Abstract:Penelitian ini membahas perkembangan refleksi Kristologi dalam tradisi Reformasi dari era klasik hingga zaman modern. Latar belakang penelitian ini bertolak dari pentingnya Kristologi sebagai pusat iman Kristen, sekaligus…
s adanya kebutuhan untuk memahami bagaimana tradisi Reformasi mempertahankan ajaran tentang Kristus di tengah perubahan zaman. Rumusan masalah penelitian ini adalah bagaimana perkembangan refleksi Kristologi dalam tradisi Reformasi, unsur apa yang tetap bertahan dan berubah, serta bagaimana relevansinya pada masa kini. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perkembangan tersebut, menganalisis kesinambungan dan perubahannya, serta menjelaskan relevansinya bagi teologi gereja dan pendidikan. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan dan pendekatan historis-teologis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi Reformasi tetap berpegang pada sentralitas Kristus, otoritas Kitab Suci, dan makna keselamatan, tetapi mengalami perkembangan dalam cara pemahaman dan konteks penerapannya. Kesimpulannya, Kristologi Reformasi tetap relevan sebagai dasar teologis yang setia pada tradisi dan terbuka terhadap tantangan modern.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hadis tentang larangan berbuat zalim dalam kerangka keadilan sosial melalui pendekatan interdisiplin yang meliputi perspektif sosiologi, filsafat, dan maqāṣid al-syarī‘ah. Desain penelitian…
sain penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research), di mana sumber data utama berupa hadis dalam Shahih Muslim beserta syarahnya, serta didukung oleh literatur ilmiah dari bidang sosiologi, filsafat, dan ushul fikih. Mekanisme pengumpulan data dilakukan melalui penelusuran, seleksi, dan analisis kritis terhadap sumber-sumber yang relevan, kemudian diolah dengan teknik analisis deskriptif-analitis untuk menemukan keterkaitan makna hadis dengan konsep keadilan sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa larangan berbuat zalim dalam hadis memiliki dimensi luas, mencakup aspek moral, sosial, dan normatif, yang berfungsi menjaga keseimbangan kehidupan manusia. Pembahasan mengungkap bahwa keadilan sosial tidak hanya dipahami sebagai prinsip etis, tetapi juga sebagai sistem yang menopang keteraturan masyarakat, menjamin distribusi hak secara proporsional, serta mewujudkan kemaslahatan melalui perlindungan jiwa dan harta. Kebaruan penelitian ini terletak pada integrasi tiga perspektif keilmuan dalam membaca hadis secara tematik sehingga menghasilkan pemahaman yang lebih komprehensif dan kontekstual. Implikasi penelitian ini bagi dunia pendidikan adalah memberikan kerangka analisis yang lebih luas dalam studi hadis, khususnya dalam mengaitkan teks keagamaan dengan realitas sosial, sehingga dapat dijadikan referensi bagi penelitian lanjutan yang mengembangkan pendekatan interdisiplin dalam kajian keislaman.
Abstract:Dalam Perjanjian Baru (PB) terdapat empat kata yang digunakan untuk istilah kasih. Kata-kata tersebut adalah cinta storge (cinta orang tua kepada anak-anaknya), cinta Eros (cinta asmara), cinta philia (cinta persahabatan),…
), dan cinta agave (cinta Allah kepada manusia). Artikel ini akan berfokus pada cinta agave dalam kaitannya dengan cinta pertama menurut Wahyu 2:1-7. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif dengan studi hermeneutika-eksegesis. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa cinta dalam Wahyu 2:1-7 bukan hanya kepada Allah tetapi juga kepada sesama manusia (dua pribadi).
