Search Articles & Publications

Showing 1157 articles found for "Etap"

Evaluasi SISMIOP untuk Optimalisasi PBB-P2 dan PAD Bogor

Perry Herdiansyah, Sri Harini, H. R. Oetje Subagdja
Abstract: Penelitian ini mengevaluasi pemutakhiran data Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan melalui Sistem Manajemen Informasi Objek Pajak serta kontribusinya terhadap pendapatan asli daerah di Kecamatan Leuwisadeng, Kabupaten… abupaten Bogor. Penelitian berangkat dari kesenjangan antara kenaikan nominal penerimaan pajak dan penurunan persentase kontribusinya terhadap pendapatan asli daerah, serta masih ditemukannya data wajib pajak yang belum lengkap setelah program berjalan. Penelitian menggunakan desain kualitatif evaluatif dengan model Context, Input, Process, Product. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dokumentasi, dan kuesioner terhadap 34 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program relevan dengan kebutuhan administratif dan fiskal serta didukung regulasi nasional dan daerah, tetapi masih menghadapi keterbatasan jumlah petugas, anggaran, dan sarana lapangan. Program meningkatkan kelengkapan, akurasi, dan ketertiban data, termasuk pemutakhiran 22.706 objek pajak, serta mendukung ketepatan penetapan pajak. Penelitian menyimpulkan bahwa program tergolong efektif tetapi belum optimal dan memerlukan penguatan tata kelola data, pemutakhiran berkala, peningkatan infrastruktur, serta integrasi geospasial.

Implementasi Kebijakan Pembuangan Air Limbah dalam Pengendalian Pencemaran Sungai Cikeas Kabupaten Bogor

Lia Rismawati, Rusliandy, Agus Suarman Sudarsa
Abstract: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih berulangnya pencemaran Sungai Cikeas di tengah keberadaan regulasi pengendalian pembuangan air limbah. Kajian ini bertujuan menganalisis implementasi kebijakan pembuangan air limbah,… mbah, mengidentifikasi hambatan utama, dan merumuskan strategi peningkatan efektivitas kebijakan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan studi kasus di Sungai Cikeas, Kabupaten Bogor. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi pada pejabat Dinas Lingkungan Hidup, pengawas lingkungan, pelaku usaha, masyarakat, akademisi, serta komunitas lingkungan. Analisis menggunakan model implementasi kebijakan Edward III dan diperkaya perspektif partisipasi masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan telah berjalan melalui sosialisasi, pengawasan, dan pengendalian pencemaran, tetapi belum optimal. Hambatan utama mencakup komunikasi kebijakan yang masih formalistik, keterbatasan sumber daya pengawasan, koordinasi lintas sektor yang belum terintegrasi, penegakan hukum yang belum konsisten, dan partisipasi masyarakat yang belum merata. Data kualitas air tahun 2021–2024 memperlihatkan fluktuasi TSS, BOD, COD, DO, dan fecal coliform, yang menandakan tekanan pencemaran domestik dan industri masih kuat. Kebaruan artikel ini terletak pada penggabungan analisis implementasi kebijakan dengan bukti kualitas air untuk menegaskan kebutuhan model pengendalian pencemaran yang kolaboratif, partisipatif, dan berbasis data. Simpulan penelitian menegaskan bahwa efektivitas kebijakan bergantung pada penguatan komunikasi, kapasitas pengawasan, integrasi kelembagaan, dan pemberdayaan masyarakat.

