Search Articles & Publications

Showing 1578 articles found for "Telah"

METHOD OF MAUT IN DETERMINING THE RANK OF CHILDREN AND HEALTHY ELDERLY AT PETATAL PUSKESMAS

Hanum, Latifah, Siddik, Mohd, Maulana, Cecep
Abstract: Abstract: The current development of information technology has had an impact on all fields, including the health sector. Many activities that were previously carried out conventionally or manually can now be carried out… with the help of technology. Computers that were previously only used to process data now provide many services, applications, and programs that can help facilitate human activities. One of them is the Multi-Attribute Utility Theory (MAUT) method, which is a support system method that has been widely used to provide accurate and efficient results. This study aims to build a decision support system for choosing healthy toddlers and elderly at the Petatal Health Center, Talawi District, Asahan Regency. So far, the process of selecting healthy toddlers and elderly is done conventionally, without the help of applications or computer programs. So the time needed is longer and the results are also less objective. The calculation process uses the MAUT method with an alternative of 13 toddlers and 15 elderly. The criteria used are body weight, nutritional status, potassium content, protein content, and carbohydrate content. Assessment weight 1-5. The results are 3 Toddlers with the highest total score Laila (17) Putri Sundar (14.25) and Tiara with a score of 12.25. The three people with the highest scores for healthy elderly are Rini Dewi with a score of 17, Joni with a score of 14.25, and Bejo Asmo with a value of 12.25.             Keywords: decision support system; MAUT; multi atribute utility theory; SPK   Abstrak: Perkembangan Teknologi informasi saat ini telah berdampak pada semua bidang, termasuk bidang kesehatan. Banyak kegiatan yang awalnya dilakukan secara konvensional atau manual kini dapat dilakukan dengan bantuan teknologi. Komputer yang tadinya hanya digunakan untuk mengolah data kini menyediakan banyak layanan, aplikasi dan program yang dapat membantu mempermudah kegiatan manusia. Salah satunya adalah metode Multi Atribute Utility Theory (MAUT) yang merupakan salah satu metode sistem pendukung yang telah banyak digunakan untuk memberikan hasil yang akurat dan efisien. Penelitian ini bertujuan membangun sistem pendukung keputusan pemilihan Balita dan Lansia Sehat di Puskesmas Petatal Kecamatan Talawi Kabupaten Asahan, selama ini proses pemilihan balita dan lansia sehat dilakukan secara  konvensional, tanpa menggunakan bantuan aplikasi atau program computer. Sehingga waktu yang dibutuhkan lebih lama serta hasilnya juga kurang objektif. Proses perhitungan menggunakan Metode MAUT dengan alternative 13 Balita dan 15 lansia .Kriteria yang digunakan Berat Badan, Status Gizi, Kandungan Kalium, Kandungan protein dan kandungan karbohidrat. Bobot penilaian 1-5. Hasil adalah 3 Balita dengan total nilai tertinggi Laila (17) Putri Sundar (14,25) dan Tiara dengan nilai 12,25. Tiga orang dengan nilai tertinggi untuk Lansia sehat adalah Rini dewi dengan nilai 17, Joni dengan nilai 14,25 dan Bejo Asmo dengan nilai 12,25.   Kata kunci: multi atribute utility theory; MAUT; sistem pendukung keputusan; SPK