Abstract:Penelitian ini mengkaji konflik antaragama di Indonesia dengan fokus pada faktor penyebab, bentuk penyelesaian, serta upaya rekonsiliasi yang ditempuh. Konflik keagamaan tidak semata-mata muncul karena perbedaan keyakinan,…
n, tetapi juga dipengaruhi oleh aspek sosial, politik, ekonomi, dan budaya. Dalam banyak kasus, agama justru dijadikan simbol atau alat legitimasi dari pertentangan yang sebenarnya berakar pada persoalan struktural lain. Penyelesaian konflik di masyarakat yang majemuk menuntut pendekatan yang adil, terbuka melalui dialog, serta berlandaskan nilai kemanusiaan. Lebih jauh, rekonsiliasi dipandang sebagai langkah penting untuk memulihkan kepercayaan antar kelompok sekaligus membangun perdamaian yang berkelanjutan. Dengan menggunakan metode studi pustaka, penelitian ini menunjukkan bahwa konflik, resolusi, dan rekonsiliasi merupakan tiga aspek yang saling berkaitan erat dan perlu dipahami secara menyeluruh agar tercipta harmoni dalam kehidupan masyarakat plural.
Abstract:Artikel ini merupakan jabaran QS. al-Baqarah ayat 267, yang menandung makna pemanfaatan ekonomi untuk membangun empati, serta membangkitkan produktifitas diti. Hal ini dimaksudkan sebagai jawaban atas semakin melemahnya…
empati dalam masyarakat modern. Selama ini, kajian ayat tersebut lebih banyak didekati dari sisi hukum fikih, sementara integrasi antara empati, produktivitas, dan ekonomi jarang disentuh. Artikel ini menggunakan kerangka teori hermeneutika Hans-Georg Gadamer, khususnya konsep lingkaran hermeneutika dan fusi horizon, guna menghadirkan pemaknaan yang relevan dengan realitas kekinian. Secara operasional, penelitian ini menggunakan metode kajian pustaka, dengan menelaah tafsir klasik dan kontemporer, serta literatur tentang empati, produktivitas, dan ekonomi Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ayat ini menekankan pentingnya infak dari harta yang baik dan halal yang termaktub dalam teks kasabtum sebagai wujud empati sosial sekaligus cermin produktivitas ekonomi. Empati diposisikan sebagai fondasi sosial dalam berinfak, sementara produktivitas menjadi sumber utama yang memastikan nilai kebermanfaatan. Kesimpulannya, QS. al-Baqarah ayat 267 memberikan landasan normatif untuk membangun etika filantropi Islam yang transformatif: tidak hanya karitatif, tetapi juga mendorong pemberdayaan ekonomi. Penelitian selanjutnya disarankan mengkaji implementasi empati dan produktivitas dalam praktik infak produktif berbasis komunitas.
Abstract:Paper ini membahas penglihatan Yohanes dalam Wahyu 15:1–8 yang menggambarkan keadilan Allah dan kemenangan orang-orang kudus dalam konteks penghakiman akhir zaman. Melalui analisis ekspositori, dipaparkan bagaimana tujuh…
uh malaikat membawa tujuh malapetaka terakhir sebagai perwujudan final dari murka Allah atas dosa dunia, khususnya terhadap mereka yang mengikuti binatang, patung, dan bilangan namanya. Di sisi lain, orang-orang kudus yang setia digambarkan menang dan memuliakan Allah dengan nyanyian kemenangan di tepi lautan kaca bercampur api—simbol kemuliaan dan murka Allah. Paper ini menekankan bahwa kemenangan orang percaya bukan karena kekuatan mereka sendiri, melainkan sebagai buah dari keadilan Allah yang menegakkan kebenaran. Dalam penglihatan Yohanes, kemuliaan Allah dipertegas melalui simbol asap di bait suci yang menunjukkan kesucian dan ketidakterjangkauan rencana ilahi sampai penghakiman itu selesai. Dengan demikian, tulisan ini menegaskan bahwa kesetiaan kepada Allah akan berujung pada kemenangan kekal, sementara penolakan terhadap Allah membawa pada murka dan kebinasaan. Penelitian ini relevan bagi kehidupan iman Kristen masa kini sebagai panggilan untuk tetap setia di tengah penderitaan dan penindasan.
