Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap peran vital kepemimpinan dalam manajemen sumber daya manusia (SDM) dan dampaknya terhadap produktivitas, kepuasan kerja, dan retensi tenaga kerja yang berkualitas. Fokus penelitian…
an ini adalah untuk memahami bagaimana kepemimpinan dalam konteks SDM mempengaruhi produktivitas pegawai, pengaruh gaya kepemimpinan terhadap kepuasan karyawan, serta bagaimana hal tersebut berdampak pada efektivitas organisasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan kajian pustaka. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan untuk memahami peran vital kepemimpinan dalam manajemen SDM dan dampaknya terhadap produktivitas, kepuasan kerja, dan retensi tenaga kerja yang berkualitas secara mendalam. Penelitian ini juga menggunakan kajian pustaka sebagai metode untuk mengumpulkan informasi dan pemahaman yang komprehensif tentang teori-teori kepemimpinan, manajemen SDM, produktivitas, kepuasan kerja, dan retensi tenaga kerja. Dalam kajian pustaka, peneliti mengumpulkan dan menganalisis berbagai sumber literatur, termasuk jurnal ilmiah, buku, dan artikel terkait topik penelitian. Dengan pendekatan kualitatif deskriptif dan kajian pustaka, penelitian ini dapat memberikan pemahaman yang komprehensif tentang peran vital kepemimpinan dalam manajemen SDM dan dampaknya pada produktivitas, kepuasan kerja, dan retensi tenaga kerja yang berkualitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan dalam manajemen SDM memiliki peran yang sangat penting dalam meningkatkan produktivitas pegawai. Gaya kepemimpinan yang efektif, seperti memberikan arahan yang jelas, memotivasi pegawai, dan memberikan dukungan yang tepat, dapat meningkatkan produktivitas individu dan tim kerja secara keseluruhan. Penelitian ini menemukan bahwa gaya kepemimpinan juga memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan. Pemimpin yang mampu menciptakan lingkungan kerja yang positif, memberikan pengakuan dan apresiasi, serta memfasilitasi pengembangan karir karyawan, dapat meningkatkan kepuasan kerja mereka. Kepuasan kerja yang tinggi berkontribusi pada motivasi dan keterlibatan karyawan, yang pada gilirannya berdampak positif pada efektivitas organisasi. Penelitian ini menunjukkan pula bahwa kepemimpinan dalam manajemen SDM juga berperan penting dalam retensi tenaga kerja yang berkualitas. Praktik manajemen yang mendukung pengembangan karir, memberikan kesempatan pelatihan dan pengembangan, serta menciptakan lingkungan kerja yang positif dan inklusif, dapat meningkatkan retensi tenaga kerja. Pemimpin yang mampu membangun hubungan yang baik dengan karyawan, memberikan dukungan, dan memperhatikan kebutuhan mereka, dapat menciptakan ikatan yang kuat antara karyawan dan organisasi, sehingga mengurangi tingkat pergantian karyawan. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya pengembangan kepemimpinan yang efektif dalam konteks SDM, implementasi praktik manajemen yang mendukung, dan menciptakan lingkungan kerja yang positif dan inklusif. Hal ini akan berkontribusi pada peningkatan kinerja organisasi, kepuasan karyawan, dan mempertahankan tenaga kerja yang berkualitas.