Implementasi Kebijakan Stunting untuk Perlindungan Kesehatan Masyarakat

Meifta Fitria Kuntary, Endeh Suhartini, Rusliandy
Abstract: Stunting tetap merupakan masalah kesehatan masyarakat yang multidimensional dan penurunannya sangat ditentukan oleh efektivitas implementasi kebijakan di tingkat lokal. Studi-studi sebelumnya lebih banyak menyoroti koordinasi… inasi atau layanan, tetapi jarang menempatkan kebijakan stunting sebagai instrumen perlindungan kesehatan masyarakat di wilayah perkotaan. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi kebijakan penanggulangan dan pencegahan stunting di Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, dengan menggunakan kerangka George C. Edward III. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif sejak November 2025 pada perangkat daerah, kecamatan, dan kelurahan terpilih. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, lalu dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan telah berjalan melalui koordinasi lintas sektor, pendampingan keluarga, dan intervensi berbasis siklus kehidupan. Namun, implementasi belum sepenuhnya optimal karena pesan kebijakan belum dipahami merata oleh keluarga, sumber daya dan kader terbatas, komitmen pelaksana bervariasi, dan koordinasi antarlembaga masih tumpang tindih. Kebaruan penelitian ini terletak pada penegasan bahwa kebijakan stunting di wilayah perkotaan bekerja sebagai sistem perlindungan kesehatan masyarakat, tetapi efektivitasnya bergantung pada sinergi kapasitas birokrasi dan partisipasi keluarga.

Kajian Peran Budaya Etnis Tamil dalam Membentuk Karakter Multikultural Kota Medan

Vita Nurliana, Farhan Fauzan Ahdaputra, Ipantri Naibaho, Melani Astika Dotulung, Rohani, Elsa Kardiana
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran budaya etnis Tamil serta kontribusi Kuil Shri Mariamman dalam membentuk karakter multikultural masyarakat Kota Medan. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan… ekatan deskriptif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya etnis Tamil tetap lestari melalui praktik keagamaan seperti perayaan besar umat Hindu, penggunaan bahasa Tamil, serta internalisasi nilai toleransi, solidaritas, dan penghormatan. Kuil Shri Mariamman berfungsi sebagai pusat ibadah sekaligus ruang interaksi sosial lintas agama dan etnis serta menjadi tempat  wisata budaya di kota Medan. Peran Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) memperkuat hubungan antarumat melalui dialog dan kunjungan ke tempat ibadah. Selain itu, bazar makanan khas Tamil pada perayaan keagamaan menjadi media pengenalan budaya dan interaksi sosial masyarakat. Interaksi tersebut menunjukkan proses akulturasi yang mendukung keharmonisan dalam masyarakat multikultural Kota Medan.

Adaptasi Sosial Etnis India di Kawasan Little India Kota Medan

Naila Elfira Sari, Asih Ester E.G Harahap, Desty Novry Lianty, Grace Indah Situmeang
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis adaptasi sosial etnis India dalam interaksi lintas etnis di kawasan Little India Kota Medan, serta mengidentifikasi adanya diskriminasi dan dinamika identitas sosial. Penelitian… n menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian berjumlah lima orang yang dipilih secara purposive. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi sosial antara etnis India dengan kelompok etnis lain berlangsung harmonis, terbuka, dan tidak menunjukkan adanya hambatan sosial yang signifikan. Dalam bidang pekerjaan, etnis India terlibat dalam berbagai sektor seperti perdagangan, jasa, dan pekerjaan formal, yang menunjukkan adanya adaptasi ekonomi yang baik. Meskipun terdapat pengalaman diskriminasi individual yang berkaitan dengan perbedaan fisik, hal tersebut tidak bersifat dominan. Identitas sosial tetap dipertahankan melalui bahasa, agama, dan tradisi budaya. Dengan demikian, adaptasi sosial etnis India di kawasan Little India menunjukkan pola integrasi dalam masyarakat multikultural tanpa kehilangan identitas budaya.

Analisis Pinjaman Online dalam Mazhab Tafsir Reformatif fiqih: Kajian Riba Islam Kontemporer

