Search Articles & Publications

Showing 1833 articles found for "Studi"

IMPLEMENTASI PROGRAM ANTI BULLYING DALAM UPAYA MENCIPTAKAN SEKOLAH RAMAH ANAK DI SMPIT CITRA AZ ZAHRA JAKARTA

Yanti, Dewi
Abstract: Perundungan masih menjadi tantangan dalam mewujudkan lingkungan pendidikan yang aman, inklusif, dan ramah anak sehingga diperlukan implementasi program pencegahan yang dikelola secara sistematis. Penelitian ini bertujuan… mendeskripsikan dan menganalisis implementasi program anti-perundungan dalam mendukung terwujudnya Sekolah Ramah Anak di SMPIT Citra Az Zahra Jakarta. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Informan terdiri atas Kepala Sekolah, Kepala Unit Self Empowerment Citraz (SEC), dan Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum yang dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara semi terstruktur, observasi, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña melalui kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi program anti-perundungan dilaksanakan secara sistematis melalui fungsi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan yang terintegrasi dalam Self Development Class berbasis pembinaan karakter dan nilai-nilai keislaman. Program ini meningkatkan pemahaman peserta didik mengenai perundungan, menumbuhkan empati, toleransi, dan tanggung jawab sosial, serta memperkuat budaya sekolah yang aman dan ramah anak. Keberhasilan program didukung oleh komitmen pimpinan, kolaborasi seluruh warga sekolah, serta dukungan orang tua dan pihak eksternal, meskipun masih menghadapi kendala berupa keterbatasan pengawasan perilaku peserta didik di luar sekolah. Temuan ini menegaskan pentingnya pengelolaan program anti-perundungan secara terpadu untuk mendukung terwujudnya Sekolah Ramah Anak.

PERAN TAHSIN AL-QUR’AN DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA AL-QUR’AN DENGAN BENAR

Nasution, Wildan Habibi, Nasution, Tongku Hasonangan, Elviani, Elviani
Abstract: Kemampuan membaca Al-Qur'an dengan benar sesuai kaidah tajwid dan makharijul huruf merupakan kompetensi mendasar yang wajib dimiliki oleh setiap muslim, namun realitas di lapangan menunjukkan bahwa masih banyak peserta didik… idik yang mengalami kesulitan dalam pelafalan huruf hijaiyah, penerapan hukum tajwid, serta kelancaran membaca Al-Qur'an. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran program tahsin Al-Qur'an dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur'an secara benar, mengidentifikasi metode-metode tahsin yang efektif, serta mengungkap faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik studi kepustakaan (library research) yang didukung oleh data dari berbagai hasil penelitian terdahulu. Data dikumpulkan melalui telaah dokumen, jurnal ilmiah, dan laporan penelitian yang relevan dengan tema tahsin Al-Qur'an pada kurun lima tahun terakhir, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis isi (content analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa program tahsin Al-Qur'an yang dilaksanakan secara terstruktur, konsisten, dan menggunakan metode yang tepat seperti talaqqi, tikrar, dan pendekatan berbasis makharijul huruf, terbukti efektif meningkatkan kefasihan, ketepatan bacaan, dan kepercayaan diri peserta didik dalam membaca Al-Qur'an. Faktor pendukung utama meliputi kompetensi pengajar, intensitas latihan, dan motivasi peserta didik, sedangkan faktor penghambat mencakup keterbatasan waktu, latar belakang kemampuan peserta didik yang heterogen, dan minimnya tenaga pengajar yang berkompeten. Penelitian ini merekomendasikan agar lembaga pendidikan formal maupun nonformal mengintegrasikan program tahsin secara berkelanjutan dengan evaluasi berkala guna menjamin mutu bacaan Al-Qur'an generasi muslim.