Abstract:Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) merupakan inisiatif untuk mendorong terwujudnya Profil Pelajar Pancasila melalui pendekatan pembelajaran berbasis proyek. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan menganalisis…
enganalisis permasalahan yang muncul dalam implementasi P5 melalui kurikulum Merdeka. Metode deskriptif kualitatif digunakan untuk menggali konsep terkait penerapan Penguatan Profil Siswa Pancasila pada kurikulum Merdeka di sekolah, dengan studi literatur sebagai teknik pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan P5 dalam kurikulum Merdeka dapat membentuk karakter dan watak siswa sesuai dengan standar kompetensi yang diharapkan. Metode proyek dengan pendekatan observasi dan pemecahan masalah lingkungan hidup menjadi cara efektif untuk menerapkan P5 dalam kurikulum Merdeka. Faktor pendukung yang signifikan dalam penerapan P5 melibatkan dukungan dari lingkungan sekitar, keluarga, kemajuan teknologi, peran guru, interaksi dengan teman sebaya, dan keterlibatan dalam masyarakat. Tantangan utama dalam menerapkan P5 pada kurikulum Merdeka adalah sejauh mana guru bersedia mengintegrasikan P5 sebagai bagian integral dari kurikulum tersebut. Solusi yang dapat diambil untuk mengatasi tantangan ini adalah melalui penyelenggaraan pelatihan atau lokakarya khusus bagi para guru guna meningkatkan keterampilan mereka dalam mengintegrasikan P5 ke dalam proses pengajaran. Penerapan P5 pada kurikulum Merdeka diharapkan dapat memperkuat identitas nasional anak bangsa Indonesia berdasarkan nilai-nilai Pancasila.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan gaya kepemimpinan dengan manajemen sumber daya manusia(SDM) terhadap kinerja pegawai, serta untuk mengetahui pengaruh kepemimpinan dan sumber daya manusia secara simultan…
n terhadap kinerja pegawai, dan membandingkan bagaimana gaya kepemimpinan tokoh-tokoh terdahulu yang dapat membuat perubahan besar pada sumber daya manusia menjadi SDM yang berkualitas, dengan gaya memimpin para pemimpin era ini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif analitik dengan pendekatan kualitatif, dalam penelitian ini data di kumpulkan melalui dokumentasi dan kajian literatur dari berbagai pustaka. Dan untuk mendapatkan data yang valid penyusun menggunakan analisis deduktif. Sumber daya diperoleh sumber data primer seperti dokumen sejarah, dan sumber data sekunder dari berbagai karya ilmiah. Hasil penelitian ini antara lain: bahwa pemimpin yang efektif mampu menyesuaikan dan memilih gaya kepemimpinan yang paling sesuai dengan kebutuhan dan kondisi saat ini, selain memiliki pemahaman menyeluruh tentang perkembangan manajemen SDM dan prinsip-prinsip kepemimpinan.
Abstract:Artikel ini membahas tentang pentingnya peran manajemen dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) dalam konteks organisasi modern. Fokus utamanya adalah mengeksplorasi bagaimana gaya kepemimpinan, keterlibatan…
n kepemimpinan, dan praktik manajemen dapat membentuk dan memperkuat kapabilitas dan produktivitas SDM. Metode penelitian yang digunakan meliputi tinjauan literatur, analisis data survei, dan studi kasus terhadap organisasi yang telah berhasil mengintegrasikan kepemimpinan efektif dengan pengembangan SDM. Temuan penelitian ini memberikan pemahaman mendalam tentang hubungan kompleks antara manajemen dan pengembangan SDM, membuka jalan bagi rekomendasi praktis bagi para pemimpin organisasi dan profesional SDM. Implikasi praktis dan teoritis dari penelitian ini akan membantu memperkaya pemahaman kita tentang bagaimana kepemimpinan dapat berperan sebagai katalis untuk meningkatkan kualitas dan kontribusi sumber daya manusia serta menciptakan landasan yang kuat bagi pertumbuhan berkelanjutan di era bisnis yang terus berkembang.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kunci keberhasilan proses pengambilan keputusan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kajian pustaka atau studi kepustakaan. Sedangkan sumber data yang digunakan…