Raihannur, Muhammad, Siti Sa’adatul Rizkyah, Akhmad Dasuki
Abstract: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya praktik pinjaman online sebagai bagian dari keuangan digital kontemporer yang menimbulkan hukum dalam Islam, terutama terkait riba, keadilan akad, dan perlindungan terhadap… ap pihak pemberi pinjaman. Rumusan masalah penelitian ini adalah bagaimana hukum pinjaman online dalam Islam kontemporer dan bagaimana tafsir serta fikih memandang syarat-syarat yang harus dipenuhi agar praktik tersebut tidak bergeser dari boleh menjadi haram. Penelitian ini bertujuan menganalisis status hukum pinjaman online serta menjelaskan batas-batas fikih muamalah yang menentukan kebolehannya. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif berbasis perpustakaan penelitian dengan sumber data berupa jurnal ilmiah, buku, fatwa, dan pendapat ulama tahun 2020–2025. Pendekatan teori yang digunakan adalah mazhab tafsir fikih reformatif untuk membaca ulang konsep riba dalam konteks transaksi digital modern. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pinjaman online pada dasarnya boleh sebagai bentuk muamalah, tetapi menjadi haram apabila mengandung riba, gharar, tadlis, dharar, zhulm, biaya tersembunyi, dan pengumpulan yang eksploitatif. Oleh karena itu, kebolehan pinjaman online bersifat bersyarat, yakni mensyaratkan akad yang jelas, transparansi biaya, proporsionalitas, dan perlindungan terhadap martabat peminjaman dalam transaksi digital modern.

IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENGELOLAAN INFORMASI PUBLIK PADA SEKRETARIAT DAERAH KABUPATEN BOGOR

Meyti Yuniarti, Rusliandy, Agus Suarman Sudarsa
Abstract: Penelitian ini mengkaji implementasi kebijakan pengelolaan informasi publik di Sekretariat Daerah Kabupaten Bogor. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya kesenjangan antara regulasi yang telah ditetapkan dengan tingkat… kat pemanfaatan layanan informasi publik oleh masyarakat yang masih rendah. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis implementasi kebijakan, mengidentifikasi kendala, serta merumuskan strategi perbaikan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus melalui teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan telah dilakukan melalui penyusunan regulasi internal, pemanfaatan platform digital, serta pelibatan pemangku kepentingan. Namun demikian, masih terdapat kendala seperti keterbatasan sumber daya manusia, lemahnya koordinasi antar unit kerja, serta rendahnya partisipasi masyarakat. Kebaruan penelitian ini terletak pada integrasi strategi digital, peningkatan kapasitas SDM, dan penguatan komunikasi publik sebagai solusi implementasi kebijakan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa efektivitas kebijakan sangat bergantung pada strategi adaptif dan kolaborasi antar pihak. Penelitian ini memberikan kontribusi teoritis dalam kajian implementasi kebijakan publik serta implikasi praktis bagi peningkatan transparansi dan partisipasi masyarakat.

RUMAH ADAT SUKU BATAK SIMALUNGUN

Nur Aini, Safrida Napitupulu, Sutarini, Dinda Yarshal, Sujarwo
Abstract: Rumah adat merupakan salah satu warisan budaya yang mencerminkan nilai-nilai kehidupan, pandangan hidup, dan struktur sosial masyarakat pendukungnya. Rumah adat Suku Batak Simalungun yang dikenal sebagai Rumah Bolon Simalungun… lungun memiliki ciri arsitektur yang khas serta fungsi sosial budaya yang penting dalam kehidupan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan rumah adat Suku Batak Simalungun dari aspek sejarah, bentuk arsitektur, fungsi sosial budaya, serta nilai filosofis yang terkandung di dalamnya. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui studi literatur dan dokumentasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa Rumah Bolon Simalungun tidak hanya berfungsi sebagai tempat tinggal, tetapi juga sebagai pusat kegiatan adat, simbol identitas budaya, dan sarana pewarisan nilai-nilai kearifan lokal. Dengan demikian, rumah adat Suku Batak Simalungun memiliki peran penting dalam upaya pelestarian budaya dan penguatan identitas masyarakat lokal.

