Abstract:Penelitian ini mengeksplorasi integrasi spiritualitas Hendricus Leven ke dalam dimensi-dimensi kehidupan modern sebagai upaya mengatasi krisis makna dan dikotomi eksistensial di abad ke-21. Di tengah disrupsi teknologi dan…
an materialisme yang memicu kekosongan batin poverty of spirit, pemikiran Leven menawarkan paradigma spiritualitas yang inklusif dan holistik. Masalah utama yang diangkat adalah adanya pemisahan tajam antara ritus keagamaan dengan perilaku sosial dan praktis dalam masyarakat kontemporer. Tujuan penelitian ini adalah untuk merekonstruksi konstruksi pemikiran Leven serta menganalisis integrasinya dalam dimensi intrapersonal, interpersonal, ekologis, dan transedental guna menciptakan keseimbangan hidup. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi literatur library research. Analisis dilakukan melalui teknik analisis konten terhadap karya-karya mengenai Hendricus Leven serta sintesis teoritis dengan literatur spiritualitas kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa spiritualitas Leven merupakan sebuah “cara berada” way of being yang menjembatani jurang antara hal sakral dan profan. Secara intrapersonal, Leven menekankan pentingnya keheningan produktif untuk integritas diri. Dalam dimensi interpersonal, ia mewujudkan solidaritas dan belaras sebagai bentuk ibadah nyata. Pada dimensi ekologis, pemikirannya memandang alam sebagai ruang sakral yang haris dijaga, sementara secara transedental, ia menekankan kehadiran Tuhan dalam tugas keseharian yang sederhana. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi spiritualitas Leven memberikan peta jalan bagi manusia modern untuk mencapai keutuhan eksistensial. Implikasi dari penelitian ini adalah perlunya transformasi gaya hidup yang lebih sadar dan bertanggung jawab, di mana pelayanan kepada sesama dan alam menjadi manifestasi iman yang hidup. Nilai-nilai ini direkomendasikan untuk diintegrasikan dalam kurikulum pendidikan karakter demi terciptanya masyarakat yang labih humanis dan spiritual.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis refleksi spiritualitas dalam hidup Hendrikus Leven dengan fokus pada pemaknaan salib dan relevansinya terhadap kehidupan rohani sehari-hari. Pendekatan kualitatif digunakan untuk…
uk menggali pengalaman spiritual dan interpretasi personal Hendrikus mengenai salib sebagai simbol pengorbanan, harapan, dan transformasi hidup. Hasil penelitian menunjukkan bahwa makna salib dalam hidup Hendrikus tidak hanya dipahami sebagai simbol religius, tetapi juga sebagai pedoman hidup yang menuntunnya dalam menghadapi penderitaan, membangun relasi dengan Tuhan, serta menghayati panggilan pelayanan. Penelitian ini menegaskan pentingnya spiritualitas salib dalam membentuk karakter Kristiani yang autentik, tangguh, dan penuh pengharapan. Lebih jauh, penelitian ini menemukan bahwa penghayatan spiritualitas salib mendorong Hendrikus untuk mengembangkan sikap kerendahan hati, kepekaan terhadap sesama, serta keteguhan hati dalam menjalani pergumulan batin maupun tantangan hidup. Spiritualitas salib baginya menjadi sumber kekuatan moral dan motivasi untuk terus memperbarui diri dalam terang kasih Kristus. Temuan ini menegaskan bahwa spiritualitas salib memiliki peran penting dalam membentuk karakter Kristiani yang autentik, tangguh, penuh pengharapan, serta mampu memaknai penderitaan bukan sebagai beban, tetapi sebagai kesempatan untuk bertumbuh dalam kasih dan pelayanan. Dengan demikian, penelitian ini memberikan kontribusi bagi pemahaman teologis tentang peran salib dalam proses pendewasaan iman dan pembentukan spiritualitas personal.
