Abstract:Abstract: This research is driven by the challenges faced by Universitas Lancang Kuning (UNILAK) in attracting applicants amidst intense competition, especially after the government's policy opened independent pathways to…
o State Universities (PTN) from 2022-2023, which impacted private university applicant numbers. To address this and support strategic planning, this study aims to predict the trend of prospective students applying to all study programs at UNILAK for the period 2025-2027. Two time series models were employed: ARIMA (AutoRegressive Integrated Moving Average) and LSTM (Long Short-Term Memory). Applicant data from 2019 to 2024 was used to build the model. The Augmented Dickey-Fuller (ADF) test confirmed the data's stationarity with a p-value of 0.0. ACF and PACF analyses determined the ARIMA parameters as p=1, d=1, q=1. The LSTM model was trained to capture more complex data patterns. ARIMA predictions for 2025, 2026, and 2027 are 3298.66, 3362.33, and 3371.30, respectively. LSTM predictions for the same years are 3335.64, 3476.52, and 3518.42. Evaluation using Root Mean Squared Error (RMSE) showed ARIMA (RMSE=588.72) to be more accurate than LSTM (RMSE=653.96). Nevertheless, LSTM provided a more optimistic prediction. This study concludes that ARIMA is better suited for short-term planning, while LSTM can be used for more ambitious long-term strategies.
Keywords: arima; LSTM; applicants; prediction; university
Abstrak: Penelitian ini didorong oleh tantangan Universitas Lancang Kuning (UNILAK) dalam menarik pendaftar di tengah persaingan ketat, khususnya setelah kebijakan pemerintah membuka jalur mandiri ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN) sejak 2022-2023, yang menyebabkan penurunan jumlah pendaftar di universitas swasta. Untuk mendukung perencanaan strategis, studi ini bertujuan memprediksi tren jumlah calon mahasiswa yang mendaftar ke seluruh program studi di UNILAK untuk periode 2025-2027.Dua model deret waktu digunakan: ARIMA (AutoRegressive Integrated Moving Average) dan LSTM (Long Short-Term Memory). Data jumlah pendaftar dari 2019 hingga 2024 digunakan untuk membangun model. Uji Augmented Dickey-Fuller (ADF) menunjukkan data stasioner dengan p-value 0,0. Analisis ACF dan PACF menentukan parameter ARIMA sebagai p=1, d=1, q=1. Model LSTM dilatih untuk menangkap pola data yang lebih kompleks.Prediksi ARIMA untuk 2025, 2026, dan 2027 adalah 3298.66, 3362.33, dan 3371.30. Prediksi LSTM untuk tahun yang sama adalah 3335.64, 3476.52, dan 3518.42. Evaluasi menggunakan Root Mean Squared Error (RMSE) menunjukkan ARIMA (RMSE=588.72) lebih akurat daripada LSTM (RMSE=653.96). Meskipun demikian, LSTM memberikan prediksi yang lebih optimis. Studi ini menyimpulkan ARIMA lebih cocok untuk perencanaan jangka pendek, sementara LSTM dapat digunakan untuk strategi jangka panjang yang ambisius.
Kata kunci: arima; LSTM; pendaftar; prediksi; universitas
Abstract:Abstract: The PPKS task force at Universitas Amikom Purwokerto has been established and is actively implementing various programs. However, complaints regarding cases of sexual violence are currently managed through WhatsApp,…
sApp, with limited guidance on the complaint procedures. As a result, many students are unaware of the PPKS task force or how to report incidents, creating obstacles for both the task force in identifying cases and for students seeking to file complaints. This study aims to provide students with an effective and accessible way to report incidents of sexual violence on campus. To develop the complaint information system, the Scrum methodology was used, involving team collaboration to easily adapt to changes throughout the development process. The resulting complaint information system for the prevention and handling of sexual violence has been successfully implemented and tested with students at Universitas Amikom Purwokerto. This system enables students to submit complaints seamlessly online. Testing results indicate that the system functions as intended and meets the expected outcomes.