Mistisisme Maskulin dan Spiritualitas Feminin: Reinterpretasi Metafora Gender dalam Teks Tasawuf Klasik dan Kontemporer

Moh. Hasan Fauzi, Aina Noor Habibah, Misbachul Munir, Bayu Fermadi, Akhmad Ali Said, Moch. Bashori Alwi, Yuni Pangestutiani, Nur Rahma Shanty
Abstract: Artikel ini mengkaji metafora gender dalam teks tasawuf klasik dan kontemporer dengan menempatkannya dalam kerangka hermeneutik-filosofis. Berangkat dari kritik terhadap pembacaan patriarkal yang cenderung memahami gender… r secara biologis dan hierarkis, penelitian ini menegaskan bahwa dalam tradisi tasawuf, kategori maskulin dan feminin berfungsi sebagai prinsip metafisik dan kosmologis yang bersifat simbolik dan komplementer. Melalui analisis terhadap pemikiran Ibn ʿArabī, khususnya konsep wahdat al-wujud dan gagasan keperempuanan ilahi, artikel ini menunjukkan bahwa tasawuf mengafirmasi kesetaraan spiritual antara laki-laki dan perempuan. Pembacaan ini kemudian didialogkan dengan reinterpretasi feminis kontemporer, terutama melalui kontribusi Saʿdiyya Shaikh, serta konteks keindonesiaan melalui gagasan sufisme-feminisme KH. Husein Muhammad. Hasil kajian menunjukkan bahwa tasawuf menyediakan ruang hermeneutik yang signifikan untuk mendekonstruksi hierarki gender yang terbangun dalam historiografi dan praktik keagamaan Islam. Meskipun demikian, artikel ini juga menyoroti tantangan pembacaan feminis tasawuf, terutama risiko romantisasi tradisi dan ketegangan antara universalisme spiritual dan realitas sosial. Dengan demikian, tasawuf dipahami tidak hanya sebagai praktik spiritual individual, tetapi juga sebagai sumber etis dan epistemik yang relevan bagi pengembangan wacana keadilan gender dalam Islam kontemporer.

Integrasi Eco-Sufisme dalam Pendidikan Islam: Sebuah Tinjauan Sistematis atas Model, Hasil, dan Tantangan

Misbachul Munir, Aina Noor Habibah, Yuni Pangestutiani, Akhmad Ali Said, Moch. Bashori Alwi, Bayu Fermadi, Moh. Hasan Fauzi, Chafidz Kusnindar
Abstract: Krisis iklim global menuntut respons yang tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga berakar pada nilai-nilai budaya, etika, dan spiritual yang mendalam. Artikel ini menyajikan tinjauan sistematis terhadap integrasi nilai-nilai… nilai eco-Sufisme yakni prinsip-prinsip spiritual tasawuf yang diaplikasikan dalam konteks ekologi ke dalam kurikulum pendidikan Islam sebagai strategi untuk menumbuhkan tanggung jawab lingkungan. Tinjauan ini menganalisis 50 karya ilmiah terpilih untuk mengidentifikasi fondasi konseptual, model implementasi praktis, strategi pedagogis, serta dampak yang dilaporkan dari penerapan pendekatan tersebut. Hasil kajian menunjukkan bahwa internalisasi nilai-nilai inti tasawuf, seperti khalifah (penatalayanan alam), tawadhu’ (kerendahan hati), zuhud (asketisme), dan mahabbah (cinta terhadap seluruh ciptaan), ke dalam kerangka pendidikan Islam berkontribusi secara signifikan terhadap peningkatan kesadaran ekologis dan perilaku pro-lingkungan peserta didik. Berbagai model praktik yang dinilai efektif meliputi program Adiwiyata Madrasah, inisiatif Eco-Tahfiz, serta praktik eco-pesantren, yang umumnya mengandalkan pendekatan pembelajaran eksperiensial dan berbasis proyek. Namun demikian, tinjauan ini juga mengidentifikasi sejumlah tantangan utama, antara lain keterbatasan literasi guru mengenai konsep eco-Sufisme, kelangkaan bahan ajar yang kontekstual dan aplikatif, serta risiko implementasi yang bersifat simbolik tanpa menghasilkan transformasi perilaku yang berkelanjutan. Oleh karena itu, artikel ini menyimpulkan bahwa meskipun integrasi eco-Sufisme menawarkan pendekatan pendidikan lingkungan yang kuat dan berlandaskan spiritualitas Islam, keberlanjutan dan skalabilitasnya sangat bergantung pada penguatan pelatihan guru, pengembangan kerangka evaluasi yang memadai, serta dukungan kebijakan dan institusional yang lebih sistematis.