelitian terkait terapi spiritual dzikir menunjukkan bahwa penggunaannya dapat mengurangi gejala dan tanda risiko perilaku kekerasan, sambil meningkatkan kemampuan kognitif pasien. Penelitian ini bertujuen untuk mendapatkan gambaran nyata tentang skizofrenia dengan risiko perilaku kekerasan yang berfokus pada tindakan dzikir di ruang flamboyan Rumah Sakit Jiwa Daerah Dr. RM. Soedjarwadi Klaten. Menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan asuhan keperawatan. Setelah dilakukan tindakan tanda dan gejala risiko perilaku kekerasan menurun setelah dilakukan dzikir berupa Astaghfirullah 33 kali, Subhanallah 33 kali, Alhamdulillah 33 kali, Allahu Akbar 33 kali yang dilakukan pada waktu pagi hari (08.00) dan siang hari (12.30) selama 3 hari dalam waktu 30 menit. Kesimpulan yang dapat diambil yaitu asuhan keperawatan pada Tn. S skizofrenia risiko perilaku kekerasan selama tiga hari dengan fokus tindakan dzikir terdapat penurunan tanda dan gejala risiko perilaku kekerasan.
Kata kunci: Skizofrenia, Risiko perilaku kekerasan, Dzikir
Abstract: Tiga cabang utama dalam filsafat ilmu antara lain Fenomenologi, Hermeneutika dan Dekonstruksionisme. Filsafat ilmu mencakup berbagai aspek yang berkaitan dengan aspek pengetahuan, realitas dan pemahaman manusia terhadap…
dap dunia. Ketiga cabang ilmu ini memiliki focus dan pendekatan yang berbeda dalam memahami hakikat pengetahuan. Tujuan dari penulisan ini untuk mendalami aspek – aspek dari Fenomenologi, yang berfokus pada pengalaman subjektif dan kesadaran manusia, konsep Hermeneutika berfokus pada penafsiran teks dan konteks social dan Dekonstruksionisme yang berfokus pada membongkar makna dan struktur dalam bahasa serta teks. Dari ketiga pendekatain ini, meskipun berbeda tetapi dapat menggali pemahaman yang lebih dalam tentang bagaimana manusia membangun pengetahuan dan makna. Penulis menyarankan agar setiap individu mempertimbangkan pemikiran rasional dalam setiap tindakan untuk mencapai hasil yang lebih baik dan memuaskan.
Abstract:Artikel ini membahas tentang filsafat positivisme dan ilmu pengetahuan serta dampaknya terhadap sistem pendidikan di Indonesia. Positivisme, sebagai salah satu aliran filsafat, sangat menekankan pada pentingnya observasi…
empiris dan data kuantitatif dalam memperoleh pengetahuan. Pendekatan ini memiliki pengaruh signifikan terhadap kurikulum dan metode pengajaran di Indonesia. Artikel ini juga mengeksplorasi tantangan dan peluang yang dihadapi dalam penerapan positivisme dalam pendidikan di Indonesia.
Abstract:Keberagaman yang ada di Indonesia menjadi sebuah kekuatan sebagai identitas manusia Indonesia. Pendidikan menjadi sebuah ruang untuk mempertahankan nilai-nilai kebudayaan dan pancasila pada generasi penerus bangsa yaitu…
peserta didik. Guru sebagai aktor yang bertanggung jawab melakukan transfer nilai dan pengetahuan ini perlu memiliki kompetensi dalam menciptakan proses pembelajaran yang aktif dan bermakna kepada peserta didik. Salah satu pendekatan yang cocok dengan konteks kebudayaan dan keberagaman Indonesia adalah pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT). Pendekatan ini sesuai dengan ketentuan kurikulum merdeka yang sudah di terapkan di SD Supriyadi 02 Semarang. Pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila untuk materi keberagaman yang ada di Indonesia, guru menggunakan pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) dan memasukkan unsur literasi humanistik untuk menguatkan cara belajar peserta didik dalam memahami dan mengeksplore latar belakang budaya yang dimiliki peserta didik. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa proses penerapan literasi humanistik pada pembelajaran setidaknya harus mewujudkan beberapa komponen yang ada yaitu berpikir kritis, kreatif, komunikasi dan kolaborasi, serta kematangan kebudayaan yang harus dimiliki oleh peserta didik setelah mengikuti pembelajaran. Pendekatan yang dilakukan oleh guru didukung oleh kegiatan literasi humanistik yang menambah daya kritis siswa untuk memahami dan menganalisa materi pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila.
Abstract:Ada dua aspek utama terkait pendidikan agama Islam di lingkungan sekolah, yaitu integrasi nilai-nilai Islam dalam kurikulum dan dampaknya terhadap perilaku serta moralitas siswa. Pertama, integrasi nilai-nilai Islam dalam…
m pendidikan sekolah berpotensi memperkuat kualitas pendidikan karakter siswa. Nilai-nilai seperti kejujuran, disiplin, dan empati menjadi dasar dalam pembentukan sikap positif yang sangat penting dalam perkembangan pribadi siswa. Namun, proses integrasi ini dihadapkan pada tantangan seperti ketidakcocokan antara nilai-nilai agama dengan kurikulum yang ada, resistensi pendidik, serta perbedaan pandangan masyarakat terkait penerapannya. Untuk mengatasi hambatan ini, diperlukan pendekatan yang holistik dan partisipatif, melibatkan semua pemangku kepentingan. Kedua, dampak pendidikan agama terhadap perilaku dan moralitas siswa di luar sekolah terbukti signifikan. Metode dalam penulisan yaitu kualitatif deskriptif. Tahapan dalam penulisan ini meliputi: menyeleksi topik, mencari literatur, menulis review, dan mengembangkan pendapat. Pada tulisan ini diambil obyek 11 jurnal terkait dengan Integrasi nilai-nilai Islam dalam pendidikan di lingkungan sekolah, dan dampak pendidikan agama terhadap perilaku dan moralitas siswa. Penelitian menunjukkan bahwa pendidikan agama Islam dapat membentuk karakter siswa, menghasilkan sikap positif, serta membentengi mereka dari pengaruh buruk perubahan zaman. Pendidikan agama Islam tidak hanya membentuk individu yang cerdas secara akademis, tetapi juga membentuk pribadi yang memiliki moralitas yang tinggi, sesuai dengan nilai-nilai agama. Dengan demikian, pendidikan agama Islam memainkan peran penting dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya berpengetahuan, tetapi juga berkarakter dan memiliki kedalaman spiritual yang tinggi, yang dapat memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.