Search Articles & Publications

Showing 199 articles found for "Meta"

FAMILY NURSING CARE FOR Mr. S ON THE PATIENT TYPE II DIABETES MELLITUS WITH A FOCUS ON ACTION FOOT EXERCISES TO LOWER BLOOD SUGAR BLOOD AT THE PUBLIC HEALTH CENTER AREA MANDIRAJA I DISTRICT BANJARNEGARA

Pramudipta Fajar Sulaiman, Sudiarto, Wiwik Priyatin
Abstract: Background: Indonesia is currently facing a double burden of diseases, namely infectious diseases and non-communicable diseases, one of which is diabetes mellitus. Diabetes mellitus is a metabolic disorder with insufficient… ent insulin produced by the body. Objective: The purpose of this study was to carry out family nursing care with diabetes mellitus using foot exercises to reduce blood sugar levels during. Methods: The subject of this study was a patient with diabetes mellitus who focused on family nursing care foot exercises as a complementary therapy. The research was conducted in the Mandiraja 1 health center area of Banjarnegara district. This research uses descriptive methods in the form of case studies. Results: Case studies on Mr. S clients with diabetes mellitus, the results showed that foot exercises can reduce blood sugar levels during the 3 visits to do foot exercises a week. Conclusion: The conclusion of the family case of Mr. S as a patient with diabetes mellitus is that the problem is resolved as expected. After implementation for 3 visits, the evaluation results found that Mr. S family for the diagosa found. S's family for the diagosa found.

GAMBARAN PEMBERIAN REBUSAN DAUN SALAM UNTUK MENURUNKAN ASAM URAT PADA Tn. R DENGAN GOUT ARTHRITIS DI DESA DATAR KECAMATAN SUMBANG KABUPATEN BANYUMAS

Miftah Hermansyah, Dwi Astuti, Fida Dyah Puspasari
Abstract: Latar Belakang : Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan bahwa angka kejadian arthritis gout adalah sekitar 1% sampai 4% pada populasi umum. Di beberapa negara, prevalensinya dapat meningkat hingga 10% pada pria dan… 6% pada wanita berusia di atas 80 tahun. Insiden gout tahunan adalah 2,68 per 1000 orang. Asam urat adalah suatu penyakit yang penyababnya dikarenakan tidak normalnya metabolisme purin (hiperurisemia). Gejala khas penyakit asam urat adalah nyeri sendi yang menyebabkan peradangan pada sendi. Tanaman salam merupakan tanaman obat yang bekerja mengatasi hiperurisemia untuk menurunkan kadar asam urat. Kandungan pada daun salam antara lain tanin, alkaloid, flavonoid, dan minyak atsiri. Tujuan : Menggambarkan pemberian rebusan daun salam untuk menurunkan asam urat pada lansia dengan gout arthritis. Metode : Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil : Setelah 7 hari pertemuan, kadar asam urat pasien menurun dari 8,8 mg/dl menjadi 8,6 mg/dl. Kesimpulan : Pemberian rebusan daun salam dapat menurunkan asam urat pada lansia dengan gout arthritis. Kata kunci: Daun Salam; Gout Arthritis;  Lansia

PENERAPAN KOMPRES HANGAT BULI-BULI UNTUK MENURUNKAN INTENSITAS NYERI PADA Ny. D DENGAN GOUT ARTHRITIS DI WILAYAH PUSKESMAS KUTASARI KABUPATEN PURBALINGGA

