Abstract:Abstract: Chili consumption in Indonesia continues to increase. Imports are carried out by the government to meet domestic needs such as those from Malaysia and Vietnam. To overcome this chili import problem, it is necessary…
sary to maximize the efforts made by local farmers to produce chili yields with optimal quantity and quality. Efforts that can be made besides increasing unproductive agricultural land are applying technology to determine the best / superior chili seeds. So far, local farmers use hereditary concepts such as trial and error in determining the chili seeds to be planted. As a result of which occurs that the harvest is unstable and tends to fall even the possibility of crop failure. The purpose of the analysis of this research is to apply technology that can improve chili crop yields through the application of a Decision Support System. To get more optimal results, the application of technology is carried out using the concept of a combination of 2 methods based on the superiority of each method. The method used is the Analytical Hierarchy Process (AHP) because it has accurate criteria analysis. Furthermore, the Weighted Product (WP) method is applied because it can find alternative preference values that are quick and easy. Based on the process and results of the analysis that has been done, the application of the AHP method can produce priority factors for selecting superior chili seeds that are weighted for ranking WP method. Whereas the WP method can produce an alternative ranking quickly with the highest alternative being A5 with a value of 0.153.
Keywords: Chili Seeds; AHP; Weighted Product; SPK.
Abstrak: Konsumsi cabai di Indonesia terus mengalami peningkatan. Impor dilakukan oleh pemerintah untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri seperti dari negara Malaysia dan Vietnam. Untuk mengatasi masalah impor cabai ini, perlu upaya maksimal yang dilakukan oleh petani lokal untuk menghasilkan hasil panen cabai dengan kuantitas dan kualitas yang optimal. Upaya yang dapat dilakukan selain memperbanyak lahan pertanian yang belum produktif yaitu menerapkan teknologi teknologi untuk menentukan benih cabai yang terbaik/unggul. Selama ini petani lokal menggunakan konsep turun temurun seperti coba-coba dalam menentukan benih cabai yang akan ditanam. Akibat yang terjadi yaitu hasil panen yang tidak stabil dan cendrung turun bahkan kemungkinan gagal panen. Adapun tujuan dari analisis penelitian ini adalah untuk menerapkan teknologi yang dapat meningkatkan hasil panen tanaman cabai melalui penerapan Sistem Pendukung Keputusan. Untuk mendapatkan hasil yang lebih optimal, penerapan teknologi dilakukkan menggunakan konsep kombinasi 2 metode yang didasarkan pada keunggulan dari masing-masing metode. Metode yang digunakan Analitical Hierarchy Process (AHP) karena memilki analisis kriteria yang akurat. Selanjutnya diterapkan metode Weighted Product (WP) karena memiliki kemampuan penemuan nilai preferensi alternatif yang cepat dan mudah. Berdasarkan proses dan hasil analisis yang telah dilakukan, penerapan metode AHP mampu menghasilkan faktor prioritas pemilihan benih cabai unggul yang menjadi nilai bobot untuk perankingan metode WP. Sedangkan metode WP mampu menghasilkan perankingan alternatif dengan cepat dengan alternatif tertinggi yaitu A5 dengan nilai 0,153.
Kata Kunci: AHP; Benih Cabai; SPK; Weighted Product.