MODELING ANDROID BASED TENSES LEARNING SYSTEM

Ardiansyah, Ricki, Rani, Maha, Sovia, Rini
Abstract: Abstract: In this study, it is intended to design and build a tenses learning application using Android-based smart phone media. This learning application will adopt several LTSA components which are one of the IEEE standards.… dards. The system built focuses on the delivery of tenses learning materials as part of the overall learning process. The method used in this research is the waterfall method. For modeling the system to be built, UML is used. After the system model is formed, it is then implemented into the Java programming language and exported into an apk that can be installed on Android-based smart phones. Tests were carried out on android version 5.0 using the AVD contained in the eclips application. In testing all systems can run well according to the UML modeling design.             Keywords: android; LTSA; modeling; tenses; UML     Abstrak: Dalam penelitian ini bermaksud untuk membuat rancangan dan membangun sebuah aplikasi pembelajaran tenses dengan menggunakan media smart phone berbasis android. Aplikasi pembelajaran ini akan mengadopsi bebearapa komponen LTSA yang merupakan salah satu standar IEEE. Sistem yang dibangun berfokus pada tersampainya materi pembelajaran tensis sebagai bagian dari proses belajar keseluruhan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode waterfall. Untuk pemodelan sistem yang akan dibangun digunakan UML. Setelah model sistem terbentuk, kemudian diimplementasikan ke dalam bahasa pemprograman java dan di export menjadi sebuah apk yang dapat diinstal pada smart phone berbasis android. Pengujian dilakukan pada android versi 5.0 dengan menggunakan AVD yang terdapat pada aplikasi eclips. Dalam pengujian semua sistem dapat berjalan dengan baik sesuai dengan rancangan pemodelan UML.   Kata kunci: android; LTSA; pemodelan; tenses; UML

PERFORMANCE ANALYSIS RESNET50 AND INCEPTIONV3 MODELS FOR CAPTION IMAGE GENERATOR

Priyambudi, Hasif, Hadinegoro, Arifiyanto
Abstract: Abstract: Generating caption image automatically is one of the challenges in computer vision. This field can be very helpful in many ways, for example search engines. Currently there are many image classification algorithms… hms that we can use to create a caption image model. In this article, we will compare performance between the Resnet50 and InceptionV3 models for text images. We will use 2000 (1800 train & 200 validation) image data and each image has 5 example captions to train the model. After the model is successfully created, we evaluate the model using 100 images and each image has 5 examples of additional captions that are not used in the training and validation process. The result of this research is that the InceptionV3 model is better than Resnet50. BLEU-1 is 0.53, BLEU-2 is 0.35, BLEU-3 is 0.18, BLEU-4 is 0.09, and METEOR is 0.35 for InceptionV3 model. While Resnet50 model has a value of BLEU-1 is 0.51, BLEU-2 is 0.31, BLEU-3 is 0.16, BLEU-4 is 0.06, and METEOR is 0.33.             Keywords: caption image; inceptionv3; LSTM; resnet50     Abstrak: Membuat gambar teks secara otomatis adalah salah satu tantangan dalam computer vision. Bidang ini bisa sangat membantu dalam banyak hal, misalnya mesin pencari. Saat ini banyak sekali algoritma klasifikasi citra yang dapat kita gunakan untuk membuat model teks citra. Pada artikel ini, kami akan membandingkan performa antara model Resnet50 dan InceptionV3 untuk gambar teks. Kami akan menggunakan 2000 (1800 train & 200 validation) data gambar dan setiap gambar memiliki 5 contoh caption untuk melatih model. Setelah model berhasil dibuat, kami mengevaluasi model menggunakan 100 gambar dan setiap gambar memiliki 5 contoh caption tambahan yang tidak digunakan dalam proses training dan validation. Hasil dari penelitian ini adalah model InceptionV3 lebih baik dibandingkan dengan Resnet50. BLEU-1 0.53, BLEU-2 0.35, BLEU-3 0.18, BLEU-4 0.09, dan METEOR 0.35 untuk model InceptionV3. Sedangkan model Resnet50 memiliki nilai BLEU-1 0.51, BLEU-2 0.31, BLEU-3 0.16, BLEU-4 0.06, dan METEOR 0.33.   Kata kunci: caption image; inceptionv3; LSTM; resnet50