kan adalah data sekunder yang diperoleh dari buku referensi, jurnal penelitian, internet dan lainnya. Pengambilan keputusan bukanlah aspek sepele yang dapat diabaikan begitu saja, terutama karena masa depan suatu organisasi dipertaruhkan oleh keberhasilan atau kegagalan dalam proses ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketepatan dalam pengambilan keputusan menjadi suatu keharusan yang tidak dapat diabaikan. Namun, untuk mencapai tingkat ketepatan yang diinginkan, tidaklah suatu hal yang mudah. Salah satu langkah krusial dalam memastikan kesuksesan pengambilan keputusan adalah melalui kecermatan dalam merumuskan masalah. Proses ini memerlukan pemahaman mendalam terhadap konteks organisasi dan lingkungan eksternalnya, termasuk identifikasi tren industri, perkembangan pasar, dan faktor-faktor lain yang dapat memengaruhi keputusan. Selain itu, analisis risiko dan konsekuensi, keterlibatan pihak-pihak terkait, evaluasi sumber daya yang tersedia, dan pemahaman terhadap batasan waktu menjadi aspek-aspek penting dalam merumuskan masalah. Dengan memperhatikan semua faktor ini, organisasi dapat memastikan bahwa merumuskan masalah dilakukan dengan cermat dan holistik, menciptakan dasar yang kokoh untuk pengambilan keputusan yang lebih efektif dan akurat.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pengambilan keputusan dalam kelompok. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kajian pustaka atau studi kepustakaan. Sedangkan sumber data yang digunakan…
adalah data sekunder yang diperoleh dari buku referensi, jurnal penelitian, internet dan lain-lain. Proses pengambilan keputusan dalam kelompok merupakan perjalanan kompleks yang melibatkan serangkaian langkah kritis untuk mencapai keputusan yang informasional dan efektif. Artikel ini merinci tahap-tahap utama dalam proses tersebut, dimulai dari identifikasi masalah hingga evaluasi dan pembelajaran pasca-implementasi. Langkah awal mencakup pemahaman masalah dan konteks organisasi, diikuti oleh fase kreatif dalam generasi alternatif solusi. Evaluasi alternatif dilakukan dengan cermat, mempertimbangkan kriteria dan risiko, untuk kemudian memilih alternatif terbaik. Implementasi keputusan memerlukan perencanaan tindakan dan komunikasi efektif, sementara evaluasi dan pembelajaran menjadi langkah akhir untuk memetakan kesuksesan dan memperoleh wawasan yang berharga. Artikel ini menekankan keterlibatan kelompok, komunikasi yang terbuka, dan evaluasi berkelanjutan sebagai kunci keberhasilan. Kesimpulannya, proses ini menciptakan dasar untuk pertumbuhan dan pembelajaran organisasi dalam menghadapi tantangan pengambilan keputusan yang kompleks.
Abstract:Pengambilan keputusan manajemen yang akurat sangat penting bagi keberhasilan perusahaan di tengah seluk-beluk dan cepatnya perubahan lingkungan bisnis kontemporer. Proses pengambilan keputusan manajerial memerlukan langkah-langkah…
gkah-langkah metodis yang bertujuan untuk menyelesaikan masalah dan mencapai tujuan organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mendalami seluk-beluk proses pengambilan keputusan dalam manajemen. Dengan menggunakan metodologi tinjauan literatur, khususnya metode deskriptif kualitatif dan penelitian perpustakaan, penelitian ini mengambil wawasan dari perpustakaan online dan platform akademis seperti Google Cendekia, Mendeley, DOAJ, serta literatur dan peneliti penelitian sebelumnya. Hasil temuan ini menyoroti pentingnya mempertimbangkan nuansa pengambilan keputusan, pengambilan keputusan manajerial, tahapan prosedural, gaya yang diadopsi, dan faktor-faktor yang mempengaruhi dalam proses pengambilan keputusan manajemen. Pengambilan keputusan yang efektif dan mewujudkan tujuan organisasi memerlukan penerapan model pengambilan keputusan yang sesuai, penggunaan teknik yang tepat, dan memperhitungkan potensi bias.