MANAJEMEN BUDAYA MADRASAH DALAM PENGEMBANGAN KARAKTER RELIGIUS PESERTA DIDIK DI MTS PP DARUL FALACH CANDIROTO, TEMANGGUNG

Prembayun, Kunthi Widhi, Chamami, M Rikza
Abstract: Pembentukan karakter religius peserta didik di era modern tidak cukup mengandalkan pembelajaran teks di kelas, melainkan membutuhkan ekosistem lingkungan berupa pembiasaan budaya yang konsisten. Penelitian ini bertujuan… menganalisis manajemen budaya madrasah dalam pengembangan karakter religius peserta didik di MTs PP Darul Falach Candiroto, Temanggung. Menggunakan metode kualitatif pendekatan studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan kepala madrasah, waka kesiswaan, dan pengurus pondok, serta didukung oleh observasi partisipatif dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen budaya madrasah diimplementasikan secara terstruktur melalui empat fungsi manajemen (POAC). Perencanaan dilakukan dengan menyelaraskan visi-misi; pengorganisasian diwujudkan melalui pembagian kerja wilayah madrasah formal dan asrama pesantren serta pelibatan organisasi santri (OSDA); pelaksanaan digerakkan lewat keteladanan harian warga madrasah dalam ritme jadwal ketat; dan pengawasan dijalankan melalui kontrol absensi ibadah serta instrumen Angket 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat. Melalui tata kelola tersebut, indikator karakter religius (disiplin, kesadaran ibadah, tanggung jawab, sopan santun, kepedulian, dan kebersamaan) berhasil diinternalisasikan secara efektif melalui empat jalur pembiasaan, yaitu kegiatan rutin, spontan, terprogram, dan keteladanan pendidik sebagai role model. Penelitian ini menegaskan bahwa integrasi tata kelola formal dan nilai kepesantrenan mampu membentuk habituasi karakter religius siswa secara berkelanjutan.

PERSPEKTIF FIKIH IBADAH DAN IMPLEMENTASINYA DALAM PRAKTIK KEAGAMAAN MAHASISWA PADA PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI YAYASAN PENDIDIKAN DAI HIDAYATULLAH CIOMAS BOGOR

Zaenudin, Ahmad
Abstract: Pembelajaran fikih ibadah dalam Pendidikan Agama Islam tidak hanya bertujuan memberikan pemahaman tentang hukum-hukum ibadah, tetapi juga membentuk kemampuan peserta didik dalam mengimplementasikannya secara konsisten dalam… lam kehidupan sehari-hari. Namun, masih ditemukan kesenjangan antara pemahaman fikih dan praktik ibadah, termasuk pada lembaga kaderisasi dai. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi fikih ibadah pada mahasiswa Sekolah Dai Hidayatullah (SDH), khususnya dalam praktik wudhu, shalat, dan puasa, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap mahasiswa, ustadz pengampu fikih ibadah, serta pengelola program pembinaan keagamaan di SDH. Data dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran fikih ibadah di SDH dilaksanakan melalui integrasi pembelajaran formal, pembiasaan praktik keagamaan, dan pembinaan karakter dalam lingkungan pesantren yang religius. Perspektif fikih ibadah mahasiswa tergolong baik, ditandai dengan pemahaman terhadap tata cara ibadah sekaligus tujuan dan hikmah yang terkandung di dalamnya. Implementasi fikih ibadah dalam praktik keagamaan sehari-hari juga tergolong baik, terutama pada ibadah yang didukung sistem pembinaan yang terstruktur, meskipun masih ditemukan variasi tingkat konsistensi antar mahasiswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan implementasi fikih ibadah dipengaruhi oleh integrasi pembelajaran, pembiasaan ibadah, keteladanan pendidik, dan lingkungan religius yang kondusif. Temuan ini mengimplikasikan pentingnya penguatan pembelajaran fikih yang integratif untuk mengembangkan aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik peserta didik secara seimbang.

PERAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENINGKATKAN KESADARAN MENUTUP AURAT STUDI KASUS SMA AL-MUJTAHIDIN PURWADADI CIAMIS

Kamalludin, Kamalludin, Samsudin, Samsudin, Choeroni, Choeroni
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam meningkatkan kesadaran menutup aurat peserta didik di SMA Al-Mujtahidin Purwadadi Ciamis. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif… atif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap guru PAI, peserta didik, serta pihak sekolah. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI berperan sebagai edukator, motivator, pembimbing, teladan, dan pengawas dalam membentuk kesadaran menutup aurat peserta didik. Strategi yang digunakan meliputi keteladanan, pembiasaan, pendekatan personal, serta kegiatan keagamaan yang dilakukan secara berkelanjutan. Faktor pendukung meliputi dukungan keluarga, lingkungan sekolah yang religius, teman sebaya yang positif, dan kesadaran diri peserta didik. Adapun faktor penghambat meliputi pengaruh media sosial, lingkungan pergaulan, kurangnya pengawasan keluarga, dan budaya populer yang kurang sejalan dengan nilai-nilai Islam. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan kesadaran menutup aurat memerlukan peran aktif guru PAI yang didukung oleh sinergi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat dalam membentuk karakter religius peserta didik.