Keywords: information system; PPKS; complaint; student; scrum
Abstrak: Satuan tugas PPKS Universitas Amikom Purwokerto sudah berjalan dan membuat program kerja, namun dalam proses pengaduan kasus kekerasaan seksual saat ini hanya menggunakan whatsapp dan kurangnya penjelasan tentang prosedur pengaduan yang ada. Banyak mahasiswa yang belum mengetahui adanya satgas PPKS di kampus dan cara pengaduan kasus. Hal tersebut menjadi kendala bagi satuan tugas PPKS dalam mengetahui kasus yang ada dan mahasiswa saat ingin melakukan pengaduan kasus. Oleh karena itu, dibutuhkan sebuah sarana yang efektif dan mudah diakses bagi mahasiswa untuk melakukan pengaduan kasus apabila mahasiswa mengetahui tentang adanya kekerasaan seksual di lingkungan kampus. Tujuan Penelitian adalah untuk membantu memudahkan mahasiswa dalam melakukan aduan tentang adanya kasus kekerasaan seksual di lingkungan Universitas Amikom Purwokerto. Metode dalam pengembangan sistem adalah metode Scrum. Metode Scrum melibatkan keseluruhan tim yang ada di organisasi. Dengan adanya keterlibatan ini maka mudah dalam mengantisipasi perubahan yang terjadi selama pengembangan sistem. Sistem informasi pengaduan pencegahan dan penanganan tindak kekerasan seksual berhasil di terapkan dan diujikan kepada Mahasiswa Universitas Amikom Purwokerto. Dengan adanya sistem informasi pengaduan ini mahasiswa dapat dengan mudah dalam membuat aduan berbasis sistem. berdasarkan daftar uji yang dilakukan terhadap sistem yang dibuat maka dapat disimpulkan bahwa skenario yang diujikan sesuai dengan hasil yang diharapan.
Kata kunci: sistem informasi; PPKS; pengaduan; mahasiswa; scrum
Abstract:Abstract: Basically, this region experiences growth every year. The negative impact of uncontrolled population growth will cause social inequality and poverty and affect the progress and prosperity of the region. Judging…
from the number of residents registered with the Population and Civil Registration Service, Siantar Martoba District has a fairly high population growth rate, so it is necessary to predict the future population. In making a prediction, a good method is needed to solve a problem. In this research, a backpropagation algorithm was used using five architectures, namely architecture 4-71-1, 4-31-1, 4-16-1, 4-72-1, 4-83-1. From the results of tests carried out using data on the population of Siantar Martoba, the best architecture was obtained, namely architecture 4-31-1 with a mean squared error for training of 0.00009960 and a mean squared error for testing of 0.000099957 and obtained an epoch of 14012 iterations with a time of 01 minutes 40 seconds. It was concluded that this method can predict the population of Siantar Martoba in the future using Matlab R2011a, thus obtaining a population of Siantar Martoba of 36470 people.
Keywords: architecture; backpropagation; pematangsiantar; population; welfare
Abstrak: Pada dasarnya, wilayah ini mengalami pertumbuhan setiap tahunnya. Dampak negatif pertumbuhan penduduk yang tidak terkendali akan menyebabkan kesenjangan sosial dan kemiskinan dan mempengaruhi kemajuan, kesejahteraan daerah tersebut. Dilihat dari jumlah penduduk yang terdaftar pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kecamatan siantar martoba mempunyai laju pertumbuhan penduduk yang cukup tinggi, sehingga perlu dilakukan prediksi jumlah penduduk masa depan. Dalam melakukan sebuah prediksi dibutuhkan sebuah metode yang baik dalam menyelesaikan sebuah permasalahan, dalam penelitian ini digunakan algoritma backpropagation dengan menggunakan lima arsitektur yaitu arsitektur 4-71-1, 4-31-1, 4-16-1, 4-72-1, 4-83-1. Dari hasil pengujian yang telah dilakukan dengan menggunakan data jumlah penduduk siantar martoba diperoleh arsitektur terbaik yaitu arsitektur 4-31-1 dengan nilai mean squared error pelatihan 0.00009960 dan mean squared error pengujian 0.000099957 dan memperoleh epoch 14012 iterations dengan waktu 01 menit 40 detik. Disimpulkan bahwa metode ini dapat memprediksi jumlah penduduk Siantar Martoba di masa depan dengan menggunakan Matlab R2011a, sehingga memperoleh jumlah penduduk siantar martoba sebanyak 36470 Jiwa.
Kata kunci: arsitektur; backpropagation; pematangsiantar; kependudukan; kesejahteraan
Abstract:Abstract: This study discusses the delivery information system for the minimarket 212 Mart. Minimarket 212 Mart is a modern retail business. The purpose of this research is to simplify and shorten the process of computerized…
ized goods distribution services to prevent data input errors, reduce disappointment due to customer service errors, expedite, and simplify service procedures between operational goods owners, and make it easier for the owner to receive a summary of shipping information. The research method used is the waterfall model. The problem with ordering goods is that customers are still using Whatsapp and those who order are still in the local area, not far from the mini market, thereby reducing sales. In addition, standard writing instruments are still used to record the delivery and receipt of goods. When delivering goods, customers buy directly from the convenience store, and it is difficult for customers to track the location of the goods ordered. Therefore, it must be built and designed with a software system that facilitates transportation registration, the processing of sales invoices, and the preparation of reports. Program design modeling applies to data flow diagrams and entity relationship diagrams. The software used is the PHP programming language and the MySQL database. The research artificial achieved are a web-based goods delivery service system that must overcome the problems that exist in goods delivery services at 212 Mart Serang-Banten Minimarket.