Abstract:Keputusan seringkali sangat sulit dibuat. Tidak jarang seorang pemimpin akan sulit untuk dinilai apakah benar atau salah saat membuat keputusan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana proses…
pengambilan keputusan dibuat, serta bagaimana keputusan yang diambil oleh seorang pemimpin. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi literatur. Pendekatan ini melibatkan pengumpulan informasi dari berbagai sumber seperti buku, jurnal, dan referensi lain yang relevan dengan permasalahan yang sedang kami teliti. Sejumlah buku yang membahas topik kepemimpinan dan pengambilan keputusan pemimpin juga kami pilih untuk mendukung penelitian ini. Metode studi literatur memungkinkan untuk memanfaatkan sumber data penelitian tanpa perlu melakukan penelitian lapangan. Pemilihan metode studi literatur bertujuan untuk memperoleh referensi yang lebih luas dan dapat diandalkan dari berbagai buku yang tersedia di perpustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keputusan pemimpin sangat strategis dan penting. Ditemukan bahwa seorang pemimpin dalam membuat keputusan memiliki gaya kepemimpinan yang unik yang akan menjadi pola tertentu dalam proses pengambilan keputusan. Kualitas dan kelemahan pembuat keputusan ditentukan oleh gaya kepemimpinan. Informasi yang sama akan dievaluasi dan keputusannya dibuat dengan gaya kepemimpinan yang berbeda. Ini akan membantu menjelaskan alasan manajer yang berbeda membuat keputusan yang berbeda. Secara keseluruhan, analisis gaya pembuat keputusan bermanfaat karena membantu memahami cara-cara berbeda untuk membuat keputusan. Dengan mempertimbangkan banyak hal dengan teliti, para pemimpin organisasi dapat membuat keputusan yang tepat dan menerapkan gaya kepmimpinan yang sesuai dengan keadaan.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mendalami proses pengambilan keputusan dan perencanaan kebijakan dalam konteks tertentu. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi pengambilan…
keputusan dan perencanaan kebijakan, serta untuk mengevaluasi dampaknya terhadap implementasi kebijakan. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan, dilakukan dengan meneliti beberapa artikel dan jurnal nasional yang berhubungan dengan kebijakan dan pengambilan keputusan yang terdapat pada pada basa google scholar. Sumber data utama berasal dari hasil wawancara, observasi lapangan, serta analisis dokumen kebijakan yang relevan. Data dianalisis menggunakan pendekatan kualitatif, dengan penggunaan teknik analisis tematik untuk mengidentifikasi pola-pola tematik yang muncul dari data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor seperti kebijakan publik, kebutuhan masyarakat, dan kendala implementasi memainkan peran kunci dalam pengambilan keputusan dan perencanaan kebijakan. Dalam konteks ini, penelitian ini memberikan wawasan yang mendalam tentang dinamika kompleks yang terlibat dalam proses ini, serta memberikan rekomendasi untuk perbaikan dan pengembangan kebijakan di masa depan. Penelitian ini memberikan kontribusi pada pemahaman lebih lanjut tentang bagaimana keputusan dan kebijakan dibuat, serta memberikan dasar untuk perbaikan proses pengambilan keputusan dan perencanaan kebijakan di berbagai konteks. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan panduan bagi praktisi, pembuat kebijakan, dan peneliti yang tertarik dalam mengoptimalkan proses kebijakan publik.
Abstract:In Surakarta, English teachers use manuals to guide scholars and collaborate in the literacy process, and use it as a tonal resource to gain rich input into literacy. In order to improve the quality of English teaching in…
n Indonesia, this study was conducted to measure whether two books used in high school, "English for Critical Thinking" and "Bahasa Inggris Tingkat Lanjut" are correct or not. This research used Alan Cunningsworth's suggestion of an excellent text and tried to find the strengths and weaknesses of the two books based on the given styles. The study was conducted using an evaluation survey to evaluate two manuals in English used by some seminaries in Surakarta. The evaluation method involved sampling books to see if they met criteria for good textbooks developed by the experimenter based on Cunningsworth's framework. The study found that Bahasa Inggris Tingkat Lanjut fulfills the five objectives and approaches of standard, design and association, content, teacher's book and policy perspective. English For Critical Thinking Allowing completes four excellent texts on Cunningsworth's goals and approaches, design and association, a teacher's book, and political attention. Bahasa Inggris Tingkat Lanjut meets five principles of Cunningsworth's excellent example and styles, design and association, pieces, content and teacher's book. The experimenter also noticed that the strengths and weaknesses of "English For Critical Thinking" and "Bahasa Inggris Tingkat Lanjut". Based on the results, the experimenter recommends that the teacher use two manuals in the teaching-literacy process because two books meet the criteria of a good book.