Abstract:: Keseimbangan hidup merupakan kondisi ideal yang diupayakan banyak individu di tengah dinamika modern yang penuh tekanan, tuntutan sosial, serta perubahan nilai yang cepat. Artikel ini mengkaji konsep Spiritualitas Leven…
ven sebagai pendekatan komprehensif dalam menciptakan kehidupan yang seimbang secara fisik, emosional, mental, sosial, dan spiritual. Spiritualitas Leven dipahami sebagai kesadaran mendalam akan makna hidup, hubungan harmonis dengan diri sendiri, sesama, alam, serta dimensi transenden yang diyakini sebagai sumber nilai dan kedamaian batin. Melalui pembahasan teoritis dan refleksi praktis, artikel ini menyoroti bagaimana integrasi spiritualitas dalam rutinitas harian dapat meningkatkan kualitas kesadaran diri, ketenangan batin, kecerdasan emosional, serta kemampuan adaptasi terhadap tantangan hidup. Berbagai prinsip kunci seperti penerimaan diri, rasa syukur, mindfulness, kepedulian, dan pencarian makna dibahas sebagai fondasi untuk membangun keseimbangan hidup yang berkelanjutan. Selain itu, artikel ini menelusuri peran komunitas, budaya, dan lingkungan dalam mendukung pertumbuhan spiritual seseorang. Dengan menggabungkan perspektif psikologi positif, etika, dan nilai-nilai spiritual. Spiritualitas Leven menawarkan jalan bagi individu untuk menemukan harmoni antara pencapaian material dan kedamaian batin. Pada akhirnya, artikel ini menegaskan bahwa penguatan spiritualitas bukan hanya kebutuhan personal, tetapi juga kontribusi kolektif dalam membangun masyarakat yang lebih humanis, berempati, dan berkesadaran tinggi. Dengan demikian, penerapan Spiritualitas Leven Diharapkan dapat menjadi strategi transformatif untuk menciptakan kehidupan yang lebih bermakna, seimbang, dan penuh keberkahan.
Abstract:Artikel ini mengangkat dan mengkaji secara mendalam perjalanan spiritualitas Henricus Leven, seorang tokoh yang dikenal memiliki kedalaman refleksi batin, ketekunan dalam pencarian makna hidup, serta kemampuan untuk memadukan…
dukan pengalaman spiritual dengan tantangan realitas modern.Spiritualitas dalam pandangan Henricus Leven tidak hanya berkaitan dengan ritual keagamaan atau praktik ibadah, tetapi juga mencakup seluruh aspek kehidupan manusia: hubungan dengan Tuhan, sesama, alam, serta kehidupan batin yang paling personal. Leven melihat spiritualitas sebagai sebuah perjalanan panjang yang penuh dengan proses pengenalan diri, pergulatan, keheningan, kesadaran, dan transformasi. Ia memandang bahwa setiap manusia memiliki panggilan untuk menemukan Tuhan dalam pengalaman sehari-hari, baik melalui keberhasilan maupun kegagalan, melalui kebahagiaan maupun penderitaan. Pemahaman ini membuat spiritualitas menjadi sesuatu yang dekat, membumi, dan dapat dialami oleh siapa pun.Dalam artikel ini, dilakukan kajian mendalam mengenai bagaimana perjalanan spiritualitas dapat mempengaruhi kehidupan manusia. Spiritualitas tidak hanya memperkaya kehidupan religius seseorang tetapi juga membentuk karakter, etika, pola pikir, dan cara manusia memaknai hidup. Spiritualitas berperan sebagai fondasi moral dan emosional yang menguatkan manusia ketika menghadapi kesulitan, tekanan hidup, kekecewaan, serta perubahan zaman. Selain itu, artikel ini juga mengangkat pandangan para ahli tentang definisi spiritualitas yang semakin berkembang seiring perubahan paradigma ilmu pengetahuan modern. Para ahli melihat spiritualitas sebagai pencarian makna, hubungan pribadi dengan yang transenden, dimensi terdalam manusia, serta kesadaran akan tujuan hidup.