Lisa Agustina, Sudiarto, Fida Dyah Puspasari
Abstract: Berdasarkan data Riskesdas (2018), persentase permasalahan sendi gout arthritis di Indonesia sebanyak 7,3% dari diagnosis dokter. Gout arthritis merupakan penyakit metabolik yang ditandai dengan adanya penumpukan kristal… urat sehingga menimbulkan nyeri pada persendian. Nyeri merupakan rusaknya jaringan yang menimbulkan rasa sakit dan ketidaknyamanan pada penderitanya. Dampak dari serangan gout arthritis berulang akan mengakibatkan kerusakan dan kecacatan karena kontraktur sendi. Salah satu penanganan nonfarmakologi pada penderita gout arthritis yaitu dengan kompres hangat buli-buli yang dapat menurunkan intensitas nyeri. Tujuan penelitian untuk menggambarkan penerapan kompres hangat buli-buli untuk menurunkan intensitas nyeri pada pasien Gout Arthritis. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil setelah dilakukan kompres hangat buli-buli selama 20 menit dalam waktu 3 hari terjadi penurunan intensitas nyeri dengan rata-rata 2 sampai 3. Kesimpulan yang dapat diambil kompres hangat buli-buli terbukti menurunkan intensitas nyeri gout arthritis. Kata Kunci : Gout Arthritis, Nyeri, Kompres Hangat Buli-Buli

ASUHAN KEPERAWATAN GERONTIK MENGGUNAKAN REBUSAN DAUN SALAM DENGAN MASALAH NYERI PADA GOUT ARTHRITIS DI DESA KARANGGEDANG KECAMATAN BUKATEJA

Farah Dilah Meisa, Priyatin Sulistiowati, Fida Dyah Puspasari
Abstract: Gout arthritis yaitu penyakit yang terjadi akibat metabolisme purin dan dapat ditandai dengan adanya keadaan kadar purin. Gout arthritis tergolong penyakit degeneratif yang menyerang pada persendian dan sering ditemui di… kalangan masyarakat terutama pada lansia yang menimbulkan nyeri. Yang bertujuan untuk menurunkan skala rasa nyeri setelah diberikan rebusan daun salam dapat dipengaruhi oleh senyawa eugunol yang terkandung didalam daun salam, berperan sebagai analgetik. Oleh karena itu, rasa nyeri pada sendi yang terjadi oleh klien dapat menurun. Dan untuk mengetahui Gambaran asuhan keperawatan gerontik menggunakan pemberian rebusan daun salam dengan masalah utama nyeri pada gout arthritis. Desain ini menggunakan studi kasus melalui asuhan keperawatan pada pasien Ny.S dengan masalah keperawatan nyeri kronis serta dilakukan pengkajian, dianosa, rencana tindakan, tindakan keperawatan dan evaluasi. Pengkajian ditemukan keluhan utama nyeri pada Ny.S serta mengangkat diagnosa nyeri kronis  hingga intervensi keperawatan yang diberikan adalah pemberian rebusan daun salam 1x sehari semala 1 minggu, evaluasi yang didapat adanya penurunan skala nyeri pada Ny.S dari 7 menjadi 3. Kesimpulan yang dapat diambil metode penerapan pemberian rebusan daun salam sebagai terapi nonfarmakologi untuk menurunkan tingkat nyeri.  

PERAWATAN LUKA DENGAN ALOE VERA GEL PADA PASIEN DENGAN ULKUS DIABETIKUM

Maya Atsfiatun, Dwi Astuti, Fida Dyah Puspasari
Abstract: Data dari Organisasi International Diabetes Federation (IDF) pada tahun 2021 terdapat 537 juta individu di dunia menderita diabetes dan dari data tersebut di negara Indonesia yang mengalami diabetes ada 19,5 juta individu.… u. Diabetes melitus yaitu adanya gangguan pada sistem metabolisme ditandai dengan hiperglikemia. Diabetes melitus dapat mengakibatkan komplikasi salah satunya ulkus diabetik. Ulkus diabetik adalah luka karena adanya penyumbatan  pada pembuluh darah. Penanganan yang dapat dilakukan pada penderita ulkus diabetik yakni perawatan luka dengan  aloe vera gel. Tujuan penelitian yaitu untuk menggambarkan perawatan  luka dengan aloe vera gel pada pasien dengan ulkus diabetikum. Metode yang digunakan adalah penelitian studi kasus deskriptif. Penelitian ini dilakukan dengan perawatan luka pada pasien ulkus diabetikum dengan menggunakan  aloe vera gel. Instrument studi kasus yang digunakan lembar observasi dan lembar wawancara. Instrument pengkajian luka menggunakan lembar observasi luka winner scale. Perawatan luka dengan  aloe vera gel dilakukan selama 2 minggu setiap 2 hari sekali. Hasil perawatan luka dengan aloe vera gel pada pasien dengan ulkus diabetikum yang dilakukan selama 2 minggu setiap 2 hari sekali didapatkan kesimpulan berupa terdapat adanya penurunan skor pengkajian luka pada luka A terdapat penurunan sebanyak 15 yakni dari skor awal 25 menjadi 10 dan luka B penurunan sebanyak 12 dari skor awal 29 menjadi 17 di skor akhir. Hal tersebut terbukti bahwa  aloe vera gel  efektif dalam proses penyembuhan ulkus diabetikum. Kesimpulan perawatan luka dengan aloe vera gel pada pasien dengan  ulkus diabetikum terbukti efektif membantu penyembuhan luka.  