Keywords: Information System, Delivery Service, Waterfall, Web
Abstrak: Penelitian ini membahas sistem informasi pengiriman barang minimarket 212 Mart. Minimarket 212 Mart merupakan salah satu usaha ritel modern. Maksud dari riset ini adalah untuk mempermudah dan mempersingkat proses pelayanan pendistribusian barang secara terkomputerisasi untuk mencegah terjadinya kesalahan input data, mengurangi kekecewaan akibat kekeliruan pelayanan atas pelanggan dan melancarkan serta mempermudah prosedur servis antar operasional pemilik barang serta memudahkan owner menerima ringkasan informasi pengiriman. Metode riset yang dipakai adalah model waterfall. Kendala pemesanan barang masih menggunakan Whatsapp, pelanggan yang memesan masih berada di area lokal yang tidak jauh dari mini market, sehingga mengurangi penjualan. Selain itu, alat tulis standar masih digunakan untuk mencatat pengiriman dan penerimaan barang. Saat mengirimkan barang, pelanggan membeli langsung dari minimarket, dan sulit bagi pelanggan untuk melacak lokasi barang yang dipesan. Oleh sebab itu, harus dibangun dan merancang sistem perangkat lunak yang memudahkan pendaftaran pengangkutan, pengerjaan faktur penjualan, dan penyusunan laporan. Pemodelan desain program menerapkan Data Flow Diagram dan Entity Relationship Diagram. Perangkat lunak yang dipergunakan adalah bahasa pemrograman PHP dan database MySQL. Artifisial penelitian yang dicapai merupakan sistem layanan pengiriman barang berbasis web yang harus melampaui permasalahan yang ada pada layanan pengiriman barang di minimarket 212 Mart Serang-Banten.
Kata kunci: Sistem Informasi, Delivery Service, Waterfall, Web
Abstract:Abstract: Marriage is a husband and wife relationship between a man and a woman to form a family. There are several conditions in marriage that must be fulfilled both religiously and legally in force in Indonesia. To carry…
ry out the marriage, the prospective bride and groom must register at the nearest Religious Affairs Office (KUA), KUA is an institution established by the government to handle marriage matters. At marriages, various age groups are often found registering at the KUA. This research was conducted using the Data Mining technique through the K-Means Clustering Model to determine the age grouping of marriage which aims to make it easier for the Office of Religious Affairs in educating the prospective bride and groom from a future perspective and an economic perspective in terms of having a child. The research dataset is data on prospective wedding brides at KUA Rawang Lama, Panca Arga in 2022 with a total of 102 samples, by forming 3 clusters, namely: the Ideal cluster of 76 prospective wedding brides (age 19-30 based on husband's age and age 18-25 based on age wife), a good cluster of 20 prospective marriage brides (age 28-44 based on husband's age and age 24-37 based on wife's age), and a risky cluster of 6 prospective marriage brides (age 49-72 based on husband's age and age 39-58 based on wife's age), and produces a Silhouette Score of 0.57.
Keywords: clustering; data mining; k-means; marriage
Abstrak: Pernikahan merupakan hubungan sebagai suami dan istri antara seorang laki-laki dan perempuan untuk membentuk sebuah keluarga. Terdapat beberapa syarat dalam pernikahan yang wajib dipenuhi baik secara agama maupun secara hukum yang berlaku di Indonesia. Untuk melakukan pernikahan, calon kedua mempelai harus mendaftarkan diri pada Kantor Urusan Agama (KUA) terdekat, KUA merupakan lembaga yang dibentuk oleh pemerintah untuk menangani masalah pernikahan. Pada pernikahan sering ditemukan berbagai kalangan umur yang mendaftarkan diri di KUA. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan teknik Data Mining melalui Model K-Means Clustering untuk menentukan pengelompokkan umur pernikahan yang bertujuan untuk mempermudah pihak KUA dalam mengedukasi calon mempelai pernikahan dalam sudut pandang masa depan dan sudut pandang ekonomi dalam hal memiliki seorang anak. Dataset penelitian ini adalah data calon mempelai pernikahan pada KUA Rawang Lama, Panca Arga pada tahun 2022 sebanyak 102 sampel, dengan membentuk 3 klaster yaitu : cluster Ideal sebanyak 76 calon mempelai pernikahan (usia 19-30 berdasarkan umur suami dan usia 18-25 berdasarkan umur istri), cluster baik sebanyak 20 calon mempelai pernikahan (usia 28-44 berdasarkan umur suami dan usia 24-37 berdasarkan umur istri), dan cluster beresiko sebanyak 6 calon mempelai pernikahan (usia 49-72 berdasarkan umur suami dan usia 39-58 berdasarkan umur istri), dan menghasilkan Silhouette Score 0.57.