Abstract:Pertumbuhan pesat teknologi digital telah meningkatkan persaingan antarplatform e-commerce, sehingga kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dan literasi digital menjadi faktor penting dalam membentuk loyalitas pelanggan.…
langgan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh AI dan literasi digital terhadap loyalitas pelanggan pengguna Tokopedia di Sukabumi.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif kausal. Data dikumpulkan dari 97 pengguna aktif Tokopedia melalui teknik purposive sampling dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa AI dan literasi digital berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas pelanggan, dengan literasi digital memiliki pengaruh yang lebih dominan. Penerapan AI mampu meningkatkan pengalaman pelanggan melalui personalisasi dan layanan otomatis, sedangkan tingkat literasi digital yang lebih tinggi meningkatkan kepercayaan diri dan rasa aman pengguna dalam bertransaksi secara daring. Secara simultan, AI dan literasi digital berpengaruh signifikan terhadap loyalitas pelanggan, yang menunjukkan bahwa platform e-commerce perlu menyeimbangkan inovasi teknologi dengan upaya peningkatan literasi digital pengguna agar tetap kompetitif.
Abstract:This study aims to analyze parental involvement in children's spiritual education as a key factor in their holistic development. Employing a library research method, the researcher explores various literatures on the concepts…
cepts and practices of parental spiritual education. The findings indicate that active parental involvement, through the application of moral values, behavioral modeling, and open communication, significantly contributes to children's emotional, social, and academic development. The research reveals that children receiving adequate spiritual education are likely to possess better psychological resilience and more mature interpersonal skills. Although challenges such as economic pressures and time constraints hinder spiritual education at home, support from educational institutions and collaboration with the community can enhance its efficacy. The implications of this research highlight the importance of strengthening parental roles in spiritual education to shape children's character and moral identity, as well as to prepare them for future challenges. These findings provide valuable insights for the development of educational policies that emphasize parental involvement in supporting children's spiritual education.
Keywords: parental involvement, spiritual education, children.
Abstract:This study aims to examine the academic resilience of Islamic boarding school students through a library research approach by reviewing national and international literature related to personal, social, spiritual, and pedagogical…
dagogical factors that shape students’ academic endurance. Findings indicate that academic resilience among santri develops through the interaction of self-efficacy, intrinsic motivation, self-regulation skills, and social support from peers, teachers, and dormitory caregivers. The disciplined, communal, and religious environment of pesantren strengthens adaptive coping mechanisms, particularly in managing academic pressure, demanding study schedules, and religious obligations. International literature highlights that interpersonal support and religious culture enhance students’ psychological resilience and academic engagement. Moreover, spiritual routines such as prayer and scriptural study function as emotional regulation tools that promote mental stability. The review also reveals that pesantren’s intensive instructional methods foster long-term academic perseverance, although they may increase stress when not accompanied by adequate social support. Overall, this study underscores that academic resilience among santri is a product of the holistic ecology of Islamic boarding school education. Therefore, strengthening resilience requires integrated strategies that simultaneously develop psychological, social, and spiritual capacities.
Keywords : Academic Resilience, Islamic Boarding School,Students
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Customer Relationship Management (CRM) dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan loyalitas pelanggan di Tokoweb.co, sebuah perusahaan digital yang menyediakan jasa…
pembuatan website dan layanan digital lainnya. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan metode pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari satu staf CRM Tokoweb.co dan satu klien yang telah menggunakan layanan perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa CRM di Tokoweb.co diimplementasikan melalui komunikasi intensif menggunakan WhatsApp Business, personalisasi layanan, dan tindak lanjut berkala kepada klien. Strategi pelayanan yang diterapkan berfokus pada kecepatan, ketepatan, dan keramahan. Tokoweb.co juga menerapkan bauran pemasaran 4C (Consumer, Cost, Convenience, Communication) untuk memperkuat hubungan dengan klien. Temuan ini memperlihatkan bahwa CRM tidak hanya berperan dalam menjaga hubungan pelanggan, tetapi juga mampu meningkatkan kepuasan dan loyalitas klien secara signifikan. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan strategi CRM di sektor jasa digital dan menjadi rujukan bagi perusahaan lain dalam mengoptimalkan layanan pelanggan.