GAMBARAN PEMBERIAN RENDAMAN AIR JAHE MERAH HANGAT TERHADAP PENURUNAN NYERI ASAM URAT PADA NY.M

Sudiarto, Naendri Endarning Tyas, Wiwik Priyatin
Abstract: Latar Belakang : Asam urat merupakan hasil postmetabolisme akhir dari purin dan merupakan salah satu komponen asam nukleat yang berada dalam inti sel tubuh. Peningkatan kadar asam urat dapat menyebabkan gangguan pada tubuh… uh manusia seperti nyeri hebat pada persendian. Nyeri adalah sensasi yang tidak menyenangkan akibat kerusakan jaringan yang actual dan potensial. Nyeri dapat mengakibatkan perasaan yang tidak menyenangkan seperti rasa terbakar, mati rasa, rasa seperti diiris atau ditusuk. Merendam kaki dengan air jahe merah hangat dapat membantu mengurangi nyeri arthritis karena hangatnya. Jahe mengandung Oleorasin atau Zingerol yang dapat menghambat prostaglandin, sehingga nyeri mereda. Tujuan : Untuk mengetahui gambaran pemberian rendaman air jahe merah hangat terhadap penurunan nyeri asam urat pada lansia di wilayah puskesmas Kemangkon Kabupaten Purbalingga. Hasil : Setelah 3 hari pemberian rendaman air jahe merah hangat terhadap penderita asam urat terjadi penurunan nyeri dari skala 6 turun menjadi 2 dan kadar asam urat. Kesimpulan : Pemberian rendaman air jahe merah hangat mampu menurunkan nyeri pada penderita asam urat.

CODE-SWITCHING BETWEEN INDONESIAN AND ENGLISH ON A TELEVISION TALK SHOW

Rizaldy, M. Asmi, Hadist, Muhamad Khoerul
Abstract: This study looked into Sarah Sechan's use of Indonesian-English code-switching on the private-run Net TV talk show host. The study looked at the different kinds of code-switching, its purposes, and the social encouragement… nt provided by code-switching that took place during the conversation. After obtaining the data from the downloaded videos, the theories of Poplack (1980), Gumperz (1982), and Myers-Scotton (1998) were used to analyze the data. The discoveries uncovered that the three sorts of code-switching, the intra-sentential code-switching, the between sentential code-switching and the extra-sentential code-switching existed. The intra-sentential code-switching, which is thought to be the more complex of the three, was used the most frequently in verbal communication. Quote marking, addressee specification, interjections, reiteration, message qualification, personalization versus objectivization, topic switch, affective function, expressive, phatic, metalinguist, and directive were also identified as twelve functions of code-switching. Predominant was the reiteration function. In the meantime, the social triggers of code-switching were identified as the sequence unmarked choice maxim and the deference choice maxim.