JEJAK ISLAMISASI NUSANTARA: REKONSTRUKSI STRATEGI PENYEBARAN ISLAM DALAM ERA DIGITAL

Sihono, Ridwan Faqih, Ratnasari, Dwi
Abstract: Islamisasi Nusantara merupakan proses penyebaran Islam yang berlangsung secara damai, adaptif, dan mampu berintegrasi dengan budaya lokal. Keberhasilan tersebut ditopang oleh strategi dakwah yang memanfaatkan perdagangan,… , perkawinan, pendidikan, tasawuf, kesenian, serta dukungan politik dan kekuasaan. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi penyebaran Islam pada masa Islamisasi Nusantara serta merekonstruksi relevansinya dalam menghadapi perkembangan teknologi dan komunikasi pada era digital. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan dan pendekatan historis. Data diperoleh dari buku, artikel jurnal, dan berbagai sumber akademik yang relevan, kemudian dianalisis melalui tahapan heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan Islamisasi Nusantara didasarkan pada pendekatan damai dan persuasif, kemampuan adaptasi terhadap budaya lokal, keteladanan ulama, dukungan jaringan perdagangan dan pendidikan, serta peran elite politik. Nilai-nilai strategis berupa inklusivitas, moderasi, adaptabilitas, dan humanisme tetap relevan dalam konteks kontemporer. Rekonstruksi strategi penyebaran Islam pada era digital diwujudkan melalui dakwah kreatif berbasis media digital, transformasi pendidikan Islam ke platform daring, penguatan keteladanan melalui jejak digital, dan pengembangan jaringan dakwah virtual. Strategi tersebut berpotensi memperkuat dakwah Islam yang moderat, inklusif, dan efektif di era transformasi digital. Peningkatan akuntabilitas usaha. Namun demikian, implementasi AI masih menghadapi berbagai tantangan, seperti rendahnya literasi digital, keterbatasan sumber daya manusia, biaya teknologi, serta risiko keamanan dan privasi data. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Artificial Intelligence memiliki potensi besar dalam mendukung akuntabilitas UMKM, tetapi keberhasilannya memerlukan peningkatan kapasitas digital, dukungan infrastruktur, dan tata kelola teknologi yang memadai.

STRATEGI GURU PAUD DALAM MENYIAPKAN SARANA PEMBELAJARAN INKLUSIF DI SEKOLAH

Febirizkia, Syifa Febirizkia, Muthmainnah, Najwa, Lubis, Shofia Adha, Dalfianda, Romlah, Anatasya, Nu Urfatin, Ramadhani, Yumna
Abstract: Pendidikan inklusif pada jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) memiliki peran penting dalam menjamin terpenuhinya hak setiap anak untuk memperoleh layanan pendidikan yang setara tanpa memandang kondisi dan karakteristik… ik yang dimiliki. Keberhasilan penyelenggaraan pendidikan inklusif sangat dipengaruhi oleh kemampuan guru dalam menyiapkan sarana pembelajaran yang mampu mengakomodasi kebutuhan belajar peserta didik yang beragam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan strategi guru PAUD dalam menyiapkan sarana pembelajaran inklusif di sekolah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka melalui kajian terhadap lima belas artikel jurnal internasional yang dipublikasikan pada periode 2016–2024. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan analisis isi (content analysis) untuk mengidentifikasi tema-tema utama yang berkaitan dengan penyediaan sarana pembelajaran inklusif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat lima strategi utama yang diterapkan guru PAUD dalam menyiapkan sarana pembelajaran inklusif, yaitu pengembangan media pembelajaran adaptif, penataan lingkungan belajar yang aksesibel, pemanfaatan alat permainan edukatif dan teknologi bantu, penguatan kolaborasi dengan orang tua dan berbagai pihak terkait, serta peningkatan kompetensi guru dalam pendidikan inklusif. Kelima strategi tersebut saling berkaitan dan berkontribusi dalam menciptakan lingkungan belajar yang mampu mengakomodasi kebutuhan seluruh peserta didik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sarana pembelajaran inklusif tidak hanya berkaitan dengan penyediaan fasilitas fisik, tetapi juga mencakup kemampuan guru dalam merancang, memodifikasi, dan memanfaatkan berbagai sumber belajar secara efektif untuk mendukung pembelajaran yang inklusif dan berkualitas.