FAST DETECTION OF SEATBELT DRIVER BASED ON IMAGE CAPTURING

Rohman, Khairul, Sasongko, Theopilus Bayu
Abstract: Abstract: Traffic accidents are one of the biggest contributors to injuries and fatalities worldwide. Victims of traffic accidents range from minor injuries to severe injuries and even death. The severity of many accidents… ts is often due to a lack of discipline and public awareness of traffic rules and safety measures. Car manufacturers have attempted to mitigate the effects of accidents by providing seat belts. However, many people neglect to use them, thinking that nothing will happen while driving. Even with fines imposed by authorities, people can outsmart them by removing their seat belts when officers are not around. To address this issue, a model has been developed to monitor drivers using artificial intelligence and computer vision. The camera captures images, which are then processed by a neural network trained with the YOLOv5 algorithm. The model has an average precision of 89% and a recall of 81%, and can accurately detect whether drivers are wearing seat belts or not. This model is expected to aid in improving driver and passenger safety on the roads. By paying attention to the use of seat belts, the severity of injuries sustained in accidents can be reduced.             Keywords: computer vision; neural network; seatbelt detection; yolo     Abstrak: Kecelakaan lalu lintas merupakan salah satu penyumbang terbesar cedera dan kematian di seluruh dunia. Korban kecelakaan lalu lintas tidak hanya mengalami cedera ringan, tetapi juga cedera berat bahkan kematian. Parahnya banyak kecelakaan yang terjadi dapat disebabkan oleh kurangnya disiplin dan kesadaran masyarakat akan aturan lalu lintas serta tindakan keselamatan. Produsen mobil telah berusaha untuk mengurangi efek kecelakaan dengan menyediakan sabuk pengaman. Sayangnya, masih banyak orang yang mengabaikan penggunaannya, dengan menganggap bahwa tidak akan terjadi apa-apa saat mengemudi. Meskipun ada denda yang diberlakukan oleh pihak berwenang, orang masih dapat melepaskan sabuk pengaman ketika tidak ada petugas di sekitar. Untuk mengatasi masalah ini, sebuah model telah dikembangkan untuk memantau pengemudi menggunakan kecerdasan buatan dan visi komputer. Kamera mengambil gambar yang kemudian diproses oleh jaringan saraf yang dilatih dengan algoritma YOLOv5. Model ini memiliki presisi rata-rata sebesar 89% dan recall sebesar 81%, dan dapat dengan akurat mendeteksi apakah pengemudi menggunakan sabuk pengaman atau tidak. Model ini diharapkan dapat membantu dalam menangani masalah keselamatan pengemudi dan penumpang di jalan raya. Dengan memperhatikan penggunaan sabuk pengaman, dapat mengurangi tingkat keparahan cedera yang terjadi dalam kecelakaan.   Kata kunci: computer vision; deteksi sabuk pengaman; neural network; yolo