Abstract:Meskipun pengakuan terhadap agroforestri tradisional sebagai strategi pengelolaan lahan berkelanjutan semakin meningkat, penelitian yang mengintegrasikan analisis keanekaragaman tanaman dengan persepsi lokal untuk memahami…
hami ketahanan ekologi-ekonomi masih terbatas. Penelitian ini mengkaji hubungan antara keanekaragaman tanaman dalam sistem agroforestri dan kontribusinya terhadap stabilitas ekosistem serta ketahanan ekonomi komunitas lokal di Desa Dulamayo Selatan, sekitar Hutan Pendidikan Universitas Gorontalo, Indonesia. Dengan menggunakan pendekatan metode campuran, kami menggabungkan analisis vegetasi kuantitatif melalui 9 plot dinamis (72 sub-plot) dengan survei sosial yang melibatkan 60 rumah tangga dan wawancara mendalam dengan 5 informan kunci, dengan penilaian menggunakan skala Likert (1-5). Analisis Indeks Nilai Penting (INP) menunjukkan dominasi spesies serbaguna, dengan Arenga pinnata (INP=113,72), Lansium parasiticum (INP=68,8), dan Aleurites moluccanus (INP=48,45) menjadi komponen kunci dalam sistem agroforestri lokal. Komunitas lokal menilai tinggi jasa ekosistem dari sistem agroforestri, khususnya penyediaan air bersih (4,4/5) dan mitigasi bencana alam (4,2/5). Analisis regresi menunjukkan korelasi positif yang signifikan antara kesadaran lingkungan dan manfaat ekonomi (R²=0,72), mengindikasikan bahwa kesadaran ekologis dan keuntungan ekonomi dapat bersinergi dalam pengelolaan agroforestri. Preferensi terhadap spesies serbaguna mencerminkan strategi adaptif untuk memaksimalkan manfaat dari sumber daya lahan yang terbatas, sambil menjaga keanekaragaman hayati dan fungsi ekosistem. Temuan ini menegaskan pentingnya mengintegrasikan kesadaran ekologis ke dalam program pengembangan agroforestri dan menyoroti potensi diversifikasi spesies untuk meningkatkan ketahanan ekologi sekaligus stabilitas ekonomi pada komunitas yang bergantung pada hutan.
Abstract:Sate Taichan adalah sebuah inovasi dalam dunia kuliner yang berasal dari hidangan sate tradisional Indonesia, namun memiliki karakteristik yang membedakannya dari jenis sate lainnya. Hidangan ini menggunakan daging ayam…
yang dipanggang tanpa tambahan bumbu kacang, kecap manis, atau rempah-rempah yang berat seperti pada sate tradisional. Sebagai alternatif, Sate Taichan disajikan dengan sambal pedas, perasan jeruk nipis, dan taburan garam, yang menghasilkan cita rasa pedas, gurih, dan segar yang khas. Proses pembuatannya melibatkan marinasi yang minimal pada daging, umumnya hanya dengan garam dan merica, untuk mempertahankan rasa asli dan menciptakan tekstur yang empuk. Salah satu ciri khas dari Sate Taichan adalah warna dagingnya yang putih bersih, yang dihasilkan dari proses pemanggangan tanpa menggunakan kecap atau rempah yang pekat. Sate Taichan pertama kali menjadi populer di Jakarta dan dengan cepat menyebar ke berbagai kota besar di Indonesia, menjadi fenomena kuliner yang digemari oleh berbagai kalangan, terutama generasi muda. Daya tarik Sate Taichan tidak hanya terletak pada rasanya, tetapi juga pada kesederhanaan bahan, penyajiannya yang modern, serta kesesuaian dengan tren makanan yang lebih ringan dan sehat. Popularitasnya juga didukung oleh kemudahan dalam penyajian dan fleksibilitas untuk berinovasi, seperti penambahan variasi rasa, pelengkap, dan teknik memasak. Dalam konteks hubungan antara manusia dan budaya, Sate Taichan mencerminkan perubahan preferensi masyarakat Indonesia terhadap makanan yang lebih praktis, estetis, dan memiliki cita rasa global, sambil tetap mempertahankan unsur lokal. Kehadirannya membuka peluang baru dalam bisnis kuliner, baik dalam skala restoran, gerai kaki lima, maupun usaha rumahan. Dengan kombinasi rasa pedas, segar, dan penampilan yang menarik, Sate Taichan tidak hanya sekadar makanan, tetapi juga simbol kreativitas dan adaptasi kuliner Indonesia di era modern.
Abstract:This study explores the role of rubrics in improving speaking skills among Generation Z students under the Merdeka Curriculum in Indonesia. By leveraging qualitative research methods, specifically in-depth interviews with…
h experienced English language teachers, the study delves into the practical applications, benefits, and challenges of rubric implementation. The findings reveal that rubrics significantly enhance student performance by providing clear, structured, and detailed feedback, aligning with Generation Z's preference for interactive and visually engaging learning experiences. Additionally, the study highlights the compatibility of rubrics with the objectives of the Merdeka Curriculum, emphasizing student independence and creativity. These insights underscore the necessity for educators to adopt and refine rubric-based assessments to meet contemporary educational goals and the unique characteristics of modern learners.