Kata kunci: clustering; data mining; k-means; pernikahan
Abstract:Abstract: Money Market Mutual Funds are a short-term and low-risk investment vehicle suitable for novice investors. The large list of Money Market Mutual Funds for sale makes it difficult for novice investors to choose the…
he best one. Therefore, in selecting Money Market Mutual Funds, a decision support system is needed by using the AHP (Analytical Hierarchical Process) method. Calculations using the AHP method can produce ratings that can be used as a reference in selecting Money Market Mutual Funds. The highest-ranking result in this study is Batavia Dana Kas Maxima.
Keywords: AHP; Decision Support System; Money Market Mutual Funds
Abstrak: Reksa Dana Pasar Uang adalah sarana investasi jangka pendek dan berisiko rendah yang cocok bagi investor pemula. Banyaknya daftar Reksa Dana Pasar Uang yang dijual membuat investor pemula kesulitan dalam memilih yang terbaik. Oleh sebab itu, diperlukan sistem pendukung keputusan dalam memilih Reksa Dana Pasar Uang dengan menggunakan metode AHP (Analytical Hirearchy Process). Perhitungan metode AHP dapat menghasilkan peringkat yang dapat dijadikan acuan dalam memilih Reksa Dana Pasar Uang. Hasil peringkat tertinggi pada penelitian ini adalah Reksa Dana Pasar Uang (RDPU) Batavia Dana Kas Maxima.
Kata kunci: AHP; Reksa Dana Pasar Uang; Sistem Pendukung Keputusan
Abstract:Abstract: The number of applicants for scholarship recipients is many, so in the registration process, the scholarship provider provides several requirements that students must meet, and these requirements have criteria…
with different weight values. The number of applicants for the scholarship recipients is enormous; a Decision Support System (DSS) is needed to help the selection process be more accessible and faster and reduce errors in determining scholarship recipients. The data collection method uses interviews, observations, and literature with the waterfall's system development method. The calculation of the criteria used in developing this system is the Simple Additive Weighting (SAW) method. Comparing the final results between manual and system analyses shows that the equation is close to 100%. Still, the final results may be different because manual calculations use raw values, while system calculations use the Simple Additive Weighting (SAW) method, which compares alternatives.
.
Keywords: decision support system; scholarship; simple additive weighting
Abstrak: Pendaftar calon penerima beasiswa tidak sedikit jumlahnya, sehingga pada proses pendaftaran pihak pemberi beasiswa memberikan sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi oleh siswa, dan persyaratan tersebut memiliki kriteria dengan nilai bobot yang berbeda-beda. Jumlah siswa yang mengajukan beasiswa sangat banyak, dan memerlukan sistem pendukung keputusan untuk mempermudah dan mempercepat proses seleksi serta mengurangi kesalahan dalam menentukan penerima beasiswa. Metode dalam mengumpulkan data menggunakan metode wawancara, observasi, dan literatur dengan metode pengembangan sistem menggunakan waterfall. perhitungan kriteria yang digunakan dalam pengembangan sistem ini adalah metode SAW (Simple Additive Weighting). Perbandingan hasil akhir antara perhitungan manual dan sistem menunjukkan persamaan mendekati 100%, namun hasil akhir bisa saja berbeda karena perhitungan manual menggunakan nilai mentah, sedangkan perhitungan sistem menggunakan metode SAW (Simple Additive Weighting) yang perhitungan dengan cara membandingkan alternatif.
Kata kunci: beasiswa; simple additive weighting; sistem pendukung keputusan
Abstract:Abstract: The entry of Covid-19 into Indonesia has caused many people to be affected, for example is delay in many activities and the increasing spread of the virus that affects public panic. One way to prevent the spread…
d of the virus is the vaccination. Vaccination is the process of administering the vaccine that is useful for providing immunity to a certain disease in a person’s body. With vaccination, it will strengthen the community’s immune system. To make it easier for the public, vaccination registration can be done online now. Filling in the data can be done from home, so that it does not cause long queues that allow the risk of new clusters. The public will get proof of registration, which must be screenshots in the form of a barcode accompanied by a queue number and any prerequisites that must be brought when they come to. On the other hand, it will also be easier for health workers to confirm the suitability of the registered data with the person who came for the vaccine. The research used is descriptive research with observational and interview methods. The design of this system using the web with PHP programming language and MySQL database.