ISLAM AND THE ROLE OF WOMEN IN THE PUBLIC SPHERE

Zuliarti, Naning, Haq, M. Ziyadul, Syukron, Ahmad
Abstract: This article examines the role of Muslim women in the public sphere using a systematic literature review approach. By integrating indexed scientific sources, gender theory, and Islamic studies, this research aims to outline… ine the evolution of women’s roles from historical to contemporary perspectives. Historical approaches and methodological frameworks are employed to structure arguments systematically, covering the basic Islamic concept of women’s roles, the methodology applied in the literature review, analysis of social dynamics and relevant case studies, and critical discussion of challenges and opportunities faced by women in the public sphere. This study also identifies internal and external factors that influence women’s roles, ranging from geographical context to public policy developments. The findings show that interpretations of the concept of equality in Islam have shifted over time and are shaped by socio-political dynamics. This research is expected to stimulate further academic debate on women’s roles in the public sphere and contribute to more inclusive policies. This article explores various historical and contemporary dimensions that shape the role of Muslim women in the public sphere, highlighting both the potential and challenges in translating Islamic values of equality into policy and social practice. It is hoped that this study will enrich academic discourse on the relationship between religion, gender, and modernity, and pave the way for policy initiatives that support women’s empowerment in the Islamic world.

ENVIRONMENTAL ETHICS AND SOCIAL PRACTICES OF WASTE MANAGEMENT: A STUDY IN KENDARI CITY

Obie, Muhammad
Abstract: Waste management has become one of the most persistent environmental challenges confronting rapidly growing urban areas in Indonesia. While previous studies have primarily explained waste management through technical infrastructure,… rastructure, environmental awareness, or public policy, relatively little attention has been given to the interaction between environmental ethics and everyday social practices in shaping environmental behaviour. This study aims to examine how environmental ethics are translated into community waste management practices in Kendari City from the perspective of environmental sociology. A qualitative case study approach was employed using field observations, semi-structured interviews with 30 informants representing community members, religious leaders, community leaders, sanitation workers, and officials from the Kendari City Environmental Agency, as well as document analysis. The data were analysed using thematic analysis and interpreted through the analytical perspectives of Environmental Sociology, Social Practice Theory, Public Sphere Theory, and Political Ecology. The findings reveal that environmental ethics constitute an important normative foundation for environmental responsibility; however, their implementation in everyday waste management practices is mediated by socially embedded habitus, community values, institutional capacity, public discourse, and local governance. Waste management behaviour is therefore shaped not only by individual awareness but also by continuous interactions among social norms, institutional arrangements, and collective practices. The study concludes that sustainable urban waste management requires integrated approaches combining environmental ethics, community participation, participatory governance, and institutional collaboration. By integrating environmental ethics with environmental sociology, this study contributes to a broader understanding of the social dimensions of urban waste management and offers practical insights for strengthening community-based environmental governance in Indonesia.

TOWARDS AN INTEGRATED MODEL OF COMMUNICATIVE COMPETENCE IN BUSINESS EDUCATION : THE ROLE OF BILINGUAL COMPETENCY AND PAIR INTERACTION

R, Suhartina
Abstract: Communicative competence has become an essential competency for business education students in response to the growing demands of multilingual, multicultural, and technology-driven workplaces. However, previous studies have… ave generally examined bilingual competency, collaborative learning, and communicative competence as separate constructs, providing limited understanding of their integrated relationships. This study aimed to develop an Integrated Communicative Competence Model for business education through the synthesis of previous empirical studies and recent international literature. A conceptual research design employing an integrative evidence synthesis approach was used to analyse empirical findings on bilingual competency, pair interaction, communicative competence, and professional readiness. The synthesis demonstrates that bilingual competency provides the linguistic and intercultural foundation for effective communication, while pair interaction functions as a collaborative learning mechanism that strengthens authentic communication practices. The interaction of these dimensions enhances communicative competence, which subsequently improves students' professional readiness and graduate employability in multilingual business environments. The proposed model contributes to communication studies by integrating bilingual competency and collaborative learning into a unified conceptual framework and provides practical guidance for curriculum development and communication-oriented learning in business education.