IMPLEMENTATION OF OUTPATIENT FAMILY PLANNING INFORMATION SYSTEM WITH WATERFALL

Octaviana, Vina, Syahidin, Yuda, Sari, Irda, Sukmawijaya, Jeri
Abstract: Abstract: Population growth in some regions such as Asia is still high, especially in the number of births in children. Indonesia is one of the many countries whose birth rate growth is still high. With this high birth rate,… ate, it will cause problems for the region such as the problem of uncontrolled population growth if the birth rate continues to be high in addition to the social and economic impact of the region. To reduce the birth rate, the government created a family planning program to minimize the high birth rate. In birth control with this birth control program, contraceptive devices and drugs (ALOKON) are used as a prevention of pregnancy. This is intended to determine the level of allocone use in family planning patients in the outpatient unit and recap reports of birth control patients in the outpatient unit. In addition, the era of digitalization of technology utilization with information systems that have been increasingly developed and advanced, especially in the health sector. The system development method used in this journal is the waterfall method which consists of analysis, system design, implementation, unit testing, and maintenance. The results obtained are in the form of developing implementation results from the design made into a family planning information system in the outpatient unit. This research was made to develop an existing information system and can assist medical record officers in processing data and reports more effectively and efficiently.   Keywords: alokon; growth of birth rate; information system; kb     Abstrak: Pertumbuhan penduduk dibeberapa wilayah seperti di Asia masih tinggi terutama pada angka kelahiran pada anak. Indonesia merupakan salah satu dari sekian banyak negara yang pertumbuhan angka kelahirannya masih tinggi. Dengan tingginya angka pertumbuhan kelahiran ini akan menimbulkan masalah bagi wilayah itu seperti permasalahan pertumbuhan penduduk yang tidak terkendali jika angka kelahiran terus tinggi selain itu berdampak pada kehidupan social dan ekonomi wilayah itu. Untuk menekan angka kelahiran pemerintah membuat program KB (Keluarga Berencana) dalam meminimalisir angka kelahiran yang tinggi. Dalam pengendalian kelahiran dengan program KB ini digunakan alat dan obat kontrasepsi (ALOKON) sebagai pencegah kehamilan. Hal ini ditujukan untuk mengetahui tingkat pemakaian alokon pada pasien KB di unit rawat jalan serta rekapan laporan pasien KB di unit rawat jalan tersebut. Selain itu era digitalisasi pemanfaatan teknologi dengan sistem informasi yang sudah semakin berkembang dan maju, terutama pada bidang Kesehatan. Metode pengembangan sistem yang digunakna pada jurnal ini adalah metode waterfall yang terdiri dari analisis, perancangan system, implementasi, pengujian unit, dan pemeliharaan. Hasil yang diperoleh berupa pengembangan hasil implementasi dari perancangan yang dibuat menjadi system informasi KB di unit rawat jalan. Penelitian ini dibuat untuk mengembangkan system informasi yang telah ada serta dapat membantu petugas rekam medis dalam pengolahan data dan laporan yang lebih efektif dan efisien.   Kata kunci: alokon; kb; pertumbuhan angka kelahiran; sistem informasi

IMPLEMENTATION OF CHILDHOOD IMMUNIZATION PROGRAM USING THE WATERFALL METHOD

Renjani, Annisa Syahwa, Syahidin, Yuda, Sari, Irda, Sukmawijaya, Jeri
Abstract: Abstract: Medical records are managed according to established standards, creating information that should be properly maintained and stored for easy access when needed. This study is motivated by the fact that the number… r of immunization patients continues to increase daily, so authorities still need a long time to collect information in their registration systems. It is very long and has a significant impact on the performance of healthcare workers. This study aims to redesign the immunization information system to help manage medical records and maintain the quality of health care services. The design of the developed immunization system may include information on the processing and reporting of immunization data in hospitals to enable medical staff to report results to immunization services quickly and accurately. The research method used in this study is descriptive with a qualitative approach. Data collection was conducted through observations, interviews, and literature review from studies of researchers and practitioners. The system development method adopts the waterfall method. This study's results indicate that technology is an appropriate method to more efficiently support data processing and reporting when valid data are available. Keywords: immunization; information system; medical record     Abstrak: Rekam medis dikelola sesuai dengan standar yang telah ditetapkan untuk menciptakan informasi yang harus dipelihara dan disimpan dengan baik sehingga informasi tersebut dapat dengan mudah diakses pada saat dibutuhkan. Penelitian ini dilatarbelakangi fakta bahwa petugas masih membutuhkan waktu yang lama untuk mengumpulkan informasi dalam kegiatan pelaporan, karena jumlah pasien yang imunisasi terus bertambah setiap harinya. Waktu yang dibutuhkan cukup lama berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja tenaga kesehatan. Tujuan dari penelitian ini adalah mendesain ulang sistem informasi imunisasi untuk membantu pengelolaan pelaporan medis sebagai upaya menjaga kualitas pelayanan kesehatan. Rancangan sistem imunisasi yang dikembangkan dapat mencakup informasi pengolahan dan pelaporan data imunisasi di rumah sakit agar tenaga medis dapat melaporkan hasil secara cepat dan akurat kepada layanan imunisasi. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan studi literatur hasil penelitian peneliti dan praktisi. Metode pengembangan sistem menggunakan metode waterfall. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan teknologi merupakan cara yang cukup untuk mendukung pekerjaan pengolahan data dan pelaporan secara lebih efisien ketika tersedia data yang valid.    Kata kunci: imunisasi; rekam medis; sistem informasi