Abstract:David Livingstone dikenal bukan hanya sebagai penjelajah, tetapi juga sebagai misionaris yang dengan sepenuh hati menyerahkan hidupnya bagi pekabaran Injil di Afrika. Paper ini mengulas perjalanan hidup dan strategi penginjilan…
injilan Livingstone yang menginspirasi, mulai dari latar belakang keluarganya yang sederhana hingga komitmennya memberitakan Injil kepada suku-suku terabaikan. Strateginya yang khas, yakni the Gentle Approach, menunjukkan bahwa penginjilan yang efektif lahir dari keteladanan hidup, cinta kasih, dan pendekatan budaya yang mendalam. Kesetiaannya yang luar biasa hingga akhir hayat, menjadi teladan bagi para pelayan Tuhan masa kini tentang arti sejati dari pelayanan yang berpusat pada Kristus. Livingstone bukan hanya mengabarkan Injil, tetapi menghidupi Injil dalam seluruh aspek kehidupannya.
Abstract:Kepemimpinan Kristen bukan hanya soal jabatan atau kuasa, tetapi tentang pengaruh yang lahir dari keteladanan, kerendahan hati, dan kasih seperti yang diteladankan oleh Kristus. Paper ini membahas konsep kepemimpinan Kristen…
sten yang sejati, dengan menekankan pentingnya identitas pemimpin sebagai pelayan, bukan penguasa. Berdasarkan 1 Petrus 5:2–3, pemimpin Kristen dipanggil untuk melayani dengan sukarela, tidak mencari keuntungan pribadi, dan menjadi teladan dalam segala hal. Selain itu, paper ini juga mengangkat permasalahan nyata di gereja masa kini, seperti penyalahgunaan kuasa dan motivasi finansial, yang justru merusak citra pelayanan. Dengan pendekatan reflektif dan aplikatif, tulisan ini mengajak para pemimpin gereja untuk kembali kepada dasar Injil dalam memimpin, yaitu kasih, ketulusan, dan pengaruh yang membangun umat.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang partisipatif di Desa Tanjung Besar Kecamatan Mekakau Ilir Kabupaten Ogan Komering…
Ulu Selatan. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan ilmu pemerintahan (Pendekatan Pembangun), dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap pemerintah desa, LPM, kepala dusun, masyarakat, dan akademisi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran LPM telah berjalan, ditinjau dari indikator harapan sebagai penghubung antara pemerintah desa dan masyarakat dalam mendorong partisipasi, indikator norma yang didasarkan pada aturan yang berlaku meskipun penerapannya masih fleksibel, serta indikator wujud perilaku yang terlihat dalam keterlibatan LPM pada musyawarah, pembangunan, dan gotong royong. Namun, pelaksanaan peran tersebut belum optimal karena belum merata di seluruh wilayah desa. Pada indikator penilaian dan sanksi, evaluasi telah dilakukan oleh pemerintah desa dan masyarakat, tetapi sanksi masih bersifat informal. Kondisi ini menunjukkan bahwa peran LPM perlu ditingkatkan agar partisipasi masyarakat dalam tata kelola pemerintahan desa dapat berjalan lebih optimal dan merata.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan tugas dan fungsi Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Pengujan dalam penyelenggaraan pemerintahan desa berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 110 Tahun 2016.…
016. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi dengan melibatkan kepala desa, anggota BPD, perangkat desa, serta perwakilan masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BPD Desa Pengujan secara normatif telah menjalankan fungsi-fungsi utamanya, seperti penyerapan aspirasi masyarakat, penyelenggaraan musyawarah desa, pembahasan peraturan desa, serta pengawasan terhadap kinerja pemerintah desa. Namun, efektivitas pelaksanaan fungsi tersebut masih menghadapi berbagai kendala, antara lain keterbatasan kapasitas sumber daya manusia, ketimpangan partisipasi masyarakat, serta kesenjangan antara prosedur formal dan praktik substantif. Pengawasan BPD cenderung bersifat administratif, sementara partisipasi masyarakat dalam proses legislasi desa belum sepenuhnya inklusif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan peran BPD tidak hanya memerlukan kepatuhan terhadap regulasi, tetapi juga peningkatan kapasitas kelembagaan, transparansi, dan mekanisme partisipasi masyarakat yang lebih substantif.