PENILAIAN HASIL CYSTATIN C PADA PASIEN GANGGUAN FUNGSI GINJAL DI LABORATORIUM PRODIA CIBUBUR

Aminah, Aminah, Parwati, Putu Ayu, Pamungkas, Moh. Adreng, Prihatiningsih, Diah
Abstract: Kidney function disorders refer to a condition where the kidneys' ability to filter metabolic waste from the blood and excrete it through urine is compromised. Cystatin C serves as a sensitive and specific biomarker for… measuring glomerular filtration rate, accurately reflecting kidney function. This study aims to evaluate Cystatin C levels based on gender among patients with kidney function disorders at the Prodia Cibubur clinic laboratory. The research was conducted from February to March 2023 using a descriptive cross-sectional approach. The sample comprised 120 patients with kidney function disorders selected through total sampling. The findings indicate that 16 patients (13.3%) had normal Cystatin C levels, while 104 patients (86.7%) had elevated Cystatin C levels. Notably, among males, 61 individuals (50.8%) tended to exhibit higher Cystatin C levels, suggesting a greater potential for kidney function disorders due to factors such as activity intensity, body mass influence, and hormonal factors.

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BLENDED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN PROSES PEMBELAJARAN PADA SISWA SEKOLAH DASAR

Itqiyah, Shalwa Davi, Fidrayani, Fidrayani
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan temuan dari berbagai sumber yang diterbitkan antara tahun 2019 hingga 2024 terkait dengan penerapan model pembelajaran blended learning di sekolah dasar dan dampaknya terhadap… perbaikan proses pembelajaran. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Review and Meta-Analyses), yang memungkinkan penyaringan dan analisis sistematis terhadap berbagai studi yang relevan. Aspek yang dibahas dalam penelitian ini mencakup judul, abstrak, pendahuluan, metode, hasil, pembahasan, dan kesimpulan dari masing-masing sumber yang dianalisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran blended learning secara signifikan berkontribusi terhadap peningkatan efektivitas proses pembelajaran di sekolah dasar. Selain itu, penelitian ini mengidentifikasi faktor-faktor kunci yang mempengaruhi keberhasilan implementasi model tersebut serta tantangan yang dihadapi. Kesimpulannya, penerapan model pembelajaran blended learning di sekolah dasar memiliki potensi besar untuk meningkatkan kualitas pendidikan, namun memerlukan strategi yang tepat dan dukungan yang memadai untuk mencapai hasil yang optimal.

Pemetaan Digital Rantai Nilai Sawit Swadaya: Analisis Kesiapan Petani Papua Selatan terhadap Implementasi Sistem Ketertelusuran

Enala, Syahrabudin Husein, Nur Jalal, Antonius Nggewaka, Frederikus Antonius Mana
Abstract: Sektor kelapa sawit menjadi penopang utama perekonomian Indonesia, termasuk di kawasan timur seperti Papua Selatan yang mulai berkembang sebagai wilayah penghasil sawit swadaya. Namun, perkembangan tersebut belum sepenuhnya… nya diimbangi dengan tata kelola yang kuat dan penerapan sistem digitalisasi rantai nilai yang menjamin keberlanjutan serta transparansi. Sebagian besar petani sawit swadaya di Papua Selatan masih menghadapi kendala pada literasi digital, akses teknologi, kelembagaan yang lemah, serta belum adanya sistem ketertelusuran (traceability system) yang memenuhi standar keberlanjutan seperti Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) dan European Union Deforestation Regulation (EUDR). Penelitian ini bertujuan menganalisis kesiapan petani sawit swadaya terhadap implementasi sistem pemetaan digital rantai nilai di Papua Selatan, dengan fokus pada tiga dimensi utama: kelembagaan lokal, kapasitas digital petani, dan dukungan kebijakan. Pendekatan penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam terhadap petani, aparat kampung, koperasi, dan dinas terkait di Kabupaten Merauke dan Boven Digoel, serta studi dokumentasi terhadap kebijakan daerah dan laporan keberlanjutan. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman (1994) yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan tingkat kesiapan digital petani masih tergolong rendah hingga sedang akibat minimnya literasi dan infrastruktur penunjang, namun terdapat potensi penguatan kelembagaan koperasi serta dukungan pemerintah daerah. Penelitian ini menawarkan kerangka kesiapan digital petani sawit berbasis konteks lokal Papua Selatan yang mengintegrasikan aspek kelembagaan, teknologi, dan kebijakan untuk mewujudkan sistem ketertelusuran berbasis komunitas yang inklusif dan berkelanjutan.