IMPLEMENTATION OF E-CRM UP-SELLING AND CROSS - SELLING STRATEGY AT MITRA SEJAHTERA STORE

Adlina, Nur, Afrisawati, Afrisawati, Harahap, Indra Ramadona
Abstract: Abstract: The development of information technology has experienced a very rapid growth, especially the internet. The Internet makes a very helpful contribution in a business field. Fierce business competition and the rapid… pid growth of information technology make it easy for customers to switch to other stores. Mitra Sejahtera has not implemented a service that makes it easier for customers to buy goods easily and still uses the service manually, sales report data is still used in the general ledger so it is not efficient to do neatly organized records, customers must come directly to the store to find out what products are sold then customers do not know the latest discounts and products sold in stores. Mitra Sejahtera is a beauty business venture that sells brand products such as, wardah, emina, implora, garnier, etc. One of the efforts in improving services is by applying the concept of Customer Relationship Management (CRM) and implementing Up-Selling and Cross-Selling strategies. The goal achieved in this stage is the operability of the results of the system design that has been made. With this CRM design and Up-Selling and Cross-Selling strategy, it can increase sales in meeting customer needs. This system was created to make it easier for Toko Mitra Sejahtera to sell products, process data in a computerized manner and can improve service to customers.   Keywords : cosmetics;  electronic customer relationship management (E-CRM); up-selling and cross-selling strategies   Abstrak: Perkembangan teknologi informasi telah mengalami pertumbuhan yang sangat pesat terutama internet. Internet memberikan kontribusi yang sangat membantu dalam bidang bisnis. Persaingan bisnis yang ketat dan pesatnya pertumbuhan teknologi informasi memudahkan pelanggan untuk beralih ke toko lain. Mitra Sejahtera belum menerapkan layanan yang memudahkan pelanggan untuk membeli barang dengan mudah dan masih menggunakan layanan secara manual, data laporan penjualan masih digunakan dalam buku besar sehingga tidak efisien untuk melakukan pencatatan yang tertata rapi, pelanggan harus datang langsung ke toko untuk mengetahui produk apa yang dijual maka pelanggan tidak mengetahui diskon terbaru dan produk yang dijual di toko. Mitra Sejahtera adalah usaha bisnis kecantikan yang menjual produk brand seperti, wardah, emina, implora, garnier, dll. Salah satu upaya dalam meningkatkan pelayanan adalah dengan menerapkan konsep Customer Relationship Management (CRM) dan menerapkan strategi Up-Selling dan Cross-Selling. Tujuan yang dicapai pada tahap ini adalah operabilitas hasil desain sistem yang telah dibuat. Dengan desain CRM ini dan strategi Up-Selling dan Cross-Selling, dapat meningkatkan penjualan dalam memenuhi kebutuhan pelanggan. Sistem ini dibuat untuk memudahkan Toko Mitra Sejahtera dalam menjual produk, mengolah data secara komputerisasi dan dapat meningkatkan pelayanan kepada pelanggan.   Kata Kunci : kosmetik;  manajemen hubungan pelanggan elektronik (E-CRM); strategi up-selling dan cross-selling