Abstract:Di tengah perkembangan teknologi digital yang semakin pesat, media sosial telah menjadi salah satu alat penting dalam strategi pemasaran modern. Perusahaan-perusahaan besar, termasuk Apple, semakin mengandalkan platform…
media sosial untuk membangun hubungan dengan konsumen, memahami perilaku pasar, serta mengembangkan strategi pemasaran yang lebih efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran media sosial dalam proses segmentasi pasar dan pemahaman demografi konsumen, dengan mengambil Apple sebagai objek studi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan mengumpulkan dan menganalisis data dari berbagai platform seperti Instagram, Facebook, dan Twitter. Data yang diperoleh mencakup konten promosi, respons audiens, serta pola interaksi pengguna. Segmentasi pasar dilakukan berdasarkan variabel demografis seperti usia, jenis kelamin, lokasi, dan minat konsumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial memungkinkan Apple untuk mengidentifikasi segmen pasar secara lebih akurat dan menjangkau audiens yang relevan. Selain itu, analisis demografi konsumen melalui media sosial membantu perusahaan dalam merancang strategi pemasaran yang lebih personalisasi dan efektif. Dengan memanfaatkan data yang diperoleh dari media sosial, Apple dapat menyesuaikan produk, layanan, dan kampanye pemasaran sesuai dengan karakteristik demografis dan perilaku konsumen. Penelitian ini juga menekankan pentingnya penggunaan teknologi dan data digital dalam pengambilan keputusan pemasaran, serta memberikan wawasan tentang bagaimana perusahaan global dapat memanfaatkan media sosial untuk meningkatkan keterlibatan dan loyalitas pelanggan. Dengan demikian, penelitian ini memberikan kontribusi dalam memahami dinamika pemasaran di era digital, serta peran media sosial dalam segmentasi pasar dan analisis demografi konsumen. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi perusahaan lain dalam merancang strategi pemasaran yang lebih berbasis data dan berorientasi pada kebutuhan konsumen.
Abstract:The digital technology revolution has catalyzed a fundamental paradigmatic transformation in the global education ecosystem, creating a new era where technology integration has become a strategic imperative in effective…
and sustainable learning management. One of the most disruptive technological innovations that has become the primary focus in educational transformation is Artificial Intelligence (AI), which has demonstrated extraordinary potential in revolutionizing various aspects of learning management through sophisticated adaptive capabilities, deep learning personalization, and comprehensive administrative automation. This research aims to comprehensively and systematically examine the multidimensional role of AI in enhancing the quality of learning management in the digital era, with in-depth analytical focus on three fundamental pillars: strategic learning planning, pedagogical process implementation, and learning outcome evaluation. The research methodology employs a rigorous Systematic Literature Review (SLR) approach, analyzing over 150 high-quality scientific articles from leading national and international journals published between 2014-2024, utilizing a thematic synthesis framework to identify emergent patterns and significant trends in AI implementation in education. Research findings reveal that AI implementation in learning management produces multifaceted transformative impacts, including significant improvements in pedagogical decision-making quality through predictive analytics and data-driven insights, strengthening the strategic role of teachers as adaptive and responsive learning facilitators, and expanding democratic learning accessibility through adaptive learning systems and intelligent tutoring systems technologies. AI has also proven effective in optimizing educational resource allocation, enhancing student engagement through intelligent gamification, and facilitating inclusive and equitable learning.
However, this research also identifies complex challenges that must be addressed in AI implementation, including significant technological infrastructure gaps particularly in remote areas, limitations in educators' digital literacy affecting technology adoption, and ethics and data privacy issues requiring comprehensive regulatory frameworks. The implications of this research emphasize the need for a holistic and structured approach in integrating AI into educational systems, considering technological, pedagogical, and socio-cultural aspects in a balanced manner to achieve sustainable and positively impactful educational transformation.