Abstract:Pesatnya perkembangan teknologi di era globalisasi saat ini telah membawa perubahan yang signifikan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam pengelolaan sumber daya manusia (MSDM). Kemajuan teknologi, terutama dalam…
m teknologi informasi dan komunikasi, telah mengubah cara organisasi mengelola dan mengembangkan sumber daya manusia. Teknologi telah memberikan banyak manfaat dalam meningkatkan produktivitas dan efektivitas MSDM, mulai dari proses rekrutmen yang terotomatisasi, pelatihan dan pengembangan karyawan melalui platform online, hingga peningkatan efisiensi operasional melalui penggunaan big data dan analitik. Namun, perkembangan ini juga menimbulkan tantangan baru, seperti masalah keamanan data, kebutuhan peningkatan keterampilan digital karyawan, dan dampak terhadap kesehatan mental karyawan karena penggunaan teknologi yang berlebihan. Dalam artikel ini, penulis menganalisis dampak perkembangan teknologi terhadap MSDM dan mengusulkan strategi untuk mengatasi tantangan yang muncul di era digital, dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui tinjauan literatur. Hasil analisis menunjukkan bahwa meskipun teknologi membawa efisiensi dan inovasi pada MSDM, namun diperlukan pengelolaan yang cermat untuk mengoptimalkan manfaatnya dan meminimalkan dampak negatifnya.
Abstract:Penelitian ini bertujuan merancang sistem informasi absensi karyawan berbasis website menggunakan fingerprint recognition dan Internet of Things (IoT) pada PT Cahaya Panam Sejahtera Lestari Bungo untuk mengatasi proses absensi…
bsensi manual. Sistem dikembangkan menggunakan metode prototyping dengan PHP Native, MySQL, dan dimodelkan menggunakan UML. Sistem mampu mengelola data absensi secara real-time dan terintegrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem dapat meningkatkan efektivitas pengelolaan absensi, meminimalkan kesalahan pencatatan, serta mempermudah monitoring dan rekapitulasi data kehadiran dengan nilai pengujian 89,66% kategori sangat baik.
This study aims to design a web-based employee attendance information system using fingerprint recognition and Internet of Things (IoT) at PT Cahaya Panam Sejahtera Lestari Bungo to overcome manual attendance processes. The system was developed using the prototyping method with Native PHP, MySQL, and modeled using UML. The system is capable of managing attendance data in real time and in an integrated manner. The results indicate that the system improves attendance management effectiveness, minimizes recording errors, and simplifies monitoring and attendance data recapitulation with a testing score of 89.66% categorized as very good.
Abstract:Evaluasi kinerja pegawai honorer di instansi publik seringkali bergantung pada penilaian linguistik yang subjektif, sehingga memicu bias penilai dan keterbatasan akuntabilitas. Untuk mengatasi masalah tersebut, penelitian…
n ini mengusulkan model hibrida Fuzzy-Weighted Product. Logika Fuzzy diterapkan untuk mentransformasikan istilah linguistik menjadi Triangular Fuzzy Numbers (TFN) dan skor tegas (crisp), sementara metode Weighted Product digunakan untuk mengagregasikan skor tersebut berdasarkan bobot multi-kriteria. Model ini dievaluasi melalui studi kasus yang melibatkan sepuluh pegawai honorer berdasarkan lima kriteria: disiplin, tanggung jawab, kualitas kerja, kerja sama, dan inisiatif. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa model hibrida ini berhasil meminimalkan subjektivitas penilai dan menghasilkan perengkingan yang dapat direproduksi secara matematis. Analisis sensitivitas mengonfirmasi stabilitas hasil peringkat akhir, sehingga model Hibrida Fuzzy Weighted Product yang diusulkan ini sangat sesuai untuk digunakan sebagai kerangka kerja utama dalam sistem pendukung keputusan untuk penilaian kinerja di sektor publik.
Performance evaluation of honorary employees in public institutions often relies on subjective linguistic assessments, leading to evaluator bias and limited accountability. To address this, this paper proposes a Hybrid Fuzzy-Weighted Product (Fuzzy-Weighted Product) model. Fuzzy Logic is adopted to transform linguistic terms into Triangular Fuzzy Numbers (TFN) and crisp scores, while the Weighted Product method aggregates these scores based on multi-criteria weights. The model was evaluated using a case study of ten honorary employees across five criteria: discipline, responsibility, work quality, cooperation, and initiative. The experimental results demonstrate that the hybrid model successfully minimizes evaluator subjectivity and delivers mathematically reproducible rankings. A sensitivity analysis confirms the stability of the final rankings, making the proposed Hybrid Fuzzy–Weighted Product model highly suitable as a core framework for decision-support systems in public sector performance appraisal.
Abstract:Perkembangan teknologi smartphone yang pesat menyebabkan meningkatnya jumlah merek, tipe, dan variasi produk yang beredar di pasaran, sehingga menyulitkan konsumen dalam menentukan smartphone terbaik sesuai dengan kebutuhan…
han dan kemampuan finansial. Toko All Brand sebagai toko multi-merek menyediakan banyak alternatif smartphone, namun belum memiliki mekanisme yang sistematis untuk membantu konsumen dalam proses pemilihan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem pendukung keputusan pemilihan smartphone terbaik pada toko All Brand menggunakan metode Simple Additive Weighting (SAW). Metode SAW digunakan karena mampu menyelesaikan permasalahan pengambilan keputusan multikriteria melalui proses normalisasi, pembobotan, dan perankingan alternatif. Kriteria yang digunakan dalam penelitian ini meliputi harga, kapasitas RAM, memori internal, kualitas kamera, performa prosesor, dan kapasitas baterai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem yang dikembangkan mampu menghasilkan perankingan smartphone secara objektif berdasarkan nilai preferensi. Dari hasil perhitungan, smartphone Oppo Reno memperoleh nilai preferensi tertinggi sebesar 0,92 dan direkomendasikan sebagai smartphone terbaik. Implementasi sistem menunjukkan bahwa metode SAW dapat diterapkan secara efektif untuk membantu konsumen dan pihak toko dalam pengambilan keputusan pemilihan smartphone. Sistem ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi proses pemilihan produk, meminimalkan kesalahan keputusan, serta meningkatkan kualitas pelayanan di toko All Brand.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan metode pemilihan penerima bantuan pemanfaatan dan penghunian rumah susun kota Tanjungbalai dengan menggunakan metode Weighted Aggregated Sum Product Assesment (WASPAS). Metode…
WASPAS digunakan untuk menyelesaikan masalah pemilihan yang kompleks dengan mempertimbangkan kriteria yang berbeda dan bobot yang berbeda untuk masing-masing kriteria. Penelitian ini menggunakan data calon penerima bantuan pemanfaatan dan penghunian rumah susun kota Tanjungbalai. Terdapat 7 kriteria yang digunakan dalam penelitian ini. Setelah mendapatkan data kriteria, maka dilakukan analisis WASPAS untuk menentukan bobot kriteria dan ranking kandidat. Selanjutnya, ranking kandidat ditentukan dengan membandingkan nilai preferensi setiap calon penerima bantuan dengan nilai preferensi ideal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa calon penerima bantuan dengan ranking tertinggi adalah calon penerima bantuan yang memenuhi kriteria yang ditetapkan. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa metode WASPAS dapat digunakan sebagai alat bantu dalam pemilihan penerima bantuan pemanfaatan dan penghunian rumah susun kota Tanjungbalai dengan efektif dan efisien. Metode ini dapat juga dapat meminimalkan kesalahan dalam pemilihan dan meningkatkan efektivitas bantuan yang diberikan.