USE OF PROPORTIONAL INTEGRAL DERIVATIVE (PID) ALGORITHM IN GRASS POISONING ROBOT

Irsyad, As’Ary Sahlul, Ikhsan, Muhammad, Lubis, Aidil Halim
Abstract: Abstract: Grass is one of the plants that live on God's earth, even grass is also written in Al-quran. Grass is currently also a pest for plants, so sometimes to minimize grass growth, many farmers or people eradicate grass… ass by cutting it even by poisoning the grass. Each method used has its own risk of work accidents, such as using grass poison can experience insecticide poisoning. To anticipate this, a remotecontrol robot that sprays automatic grass poison using the PID method is designed. The test results found that the robot works with a voltage of 11.1 VDC with a 5-12VDC motor with a speed of 3000rpm and a gearbox motor is used so that it turns into a 5Kg load torque. Meanwhile, for control using the HC-05 interface which is connected to Android, the maximum distance transmission system is 0-10m. For watering grass, it has 2 scala heights, grass with a height of 10-15 uses PID 1, which is watered with a voltage of 11.1VDC delay (t) 1.5s. Grass with a height of 25-30 using PID 2, watered with a voltage of 14.8VDC delay (t) 3s. All watering the grass uses a 16VDC pump motor with 1500 rpm. After the robotic watering system is applied using the PID method, the P value = 14.56. The value of I = 22.08 and the value of D = 15.5.             Keywords : Control Remote;  PID method; Poison sprinkler robot   Abstrak: Rumput merupakan salah satu tumbuhan yang hidup dimuka bumi allah, bahkan rumput juga tertulis didalam Al-quran. Rumput saat ini juga sebagai hama bagi tumbuhan, sehingga terkadang untuk meminimalisir pertumbuhan rumput, banyak petani atau orang yang membasmi rumput dengan cara dipotong bahkan sampai dengan cara meracun rumput tersebut. Setiap cara yang digunakan memiliki resiko kecelakaan kerja tersendiri, seperti menggunakan racun rumput bisa mengalami Keracunan insektisida. Untuk mengantisipasi hal tersebut, maka dirancang robot kendali distance  jauh penyiram racun rumput otomatis menggunakan metode PID. Hasil pengujian mendapati robot bekerja dengan tegangan 11.1 VDC dengan motor penggerak 5-12VDC dengan kecepatan 3000rpm dan dipakaikan motor gearbox sehingga berubah kedalam bentuk torsi beban 5Kg. Sementara untuk kendali menggunakan interface HC-05 yang terhubung ke Android, sistem pengiriman distance  maksimal 0-10m.  Untuk penyiraman rumput, memiliki 2 scala tinggi, rumput dengan tinggi 10-15 menggunakan PID 1, yaitu disiram dengan tegangan 11.1VDC delay (t) 1.5s. Rumput dengan tinggi 20-30 menggunakan PID 2, disiram dengan tegangan 14.8VDC delay (t) 3s. Seluruh penyiraman rumputmenggunakan motor pompa 16VDC dengan rpm 1500. Setelah sistem penyiraman robot diterapkan dengan metode PID, maka nilai P = 14,56. Nilai I = 22,08 dan nilai D = 15.5.   Kata kunci: Kendali Jarak  Jauh; Metode PID; Robot penyiram racun