Abstract:This research aims to examine changes in consumer attitudes and purchasing power in the Indonesian market after the pandemic, with a focus on the impact of restrictions on online sales via social media. The COVID-19 pandemic…
emic has significantly changed consumer behavior, triggering a shift from conventional transactions to online platforms. However, online sales restrictions implemented by the Indonesian government raise questions about how consumers will respond and adapt to these changes. This research uses qualitative research methods, namely by describing systematically by conducting literature reviews about post-pandemic consumer behavior, and the impact of social media on purchasing decisions, surveys or questionnaires, and in-depth interviews with consumers to understand attitudes, and their experiences regarding online shopping on social media during the post-pandemic period. The research results reveal that restrictions on online sales via social media influence consumers' attitudes towards online shopping, forcing them to look for other alternatives or change purchasing preferences. Apart from that, these restrictions also have an impact on consumer purchasing power and consumption patterns. This analysis describes post-pandemic market dynamics in Indonesia, where e-commerce companies and business people have to adapt to changes in consumer behavior. Policy implications for the government and marketing strategies for business people are also discussed in the research providing an in-depth look at how to optimize market potential in Indonesia. amid restrictions on online sales. This research aids in comprehending the ongoing alterations in the Indonesian consumer market post-pandemic, thereby guiding government, companies, and other business entities in decision-making processes.
Abstract:PT. Indonesia Bakery Family merupakan salah satu perusahaan yang memproduksi produk “Roti”. Perusahaan ini memproduksi roti yang sering dikenal dengan nama “AOKA”. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi…
tifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi diversfikasi produk pada PT. Indonesia Bakery Family Cabang Medan. PT. Indonesia Bakery Family menawarkan berbagai varian produk dengan varian rasa yang beragam. Selain varian produk dan juga rasa, produk ini juga menghasilkan kualitas produk yang sesuai dengan selera konsumen dengan harga yang terjangkau. Dengan menggunakan kumpulan data dan observasi, penulis berusaha untuk memahami faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi diversifikasi produk pada PT. Indonesia Bakery Family Cabang Medan. Dalam hal ini juga mengeksplorasi faktor-faktor yang mempengaruhi konsumen seperti preferensi konsumen, inovasi produk dan juga persaingan yang terjadi dalam pangsa pasar. Dengan demikian penelitian ini diharapkan dapat memberikan pandangan baru dalam merancang strategi diversifikasi produk yang lainnya sehingga dapat bertahan dalam dunia pasar.
Abstract:Pengaruh struktur kepemilikan terhadap kebijakan dividen telah banyak diketahui dalam dunia bisnis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemilikan saham preferen dan saham biasa terhadap kebijakan dividen…
en PT FKS Food Sejahtera Tbk, perusahaan makanan dan minuman terkemuka di Indonesia. Populasi penelitian terdiri dari perusahaan non-keuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada periode penelitian tahun 2023. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan wawasan mengenai hubungan antara kepemilikan saham preferen dan saham biasa dengan kebijakan dividen perusahaan. Tinjauan literatur mencakup konsep kepemilikan saham sebagaimana didefinisikan dalam Undang-Undang Perusahaan Indonesia No. 40 Tahun 2007, dan membedakan antara kepemilikan institusional dan kepemilikan manajerial. Penelitian ini berupaya untuk memberikan kontribusi terhadap pemahaman tentang bagaimana struktur kepemilikan, khususnya kepemilikan saham preferen dan saham biasa, dapat mempengaruhi kebijakan dividen dalam suatu perusahaan.
Abstract:This study investigates the dynamic marketing and communication strategies used by PT. Gojek Indonesia to strengthen its consumer base. As one of Southeast Asia's leading technology-based platforms, Gojek has rapidly expanded…
anded its services beyond ride-hailing to include food delivery, digital payments, and more. This research uses a qualitative approach, combining interviews, case studies, and industry analysis to dissect the multifaceted strategy implemented by Gojek. This study explores Gojek's proficient use of digital channels and social media to drive consumer engagement. By analyzing consumer behavior and preferences, the study explains how Gojek tailors its marketing messages to resonate with diverse target audiences. In addition, this study examines the role of strategic partnerships and collaborations in strengthening Gojek's market presence and attracting new consumers. Furthermore, the study explores the impact of innovative features and services introduced by Gojek, such as loyalty programs and seamless user interfaces, on customer acquisition and retention. The study identifies the critical role of data analytics in shaping personalized marketing campaigns that appeal to specific consumer segments. The findings from this study contribute to a broader understanding of effective marketing and communication strategies in technology-based service industries. The insights derived from Gojek's approach provide valuable lessons for businesses looking to navigate a competitive market and expand their consumer base through strategic marketing initiatives.