Keywords: information system; registration; vaccination
Abstrak: Masuknya Covid-19 ke Indonesia menyebabkan banyaknya masyarakat yang terkena dampaknya, contohnya yaitu terhambatnya banyak aktivitas dan meningkatnya penyebaran virus mempengaruhi kepanikan masyarakat. Salah satu cara untuk mencegah penyebaran virus ini adalah dengan melakukan vaksinasi. Vaksinasi adalah proses pemberian vaksin yang berguna untuk memberikan kekebalan terhadap suatu penyakit tertentu ke dalam tubuh seseorang. Dengan adanya vaksinasi, maka akan memperkuat sistem imun masyarakat. Untuk mempermudah masyarakat maka saat ini pendaftaran vaksinasi dapat dilakukan secara online. Pengisian data dapat dilakukan dari rumah, agar tidak menyebabkan antrian panjang yang memungkinkan adanya resiko cluster baru. Masyarakat akan mendapatkan bukti pendaftaran yang harus di screenshoot berupa barcode disertai nomor antrian dan persyaratan apa saja yang wajib dibawa saat akan datang melakukan vaksinasi. Di sisi lain, petugas kesehatan pun akan lebih mudah dalam mengonfirmasi kesesuaian data yang terdaftar dengan orang yang datang melakukan vaksin. Penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriprif dengan metode observasional dan wawancara. Perancangan sistem ini dilakukan menggunakan web dengan bahasa pemrograman PHP dan database MySQL.
Kata Kunci: registrasi; sistem informasi; vaksin
Abstract:Abstract: Activities in the world of education and institutions are documents that must be documented which can be used as activity reports to the leadership. One such documentation is attendance documentation because attendance…
tendance is sometimes very sensitive because it affects the prerequisites for further activities. Meanwhile, most attendance systems currently use conventional methods, namely printing attendance forms and participants taking notes on the form. After completion of the event, it is recorded in an electronic storage and the original sheet is archived. Meanwhile, universities and schools are required to be sensitive to technology so that they are not out of date. So the researchers proposed a presence system based on Scan Id QR Code based on Restful Web Service technology with the following process: (i) Schedule 1 time in advance; (ii) attendance by scanning the QR-Code ID to a scanner; (iii) Attendance monitoring. This proposed technology can be used for multi-platform and multi-event, so that to use this presence system, each agency can list its activities and its members. And as a member, you can do attendance by just scanning the QR-Code Id you have into a scanner. The development of this system uses the web engineering method because this method is appropriate for developing this system. So that the system is deemed capable of trimming the administration of the committee and minimizing the problem of data fraud and corruption.
Keywords: presence, qr-code, web engineering
Abstrak: Kegiatan pada dunia pendidikan dan instansi merupakan dokumen yang wajib didokumentasikan yang dapat digunakan sebagai laporan kegiatan ke pimpinan. Salah satu dokumentasi tersebut adalah dokumentasi presensi kehadiran karena presensi kehadiran terkadang sangat sensitif karena mempengaruhi prasyarat kegiatan selanjutnya. Sedangkan hampir besar sistem presensi saat ini menggunakan cara konvensional yaitu cetak formulir presensi dan peserta mencatat di formulir tersebut. Setelah selesai acara, dicatat di penyimpanan elektronik dan lembar aslinya diarsipkan. Sedangkan universitas dan sekolah dituntut peka terhadap teknologi agar tidak ketinggalan zaman. Sehingga peneliti mengusulkan sistem presensi berbasis dengan Scan Id qr-code berbasis teknologi Restful Web Service dengan proses sebagai berikut: (i) Jadwal 1 kali diawal; (ii) Presensi dengan cara scan Id qr-code ke mesin scanner; (iii) Pemantauan kehadiran. Teknologi yang diusulkan ini dapat digunakan untuk multi platform dan multi event, sehingga untuk menggunakan sistem presensi ini, setiap instansi dapat membuat daftar kegiatan dan anggotanya masing-masing. Serta sebagai anggota dapat melakukan presensi hanya melakukan scan Id qr-code yang dimiliki ke mesin scanner. Pengembangan sistem ini menggunakan metode web engineering karena metode tersebut tepat untuk mengembangkan sistem ini. Sehingga sistem tersebut dirasa mampu memangkas administrasi panitia dan memperkecil permasalahan kecurangan dan rusaknya data.
Kata kunci: presensi, qr-code, web engineering