IMPLEMENTATION OF THE (MFEP) MULTIFACTOR EVALUATION PROCESS METHOD IN DETERMINING SCHOOL RENOVATION

Dewi, Siti Nurkumala, Hambali, Hambali, Maulina Azmi, Sri Rezki
Abstract: Abstract: The Government of Indonesia has established National Education Standards relating to facilties and infrastructure with the aim that every school-age child can enjoy a proper and quality education. However, in Batu… atu Bara District, educational problems cannot be handled optimally, especially in the suurbs, there are still many school buildings in unfit for use conditions which are quite apprehensive and no longer sufficient to accommodate the increasing number of students each year. Realizing the importance of education, the Government of Batu Bara Regency has provided a budget for school renovations which are considered to be inadequate. For policy making that is oriented towards equal rights to obtain quality and relevant education, to create a computer- based system and use the Multifactor Evaluation Process method which is implemented into the Sublime Text 3 programming language, and theb MySQL database, to assist policy makers in analyzing data school- school data that is noy suitable for renovation. This system is expected to be able to provide suggestions and provide the information needed to prioritized for enovation.   Keywords: decision support system; multifactor evaluation process; school renovation     Abstrak: Pemerintah Indonesia telah menetapkan Standar Nasional Pendidikan yang berkaitan dengan sarana dan prasarana dengan tujuan agar setiap anak usia sekolah dapat menikmati pendidikan yang layak dan bermutu. Namun di Kabupaten Batu Bara masalah pendidikan masih belum dapat ditangani secara optimal, terutama di daerah pinggiran masih banyak bangunan sekolah dengan kondisi yang tidak layak pakai dan cukup memprihatinkan dan tidak lagi memadai untuk menampung siswa yang bertambah setiap tahunnya. Sadar akan pentingnya pendidikan, Pemerintahan Kabupaten Batu Bara telah menyediakan anggaran untuk  renovasi  sekolah yang dinilai kurang layak. Untuk pengambilan kebijakan yang berorientasi pada kesamaan hak untuk memperoleh pendidikan yang bermutu dan relevan maka dibuat sistem berbasis computer dan menggunakan metode Multifactor Evaluation Process yang diimplementasikan kedalam bahasa pemrograman Sublime Text 3, dan database MySQL, untuk membantu para pemangku kebijakan dalam menganalisis data-data sekolah yang tidak layak untuk dilakukan renovasi. Sistem ini diharapkan dapat memberikan usulan dan menyediakan informasi yang dibutuhkan untuk   memprioritaskan sekolah mana yang lebih didahulukan untuk dilakukan renovasi.   Kata Kunci : multifaktor evaluation process; renovasi sekolah; sistem pendukung keputusan

ANALYSIS OF USER SATISFACTION OF MYSOOLTAN APPLICATION AS SINGLE DIGITAL TOUCH USING PIECES FRAMEWORK

Natalie, Gabriella, Maria, Evi
Abstract: Abstract: This research uses the PIECES framework to analyze user satisfaction with the MySooltan application as a single digital touch for Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs). The framework was chosen because it… t has been proven empirically to evaluate information system user satisfaction to see opportunities and improvements in information system development. The sample of this research are users of the MySooltan application, namely MSMEs in Labuan Bajo City. The total sample is 102 respondents. Data was collected using a Google Form questionnaire distributed from October to November 2022 and measured using a Likert scale calculation. The evaluation results found that MSMEs, assisted by Rumah BUMN in Labuan Bajo City, were very satisfied using the MySooltan application during the pandemic. However, PT Telkom still needs to improve the guarantee of confidentiality and protection of user data so that MSMEs can use this application optimally.   Keywords: information system; MSMEs; Mysooltan application; PIECES; user satisfaction   Abstrak: Tujuan riset ini adalah untuk melakukan analisis kepuasan pengguna aplikasi MySooltan sebagai single digital touch Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menggunakan PIECES framework. Metode ini dipilih karena telah terbukti secara empiris dapat digunakan untuk mengevaluasi kepuasan pengguna sistem informasi untuk melihat peluang dan perbaikan dari sistem informasi yang dikembangkan. Sampel riset ini adalah pengguna aplikasi MySooltan, yaitu UMKM di Kota Labuan Bajo. Total sampel sebanyak 102 responden. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner Google Form yang disebar dari bulan Oktober hingga November 2022 dan diukur menggunakan perhitungan skala likert. Hasil evaluasi menemukan secara keseluruhan, UMKM binaan Rumah BUMN di Kota Labuan Bajo sangat puas untuk menggunakan aplikasi MySooltan selama pandemi. Namun demikian, PT Telkom masih perlu meningkatkan jaminan kerahasiaan dan perlindungan data pengguna, agar aplikasi ini dapat digunakan secara optimal.   Kata kunci: aplikasi MySooltan; kepuasan pengguna; PIECES; sistem informasi; UMKM