Abstract:Dalam dunia pendidikan, menumbuhkan minat belajar siswa merupakan tantangan yang penting. Salah satu pendekatan yang terbukti efektif adalah melalui penerapan metode pembelajaran kreatif. Metode ini menekankan pada keterlibatan…
libatan aktif siswa dalam pembelajaran, memungkinkan mereka untuk bereksperimen, berkolaborasi, dan berkreasi dalam proses pembelajaran. Dengan demikian, minat belajar siswa dapat ditingkatkan melalui pengalaman pembelajaran yang lebih menarik, interaktif, dan bermakna. Faktor penentu minat belajar siswa sangat beragam. Mulai dari motivasi intrinsik, dukungan sosial, pengalaman belajar sebelumnya, preferensi belajar, hingga kualitas lingkungan pembelajaran. Motivasi intrinsik, misalnya, mendorong siswa untuk belajar karena minat dan kepuasan pribadi, sementara dukungan sosial dari keluarga, teman, dan guru memberikan dorongan tambahan. Pengalaman belajar sebelumnya dan preferensi belajar turut memengaruhi minat belajar siswa, begitu dengan kualitas lingkungan pembelajaran yang memfasilitasi eksplorasi dan pembelajaran yang bermakna. Metode pembelajaran kreatif memainkan peran kunci dalam mempengaruhi minat belajar siswa. Dengan memanfaatkan teknik-teknik seperti pembelajaran berbasis proyek, pembelajaran berbasis masalah, dan role-playing, siswa dihadapkan pada pengalaman pembelajaran yang menarik dan menyenangkan. Mereka dapat mengeksplorasi konsep-konsep secara praktis, berpikir kritis, dan mengembangkan keterampilan kolaborasi. Pendekatan ini menciptakan lingkungan pembelajaran yang merangsang dan memotivasi siswa untuk aktif terlibat dalam proses pembelajaran. Penerapan metode pembelajaran kreatif dapat menjadi strategi efektif dalam menumbuhkan minat belajar siswa. Melalui pendekatan ini, pendidik dapat menciptakan pengalaman pembelajaran yang lebih bermakna, memicu minat belajar yang lebih besar, dan membantu siswa untuk mencapai potensi belajar mereka secara optimal.
Abstract:Dalam era globalisasi dan persaingan bisnis yang semakin ketat, pengenalan merek menjadi kunci utama dalam strategi pemasaran suatu perusahaan. Salah satu aspek penting dalam memperkuat kesadaran merek adalah melalui penggunaan…
ggunaan Brand Ambassador, yaitu tokoh atau selebriti yang dianggap mampu mewakili dan mempromosikan merek perusahaan. Brand ambassador sendiri adalah seseorang atau sekelompok orang yang dipekerjakan oleh perusahaan atau organisasi untuk mempromosikan suatu barang maupun jasa. Sampel akan dipilih dengan tujuan memperoleh variasi dalam usia, jenis kelamin, latar belakang sosial, dan tingkat penggunaan media sosial. Data akan dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan responden. Wawancara akan dilakukan secara tatap muka atau melalui wawancara daring, tergantung pada preferensi responden. Brand ambassador menjelma menjadi sebuah suatu aspek penting dalam bidang promosi ditengah ketatnya persaingan. Dari Brand Ambassador kita dapat memperluas informasi produk atau jasa yang kita sedang kita kembangkan. Menurut Pernyataan dari Royan, 2004 « Penggunaan brand ambassador dilakukan oleh perusahaan untuk memengaruhi atau mengajak konsumen. Hal ini bertujuan agar konsumen tertarik menggunakan produk, terlebih karena pemilihan brand ambassador biasanya didasarkan pada pencitraan melalui seorang selebrititas yang terkenal» Peran Brand Ambassador terhadap kepercayaan konsumen Semakin tinggi tingkat popularitas seorang duta merek atau Brand Ambassador, maka semakin tinggi pula tingkat kepercayaan konsumen.